You are on page 1of 6

51

BAB 4
METODE PENELITIAN
4.1

Rancangan Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan potong

lintang (cross sectional study), yaitu suatu rancangan penelitian yang mempelajari
korelasi antara variabel independen dengan variabel dependen dengan melakukan
pengukuran sesaat.
4.2

Lokasi dan Waktu Penelitian

4.2.1 Lokasi Penelitian
Penelitian

ini

dilaksanakan

di

Fakultas

Kedokteran

Universitas

Malikussaleh.
4.2.2 Waktu penelitian
Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan April 2014 sampai Februari 2015.
4.3

Populasi dan Sampel Penelitian

4.3.1 Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas
Kedokteran Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang berjumlah 390 orang
mahasiswa.
4.3.2 Sampel
Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2008-2014 yang
berjumlah 319 orang mahasiswa, terdiri atas mahasiswa program akademik atau
preklinik dan mahasiswa program profesi atau klinik. Sampel diambil dengan
menggunakan teknik total sampling.

Ya (=44) 2. Riwayat operasi saluran cerna bagian atas. Riwayat keluarga kanker saluran cerna. Pernah didiagnosa mengalami perdarahan saluran cerna. 2. 5. 8. 4. dan penyakit jantung koroner). 11. gagal ginjal. 3. 10. Kriteria eksklusi : 1. 6. Kuesioner yang tidak diisi dengan lengkap. 12. Mengkonsumsi obat-obatan OAINS secara teratur. penyakit 9.52 Kriteria inklusi : 1. 13. Ikterik. Mengalami kehamilan. Pernah didiagnosa mengalami gangguan esofago-gastro-duodenal. Variabel dan Definisi Operasional Tabel 4. Berstatus sebagai mahasiswa angkatan 2008-2014 Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh. Pernah didiagnosa mengalami penyakit sistemik (diabetes melitus. Tidak (<44) Skala ukur Ordinal Nominal . Hadir pada saat penelitian dilakukan.1 Variabel dan Definisi Operasional No Variabel 1 Variabel Independent Tingkat Stres 2 Variabel Dependent Dispepsia Fungsional Definisi Operasional Respon tubuh seseorang yang bersifat non spesifik terhadap tuntutan yang dialami Dispepsia yang memiliki gejala post prandial distress syndrome Alat ukur Kuesioner Hassles Assesment Scale for Student in Collage Kuesioner Cara ukur Rating scale Checklist Hasil ukur Stres ringan (<75). 3. stres sedang (75-135). Pernah didiagnosa mengalami gangguan hepatobilier.4 tiroid. 2. 4. 7. Mahasiswa bersedia menjadi responden. stres berat (>135) 1. Pernah didiagnosa mengalami gangguan pankreas. Pernah didiagnosa mengalami keganasan. Disfagia progresif dan odinofagia.

yang terdiri dari : 1. diberi skor 5 Semua penilaian diakumulasikan. Kuesioner ini sudah di validasi secara validity of contents oleh ahli yaitu dr.KJ yang menyatakan bahwa butir-butir kuesioner HASS telah valid dan dapat digunakan dalam penelitian. f.5 Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan dalam peneilitian ini adalah kuesioner. diberi skor 4 Hampir setiap saat (>15 kali dalam sebulan). diberi skor 1 Beberapa kali (3-4 kali dalam sebulan). c. Elmeida Efendi. Telah dirasakan minimal 3 bulan sejak awal dirasakan 6 bulan lalu. e. Sp. dalam bentuk skala sebagai berikut: a.53 dan epigastric pain syndrome. diberi skor 2 Sering (5-10 kali dalam sebulan). d. setiap kejadian diukur berdasarkan frekuensi terjadinya dalam satu bulan. Stres kurang dari 75 menunjukkan seseorang mengalami stres . diberi skor 3 Sangat sering (11-15 kali dalam sebulan). Tidak pernah. kemudian disesuaikan dengan tingkatan stres. diberi skor 0 Sangat jarang (1-2 kali dalam sebulan). b. 4. serta tidak ditemukan adanya kelainan struktural. Hassles Assesment Scale for Student in Collage (HASS/Col) Kuesioner ini merupakan alat ukur tingkatan berdasarkan penyebabnya yang terdiri dari 54 item. Pada HASS.

skor lebih dari 135 menunjukkan seseorang mengalai stres berat.6. skor 75-135 menunjukkan seseorang mengalami stres sedang.1 Uji validitas Uji validitas kuesioner dilakukan dengan cara uji korelasi antara nilai tiap pertanyaan dengan total nilai kuesioner yang akan digunakan dalam penelitian.6 Uji Validitas dan Reliabilitas 4. Skor terendah adalah 1 dan skor tertinggi adalah 2. nyeri epigastrium.7 Prosedur Pengambilan dan Pengumpulan Data . 4.6. Kuesioner dispepsia fungsional berdasarkan kriteria Roma III Dispepsia fungsional adalah kumpulan gejala yang terdiri dari rasa tidak nyaman setelah makan atau kembung. Kuesioner dikatakan reliabel jika nilai Cronbach’s alpha > 0.54 ringan. cepat kenyang. alat ukur tersebut mempunyai hasil yang konsisten apabila digunakan berkali-kali pada waktu yang berbeda. 4. 2. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah seseorang menderita dispepsia fungsional atau tidak dan pengukuran dilakukan dengan kuesioner yang valid dan reliabel berdasarkan Rome Criteria III.6. Dikatakan dispepsia fungsional apabila skor =44 dan non dispepsia fungsional apabila skor <44.2 Uji reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui adanya konsistensi alat ukur dalam penggunaannya atau dengan kata lain. dan rasa terbakar di epigastrium. Kuesioner ini terdiri dari 22 pertanyaan. 4.

55 Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data sekunder dalam penelitian ini adalah data mengenai mahasiwa angkatan 2008-2014 Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh yang menunjang penelitian dan didapatkan dari Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Computing adalah kegiatan memasukkan data ke komputer dan mengolahnya dengan menggunakan software statistik.8. Editing adalah kegiatan melakukan pengecekan formulir yang sudah diisi oleh peneliti. Analisis univariat . 5.8 Pengolahan dan Analisis Data 4. 2. Data primer dalam penelitian ini adalah data dari hasil pengisian kuesioner penelitian yang dibagikan oleh peneliti kepada mahasiswa angkatan 2008-2014 Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan peneliti. 4. Tabulating adalah kegiatan memasukkan data ke dalam kerangka tabel. 4. 3. 4. Cleaning adalah kegiatan melakukan pengecekan kembali data yang sudah dimasukkan untuk mengetahui apakah terdapat kesalahan dalam pengetikan.1 Pengolahan data 1.8. Entry adalah kegiatan memasukkan data ke dalam komputer.2 Analisis data 1.

2.56 Analisis univariat dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi tiap variabel yang digunakan dalam penelitian baik variabel dependen maupun variabel independennya. Analisis bivariat Apabila telah dilakukan analisis univariat tersebut diatas. .05) dengan cara pembacaan hasil menggunakan pearson chi square. Analisis bivariat yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (alpha=0. dan dapat dilanjutkan dengan analisis bivariat. hasilnya akan diketahui karakteristik atau distribusi setiap variabel.