You are on page 1of 9

B1A4 at WM High School

Genre : Friendship , School life
Sorry jika typo
nama lengkap : IRVINA PUSPITA DEWI
bias/idola di B1A4 : JINYOUNG
alamat lengkap :BALIKPAPAN, KALTIM 76131 no.HP 085752210303
Twitter : vina1311 (id478462)
e-mail : dds_trainheartnet_daisuke1311@yahoo.co.id

Mentari pagi memberikan salam dengan memancarkan sinarnya yang hangat. Burungburung saling sapa menyapa dengan kicaunya yang merdu. Gemercik air yang mengalir
menambah indahnya pagi yang tenang. Disebuah ruang berbentuk kubus terdapat seorang
pemuda yang masih tertidur dengan lelap di ranjang bertingkatnya. Sedangkan seorang pemuda
lainnya sudah sibuk mempersiapkan dirinya untuk memulai kegiatan sekolah di awal musim
panas ini. Pemuda dengan rambut pirang coklat yang terbilang cukup panjang untuk potongan
cowo ini sesekali membangunkan teman sekamarnya yang tak terlihat tanda-tanda
kehidupannya.
“Jinyoung bangun! Cepetan! Entar kita terlambat lagi”, ucapnya sambil melempar guling
yang berada di dekatnya.
“Hoaamm, Shinwoo semakin lama kau ini seperti ibu ku saja, Huoamm, aku tidur
sebentar lagi.” Timpal Jinyoung yang menarik selimutnya lagi.
“Dasar! Cepetan siap-siap!” omel CNU sambil menggeret Jinyoung yang lengket dengan
bantal, guling dan kasurnya.
“Ah~ Iya, iya aku bangun nih. Palingan yang siap duluan juga aku.” Grutu Jinyoung
memasuki kamar mandi.
Benar sekali ucapan Jinyoung. Pemuda dengan rambut merah yang terkenal susah bangun
pagi ini sudah siap dengan kemeja putih rapi dan almamater biru yang sengaja tidak
dikancingnya agar terlihat lebih santai. Dengan Headset yang selalu melekat di lehernya dan tas
ransel yang dibawa dengan satu tangan, ia telah siap didepan pintu kamar sambil melihat teman
sekamarnya yang masih sibuk bersiap. Entah apa yang dikerjakan Shinwoo dari tadi, tapi
beginilah rutinitas pagi mereka.
Di perjalanan dari asrama menuju sekolah. Jaraknya tidak terlalu jauh, paling
membutuhkan waktu 5 menit jika mereka berjalan seperti siput. “Selamat pagi Hyung~” sapa
dua pemuda yang masih dapat disebut bocah. Bebek dan Tupai, sebutan untuk mereka, pasangan

sensei” jawab Sandeul masih tetap dengan cengiran khasnya. Ya. . ‘hoaamm’ Sandeul si bebek dan Baro si tupai bersamaan ikutan menguap. Tentu saja dia semangat. “Yang ngga tertular biasanya orangnya ngga waras” tambah Baro santai. Si bebek ini memang pelawak handal. tapi keliling ditempat. Dia sudah banyak menyumbangkan piala sampai mendali untuk tambahan koleksi prestasi sekolah. “Selamat pagi ~ Sensei~” ucap mereka barengan.15. “Heh~ Jadi maksud mu aku ngga waras ya? Aku tu udah kebal sama virus ngantuknya Jinyoung. “Pagi~Hoaamm” jawab Jinyoung datar sambil menguap. “Jam masuk sekolah. tapi memang kebetulan pagi ini otaknya agak tidak memiliki sinyal yang bagus.20. “Heh? Kenapa kalian juga?” celetuk CNU yang berjalan disamping Jinyoung sambil menghadap ke belakang dimana Sandeul danBaro berjalan mengikuti. “Jam 07. makanya…” celoteh CNU sambil memeteng leher Baro. di hadapan singa yang siap memangsa pun dia sempat bercanda dan membuat ketiga temannya tertawa. “Kelilingi 50 kali karena kalian terlambat 5 menit” Mendengar perintah itu. “07.. Baro adalah pelari andalan sekolah yang telah memenangkan pertandingan di berbagai tingkat dan jenis lomba lari. pukul berapa?” tanya guru yang terkenal killer dengan aura hitam disekelilingnya. dia sangat professional. “Nguap itu kan nular Shinwoo-hyung” jawab Sandeul dengan cengiran khasnya. Hanya si Tupai lincah ini yang semangat untuk berlari. Sebetulnya Sandeul melakukannya bukan karena di sengaja. Sandeul langsung keliling. mutarmutar kaya gasing yang lepas kendali.terheboh diseluruh penjuru WM High School yang selalu terlihat ceria dan selalu bersemangat dimana pun mereka berada. sensei” ucap Jinyoung yang melirik jam tangannya. “Yup! Aku siap dan penuh semangat!” teriak Baro yang dari tadi sudah melakukan pemanasan. “Jam berapa sekarang?” tanya guru yang memang selalu standby di depan pintu gerbang WM High School di pagi hari. “BruuukKk” “Selamat pagi!” sapa seorang yang ditabrak dengan suara yang tegas dengan suara yang tidak asing lagi. “Berhenti tertawa dan cepat laksanakan!” bentak Sensei yang tidak disebutkan namanya ini.

“Sensei~ tidak bisakah dikurangi sedikit saja. Maklum kakek satu ini memang gampang cape. Disana terdapat pohon yang sangat rindang. Hah~” ucap CNU lirih sambil berlari. . Tapi dengan penuh perjuangan akhirnya dia berhasil juga menyelesaikan misi di pagi yang cerah ini. Cepat lakukan! Atau akan ku tambah menjadi 100 kali. Ketika mereka lari berbarengan di awal putaran. “Hyung~ Semangat!!! Kalian terlihat tampan ketika berlari!” Gongchan. Hmm. Lagi pula 50 menjadi 5 itu bukan sedikit. Bertukar oksigen dengan si pohon dan bersender di batangnya yang besar. Kembali ke Hyung yang mendapat jackpot di pagi hari. HamBaro berada di posisi pertama dengan diikuti Sandeulie kedua. “Ya~ baiklah~” ucap mereka lemas kecuali Baro tentunya. itu banyak!! Dasar! Sana cepat!” perintah sensei yang sudah habis kesabaran. sembari menikmati hembusan angin semilir. CNU urutan ketiga dan Jinyoung urutan terkhir. Sekolah kita kan melebihi luas lapangan sepak bola. ya tentu saja dengan tujuan supaya mereka dapat mengikuti pelajaran. Yang pasti temanteman satu kelasnya langsung ber ‘Sssssttt’ ria. tapi mereka berempat bukannya pergi ke kelas masing-masing. Ayo Bana tebak.. Sensei memperbolehkan mereka memasuki halaman WM High School. “Tidak ada tawar menawar. Awalnya mereka berlari berbarengan. tapi makin lama makin terlihat jarak tempuh lari mereka. Sepandai-pandainya Jinyoung menggoda tetap saja tidak bisa menggoda sensei. mereka bertiga harus menunggu Jinyoung yang masih kurang satu putaran lagi. Dengan wajah tampan yang sedikit memelas itu biasanya ia berhasil menggoda teman-temannya. maklum Jinyoung lagi dalam mode Halbae (grandpa). siapa yang diurutan pertama dan siapa yang diurutan terakhir? Yup. Terlihat pemuda dengan paras tampan rambut hitam mengeluarkan kepalanya dari jendela ruang kelas tempat dimana ia sedang mengikuti pelajaran. Dengan senyumnya yang lebar ia melambaikan tangannya dan berkata. Bahkan godaan maut Jinyoung tidak mempan kepada Sensei killer ini.. betul. Itulah nama pemuda kelas 1 WM High School ini. “Hah~ lebih enak kalau ada minumnya ya. Tempat yang sangat pas untuk melepas lelah dan penat.” ucap Baro. Setelah selesai berlari. menjadi 5 kali mungkin?” goda Jinyoung yang memang terkenal pintar bernegosiasi. “Sensei bercandanya kelewatan. mereka malahan pergi ke halaman belakang sekolah. Entah ia lupa sedang mengikuti pelajaran atau memang tidak punya malu pada teman-teman untuk berteriak kepada Hyung-Hyung nya tercinta atau memang dia tidak memikirkan kalo teriakannya bakalan mengganggu teman dan gurunya yang sedang menjelaskan materi pelajaran.

Shinwoo yang sudah terlihat akan tertidur. Di suruh lari 1 putaran lagi bisa mati aku” jawab Shinwoo. “Mau coba Hyung?” timpal Sandeul “Siapa yang mau. nanti ketawan kalo bolos jam pelajaran” respon Jinyoung. menutup mata menikmati angin yang membelai rambut mereka. Sibuk dengan cara mereka menikmatinya. “Semua yang kalian lakukan. sementara kalian bersenang-senang disini” ucapnya dengan panjang lebar dengan cepat. kalian curang! Kalian bersenang-senang tapi tidak mengajakku. Jinyoung yang terlihat asyik mendengarkan lagu dari headsetnya. “Bagian mana dari kegiatan yang kami lakukan terlihat menyenangkan chan?”timpal Jinyoung sambil melepas Headset dari kupingnya tapi tetap tergantung di lehernya. Jadi aku belikan” ucapnya sambil mengeluarkan botol air minum satu persatu dan memberikan kepada para Hyung.” Ucapnya sambil memasang wajah cemberut. Baro yang mengeluarkan alat-alat menggambarnya. “Channie! Apa yang kau lakukan disini?” tanya Sandeul “Hyung. Tapi di dalam otak mereka ada hal yang sama dipikirkan.“Tapi kita ngga bisa ke kantin. “Dari pada ngomongin itu. Dan Sandeul dengan senandung-senandung merdunya. Seperti yang di harapkan. Karena aku pikir kalian pasti cape setelah lari dan tak mungkin pergi ke kantin. “Chan~ terimakasih. “Oh~ ini minuman untuk Hyung. Menemukan para hyung yang hobinya bolos ini dan memberikan mereka minuman. Maknae sang penyelamat dengan insting detectivenya dia menyelamatkan nyawa hyungnya yang hampir tewas karena dehidrasi. “Hyung~” suara anak laki-laki yang baru akhil balik itu menyadarkan empat orang yang sedang menghayal sembari menutup matanya. yaitu ‘aku butuh air’. Gongchan! Bungkusan yang kamu bawa itu apa?” tanya Baro sambil menunjuk bungkusan yang di bawa Gongchan. “Kami disini mempertahankan hidup kami yang hampir saja semaput karena hukuman pagi” jawab Shinwoo yang terbangun dari tidurnya. . Tapi bagaimana kau tau kami disini?” tanya Jinyoung disela-sela tegukan air minumnya. “Hah~” mereka menghela nafas bersamaan. Mereka berempat diam. Masa aku sendiri yang harus duduk dengan rapi didalam ruang kelas.

“Ay~ channie. Baro. satunya yang terletak di sekolah dan satu lagi terletak di asrama mereka. Baro-hyung…. kalau kamu disini dan ikutan bolos nanti bisa kena marah juga loh. Apa yang seharusnya ku lakukan?” ucap Jinyoung lirih dengan nada serius dan tampang sedikit sedih. Lagi pula tidak akan ketahuan. Jinyoung. Mungkin beberapa kali mereka berkelahi dan beda pendapat tapi beberapa kali juga mereka selalu saling memaafkan dan intropeksi diri. Ini kan markas kita. yang tahu jalan akses kesini kan Cuma kita berlima” ucapnya sambil ikut bersender di batang pohon. Mereka sedang dalam alam pikiran mereka sendiri-sendiri meresapi apa yang dikatakan Jinyoung dan Shinwoo. Tidak ada yang berkata apa-apa. Penampilan mereka yang mencolok dengan warna rambut yang beragam dan berbagai model rambut dan pakaian juga salah satu modal kepopuleran mereka. hentikan tidak usah dilanjutkan lagi” putus Baro yang telah menghabiskan minumannya sekali teguk.” jelasnya dengan terperinci sambil menunjukkan jadwal yang di buatnya khusus dan memperlihatkan kepada para hyung yang masih bengong dengan keajaiban maknae mereka.“Tentu saja aku tahu. “Nee~ tidak papa. BANA (Bawah pohon Nangka) itulah sebutan markas mereka yang terletak dibelakang sekolah. Dengan prestasi yang cukup gemilang namun diikuti sikap-sikap yang sering melanggar aturan sekolah membuat mereka menjadi popular dikalangan para siswa maupun guru. Hentikan. CNU-hyung akan terlambat di hari Selasa. Sandeul dan Gongchan adalah lima pemuda yang sudah berteman sejak mereka kecil bahkan sebelum mereka lahir. beda dari pohon-pohon nangka pada umumnya. Mereka termasuk siswa-siswa yang mencolok di WM High School. persahabatan diantara mereka sudah tidak diragukan lagi. . Aku punya jadwal keterlambatan kalian masing-masing atau pun yang berkelompok. Ajaibnya nih pohon nangka memang sangat rindah dengan batang yang besar. Jujur dan saling percaya adalah kunci dari persahabatan mereka. Aku dan Jinyoung akan lulus di tahun ini. Jinyounghyung akan terlambat di hari sabtu.” Timpal Shinwoo dengan wajah yang tak kalah seriusnya. “Ah~ chan. Mungkin ini pohon nangka generasi sebelum masehi. Aku sudah kelas 3. “Hah~ apa kita akan begini terus? Bahkan terlambat pun sudah bisa di jadwalkan. “Benar sekali.” Ucap Sandeul yang memakan roti entah dari mana asalnya. Sangat tidak terasa. Kalian akan terlambat bersamaan pada hari Senin dan Kamis. Walaupun terdapat perbedaan usia diantara mereka. Mereka memiliki dua markas. aku hanya ingin ikut bersenang-senang. Mereka hening sejenak. sebentar lagi akan lulus dan akan berpisah dengan kalian semua. tentu saja karena orang tua mereka juga sudah saling kenal sejak lama. Shinwoo.

Baro-hyung sangat pandai menggambar dan ngerap. bisa dilakukan secara individual ataupun berkelompok. Kalau dipikir-pikir selama ini kita belum pernah berkelompok dalam kompetisi kan?” ucap Shinwoo yang diikuti anggukan dari teman-teman yang lain. . Jinyoung-hyung sering menulis lagu dan berakting. Memecahkan suasana yang sempat tegang dan murung. “Terimakasih hyung~” ucap Gongchan sambil mengeluarkan aegyo andalannya. Kita juga pernah melewati masa seperti ini ketika SD dan SMP kan?” ucap Sandeul memecah keheningan. Dan seorang model majalah remaja” Ucap Sandeul yang wajahnya memerah karena ucapan Gongchan yang secara tidak langsung memuji dirinya. “Wow~ ini sangat menarik” ucap Jinyoung “Baiklah kita akan mengikutinya secara berkelompok.” Balas Baro yang bangkit dari duduknya dan mengepalkan tangannya dan berkata dengan penuh semangat. Hmm. “Ah ya~ bagaimana kalau kita mengikuti kompetisi ini?” ucap Gaongchan sambil mengeluarkan poster yang diambil dari dalam sakunya. CNUhyung juga pandai acting dan dance. “Ano.” Ucap Jinyoung yang sudah berwajah kembali ceria. “Jadi? Apa yang akan kita tampilkan?” tanya Sandeul Mereka diam lagi untuk sejenak. yang kita perlukan hanya membuat kenangan sebanyak-banyaknya selama satu tahun ini. sebaiknya kita ngapain ya?” ucap Gongchan memikirkan ide sambil bergaya ala professor. “Chanie kamu punya saku ajaib ya. “Apa itu?” tanya Shinwoo “Ini kudapatkan ketika berangkat sekolah tadi. Memikirkan jawaban dari pertanyaan Sandeul. “Aha~ bagaimana kalo boyband? Kan lagi pada booming” ucap Baro dengan suara khasnya. “Benar sekali yang dikatakan Sandeul.” Jelas Gongchan sambil memberikan poster kepada Jinyoung. Ada beberapa orang yang menyebarkannya di depan gerbang..“Ah~ ayolah hyung` jangan berkata seperti itu. Sandeul-hyung memiliki suara emas yang sangat enak didengar. Sepertinya apa saja bisa keluar dari saku mu itu. ‘hahahahha’ tertawa mereka berbarengan. Kompetisi yang bertema New Generation with Creativity. “Kamu kan juga memiliki suara yang bagus channie.

Diikuti anggukan dari para member yang lain. Hmm. mereka diperbolehkan mengikuti kompetisi ini dengan syarat tidak boleh terlambat lagi atau pun bolos jam pelajaran. mereka berkumpul dan berembuk masalah nama boyband untuk kompetisi nanti. Banyak nama yang muncul seperti JS2BG. Satu bulan berlalu. Setelah pembagian posisi mereka kembali ke kalas masing-masing untuk mengikuti pelajaran selanjutnya. Aku juga A. bagaimana kalo B1A4?” ucap Baro dengan semangat. Gongchan vocal. mereka berhasil memenuhi syarat dari sekolah. aku setuju!” ucap mereka berempat berbarengan. Mereka bahkan melakukan rekaman untuk lagu ini. Jinyong lead vocal dan terpilih menjadi leader mereka. Setuju” ucap Jinyoung yakin. Mendengar kata-kata Gongchan. Tapi tidak ada yang memuaskan dihati mereka.” Ucap Gongchan yang sedang mengisi formulir pendaftaran kompetisi. mereka berkumpul di BANA (Bawah pohon Nangka) yang merupakan markas kedua mereka yang terletak di asrama. Baro B kan? Shinwoo A. Baro akan mejadi rapper. JiShinSanBaGong. Mereka mendiskusikan hal-hal apa saja yang harus mereka lakukan untuk mempersiapkan kompetisi ini. betapa kagetnya mereka karena sangat banyak yang ikut berpartisipasi. “Kalau begitu manjadi A4B1?” ucap Gongchan “Jadi kya nama virus baru ya. “Kami juga A hyung” jawab Sandeul. Sesuai dengan keahlian mereka. Banyak yang ikut New . Shinwoo sub rapper dan charge dance. Mereka tidak pernah membuang waktu dengan percuma. Ketika tiba ditempat acara. bolos team. Jika ada waktu luang mereka pasti menyempatkan untuk berlatih. Menghentikan latihan vocal yang sedang mereka lakukan. Hmm. Hmm. Begitulah awal nama B1A4 terbentuk. Shinwoo yang bertugas membuat gerakan dance. “Hyung~ kita belum menentukan namanya. Lagu yang mereka pilih adalah lagu dengan judul ‘Bling Girl’ yang merupakan karya leader mereka. Mereka berlima meminta ijin kepada pihak sekolah untuk mengikuti kompetensi. dan sebagainya.Mereka berpikir sejenak dan “Ya. Mereka bersiap mengikuti kompetisi yang akan diadakan bulan depan. bagaimana dengan Sandeul dan Gongchan?” tanya Jinyoung. Ketika malam tiba. Sandeul min vocal. WM High School melihat keseriusan mereka dan mendanai biaya rekaman dan sebagainya. “Ah~ bagaimana kalau kita menggabungkan golongan darah kita. “Ok.. Dan tibalah saat kompetisi. Karena keseriusan mereka untuk berpartisipasi dalam kompetensi dan untuk mengukir kenangan yang tinggal 1 tahun untuk bersama.

Akhirnya kompetisi dilakukan. Kata-kata Jinyoung tadi membangkitkan semangat para member. kita malah didukung sekolah untuk mengikuti kompetisi ini. Pertama kali bagi mereka menjadi satu kesatuan untuk mancapai hasil yang sama. walaupun lebih baik jika kita bisa memenangkannya dan aku yakin kita bisa. Dulu kita bahkan sekelompok siswa yang selalu mendapatkan hukuman. B1A4 mendapat urutan ke 30. Suasananya memang sangat menegangkan seperti sedang mengikuti ujian akhir atau mungkin lebih parah lagi.Generation with Crativity subs Band (Band. Mereka tampil dengan penuh charisma dan berbeda dari band lain. tapi itu bukan masalah. lalu lihat sekarang. “Aku nervous dan sangat khawatir” ucap Shinwoo lirih tapi masih dapat didengar. Satu bulan kemudian. . meraka menjadi yakin bahwa mereka bisa. mereka dapat mempersembahkan penampilan terbaik mereka. Mereka berpakaian sangat menarik. Apa pun hasilnya mereka siap untuk mendengarnya. Hasil kompetisinya memang belum diumumkan. dengan adanya kompetisi ini kita tidak terlambat dan bolos lagi. “Ay~ apa yang kalian pikirkan? Ayolah lihat kebelakang selama sebulan ini. kita telah berjuang bekerja keras dan berusaha sebaiknya. jadi apapun hasilnya tidak masalah. Walaupun kompetisi telah selesai mereka tetaplah B1A4 dari awal pertemuan kelimanya disaat masih kecil dan hingga masa kedepan walaupun mereka berpisah karena urusan masing-masing. Pikirannya yang selalu positif thinking itu menjadi virus yang sangat bermanfaat dari pada virus menguapnya. Mereka pulang dengan wajah yang ceria.1012. BoyBand atau GirlBand). Lagi pula perjalanan B1A4 tidak berhenti sampai disini. lagu bling girl dan vocal serta dance yang telah mereka latih selama sebulan ini. “Hyung~ Hyung~ dengar dengar. “Uh~ apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus kita lakukan? Apa kita pulang saja?”ucap Sandeul panic. Sekarang kita B1A4 ikut kompetisi ini bukan untuk kemenangan tapi untuk mengukir kenangan yang indah atau pun pahit bersama-sama. “Uh~ apa kita bisa?” ucap Gongchan lirih. “Ah~ mereka terlihat seperti boyband dan girlband asli saja” ucap Baro dengan tampang yang ngga kalah murungnya. Dengan kaos putih dan jeans.” Ucapan Jinyoung kepada para member. Sedangkan B1A4 hanya mengenakan celana jeans dan kaos putih. penuh warna dan sangat modis. Dengarkan ini!” ucap Gongchan yang terlihat tergesagesa.

‘benarkah?’ ucap mereka berbarengan. hahaha” ucap Sandeul asal sambil cengar-cengir.” Balas Shinwoo yang sedang mencoret-coret rumus matematika di cakarannya. “Yup. benar! Kita juara 1.“Ay~ Gongchan ada apa? Kami sedang sibuk belajar mempersiapkan ujian. munculah rookie Boyband yang bernama B1A4 di bawah agensi WM Entertaiment. -TAMAT- . hihihi” ucap dengan sangat bahagia.. Setelah debut.” Ucap Gongchan dengan penuh semangat. “Heh~ beneran? Aku bahkan lupa tentang itu. Walaupun mereka sibuk dengan urusan masing-masing tapi mereka masih bertemu. tempat pertama kali kata B1A4 terbentuk. Ternyata Tuhan tidak mengijinkan mereka untuk berpisah. Ya. “Juara 1. Dan mereka selanjutnya menjalani kehidupan sekolah mejadi siswa yang baik dengan prestasi yang memuaskan. “Hyung~ kita menang kompetisi BoyBand kemaren. Setelah Jinyoung dan Shinwoo lulus dari WM High School mereka berlima di rekrut dan ditraining. akhirnya mereka.”ucap Jinyoung “Juara berapa kita?” tanya Baro “Ayo tebak-tebak! Hehehe” ucap Gongchan lagi dengan penuh semangat. Tau kah kalian asal nama BANA? Sebenarnya mereka memberi nama fan BANA (yang arti sebenarnya Bawah pohon Nangka) yang merupakan nama markas mereka. B1A4 berhasil menjadi juara 1 kompetisi New Generation with Crativity susb Boyband. mereka menyebut para fan dengan sebutan BANA. 2 tahun kemudian.