You are on page 1of 9

Antipsikotik atipikal

Oleh
Rahmawati nur indah

Alasan memilih antipsikotik atipikal :


1.
2.

3.
4.
5.
6.

Efek samping lebih <<


Efektiitas yg sepadan dlm mengobati
gejala positif
Gangguan fungsi kognitif <<
Kualitas hidup lebih
Cukup aman kecuali clozapin
Angka kekambuhan lebih rendah
( penelitian terakhir )

Penggolongan antipsikotik atipikal


Benzamide
: Sulpride (dogmatil)
Dibenzodiazepin : Clozapine ( clozaril )
Olanzapine ( Zyprexa
)
Quetiapine
( Seroquel )
Zotepine ( Lodopin )
Benzisoxazole
: Risperidon ( Risperdal )
Aripriprazole
( Abilify )
paliparidone ( Invega ) generasi III

clozapin
pd skizofrenia yg tdk toleran/refrakter
Dosis dimulai 25 mg dinaikan 300-400/hr 2-3x
Responnya beberapa minggu hingga beberapa bulan
Afinitas rendah thd reseptor D2 dan tinggi thd 5HT2A
Es : peningkatan BB, enzim hati, takikardi, hipotensi,
demam , kejang, konstipasi dan agranulositosis
( mematikan )
Agranulositosis ( stl 6 bln pemakaian jd pemeriksaan
sel darah putih mingguan , hitung jenis selama 2
tahun )
Hentikan pengobatan jika : sel darah putih <3.000
atau granulosit < 1.500

Risperidon

Afinitas tinggi thd reseptor dopamin D2 dan


reseptor 5-HT2A
Jg afinitas tinggi thd reseptor alfa 1, alfa 2
adrenergik, afinitas rendah thd kolinergik
muskarinik.
Baik untuk gej. (+) dan (-)
Mulai 0,5 1 mg, dosis akhir ideal untuk
sebagian pasien adl 4 6 mg/hr
Dapat ditemukan tardive diskinesia, sedikit
peningkatan Berat badan.
Aman terhadap overdosis

Olanzapin
Berinteraksi

dgn reseptor dopamin D1 dan D2


, reseptor serotonin multiple 5HT2A, 5-HT2C,
5HT6, reseptor H1 dan reseptor kolinergik
muskarinik
Dosis 10-25 mg/dosis tunggal dimulai 5
mg/hr
<< eps dibanding risperidon tetapi lebih
sering sedasi dan hipotensi postural
Hampir setara dgn risperidon

Quetiapin
Afinitas

relatif rendah thd reseptor 5-HT1A


dan 5-HT2A, moderat sampai tinggi thd -1
dan -2 dan H1, afinitas yg lebih rendah thd
D1,D2,D3,D4,D5
Dosis 100 750 mg/hr 2x/hr
ES : insomnia, sakit kepala, mulut kering,
penambahan BB, Hipotensi

ziprasidon
Afinitas tinggi thd 5-HT2A dan moderat thd
D2 ,juga 5-HT1D, 5-HT1c, D3,D4,H1, -1
T 5- 10 jam
Dosis 40 mg/hr pernah dilaporkan sampai
240 mg
Es : mual, nyeri abdomen, dispepsia dan
konstipasi
Tersedia dlm btk pil, cairan dan injeksi IM
Efektif sbg anti ansietas ( sebagai agonis 5HT1A )

Aripriprazole

Antagonis 5-HT2A yg poten, -1 adrenergik


D2 agonis reduksi dopamin
Abs baik konsetrasi puncak 3 5 jam , t 75 jam
Efeknya utk skizofrenia sebanding dgn haloperidol
dan risperidon, baik juga untuk mania akut
Ada laporan bahwa aripripazole juga dapat diberikan
pada ansietas dan gangguan mood yang resisten
thdp SSRI
ES : sakit kepala, agitasi, ansietas, nausea, somnolen
Dosis 15-30 mg/hr