You are on page 1of 2

Bismillahirrohmanirrohiim..

Senin, 02 Maret 2015


Dengan diawali basmallah saya mengawali untuk membuat catatan harian
saya. Dengan tujuan sebagai bahan muhasabah diri menuju pribadi yang lebih
baik. Karena dari awal kuliah di UNS sampai sekarang masih belum ada
perubahan yang signifikan terhadap perilaku dan pola pikir saya walaupun
sekarang sudah tinggal di suatu Pesantren Mahasiswa (Pesma) yang bernama ArRoyyan.
Seperti biasa hari-hari saya minim dengan aktivitas-aktivitas yang
bermanfaat. Sebagian besar waktu saya hanya dihabiskan di kamar untuk tidur.
Terhitung lebih dari 4 jam saya tidur di siang dan sore hari. Setelah kuliah pagi
sampai jam 9.20 saya makan pagi kemudian pulang ke pesma lalu
membaringkan tubuh di atas kasur sampai iqomat dzuhur berkumandang.
Karena ada kuliah siang, setelah sholat dzuhur maka saya berangkat ke kampus
untuk mengikuti mata kuliah gelombang. Karena masih hujan pasca kuliah
gelombang kemudian saya memanfaatkan waktu luang sebelum pulang ke
asrama untuk berkonsolidasi dengan Akh Yoga selaku Koordinator Biro AAI
(Asistensi Agama Islam) dan Akh Prima Ndaru sebagai mantan Koordinator
Departemen DPPAK (Departemen Pembinaan Peserta Asistensi dan Kaderisasi).
Dimana beberapa bulan yang lalu saya diamanahi untuk menggantikan Akh
Prima di posisinya. Setelah lama berbincang-bincang akhirnya saya mendapat
sedikit pencerahan mengenai tugas saya sebagai kordep walaupun over all saya
masih bingung. Namun tak mengapa karena kata pepatah Amanah tidak akan
salah memilih pundak untuk memikulnya dan saya akan berusaha agar bisa
amanah. Setelah hujan reda saya kembali makan. Anggaplah makan siang
bersama Yoga dan dilanjutkan dengan sholat Ashar.
Sesampainya di asrama, lagi-lagi saya tak kuasa menahan kantuk untuk
kedua kalinya di hari ini. Sampai sebelum maghrib saya menyempatkan waktu
untuk mandi sore dimana aktivitas ini sangat jarang saya lakukan. Biasanya saya
hanya mandi 1 kali dalam sehari. Kemudian bada maghrib usaha saya untuk
memperbaiki diri bermuara pada permohonan saya untuk dilakukan hipnoterapi
dengan tujuan untuk menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk saya. Kebetulan
Akh Hasan pernah melakukannya. Namun karena saya kurang fokus akhirnya
hipnoterapi pun gagal.
Bada sholat isya aktivitas dilanjutkan dengan mendatangi syuro evaluasi
Rihlah yang telah dilakukan 8 hari yang lalu. Sebagai Sekertaris Desa (Dewan
Santri) tentunya saya melakukan notulensi mengenai usulan dan pendapat
peserta syuro yang berjumlah kurang dari 30 orang. Dilanjutkan dengan
konsolidasi PHT Desa mengenai gambaran umum tugas-tugas yang akan
dijalankan 1 tahun ke depan sebagai pengurus Desa Ar-Royyan.
Hal yang perlu diapresiasi di hari ini yaitu saya tidak tidur setelah subuh
seperti biasa malahan saya mandi sebelum jam 06.00 WIB. Karena pada hari ini

kembali dimulai Dirosah yang pertama di semester genap. Hal lain adalah yang
juga perlu apresiasi dengan memulainya pembuatan catatan harian ini.
Harapannya dengan catatan ini kedepan saya lebih baik dari segi manajemen
waktu, peningkatan prestasi akademik maupun prestasi ibadah.
Namun ada beberapa yang perlu ditingkatkan pada hari ini, dimana
rencana-rencana yang telah dipasang di dinding masih belum berjalan
sebagaimana mestinya. Diantaranya tilawah 1 juz, membaca terjemahan alQuran min 1 halaman dan murojaah min 1 surat yang belum terpenuhi. Bahkan
hari ini tak ada buku yang saya baca. Dimana rencana di dinding tertulis minimal
1 hari membaca 10 halaman buku atau jurnal fisika dan 10 halaman buku atau
artikel islami. Mudah-mudahan ALLOH segera menggerakan jiwa dan raga saya
menuju hari-hari yang lebih baik lagi. Aamiin...