You are on page 1of 16

MAKALAH KIMIA LINGKUNGAN

PENCEMARAN UDARA TETRACLORODIBENZO-pDIOXIN(C12H4O2Cl4)
DI SEVESO, ITALIA

Disusun Oleh:
Anggi Annisa Tri Y.

Kim E/14307141055

Shinta Setya Wilujeng

Kim E/14307144003

Sri Ayu Wulandari

Kim E/14307144004

Dwi Ayu Stephanie

Kim E/14307144017

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2015

seperti polychlorinated biphenyls (PCBs) dengan toksisitas yang sama juga dinamakan dengan “dioksin”. Sekali dioksin masuk ke dalam tubuh. dengan TCDD yang merupakan dioksin yang paling toksik. Diperlukan waktu 7 hingga 11 tahun untuk mereka dapat terdegradasi hingga setengah dari jumlah konsentrasi semula mereka di dalam tubuh. ketika reaktor akan dipanaskan dan terjadi retak pada katup pengamannya. Di lingkungan. Dioksin menjadi hal sangat penting untuk diperhatikan karena potensi mereka menjadi zat yang sangat toksik. Hoffman La Roche memilih Seveso sebagai lokasi pabriknya di Italia. Beberapa senyawa mirip dioksin. Penelitian telah membuktikan pengaruh dioksin terhadap beberapa organ dan sistem fungsional tubuh.3. Pada temperatur yang sesuai. Kecelakaan terjadi pada tanggal 10 Juli 1976. Pabrik tersebut dibangun dan dioperasikan oleh Industrie Chemiche Meda Societe Aromia (ICMESA) didirikan di kota kecil Meda (dekat Seveso). Sekitar 419 jenis senyawa yang dihubungkan dengan dioksin telah diidentifikasi namun hanya 30 di antara mereka yang secara signifikan memiliki toksisitas.7. Semakin tinggi kedudukan organisme dalam rantai makanan. Dioksin merupakan jenis polutan yang terdapat di lingkungan. Toksisitas dari dioksin adalah sesuatu yang .A. PERMASALAHAN Pada akhir 1960-an.5-trichlorophenol untuk disinfektan. kosmetik. Nama dioksin seringkali digunakan untuk suatu senyawa yang secara struktur dan secara kimiawi berhubungan. semakin tinggi pula konsentrasi dioksin yang terakumulasi.8. mereka akan bertahan untuk waktu yang lama disebabkan kestabilan sifat kimiawi mereka dan kemampuan mereka untuk larut ke dalam jaringan lemak.3.8-TCDD.tetrachlorodibenzo para dioksin (TCDD). reaksi kimia yang terjadi menghasilkan 2. dimana mereka akan terakumulasi di dalam tubuh.4. industri farmasi Swiss. Sekitar 1 kg dioxin terbuang ke udara membentuk kabut melewati ribuan hektar sekitar bencana. seperti polychlorinated dibenzo para dioxins (PCDDs) dan polychlorinated dibenzofurans (PCDFs). Penamaan kimia untuk dioksin adalah 2. dan herbisida. dioksin cenderung untuk terakumulasi dalam rantai makanan. Pabrik ini menghasilkan asap yang berbau tetapi penduduknya rupanya sudah terbiasa.7. guna memproduksi 2.

Italia. Dioxin merupakan sebuah hasil sampingan dari proses Bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabrik kertas. Bentuk fisik dari senyawa murni ini adalah berbentuk serbuk kristal padat (seperti serbuk yang terdapat pada tablet). tissue. Senyawa ini dapat terbentuk pada pembakaran dengan temperature yang rendah. Senyawa 2.8-Tetrachlorodibenzo-p-dioxin (2.8-TCDD. Sebab hal ini dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya dan beracun yang dikenal dengan nama dioksin.3.7. Bagi masyarakat awam dioxin adalah nama kimia yang tidak sepopuler DDT atau merkuri. sanitary pad dan diaper (pembalut/popok untuk anak-anak). Namun bagi para ahli toksikologi lingkungan dioxin dikenal sebagai zat kimia yang amat toksis (beracun). Dioksin sebenarnya tidak hanya dihasilkan dari pembakaran sampah. Pada industry bubur kertas dioksin ditemukan pada air limbah (efluen). Bahkan pembakaran dengan menggunakan incinerator pada temperatur 400 – 6000C merupakan kondisi yang optimum untuk pembentukan senyawa dioksin. B. Bahaya dioksin dikenal pada tahun 1980 dikarenakan oleh Agent Orange dan beberapa pembuangan dioksin (seperti Love Canal di air terjun Niagara) yang ditemukan di Amerika Serikat.8-TCDD murni telah disintesis sejak tahun 1967. tidak larut di dalam air dan sedikit larut pada beberapa pelarut organic. pencemaran udara disebabkan oleh kabut yang mengandung 2.sampai saat ini belum ada kesepahaman di antara komunitas ilmuwan. termasuk pabrik pembalut wanita. kebakaran hutan. . Pada proses pemutihan bubur kertas menggunakan bahan pemutih yang mengandung klorin dimana kemudian senyawa klorin tersebut bereaksi dengan senyawa organic membentuk dioksin.3. asap rokok atau kegiatan lainnya. Pembakaran sampah yang tidak menggunakan teknologi tinggi dapat berakibat pada pencemaran lingkungan. akan tetapi juga dapat dihasilkan dari gas emisi kendaraan.7. Disamping itu proses pada pemutihan bubur kertas juga dapat menghasilkan dioksin sebagai impurity pada produksi senyawa klorinat organic. ZAT KIMIA PENCEMAR Dalam kasus di Seveso.3.7.

Sedangkan dosis yang dapat dipakai acuan adalah ADI (Acceptable Daily Intake) dari WHO yaitu 1-10 pg/kg/hari. bahkan dengan dosis yang sangat kecil yaitu 10-15 ppt (part per trillion). Namun dengan beragamnya komposisi yang terdapat pada sampah. atau sekitar 0. EPA menetapkan ambang batas dioxin yang diizinkan dalam tubuh manusia adalah sekitar 0. seperti yang diperlihatkan pada persamaan reaksi sCO2 + tHCl + xH2O + ySO2 + zN2 ==> CaHbOcNdSeClf + u (O2 + 3. DAMPAK PENCEMARAN Pencemaran akibat senyawa dioksin memberikan dampak untuk jangka panjang maupun jangka pendek terhadap kesehatan mahluk hidup ataupun lingkungan. gangguan pada sistem reproduksi dan cacat lahir. Adapun proses pembentukan dioksin dan furan dapat ditunjukkan pada persamaan reaksi dibawah ini. kehilangan berat . Hal ini terjadi karena proses pembakaran tidak dapat dapat berlangsung secara stabil. kesehatan (sosial) dan ekonomi. akumulasi dan beracun dari dioksin menyebabkan pencemaran dioksin berdampak besar terhadap lingkungan.Apabila proses pembakaran sampah berlangsung sempurna maka tidak akan menghasilkan dioksin. Sifat persisten.006 pikogram (seper juta-juta gram) per kilogram berat badan. pengaruhnya sangat negatif terhadap risiko kesehatan. Terhadap kesehatan. untuk jangka panjang dioksin/furan akan menyebabkan kanker. 1 gram dioxin dapat menewaskan 10 ribu orang lebih. maka ketika sampah dibakar maka dapat menghasilkan dioksin dan furan. telah dikonfirmasikan bahwa dioksin merupakan senyawa organik yang paling beracun yang manusia pernah ketahui. C + H2 + Cl2 + O2 + N2 ==> CO2 + CO + HCl + N2 + O2 + PCDD + PCDF Dari hasil evaluasi EPA (1994). yang terakumulasi selama hidup.76 N2) Pada reaksi persamaan reaksi pembakaran diatas memperlihatkan tidak terbentuk senyawa dioksin apabila reaksi berlangsung secara sempurna (dalam reaksi yang stabil). C.40 pikogram untuk seorang dewasa. sedangkan jangka pendek akan menyebabkan kerusakan hati. Berdasarkan hal tersebut.

Dibawah permukaan tanah dioksin akan mengendap tanpa mengalami perubahan terhadap waktu. maupun faktor pertumbuhan. sedangkan dalam jumlah besar bersifat karsinogenik. EPA memperikarakan waktu paruh dioksin di lapisan tanah antara 10-30 tahun. aberasi gigi. Berdasarkan data IARC (International Agency for Research on Cancer) dioksin termasuk kepada karsinogenik kelas 2B. Pengaruh dioksin terhadap lingkungan Dioksin merupakan bahan kimia yang sangat stabil dan tahan terhadap proses perusakan alamiah selama bertahun-tahun. 2. 1. enzim. Dioksin masuk ke dalam tubuh melalui selaput sel. Beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan oleh paparan dioksin yang telah diteliti diantaranya adalah. Kemudan dioksin jatuh ke tanah dan bisa mencemari proses yang ada di lingkungan seperti tempat pengembalaan ternak dan terakumulasi dalam daging dan susu mereka. endometriosis. chloracne. sehingga berdampak pada kelainan janin sampai kanker. diabetes melitus.badan ataupun penurunan sistem kekebalan tubuh (Matsusshita. serta penurunan sistem imun. dioksin berinteraksi dengan DNA dan menyerang gen yang mengkontrol banyak reaksi biokimia seperti sintesis dan metabolisme hormon. kemudian bersatu dengan protein dasar reseptor dan ikut masuk ke dalam inti sel. penurunan produksi hormon testoteron. dimana kelas 2B merupakan karsinogenik yang memiliki bukti terbatas pada manusiadan kurang dari bukti yang cukup pada hewan. 2003. 2001). Di dalam air dioksin membentuk sedimen dan masuk kembali ke perairan ketika sedimen diganggu. Di sini. gangguan jantung. NIEHS. Pengaruh dioksin terhadap kesehatan manusia Dioksin sangat berbahaya bagi kesehatan. beberapa jenis kanker. . Dioksin juga terbang di udara dan terhirup oleh makhluk hidup yang ada disekitarnya. bahkan pada konsentrasi yang kecil pun bisa mengakibatkan gangguan kesehatan yang serius.

untuk menentukan kadar PCDD/PCDF dalam berbagai macam . analisis. ikan. tanah.01 hingga 0. Spesifisitas yang dicapai untuk determinasi kuantitatif dari ketujuhbelas 2.Partikel dioksin juga dapat jatuh secara langsung ke dalam sungai dan perairan lain. polybrominated dibenzo-p-dioxins dan dibenzofurans (PBDDs/PBDFs).7. yang mengandung juga 2.8-PCDD/PCDF tersubstitusi dan 2.3.7. endapan. air.2 pikogram/m3 (pg/m3) dapat dicapai oleh senyawa-senyawa tersebut dalam udara ambient.2 pg/m3 dapat dihitung secara akurat.8-kongener tersubstitusi .8 PBDD/PBDF spesifik dan kongener BCDD/BCDF. Metode sampling dan metode analisis dievaluasi dengan menggunakan campuran PHDD dan PHDF. fly ash. Metode ini menyediakan nilai kuantitatif yang cukup akurat untuk tetra melalui okta-PCDD/PCDF (total konsentrasi untuk setiap seri isomer). Metode ini mirip dengan metode lain yang digunakan EPA.3. Prosedur analisis mengandalkan kromatografi gas resolusi tinggi dan spectrometer massa resolusi tinggi (HRGC –HRMS) yang digunakan untuk mennganalisis sampel.7. dan jaringan dalam tubuh manusia. dan evaluasi data.3. METODE ANALISIS KONTAMINAN Metode TO-9 Metode ini menceritakan metode pengambilan sampel dan analisis untuk penentuan secara kuantitatif polyhalogenated dibenzo-p-dioxin dan dibenzofurans (PHDD/PHDF) dalam udara ambien. Metode ini juga menyertakan pengukuran berbasis quality assurance/quality control (QA/QC) dalam sampling. Prosedur analitis juga digunakan untuk tipe senyawa dalam sampel matriks dalam emisi gas cerobong. dan laboratorium akademik. D. dan bromo/chloro dibenzo-p-dioxins dan dibenzofurans (BCDDs/BCDFs). Konsentrasi 0. industry. yang meliputi polychlorinated dibenzo-pdioxins dan dibenzofurans (PCDDs/PCDFs). Metode seperti ini sangat sering digunakan di Environmental Protection Agency (EPA)Amerika Serikat untuk memonitoring udara ambien. Batas minimum terdeteksi (Minimum detection limits /MDL) pada rentang 0. Metode ini menggunakan sampel udara dengan volume cukup tinggi yang dilengkapi dengan saringan quartz-fiber dan absorbent poliurethane foam (PUF) dengan sampling 325 sd 400 m3 udara ambient dalam satu periode sampling selama 24 jam.

dan disumbat dengan sumbat Teflon. sebagian besar OCDD dikumpulkan dengan filter dan sebagian besar TCDD dikumpulkan melalui PUF selama sampling. PCDD/PCDF bisa terdistribusi di antara gas dan fasa partikel teradsorb dalam udara ambient. dan diisolasi rapat dengan selotip Teflon sesuai dengan kebutuhan. karena beberapa senyawa menguap dari filter dan dikumpulkan dalam adsorbent PUF.7. Metode sampling dan analisis yang digunakan sangat serbaguna dan dapat digunakan untuk menghitung dioksin dan furan terklorinasi atau terbrominasi di masa mendatang dengan standar yang lebih analitis. Filter Quartz-Fiber dan cartridge adsorbent gelas dibersihkan dengan solvent yang tepat dan dikeringkan dalam udara terbuka yang bersih. . Aliquot dari 16 pg/µL larutan 37Cl -2.8HxCDF dapat digunakan jika diinginkan. Sambungan adsorbent PUF diekstraksi selama 4 jam dengan Soxhlet yang menggunakan extractor cukup besar untuk mencegah kerusakan sambungan PUF.3. metode ini adalah hasil update dari metode Compendium TO-9 dari EPA. sehingga. Untuk sampling.2. PCB.7. Metode TO-9 tidak memisahkan secara kuantitatif PHDD dan PHDF dalam bentuk gas dengan PHDD dan PHDF terasosiasi dalam partikulat. Sambungan PUF dikeringkan di udara bersih kemudian dipasang dalam catridge gelas. dan PAH dalam sampel yang sama. Metode yang digunakan: 1. yang ditempatkan dalam container shipping yang bersih dan sudah dilabeli. 2. PCDF. yang dipublikasikan pada tahun 1989. filter dan PUF dikombinasikan untuk ekstraksi. Modifikasi terbaru dari prosedur preparasi sample menyediakan kemampuan yang dibutuhkan untuk menentukan kuantitas PCDD.8TCDD sebanyak 50 µL digunakan untuk PUF (jumlah yang berbeda dan penambahan isotop 13C12 standar yng dilabeli seperti 13C12 -1. Filter Quartz-Fiber dan cartridge gelas yang mengandung PUF dipasang dalam penyimpan sampel dengan volume udara tinggi.3. Sebagai contoh. Catridge lalu dibungkus dengan aluminium foil untuk melindunginya dari cahaya.matriks .6.

3. blangko metode.3. dan konsentrasi MDL yang dicapai untuk PHDD dan PHDF. Set ekstrak sampel diperlakukan di dalam analisis HRGC-HRMS selected ion monitoring (SIM) yang menggunakan 60-m DB-5 atau 60-m SP2331kolom kapiler silica ter-fusi untuk menghitung efisiensi sampling. 6. dan spike matriks. Ekstrak di-spike dengan menggunakan 13C12 -1. Preparasi sampel dibuat mnjadi 1 set terdiri dari 12 sampel yang terdiri dari 9 sampel untuk dites.2. Catridge dibungkus dengan aluminium foil. dan karbon.8-Klorin atau Bromin tersubstitusi isomer. disumbat dengan tutup sumbat Teflon. Hasil analisis sejalan dengan volume udara yang diambil yang digunakan untuk menghitung konsentrasi masing-masing tetra melalui okta-isomer. Ekstraksi menggunakan prosedur pembersihan asam/basa yang diikuti dengan pembersihan kolom mikro yang berisi silica gel. ditempatkan kembali ke dalam kontainer untuk diangkut ke laboratorium analisis untuk diproses. alumina. biasanya 24 jaum untuk sampel sebanyak 325 sampai dengan 400 m3. dan diekstraksi dengan Soxhlet selama 16 jam.7.3. blangko field. Rekoveri sampel melibatkan penempatan filter di atas PUF. 5. Filter dan PUF dikombinasikan untuk persiapan sampel.4-TCDD (untuk menentukan efisiensi ekstraksi yang mencapai standar internal 13 C12) dan kemudian dikonsentrasikan mencapai 10µL untuk Analisis HRGC-HRMS dalam reaktifial berbentuk kerucut bervolum 1 mL. Kehilangan yang berarti pada sampel tidak dapat terdeteksi ketika penyimpan sampel yang sama dioperasikan selama 7 hari dan mengandung 2660 m3. Definisikan kriteria dan kriteria QA/QC dan persyaratan yang diperlukan dan digunakan dalam analisis dan evaluasi data. diisi dengan standar internal 13 C12 –PCDD/PCDF terlabel dan 4-PBDD/PBDF. atau . efisiensi ekstraksi. Jumlah sampel udara ambient dicatat di akhir sesi sampling. 4. Penyimpan sample udara bervolume tinggi kemudian segera digunakan. Kemudian. konsentrasi dari 2.

High-Volume Sampler (see Figure 2). NC (see Figure 3b). 4. Quartz fiber filter. Chapel Hill. Whatman International Ltd. 2. Sample cartridge aluminum shipping containers. 3-inch thick sheet stock polyurethane type (density 0. High Resolution Gas Chromatograph-High Resolution Mass Spectrometer-Data System (HRGC-HRMS-DS) Equipment And Materials untuk pengumpulan Sampel 1. High-Volume Sampler Calibrator. EPA toxicity equivalence factors (TEFs) dapat digunakan untuk menghitung konsentrasi 2.022 g/cm3). Polyurethane foam (PUF) plugs. Sources of equipment are Tisch Environmental. Glass sample cartridge 6. 5. 116 S. Capable of pulling ambient air through the filter/adsorbent cartridge b. Peralatan yang digunakan: a. and University Research Glassware. 102 millimeter bindless quartz microfiber filter.3. Merritt Mill Road. . 3. Teflon® end caps. Capable of providing multipoint resistance for the high-volume c. jika diinginkan. Laboratory Equipment a) Laboratory hoods. Village of Cleves. OH.7. QMA-4. Konsentrasi dan/atau MDL dilaporkan dalam pg/m3.8-TCDD equivalent toksisitas (TEQs). For sample cartridge.MDL.

125-mL. Disposal Pasteur. base silica. b) Sodium hydroxide. f) Pipettes. j) Solvent reservoir. specific gravity 1. reagent grade.d. acid silica. d) Anhydrous. h) Glass funnels. reagent grade. 12. 500-mL. Potassium hydroxide. l) Glass wool. o) Perfluorokerosenes. d) Balances.b) Drying oven. Ultrapure. e) Nitrogen evaporation apparatus. Kontes. c) Sodium sulfate. Reagents and Other Materials a) Sulfuric acid.84. k) Stainless steel spoons and spatulas.35-cm diameter. 7. i) Desiccator. Extracted with methylene chloride. 150-mm long x 5-mm i. . With temperature-controlled water bath. m) Laboratory refrigerator n) Chromatographic columns. ACS grade. g) Soxhlet apparatus. c) Rotary evaporator. stored in clean jar.

l) Tridecane. glass distilled. PENANGANAN PENCEMARAN LINGKUNGAN Kasus Kabut Dioxin di Seveso. h) Hexane. glass distilled. Burdick and Jackson. chromatographic grade. Burdick and Jackson. Pohon-pohon terkontaminasi ditebang. n) Alumina. Teknik yang dilakukan oleh pemerintah Italia yaitu menggunakan teknik insinerasi dan landlifting bagi komponen-komponen pabrik tersebut. i) Toluene. extracted with methylene chloride and hexane. m) Isooctane. Usaha penanganan yang dilakukan yaitu dengan membersihkan daerah yang terkontaminasi. k) Acetone. high purity. E. glass distilled.e) Glass wool. and dried. glass-distilled. high purity. j) Methylene chloride. g) Isooctane. Daerah tersebut kemudian dijadikan taman. high purity. glass distilled. glass-distilled. Silanized. yaitu dilapis bentonit dan lembaran polyethylene. glass-distilled. pre-extracted (16-21 hours) and activated. Burdick and Jackson. Burdick and Jackson. Pekerjaan ini membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun. . Aldrich. glass distilled. o) silica gel. Acid. Landlifting dalam tanah dilakukan dalam 2 lubang dengan proteksi kuat. Burdick and Jackson. Italia mengakibatkan banyak daerah yang terkontaminasi dioksin. Tanah terkontaminasi dikupas sedalam rata-rata 5 cm. High purity. Burdock and Jackson. f) Diethyl ether. or equivalent.

sebab dengan incinerator yang mampu membakar sampah hingga temperature 10000C tidak akan menghasilkan dioksin. Terhadap debu terbang yang dikumpulkan dengan penghisap debu yang banyak mengandung dioksin. Untuk udara atmosfir yang dikembalikan. Untuk dapat menahan laju pertumbuhan senyawa dioksin di udara.Senyawa dioksin ini terbentuk secara tidak sengaja karena akibat aktifitas manusia. dapat dikendalikan dengan penguraian suhu tinggi dioksin atau prehormon melalui pembakaran sempurna yang stabil. Pertama harus memberikan kesadaran pada masyarakat untuk dapat memisahkan sampah-sampah organik yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme dengan sampah yang susah terdegradasi seperti plastic. misalnya pada pembakaran sampah atau produk samping pada pembuatan pestisida seperti Pentachlorophenol (PCP). Terjadinya dioksin dalam pembakaran sampah. Pemerintah daerah. karena menggunakan reaksi reduksi khlorinat dengan menukar khlor yang . 1. maka perlu dilakukan pengendalian sampah secara terpadu. menjaga waktu keberadaan yang cukup bagi gas pembakaran. ada teknologi pemrosesan reduksi khlorinat dengan panas. khususnya dari pembakaran sampah di perkotaan. 2. 4. Dioksin 98% terbentuk di fly ash (abu hasil pembakaran) dan bukan di asapnya. Sampah-sampah plastic yang susah terdegradasi harus dikumpulkan dan jangan dibakar begitu saja karena berpotensi untuk menghasilkan dioksin. 3. Untuk itu. Pencegahan pembentukan senyawa de novo yang juga merupakan penyebab munculnya dioksin. serta pengadukan campuran antara gas yang belum terbakar dan udara dalam gas pembakaran. penting untuk mempertahankan suhu tinggi gas pembakaran dalam tungku pembakaran. dimana daerahnya memproduksi sampah dalam jumlah yang sangat besar maka harus menyediakan incinerator yang mampu melakukan pembakaran sampah berkisar antara 800 – 1100 0C. yaitu dengan pendinginan mendadak serta pengkondisian suhu rendah gas pembakaran akan efektif.

Menggunakan Titanium dan Ultraviolet Kini. yakni dengan memaparinya dengan cahaya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang tidak berbahaya. maka senyawa tersebut akan bereaksi dengan oksigen di udara. silika gel tembus pandang sehingga cahaya dapat menembusnya dan . Ini digunakan sebagai teknologi yang dapat menguraikan dioksin dengan energi input lebih sedikit dibandingkan dengan peleburan. Silika gel tersbut — yang berdiameter 3 mm dan permukaannya dilapisi oleh Titanium Oksida — digunakan pada alat tersebut. sehingga memperbesar luas permukaannya. Jika dikenai pada cahaya. terutama sinar ultra violet. maka dioksin di dalam gas yang melalui pipa itu akan diurai menjadi karbon dioksida dan air. dan itu akan menarik dioksin terus menerus dengan daya serap yang besar. Alat yang baru dikembangkan ini adalah sebuah alat untuk menghilangkan dioksin yang menggunakan suatu zat yang disebut Titanium dioksida. Alat ini dipasang pada pipa gas buangan fasilitas pembakar sampah atau incinerator. sebuah teknologi baru telah dikembangkan untuk memecahkan dioksin yang menyusahkan ini. Peralatan baru tersebut memanfaatkan sifat Titanium Oksida ini. Permukaan silika gel ini memiliki banyak lubang. Dengan menggunakan silika gel (bahan penyerap kelembaban). Bila sampah dibakar. Teknologi Baru Mengurai Dioksin 1.terkandung dalam dioksin dengan hidrogen. Dioksin yang diserap ke dalam silika gel tersebut kemudian diurai oleh Titanium Oksida yang dikenai pada sinar ultra violet. dengan mengenai Titanium Oksida dalam alat itu dengan sinar ultra violet. dan dapat memecahkan materi-materi organik. Hal yang menguntungkan. dengan terus memanaskan debu terbang pada suhu diatas 8000C dioksin dalam debu dari jumlah totalnya akan terurai. Titanium Oksida adalah senyawa yang banyak digunakan dalam pembuatan cat. para ilmuwan telah berhasil menggunakan Titanium dioksida untuk mengurai dioksin.

yang bekerja menguraikan zat kimia di dalam tubuh sehingga menjadi tidak beracun.7.menyebabkan reaksi kimia di seluruh tempat. Dengan metoda transgenik.3. Inoue dkk membuat enzim buatan pengurai dioksin jenis ini dengan cara mengambil satu jenis enzim dalam cytocrom P450 dari tikus. kemudian gen ini ditransfer ke ragi. Alat ini hanya perlu memaparkan Titanium dioksida pada sinar ultra violet. Enzim buatan ini diperoleh dengan cara mengubah struktur gen pada enzim pengurai obat yang dimiliki oleh semua binatang mamalia. yakni dengan menggunakan enzim hasil penemuannya. jadi biaya operasinya hampir dapat dikatakan sangat rendah. Dan juga teknologi baru ini ramah lingkungan. hal ini dapat memecahkan dioksin dengan keandalan tinggi lebih dari 99 persen.7. namun tidak sanggup menguraikan jenis dioksin dengan tingkat toksisitas sangat tinggi seperti 2. Prof. . namun dengan teknologi baru ini tidak diperlukan lagi energi sebanyak itu. Oleh karena itu. yang berarti kecepatan mengurainya 10~100 kali lebih tinggi dari enzim yang ada pada tubuh manusia. Prof. Mengurai Dioksin dengan Enzim Baru-baru ini.8-TCDD perjam. Dari hasil penelitian diketahui bahwa enzim buatan ini dapat menguraikan 1 molekul 2. Pada dasarnya binatang mamalia memiliki sekumpulan enzim yang disebut cytocrom P-450. gen dalam enzim ini diubah agar bisa membentuk molekul enzim dimana bagian yang berfungsi mengikat zat kimia yang ingin diurai menjadi lebih panjang.3.8tetrachlorodibenzo-p-dioxin (TCDD). Inoue dkk dari Kyoto University Jepang mengumumkan sebuah cara baru menguraikan dioksin. Di masa lalu. cara menguraikan dioksin adalah dengan membakarnya pada suhu yang sangat tinggi — sekitar 1000 derajat celcius –. 2. Peralatan yang baru dikembangkan ini sangat mudah untuk dipasangkan pada fasilitas pembakar sampah/incinerator yang sudah ada. Kumpulan enzim ini dapat juga menguraikan jenis dioksin yang tingkat toksisitasnya rendah. K.

Perlu diketahui. baru sisanya melalui pernafasan. Namun.Penelitian ini masih dalam tahap awal. menurut Prof. lebih dari 90% dioksin yang masuk kedalam tubuh kita adalah melalui makanan. . Berarti. tanah dan lain sebagainya. enzim temuan ini bisa jadi alat canggih untuk menanganani dioksin yang sudah menjadi momok seluruh dunia. Inoue. jika ini berhasil akan dapat diaplikasikan secara luas di berbagai bidang seperti menguraikan dioksin dalam bahan makanan.

Volume 32. “Incinerator... “Evaluation of Dioxin and Furan Formation Thermodynamics in Combustion Proscesses of urban Solid Wate”s. 2006. www.uii. Fajardo. 2007.G.. Numero 1. E.htm diakses pada 30 September 2015 pukul 16:34 WIB http://fcavail. Ecletice Quimica. Giraldo.chemistry. www1.bppt. Sapag. 2007.id Sumaiku. “Bahaya Zat Racun Dioksin dari Pembakaran Sampah”.chemistry.ac. R. Sao Paulo.bpkpenabur.C.or..php? option=com_content&task=view&id=123&Itemid=182 diakses pada 30 September 2015 pukul 16:02 WIB .migas-indonesia http://diploma.DAFTAR PUSTAKA Pirajan... Berkah atau Bencana ?”.id Sunardi. C.id/index.uii.id/sipop/POPs/DioksinFuran/dioksinfuran. Ubaque. K. J. www.php? option=com_content&task=view&id=123&Itemid=182 diakses pada 1 Oktober 2015 pukul 05:30 WIB http://www. Sinaga.go.ac.enviro.or. R.A.republika. “Apa Akibat dari Pembakaran Sampah du Pekarangan Rumah Tangga dan Pembakaran/Kebakaran Hutan terhadap Kesehatan”.com/artikel/apa_itu_dioxin diakses pada 30 September 2015 pukul 15:58 WIB http://diploma.. Brasil.id/index. Y. 2007.M.