You are on page 1of 3

PELAYANAN PASIEN KATEGORI TRIAGE HIJAU

No. Dokumen :
RSUD H. BOEJASIN
Jl. H. Boejasin No.68
Pelaihari

No. Revisi :

No. Halaman :
1/2

Tanggal Terbit :

Ditetapkan
Direktur RSUD H. Boejasin Pelaihari

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Pengertian

dr. H. Edy Wahyudi
NIP. 19730131 200604 1 009
 Skrining merupakan proses memeriksa pasien pada kontak
pertama baik didalam rumah sakit maupun diluar rumah sakit.
 Proses skrining untuk pasien yang datang ke Instalasi Gawat
Darurat dilaksanakan melalui kriteria triage oleh petugas triage
IGD.
 Triage adalah kegiatan pemilahan pasien berdasarkan tingkat
kegawatdaruratan trauma atau penyakit untuk menentukan
prioritas penanganan pasien tersebut berdasarkan penilaian
kondisi A (Airway), B (Breathing), C (Circulation), D (Disability).
Pasien dengan kategori triage hijau (non urgen) adalah pasien yang
datang dengan kondisi tidak gawat tidak darurat dengan keluhan
ringan – sedang, tetapi mempunyai kemungkinan atau dengan
riwayat penyakit serius, yang harus mendapat penanganan dalam
waktu 1 – 2 jam.

Tujuan

Untuk memilah dan menilai pasien agar mendapatkan pertolongan
medik secara cepat dan tepat sesuai dengan prioritas kategori
kegawatdaruratannya dan sesuai dengan penyakitnya

Kebijakan

1. Skrining dilaksanakan melalui kriteria triase, evaluasi visual atau
pengamatan, pemeriksaan fisik atau hasil dari pemeriksaan fisik,
psikologik, laboratorium klinik atau diagnostik imajing
sebelumnya.
2. Kebutuhan pasien yang gawat, darurat, gawat dan darurat segera
diidentifikasi dengan proses triage berbasis bukti untuk
memprioritaskan pasien dengan kebutuhan emergensi.

PELAYANAN PASIEN KATEGORI TRIAGE HIJAU

68 Pelaihari STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit : Prosedur 1. Dokumentasikan dalam lembar catatan triage Unit Terkait  Instalasi Gawat Darurat  Instalasi Rawat Jalan.  Pasien dengan pernafasan tidak terganggu : RR 12 – 20 kali/menit. 3. BOEJASIN Jl. gangguan intake dengan kondisi stabil. Boejasin No. Halaman : 2/2 RSUD H.No. HR 60 – 100 x/menit. Petugas triage melakukan prosedur triage di ruang triage atau dengan cara comprehensive triage.  Instalasi Rekam Medis.  Pasien yang sirkulasinya tidak terganggu : nadi normal dan teratur. antara lain : minor trauma. yaitu :  Pasien dengan kesadaran penuh (GCS 15). nyeri kepala. 2. Pasien datang ke IGD RS Muhammadiyah Lamongan. perdarahan pervaginam dengan kondisi stabil. Contoh kasus. cedera kepala ringan tanpa riwayat pingsan. Indikasi tanda-tanda vital pasien kategori triage hijau.  Staf medis RSUD H. Revisi : No. nyeri abdomen. 5. Boejasin Pelaihari  Keperawatan . Pasien dengan kategori triage hijau tersebut ditransfer ke ruang P3 (triage hijau) atau dirujuk ke rumah sakit rujukan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan pasien tersebut 6. H. benda asing pada telinga.  Pasien dengan jalan nafas tidak terganggu (bebas). Dokumen : No. diterima oleh petugas IGD/petugas keamanan dan dibawa ke ruang triage. 4.

Dokumen : RSUD H.No. Halaman : 3/3 Tanggal Terbit : . Boejasin No. H.68 Pelaihari STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Prosedur Unit Terkait No. BOEJASIN Jl. Revisi : No.