You are on page 1of 10

PANDUAN PELAKSANAAN

MANAJER PELAYANAN PASIEN (MPP)
RUMAH SAKIT
(HOSPITAL CASE MANAGER)

RUMAH SAKIT HADJI BOEJASIN
PELAIHARI
2016

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum wr.wb.

1

DAFTAR ISI DAFTAR ISI Kata Pengantar BAB I DEFINISI BAB II RUANG LINGKUP BAB III KUALIFIKASI MANAJER PELAYANAN PASIEN BAB IV TATA LAKSANA 10 BAB V DOKUMENTASI Kepustakaan 2 4 5 9 11 12 2 . Tujuan utama pelayanan kesehatan rumah sakit adalah pelayanan pasien sehingga manajemen pelayanan pasien bersumber dari konsep pelayanan fokus pada pasien. Proses asuhan pasien bersifat dinamis dan melibatkan banyak praktisi kesehatan dan berbagai bagian/unit kerja. penggunaan yang lebih efektif terhadap sumber daya manusia dan sumber daya yang lain. Panduan ini disusun sebagai panduan pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien (MPP) di RSUD Hadji Boejasin. dan kemungkinan hasil asuhan pasien yang lebih baik. Pengintegrasian dan koordinasi aktivitas asuhan pasien bertujuan agar menghasilkan proses asuhan yang efisien. namun upaya penyempurnaan akan terus dilaksanakan dan saran dari pembaca dan pengguna panduan ini akan sangat kami perhatikan guna penyempurnaan panduan ini. Wassalamu’alaikum wr. kami menyadari bahwa panduan tidak luput dari kekurangan. kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas perkenan-Nya maka Panduan Manajer Pelayanan Pasien (MPP) Rumah Sakit dapat diselesaikan.wb. Pada kesempatan ini kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim penyusun dan semua pihak yang telah membantu menyelesaikan penyusunan panduan ini. Agar dapat mengintegrasikan dan mengkoordinasi lebih baik suatu pelayanan kesehatan maka dibutuhkan Case manager atau Manajer Pelayanan Pasien (MPP). Oleh karena itu RS Muhammadiyah Lamongan mengimplementasikan Case manager atau Manajer Pelayanan Pasien (MPP) dalam pelayanan pasiennya dengan harapan menjadi pelayanan berfokus pada pasien.Alhamdulillah.

2. evaluasi. sebagai berikut : Suatu proses kolaboratif yang mencakup asesmen. pemberi pelayanan. koordinasi asuhan. (Whitaker 2010). seimbang dengan hak pasien untuk menentukan nasibnya sendiri (ACMA 2013). Definisi yang kedua ini diambil dari Case Management Society of American (CMSA). tenaga kesehatan lain. Pengelolaan kasus ini mencakup komunikasi dan memfasilitasi pelayanan menjadi satu kontinuum melalui koordinasi sumber daya yang efektif. Definisi Case Management atau Manajemen Pelayanan Pasien 1. fasilitasi. pekerja sosial. Tujuan pengelolaan kasus mencakup pencapaian kesehatan yang optimal. Definisi menurut American Case Management Association (AMCA) berbunyi sebagai berikut : Suatu model praktek kolaboratif yang mencakup pasien. dan advokasi terhadap pilihan-pilihan dan pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan yang komprehensif bagi pasien maupun keluarganya melalui komunikasi dan sumber daya yang tersedia sehingga memberikan hasil (outcome) yang berkualitas dan biaya-efektif. dokter. dan utilisasi sumber daya yang tepat. dan komunitas. perencanaan. perawat. akses ke pelayanan kesehatan. 3 .BAB I DEFINISI A.

B.  Pasien dan keluarga menerima informasi tepat waktu. Pengetahuan. lengkap. Berbagi informasi. Definisi Case Manager atau Manajer Pelayanan Pasien (MPP) Case Manager atau Manajer Pelayanan Pasien (MPP) adalah professional di rumah sakit yang melaksanakan manajemen pelayanan pasien. Inti konsep pelayanan focus pada pasien terdiri dari 4 elemen : 1. Pelayanan Fokus pada Pasien (Patient Centered Care) Manajemen pelayanan pasien bersumber dari konsep pelayanan fokus pada pasien. kepercayaan. BAB II RUANG LINGKUP A. nilai-nilai. 3.Kesimpulan dari kedua definisi diatas bahwa manajemen pelayanan pasien adalah suatu proses koordinasi pelayanan kolaboratif untuk mempergunakan sumber daya yang tersedia dengan efektif dan efisien guna mencapai tingkat kesehatan yang optimal lewat komunikasi. Kolaborasi/kerjasama.  Pemberi pelayanan kesehatan mengkomunikasikan dan berbagi informasi secara lengkap dengan pasien dan keluarga. 4 . 4. latar belakang kultural pasien dan keluarga dimasukkan dalam perencanaan pelayanan dan pemberian pelayanan kesehatan. 2. menghormati dan menghargai pandangan  dan pilihan pasien serta keluarga. Pasien dan keluarga didorong dan didukung untuk berpartisipasi dalam asuhan dan pengambilan keputusan serta pilihan mereka. dan akurat. dan akses ke pelayanan kesehatan dengan memperhatikan hak pasien dalam menentukan nasibnya sendiri.  Pemberi pelayanan kesehatan mendengarkan. Martabat dan Respek. penggunaan sumber daya. Partisipasi.

lengkap yang mudah diakses tentang kebutuhan klinis. kasus kompleks/rumit. Hubungan Profesional Para MPP harus mempunyai hubungan kerja profesional dengan para dokter dan staf klinis. pelayanan bantuan finansial. maka mereka akan memperoleh manfaat. D. implementasi dan evaluasi kebijakan dan program. Bila keluarga yang mempunyai relasi erat. Mampu mengakses semua informasi dan data untuk mengevaluasi manfaat/utilisasi. Fungsi Manajer Pelayanan Pasien (MPP) 1. finansial. Untuk itu MPP perlu memperhatikan secara aktif kebutuhan dan keinginan pasien. Perencanaan. bantuan/dukungan dari komunitas serta pelayanan kerohanian. C. suatu kemitraan dengan rumah sakit yang melayani orang yang mereka kasihi. Hubungan dengan Pasien Penting bagi para MPP untuk memiliki relasi dengan pasien dan keluarga. biaya tinggi. Kelompok Pasien Manajemen pelayanan pasien dilakukan di ruang perawatan untuk kelompok pasien dengan risiko tinggi. Hal yang sama juga berlaku bagi keluarganya. untuk kebutuhan manajemen pelayanan pasien. Asesmen utilitas. penyakit kronis.Pasien dan keluarga adalah mitra pemberi pelayanan kesehatan. Tujuan Tujuan Manajer Pelayanan Pasien (MPP) adalah untuk melibatkan pasien dalam asuhan yang dialaminya. serta sosial pasien) 2. (Semua informasi dan data akurat. Mereka juga harus terbiasa dengan pelayanan penagihan (billing). potensi komplain tinggi. B. Pemberi pelayanan kesehatan bekerjasama dengan pasien dan keluarga dalam pengembangan. 5 . Bilamana pasien merasa menjadi bagian dalam keputusan pengobatan dan rencana asuhan. mereka akan kurang merasa khawatir tentang logistik dan akan lebih banyak fokus terhadap kesehatan pasien. E. MPP perlu memelihara rasa saling percaya yang menunjukkan kepada pasien bahwa mereka terlibat untuk manfaat dan kepentingan pasien. F. kemungkinan sistem pembayarannya kompleks/bermasalah.

serta menjaga kontinuitas pelayanan. Tugas ini mencakup interaksi antara MPP dan para anggota tim pemberi pelayanan kesehatan. termasuk rencana pemulangan yang aman. Advokasi perlu mempertimbangkan sistem nilai pasien. 3. MPP diharapkan melakukan advokasi untuk pilihan pengobatan yang dapat diterima setelah berkonsultasi dengan DPJP. Diagram Koordinasi – Integrasi – Kontinuitas Pelayanan 6 .Dengan asesmen yang lengkap. disusun perencanaan untuk pelaksanaan manajemen pelayanan pasien. Advokasi. Fasilitasi. pilihan. Mewakili kepentingan pasien adalah inti dari peran MPP. serta pasien/keluarga yang mencari/menginginkan pembebasan dari hambatan namun dapat mempengaruhi kinerja/hasil. Perencanaan tersebut mencerminkan kelayakan/kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan. 4. serta kebutuhan pelayanan kesehatannya G. Tanggung Jawab Manajer Pelayanan Pasien (MPP) bertanggung jawab ke Wakil Direktur Medis melalui Kepala Bidang Pelayanan Medis. perwakilan pembayar. Tetapi peran ini juga menjangkau pemangku kepentingan lain. kemampuan finansial termasuk atas jaminan pembiayaan. H.

7 .

Pelatihan 1. Standing Order. 5. dan sebagainya). INA-CBG’s. 8 . Alur Klinis (Clinical Pathway). Algoritme. 2. Pelatihan Pelayanan Fokus pada Pasien (PFP)/Patient Centered Care (PCC). Pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan klinis terkait dengan penyusunan dan penerapan SPO Pelayanan Kedokteran yang terdiri dari Panduan Praktik Klinis. 3. Protokol. jaminan kesehatan nasional. B. hubungan interpersonal. komunikasi. Pelatihan tentang perasuransian. 4. 6. 2. Pelatihan manajemen risiko. Pelatihan tentang perencanaan pulang (discharge planning) untuk kontinuitas pelayanan.BAB III KUALIFIKASI MANAJER PELAYANAN PASIEN (MPP) A. Kualifikasi 1. Dokter. Pelatihan untuk meningkatkan soft skill (pengetahuan aspek psiko-sosial. Pengalaman minimal 2 tahun dalam pelayanan medis.

Fasilitasi untuk koordinasi. Potensi komplain tinggi. Melakukan skrining pasien yang membutuhkan manajemen pelayanan pasien. Risiko tinggi. Kasus dengan penyakit kronis. 9 . Memfasilitasi untuk kemungkinan pembebasan dari hambatan yang tidak mempengaruhi kinerja/hasil. sosio-ekonomis. yang mencerminkan kelayakan/kepatutan dan efektivitasbiaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan. berdasarkan pasien yang meliputi : a. psiko-sosial. Kemungkinan sistem pembiayaan yang komplek. 2. Menyusun rencana manajemen pelayanan pasien tersebut. perwakilan pembayar. 4. 5. berbagai unit pelayanan. Kasus komplek/rumit. Melakukan fasilitasi yang mencakup interaksi antara MPP dan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya. antara lain di rekam medis dalam lembar edukasi pasien terintegrasi. e. 3. 7. Memfasilitasi dan memberikan advokasi agar pasien memperoleh pelayanan yang optimal sesuai dengan sistem pembiayaan dan kemampuan finansial. BAB V DOKUMENTASI Ada bukti dokumentasi kegiatan Manajer Pelayanan Pasien (MPP). Penetapan dan Pengangkatan MPP oleh Direktur. komunikasi dan kolaborasi antara pasien dan pemangku kepentingan. b. Biaya tinggi. maupun sistem pembayaran yang dimiliki pasien. c. f. 6. berkolaborasi dengan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya. maka dilakukan asesmen utilitas dengan mengumpulkan berbagai informasi klinis. serta menjaga kontinuitas pelayanan. pelayanan administrasi.BAB IV TATA LAKSANA 1. Setelah pasien ditentukan sebagai klien MPP. d.

medscape.cmsa.pdf Practice for Case Management 10 . Disampaikan pada Seminar dan Lokakarya Nasional Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi tanggal 28 – 29 Juli 2008.com/viewarticle/473679 . (2013). Case Manager : Profesi Baru di Rumah Sakit Indonesia.KEPUSTAKAAN  Datusanantyo.  Kasim. Arian. Case Manager dan Aplikasinya di Rumah Sakit. Robertus. Standards of .  http://www.M.Dr.org/portals/0/pdf/memberonly/StandardsOfPractice. Felix.Kes. The Effect of Case Management on US Hospitals  http://www. dr.