You are on page 1of 152

Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

i

Hak Cipta © 2014 pada Kementerian Agama Republik Indonesia
Dilindungi Undang-Undang
MILIK NEGARA
TIDAK DIPERDAGANGKAN

Disklaimer: Buku Siswa ini dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi
Kurikulum 2013. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi
Kementerian Agama, dan dipergunakan dalam penerapan Kurikulum 2013. Buku
ini merupakan “Dokumen Hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan
dimutakhirkan sesuai dengan dinamika perubahan zaman. Masukan yang membangun,
dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.
Katalog Dalam Terbitan (KDT)

INDONESIA, KEMENTERIAN AGAMA
Qur’an - Hadis/Kementerian Agama,- Jakarta : Kementerian Agama 2014.
xii, 140 hlm. ilus ; 21 cm x 28 cm
Untuk MA/ IPA, IPS, BAHASA Kelas X
ISBN 978-979-8446-79-5 (no.jil.lengkap)
ISBN 978-979-8446-8o-1 (jil.1)
1. Qur’an - Hadis - Studi dan Pengajaran

I. Judul

II. Kementerian Agama Republik Indonesia

Kontributor Naskah
Penelaah
Penyelia Penerbitan

: Mukarom Faisal Rosidin, Hj. Siti Mahfudhoh,
H. Dudung Basori Alwi
: Fuad Thahari
: Direktorat Pendidikan Madrasah
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama Republik Indonesia

Cetakan Ke-1, 2014
Disusun dengan huruf Times New Roman 12pt dan Traditional Arabic, 18p

ii

Buku Siswa Kelas X MA

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim

Puji syukur al-hamdulillah kehadlirat Allah Swt., yang menciptakan,
mengatur dan menguasai seluruh makhluk di dunia dan akhirat. Semoga
kita senantiasa mendapatkan limpahan rahmat dan ridha-Nya. Shalawat
dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Saw.,
beserta keluarganya yang telah membimbing manusia untuk meniti jalan
lurus menuju kejayaan dan kemuliaan.
Fungsi pendidikan agama Islam untuk membentuk manusia Indonesia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak
mulia dan mampu menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan
antar umat beragama, dan ditujukan untuk berkembangnya kemampuan
peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilainilai agama yang menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni.
Untuk merespons beragam kebutuhan masyarakat modern, seluruh elemen dan komponen bangsa harus menyiapkan generasi masa depan yang
tangguh melalui beragam ikhtiyar komprehensif. Hal ini dilakukan agar seluruh potensi generasi dapat tumbuh kembang menjadi hamba Allah yang
dengan karakteristik beragama secara baik, memiliki cita rasa religiusitas,
mampu memancarkan kedamaian dalam totalitas kehidupannya. Aktivitas
beragama bukan hanya yang berkaitan dengan aktivitas yang tampak dan
dapat dilihat dengan mata, tetapi juga aktivitas yang tidak tampak yang
terjadi dalam diri seseorang dalam beragam dimensinya.
Sebagai ajaran yang sempurna dan fungsional, agama Islam harus diajarkan dan diamalkan dalam kehidupan nyata, sehingga akan menjamin
terciptanya kehidupan yang damai dan tenteram. Oleh karenanya, untuk
mengoptimalkan layanan pendidikan Islam di Madrasah, ajaran Islam yang
Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

iii

diajarkan mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah. serta Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) meliputi. Pengemasan ajaran Islam dalam bentuk mata pelajaran di lingkungan Madrasah dikelompokkan sebagai berikut. menanya. maka hal lain tersebut menjadi wajib). Sebagaimana kaidah Ushul Fikih. Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya. Buku Pedoman Guru dan Buku Pegangan Siswa ini disusun dengan Pendekatan Saintifik. yang terangkum dalam proses mengamati. yaitu al-amru bi asy-syai’i amrun bi wasāilihī (perintah untuk melakukan sesuatu berarti juga perintah untuk menyediakan sarananya).begitu sempurna dan luas perlu dikemas menjadi beberapa mata pelajaran yang secara linear akan dipelajari menurut jenjangnya. Sebagai panduan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di Madrasah. Atau menurut kaidah Ushul Fikih lainnya. Untuk mendukung pendalaman kajian ilmu-ilmu keagamaan pada peminatan keagamaan. mengeksplorasi. salah satu diantaranya Buku Ajar. mengasosiasi dan mengkomunikasikan. mālā yatimmu al-wājibu illā bihī fahuwa wājibun. Karena itu. peserta didik dibekali dengan pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Bahasa Arab. (suatu kewajiban tidak menjadi sempurna tanpa adanya hal lain yang menjadi pendukungnya. Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Ilmu-ilmu Sosial. Pada jenjang Madrasah Aliyah Peminatan Ilmu-ilmu Keagamaan dikembangkan kajian khusus mata pelajaran yaitu: a) Tafsir-Ilmu Tafsir b) Hadis-Ilmu Hadis c) Fikih-Ushul Fikih d) Ilmu Kalam dan e) Akhlak. Kementerian Agama RI telah menyiapkan model Silabus Pembelajaran PAI di Madrasah dan menerbitkan BukuPegangan Siswa dan Buku Pedoman Guru. Perintah menuntut ilmu berarti juga mengandung perintah untuk menyedikan sarana pendukungnya. Kehadiran buku bagi siswa ataupun guru menjadi kebutuhan pokok dalam menerapkan Kurikulum 2013 di Madrasah. a) Al-Qur’an-Hadis b) Akidah Akhlak c) Fikih d) Sejarah Kebudayaan Islam. iv Buku Siswa Kelas X MA .

02 April 2014 Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nur Syam Al-Qur’an Hadis. kami mengucapkan terima kasih. Atas perhatian.Keberadaan Buku Ajar dalam penerapan Kurikulum 2013 di Madrasah menjadi sangat penting dan menentukan. Jakarta. Buku yang ada di hadapan pembaca ini merupakan cetakan pertama. karena dengan Buku Ajar. tentu masih terdapat kekurangan dan kelemahan. kontribusi. masukan dan kritik konstruktif untuk perbaikan dan penyempurnaan di masa-masa yang akan datang. kepedulian. Jazākumullah Khairan Kasīran. bantuan dan budi baik dari semua pihak yang terlibat dalam penyusunan dan penerbitan buku-buku ini. aspirasi. Oleh karena itu sangat terbuka untuk terus-menerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. mencari dan menemukan inspirasi. motivasi. Kami berharap kepada berbagai pihak untuk memberikan saran. atau bahkan dengan buku akan dapat menumbuhkan semangat berinovasi dan berkreasi yang bermanfaat bagi masa depan. siswa ataupun guru dapat menggali nilai-nilai secara mandiri. Kurikulum 2013 v .

Pedoman Transliterasi Arab-Latin Berikut ini adalah pedoman transliterasi yang diberlakukan berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 158 Tahun 1987 dan Nomor 0543/b/u/1987. 1. Konsonan vi Buku Siswa Kelas X MA .

1 Menunjukkan sikap yang berpegang teguh untuk mengamalkan ajaran al-Qur an. menanya. menjelaskan pengerƟan Al-Qur’an menurut para ahli. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. tanggungjawab. budaya.PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU AL-QUR’AN KITAB-KU 1 • SeƟap awal bab disajikan ilustrasi sebagai gambaran awal tentang materi pelajaran yang akan disampaikan. mengeksplorasi. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. seni.1 MenghayaƟ keoutenƟkan Al-Qur’an sebagai wahyu Allah 2. Mengolah. Memahami. • Peta Konsep disajikan sebagai kerangka pikir materi yang akan disampaikan dan dikuasai peserta didik. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. dan Tujuan Pembelajaran sebagai panduan dan target materi yang harus disampaikan dan dikuasai peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. Sumber: http://razya4greatlife. teknologi. konseptual.1 Menyajikan pengerƟan al-Qur an yang disampaikan para ulama. Al-Qur’an Hadis. disiplin. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. kebangsaan. peduli (gotong royong. menjelaskan nama-nama Al-Qur’an. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur.1 Memahami pengerƟan Al-Qur’an menurut para ulama’.com Kompetensi Inti (KI) 1. Kompetensi Dasar. kerjasama. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. 2. menunjukkan perilaku orang yang berpegang teguh kepada AlQur’an Peta Konsep Al-Qur’an Hadis. menerapkan. damai) santun. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. Tujuan Pembelajaran Setelah mengamaƟ.blogspot. serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. 3. toleran. • Kompetensi InƟ. Kurikulum 2014 1 Kompetensi Dasar (KD) 1. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Buku Ajar Siswa. dan menganalisis pengetahuan faktual. 3. menalar. Kurikulum 2013 vii . mengasosiasi dan mengkomunikasikan peserta didik dapat: 1. kenegaraan. 3. 4.

2. èR RǸØöɎ. dan membacanya bernilai ibadah. Rangkuman sebagai ringkasan materi untuk mempermudah peserta didik mengingat-ingat dan mengulang pelajaran. Kita sebagai seorang muslim seharusnya mengenal Al-Qur’an sebagai pedoman hidup (way of life). kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. • Mari MengamaƟ disajikan berupa ilustrasi untuk menghantarkan pada pemahaman peserta didik mengenai materi pokok pembelajaran. disampaikan kepada kita dengan cara mutawaƟr. Al-Qur’an Hadis. Penerapan Bacalah deĮnisi Al-Qur’an berikut kemudian tulis terjemahnya dalam bahasa Indonesia pada kolom di bawahnya! PĒ Ē TP Q Ē P Ē PQ PP Q ĒP QT ē P PT Q TĒ P Q Q P T QTP ÎR ēºÌ¿óR ɎT ôP óÑP JP úR āóãP ¯. zakat dan haji. Kitab suci terakhir yang diturunkan oleh Allah Swt. Berikut adalah beberapa pendapat tersebut. (QS. Terjemah • T T T Q QT Q Q P TP T PT T ?Q ýT êQ È ÷T õP 8R JT ÌQ ×Q Ɨ öɎ. h i ğ h hl h h h h i lh hh ğ (̓) ŷi ŵ<ŋl ũ şl j ĸĻĵŦ iaĵŵɁŋh ũ AJjıŦ(̒) ŷi ŵ<ŋl ũbh ŷi šh Ʀ ĵŶh lžŰŠ `j? 17. Al-Qiyamah [75]: 17-18) • • serta etika kehidupan. yaitu: Zabur. Mari Berdiskusi Setelah kalian mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangkumu atau dengan kelompokmu. Al-Qur’an Hadis. Kata tersebut selanjutnya digunakan untuk kitab suci yang diturunkan Allah Swt. melalui perantaraan malaikat Jibril. Mari Renungkan • Mari Renungkan sebagai pengantar atau sƟmulasi sebelum memasuki materi pokok pembelajaran. ÷RP õ úáêRT į ţP ȭP ǐ R R R RR Ayo BerlaƟh sebagai evaluasi peserta didik pada seƟap akhir pembelajaran. ÎR ¾.(T ÎíTò.A. Taurat dan Injil. 18.. Sebagai kitab mu’jizat. ƖR /Q ýT Q¿ðöP Ɏ. Al-Qur’an adalah kalam Allah yang lafaznya berbahasa Arab. baik secara etimologi Buku Ajar Siswa. R P T öóÒT öQ Ɏ. ýû H. Mari Mengamati C. ǐ R T PT P Ē 0R 8P ýT ÒQ ȷ GQ ýRT Q¿Ë öɎ. dan AtTanzil (yang diturunkan).ÎRM ¾R . Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. B. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. diantaranya: Al-Kitwb (yang ditulis). Kurikulum 2014 11 Ē Ē ĕ Ē PP Q ĒP QT Q T QT Q P T P Q Q P T QTP TP Q ôP óÑP JP úR āóãP ¯. Memahami Al Qur’an 1. Al-Furqwn (pembeda). Ayo Berlatih I. untuk selanjutnya dapat melaksanakan ajaran-ajaranya. ýP û /¸ ¿Rðò. Al-Qur’an memiliki beberapa nama. ÏÅR T äöɎ. èR RǸØP öP Ɏ. P Q Ē TP P QT QTP Q TQ P P P úR R¾JP ĉ¿R Rº ÌQ »Ē äP P¿öQ Ɏ. Al-Qur’an berfungsi sebagai mu’jizat yang terbesar yang berlaku kekal abadi. ƖR /ý¿ðöɎ. Al-Qur’an Ɵdak mungkin dapat diƟru dari aspek manapun dan oleh siapapun. Ʀ× OÌöŅ Ȃ FdžöɎ. Sebagai seorang yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an kita harus bergaul dengan sesama dengan baik sebab Al-Qur’an berisi tuntunan yang berkaitan dengan amal perbuatan manusia dalam masyarakat. karena AlQur’an adalah benar-benar wahyu dari Allah Swt. Al-Qur’an berfungsi untuk membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya. Secara etimologi para ulama’ berbeda pendapat dalam mende¿nisikan AlQur’an. Karena Al-Qur’an itu dibaca maka dinamailah Al-Qur’an. SeƟap muslim wajib mengimani Al-Qur’an dan juga kitab-kitab suci yang diturunkan sebelumnya. Pendapat ini berdasarkan ¿rman Allah SWT sebagaimana yang termaksud dalam QS. adalah Al-Qur’an. Sebagai seorang yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an kita harus melaksanakan ibadah karena Al-Qur’an berisikan tuntunan yang berkaitan dengan ibadah.J :¸B R ǽ. Rangkuman 1.ýP P¿õQ FQ ýT íQ TùöP T Ɏ. Dan yang paling penƟng lagi adalah memahami isinya. ˴΃ή˴ ϗ˴ artinya mem˵ ˵΃ή˴ Ϙ˴˸ ϳ-˴΃ή˴ ϗ) ˴ . • Materi disusun berdasarkan standar isi Madrasah Aliyah 2013 serta disajikan sesuai Ɵngkat pemahaman peserta didik. hendaknya dimulai dengan memahami apa pengerƟan Al-Qur’an serta segala hal yang berkaitan dengannya. Terjemah viii Buku Siswa Kelas X MA . Bagi Nabi Muhammad Saw. Dari tasrif tersebut. H. 3 a. kepada Nabi Muhammad Saw. dengan perubahan bentuk kata/tasrif (Ύϧ˱ ΍˴˯ή˸ ϗ˸ ϣ) artinya yang dikata Ύϧ˱ ΍˴˯ή˸ ϗ˵ artinya bacaan yang bermakna isim maf’ul (˲˯ϭ˸ ή˵ Ϙ˴ baca.T ýû H. /¸¿Rðò. kepada Nabi Muhammad Saw. Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya. sebagai mu’jizat. Ē JP ¼R Pı¸B R êò. Ʀ×P T Ŧ Ȃ FdžöɎ. yakni shalat. al-Qiyamah ayat 17-18. Pengertian Al-Qur’an Para ulama’ dan pakar/ahli dalam bidang ilmu Al-Qur’an telah mende¿nisikan Al-Qur’an menurut pemahaman mereka masing-masing. puasa. baca. Kurikulum 2014 maupun terminologi. Ak-jikr (pemberi peringatan). Untuk mengenal Al-Qur’an. P Q T P T T P¿BéĒ 6P ¸õP ýP ûQ JP . 215 H) dan segolongan ulama lain Kata Qur’an adalah bentuk masdar dari kata kerja (¿’il).(Îíò.ýP ǻ¸ Rº úR āóã FýíùöɎ. R Terjemah Buku Ajar Siswa. telah dihafalkan dengan baik oleh umat Islam. Berdiskusi sebagai sarana untuk mengelaborasi dan mengomukasikan gagasan para peserta didik. ditulis dalam mushaf-mushaf dimulai dengan surat al-FaƟhah dan diakhiri dengan surah an-Nas. ȒÎäò. 0R 8P ýT ÒQ R ȷ (Q JT Ì»öɎ. ßêóɎ.T(P ÎT íò. E. Îïē ÍP ǻ. R ǽ. Menurut Al-Lihyany (w.

..................................................... 10 E.............. Ayo Berlatih ................................ 38 D.................. 37 C. Mari Mengamati ....................... Mari Renungkan ............. 48 C............................ Mari Memahami Pokok-pokok Isi Al-Qur’an ......................................................................................... 32 E.................................... 35 A.......................................................................... 16 B...................................... Mari Memahami Al-Qur’an .... 5 D........... Mari Berdiskusi ......................................................... 32 F.. 49 D........................... Perilaku Orang yang menjadikan Al-Qur’an sebagai .................................. Mari Mengamati .. 45 A......................................... 11 F............................................................. 43 BAB 4 POKOK-POKOK ISI KITAB-KU ..................................................................................................................... Mari Renungkan .... Mari Memahami Tujuan dan Fungsi Al-Qur’an ...... Mari Renungkan .............. 37 B............. Mari Mengamati ............................................. Mari Mengamati .................................................. ix SEMESTER I BAB 1 AL-QUR’AN KITAB-KU ............................................... 56 Al-Qur’an Hadis.. Rangkuman ................. vii DAFTAR ISI ............................................................................................................................................. 16 C.......................... Kurikulum 2013 ix ............ 11 BAB 2 BETAPA OTENTIKNYA KITAB-KU . iii PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU .............................. 14 A............................................................................ 43 E............. 1 A............................................................................................................................................................................................. Rangkuman ...................................................... 57 Pedoman Hidup sehari-hari....... Ayo Berlatih ................................................................... Perilaku Orang yang Berpegang Teguh kepada Al-Qur’an .................................................................. Mari Berdiskusi .............................. Mari Renungkan ...........................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ....................................................................................... Ayo Berlatih .......................................................................................... 3 B............................................. 3 C................................................ Mari Memahami Keotentikan Al-Qur’an ........................... 33 BAB 3 TUJUAN DAN FUNGSI KITAB-KU . Rangkuman .................................................................................................. Mari Berdiskusi ......................................................................................... 43 F.......................... 11 F......................... 48 B....................................................................... 18 D.......

................... 108 x Buku Siswa Kelas X MA ................................................................... Mari Berdiskusi ... 63 B. 76 SEMESTER II BAB 6 MEMAHAMI HADIS...................................................................................................... 75 G...................................... Mari Mengamati ................ Mari Renungkan .................... 89 A................................................................. Mari Memahami Macam-macam Sunnah ..... Ayo Berlatih ....... Ayo Berlatih .................................................... 63 C.................................. 97 F................................. Mari Memahami Hadis........ 97 E......................................E.................................................................................................................................................................................................................. 97 F.............................. Perilaku Orang yang Memahami Macam-macam Sunnah ............. 81 C................... 80 B........................... Mari Berdiskusi ....................................................... Ayo Berlatih .............. Mari Berdiskusi .......................................................... Khabar dan Asʖ ar .......................................................................... Mari Memahami Al-Qur’an ... 74 E........................................................ 88 BAB 7 MEMAHAMI UNSUR-UNSUR HADIS ......... Sunnah...................... Perilaku Orang yang Memahami Unsur Hadis ............ 98 BAB 8 BETAPA BERMACAM-MACAMNYA SUNAH NABI-KU ....................... 102 B.................................................................... 61 A................................................ 81 D.................................................................. 87 F.. Perilaku Orang yang Berpegang teguh kepada Hadis Nabi............... 91 B................................................................ 87 F....................................................................... 79 A....... 102 C..... 65 D............... Mari Mengamati ......................................................................... Mari Renungkan ........... Rangkuman ... Mari Mengamati ................. KHABAR DAN ATSAR .... SUNNAH................................................... 75 F Rangkuman .......... 59 F Rangkuman .............. 103 D............................. Rangkuman ..... Mari Mengamati .............................................................. Mari Renungkan .... 59 BAB 5 Manusia sebagai Hamba Allah dan Khalifah di Bumi ............................................................ Mari Memahami Unsur Hadis ....... 59 G.................................................................................. Ayo Berlatih .................................................................................. Perilaku Orang yang Menghambakan diri Kepada Allah dan sebagai Khalifah ............................................................................ 86 E............. 91 C................................................. Mari Berdiskusi ......................... Mari Renungkan ........... 100 A........................................... 92 D...................................................................................

.........................................................................................................115 D............................................. 125 BAB 10 INDAHNYA IKHLAS DALAM BERIBADAH ........................................................ 108 F................................................ 134 E.. Mari Renungkan ............................................... Ayo Berlatih ................. 125 A........... Mari Berdiskusi ............................................... 109 BAB 9 MEMAHAMI HADIS DARI SEGI KUANTITAS DAN KUALITA .......................................................................................... 122 F Rangkuman ......................................................................................................................................... 135 F................................ Mari Mengamati ....................................... 121 E.............. Perilaku Orang yang berpegang teguh kepada Hadis ...................................................................................................... 137 GLOSARIUM ....... Rangkuman .............. 127 B..................111 A... Ayo Berlatih ....................................................................................................................... Mari Berdiskusi ................... 136 DAFTAR PUSTAKA........................E.... 127 C............... 122 G............................................................................................................................. 135 F............................................................................... 108 G............................................ Rangkuman ................................. Kurikulum 2013 xi ............. 129 D. Mari Memahami Al-Qur’an dan Hadis ................................... Mari Mengamati .. Mari Renungkan .................................................................... Perilaku Orang yang Ikhlas dalam Beribadah .......... 138 Al-Qur’an Hadis.................................................... Mari Memahami Pembagian Hadis ......................................................................................113 B......................... Mari Berdiskusi ................................................... Ayo Berlatih ..113 C........

SEMESTER GANJIL xii Buku Siswa Kelas X MA .

Memahami. teknologi. kerjasama. Kurikulum 2013 1 . disiplin. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. menalar. kenegaraan. toleran.AL-QUR’AN KITAB-KU 1 Sumber: http://razya4greatlife. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. menerapkan. konseptual. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. damai) santun. Mengolah. dan menganalisis pengetahuan faktual. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. seni. tanggungjawab. budaya. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. 3. Al-Qur’an Hadis. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2.com Kompetensi Inti (KI) 1.blogspot. peduli (gotong royong. kebangsaan.

Menjelaskan nama-nama al-Qur’an.1 Menyajikan pengerƟan al-Qur an yang disampaikan para ulama. 3. Tujuan Pembelajaran Setelah mengamaƟ mengeksplorasi.1 MenghayaƟ keoutenƟkan al-Qur’an sebagai wahyu Allah Swt.1 Menunjukkan sikap yang berpegang teguh untuk mengamalkan ajaran al-Qur an.Kompetensi Inti (KI) 1. 3. 4. mengasosiasi dan mengkomunikasikan peserta didik dapat: 1. 2. Menjelaskan pengerƟan al-Qur’an menurut para ulama’ 2. Menunjukkan perilaku orang yang berpegang teguh kepada al-Qur’an Peta Konsep 2 Buku Siswa Kelas X MA .1 Memahami pengerƟan al-Qur’an menurut para ulama’.

Kita sebagai seorang muslim seharusnya mengenal al-Qur’an sebagai pedoman hidup (way of life). untuk selanjutnya dapat melaksanakan ajaran-ajaranya. yaitu: Zabur. adalah al-Qur’an. B.A. al-Qur’an berfungsi sebagai mu’jizat yang terbesar yang berlaku kekal abadi. Bagi Nabi Muhammad saw. Taurat dan Injil. karena alQur’an adalah benar-benar wahyu dari Allah Swt. Kurikulum 2013 3 . Sebagai kitab mu’jizat. kepada Nabi Muhammad saw. SeƟap muslim wajib mengimani al-Qur’an dan juga kitab-kitab suci yang diturunkan sebelumnya.. Al-Qur’an berfungsi untuk membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya. Mari Renungkan Kitab suci terakhir yang diturunkan oleh Allah Swt. al-Qur’an Ɵdak mungkin dapat diƟru dari aspek manapun dan oleh siapapun. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. Untuk mengenal al-Qur’an. hendaknya dimulai dengan memahami apa pengerƟan al-Qur’an serta segala hal yang berkaitan dengannya. Dan yang paling penƟng lagi adalah memahami isinya. kemudian berikan tanggapanmu! Al-Qur’an Hadis.

com 4 Buku Siswa Kelas X MA .wordpress.Sumber: http://tpamuhtadin.

Berikut adalah beberapa pendapat tersebut. a. 324 H) dan beberapa golongan lain P P Kata Qur’an berasal dari lafaz HÎP ì yang berarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain. Secara etimologi para ulama berbeda pendapat dalam mende¿nisikan alQur’an. baik secara etimologi maupun terminologi. Dan kemudian dijadikan nama bagi Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. h li l ğ h i hlhh h h h i lh hh ğ i ̓ ŷŵ<ŋũ şjĸĻĵŦ aĵŵɁŋũ AJjıŦ ̒ ŷi ŵ<ŋl ũbh ŷi šh Ʀ ĵŶh lžŰŠ `j? “Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya. Karena al-Qur’an itu dibaca maka dinamailah al-Qur’an. Dari tasʖ riʛf tersebut.C. Memahami Al Qur’an 1. sebagaimana yang termaksud dalam QS. Kemudian kata tersebut dijadikan sebagai nama Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi-Nya.(P ÎT ì artinya bacaan yang bermakna isim maf ’ul (˲˯ϭ˸ ή˵ Ϙ˸ ϣ˴ ) artinya yang dibaca. kata M Q ¸ø. mengingat bahwa surat-suratnya. Pengertian Al-Qur’an Para ulama dalam bidang ilmu al-Qur’an telah mende¿nisikan al-Qur’an menurut pemahaman mereka masing-masing.(Îì-*ÎíȬ-*Îì). al-Qiyamah ayat 17-18. Kurikulum 2013 5 . 215 H) dan segolongan ulama lain P P *ÎP ì artinya membaca. Al-Qiyamah [75]: 17-18) b. Menurut al-Lihyany (w. mengingat bahwa ayat-ayat al-Qur’an satu sama lain saling membenarkan. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. ayat-ayatnya dan huruf-hurufnya beriring-iringan dan yang satu digabungkan kepada yang lain. Menurut Al-Farra’ (w. kepada Nabi Muhammad saw. Kata tersebut selanjutnya digunakan untuk kitab suci yang diturunkan Allah Swt. Al-Qur’an Hadis. Kata Qur’an adalah bentuk masʖ dar dari kata kerja (¿’il). 207 H) P PT P Kata al-Qur’an berasal dari lafad ÷N R¶. Menurut Al-Asy’ari (w.ÎP ì merupakan bentuk jama’ dari kata N¼ùɋÎR ì yang berarti petunjuk atau indikator. M PTQ QPTP PPP dengan perubahan bentuk kata/tasʖ riʛf (¸ø.” (QS. Pendapat ini berdasarkan ¿rman Allah Swt. c.

sifat-sifat atau aspek-aspek yang terkandung di dalam al-Qur’an itu sendiri yang memang sangat luas dan komprehensif. yaitu Zabur (Nabi Dawud as. e. karena al-Qur’an terdiri dari sekumpulan surah dan ayat. memuat kisahkisah.). Semakin banyak unsur dan sifat dalam mende¿nisikan al-Qur’an. 331 H) PTP Kata Qur’an itu kata sifat dari (Q ÎT íò. 204 H) Kata al-Qur’an adalah isim ’ala ʛ m. Beberapa pendapat ulama mengenai de¿nisi al-Qur’an secara terminologi di antaranya adalah: a. Namun demikian. perintah dan larangan.d. Menurut Asy-SyaĮ’i (w. justru perbedaan pendapat tersebut bisa saling melengkapi satu sama lain.. yang sewazan (seimbang) dengan kata P TQ T T ˲Hĉäȯ yang artinya âQ öPĿ. sehingga jika pendapatpendapat itu digabungkan. Taurat (Nabi Musa as. maka pemahaman terhadap pengertian al-Qur’an akan lebih luas dan komprehensif.) dan Injil (Nabi Isa as. Selanjutnya kata tersebut digunakan sebagai salah satu nama bagi kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. bukan kata bentukan (isytiqa ʛ q) dari kata apapun dan sejak awal memang digunakan sebagai nama khusus bagi kitab suci yang diturunkan Allah Swt. Menurut Abu Syuhbah dalam kitabnya yang berjudul al-Madkhal liʛ Dira ʛ sah Al-Qur’an al-Karim. Menurut Az-Zujaj (w. dan mengumpulkan inti sari dari kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. sebagaimana halnya dengan nama-nama kitab suci sebelumnya yang memang merupakan nama khusus yang diberikan oleh Allah Swt. Syeikh Muhammad Khudari Beik mengemukakan de¿nisi al-Qur’an sebagai berikut: 6 Buku Siswa Kelas X MA . kepada Nabi Muhammad saw. Syeikh Muhammad Khudari Beik Dalam kitab Tarikh at-Tasyri’ al-Islam. (kumpulan). Perbedaan itu terjadi disebabkan oleh adanya perbedaan sudut pandang dan perbedaan dalam menyebutkan unsur-unsur. maka semakin panjang redaksinya. pendapat pertamalah yang paling tepat yakni menurut al-Lihyaniʛ yang menyatakan bahwa kata alP P P Qur’an merupakan kata bentukan (isytiqaq) dari kata *Îì dan pendapat inilah yang paling masyhur.). Ditinjau dari pengertian secara terminologi. dari kelima pendapat tersebut di atas. para ulama’ juga berbeda-beda pendapat dalam mende¿nisikan al-Qur’an. perbedaan tersebut bukanlah sesuatu yang bersifat prinsipil.

) yang berbahasa Arab. untuk dipahami isinya dan selalu diingat. Syeikh Muhammad Abduh Sedangkan Syeikh Muhammad Abduh mende¿nisikan al-Qur’an dengan pengertian sebagai berikut : T PT Q P T QT P Q Q P TP T PT P öP T Ɏ. /¸¿ð R ò.i bl ʼni lĸųh ɉA ǻ jĹhƕĵZ j ļZŦI ĵŲ źŸb Aŋj ĻAźļŲ ^źŪŶųɉA ŋj ŬŊȋAb ŋj ķʼnlļŰj ɉ l j ğȍA j CKh źl ŏi j ȵ _i źl ļi ňųh ɉAbh MĵZ Artinya: “Al-Qur’an ialah lafaz (ϔirman Allah Swt. b. Kurikulum 2013 7 . Al-Qur’an merupakan kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Al-Qur’an Hadis. yang terpelihara di dalam dada orang yang menjaga(nya) dengan menghafalnya (yakni) orang-orang Islam. R R R R PǐT öóÒT öQ T Ɏ.(Îíò. dan bernilai ibadah membacanya. ÏÅäöɎ. H. Ʀ×P Ŧ öɎ. ýû /¸¿ð R ò. Ɩ /Q ýT Q¿ð T ?Q ýT êQ È ÷T õP 8R JT ÌQ ×Q Ɨ ö Ɏ.” b.. yang disampaikan secara mutawatir.ýǻ¸Rº úR āóã FýíùöɎ. Artinya: “Al-Qur’an adalah kitab (Allah Swt.) yang mengandung mu’jizat. yang diturunkan kepada Muhammad saw. Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. èR Ǹ R ØöɎ. TQ R Q P Ē FT dž P P Q T Q TR P T PP Q P Q TQ P P P Ē P úR R¾Jĉ¿R Rº Ì»ä¿öɎ. Al-Qur’an adalah ¿rman atau Kalam Allah Swt.. yang ditulis dalam mushaf. d. dapat disimpulkan beberapa unsur dalam pengertian al-Qur’an sebagai berikut : a. yang mengandung mu’jizat bagi Nabi Muhammad saw.(T ÎíTò. Subkhi S̙aʛlih̙ Subkhi Shalih mengemukakan de¿nisi al-Qur’an sebagai berikut : Ē PP Q ĒP QT Q T QT Q P T P Q Q P T QTP Ē TP Q Ē Ȃ ĕ ǽ. yang dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Nas. Al-Qur’an terdiri dari lafal berbahasa Arab c. ƖR /ý¿ðöɎ.ŋŪůA l lh ğ h h h i h e hh i il il hl Ġ h ğ h Ġ h ğ l h j ŧůA j CKh źl ŏi j ȵ . yang diturunkan dengan perantara Malaikat Jibril.T ýû H. ÎR ¾.” Dari ketiga pendapat di atas. yang ditulis dalam mushaf-mushaf. yang disampaikan dengan cara mutawatir. è Ǹ Ø öɎ.” c. ÷P õ úáêT į ţP ȭP R R R RR RR Artinya: “Kitab (al-Qur’an) adalah bacaan yang tertulis dalam mushaf-mushaf. ôP óÑP JP úR āóãP ¯.ğ h h iġ ğ h ğ hi hh i ğh il Ġ h hl i l ğ h i i h l ilh űh ŰŎh bh jŷlžŰŠ ĬA ǔŔ ʼng ųƤ ȇ ^ǣųɉA ȗj ŋšůA ŜŧŰɉA źŸ `A.

agar kamu mendapat rahmat. yang lainnya bukanlah nama melainkan hanya sifat. Al-Qur’an (‫ان‬ Al-Qur’an merupakan nama yang paling populer dan paling sering dilekatkan pada kitab suci terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.” (QS. 2. maka dengarkanlah dan diamlah. Al-Qur’an ditulis dalam mushaf-mushaf. al-A’raf [7]: 204) 8 Buku Siswa Kelas X MA . Nama-nama Al-Qur’an Nama al-Qur’an bukanlah satu-satunya nama yang diberikan Allah Swt. …. Menurut As-SuyuĠiʛ dalam kitab al-Itqa ʛ n fƯ 'ulnjm al-Qur'an menyebutkan bahwa al-Qur’an mempunyai 55 nama. f.” (QS. al-Baqarah [2]: 185) h i h l i l i ğ h h i l hh ih i h l h i l il h i h ύ `źƧŋĻ űȲŰšů Aźļŕj ŵɁb Ȕ Aźšųj ļŎĵŦ `<ŋŪůA @ŋj ũ AJ˯ “Dan apabila dibacakan al-Qur’an. Adapun beberapa ayat yang di dalamnya terdapat istilah al-Qur’an adalah sebagai berikut: ğ h h hh il h l h h li i i l il ğ h k h e h i h j cʼnŹɉA ŴjŲ Dĵ Ŷ ɀ Ʌ b Mĵ ŶŰj ɉ c ʼn Ÿ `< ŋ Ū ůA ŷ žj ȯ ^ Ō ŵ Ɂ dj ȑA `ĵŘɊK ŋŹő j g j j hl il h κ `ĵ j ũŋŧůAb “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an. Namun. Beberapa nama al-Qur’an tersebut adalah: ُ ‫)اَ ْﻟ ُﻘ ْﺮ َء‬ a. fungsi atau indikator al-Qur’an. Bahkan dalam ( Ensiklopedi Islam untuk Pelajar ). Al-Qur’an disampaikan dengan cara mutawatir (berkesinambungan). al-Qur’an artinya bacaan atau yang dibaca. Al-Qur’an merupakan bacaan mulia dan membacanya merupakan ibadah. Al-Qur’an senantiasa terjaga/terpelihara kemurniannya dengan adanya sebagian orang Islam yang menjaganya dengan menghafal al-Qur’an. jika diperhatikan dan dicermati lebih lanjut berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an secara redaksional. maka akan didapatkan beberapa nama saja. yang diawali dengan surah al-Fatihah dan diakhiri dengan surah an-Nas h. disebutkan ada 78 nama-nama bagi kitab suci al-Qur’an. g. sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). terhadap kitab suci yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad saw.. Sebagaimana telah dijelaskan di muka.e.

Sedangkan ayat al-Qur’an yang di dalamnya terdapat kata al-Kitab sebagai nama bagi al-Qur’an yaitu : h i h l h Š l i ğ l h e h h i ̃ ǻjŪļųŰj ɉ cʼnŸ jŷžjȯ ĶɆK ƅ BĵļjŭůA ūj ɉJ “Kitab (al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya. b. al-H̙ijr [15]: 87. Thaha [20]: 2) Di samping nama al-Qur’an yang telah disebut dalam ayat-ayat di atas masih banyak lagi ayat-ayat al-Qur’an yang di dalamnya terdapat nama al-Qur’an. al-Burnjj [85]: 21. sebagaimana yang termaktub dalam QS.h l h h l il h lh h hl hlh h ̃ ǐŒȽj ů `<ŋŪůA ūžŰŠ ĵȍŌŵɁ ĵŲ “Kami tidak menurunkan al-Qur’an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah” (QS. Al-FurqƗn (‫)اَ ْﻟ ُﻔ ْﺮ َﻗﺎن‬ Al-FurqƗn artinya pembeda. QS. an-Nah̙l [16]: 97. maksudnya yang membedakan antara yang haq dan yang batil. Al-KitƗb (‫َﺎب‬ ُ ‫)اَ ْﻟ ِﻜﺘ‬ Al-Qur’an sering disebut sebagai Kitabullah artinya kitab suci Allah Swt. Ali ‘Imran [3]: 3) c. Al-Furqan merupakan salah satu nama al-Qur’an. al-Furqan [25]: 1. QS. dan menurunkan Taurat dan Injil” (QS. dan QS. Kurikulum 2013 9 . al-Furqan [25]: 1) Al-Qur’an Hadis. seperti : QS. membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya. al-H̙asyr [59]: 21. Yunus [10]: 37.). al-Hijr [17]: 9. h h h hl h i h l h hh h hl il hğh ğ h h hh e ̂ AŋŽŊj ŵ ǻųj ɉĵšŰj ɉ `źŭȎj j aʼnj ĸȭ ȇ `ĵũŋŧůA ^Ōŵ djȑA ]Kĵĸȩ “Mahasuci Allah yang telah menurunkan Furq¢n (al-Qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad saw. QS.” (QS. QS. petunjuk bagi mereka yang bertakwa” (al-Baqarah [2]: 2) h l h h h l ğ h h l h h l h h h l h h e k h i k hl h h l h l h h h ğ h ŮžƑƃA j b CAKźȋA ^ŌŵɁb jŷŽʼnŽ ǻȨ ĵųj ɉ ĵũʼnj ŕɊ Ũj ơĵjķ BĵļjŭůA ūžŰŠ ^Ōŵ (̄ :`AŋųŠ ^A) “Dia menurunkan Kitab (al-Qur’an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran. agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam (jin dan manusia). Al-Kitab juga bisa diartikan yang ditulis.

Malaikat-malaikat.. Sebagai seorang yang berpegang teguh kepada al-Qur’an kita harus melaksanakan ibadah karena al-Qur’an berisikan tuntunan yang berkaitan dengan iba- 10 Buku Siswa Kelas X MA . asy-Syu’ara [26]: 192). AǏ. kepada Nabi Muhammad saw. Ayat yang menyebutkan ad-Dzikr sebagai nama lain kitab al-Qur’an adalah : h i hh i h ğ h l k h l ğ h i l h ğ Ȕ ĵŵ˯ ŋŬȑ ̊ `źl Şj Ŧĵơ j A ĵȍŌŵ ŴƗ ĵŵj? “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an. Rasul-rasul.ĩikr (‫)اَﻟﺬ ْﻛﺮ‬ Ad-Dikr berarti pemberi peringatan. At-Tanzil sebagai nama lain al-Qur’an dikemukakan oleh S̙ubh̙i as-S̙aʛ lih̙. yaitu ajaran agar orang Muslim memilki budi pekerti yang baik serta etika kehidupan. sebagaimana termaktub dalam ayat al-Qur’an yang berbunyi : h l ųhɉĵšh lůA Bk Kh Ůi lɆǣl hȋh ŷi ğŵ˯ ρ ǻ j j j “Dan sungguh. Perilaku orang yang berpegang teguh pada Al Qur’an Al-Qur’an merupakan sumber ajaran Islam yang pertama. Kitab-kitab. untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Setiap muslim berkewajiban untuk berpegang teguh kepada hukum-hukum yang terdapat di dalamnya agar menjadi manusia yang taat kepada Allah Swt. maksudnya yang memberi peringatan kepada manusia. Kita sebagai seorang Muslim harus meyakini tuntunan yang berkaitan dengan keimanan/akidah. melalui perantaan malaikat Jibril as.. D.” (QS.d. maksudnya al-Qur’an diturunkan oleh allah Swt. serta Qadha dan Qadar.” (QS. al-H̙ijr [15]: 9) e. At-Tanzil (‫)اَﻟ ﱠﺘ ْﻨ ِﺰ ْﻳ ُﻞ‬ At-TanzƯl artinya yang diturunkan. (al-Qur’an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam. Al-Qur’an memuat berbagai pedoman dasar bagi kehidupan umat manusia. yaitu mengikuti segala perintah Allah Swt. Hari akhir. yaitu ketetapan yang berkaitan dengan iman kepada Allah Swt. Sebagai seseorang yang berpegang teguh kepada al-Qur’an kita harus memiliki budi pekerti yang luhur karena al-Qur’an berisikan tuntunan yang berkaitan dengan akhlak. dan menjauhi segala larangnannya. dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.

Mari Berdiskusi Setelah kalian mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangkumu atau dengan kelompokmu. sebagai mu’jizat. puasa. ditulis dalam mushaf-mushaf dimulai dengan surat al-FaƟhah dan diakhiri dengan surah an-Nas. zakat dan haji. Sebagai seorang yang berpegang teguh kepada al-Qur’an kita harus bergaul dengan sesama dengan baik sebab al-Qur’an berisi tuntunan yang berkaitan dengan amal perbuatan manusia dalam masyarakat. yakni shalat. Penerapan Bacalah deĮnisi al-Qur’an berikut kemudian tulis terjemahnya dalam bahasa Indonesia pada kolom di bawahnya! Al-Qur’an Hadis. dan membacanya bernilai ibadah. Rangkuman 1. E. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. yang lafaznya berbahasa Arab. Kurikulum 2013 11 . kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. Ayo Berlatih I. di antaranya: al-KitĈb (yang ditulis). melalui perantaraan malaikat Jibril. Al-Qur’an memiliki beberapa nama. G. al-FurqƗn (pembeda). dan at-TanzƯl (yang diturunkan).dah. F. aǏ-ĩikr (pemberi peringatan). telah dihafalkan dengan baik oleh umat Islam. 2. Al-Qur’an adalah Kalam Allah Swt. disampaikan kepada kita dengan cara mutawaƟr.

Ɩ /Q ýT Q¿ð T ?Q ýT êQ È ÷T õP 8R JT ÌQ ×Q Ɨ ö Ɏ.(Îíò.ýǻ¸Rº úR āóã FýíùöɎ. R R R PǐT öóÒT öQ T Ɏ. ýû /¸¿ð R R ò. ÎR ¾. 0R 8ýÒRȷ (JÌ»öɎ.JP :¸B R ǽ. èR Ǹ R ØöɎ. /¸¿ð R ò.(T ÎíTò. ƖR /ý¿ðöɎ.Ē P Ē P P TP P Q Ē P Ē PQ PP Q ĒP QT ē P PT Q TĒ P Q Q P T QTP ēκÌP ¿ó Ʀ× ÌO öŅ Ȃ FdžöɎ. ýû H. ßêóɎ. ÷P õ úáêT į ţP ȭP R R R RR RR Terjemah 12 Buku Siswa Kelas X MA .ý¿õ FýíùöɎ. è Ǹ Ø öɎ. R Terjemah Ē Ē ĕ Ē PP Q ĒP QT Q T QT Q P T P Q Q P T QTP TP Q ôP óÑP JP úR āóãP ¯. H. T PT TP ĒP P P Q P M R PP Q QT QT PT ē P Ē P Q ¼R ı¸B R êò. P Q PĒ TP P QT QTP Q P Q TQ P P P Ē P Q P úR R¾Jĉ¿R Rº Ì»ä¿öɎ. Terjemah T PT Q P T QT P Q Q P TP T PT P öP T Ɏ. R ǽ.T J Ē 0R 8P ýT ÒQ ȷ GQ ýT ¿ËöP Ɏ. ȒÎäò. ÏÅR T äöɎ.ÎR¾. R P PR ɎT ôóÑP JT úR Q āóãQ T ¯.T ýû H. ǐ R ¿Bé6 ¸õ ýûJ . ÎR ïQ T Íǻ. Ʀ×P T Ŧ Ȃ FdžöɎ.(Îíò.

amatilah perilakuperilaku yang mencerminkan orang yang menunjukkan berpegang teguh dengan al-Qur’an di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai Tanggapanmu? Paraf Orang tua Al-Qur’an Hadis. Jelaskan pengertian al-Qur’an secara istilah menurut pendapat Syeikh Muhammad Khudhary Beik dalam kitab Tarikh at-Tasyri’ al-Islami! 4. Sebutkan unsur-unsur dalam de¿nisi al-Qur’an! 5. Jelaskan pengertian al-Qur’an secara etimologi menurut pendapat alLihyaniy! 2.II. Uraian 1. Jelaskan nama-nama al-Qur’an! Tugas Setelah kalian mempelajari tentang pengertian al-Qur’an. Jelaskan pengertian al-Qur’an secara etimologi menurut pendapat alFarra’! 3. Kurikulum 2013 Paraf Guru 13 .

com Kompetensi Inti (KI) 1. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. kerjasama. Memahami. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. toleran. 14 Buku Siswa Kelas X MA . peduli (gotong royong.BETAPA OTENTIKNYA KITAB-KU 2 Sumber: hƩp://numujaheed.wordpress. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. tanggungjawab. dan menganalisis pengetahuan faktual. menerapkan. damai) santun. disiplin.

kemukjizatannya. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. Kompetensi Dasar 1. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. budaya. dan sejarahnya.2 Menunjukkan contoh bukƟ-bukƟ keotenƟkan al-Qur’an Tujuan Pembelajaran 1. kebangsaan. Peta Konsep Al-Qur’an Hadis. kenegaraan. Murid dapat menunjukkan contoh keotenƟkan al-Qur’an. 3. Kurikulum 2013 15 .2 Memahami bukƟ keoutenƟkan al-Qur’an 4.2 Menunjukkan perilaku cermat terhadap dalil syar’i sebagai implementasi dari belajar tentang bukƟ keotenƟkan al-Qur’an 3. Murid dapat membukƟkan keotenƟkan al-Qur’an diƟnjau dari segi keunikan redaksinya. teknologi. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri.konseptual. menalar. 2. Murid dapat menjelaskan bukƟ-bukƟ keotenƟkan al-Qur’an. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.2 Meyakini al-Qur’an sebagai pedoman hidup 2. seni. Mengolah.

Mari Renungkan ğ h l h l hh ġ h l i l h i l il h Š h h h h i l h djȑA ŨŽjʼnŕĻ ŴȲ j ůb jĬA `b j I ŴjŲ cǛŧȬ `= `<ŋŪůA AŊŸ `ǽ ĵŲb l h h h lhh l hh hlh h ŭlůA Ůž h ųɉĵšh ůA Bk Kh Ŵjl Ų jŷžjȯ Ķ h lɆKh ƅ Bĵ ļj ŕj ŧȩb jŷŽʼnŽ ǻȨ ̦ǻ j j j “Dan tidak mungkin al-Qur'an ini dibuat-buat oleh selain Allah Swt.Yunus [10]: 37) h i hh i h ğ h l k h l ğ h i l h ğ Ȕ ĵŵ˯ ŋŬȑ ̊`źŞj Ŧĵơ j A ĵȍŌŵ ŴƗ ĵŵj? “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an. (diturunkan) dari Tuhan seluruh alam. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. tidak ada keraguan di dalamnya.” (QS. dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya..A.uk/indonesia 16 Buku Siswa Kelas X MA .” (QS. tetapi (al-Qur'an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya.co.bbc. kemudian berikan tanggapanmu! Sumber: hƩp://www. al-ֺijr [15]: 9) B.

.................. (gambar di atas)... ....................... Al-Qur’an Hadis....... Tanggapan Anda: ....................................... termasuk teks-teks dari Kitab Suci Ibrani................................. gulungan naskah dari abad awal Masehi ini ditemukan antara tahun 1947 hingga 1956 dalam 11 gua di Wadi Qumran dan sekitarnya.... .. merupakan salah naskah Injil tertua di dunia..... Dengan menyimpan 972 teks..................................................................................................Naskah Laut Mati (Dead Sea Scroll)............... di Israel.................................................................................. Kurikulum 2013 17 .....................................

... C............Seorang pemuda asal Yaman mengklaim menemukan salinan al-Qur’an tertua di dunia...............................R – ÏÅR äȬ – ÏÅã...................... seperti dilansir situs berbahasa Arab Aden Gulf News. maka mu’jizat utamanya adalah untuk 18 Buku Siswa Kelas X MA .......... Lelaki tidak disebutkan identitasnya ini yakin temuannya itu merupakan al-Qur’an pertama........ Manna’ Al-Qathan mende¿nisikan mukjizat sebagai berikut: h h h il h f h k h ğ f l i l h j h hl f h f l h h ih l ilh šųɉA Ŵj Š űj ɉĵŎ cʼnj Ņȋĵjķ `bŋŪŲ CIĵZšŰj ɉ \jKĵŇ ŋɊA Ǘj CŌł jĹŗKĵ j šųɉA “Mu’jizat adalah sesuatu yang menyalahi kebiasaan disertai dengan tantangan dan selamat dari perlawanan... bahwa mereka adalah benar-benar para Nabi dan Rasul (utusan) Allah yang membawa risalah kebenaran dari Allah Swt............... Mari Memahami keotentikan Al Qur’an 1................... Mu’jizat juga diartikan sebagai sesuatu yang menyalahi tradisi atau kebiasaan (sesuatu yang luar biasa).................. Secara umum Mu’jizat para Nabi dan Rasul itu berkaitan dengan masalah yang dianggap mempunyai nilai tinggi dan diakui sebagai suatu keunggulan oleh masing-masing umatnya pada masa itu........................................ Misalnya................................................ Mu’jizat berfungsi sebagai bukti atas kebenaran pengakuan kenabian dan kerasulan mereka.......” Mu’jizat hanya diberikan oleh Allah Swt... yang berarti melemahkan atau mengalahkan lawan............... adalah zaman keunggulan tukang-tukang sihir................ kepada para Nabi dan Rasul-Nya dalam menyampaikan risalah Ilahi terutama untuk menghadapi umatnya yang menolak atau tidak mengakui kerasulan mereka............. Secara terminologi........................... . Tanggapan Anda: ........................ zaman Nabi Musa as... .......... Al-Qur’an Merupakan Mu’jizat Secara etimologi kata Mu’jizat berbentuk (isim fƗ’il) yang berasal dari kata: N T T M P T Q TQ P P T P 0ÏP ÅR äõQ / ÏN ÅR äõQ – 9¸ Åã................. Adapun tujuan diberikannya mu’jizat adalah agar para Nabi dan Rasul mampu melemahkan dan mengalahkan orang-orang ka¿r yang menentang dan tidak mengakui atas kebenaran kenabian dan kerasulan mereka... (gambar di atas)..........

mengalahkan tukang-tukang sihir tersebut. diraba oleh tangan. yaitu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan dan orang yang berpenyakit sopak atau kusta. maka mu’jizat utamanya adalah al-Qur’an. yakni mereka yang tidak biasa menggunakan kecerdasan akal ¿kirannya. bahkan jin sekalipun yang dapat membuktikan dan membandingkan dalam pertandingan tersebut. Karena bisa dicapai dengan panca indera. d. Macam-macam Mu’jizat Mu’jizat dapat dibagi menjadi dua macam. ialah Mu’jizat yang dapat dilihat oleh mata. maka Mu’jizat utamanya adalah mampu menyembuhkan penyakit yang tidak dapat disembuhkan pengobatan biasa. maka mu’jizat ini bisa juga Al-Qur’an Hadis. yang tidak cakap padangan mata hatinya dan yang rendah budi dan perasaanya. adalah zaman kemajuan ilmu kedokteran. Mu’jizat harus berupa hal yang dijadikan saksi oleh seseorang yang mengaku membawa Risalah Ilahi sebagai bukti atas kebenaran pengakuannya. Kelima syarat tersebut di atas bila terpenuhi. e. Mu’jizat ini sengaja ditunjukkan atau diperlihatkan manusia biasa. Syarat-syarat Mu’jizat Suatu kejadian atau peristiwa dikatakan sebagai Mu’jizat apabila memenuhi syarat-syarat berikut: a. didengar oleh telinga. kitab suci yang ayat-ayatnya mengandung nilai sastra yang amat tinggi. adalah zaman keemasan kesusastraan Arab. dan atau dirasa oleh lidah. Mu’jizat adalah sesuatu yang tidak sanggup dilakukan oleh siapapun selain Allah Swt. Mu’jizat terjadi bertepatan dengan pengakuan Nabi yang mengajak bertanding menggunakan Mu’jizat tersebut. Mu’jizat adalah sesuatu yang menyalahi kebiasaan atau tidak sesuai dengan kebiasaan dan berlawanan dengan hukum alam. maka suatu hal yang timbul di luar kebiasaan adalah merupakan Mu’jizat yang menyatakan atas kenabian atau kerasulan orang yang mengemukakannya dan Mu’jizat akan muncul dari tangannya. Mu’jizat ֺissi. Dan zaman Nabi Muhammad saw. sehingga tidak ada seorang manusiapun dapat membuat serupa dengan al-Qur’an. tegasnya dapat dicapai dan ditangkap oleh pancaindera. 3. 2. c. serta menghidupkan orang yang sudah mati. Kurikulum 2013 19 . dicium oleh hidung. yaitu : a. Tidak ada seorang manusiapun. Zaman Nabi Isa As. b.

Dalam hal ini Imam al-Suyuti. Kedua. sementara al-Qur’an secara meyakinkan menunjukkan kebenarannya. lemahnya manusia untuk merumuskan suatu ungkapan atau kalimat yang dapat menandingi ayat-ayat al-Qur’an. Di sinilah letak i’jaz (kemu’jizatan) alQur’an itu. Berbeda dengan Mu’jizat Hissi. Mu’jizat al-Qur’an bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pada manusia bahwa al-Qur’an adalah wahyu Allah Swt. PengerƟan I’jƗzul Qur’an Jika kata Mu’jizat dilekatkan dengan kitab suci al-Qur’an. Sehingga al-Qur’an memberi jawaban terhadap persepsi mereka yang keliru itu. baik secara individual maupun secara kolektif.” 20 Buku Siswa Kelas X MA . ia bisa memiliki dua konotasi. Karena harus menggunakan akal pikiran untuk mencapainya. tetapi harus dicapai dengan kekuatan “’aqli” atau dengan kecerdasan pikiran. Pertama. berbudi luhur dan yang suka mempergunakan kecerdasan pikirannya dengan jernih serta jujur. mengungkapkan bahwa : “Adanya i’jaz al-Qur’an itu ada kaitannya dengan persepsi yang salah dari pihak orang Arab terhadapnya. sampai munculnya kesadaran mereka untuk mengakui kelemahan diri sendiri ketika berhadapan dengan ayat-ayat al-Qur’an. sebagaimana dikutip oleh Syahrin Harahap. 4. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud i’jƗzul Qur’an adalah menetapkan kelemahan manusia dan jin baik secara individual maupun kolektif untuk mendatangkan semisal al-Qur’an. dengan cara nenawarkan agar mereka menunjukkan kekuatan argumentasi dan kebenarannya. cerdas. ia mempunyai sifat menantang manusia dan jin untuk membuat semacam al-Qur’an. yakni berlaku untuk semua umat manusia sampai akhir zaman. maka bisa disebut juga mu’jizat ‘aqli atau mu’jizat rasional. Karena orang tidak akan mungkin mengenal Mu’jizat Ma’nawi ini melainkan orang yang berpikir sehat. Mu’jizat Ma’nawi ialah Mu’jizat yang tidak mungkin dapat dicapai dengan kekuatan panca indera. bermata hati. Mu’jizat Hissi ini dibatasi oleh ruang dan waktu. b.disebut Mu’jizat inderawi. dan sekaligus merupakan bukti kerasulan Muhammad saw. artinya hanya diperlihatkan kepada umat tertentu dan di masa tertentu. Akan tetapi orang Arab sama sekali tidak dapat membuktikan kebenaran mereka. Mu’jizat Ma’nawi bersifat universal dan eternal (abadi).

lalu sebagian masuk Islam. bukan di luarnya. 4) Keindahan dalam kalimat serta beraneka ragam bentuknya. 5) Al-Qur’an mencakup dan memenuhi persyaratan antara bentuk global (ijmal) dan bentuk yang terperinci (tafsil). tetapi ia bukan puisi. karena susunan yang indah yang berlainan dengan setiap susunan dalam bahasa Arab. prosa atau syair dan mereka tidak mampu membuat seperti itu (meniru al-Qur’an). Di dalam al-Qur’an terkandung nilai-nilai istimewa di mana tidak akan terdapat dalam ucapan manusia menyamai isi yang terkandung di dalamnya. Secara garis besar ada dua aspek kemu’jizatan al-Qur’an yaitu: a.5. di antaranya : 1) Kelembutan al-Qur’an secara lafaz yang terdapat dalam susunan suara dan keindahan bahasanya. kemudian merasa kagum dan menerimanya. Uslub al-Qur’an sangatlah indah. Mereka tidak pernah mampu untuk menandinginya dan putus asa lalu merenungkannya. Gaya Bahasa (Uslƻb) Al-Qur’an mempunyai gaya bahasa yang khas yang tidak dapat ditiru para sastrawan Arab sekalipun. Mereka melihat al-Qur’an memakai bahasa dan lafaz mereka. Aspek-aspek Kemu’jizatan Al-Qur’an I’jaz al-Qur’an sesungguhnya terdapat dalam dirinya sendiri. 2) Keserasian al-Qur’an baik untuk awam maupun kaum cendekiawan. di mana al-Qur’an memberikan doktrin pada akal dan hati. yaitu satu makna diungkapkan dalam beberapa lafaz dan susunan yang bermacam-macam yang semuanya indah dan halus. Keindahan uslub al-Qur’an benar-benar telah membuat orang-orang Arab dan atau luar Arab kagum dan terpesona. kitab suci ini tidak membutuhkan keterangan lain di luar dirinya untuk membuktikan bahwa ia adalah Mu’jizat terbesar Nabi Muhammad saw. Kurikulum 2013 21 . serta merangkum kebenaran dan keindahan sekaligus. Al-Qur’an dalam uslubnya yang menakjubkan mempunyai beberapa keistimewaan-keistimewaan. 6) Dapat dimengerti sekaligus dengan melihat segi yang tersurat (yang dikemukakan). Tegasnya kemu’jizatan al-Qur’an ada dalam kandungannya. dan masih banyak contoh lainnya. Al-Qur’an Hadis. menyatakan diri masuk Islam setelah mendengar ayat-ayat pertama surat Thaha. Contoh dalam sejarah diterangkan bahwa Umar bin Khattab ra. dalam arti bahwa semua orang dapat merasakan keagungan dan keindahan al-Qur’an 3) Sesuai dengan akal dan perasaan. Inilah bukti kemu’jizatan al-Qur’an dari segi bahasanya. Jadi.

dalam jumlah rata-rata. misalnya : 22 Buku Siswa Kelas X MA .592 kali .Huruf Mim ( ϡ ) berulang sebanyak 1. lam (ϝ) dan Mim (ϡ) yang mengawali surah al-Baqarah. Jumlah masing-masing huruf tersebut ternyata lebih banyak daripada huruf-huruf yang lain.Huruf Mim ( ϡ ) berulang sebanyak 2.Huruf Mim ( ϡ ) berulang sebanyak 344 kali Dan masih banyak bukti lainnya dalam surah-surah yang lain di dalam alQur’an.Huruf Lam ( ϝ ) berulang sebanyak 1.195 kali c) Demikian halnya Huruf Alif (΍). Jumlah ratarata Huruf Qaf (ϕ) yang terbanyak di dalam surat Qaf itu ternyata juga merupakan jumlah Huruf Qaf (ϕ) yang terbanyak pula dibandingkan dengan jumlah Huruf Qaf (ϕ) yang terdapat di dalam surah-surah lainnya dalam al-Qur’an. Misalnya : a) Dalam Surat Qaf. Hal ini dapat dilihat sebagai berikut : . b) Demikian pula dengan Huruf Alif (΍).Huruf Alif ( ΍ ) berulang sebanyak 4. Lam (ϝ) dan Mim (ϡ) yang mengawali surah Ali ‘imron: . hal lain yang dapat dicatat dari kemu’jizatan al-Qur’an dari aspek bahasa adalah ketelitian. dapat ditemukan Huruf Qaf (ϕ) berulang-ulang dalam jumlah rata-rata lebih banyak dari jumlah huruf lainnya.Huruf Alif ( ΍ ) berulang sebanyak 784 kali . di dalamnya selalu terdapat bahwa huruf-huruf itu.885 kali .578 kali .Huruf Lam ( ϝ ) berulang sebanyak 554 kali . kerapihan dan keseimbangan kata-kata yang digunakannya. lebih banyak dan berulang jika dibandingkan dengan huruf-huruf lainnya.204 kali . Hal itu dapat dilihat pada bukti-bukti sebagai berikut: 1) Ketelitian dalam pengungkapan kata-kata Suatu surat yang diawali dengan huruf-huruf tertentu. Lam (ϝ) dan Mim (ϡ) yang mengawali surah al-‘Ankabut : . 2) Keseimbangan penggunaan kata-kata Dalam al-Qur’an terlihat pula keseimbangan kata-kata yang digunakan secara simetris.Huruf Lam ( ϝ ) berulang sebanyak 3.251 kali d) Demikian halnya Huruf Alif (΍).Di samping itu.Huruf Alif ( ΍ ) berulang sebanyak 2.

sama dengan kata ‫ ﺷُ ُﻜ ْﻮ ٌر‬yang berjumlah 75 kali Kata ‫ َز ﻛَﺎ ٌة‬berjumlah 32 kali. itu berarti = 19 x 3 d) Kata ِ‫ اﻟ ﱠﺮ ِﺣ ْﻴﻢ‬berulang 144 kali. Ini membuktikan bahwa sedemikian rapi. Ha’ ( ϩ ). Kurikulum 2013 23 . Perhatikan contoh-contoh berikut ini : a) Huruf Qaf ( ϕ ) dalam Surah Qaf berulang 57 kali. Al-Qur’an Hadis. ġ h l ŋɉA l ğ Ƨ ğ jĬA űj ŏl j ȵ terdiri dari 19 huruf dan setiap katanya teruKalimat űj žjńŋɉA Ŵ j lang 19 kali dalam surah-surah al-Qur’an. berarti = 19 x 3 b) Huruf Kaf ( ϙ ). berarti = 19 x 42 c) Huruf Nun ( ϥ ) dalam surah al-Qalam berulang sebanyak 133 kali. yakni jumlah huruf yang terdapat pada kalimat basmalah. dalam surah tersebut berulang sebanyak 285 kali. sama dengan kata ‫ اَﻷَ ِﺧ َﺮ ُة‬yang berjumlah 115 kali Kata ‫ َﻣﻼَﺋِ َﻜ ٌﺔ‬berjumlah 88 kali. berulang sebanyak 789 kali. itu berarti = 19 x 142 c) Kata ِ‫ اﻟ ﱠﺮ ْﺣ َﻤﻦ‬berulang 57 kali. sama dengan kata ُ‫ اَﻟْ َﻤ ْﻮت‬yang berjumlah 145 kali Kata ‫ ا َﻟ ﱡﺪﻧْﻴَﺎ‬berjumlah 115 kali. dan sebagainya. ‘Ain ( ω ). itu berarti = 19 x 6 Di samping itu semua huruf terpisah yang mengawali surah-surah (fawatihussuwar) berulang dalam hasil jumlah kali lipat angka 19. sama dengan kata ‫ ﺷَ ْﻴﻄَﺎ ٌن‬yang berjumlah 88 kali Kata ‫ﺐ‬ ُ ِ‫ ﻧ ََﺼﺎﺋ‬berjumlah 75 kali. Ya’ ( ϱ ). dan Shad (ι) yang mengawali surah Maryam. teliti dan seimbangnya huruf dan kata yang digunakan dalam al-Qur’an. berarti = 19 x 7 d) Huruf Ya ( ϱ ) dan Sin ( α ) yang mengawali surah yasin. atau beberapa kali kelipatan angka 19. sama dengan kata ‫ ﺑَ َﺮﻛَ ٌﺔ‬yang berjumlah 32 kali 3) Misteri angka 19 Pada sisi lain dapat dilihat pula kerapihan penyusunan kata-kata itu pada angka 19. dengan penjelasan sebagai berikut: a) Kata ‫ اِ ْﺳﻢ‬berulang 19 kali di dalam al-Qur’an b) Kata ‫ اﻟﻠ ِﻪ‬berulang 2698 kali.a) b) c) d) e) Kata ‫ اَﻟْ َﺤ َﻴﺎ ُة‬berjumlah 145 kali. berarti = 19 x 15.

karena tidak ada orang yang mengenalnya. Akan tetapi kebenaran berita itu terbukti sembilan tahun kemudian. belum terjadi peperangan yang dimaksudkan ayat tersebut. Isi Kandungannya Dilihat dari isi kandungannya. di negeri yang terdekat dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang. ar. dan Nabi Ismail as. Salah satu contoh lainnya sebagaimana diungkapkan dalam QS. berita menyangkut masa lalu.b. Kedua. Bangsa Romawi telah dikalahkan. sehingga utuh sampai sekarang.s. Berita gaib menyangkut masa yang akan terjadi lainnya. misalnya: i mm h i lh h l hh lh l l ih lh l hlh i ŋɉA h j Űţ̂ Ġ ĺ ̄ `źĸjŰŤžŎ űŹj j ĸŰţ ʼnj šȨ ŴjŲ űŸb Pj KƁA ƭI= Ǎ̃ _b ĸ űɉ< j j “Alif L¢m Mim. yaitu : 1) Al-Qur’an mengungkapkan berita-berita yang bersifat ghaib. Hal itu bersifat ghaib. dan kisah lain di masa lalu.s.s. Sebagai contohnya: kisah Nabi Adam a..” (QS... dan sebagainya.. Hal-hal yang bersifat ghaib yang diungkap dalam al-Qur’an dapat dipilah menjadi 2 (dua) yaitu : Pertama.Ar-Róm [30]: 1-3) Ayat tersebut menceritakan tentang kemenangan bangsa Romawi atas bangsa Persia. berita tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi baik di dunia maupun di akhirat. Yunus [10] : 92) Ayat tersebut menceritakan tentang Fir’aun yang diawetkan dengan cara dibalsem. Al-Qamar [54]: 45. tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami. Nabi Musa a. Padahal ketika ayat ini diturunkan. misalnya berita tentang kemenangan umat Islam dalam perang Badar dijelaskan dalam QS. Al-Fath [48]: 27.. Yunus [10]: 92 ğ eh h hl h l h h l i h h h h h l k hi h l hl h lŴȭh Mĵ e j ĿŬh `˯ j ğȍA Ŵjh Ų AǞ ĹŽ< ūŧŰŇ Ŵųj ɉ `źŭ jȋ ūj ŵʼnĸjķ ūžł j Ŷȫ _źȎĵŦ h i hh h h (̞) `źŰj ŦĵŤů ĵŶj ĻĵŽ< “Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu. peristiwa Fathu Makkah dijelaskan dalam QS. (QS. Nabi Ibrahim a.s.”. 24 Buku Siswa Kelas X MA . kemu’jizatan al-Qur’an dapat dilihat dari beberapa hal. Akan tetapi berita al-Qur’an itu ternyata terbukti kebenarannya kemudian. Nabi Nuh a.

khasiat madu. Kemudian terbukti bahwa al-Qur’an sama sekali tidak bertentangan dengan penemuan-penemuan baru yang didasarkan pada penelitian ilmiah. mencakup segala urusan hidup dan kehidupan manusia. Salah satu isyarat ilmu pengetahuan tersebut adalah mengenai perbedaan sidik jari manusia. Adanya uslub yang luar biasa. Al-Qur’an mengungkapkan isyarat-isyarat rumit terhadap ilmu pengetahuan sebelum pengetahuan itu sendiri sanggup menemukannya. seperti: terjadinya perkawinan dalam tiap-tiap benda.ƾ l ȁ ȇ ŷŵɁ ūɅŋh ķ ťj Ȳ ̶ ʼnž Ž j j g j j “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri. yakni kemu’jizatan ilmu pengetahuan. yang kemudian berkembang menjadi ilmu pengetahuan modern. penyerbukan dengan angin. Hal ini seperti di¿rmankan Allah Swt. ¿rman Allah: h hh i h h h hlh l ğh i hl l i h lh h h hh h k hi l h hh h i ̅ ŷŵĵŶȨ djźŏȸ `= ȇ ŴɆjKjIĵũ ǔķ̄ ŷŲĵŞjŠ şųƑ ŴůɁ `ĵŏȸƃA ĶŏƘɁ “Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? (Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna. dan masih banyak lagi isyarat-isyarat ilmu pengetahuan yang bersifat potensial.2) I’jƗzul ‘ilmi. perbedaan sidik jari manusia.: h ilh h h l h h l l i Ŏh h ğ ĸh hȽhŽ Ʋğ ńh űl Źŏ lűhɉbh h= ŨĠ ơA h l ŷi ğŵɁ űl Źi h ɉ ǻ j Ŧſh A Ǎj h ĵŶj ĻĵŽ< űŹj Ɇǝ j j ŧȫɁ ȝj h b \ĵ j k i h h ğ l h h k i f Źő . berkurangnya oksigen di angkasa. Fussilat [41]:53) Banyak ayat al-Qur’an yang mengungkapkan isyarat tentang ilmu pengetahuan. Susunan bahasa yang sangat indah. asal kejadian alam semesta. sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Qur’an itu adalah benar. Said Husin al-Munawar memberikan rumusan mengenai aspek-aspek kemu’jizatan al-Qur’an sebagai berikut : a. b. Al-Qiyamah [75] : 3-4) 3) Al-Qur’an memberikan aturan hukum atau undang-undang yang bersifat universal. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?” (QS. Kurikulum 2013 25 . berbeda dengan setiap susunan bahasa yang ada dalam bahasa orang-orang Arab. Secara lebih rinci. Al-Qur’an Hadis.” (QS. berbeda dengan semua uslub-uslub bahasa Arab.

Allah 26 Buku Siswa Kelas X MA . g. Sifat agung yang tidak mungkin lagi seorang makhluk untuk mendatangkan hal yang seperti al-Qur’an. Mu’jizat Nabi Nuh As. i. merupakan Mu’jizat Ma’nawi. beliau bisa membelah bulan menjadi dua hanya dengan menggunakan jari yang ditunjukkan ke bulan untuk memenuhi tantangan orang ka¿r. dengan Mu’jizat NabiNabi Terdahulu Dilihat dari aspek kemu’jizatannya. Memenuhi segala kebutuhan manusia. Di samping Mu’jizat al-Qur’an yang bersifat ma’nawi. padahal saat itu sama sekali belum dikenal cara pembuatan kapal. Al-Qur’an adalah Mu’jizat yang terbesar bagi Nabi Muhammad saw. d. berupa kemampuan untuk membuat kapal yang sangat besar untuk menampung dan menyelamatkan kaum yang beriman dari banjir besar. al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. yang mendapat Mu’jizat ֺissi dan Ma’nawi. para Nabi dan Rasul sebelum beliau umumnya mendapat Mu’jizat Hissi saja. dan masih ada beberapa Mu’jizat ֺissi lainnya yang diberikan Allah Swt. Bentuk undang-undang yang detail dan sempurna yang melebihi setiap undang-undang buatan manusia. yang tidak dimiliki oleh para Nabi dan Rasul sebelum beliau. Berbeda halnya dengan Nabi Muhammad saw. Tidak bertentangan dengan pengetahuan-pengetahuan umum yang dipastikan kebenarannya. juga diberi Mu’jizat ֺissi. Mengabarkan hal-hal ghaib yang tidak bisa diketahui kecuali dengan wahyu. kepada beliau saw. al-Qur’an adalah merupakan satu-satunya mu’jizat ma’nawi yang hanya diberikan kepada Nabi Muhammad saw. 6. f. Di dalam al-Qur’an banyak digambarkan mengenai Mu’jizat-mu’jizat yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul terdahulu tersebut. Berpengaruh kepada hati pengikut dan musuh (orang yang menentangnya). Perbedaan Bentuk Mu’jizat Nabi Muhammad saw. Di antaranya adalah : a. Menepati janji dan ancaman yang telah dikabarkan di dalamnya h. Misalnya: jari-jari beliau bisa mengeluarkan air pada saat sahabat-sahabat beliau kehausan. di mana untuk memahami dan mencapai kemu’jizatan al-Qur’an harus dengan menggunakan akal ¿kiran yang rasional dan kecerdasan hati. sebenarnya Nabi Muhammad saw. e. yang berlaku kekal sampai akhir zaman kelak.c.

dan janganlah engkau bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim. berupa keistimewaan tidak hangus dibakar dalam api oleh raja Namrud.” (QS. al-A’rƗf [7]: 107) Al-Qur’an Hadis. ”Wahai api! Jadilah kamu dingin. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. al-AnbiyƗ’[21]: 68-69) c. Hal ini digambarkan dalam QS. alBaqarah [2]: 60 f hl i h h h i h h hlhh i f ̽ ǻjĸŲ `ĵĸšȪ Ǘj AJjıŦ aĵ੠ǐůɂŦ “Lalu (Musa) melemparkan tongkatnya. maka kami (pun) akan mengejekmu sebagaimana kamu mengejek (kami). Hud [11]: 37-38) b.” Kami (Allah) berϔirman. Mu’jizat Nabi Musa As. yaitu berupa tongkat yang dapat berubah menjadi ular besar untuk mengalahkan tukang-tukang sihir Fir’aun yang menyihir tali menjadi ular-ular kecil. Sebagaimana digambarkan dalam QS. (QS. ”Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu. jika kamu benarbenar hendak berbuat. ”Jika kamu mengejek kami. Dia (Nuh) berkata. Setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewatinya. Di samping itu tongkat beliau tersebut juga bisa menimbulkan 12 sumber mata air yang memancar ketika dipukulkan kepada sebuah batu pada saat beliau memohon air minum untuk kaumnya sebanyak 12 suku. an-AnbiyƗ’[21]: 68-69 sebagai berikut: i i h h hl i e i hh l i i l h i ik h li h h j ŰŠj ĵhŦ űl ļi lŶŬi `l ? űl Ȳ AIŋl hķ Țź Ŭ Kĵ ŵ ĵ Ž ĵ Ŷ Ű ũ ͅ ǻ ļŹj ɉ< AbDzŵAb aźũŋj ń Aźɉĵũ j j hh e h h h ŸAŋh l ķ? ȇ ĵŲƆŎb ͆ űžj j Mereka berkata. dan penyelamat bagi Ibrahim!” (QS. Kurikulum 2013 27 . al-A’rƗf [7]: 107 dan QS. mereka mengejeknya. ber¿rman: “Dan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami. tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya. Mu’jizat Nabi Ibrahim As.hi h h h l h h h i l h h l il h l h h ihl i l iğ ih h h ğ l `źũŋŤŲ űŹȫj? AźųŰŝ ŴŽjȑA Ǎj ƴj ĸi Śj ĵƛ ƅb ĵŶjžńbb ĵŶjȿžȭįjķ ūŰŧůA jşŶŔAb h h lh h ğ h h ği h h l il i h l h h h l l h h l h l j `j? ^ĵũ ŷi ŶjŲ Abl ŋi ň Ŏ ŷ Ų ź ũ Ŵj Ų Ƃ Ɋ jŷžŰŠ ŋɊ ĵųȣb ūŰŧůA şŶŕɆb̦ j j h i h lh h h l i l i h lh ğ h ğ l i h lh ̧ `bŋňŏȶ ĵųŬ űȲŶjŲ ŋňŏȸ ĵŵjıŦ ĵŶjŲ Abŋňŏȶ Swt. Dan mulailah dia (Nuh) membuat kapal.

Sungguh. i hlh i h h h i ğȍA ĵŹh ȬĠ Ɂh ĵhŽ ^ĵh hũbh Ih bAi Ih `ĵ hĵŶɀj Ļbi=bh Ǟl śůA ğ Ũh ślŶŲh ĵŶh ųl j Űk Ši Mĵ ųžŰŎ EjKbb j j l l h ki l h i h ğ l Š ii i i h h l h i h i h i ĸųi ɉA ŮŘŧůA źh Źi ɉ AŊŸ `? . Telah Kami berikan kepada Dawud karunia dari Kami. sehingga bisa dibentuk sedemikian rupa menjadi baju besi dan senjata untuk dapat mengalahkan raja Jalut. dan kerjakanlah kebajikan.ƾ l h ȁ aIźŶŁ `ĵųžŰŏj ɉ hǬj ńb(̑) ǻ g j j j l ŴjŲ h l l h h h h h i l i l ğ h h h Ůj ųl ğȍA jIAbh ȇ Aźl ĻɁ AJj? Ʋğ ńh ̒ `źŠi Lź Ž űŹȯ Ǟ śůAb ōj h ȸƃAbh Ŵjk ł j ZůA ŴjŲ j i i l i fh h l h h i h lh i i `ĵųh lžŰŎi űl ȲŶğ ųh śj Ƙ ƅ űl ȲŶjh Ŭĵŏh Ɋh AźŰŇIA Ůųl ğȍA ĵŹh ȬĠ Ɂ ĵhŽ ĹŰųl ȫ ĺ ůĵũ h l h i i ̓ `bŋi ši Œhȹ ƅ űl Ÿbh iaIźŶi Łi bh 28 Buku Siswa Kelas X MA .” dan Kami telah melunakkan besi untuknya.al-Baqarah [2]: 60) d. Saba’[34]:10-11) e.l l h h l h h h hl h h h l l h l i h l h h i h l h l ŷi ŶjŲ Dŋh ł ŧȫĵŦ ŋłơA ]ĵŕšjķ BǰA j ĵŶŰi ŪȯĠ i jŷŲj źŪj ů ƽźɊ ǐŏȽŎA jJ˯l i i h ġ l h l h el h hh l h hh h l bh Aźl ǿ űl Źi Ʌh Ǭ h l Ɋh Mĵ Š ĵļȿľA jĬA \j LjK Ŵjl Ų Aźl Ʌi ǨA g ŵɁ ȁ űh j ŰŠ ʼnũ ĵŶh žȭ CǬ l li hlh hh l l h ̽ ŴŽʼnj ŏ j ŧŲ Pj KƁA Ǎj AźĿšȩ ƅb “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya. seperti burung hud-hud dan semut. berupa kemampuan untuk mendengar dan memahami bahasa binatang. Aku Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Saba’ [34]:10-11." (QS. lalu Kami berϔirman. Mu’jizat Nabi Sulaiman As. an-Naml [27]: 16-18. Mu’jizat Nabi Dawud As. (Kami berϔirman). Makan dan minumlah dari rezeki (yang diberikan) Allah. berupa kemampuan untuk melunakkan besi dengan tangan beliau. dan janganlah kamu melakukan kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan. h hl ğ h i h h kh i h h e l h ğ h i h hlh l hh h hʼnŽʼnj ơA h l Ȕi h ĵğȍh Ɂbh Ǟ śůAb ŷšŲ ȗjb= ^ĵĸŁ j ĵŽ ƆŘŦ ĵŶjŲ IbAI ĵŶɀĻ< ʼnh Ūůb h h i h l h h k e h li h l jh l ğ h h lh l j Ŕ AźŰųȭAb jIǪɉA Ǎj Kl ʼnj k ũbh Dĵ `źŰųšȩ ĵųjķ ƭj j ? ĵơĵ g ŤjķĵŎ ŮųȭA `j = ̋ f ŕj hķ ̌Ǟ "Dan sungguh. (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya. ”Pukullah batu itu dengan tongkatmu!” Maka memancarlah daripadanya dua belas mata air. Hal ini dijelaskan dalam QS.” (QS. Sebagaimana digambarkan dalam QS. ”Wahai gunung-gunung dan burung-burung! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Dawud. Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing).

lalu aku meniupnya. h i hh i h ğ h l k h l ğ h i l h ğ Ȕ ĵŵ˯ ŋŬȑ ̔ `źŞj Ŧĵơ j A ĵȍŌŵ ŴƗ ĵŵj? Al-Qur’an Hadis. 7. menegaskan akan senantiasa menjaga atau memelihara kesucian. menyembuhkan orang buta sejak lahir. anNaml [27]:16-18) f. 18. menyembuhkan penyakit sopak atau kusta. Seperti yang digambarkan dalam QS. yang kesemuanya berbentuk Mu’jizat . Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahir dan orang yang berpenyakit kusta. al-Ꮱijr ayat 9. kemurniaan dan keotentikan kitab suci al-Qur’an.” (QS. Hal ini dapat telah dijelaskan dalam QS. manusia dan burung. Dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah. sedangkan mereka tidak menyadari. agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya. dan aku beritahukan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu.” (QS. Kurikulum 2013 29 . lalu mereka berbaris dengan tertib.” Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin. Ali ‘Imran [3]: 49) Demikian beberapa ayat al-Qur’an yang menjelaskan tentang mu’jizat para Nabi dan Rasul sebelum Nabi Muhammad saw. ”Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. yaitu aku membuatkan bagimu (sesuatu) dari tanah berbentuk seperti burung. Hingga ketika mereka sampai di lembah semut. berkatalah seekor semut. Sungguh. jika kamu orang beriman. maka ia menjadi seekor burung dengan izin Allah. (semua) ini benar-benar karunia yang nyata. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu. ”Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu."Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud. dan dia (Sulaiman) berkata. Mu’jizat Nabi Isa As. berupa kemampuan untuk membuat burung dari tanah. dan dapat menghidupkan orang yang sudah mati atas izin Allah Swt. ”Aku telah datang kepada kamu dengan sebuah tanda (mukjizat) dari Tuhanmu. KeotenƟkan al-Qur’an Allah Swt. Ali ‘Imran [3]: 49 e ih h l h k h l i kh l h l i il l h k h h h l iŨiŰŇ hķ Ǔh ? ƅź =i ƭj Ɂ űȲj ɅK ŴjŲ Ĺg ŽĮjķ űȲļĴŁ ʼn ũ ƭ Ɂ Ůž ɋA Ǧ ? ƴ j j j ŎKb j h j j h i i il h l ğ h lh ġ l el h i i hh i h k ůA Ŵjh Ų űl Ȳ śůA Ĺ Ĵ ž Ź Ŭ Ś `źŭi žȯ jŷžjȯ ņŧȫɂŦ Ǟ ǻ ś ů @ŋj l ķɁbh jĬA `lj JjıjȨ AǞ j j j h l j l h i l h i l h l h ġ i i h l ĵŲh bh `źŰȱįĻ ĵųh j ķ űl ȲĴi j ȼk ŵɁbh jĬA `j JjıjȨ Șźl ųh ɉA Ƶj ń=bh Oh ŋh l ķƁAbh ŷh ųh ȱƁA ğ i h i h eh h h Š ğh h j ŶŲj İl Ɋi űl ļi lŶŬi `l ? űl Ȳ ̲ǻ ů ĹŽſ ūj ɉJ Ǎj `j? űl Ȳj Ļźži Ȩi Ǎj `bŋi Ň j ʼnĻ j “Dan sebagai Rasul kepada Bani Israil (dia berkata).

”Dia (Muhammad) mereka-rekanya. Tantangan al-Qur’an diberikan secara bertahap yakni sebagai berikut : a. Yunus [10] ayat 38 30 Buku Siswa Kelas X MA .” Tidak! Merekalah yang tidak beriman. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk mendatangkan 10 surah semisalnya. h i l i h lh ih ğ h h h i i h l h hǻjȰjIĵŔh Aźl iŵǽh `l ? jŷjŰlĿjŲ ĽŽʼnj hƔ AźiĻɂl žh lŰhŦ ̢ `ź ŶjŲİŽ ƅ Ůķ ȔźŪȩ `źɉźŪȬ _= j g j "Ataukah mereka berkata. ”Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) al-Qur’an ini. ath-Thur [52] ayat 33-34. Dalam hal terjaganya kemurnian dan keotentikan al-Qur’an ini. ath-Thur [52]: 33-34) Pada ayat lain ditegaskan bahwa manusia (dan jin) tidak akan pernah mampu untuk mendatangkan semisal al-Qur’an secara keseluruhan. h li il h Š l h ilh h ilh l h hh Ġ l h il l h h hl l `źĻɂŽ ƅ `< ŋ Ū ůA A Ŋ Ÿ Ů Ŀ ų ķ Aź Ļ ɂ Ž ` = ȇ Ŵ ƠA b ō ȸ ƃ A ĺ š ų ļ ŁA Ŵ Ɍ j j j j j j j j j ů l Ůũ h h e Źŝh Ŗšl h jȊ űl Źi Ři šl Ȩh `h ǽ źl ɉbh jŷjŰĿųj ķ ͙ AǞ g j j "Katakanlah. Maka cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (alQur’an) jika mereka orang-orang yang benar. mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya. (QS. Hal ini terkandung dalam QS. Mereka mengira bahwa al-Qur’an adalah karangan Nabi Muhammad saw. dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya. Mereka menuduh bahwa al-Qur’an hanyalah sejenis mantera-mantera tukang tenung dan kumpulan syair-syair." (QS. Hal ini disebabkan karena kemu’jizatan yang terkandung di dalam al-Qur’an itu sendiri.“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an. al-ֺijr [15]: 9) Sejak diturunkan hingga akhir zaman kelak kemurnian dan kautentikan alQur’an akan senantiasa terjaga.” (QS. Sebagaimana ditegaskan dalam QS. al-Qur’an mengajukan tantangan terutama kepada orang-orang ka¿r dan siapapun yang meragukan kebenarannya.AlIsra’[17]: 88) b. Hal ini terkandung dalam QS. sekalipun mereka saling membantu satu sama lain”. al-Isra’ [17]: 88. baik dari aspek bahasa dan uslubnya maupun dari aspek isi kandungannya yang memang terbukti tak satupun manusia yang dapat meniru atau mendatang semisal-nya. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk mendatangkan semisalnya secara keseluruhan.

al-Qur’an dikodi¿kasi dalam bentuk mushaf. ”Buatlah sebuah surah yang semisal dengan surah (al-Qur’an). Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran al-Qur’an untuk mendatangkan satu surah saja semisal al-Qur’an. dan adanya kekuatan hafalan orang-orang Islam yang juga berperan dalam menjaga keotentikannya.Yunus [10]: 38) c. seperti: tulang. Dan ternyata kekuatan hafalan ini pulalah yang menjadi jaminan penguat dalam menjaga kemurnian dan keotentikan al-Qur’an tersebut. Kurikulum 2013 31 . Singkatnya.al-Baqarah [2]: 23) Dari ketiga tantangan tersebut terbukti bahwa ternyata tidak ada yang dapat mendatangkan atau membuat yang serupa dengan al-Qur’an. karena memang alQur’an bukan buatan manusia. Dari informasi sejarah juga telah terbukti bahwa al-Qur’an terjaga kemurniannya. dan lain-lain. jika kamu orang-orang yang benar.” (QS. Kala itu banyak sahabat Nabi saw. batu. maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolongpenolongmu selain Allah.AʼnŹő ̘ ǻj j j "Dan jika kamu meragukan (al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad). l h l l h i ilh h l h hh hl ğh ğ li l i l i l h AźŠIAb jŷjŰĿjŲ ŴjŲ ˅g Kźŏjȵ AźĻɂŦ ĵŵʼnj ĸȭ ȇ ĵȍŌŵ ĵųjɊ Ķ g ɆK Ǎj űļŶŬ `˯ i l l ġ i h h h i h ȰjIĵŔh űl ļi ŶŬ `? jĬA `bIi Ŵjl Ų űl ȱ . maka ayat tersebut ditulis dalam media yang sangat sederhana. pelepah daun kurma. dan ajaklah siapa saja di antara kamu orang yang mampu (membuatnya) selain Allah. Hal ini disebabkan karena banyak di antara umat Islam yang menjaganya dengan kekuatan hafalan mereka. jika kamu orang-orang yang benar. Sejarahpun telah membuktikannya. kulit binatang. Sehingga pada masa Khalifah Usman bin ‘Affan ra. Al-Qur’an tidak dapat dipalsukan. al-Baqarah [2] ayat 23. Al-Qur’an diturunkan selama lebih kurang 23 tahun secara berangsur-angur. kekuatan hafalanlah yang menjadi satu unsur terpenting dalam menjaga kemurnian dan keotentikan al-Qur’an. yang menghafal al-Qur’an. di samping juga setiap kali turun ayat. al-Qur’an adalah wahyu Allah Swt. (QS.ġ i l l il hh l h l i l h l h i lilh li i hhl h i ih lh jĬA `b j I ŴjŲ űļšśļŎA Ŵj Ų AźŠIAb jŷjŰĿjŲ ˅g Kźŏjȵ AźĻɂŦ Ůũ aAǛȯA `źɉźŪȬ _= li l i h h l j ̧ ǻjȰIĵŔ űļŶŬ `j? "Apakah pantas mereka mengatakan dia (Muhammad) yang telah membuat-buatnya? Katakanlah. Al-Qur’an Hadis. Hal ini terkandung dalam QS. kemurnian dan keotentikan al-Qur’an terletak pada kemu’jizatan al-Qur’an yang tidak bisa ditiru oleh siapapun.

D. 4. yaitu: pertama. bertujuan untuk melemahkan dan mengalahkan musuh yang menentangnya. Mari Berdiskusi Setelah kalian mendalami materi tentang keotenƟkan al-Qur’an. dan kedua. Al-Qur’an sebagai Mu’jizat terbesar bagi Nabi Muhammad saw. Kemurnian dan keotenƟkan al-Qur’an dijamin oleh Allah Swt. masih hidup hingga hari kiamat kelak. 2. 32 Buku Siswa Kelas X MA . bahwa mereka adalah benarbenar utusan-Nya. aspek gaya bahasa dan uslubnya yang sangat indah dan menakjubkan. bukan saja untuk umat Islam tetapi juga seluruh umat manusia. aspek isi kandungannya yang Ɵdak mungkin dibuat oleh manusia. kepada Nabi dan Rasul-Nya berupa sesuatu yang luar biasa. selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangkumu atau dengan kelompokmu. yang berfungsi sebagai bukƟ kebenaran risalah-Nya. Mu’jizat adalah keisƟmewaan yang diberikan Allah Swt. di antaranya: berita tentang hal-hal ghaib baik berkenaan dengan perisƟwa yang telah lampau maupun yang akan terjadi baik di dunia maupun di akhirat. dan penetapan hukum yang berlaku universal. 3. sangat berbeda dengan gaya bahasa dan uslub bahasa Arab. dan senanƟasa terjaga sejak zaman Nabi Muhammad saw. kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas RANGKUMAN 1. dan Ɵdak ada seorangpun yang dapat menandinginya. menjadi bukƟ kerasulan beliau terbukƟ Ɵdak ada seorangpun yang dapat membuat semisalnya. Aspek kemu’jizatan al-Qur’an terletak pada 2 hal pokok. I’jƗzul ilmi yaitu kemu’jizatan al-Qur’an berkenaan dengan isyarat ilmu pengetahuan yang ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan modern.

! 5. Sebutkan bukti-bukti keotentikan al-Qur’an! Al-Qur’an Hadis. Sebutkan dan jelaskan aspek-aspek kemu’jizatan al-Qur’an! 4. Sebutkan Mu’jizat Nabi saw. Apakah yang dimaksud I’jƗzul Qur’an itu? 3. Uraian 1. Kurikulum 2013 33 . yang Anda ketahui! 2. Jelaskan perbedaan antara mu’jizat al-Qur’an dengan mu’jizat para Nabi sebelum Nabi Muhammad saw.Ayo Berlatih I. Penerapan Bacalah ayat-ayat al-Qur’an berikut kemudian tulis terjemahnya dalam bahasa Indonesia pada kolom di bawahnya! h i hh i h ğ h l k h l ğ h i l h ğ Ȕ ĵŵ˯ ŋŬȑ ̊ `źŞj Ŧĵơ j A ĵȍŌŵ ŴƗ ĵŵj? Terjemah h li il h Š l lilh l h hh Ġ l h il l h h h l l `< ŋ Ū ůA A Ŋ Ÿ Ů Ŀ ų ķ A ź Ļ ɂ Ž ` = ȇ Ŵ ƠA b ō ȸ ƃ A ĺ š ų ļ ŁA Ŵ Ɍ j j h j j j ů Ůũ j jj j l h e Źŝh Ŗšl h jȊ űl Źi Ři šl Ȩh `h ǽh źl ɉbh jŷjŰlĿųj ķ `h źl iĻɂhŽ ƅ ͙ AǞ g j j Terjemah II.

Tugas Setelah kalian mempelajari tentang keotentikan al-Qur’an. amatilah perilakuperilaku yang mencerminkan orang yang mempercayai keotentikan al-Qur’an di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai 34 Tanggapanmu? Paraf Orang tua Paraf Guru Buku Siswa Kelas X MA .

seni. disiplin. Kurikulum 2013 35 . MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur.co. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. toleran.yellowpages. dan menganalisis pengetahuan faktual. menerapkan. Mengolah. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. kenegaraan. damai) santun. 3. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.TUJUAN DAN FUNGSI AL-QUR’AN 3 Sumber: http://ramadhan. tanggungjawab. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri.id Kompetensi Inti (KI) 1. 4. budaya. menalar. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. konseptual. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. Memahami. kebangsaan. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. kerjasama. peduli (gotong royong. 2. Al-Qur’an Hadis. teknologi.

3 Menceritakan kisah orang yang menjadikan al-Qur’an sesuai dengan tujuan dan fungsi-nya.3 Memahami tujuan dan fungsi al-Qur’an.3 Mengfungsikan al-Qur’an secara tepat dan benar dalam kehidupan sehari-hari. 2. 2.Kompetensi Inti (KI) 1. Murid dapat menjelaskan tujuan dan fungsi al-Qur’an. Tujuan Pembelajaran 1. 4. Peta Konsep 36 Buku Siswa Kelas X MA .3 Menunjukkan perilaku yang mengamalkan ajaran al-Qur’an. Murid dapat menerapkan fungsi al-Qur’an. 3. Murid dapat menunjukkan perilaku orang yang memfungsikan alQur’an. 3.

Mengapa kita susah untuk mempelajari al-Qur`an? Padahal. di sebagian kantor. tempat pengajian. ataupan dalam handphone. dibawa dalam tas sekolah. Mari Renungkan Mushaf al-Qur’an kerap disimpan di masjid. Namun apakah sudah cukup menjadikan al-Qur’an sekadar hiasan agar dipandang Islami? Padahal al-Qur’an bukan sekadar bacaan mulya yang bernilai ibadah. Terutama mushaf itu diangkat oleh saksi sumpah jabatan bagi pejabat Ɵnggi negara. Termasuk pemandangan belakang kaca mobil. Dibaca sesuai dengan kemampuan. dan diulang-ulang sehingga betul-betul benar. dengan tenang. B. kemudian berikan tanggapanmu! Sumber: hƩp://moohammadaly. Tetapi juga dapat menjadi solusi bagi berbagai kemelut dan kompleksitas kehidupan.A. rumah keluarga taat beribadah. lahir dari keluarga Muslim. tetapi lidahnya kelu Ɵdak bisa mengucapkan ayat-ayat al-Qur`an. Kurikulum 2013 37 . SeƟap muslim diwajibkan mempelajari cara membaca al-Qur’an hingga sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah saw. ia akan menjadi penolong di dunia dan akhirat bagi pembacanya.com Al-Qur’an Hadis. apalagi di pesantren. BerarƟ tak seorang pun umat Islam menolak al-Qur’an sebagai kitab suci. di KTP tertulis beragama Islam. Sungguh sangat disayangkan.wordpress. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. di perpustakaan sekolah. jika ada orang mengaku Muslim.

Sebagai sumber hukum. i hh ġ lh l i hl h e Ʀh jĬA . ada yang masih bersifat global (mujmal) dan ada pula yang bersifat detail (tafsƯl). terutama umat Islam. Agar manusia dapat mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya. maka hendaknya manusia selalu berpegang teguh kepada prinsip dasar ajaran dan kaidah-kaidah hukum yang bersumber dari al-Qur’an sebagai sumber utamanya.. baik lahir maupun batin. dan janganlah kamu bercerai berai.com/2011/12/bagaimana-agar-anak-suka-mengaji.. Al-Qur’an juga merupakan sumber hukum yang utama dan pertama dalam Islam.blogspot. Dengan demikian ayat tersebut mengisyaratkan agar manusia khususnya umat Islam un- 38 Buku Siswa Kelas X MA . Mari Memahami Tujuan dan Fungsi Al-Qur’an 1.. Hal ini sebagaimana tersirat dalam QS. al-Qur’an berisi ajaran-ajaran yang lengkap dan sempurna yang meliputi seluruh aspek yang dibutuhkan dalam kehidupan umat manusia.com/wp-content/uploads/2011/10/al-quran-4 hƩp://mujiharyono. Kedudukan Al-Qur’an Al-Qur’an merupakan sumber pokok bagi ajaran Islam. bahagia dan sejahtera.Sumber: hƩp://belajarbacaalquran. Al-Qur’an mengatur dengan disertai konsekuensi-konsekuensi demi terciptanya tatanan kehidupan manusia yang teratur. harmonis. Ali-‘Imran [3]:103) Sebagian ulama’ menafsirkan lafaz ِ‫ﺣﺒْ ُﻞ اﻟﻠﱣﻪ‬ َ dengan al-Qur’an. Sebagai sumber pokok ajaran Islam..” (QS. al-Qur’an telah memberikan tata aturan yang lengkap.… Aźl ũŋğ ŧȩ ƅbh ĵšžj Ůj ĸƔj Aźųŕj ļȭAb “Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah.html C. Ali ‘Imran ayat 103.

kepada Nabi Muhammad saw. jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Tujuan dan Fungsi Al-Qur’an Allah telah menurunkan al-Qur’an dengan membawa kebenaran yang hakiki. al-Qur’an memiliki beberapa fungsi dan tujuan bagi kehidupan umat manusia. melalui perantaraan malaikat Jibril as. Di samping alQur’an. dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. sebagai petunjuk bagi manusia. sebagai sumber kedua setelah al-Qur’an. Al-Qur’an sebagai Petunjuk bagi Manusia Al-Qur’an telah diturunkan oleh Allah Swt. ( ‫)ا َِﻃﻴْ ُﻌﻮا اﻟﻠﱣ َﻪ‬. maksudnya adalah menaati ajaran Allah Swt.g ƾ ğ bh jĬA l Ǎj űl ļi ȭl Lĵ _j źl hȎAbh jĬĵjķ `źŶji ŲİĻ űl ļi ŶŬ `j? ^j źŎi ŋɉA Ǔ ? j e l lh i h l hh fl h h Š ̼ ƆɆjbįĻ Ŵŏń=b ǞŇ ūj ɉJ ŋj Ň j ſA Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad saw. juga terkandung maksud untuk mendasarkan pada Hadis/Sunnah Rasulullah saw. jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu. 2. juga menegaskan: l h l i l lh l ih h i ğ i hh hġ i h ih h ğ h Ġh h `jıŦ űȲŶjŲ ŋj ɊƁA Ƞb j =b i ^źŎŋɉA AźšžŚj =b ĬA h AźšžŚj = AźŶŲ<h ŴŽjȑA ĵŹȬɁ ĵŽ l h l i ġ l l ġ h Ŷh ȩh iabIĠ ŋi hŦ .An-NisƗ' [4]:59) Ayat tersebut terdapat perintah untuk menaati Allah Swt. Dalam ayat tersebut disiratkan bahwa al-Qur’an menempati kedudukan sebagai sumber utama dan pertama dalam rangka menyelesaikan permasalahan umat Islam. Sikap yang harus dimiliki oleh setiap umat Islam adalah mengembalikan semua permasalahan kepada sumber pertamanya yaitu al-Qur’an dan juga sumber keduanya yaitu Hadis/Sunnah Rasulullah saw. Kurikulum 2013 39 . manusia akan mempunyai arah dan tujuan hidup yang jelas dalam menjalani hidup dan kehidupannya. Dengan demikian. Kemudian. adalah: a. an-NisƗ' ayat 59. Dengan mengikuti petunjuk al-Qur’an tersebut.tuk senantiasa berpegang teguh kepada al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam. Allah Swt. maka akan tercapai kebahagiaan hidup di dunia sampai di akhirat kelak. Di antara tujuan dan fungsi diturunkannya al-Qur’an oleh Allah Swt. (QS.). yakni al-Qur’an. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya). terutama umat Islam. Dalam QS. Beberapa ayat di antaranya adalah sebagai berikut : Al-Qur’an Hadis. Banyak ayat al-Qur’an yang menjelaskan tentang fungsi al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.

sedang al-Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah Swt. mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh" (QS. karena itu. dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan.ğ h h hh il h l h h li i i l il ğ h k h e h i h j cʼnŹɉAh ŴjŲ Dĵ Ŷ ɀ Ʌ b Mĵ ŶŰj ɉ c ʼn Ÿ `< ŋ Ū ůA ŷ žj ȯ ^ Ō ŵ Ɂ dj ȑA `ĵŘɊK ŋŹő j h h l e g h jh h l h h i l i h l h h l ğ i i l j h h l h h h l i l h ȇ b= ĵŘɆŋj Ɋ `ǽ ŴŲb ŷųŕžŰŦ ŋŹŒɉA űȲŶjŲ i ʼnŹj őh Ŵųȯ `ĵ j ũŋŧůAb l l h h i i i h h l i i i iġ i i h h h l ši ůA űi Ȳ ʼnɆŋj Ž ŋŇ= ˉg ĵğŽɁ Ŵjl Ų fCʼnğ jšŦ ŋg ŧŎh Ǫ j ķ ʼnɆŋj Ž ğƅbh ǪɀůA űȲjķ ĬA h i i lh l i h h l i h h h hh hġ ikh i h h ğ l i l i h κ `bŋŭŒȶ űȲŰšůb űȱAʼnŸ ĵŲ ȇ ĬA Abǚj ŭ jȋb CʼnjšůA AźŰųj ŭ jȋb "Bulan Ramadhan.ĵŧőj b cʼnŸ AźŶŲ<i ŴŽjȓj ɉ j j h h hi h h hķ `Ǿh Ųh Ŵjl Ų `h bl Iĵ ̭ ʼnž š ŶȬ ūjɌůb= ǖe ȭ j g g Dan Jikalau Kami jadikan al-Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab. Allah Swt. dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. h ii h l h k i h lh i hh ĝ h l h e l i i hl h h lh h l h hźŸi Ůl iũ ȗ Ğ ŋh Šh bh ǖ Ğ j łŠ= ŷĻĵŽ< ĺŰŕj Ŧ ƅźɉ AźɉĵŪů ĵžųj łŠ= ĵŵ<ŋũ aĵŶŰšŁ źɉb j h h i li h h ğ h f h h e i ih h ğ lűŹlžhŰŠh źh Ÿi bh ŋf lũbh űl ŹjŵAJ< Ǎj `źŶjŲİŽ ƅ ŴŽjȑAb .” (QS. dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka). al-Baqarah [2]:2) Atau ada pula ayat yang khusus menegaskan bahwa al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia yang beriman. petunjuk bagi mereka yang bertakwa. atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu. bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). menghendaki kemudahan bagimu. al-Baqarah [2]:185) Atau ayat lain yang lebih khusus menegaskan bahwa al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk bagi manusia yang bertakwa. l i l h lh h i h l h Š ğ h e i ̃ ǻjŪļųŰj ɉ cʼnŸ jŷžjȯ ĶɆK ƅ BĵļjŭůA ūj ɉJ “Kitab (al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya. Fussilat [41]: 44) 40 Buku Siswa Kelas X MA . tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” Apakah (patut al-Quran) dalam bahasa asing sedang (Rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: “al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. pada hari-hari yang lain. supaya kamu bersyukur. Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu. sebanyak hari yang ditinggalkannya itu. Maka (wajiblah baginya berpuasa)." (QS.

Manusia yang mau mengikuti petunjuk al-Qur’an. niscaya akan mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. dan janganlah engkau menjadi penentang (orang yang tidak bersalah). Al-Qur’an sebagai Peringatan dan Pelajaran bagi Manusia Sebagai peringatan dan pelajaran bagi manusia maksudnya adalah al-Qur’an Al-Qur’an Hadis. b. juga menyempurnakan ajaran kitab-kitab sebelumnya tersebut. Dalam sebuah ayat. Kurikulum 2013 41 . Dalam pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa al-Qur’anlah yang mula-mula menjelaskan ajaran yang lengkap dan menyeluruh yang diberikan oleh Allah Swt. an-Nisa’ ayat 105. Ajaran Islam yang bersumber dari al-Qur’an mutlak kebenarannya dan ajaran yang paling sempurna. karena (membela) orang yang berkhianat.Dari beberapa penjelasan ayat tersebut di atas dapat diambil kesimpulan bahwa salah satu fungsi terpenting al-Qur’an adalah sebagai petunjuk bagi manusia. l h lh hl hlh ğ h h iġ h hh h l h h i l h k hl h h h ğ j ȍA ǻȨ űȲŅ jȋ Ũj ơĵjķ BĵļjŭůA ūȎj? ĵȍŌŵɁ ĵŵj? ƅb ĬA ]AK= ĵųjķ Mĵ h h h l l i h ͪ ĵųe lžŕj Ň ǻ j ŶjɋĵňŰj ɉ ŴȲĻ “Sungguh. agar engkau mengadili antara manusia dengan apa yang telah diajarkan Allah Swt. Ajaran-ajaran tersebut ada yang bersifat mujmal. yakni hanya memberikan prinsip-prinsip umumnya saja. Allah Swt.. Kami telah menurunkan Kitab (al-Qur’an) kepadamu (Muhammad saw. kepadamu. Ajaran al-Qur’an di samping membenarkan ajaran-ajaran kitab suci sebelumnya.” (QS.) membawa kebenaran. dan segala hal yang dibutuhkan manusia dalam kehidupannya. akhlak. dan ada juga yang bersifat tafshil yakni ajaran yang terperinci dan khusus. tidak boleh sedikitpun menyimpang dari al-Qur’an. manusia dengan sesama manusia dan bahkan manusia dengan alam sekitarnya. menegaskan bahwa al-Qur’an diturunkan dengan membawa kebenaran hakiki yang berfungsi sebagai dasar penetapan hukum yang harus dipegang teguh oleh Nabi Muhammad saw.. Petunjuk-petunjuk al-Qur’an itu secara garis besar meliputi petunjuk tentang bagaimana hubungan manusia dengan Allah Swt. Al-Qur’an berisi tentang pokok-pokok atau dasar-dasar ajaran Islam yang berkenaan dengan masalah ketauhidan. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. ibadah. hukum. Dan tentunya hal ini juga harus dipegang teguh oleh umat Islam. Al-Qur’an sebagai Sumber Pokok Ajaran Islam Salah satu fungsi penting al-Qur’an lainnya adalah sebagai sumber pokok ajaran Islam. an-NisƗ’[4]: 105) c.

agar engkau memberi peringatan dengan (Kitab) itu dan menjadi pelajaran bagi orang yang beriman. taat dan soleh. Allah Swt. menjanjikan kebaikan di dunia dan pahala (surga) di akhirat karena ridha-Nya." (QS. durhaka dan tidak shalih. Allah Swt. serta mengambil pelajaran yang baik dan positif dan meneladaninya dan mening- 42 Buku Siswa Kelas X MA .). Allah Swt.merupakan kitab suci dengan konsep ajaran yang salah satu ajarannya adalah berupa sejarah atau kisah umat terdahulu." (QS. maka janganlah engkau sesak dada karenanya. mengancam dengan ancaman hukuman dan azab baik di dunia maupun di akhirat. Dalam kisah-kisah itu dijelaskan bahwa ada di antara umat manusia sebagian orang-orang yang beriman. Kitab yang telah Kami turunkan dengan penuh berkah. Al-A’rƗf [7]:2) Apabila manusia. sebaliknya kepada mereka yang ka¿r. Dan dalam banyak ayat. dan mereka selalu memelihara salatnya. ber¿man: h l Ȩh djȑAğ \i ʼnj k ŕh Ɋi ]f Kĵ lŴŲh bh cŋh Ūi lůA _ğ i= Kh Ŋj lŶi jȋbh jŷlŽʼnh hŽ ǻ f ļjh Ŭ AŊh ŸŠ bh h ĸh Ųi iaĵhȍl Ōh l ŵɁh Bĵ h i hi l h h hh l i h h i li h h i l i h ğ h hhl h j ͝`źŞj ŦĵƘ űŹj j ĻƆŔ ȇ űŸb jŷjķ `źŶjŲİŽ CŋŇ j ſĵjķ `źŶjŲİŽ ŴŽjȑAb ĵŹɉźń "Dan ini (al-Qur’an). l h li il f h h h l h i h h h h lh h li f h l h h cŋŬjJb jŷjķ KŊj Ŷ jȋ ŷŶjŲ Fŋń ]jKʼnŔ Ǎj ŴȲŽ ƆŦ ūȎj? ^Ōj ŵɁ BĵļjŬ h j ŶŲj İl ųi lŰj ɉ ̃ǻ "(Inilah) Kitab yang diturunkan kepadamu (Muhammad saw. Orang-orang yang beriman kepada (kehidupan) akhirat tentu beriman kepadanya (al-Qur’an). Bagi kita. namun ada pula sebagian yang lain orang-orang yang ka¿r. terutama umat Islam telah memfungsikan al-Qur’an dengan cara menjadikan al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup. Kepada mereka yang soleh. membuktikan janji dan ancamannya tersebut. Allah Swt. alAn’Ɨm [6]: 92) Dalam ayat lain. menerapkan dan melaksanakan segala ajaran Islam sesuai dengan ajaran-ajaran al-Qur’an. apa yang dijelaskan dalam kisah umat terdahulu tersebut. dapat kita ambil pelajaran dan sekaligus peringatan bagi kita untuk pandai mengambil pelajaran dan meneladani yang baik dan menjauhi yang buruk untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan hidup di dunia sampai di akhirat kelak. membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar engkau memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang ada di sekitarnya. maksiat. Allah Swt. juga menegaskan tentang fungsi al-Qur’an sebagai peringatan dan pelajaran terutama bagi orang-orang yang beriman.

Kurikulum 2013 43 . lakukanlah diskusi dengan teman sebangkumu atau dengan kelompokmu.galkan yang negatif. niscaya keselamatan. Al-Qur’an memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai petunjuk bagi umat manusia. Al-Qur’an berkedudukan sebagai sumber ajaran Islam yang pertama dan utama sebelum sumber ajaran Islam lainnya (hadis. ijma’ dan qiyas). Mari Berdiskusi Setelah kalian mempelajari materi tentang tujuan dan fungsi al-Qur’an. Penerapan Bacalah ayat-ayat al-Qur’an berikut kemudian tulis fungsi al-Qur’an yang sesuai dengan kandungan ayat pada kolom di bawahnya! i i l il l h li ğ h h h h i l h ğ h k e h h j ŶŰj ɉ cʼnŸ `<ŋŪůA jŷžjȯ ^Ōj ŵɁ djȑA `ĵŘɊK ŋŹő Dĵ g Ŷj ɀɅb Mĵ h l il h h il h .. Itulah fungsi dan tujuan diturunkannya al-Qur’an. Ayo Berlatih I.…… `ĵ j ũŋŧůAb cʼnŹɉA ŴjŲ Al-Qur’an Hadis. kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi kalian tersebut di depan kelas. RANGKUMAN 1. kesuksesan dan kebahagiaanlah yang akan diperoleh baik di dunia maupun di akhirat. 2. peringatan dan pelajaran bagi manusia. sumber pokok ajaran Islam. E.

li il f h h h l h i h h h h lh h li f h l h jŷjķ KŊj Ŷ jȋ ŷŶjŲ Fŋń ]jKʼnŔ Ǎj ŴȲŽ ƆŦ ūȎj? ^Ōj ŵɁ BĵļjŬ h j ŶŲj İl ųi lŰj ɉ cŋh Ŭjl Jbh ǻ Fungsi Al-Qur’an sebagai …. Jelaskan fungsi al-Qur’an sebagaimana dinyatakan dalam ayat berikut! l h li il f h h h l h i h h h h lh h li f h l h h cŋŬjJb jŷjķ KŊj Ŷ jȋ ŷŶjŲ Fŋń ]jKʼnŔ Ǎj ŴȲŽ ƆŦ ūȎj? ^Ōj ŵɁ BĵļjŬ h l j ŶŲj İl ųi lŰj ɉ ǻ 44 Buku Siswa Kelas X MA . Terjemahkan ayat tersebut! b. Perhatikan ayat berikut! i l l h l lih hl i ğ i l hh ġ l i h h l ğ h Ġhh lűȲ ŶjŲ ŋj ɊƁA Ƞj b=b ^źŎŋɉA AźšžŚj =b jĬA AźŶŲ< ŴȬjȑA ĵŹȬɂŽ a. Jelaskan fungsi al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia! 4. Jelaskan kata yang bergaris bawah pada ayat tersebut! 3.Fungsi Al-Qur’an sebagai …. Jelaskan kedudukan al-Qur’an dalam Islam! 2. Jelaskan fungsi al-Qur’an sebagai sumber pokok ajaran Islam! 5. Uraian 1. II.

Tugas Setelah kalian mempelajari tentang tujuan dan fungsi Al-Qur’an. Kurikulum 2013 Paraf Guru 45 . amatilah perilaku-perilaku yang mencerminkan orang yang memfungsikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu Perilaku yang diamaƟ Nilai Tanggapanmu? Paraf Orang tua Al-Qur’an Hadis.

tanggungjawab. Memahami. kebangsaan. 46 Buku Siswa Kelas X MA . MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. menalar. teknologi. Mengolah.jpgom Kompetensi Inti (KI) 1. 3. peduli (gotong royong. dan menganalisis pengetahuan faktual.POKOK-POKOK ISI KITAB-KU 4 Sumber: http://blogspot. konseptual. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. disiplin. toleran. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. damai) santun. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. budaya. seni. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. kenegaraan. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. menerapkan. kerjasama.com/Alquran+dan+Rahasia+Alam+Semesta.

4 Memahami pokok-pokok isi al-Qur’an 4.4 Memaparkan pokok-pokok ajaran al-Qur’an beserta contohcontohnya dalam ayat Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik dapat menunjukkan ayat terkait dengan pokok isi alQur’an 3. Kurikulum 2013 47 .Kompetensi Inti (KI) 1.4 Menunjukkan perilaku yang menjadikan al-Qur’an sebagai sumber hukum dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat menjelaskan kandungan ayat yang terkait dengan isi pokok ajaran al-Qur’an Peta Konsep Al-Qur’an Hadis.4 Meyakini kebenaran nilai-nilai yang terdapat pada pokok-pokok isi al-Qur’an 2. Peserta didik dapat mengidenƟĮkasi pokok-pokok isi al-Qur’an 2. 3.

al-Qur’an kerap dijadikan rujukan oleh seluruh umat Islam di dunia dalam mengambil hukum dan tata nilai kehidupan. al-Qur’an mengandung pokokpokok ajaran yang lebih luas cakupan materi ajarannya mencakup segala persoalan umat manusia. kemudian berikan tanggapanmu! Sumber: hƩp://kuliahkaryawanfakultashukum. 114 surat. hukum. Mari Renungkan Kalian tentu telah mengetahui bahwa al-Qur’an terdiri atas 30 juz. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. al-Qur’an berfungsi membenarkan dan menjelaskan pokok-pokok ajaran yang terkandung dalam kitab-kitab suci sebelumnya. dan 6. Dilihat dari isi kandungannya. akhlak.blogspot. al-Qur’an mengandung 6 isi pokok ajaran yaitu melipuƟ : akidah.236 ayat. dan dasar-dasar ilmu pengetahuan (sains) dan teknologi. ibadah dan mu’amalah. Sebagai kitab rujukan bagi umat Islam.com 48 Buku Siswa Kelas X MA . B. ada pula yang menyebutkan 6. sejarah. Secara garis besar.A.666.

com Al-Qur’an Hadis.blogspot.com Sumber: hƩp://luar-negeri.kompasiana. Kurikulum 2013 49 .Sumber: hƩp://kir-man2ptk.

iman kepada kitab-kitab Allah Swt. Orang yang tidak meyakini ke-Maha Esa-an Allah Swt. Seorang yang menyatakan diri berakidah Islam tidak hanya cukup mempercayai dan meyakini keyakinan dalam hatinya. Setiap Muslim wajib meyakini ke-Maha Esa-an Allah. di samping kewajiban untuk meyakini bahwa Allah Swt. tetapi harus menyatakannya dengan lisan dan harus mewujudkannya dalam bentuk amal perbuatan (amal shalih) dalam kehidupannya sehari-hari. Bentuk jamak Akidah (‘Aqidah) adalah aqa’id. atau meyakini sebagian dari rukun iman saja. Tidak dibenarkan apabila seseorang yang mengaku berakidah/beriman apabila dia hanya mengimani Allah saja. dinamakan musyrik. Orang yang berakidah berarti orang yang beriman (Mukmin). Akidah secara terminologi dide¿nisikan sebagai suatu kepercayaan yang harus diyakini dengan sepenuh hati. yakni keyakinan bahwa Allah Maha Esa. Al-Qur’an banyak menjelaskan tentang pokok-pokok ajaran akidah yang terkandung di dalamnya. Akidah Secara etimologi akidah berarti kepercayaan atau keyakinan.. iman kepada hari akhir. itu Esa. Rukun iman yang wajib diyakini tersebut adalah: iman kepada Allah Swt. Dalam akidah Islam. berarti ia ka¿r. Mari Memahami Pokok-pokok Isi Al Qur’an Isi kandungan al-Qur’an itu selanjutnya dapat digali dan dikembangkan menjadi berbagai bidang.. di antaranya adalah sebagai berikut : h iġ i li h i lhh l h lh ġ i h lhh ğ l h i f i h iȔh Ŵl Ȳ Ž űɉb ̄ ȐźŽ űɉb Ȓj Ž űɉ ̃ ʼnųŕɉA ĬA ̂ ʼnń= ĬA źhh Ÿ Ůũ ii ̅ ʼnf ńh = Aźe ŧŬ 50 Buku Siswa Kelas X MA .C. Dalam bab ini akan diuraikan isi kandungan al-Qur’an secara garis besar yaitu meliputi : 1.. Inti pokok ajaran akidah adalah masalah tauhid. dan apabila meyakini adanya Tuhan selain Allah Swt. iman kepada malaikat-malaikat Allah. Akidah Islam adalah keyakinan berdasarkan ajaran Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan hadis. iman kepada Rasul-Rasul Allah Swt. juga ada kewajiban untuk meyakini rukun-rukun iman yang lain. dinyatakan dengan lisan dan dimanifestasikan dalam bentuk amal perbuatan. dan iman kepada Qadla’ dan Qadar. Akidah juga disebut dengan istilah keimanan.

1.
2.
3.
4.

Katakanlah (Muhammad saw.), ”Dialah Allah, Yang Maha Esa
Allah Swt. tempat meminta segala sesuatu.
(Allah Swt.) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” (QS. al-Ikhlas [112]: 1-4)

i iŠ
h ŷf Š ů? űl Ȳ
i ń
ğ Ŵi Š Ƨl ŋɉA
ğ źh Ÿi ƅğ ? ŷh Š ů? ƅh ʼnf ń
Τ űž
A
b
Źɉ˯
j ŋɉA
j
j j
j
“Dan Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia, Yang
Maha Pengasih, Maha Penyayang.” (QS. al-Baqarah [2]: 163)

h h h h ġ h h Ği h l i l il h kh l lh h li h i i ğ h h
jŷjļŭjɋƆɊb jĬĵh j ķ ŴŲ< ȁ `źŶjŲİųɉAb jŷj ɅK ŴjŲh jŷȎj? ^Ōj ŵɁ ĵųjķ ^źŎŋɉA ŴŲ<
h
i h
h h l i l
l
h l Ȩh \i ŋk ŧh ȫi ƅ
i Ki bh jŷĸļi ȡi bh
ūŵAŋh ŧȮ ĵŶh šŚh =bh ĵŶh šųj Ŏh Aźɉĵũbh jŷjŰŎi Ki Ŵjl Ų ʼng ńh = ǻ
ŷ
Ű
Ŏ
j
j
j
j
l
h
h
i ŕj ųh ɉA ūlȎ˯ ĵŶh Ʌğ Kh
ОǞ
“Rasul (Muhammad saw.) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (alQur’an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka
berkata), ”Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan
mereka berkata, ”Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan
kepada-Mu tempat (kami) kembali.” (QS. al-Baqarah [2]: 285)

2. Ibadah dan Muamalah

Ibadah berasal dari kata ‫ َﻋ َﺒ َﺪ – ﻳَ ْﻌ ُﺒ ُﺪ – َﻋ ْﺒ ًﺪا‬/ ‫ ِﻋ َﺒﺎ َد ًة‬artinya mengabdi atau menyembah. Yang dimaksud ibadah adalah menyembah atau mengabdi sepenuhnya
kepada Allah Swt. dengan tunduk, taat dan patuh kepada-Nya. Ibadah merupakan
bentuk kepatuhan dan ketundukan yang ditimbulkan oleh perasaan yakin terhadap kebesaran Allah Swt., sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
Karena keyakinan bahwa Allah Swt. mempunyai kekuasaan mutlak.
Dalam al-Qur’an dijelaskan bahwa tujuan penciptaan jin dan manusia tidak
lain adalah untuk beribadah kepada Allah Swt. Firman Allah Swt.:

l i lh h hh
l
h
l ğ
̹ `bl ʼni ĸi šhȎj ƅj? ōh ȸƃAbh Ŵğ ƠA
j ĺŪŰŇ ĵŲb

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyaat [51] : 56)

Manusia harus menyadari bahwa dirinya ada karena diciptakan oleh Allah
Swt., oleh sebab itu manusia harus sadar bahwa dia membutuhkan Allah Swt. Dan
kebutuhan terhadap Allah Swt. itu diwujudkan dengan bentuk beribadah kepada-

Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

51

Nya. Hanya kepada-Nya manusia menyembah dan meminta pertolongan. Sebagaimana ¿rman Allah Swt.:

h ğŽ˯ ʼni ĸi šl ȫh ]ĵ
h ğ Ž?
i l šļh ŏl h ȸ ]ĵ
̆ǻ
j
j

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami
mohon pertolongan.” (QS. al-Fatihah [1]: 5)

Ibadah dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu : ibadah mahiah dan ghairu
mahiah. Ibadah mahiah artinya ibadah khusus yang tata caranya sudah ditentukan, seperti: shalat, puasa, zakat dan haji. Sedangkan ibadah ghairu mahiah artinya ibadah yang bersifat umum, tata caranya tidak ditentukan secara khusus, yang
bertujuan untuk mencari ridha Allah Swt., misalnya: silaturrahim, bekerja mencari rizki yang halal diniati ibadah, belajar untuk menuntut ilmu, dan sebagainya.
Selain beribadah kepada Allah Swt. karena kesadaran manusia sebagai makhluk ciptaan Allah Swt., manusia juga memiliki kecenderungan untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya bersama manusia lainnya. Maka al-Qur’an tidak hanya
memberikan ajaran tentang ibadah sebagai wujud kebutuhan manusia terhadap
Allah Swt. ( ‫ﻦ اﻟﻠﱣ ِﻪ‬
َ ‫) َﺣ ْﺒ ٌﻞ ِﻣ‬, tetapi juga mengatur bagaimana memenuhi kebutuhan
ِ ‫) َﺣ ْﺒ ٌﻞ ِﻣ َﻦ اﻟ ﱠﻨ‬. Misalnya: sillaturradalam hubungannya dengan manusia lain ( ‫ﺎس‬
him, jual beli, hutang piutang, sewa menyewa, dan kegiatan lain dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan dalam hubungan antar manusia ini disebut dengan
mu’amalah.
Dalam al-Qur’an banyak ditemukan ajaran tentang tata cara bermu’amalah,
antara lain:

l hl h i ii l h ĝ h i h h h l h l il h h h h i h h ğ h Ġh h
lĶļi ŭ
Ȏb aźĸļŬĵŦ ǖŏɊ Ůg Ł= Ǔj? Ŵg Žʼnjķ űļȿŽAʼnĻ AJj? AźŶŲ< ŴŽjȑA ĵŹȬɁ ĵŽ
l hl f h l i hlh
.…… ^j ʼnšůĵjķ Ķj Ļǽ űȲŶɀķ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu melakukan utang piutang
untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah
seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar....” (QS. al-Baqarah
[2]: 282)

3. Akhlak

Akhlak (‫ﺧﻼ ٌَق‬
ْ َ ‫ )ا‬ditinjau dari segi etimologi merupakan bentuk jama’ dari
kata (‫ﺧﻠُﻖ‬
ُ ) yang berarti perangai, tingkah laku, tabiat, atau budi pekerti. Dalam
pengertian terminologis, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia
yang muncul spontan dalam tingkah laku hidup sehari-hari.

52

Buku Siswa Kelas X MA

Dalam konsep bahasa Indonesia, akhlak semakna dengan istilah etika atau
moral. Akhlak merupakan satu fundamen penting dalam ajaran Islam, sehingga
Rasulullah saw. menegaskan dalam sebuah hadis bahwa tujuan diutusnya beliau
adalah untuk
memperbaiki dan menyempurnakan akhlak mulia.
P
Q

Q QP P P P P P T Q
Ē P
P Q T Q P Ē PĒ P P TP P
T P
ôP öĕ ȩĄR ½
ÂäR º ¸öȫ,R ôóÑJ úR āóã ¯
R . Ʀ× ¯
R . FýÑ8 F¸ì F¸ì 0ÎP P ɋÎP ûP T ŗR * ÷ȭ
T
(Ìʼn. I.J8) DR ĉÊĄ. ÆP òR ¸×P
“Dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Bahwasanya aku diutus
untuk menyempurnakan akhlak yang baik. (HR. Ahmad)

Nabi Muhammad saw. adalah model dan suri tauladan bagi umat dalam bertingkah laku dengan akhlak mulia (karimah). Al-Qur’an merupakan sumber ajaran
tentang akhlak mulia itu. Dan beliau merupakan manusia yang dapat menerapkan
ajaran akhlak dari al-Qur’an tersebut menjadi kepribadian beliau. Sehingga wajarlah ketika Aisyah Ra. ditanya oleh seorang sahabat tentang akhlak beliau, lalu
Aisyah ra. menjawab dengan menyatakan ‫ن‬
ُ ‫( ﻛَﺎ َن ُﺧﻠُ ُﻘ ُﻪ اﻟْ ُﻘ ْﺮ َءا‬akhlak beliau adalah
al-Qur’an).
Ayat-ayat al-Qur’an yang menyatakan tentang ajaran akhlak Nabi Muhammad saw. antara lain adalah :

h i i hhh h ğ
̅ ˈž
Ş
Š
g j Ũg ŰŇ ǔšů ūŵ˯

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.” (QS. al-Qalam [68]: 4)

ġ
i h h h l hh
h_źl hȎAl bh ĬA
h ġ źŁi ŋl hŽ `h ǽh Ŵl ųjh ɉ Ĺf Ŷh ŏh ńh fCźh Ŏl i= jĬA
^j źŎi Kh Ǎj űl Ȳů `ǽ ʼnŪů
e j ĿŬh ĬA
h ġ ŋh Ŭh Jh bh ŋh Ň
̖ AǞ
j ſA
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat
dan yang banyak mengingat Allah Swt.” (QS. al-Ahzab [33]: 21)

4. Hukum
Hukum sebagai salah satu isi pokok ajaran al-Qur’an berisi kaidah-kaidah
dan ketentuan-ketentuan dasar dan menyeluruh bagi umat manusia. Tujuannya
adalah untuk memberikan pedoman kepada umat manusia agar kehidupannya
menjadi adil, aman, tenteram, teratur, sejahtera, bahagia, dan selamat di dunia
maupun di akhirat kelak.

Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

53

Sebagai sumber hukum ajaran Islam, al-Qur’an banyak memberikan ketentuan-ketentuan hukum yang harus dijadikan pedoman dalam menetapkan hukum
baik secara global (mujmal) maupun terperinci (tafsil). Beberapa ayat-ayat alQur’an yang berisi ketentuan hukum antara lain adalah :

l h lh hl hlh ğ
h h iġ h hh h
l h h i l h k hl
h
h
h
ğ
j ȍA ǻȨ űȲŅ jȋ Ũj ơĵjķ BĵļjŭůA ūȎj? ĵȍŌŵɁ ĵŵj?
ƅb ĬA ]AK= ĵųjķ Mĵ
h h h l l i h
ͪ ĵųe lžŕj Ň ǻ
j ŶjɋĵňŰj ɉ ŴȲĻ

“Sungguh, Kami telah menurunkan Kitab (al-Qur’an) kepadamu (Muhammad
saw.) membawa kebenaran, agar engkau mengadili antara manusia dengan apa
yang telah diajarkan Allah Swt. kepadamu, dan janganlah engkau menjadi penentang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang yang berkhianat” (QS.
an-Nisa’ [4]: 105)

l i h l h l h i h l h l h i l h l h i l hl h ğ i h h ğ h Ġ h h
lŴjŲ ōf Ł
ĵųȫj? AźŶŲ< ŴŽjȑA ĵŹȬɁ ĵŽ
jK _ƅLƁAb BĵŕŵƁAb Ǫj ɀųɉAb ŋųğ ƢA
h i li l i hh i i hl h hl ğ
h h
͛ `źŅjŰŧȩ űȲŰšů aźĸjȿļŁĵŦ `ĵ
j śžŒɉA Ůj ųȭ
“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi,
(berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.” (QS. al-Maidah [5]: 90)

Ketentuan-ketentuan hukum lain yang dijelaskan dalam ayat-ayat al-Qur’an
adalah meliputi :
a. Hukum perkawinan, antara lain dijelaskan dalam QS. al-Baqarah [2]: 221;
QS. al-Maidah [5]: 5; QS.an-Nisa’ [4]: 22-24; QS.an-Nur [24]: 2; QS. alMumtahanah [60]:10-11.
b. Hukum waris, antara lain dijelaskan dalam QS. an-Nisa’ [4]: 7-12 dan 176,
QS. al-Baqarah [2]:180; QS. al-Maidah [5]:106
c. Hukum perjanjian, antara lain dijelaskan dalam QS. al-Baqarah [2]: 279, 280
dan 282; QS. al-Anfal [8]: 56 dan 58; QS. at-Taubah [4]: 4
d. Hukum pidana, antara lain dijelaskan dalam QS. al-Baqarah [2]: 178; QS. anNisa’ [4]: 92 dan 93; QS. al-Maidah [5]: 38; QS. Yanus [10]: 27; QS. al-Isra’
[17]: 33; QS. asy-Syu’ara [26]: 40
e. Hukum perang, antara lain dijelaskan dalam QS. al-Baqarah [2]: 190-193;
QS. al-Anfal [8]: 39 dan 41; QS. at-Taubah [9]: 5,29 dan 123, QS. al-Hajj
[22]: 39 dan 40
f. Hukum antarbangsa, antara lain dijelaskan dalam QS. al-Hujurat [49]: 13

54

Buku Siswa Kelas X MA

Dan Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih. Ibrah tersebut kemudian dapat dijadikan dapat menjadi petunjuk untuk dapat menjalani kehidupan agar senantiasa sesuai dengan petunjuk dan keridhaan Allah Swt. dan menghindari perbuatan ma’siat kepada-Nya. Sejarah atau kisah-kisah tersebut bukan hanya sekedar cerita atau dongeng semata. umat Islam bisa mencontoh umat-umat yang taat kepada Allah Swt. Ayat-ayat al-Qur’an yang menjelaskan tentang sejarah atau kisah umat terdahulu antara lain : h l hl hh eh i hl h h h l i hl h l h h i Ġ i ğ h ğh g i hl h h ğ l j ŶŰj ɉ űŸĵŶŰšŁbh űŸĵŶȰŋţ= ŮŎŋɉA AźķŊh Ŭ ĵųɉ Gźŵ _źũb ĵŵʼnļȭ=b ĹŽ< Mĵ h h h h i ğ e h hlh i h k ğ h h l h h ihh e h h ųj j ɉĵŞŰj ɉ ūj ɉJ ǻ Ȩ ĵŵbŋũb Mj ŋɉA BĵŅŔ=b IźųȪb AIȕhb ̦ ĵųe Ȏj = ĵeķAŊŠ ǻ ĝi h h h l l ih hl h h ĝi h l ğ ȩh ȥ e j ĿŬh e l ĸlȽhĻ ĵhŵǚ Ȕ ĵ Ŷ Ʌ ǰ ȥ b ̧ A Ǟ ̨ AǞ b ^ĵ Ŀ Ų Ɓ A j “Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh ketika mereka mendustakan para rasul. Allah Swt. pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal. maupun yang ingkar dan ma’siat kepada-Nya. (al-Qur’an) itu bukanlah cerita yang dibuat-buat.” (QS. tetapi dimaksudkan untuk menjadi ‘ibrah (pelajaran) bagi umat Islam. dan (sebagai) petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Sejarah / Kisah Umat Masa Lalu Al-Qur’an sebagai kitab suci bagi umat Islam banyak menjelaskan tentang sejarah atau kisah umat pada masa lalu. menjelaskan segala sesuatu. tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya. al-Furqan [25]: 37-39) Al-Qur’an Hadis.g ƾ ȁ Ů Ͱ `źŶji ŲİiŽ ˉg źl Ūj ů ĹƧ j j “Sungguh. Yusuf [12]: 111) Al-Qur’an telah banyak menggambarkan umat-umat terdahulu baik yang iman dan taat kepada Allah Swt. telah memberikan kebaikan dan keberkahan dalam hidup mereka. telah memberikan azab-Nya. Kurikulum 2013 55 .5. Kami tenggelamkam mereka dan Kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Diharapkan dengan memperhatikan kisah umat terdahulu. Dan (telah Kami binasakan) kaum ‘Ad dan Samód dan penduduk Rass serta banyak (lagi) generasi di antara (kaum-kaum) itu. Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.” (QS. Allah Swt. Bagi umat yang beriman dan taat kepada Allah Swt. sebaliknya bagi yang ingkar dan ma’siat kepada-Nya. i fhl l lh l hh hhli e h h h h h hũ Ǎ `h ǽh ʼnl Ūh hů lŴȲ h Ȋ Ɓ A Ƞb Ɓ C ǚj Š ű Ź ŕ ŕ j j ůb cǛŧȬ ĵĿŽʼnj ń `ǽ ĵŲ Bĵ j j j j j h k i e h h hl h h e i h l h l h l Ȩh djȑAğ ŨŽ h ʼnj ŕl hĻ lžŕŧl ȩh bh jŷlŽʼnh hŽ ǻ Kb cʼnŸb ..

Al-Qur’an menekankan betapa pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini mengindikasikan bahwa al-Qur’an menekankan betapa pentingnya membaca dalam upaya mencari dan menguasai ilmu pengetahuan.6. al-‘Alaq: 1-5 ğ h kh l lhl h h l h hl h h h h h Ġh h lhl h h ūɅKb =ŋũA ̃ Ũg ŰŠ ŴjŲ `ĵŏȸƃA ŨŰŇ ̂ ŨŰŇ djȑA ūj ɅK űj Ŏĵjķ =ŋũj A ğ l hl h lh h h hl hğ h h hl h ğ h i l h ̆ űŰšȬ űɉ ĵŲ `ĵŏȸƃA űŰŠ ̅ űj ŰŪůĵjķ űŰŠ djȑA ̄ _ŋŬƁA 1. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Allah Swt. l lh l i h l h hh l i h h h ih h ğ h Ġh h h i ğ h l h jŃŏŧȬ AźŅŏŦĵŦ ōjj ɉĵłųɉA Ǎj AźŅŏŧȩ űȲů ŮžjȰ AJj? AźŶŲ< ŴŽjȑA ĵŹȬɁ ĵŽ i l i h h ğ iġ hlh l i il h l i il hl h l i h iġ hŴŽjȑAğ bh űl Ȳ ŶjŲ AźŶŲ< ŴŽjȑA ĬA jşŦŋŽ AbǭȸĵŦ AbǭȸA ŮžjȰ AJ˯ űȲů ĬAi h hl l i l h h lihlh h iġ h h f h ̌ ǞjĸŇ `źŰųšȩ ĵųjķ ĬAb Dĵ g ŁKI űŰjšůA AźĻb= . Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Banyak ayat yang memberikan isyaratisyarat ilmu pengetahuan (sains) dan teknologi yang bersifat potensial untuk kemudian dapat dikembangkan guna kemaslahatan dan kesejahteraan hidup manusia. Ayat lain yang berisi dorongan untuk menguasai ilmu pengetahuan juga dijelaskan dalam QS. Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”. dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. yang Maha memberi ilmu telah mengajarkan kepada umat manusia untuk dapat menjalani hidup dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan baik. 5. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. al-Mujadalah [58]: 11) 56 Buku Siswa Kelas X MA . al-Mujadalah ayat 11. (QS. Membaca adalah satu faktor terpenting dalam proses belajar untuk menguasai suatu ilmu pengetahuan. Bacalah. niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dasar-dasar Ilmu Pengetahuan (Sains) dan Teknologi Al-Qur’an adalah kitab suci ilmiah. Yang mengajar (manusia) dengan pena. al-‘Alaq [96]: 1-5) Ayat yang pertama kali diturunkan tersebut diawali dengan perintah untuk membaca. 3. (QS. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”. yaitu QS. 2. 4. Maka berdirilah. Hal itu diisyaratkan pada saat ayat al-Qur’an untuk pertama kalinya diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.

Dada akan senantiasa lapang dan luas dalam menerima petunjuk-petunjuk dan titah-titah ketuhanan. seseorang akan terlepas dari kebodohan dan kesesatan dalam mengarungi kehidupan ini. Al-Kah¿ [18]:109). orang lain maupun linkungannya. Bahkan penemuan-penemuan ilmu pengetahuan yang mereka hasilkan telah banyak mengilhami bangsa barat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang berkembang hingga saat ini. Al-Qur`an adalah petunjuk Allah Swt. terakhir kepada umat manusia. meneliti dan mengembangkan isyarat-isyarat ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan dan kesejahteraan hidupnya. teknologi pesawat terbang. pertanian. yang tidak terbatas (Q. Rasulullah saw.R. Al-Farabi. (H. farmasi. Perilaku orang yang menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari Al-Qur`an adalah wahyu Allah Swt. Perilaku akan terhindar dari gerak jiwa yang dapat mendatangkan petaka dan kerugian bagi diri. Dengan mempelajari al-Quran. bagi orang yang bertakwa dan tidak ada keraguan di dalamnya. bersabda : “Sebaik-baik manusia adalah siapa yang belajar al-Quran dan mengajarkannya kepada orang lain”. dan lain-lain. kimia. biologi. hati akan lembut dan terhindar dari penyakit-penyakit hati atau ruhani. Ibnu Sina. Al-Khawarizmi. Kitab suci ini mengandung semua kunci untuk membuka pengetahuan Allah Swt. Orang yang menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman dalam hidupnya selalu mempelajari al-Qur’an. Islam telah melahirkan banyak cendekiawan muslim yang telah berhasil menemukan berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berkat ketelitian mereka dalam menggali isyarat ilmu pengetahuan dalam al-Qur’an. ilmu anatomi tubuh. Isyarat-isyarat ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut di antara berkenaan dengan ilmu kedokteran. Kurikulum 2013 57 . ¿sika. Akal pikiran menjadi cerdas dan terbebas dari kesesatan berpikir picik dan dangkal. Dengan alQuran.S. Al-Qur’an Hadis. Bukhari dari Usman ibn `Affan Ra). Ibnu Maskawaih. matematika. Seluruh aktivitas diri akan senantiasa terarah dari dan menuju kebenaran. dan lain sebagainya.Al-Qur’an banyak mendorong umat manusia untuk menggali. teknologi perkepalan. (QS. D. Di antara cendekiawan-cendekiawan muslim tersebut ialah: Ibnu Rusyd. Hal penting untuk diingat bahwa dalam kurun waktu sejarah umat manusia. Al-Baqarah [2]: 2).

cara membacanya. baik teks tertulis maupun tidak. menganalisa. dan mendalami” al-Qur’an. manusia haruslah melakukan iqra’. menyelami. baik di dunia maupun di akhirat. Iqra` terambil dari akar kata qara`a yang berarti “menghimpun”. Dari “menghimpun” lahir aneka ragam makna. dan membaca. Aktivitas ini merupakan perpaduan antara kinerja qalbu (hati) dan akal. memahami. memahami. atau apa yang biasa disebut dengan belajar tarjamah al-Quran. Aktivitas ini meliputi mengenal huruf al-Qur’an dan cara mengucapkannya. menganalisa. tetapi merupakan sumber inspirasi dan pedoman hidup manusia dalam mengarungi kehidupan mereka. sehingga tidak harus selalu diartikan “membaca teks tertulis dengan aksara tertentu”. Melakukan iqra` terhadap al-Quran berarti kita melakukan aktivitas membaca. mendalami. memanjangkan yang seharusnya dibaca panjang dan memendekkan yang seharusnya dibaca pendek (tajwid al-Qur’an). seperti menyampaikan. mengamalkan dan mengambil hikmah dalam kehidupan. Al-Quran tidak lagi hanya kumpulan teks atau ¿rman Tuhan yang terdiri dari 30 Juz dan 114 Surah. Setelah mengerti makna tiap-tiap kata dari ayat al-Quran. Al-Qur`an adalah peta dan petunjuk kehidupan. Hidup dalam sinaran petunjuk al-Qur’an dan mematuhi ketentuan-ketentuannya merupakan kunci untuk mendapatkan keselamatan dan kebahagiaan. Aktivitas ini dimulai dengan mempelajari makna kata-kata al-Quran. memahami. Proses ini sering disebut sebagai upaya untuk “membumikan” al-Quran. dan mendalami al-Quran. Al-Quran tidak lagi hanya sebagai ajaran yang melangit tetapi sudah membumi lewat umat Islam yang akhlak dan perilakunya sesuai dengan ajaran al-Qur’an 58 Buku Siswa Kelas X MA . maka langkah selanjutnya adalah mencoba menafsirkankan dengan bantuan atau rujukan kepada kitab-kitab tafsir yang ada sebagai upaya dari proses “menelaah. Aktivitas membaca teks yang sudah benar mengantarkan pembacanya untuk tahapan selanjutnya yaitu menelaah. Membaca teks al-Quran adalah aktivitas awal dan fondasi awal dalam melakukan iqra`. mengetahui ciri sesuatu . maka proses ketiga adalah mengamalkan dan menjadikannya akhlak dalam kehidupan sehari-hari. meneliti. menelaah. menelaah. menganalisa. Untuk bisa hidup dalam sinaran petunjuk al-Quran. Setelah proses pertama dan kedua selesai.Al-Qur’an merupakan jaring yang ditebarkan oleh Yang Maha Tunggal untuk menarik kaum pria dan wanita yang tersesat di dalam dunia ini agar kembali kepada sumber Ilahi mereka. mendalami.

Al-Qur’an merupakana kitab suci terakhir yang mengandung isi pokok ajaran yang paling lengkap dan sempurna. RANGKUMAN 1. teknologi 59 . Kurikulum 2013 Akhlak Hukum Sejarah Sains. melipuƟ : akidah. Al-Qur’an mengandung 6 isi pokok ajaran. kemudian tulis klasiĮkasi kandungan isinya dengan memberi tanda centang ( ) pada kolom yang sesuai! h iġ i li h i lhh l h lh ġ ğ l h i f i h h Ÿ Ůũ ʼn ų ŕɉA Ĭ ʼn ń = ĬA ź ̄ ȐźŽ űɉb Ȓj Ž űɉ ̃ h i i ih l i h l h h h f ̅ ʼnń= Aźe ŧŬ Ȕ ŴȲŽ űɉb Pokok ajaran yang terkandung Akidah Ibadah muamalah Al-Qur’an Hadis.E. 2. sejarah/kisah umat masa lalu. Al-Qur’an menyempurnakan dan menjelaskan pokok-pokok ajaran yang terkandung di dalam kitab suci yang diturunkan sebelumnya. kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi kalian tersebut di depan kelas. lakukanlah diskusi dengan teman sebangkumu atau dengan kelompokmua. Penerapan Bacalah ayat-ayat al-Qur’an berikut secara baik dan benar. akhlak. ibadah dan mua’malah. dan dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi Ayo Berlatih I. hukum. Mari Berdiskusi Setelah kalian mempelajari materi tentang pokok-pokok isi al-Qur’an.

4. 3. 2. amatilah perilakuperilaku yang mencerminkan orang yang mengamalkan isi pokok al-Qur’an di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai 60 Tanggapanmu? Paraf Orangtua Paraf Guru Buku Siswa Kelas X MA . 1. teknologi Uraian Sebutkan isi pokok ajaran dalam kitab suci al-Qur’an! Tuliskan ayat al-Qur’an yang berisikan tentang ajaran pokok Akidah! Jelaskan pengertian ibadah! Jelaskan akhlak Rasulullah saw. 5.l h lh hl hlh ğ l h h i l h k hl ġ h hh h h h h iĬA ğ j ȍA ǻȨ űȲŅ jȋ Ũj ơĵjķ BĵļjŭůA ūȎj? ĵȍŌŵɁ ĵŵj? ]AK= ĵųjķ Mĵ h l l i h h h l j Ŷɋĵň eĵųlžŕj Ňh ǻ j Űj ɉ ŴȲĻ ƅb Pokok ajaran yang terkandung b.! Jelaskan pengembangan sains dan teknologi menurut al-Qur’an! Tugas Setelah kalian mempelajari tentang isi pokok al-Qur’an. Akidah Ibadah muamalah Akhlak Hukum Sejarah Sains.

peduli (gotong royong. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. disiplin. Kurikulum 2013 61 . toleran. konseptual. menalar. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. seni.yellowpages. Al-Qur’an Hadis. teknologi. menerapkan. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. kenegaraan.co. kebangsaan. serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. tanggungjawab. Mengolah. damai) santun. budaya. kerjasama. DAN KHALIFAH DI BUMI 5 Sumber: http://ramadhan. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf.MANUSIA SEBAGAI HAMBA ALLAH SWT. dan menganalisis pengetahuan faktual.id Kompetensi Inti (KI) 1. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. Memahami. 3.

Kompetensi Inti (KI)
1.5. Beramal sesuai dengan kandungan Surat al-Mu’minun [23]:12-14;
al-Na۹l [16]:78; al-Baqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat [51]: 56 (dalam
kehidupan sehari-hari).
2.5 Memiliki sikap yang mencerminkan fungsi manusia baik sebagai
hamba Allah Swt. maupun khalifahNya di bumi sebagaimana yang
terkandung dalam Surat al-Mu’minun [23]:12-14; al-Na۹l [16]:78;
al-Baqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat [51]: 56.
3.5 Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya
sebagai hamba Allah Swt. dan khalifah di bumi pada al-Mu’minun
[23]:12-14; al-Na۹l [16]:78; al-Baqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat
[51]: 56
4.5 Mendemonstrasikan hafalan dan arƟ per kata ayat-ayat al-Qur’an
tentang manusia dan tugasnya sebagai hamba Allah Swt. dan
khalifah di bumi pada al-Mu’minun [23]:12-14; al-Na۹l [16]:78; alBaqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat [51]: 56

Tujuan Pembelajaran
1. Murid dapat membaca al-Mu’minun [23]:12-14; al-Na۹l [16]:78; alBaqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat [51]: 56
2. Murid dapat menerjemahkan al-Mu’minun [23]:12-14; al-Na۹l [16]:78;
al-Baqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat [51]: 56.
3. Murid dapat menjelaskan al-Mu’minun [23]:12-14; al-Na۹l [16]:78; alBaqarah [2]:30-32; dan aǏ-ĩariyat [51]: 56.

Peta Konsep

62

Buku Siswa Kelas X MA

A. Mari Renungkan

Manusia adalah makhluk Allah Swt. yang diciptakan dalam bentuk
yang paling baik dan sempurna. Manusia merupakan makhluk Allah Swt.
yang paling mulia. Kemuliaan manusia disebabkan karena manusia diciptakan dengan wujud yang lengkap yakni jasmani dan ruhani, di samping itu
juga diberi sesuatu yang paling membedakan terhadap makhluk lain.
DiƟnjau dari segi prosesnya, penciptaan manusia merupakan serangkaian proses yang sangat unik dan menakjubkan. Hal itu menunjukkan
bahwa Allah Swt. adalah zat yang Maha Besar dan Maha Kuasa. Allah Swt.
adalah zat yang Maha Pencipta. Dan Ɵdak ada yang dapat menandingi ciptaan-Nya.
Sebagai makhluk paling mulia dan paling sempurna, manusia berbeda
dengan makhluk Allah Swt. yang lain. Manusia mengemban misi atau tugas yang sudah dikehendaki oleh Allah Swt., sang Pencipta. Salah satu misi
utamanya adalah dipilihnya manusia untuk menjadi khalifatullah Įl-ardi.
Untuk memahaminya lebih mendalam, marilah kita cermaƟ beberapa ayat
Al-Qur’an yang menjelaskan proses penciptaan manusia, proses manusia
setelah dilahirkan, tugas dan tujuan manusia diciptakan.

B. Mari Mengamati
AmaƟ gambar berikut ini, kemudian berikan tanggapanmu!

Sumber: hƩp://kangrivan.com

Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

63

Sumber: hƩp://buƟkaini.com

Sumber: hƩp://www.bloggerbojonegoro.com

64

Buku Siswa Kelas X MA

al-Mu’minun ayat 12-14 berikut ini. Kurikulum 2013 65 .wordpress.com C. al-Mu’minun [23] ayat 12-14 a. hh i l h hl l hlh h l hhh h e h l i i hl h h ğ i l h KA űȪ ̍ ǻ g Śj h ŴjŲ Ĺg ůhƆŎ ŴjŲ `ĵŏhȸƃj A ĵŶŪŰŇ ʼnŪůb gh h ŋũl Ǎlj Ĺŧl śh ȫh aĵh Ŷe Űh šŁ l h h l h h eh h hh l h i h l ŭŲh ĹŤŘųi h ɉA ĵŶh ŪŰňŦ ĹŤŘɊi ĹŪŰšh ůA ĵŶh ŪŰl ňŦh ĹŪŰŠ Ĺŧśl ĠȍA ĵŶh ŪŰŇ űğ Ȫ ̎ ǻj g l i ġ h h h h h h h e l h i h h l ğ i e lh h h l h l h h h e h ]Kĵĸļȯ ŋŇ< ĵŪŰŇ aĵŵɂŒȸɁ űȪ ĵųơ _ĵŞjšůA ĵŵźŏŭŦ ĵŲĵŞjŠ Ŵi ŏh ń= ĬA hl h l ŪjůĵƢA ̏ǻ j Al-Qur’an Hadis. Mari memahami al Qur’an 1.Sumber: hƩp://smansabangkinangseberang. QS. marilah kita baca dengan baik dan benar QS. Lafaz Ayat Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya.

Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Pada ayat 12. dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Pencipta yang paling baik. Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Selanjutnya.TERJEMAHAN sesuatu yang melekat segumpal daging LAFAL Δ˱ Ϙ˴ ˴Ϡϋ˴ ˸ϣ Δ˱ ϐ˴ π˵ Ύ˱ϣΎψ˴ ϋ˶ tulang kemudian Kami bungkus Ύϧ˴ Ϯ˸ δ˴ Ϝ˴ ϓ˴ Ύ˱ϤΤ˸ ˴ϟ ϩ˵ Ύϧ˴ ΄˸ θ˴ ϧ˸ ˴΃ LAFAL Kami telah menciptakan Ϊ˸ Ϙ˴ ˴ϟϭ˴ ΎϨ˴ Ϙ˸ ˴ϠΧ˴ manusia ˴ δ˴ ϧ˸ Ϲ΍ ϥΎ dari saripaƟ Δ˳ ˴ϟϼγ˵ Ϧ˸ ϣ˶ Dan sungguh kemudian Ϧϴ ˳ σ˶ Ϧ˸ ϣ˶ Ϣ͉ ˵Λ ˴ ΎϘ˱ Ϡ˸ Χ˴ ή˴ Χ΁ Kami menjadikannya ϩ˵ ΎϨ˴ Ϡ˸ ό˴ Ο˴ ˵͉Ϳ΍ ϙ˴ έΎ ˴ Β˴ Θ˴ ϓ˴ air mani Δ˱ ϔ˴ τ˸ ˵ϧ ˴ Ϙ˶ ˶ϟΎΨ˴ ϟ΍˸ Ϧ˵ δ˴ Σ˸ ˴΃ Ϧϴ dalam tempat yang kokoh (rahim) ˴ Ϧϴ ˳ Ϝ˶ ϣ˴ έ΍ ˳ ή˴ ϗ ϲϓ˶ daging Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain Maha suci Allah Pencipta yang paling baik TERJEMAHAN dari tanah Terjemah ayat Dan sungguh. Dalam istilah biologi. proses perkembangan dan pertumbuhannya di dalam rahim. (QS. air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat. Kemudian. Mahasuci Allah. air mani seorang laki-laki disebut sel sperma dan 66 Buku Siswa Kelas X MA . Kemudian. lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging. sehingga menjadi makhluk yang sempurna dan siap lahir menjadi seorang anak manusia. Penjelasan Ayat QS. Proses penciptaan manusia diuraikan mulai unsur pertamanya. pada ayat 13. al-Mu’minun ini menerangkan tentang proses penciptaan manusia yang sangat unik. al-Mu’minun [23] : 12-14) d. dengan kekua˳ ϴσ˶ Ϧ˸ ϣ˶ Δ˳ ϟϼ saan-Nya saripati yang berasal dari tanah itu dijadikan-Nya menjadi nuthfah (air mani). lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Allah Swt. menjelaskan bahwa manusia diciptakan dari sari pati ˴ ˴ γ) yang berasal dari tanah (Ϧ˸ ˵ . Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain.

segumpal darah!. Selanjutnya. dan akhirnya tumbuh dan berkembang menjadi anak manusia. dijelaskan bahwa manusia berasal dari pertemuan antara sperma seorang laki-laki dengan sel telur (ovum) seorang wanita yang berlangsung di dalam saluran oviduc pada saat ovulasi pada tubuh seorang wanita yang kemudian disebut dengan pembuahan. janin siap lahir setelah melalui masa tertentu.7´R é ¼P TçÛɏQ /8P ¸PĀ ¼íóãP /8P P ¸PĀ ¼êÞT ȫ /Q 8P ¸P PĀ FýíP Ȭ ǔóɏP ôR T ÇR ÎɎ¸ R P P P Q P T P P T P Q P P N P Q T T P P T Q ¿ðQāȯ ñÄĄ. Dalam perkembangan berikutnya. beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala menugaskan satu Malaikat dalam rahim seseorang. Dalam teori biologi. I. segumpal daging! ‘ Maka apabila Allah berkehendak menetapkan ciptaan-Nya. Kemudian akan dihasilkan zygot yang bergerak ke dalam rahim lalu menempel pada dinding rahim. ‘Apakah laki-laki atau wanita. Bukhari) Al-Qur’an Hadis.air mani wanita disebut sel telur (ovum). celaka atau bahagia.” (HR. Ya Rabb. sebagaimana disebutkan dalam ayat tersebut (”kemudian Kami menjadikan dia makhluk yang berbentuk lain”). Di dalam rahim. ĕ ¸öP ȯ ÌāäÑP G* Ɲ P R íȬP đ R Ô Ţȫ* G* ÎN ï7* F¸ì úíóÊ Ɖ ¹ R ĕQ TP (L8¸ËǺ. Rasulullah saw.. Dalam sebuah hadis beliau menjelaskan : PP T P Ē P P ĒP hġ Ē P P PĒ P P TP P iġ Ē P ĕ Ē T P P T ñPÄJ ÏP ã ĬA H. zygot akan berkembang menjadi embrio kemudian menjadi janin. ‘Ya Rabb. bagaimana dengan rizki dan ajalnya? ‘ Maka ditetapkanlah ketentuan takdirnya selagi berada dalam perut ibunya.JP D9ÎɎ. selama kurun waktu tertentu (40 hari) nuthfah tersebut berkembang menjadi ’alaqah (segumpal darah). Sebagai penguatan terhadap penjelasan tersebut. maka kemudian tersimpan dalam tempat yang kokoh yaitu rahim seorang wanita. Gambaran yang demikian telah dijelaskan dalam ayat-ayat tersebut. Selama di dalam rahim sampai lahir. Ketika keduanya bertemu dalam proses konsepsi atau pembuahan. kemudian dalam kurun waktu tertentu pula (40 hari) ’alaqah berubah menjadi mudghah (segumpal daging).T 8P * .R F¸ì ôóÑJ úR āóãĬA Ʀ× ŦR ǽ.J8) úR õ* ÷R ÞȨ ƗR "Dari Anas bin Malik dari Nabi saw. Ya Rabb. Malaikat itu bertanya. ÷ȭ îO R Ɏ¸õ ÷R º ÐR Ⱥ* ÷ȭ Q QP MP PĒP NPP ĕ NP Q ĕ P P NP T ĕ T P Ē ºȣ J H* 6. asupan makanan diperoleh melalui saluran yang menempel pada dinding rahim yang disebut plasenta. pada ayat 14 dijelaskan ketika berada di dalam rahim seorang wanita tersebut. Malaikat itu berkata. lalu selama kurun waktu tertentu (40 hari) berubah menjadi tulang-belulang yang terbungkus daging. Kurikulum 2013 67 . (sekarang baru) sperma.

Yang menjadi sangat menakjubkan adalah bahwa ketika al-Qur’an diturunkan. Dan dalam era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. An-Nahl [16]: 78 berikut ini. 2. dan hati nurani. Bahkan Rasulullah saw. QS al-Nahl [16]:78 a. Apa yang dikandung di dalamnya adalah kebenaran hakiki dan bersifat mutlak (absolut). 68 Buku Siswa Kelas X MA . Terjemah ayat "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Terjemah Kosa Kata/kalimat (Mufradat) TERJEMAHAN dia menjadikan bagimu pendengaran Penglihatan dan haƟ nurani agar kamu bersyukur Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭ˴ TERJEMAHAN mengeluarkan kamu ϊ˸ ͉ Ϣ˵ Ϝ˵ ˴ϟ ˴ Ϥδϟ΍ dari perut LAFAL έΎ ˴ μ˸ ˴ ΑϷ΍ϭ˴ ˸ ϭ˴ Γ˴ Ϊ˴ Ό˶ ϓϷ΍ ˴ ή˵ Ϝ˵ θ˸ Η˴ Ϣ˸ Ϝ˵ ͉Ϡό˴ ˴ϟ ϥϭ Ibumu Ɵdak mengetahui sesuatu LAFAL Ϣ˸ Ϝ˵ Ο˴ ή˴ Χ˸ ˴΃ ˵ ϥϮ ˶ τ˵Α Ϧ˸ ϣ˶ Ϣ˸ Ϝ˵ Η˶ ΎϬ˴ ϣ͉ ˵΃ ˴ Ϥ˴Ϡ˸όΗ˴ ϻ ϥϮ˵ ΎΌ˸˱ ϴη˴ c. Ini menunjukkan bahwa al-Qur’an adalah benar-benar wahyu Allah Swt. al-Qur’an menggambarkannya dengan sedemikian detail dan gamblang. pemahaman manusia terhadap proses kejadian manusia masih belum sampai pada penggambaran yang sangat detail seperti yang digambarkan ayat-ayat tersebut. Namun. i h hh h h e l h h l ihl h h l i h ği i h hl h iġ h l l i i iűȲ ů ŮšŁb ĵĴɀő `źųŰšȩ ƅ űȲj ĻĵŹɊ= `ź j śȨ h Ŵjl Ų űȲŁh ŋl Ň= ĬAb ğ h h l i h l h i ğ h ŕh l ķƁAbh şh ųl ŏɉA ͏ `bl ŋi ŭŒȶ űl ȲŰšh ů Cʼnh j ɌŦƁAbh Kĵ b. ternyata semuanya terbukti benar. Lafaz Ayat Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya. dan Dia memberimu pendengaran. semua yang digambarkan dalam ayat al-Qur’an dan kemudian dijelaskan lebih detail lagi oleh Nabi Muhammad saw. justru bisa menjelaskan dalam hadis di atas. yang dikenal sebagai seorang Nabi yang ummi. marilah kita baca dengan baik dan benar QS. penglihatan.

Atau kalau dalam konteks Islam." ( QS.agar kamu bersyukur. bayi yang masih dalam kandungan bisa menangkap pesan yang disampaikan dari luar dan ia sangat peka. Rasa syukur itu kemudian harus diwujudkan dengan pengakuan. bahwa ternyata pendengaran adalah unsur penting yang pertama kali digunakan bagi orang yang belajar guna memahami segala sesuatu. zat yang Maha Kuasa. Allah Swt. Dalam proses memahami dan mempelajari segala sesuatu. manusia bisa mengetahui segala sesuatu dalam hidupnya. Pada ayat ini. Dia-lah Allah Swt. Oleh karena itu. Akhirnya setelah manusia menyadari bahwa dahulu ketika lahir tidak satupun yang bisa diketahui. Al-Qur’an Hadis. ketundukan. kepatuhan yang diekspresikan dalam bentuk keimanan dan direalisasikan dalam bentuk beribadah kepada-Nya. Penjelasan Ayat Ayat 78 surah an-Nahʙ l ini masih erat kaitannya dengan surah al-Mu’minun ayat 12-14 sebagaimana dijelaskan di atas. Dengan kekuasaan dan kasih sayang-Nya. Allah Swt. Kurikulum 2013 69 . pada akhir ayat. hendaknya selama di dalam kandungan ia sering diperdengarkan musik klasik dan irama-irama yang lembut. menegaskan bahwa itu semua diberikan kepada manusia agar manusia mau bersyukur kepada-Nya. manusia menangkapnya dengan pendengaran. Karena diyakini bahwa sang bayi dapat menangkap pesan menlalui pendengaran itu. zat yang Maha Besar dan zat yang berhak disembah oleh sekalian makhluk. menegaskan bahwa ketika seorang anak manusia dilahirkan ke dunia. Yang menarik untuk ditelaah. Zat yang Maha Pencipta. penglihatan dan hati/akal pikiran. penglihatan dan hati/akal pikiran. yakni: pendengaran. yang telah memberikan pendengaran. ketaatan. membekalinya dengan atribut pelengkap yang nantinya dapat berfungsi untuk mengetahui segala sesuatu yang sebelumnya tidak pernah diketahui. Puncaknya. An-Na‫܄‬l [16]: 78) d. kalimah-kalimah tʙayyibah. zat Yang Maha Pemurah. Maka ada ahli yang menyarankan agar anak nantinya berkembang dengan kecerdasan tinggi dan kehalusan budi. kemudian atas kemurahan Allah Swt. Allah Swt. Menurut sebuah teori penemuan modern. diperkuat dengan penglihatan dan akhirnya disimpan dalam hati sebagai ilmu pengetahuan. hendaknya bayi dalam kandungan sering diperdengarkan ayatayat suci al-Qur’an. kesadaran tersebut sudah seharusnya mendorong rasa bersyukur yang teramat besar kepada yang telah berkuasa memberikan itu semua. Atribut-atribut tersebut ialah berupa tiga unsur penting dalam proses pembelajaran bagi manusia. dia tidak tahu apaapa.

h l f h k h h hl h Ġh h h l h h l hĵŹlžjȯ Ůi šh lƏh Ɂh Aźl i ɉĵhũ Ĺe ŧž j ŰŇ Pj KƁA Ǎj ŮjŠĵŁ ƭj j ? jĹŭɋƆųŰj ɉ ūɅK ^ĵũ J˯ k h h h h i k hih h lh i k hi ilh h h h k i j lhh h i li l h ƭj j ? ^ĵũ ūɉ Mʼnj Ūȫb ]ʼnj ųƔj Ńj ĸŏȸ Ŵh Ɨb . QS al-Baqarah [2]: 30 -32 a. Al-Baqarah [2]: 30-32 berikut ini. Terjemah Kosa Kata/kalimat (Mufradat) TERJEMAHAN LAFAL TERJEMAHAN LAFAL Dan Dia ajarkan kepada Adam nama-nama (benda) semuanya kemudian Dia perlihatkan kepada para Malaikat sebutkan kepada-Ku ϡ˴ Ω˴ ΁ Ϣ˴ ͉Ϡϋ˴ ϭ˴ Aku hendak menjadikan Ϟ˲ ϋΎ ˶ Ο˴ ϲ˷ϧ˶˶· ΎϬ˴ ͉Ϡϛ˵ ˯˴ ΎϤ˴ γϷ΍ ˸ di bumi ˴˸ ν ˶ έ˸ Ϸ΍ ϲϓ˶ Mahasuci Engkau selain yang telah Engkau ajarkan kepada kami Maha mengetahui.3. Terjemah ayat 70 Buku Siswa Kelas X MA . ĵ ų Ŏ į ķ Țź Ĵ űh ŰjŠ ƅ ūŵĵŅ ĸŎ Aźɉĵũ ̠ ǻj j j ğj j ğ h h l l l ğ h h h h h ŵɁ ūŵ? ĵŶļųl ŰŠh ĵŲh ƅ? ĵhȍ h űi lžjŰšůA ĺ ̡ űi lžjŭơA j j b.ƅ i ȼlŵɁ ^ĵh Ūh ȯh j İ Ÿ . Lafaz Ayat Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya. marilah kita baca dengan baik dan benar QS.ĵŲȐ j A ūjŧŏȹb ĵŹžjȯ ʼnŏ j ŧȬ ŴŲh h hl h h hl hh l i h h h ğ i hği h h l l h h h ğ h h h lh jĹŭjɋƆųɉA ȇ űŹŗŋŠ űȪ ĵŹǿ .ĵųŎƁA _I< űŰŠb ̟ `źųih Űšȩ ƅ ĵŲh h űi ŰŠ= l h h h h l i i h h ih h l h l ȰjIĵŔh űl ļi lŶŬi `l ? j. maha bijaksana Ϊ˵ δ˶ ϔ˵˸ ϳ Ϧ˸ ϣ˴ ˯˴ ΎϣΪ͉˶ ϟ΍ Ϛ˵ ϔ˶ δ˸ ϳ˴ ϭ˴ ͉· ΎϨ˴ Θ˴ Ϥ˸ ͉Ϡϋ˴ Ύϣ˴ ϻ ˶ apakah Engkau hendak menjadikan di bumi orang yang merusak dan menumpahkan darah sedangkan kami bertasbih Ϣ˵ ϴϜ˶ Τ˴ ϟ΍˸ Ϣ˵ ϴ˶Ϡό˴ ϟ΍˸ dan menyucikan-Mu Ϛ˴ϟ αΪ͊˶ Ϙ˴ ˵ϧϭ˴ ˴ ή˴ ϋ˴ Ϣ͉ ˵Λ Ϣ˸ Ϭ˵ ο ϲ˸ ϧ˶ Ϯ˵ΌΒ˶ ϧ˸ ˴΃ Ϛ˴ ϧ˴ ΎΤ˸ ˴ Βγ˵ ΎϬ˴ ϴ˸ ϓ˶ Ϟ˵ ό˴ Π˸ Η˴˴΃ ΢͊Β˶ δ˴ ˵ϧ Ϧ˵ Τ˸ ϧ˴ ϭ˴ c.

Perlu diingat bahwa malaikat adalah makhluk yang sangat taat dan patuh terhadap Allah Swt. pernyataan malaikat tersebut bukan pertanda keberatan atas rencana Allah Swt. termasuk terhadap rencana menjadikan khalifah di muka bumi ini.” Mereka berkata. Allah Swt. Diilustrasikan dalam ayat tersebut. Ketika Allah Swt. menunjuk manusia sebagai khalifah merupakan penghormatan kepadanya karena kelebihannya dibandingkan makhluk selain manusia. Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Allah Swt. malaikat menyampaikan ”Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah.” Dan Dia ajarkan kepada Adam namanama (benda) semuanya. Namun demikian. menyampaikan kepada para malaikat bahwa Allah Swt. Engkaulah Yang Maha Mengetahui. Mahabijaksana. tidak mungkin malaikat menentang dan mendurhakaiNya. ”Mahasuci Engkau. seraya berϔirman. disampaikan informasi bahwa sebelum Allah Swt. atau bisa juga malaikat menduga bahwa karena yang akan ditugaskan menjadi khalifah bukan malaikat. ”Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Kedua. Sungguh. padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Bila dikaji dengan baik.30. kemudian Dia perlihatkan kepada para malaikat. bisa jadi hal itu berdasarkan pengalaman mereka sebelum terciptanya manusia dimana ada makhluk yang berlaku merusak dan menumpahkan darah. dengan malaikat. maka tentunya makhluk ini berbeda dengan mereka yang senan- Al-Qur’an Hadis. di muka bumi. hendak menjadikan khalifah di muka bumi yaitu manusia. yang menggantikan atau yang datang sesudah siapa yang datang. Pertama. hal tersebut sudah disampaikan kepada para malaikat. menciptakan manusia pertama yakni Adam as. dalam menegakkan hukum-hukum-Nya di muka bumi. tidak terkecuali malaikat. Apakah yang dimaksud khalifah itu? Khalifah berarti pengganti. Dengan menunjuk manusia sebagai khalifah. Allah Swt. ”Sungguh. tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.” (QS. ”Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana. juga bermaksud mengujinya sejauh mana manusia bisa melaksanakan amanah sebagai khalifah Allah Swt.. Al-Baqarah [2]: 30-32) d. Penjelasan Ayat Dalam ayat 30 surah al-Baqarah ini. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berϔirman kepada para malaikat. Ulama’ ada yang mengartikan bahwa khalifah ialah yang menggantikan Allah Swt. menyampaikan rencana tersebut. terjadi dialog antara Allah Swt. Kurikulum 2013 71 . ”Sebutkan kepada-Ku nama semua (benda) ini. jika kamu yang benar!” Mereka menjawab. tersebut. sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berϔirman. pertanyaan malaikat tersebut dapat diasumsikan beberapa hal.

ĩariyat [51]: 56 a. Dalam ayat selanjutnya. diketahui bahwa pertanyaan malaikat itu dijawab singkat oleh Allah Swt. Lafaz Ayat Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya. perselisihan dan pertumpahan darah. bukan menunjukkan keberatan terhadap rencana Allah Swt. Wallahu a’lam. l i lh h hh i ĸi šl hȎj ƅğ ? ōh l ȸƃAbh Ŵğ ƠA ʼn ̹`b j j j ĺŪŰŇ ĵŲb TERJEMAHAN LAFAL TERJEMAHAN LAFAL Dan manusia β ˴ ϧ˸ Ϲ΍ϭ˴ Aku Ɵdak menciptakan Ζ˵ Ϙ˸ ˴ϠΧ˴ Ύϣ˴ ϭ˴ melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku ͉ ϥϭ ˶ Ϊ˵ ˵Βό˸ ϴ˴˶ϟ ϻ˶· Jin Ϧ͉ Π˶ ϟ΍˸ c.: ”Sesungguhnya Aku (Allah) mengetahui apa yang kamu tidak ketahui”. sehingga dengan demikian pasti ada diantara mereka yang berbuat kerusakan. yang pasti malaikat hanya bertanya kepada Allah Swt. Tetapi. bisa juga karena dari penamaan Allah Swt.tiasa bertasbih dan memuji Allah Swt. tersebut juga diperkuat bahwa manusia memang layak ditugasi sebagai khalifah di muka bumi karena kelebihan manusia jika dibandingkan makhluk lain termasuk malaikat. menyatakan kelebihan manusia dibandingkan makhluk lainnya. yaitu jasad ¿sik. terhadap makhluk yang akan diciptakan dengan sebutan khalifah. 4. Ketiga. ayat 31-32. Kata khalifah ini mengisyaratkan pelerai perselisihan dan penegak hukum. dan yang terpenting kelebihan akal pikiran yang dikaruniakan Allah Swt. apapun latar belakang pertanyaan malaikat tersebut. marilah kita baca dengan baik dan benar QS. kepada manusia. Kelebihan yang sangat nyata adalah kelengkapan unsur penciptaan manusia. az໇-ĩariyƗt [51]: 56 berikut ini. (QSǤƒœԁ-ǚ ƒ”‹›¢–ȏͷͳȐǣͷ͸) 72 Buku Siswa Kelas X MA . Kemudian dalam ayat tersebut. ruh termasuk di dalamnya nafsu. Jawaban Allah Swt. QS aǏ . Terjemah ayat Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. Allah Swt.

zakat dan haji. menghamba. Penjelasan Ayat Allah menegaskan dalam QS.. berbuat baik. ibadah dapat dibedakan menjadi dua yaitu: ibadah mahdah yakni ibadah yang telah ditetapkan ketentuan pelaksanaannya. seperti: shalat. berkata. tidak mau taat dan mengingkari Allah Swt. ibadah melalui menyantuni fakir miskin. Beribadah dalam arti menyembah. ½äöR Ñ M T P Q T Q P PP Q T QP P RQP Q PQ P Q P P T P Q P P P Q P Ē P Pĕ P Q Q QPP . Sebagai contoh. Beliau dimintai keterangan tentangnya. apabila manusia mempunyai kesadaran akan hak itu. dengan tidak mau beribadah kepada-Nya.Ì»ȭ HýɈ* ĉé* Fýíāȯ Ȅ F¸íāȯ I¸ì¸Ñ J* I¸õÌì GÎR ¾ ŠÇ ƧØǾR GýíǾ Q P (L8¸ËǺ. maka ia akan menjadi manusia yang tidak mau tunduk. Ketundukan. tata dan patuh terhadap segala yang dikehendaki-Nya. I. ketaatan dan kepatuhan dalam kerangka ibadah tersebut harus menyeluruh dan total. HǓ H.8M ýT ðÔ "Aku mendengar Al Mughirah ra. sebagai teladan kita telah mengajarkan bahwa ibadah bukan saja kewajiban tetapi kebutuhan kita untuk berteima kasih ataupun bersyukur kepada Allah Swt.J8) . puasa. mengabdi.R FýíȬ úùȭ ĬA ƅR 8 0ƷçR öɎ. dan hal-hal lain dalam bentuk mu’amalah. Ibadah merupakan bukti rasa syukur manusia kepada Allah Swt. Kurikulum 2013 73 . Maka Beliau menjawab: “Apakah memang tidak sepatutnya aku menjadi hamba yang bersyukur?” ȋ Ǥ—Šƒ”‹Ȍ Al-Qur’an Hadis. Lain halnya apabila manusia tidak mempunyai kesadaran untuk mensyukuri segala yang telah diberikan oleh Allah Swt. memberikan fasilitas hidup. baik lahir maupun batin. Rasulullah saw. tunduk. dan ibadah ghairu mahdah yakni ibadah yang belum ditetapkan ketentuan secara khusus dalam pelaksanaannya. yang telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk dan yang dengan kemurahanNya Allah Swt. az໇-Z໇ariyat ayat 56 bahwa tujuan diciptakannya jin dan manusia tidak lain adalah untuk beribadah kepada-Nya. Secara garis besar. bangun untuk mendirikan shalat (malam) hingga tampak bengkak pada kaki atau betis. “Ketika Nabi saw. Sikap tersebut sudah seharusnya dimiliki oleh setiap manusia. Tujuan ibadah adalah untuk mencari ridha Allah Swt.d. Dalam sebuah hadis beliau bersabda : Ē TP iġ Ē P ē Ē P P T Q Q P QT P iġ P P PP QT Q T P ôP óÑP JP úR āóãP P ĬA Ʀ× Ŧǽ.

Senantiasa bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menjadikan kita dari sesuatu yang hina tersebut. 3. terlebih dahulu kalian harus membiasakan membaca al-Qur’an setiap hari. yang telah menganugerahi kita pendengaran. dan hati nurani. 2. Senantiasa menerima dengan lapang dada kelebihan yang lain atas dirinya. 2. QS al-Baqarah [2]:30-32. Senantiasa mengakui kebesaran Allah Swt. baik dalam artian sempit maupun luas.D. Selalu sadar diri bahwa kita diciptakan dari sesuatu yang hina. Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai pengahayatan dan pengamalan QS az໇-ĩariyƗt [51]: 56 sebagai berikut. dan hati nurani. 1. 1.Mu’minun [23]:12-14. Selalu beribadah hanya kepada Allah Swt. penglihatan. penglihatan. 1.Mu’minun [23]:12-14 sebagai berikut. 2. 74 Buku Siswa Kelas X MA . Selalu bersyukur kepada Allah Swt. 2. Perilaku hamba Allah dan Khalifah di bumi Sebelum kalian menerapkan perilaku sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi sebagai implementasi QS al. yang telah menjadikan kita sebaikbaik bentuk Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai pengahayatan dan pengamalan QS al-Nahʙ l [16]:78 sebagai berikut. Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai pengahayatan dan pengamalan QS al. berikan kepada kita yang dimanifestasikan dengan beribadah kepada-Nya. Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai pengahayatan dan pengamalan QS al-Baqarah [2]:30-32 sebagai berikut. Senatiasa mengakui kemahakuasaan Allah Swt. Senantiasa mensyukuri segala nikmat yang Allah Swt. Senantiasa mendiskusikan segala sesuatu dengan yang lain sebelum diputuskan untuk melakukannya. dan QS az-ZariyƗt [51]: 56. QS al-Nahʙ l [16]:78. 1. atas kenikmatan yang telah diberikan kepada kita berupa pendengaran.

segumpal daging. segumpal darah. Manusia lahir dalam keadaan Ɵdak mengetahui sesuatupun. penglihatan dan haƟ. kemudian Allah Swt. lalu air mani dalam rahim. ruh termasuk di dalamnya nafsu. Manusia ditugasi sebagai khalifah di muka bumi karena kelebihan manusia jika dibandingkan makhluk lain termasuk malaikat. Proses penciptakan manusia berasal dari saripaƟ tanah. 3. Tujuan diciptakannya jin dan manusia Ɵdak lain adalah untuk beribadah kepada-Nya Al-Qur’an Hadis. tulang belulang yang dibungkus dengan daging. menganugerahi pendengaran. dan yang terpenƟng kelebihan akal pikiran 4. kemudian presentasikan di depan kelas. Mari Berdiskusi Setelah kalian mendalami materi tentang manusia dan tugasnya sebagai hamba dan khalifah di bumi. Kurikulum 2013 75 . selanjutnya lakukan diskusi dengan teman sebangkumu atau kelompokmu.E. yaitu jasad Įsik. RANGKUMAN 1. 2. Kelebihan anugerah Allah Swt. adalah kelengkapan unsur penciptaan manusia.

berikan sebagaimana tersurat dalam QS. Jelaskan proses penciptan manusia berdasarkan QS. Jelaskan pengertian ibadah! 76 Buku Siswa Kelas X MA . Jelaskan yang harus kita lakukan menyikapi berbagai kenikmatan yang Allah Swt. Al-Nahʙ l [16]: 78! 4. Uraian 1. teknologi b. sebagaimana dalam QS. Al-Nahʙ l [16]: 78! 3. Sebutkan beberapa kenikmatan yang diberikan oleh Allah Swt. Jelaskan maksud khalifah sebagaimana yang dimaksud dalam QS alBaqarah [2]:30-32! 5. Al-Mu’minun [23]: 12 -14! 2.Ayo Berlatih I. kemudian berilah tanda centang ( pada kolom di bawah ini sesuai kemampuan yang kamu miliki dengan jujur! ) i eh i l l l h h i l h hl hlh h l hhh Ĺŧśl ȫ iaĵŶh Űšh Łh űğ Ȫ(̍) ǻ g Śj ŴjŲ Ĺg ůƆŎ ŴjŲ `ĵŏȸƃA ĵŶŪŰŇ ʼnŪůb eh l i h hhhl hlh h h e hh h h h lĠ hlh h ği l h hh ŋũ Ǎj ĹŤŘɊ ĹŪŰšůAl ĵŶŪh ŰňŦ ĹŪŰŠ ĹŧśȍA ĵŶŪŰŇ űȪ(̎) ǻj g ŭŲl KA g h l l l h hl h h e h hh l i hlh h h h e h i h h ği el h h hŋŇ< ĵŪŰŇ aĵŵɂŒȸɁ űȪ ĵųơ _ĵŞjšůA ĵŵźh ŏŭŦ ĵŲĵŞjŠ ĹŤŘųɉA ĵŶŪŰňŦ l hl i h l i ġ h h h h h h (̏) ǻjŪjůĵƢA Ŵŏń= ĬA ]Kĵĸļȯ Pokok ajaran yang terkandung Akidah Ibadah muamalah Akhlak Hukum Sejarah Sains. Penerapan Bacalah ayat al-Qur’an berikut dengan benar.

Tugas Setelah kalian mempelajari tentang manusia dan tugasnya sebagai hamba Allah Swt. dan khalifah di bumi. Kurikulum 2013 Paraf Guru 77 . dan sebagai khalifah di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai Tanggapanmu? Paraf Orang tua Al-Qur’an Hadis. amatilah perilaku-perilaku yang mencerminkan orang yang menghambakan diri kepada Allah Swt.

SEMESTER GENAP 78 Buku Siswa Kelas X MA .

konseptual. disiplin. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. damai) santun. teknologi. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. kerjasama. toleran. kebangsaan. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. Mengolah. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. seni. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan.MEMAHAMI HADIS. menerapkan. SUNAH. tanggungjawab.buyahaerudin. peduli (gotong royong. KHABAR DAN ATSAR 6 Sumber: hƩp://www. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. menalar. Kurikulum 2013 79 . 3. budaya. Al-Qur’an Hadis. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Memahami. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. dan menganalisis pengetahuan faktual.com Kompetensi Inti (KI) 1. kenegaraan.

1. 80 Buku Siswa Kelas X MA . sunnah. dan asໆar. khabar. sunnah. Keduanya memiliki hubungan yang sangat erat. dapat kita pahami bahwa seseorang Ɵdak akan bisa memahami Islam secara utuh tanpa tanpa memahami hadis Nabi. sunnah.Kompetensi Inti (KI) 3. sunnah. dan asໆar. Oleh karena penƟngya pemahaman tentang sunnah.1. Mari Renungkan Kedudukan sunnah sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah alQur’an sangatlah penƟng. dan asໆar 4. Mendeskripsikan substansi perbedaan dan persamaan pengerƟan hadis. khabar. Murid dapat membedakan hadis. 2. khabar. Abu Hanifah pernah mengatakan bahwa tanpa sunnah Ɵdak ada seorangpun yang dapat memahami al-Qur’an. Murid dapat menjelaskan pengerƟan hadis. khabar. Memahami pengerƟan hadis. 3. dan asໆar Tujuan Pembelajaran 1. Dari pernyataan tersebut. dan asໆar. Murid dapat mengidenƟĮkasi persamaan hadis. Peta Konsep A. khabar. sunnah.

Kurikulum 2013 81 .. hadis mempunyai beberapa arti yang baru (Ϊ˲ ϳ˸ Ϊ˶ Ο). PengerƟan Hadis Secara etimologi.B. kemudian berikan tanggapanmu! C. segala perbuatan serta keadaan atau perilaku beliau. ˴ yang ˴ dan warta/berita (ή˲ Β˴ Χ) ˴ . dekat (ΐ˸ l hh ii h lhh h ğ h h lh h iġ ğ h ii hlh iȔAi źh ń Ab ȔĵšȯAb űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ ȔAźũA Segala ucapan Nabi saw. Sedangkan hadis secara terminologi adalah: ˲ ϳή˶ ϗ). Sunnah. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. Khabar dan Atsar 1. Mari Memahami Hadis. Sebagai contoh : l lhh i l h h h ġ il i h h h h ğ i ġ ǔğ Ŕh jĬA hűŰğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA ^źŎK ^ĵũ : ^ĵũ Bĵ j śƢA Ŵj i Ʌŋųȭh l Ŵȭ k i ğ h l h ȫj Abh Dĵ h kȍĵķ ^ĵųh ȭl ƅAĵųh ȫjğ A (ŷžŰŠ ŨŧļŲ ) cźh ŵĵŲh @ ů ĵ ų žj g ŋj ɊA Ȃj j j j Al-Qur’an Hadis.

kalian benar-benar akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta.. ataupun hadis maqthu’ (yang disandarkan kepada tabi’in).. baik itu hadis marfu’(yang disandarkan kepada Nabi). seperti terkandung dalam QS.. al-IsrƗ’[17]: 77) 82 Buku Siswa Kelas X MA . bersabda: “Sungguh. ia berkata. Menurut Fuqaha."Dari Umar bin Khahhab.” (HR. Kata itu berarti cara.. terpuji atau tercela. e lh h ğ i i h hh h i i l h hl h hl h lh l h l h h ğ i ͎ ƆɆjźƕ ĵŶjļȿŏj ɉ ʼnƏ j ƅb ĵŶjŰŎK ŴjŲ ūŰĸȰ ĵŶŰŎK= ʼnũ ŴŲ ĹŶŎ “(Yang demikian itu) merupakan ketetapan bagi para rasul Kami yang Kami utus sebelum engkau. sehingga sekiranya mereka masuk ke dalam lubang biawak pun kalian pasti akan mengikuti mereka. perbuatan. bersabda. hadis adalah segala sesuatu yang ditetapkan Nabi saw. 2. jalan yang ditempuh. Muslim) Dalam al-Qur’an kata sunnah mengacu pada arti ketetapan atau hukum Allah Swt. Dasarnya adalah: h l h ġ i i h h h h h k l il h i ġ ǔğ Ŕh jĬA ğŴši ĸȽğ hȋh űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA ^źŎK ^ĵũ ^ĵũ dj jKʼnƢA ʼnž g jšŎ ƪ j i j = Ŵȭ ğ h h h i lh l h e Kjh Jbh ǚl Œȵ Aǚ h h Ŏh e l őj űl Ȳ g Kh Ŋj j ķ ȕA Ǻ Ǎj AźŰŇI źl ɉ Ʋğ ńh SA Ű ĸ Ȱ Ŵj Ų ŴŽj ȑA j j j g i iilhğ h k h l i l (űŰŏɊ aAbK) . al-IsrƗ’[17] ayat 77. Rasulullah saw. hadis mauquf (yang disandarkan kepada sahabat).” (QS. yang bersangkut-paut dengan hukum syara’. baik berupa perkataan. Sedangkan hadis menurut Muhadditsin adalah segala apa yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. maupun takrir Nabi saw. dan tidak akan engkau dapati perubahan atas ketetapan Kami.űŸźųļšĸȩƅ Ķ g ŗ ŋj ŅŁ “Dari Abu Sa’id Al Khudri dia berkata. “Sesungguhnya segala amal perbuatan itu dengan niat dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh apa yang diniatkannya” (Muttafaqun ‘alaih). apakah hal itu baik atau tidak. yang tidak ada kaitannya dengan masalah-masalah fardu atau wajib. PengerƟan Sunnah Menurut bahasa kata sunnah merupakan derivasi dari kata sanna – yasunnu – sunnatan. Menurut Ushuliyyin. tradisi (adat kebiasaan). Rasulullah saw. selain al-Qur’an al-Karim. hadis adalah segala sesuatu yangdisandarkan kepada Nabi saw. atau ketetapan.

jŷjžk j ȼŵ ĹŶğ Ŏi bh jĬA Bĵ ļjŬ ĵųŹj j ķ űļŭŏųȩ ĵŲ “Bahwa Rasulullah saw. Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya. tabiat. Malik). (HR.. dipandang sebagai uswah hasanah atau qudwah (contoh atau teladan) yang paling sempurna. karena hanya yang berkaitan dengan penetapan hukum syarak.ğ h h i kġ h ğ h k ğ l h h h h h i k i lh h l h h ŋg lɆŋj Ūȩ bl A Ůg šj Ŧ bl A ^g jźũ Ŵjl Ų űh ŰŎh bh jŷlžŰŠ ĬA ǔŔ Ʊ ȍA Ŵȭ ŋľ A ĵŲ ȁ j j l h h h h Š h h h h h h l l hl l h l Ŏj bl h A Ĺh žk Ūj lŰŇh Ĺŧh Ŕ b .”. maupun perjalanan hidupnya. baik sebelum beliau diangkat menjadi Rasul saw maupun sesudahnya. baik berupa perkataan. sunnah adalah: hk h h h h h ik i lbhA ^źl hũ Ŵjl Ų `<ŋl Ūi lůA Ǟ h l Ȯh űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA i kġ ǔğ Ŕh Ʊ k ȍA Ŵ Š ĵŲ ȁ j g j j j Kʼnl Ŕ e h h l h l h h i h i Zů ƆlȎj Ih `źl Ȳ i Űŕl hŽ ĵųjhk Ɋ ŋlɆŋŪȩ bl h A Ůšjl Ŧ l ˈȲŅ k jǨ lj Ž ` A Ń j g g g j g “Segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad saw.ĵŸʼnh šȨh _A jĹĿšjȊA ŮlĸȰ ūj ɉJ `ĵȱA . Mereka menempatkan sunnah pada posisi kedua dalam urutan sumber hukum Islam setelah al-Qur’an. dua perkara yang kalian tidak akan sesat selama kalian berpegang teguh dengan keduanya. Menurut ahli usul ¿kih. selain al-Qur’an baik berupa perkataan. sunnah adalah: “Segala yang bersumber dari Nabi Muhammad saw.f AźŎh ˅g Ǟ g g j A Menurut ahli hadis. perbuatan. PengerƟan Khabar Khabar menurut bahasa berarti: warta/berita yang disampaikan dari seseorang kepada seseorang. Dasarnya adalah: lhh h h hğ h h lh h iġ ğ h ġ h i h ğh Ġ h l h lhlh l i i AźŰŘ j Ļ Ŵů Ŵj ɆŋɊ= űȲžjȯ ĺȡŋĻ ^ĵũ űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ jĬA ^źŎK `= h h ġ h h h lil ğ hh h (ūɉĵŲ aAbK) . 3. Kurikulum 2013 83 . baik sebelum maupun sesudah diangkat menjadi Nabi dan Rasul saw. taqrir.” Dari pengertian di atas secara kuantitatif jumlah sunnah lebih sedikit dari jumlah hadis.” Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa sunnah lebih luas dari hadis. Nabi Muhammad saw. budi pekerti. maupun taqrirnya yang pantas untuk dijadikan dalil bagi penetapan hukum syara’ (hukum agama). bersabda: “Telah aku tinggalkan untuk kalian. karena meliputi segala yang datang dari Nabi Muhammad saw. Adapun pengertian khabar menurut istilah ahli hadis yaitu : l h lh hğ h h lh h iġ ğ h k ğ h hl i h j aǞ j AĵŲ j ȮbA űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ Ʊ j j ȍA Ǔj A ťžŗ Al-Qur’an Hadis. perbuatan.

Contohnya seperti perkataan seorang tabi’in. tabi’in dan lain-lain. Contohnya seperti perkataan Ali bin Abi Thalib r. saja. kebanyakan ulama berpendapat bahwa as໇ar mempunyai pengertian yang sama dengan khabar dan hadis.“Segala sesuatu yang disandarkan atau berasal dari Nabi saw. PengerƟan Asໆar Menurut bahasa. perbuatan maupun taqrir (ketetapan) beliau. as໇ar artinya bekasan sesuatu atau sisa sesuatu.. 84 Buku Siswa Kelas X MA . As໇ar berarti pula nukilan (yang dinukilkan). Adapun para fuqaha memakai istilah “as໇ar” untuk perkataanperkataan ulama salaf. Sebahagian ulama berpendapat bahwa khabar itu khususnya untuk segala sesuatu yang datang/berasal dari selain Nabi saw. atau dari yang selain Nabi saw. sedangkan hadis khusus untuk segala sesuatu yang datang/berasal dari Nabi saw. maka khabar lebih umum dari pada hadis.. hendaklah imam bertakbir pada Hari Raya Fitri dan Hari Raya Adha sebanyak sembilan kali ketika duduk di atas mimbar sebelum berkhuthbah ( HR Baihaqi).a : h ğ lh k h l i l h ğ i h Ġ h ğ (IbAIźķA aAbK ) j CƆŕɉA Ǎj j CǪɉA ĺƕ ťj ŭɉA şŗb jĹŶŏɉA ŴjŲ Termasuk sunnah. Abu Dawud). Sebagian ulama mengatakan bahwa as໇ar lebih umum dari pada khabar. maupun dari selain Nabi saw. karena dalam khabar termasuk juga segala sesuatu yang berasal dari selain dari Nabi saw. ialah meletakkan tangan di bawah pusar sewaktu melakukan shalat ( HR. sedangkan khabar khusus bagi segala sesuatu yang datang dari Nabi saw. 4. Adapun pengertian As໇ar menurut istilah. sahabat. seperti perkataan.” Dengan pengertian yang demikian. yaitu Ubaidillah Ibn Abdillah ibn Uthbah ibn Mas’ud sebagai berikut : hh i lh hl l h hlh i h l hk h i lh iğ Ġ h i l A Ůh lĸȰh ǚh lŶųɉlA ȇ hjĹĸśl Ƣ ōjŰƒ ǻń j ƻŗƅA _źŽ _ĵŲjƅA ǚj ȲŽ `A ĹŶŏɉA j j hl l h h l (ǐŹžȊA aAbK ) DA g ǞjĸȲĻ şŏj ȶ Menurut sunnah.. yaitu bahwa as໇ar berlaku bagi segala sesuatu yang datang dari Nabi saw.

perbuatan maupun taqrir (ketetapan) beliau. sifat. sedangkan hadis hanya khusus mengenai perkataan beliau. Al-Qur’an Hadis. sedangkan hadis adalah perkataan Nabi saw. meskipun kadang-kadang dinisbahkan kepada beliau. dan Asໆar Menurut sebagian ulama. Alasannya adalah: i h lŋɆŋŪl ȩh bl h A Ůšjl Ŧ bl h A ^źl hũ Ŵjl Ų űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA i ġ ǔğ Ŕh Ʊ ğȍA Ǔjh A ťh lžŗ k AĵŲ j g jj g j g Artinya : Segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi saw. karena masuk didalamnya semua riwayat yang bukan dari Nabi Muhammad saw. Kurikulum 2013 85 . Ada juga yang berpendapat bahwa sunnah Nabi saw. baik sebelum maupun sesudah diangkat menjadi nabi dan rasul. Asໆar Menurut sebagian ulama. Sunnah itu adalah segala sesuatu yang diriwayatkan dari Nabi saw. hanyalah tata cara dan perilaku Nabi yang beliau praktekkan terus menerus dan diikuti oleh para sahabatnya. dan Hadis a. Titik berat sunnah adalah kebiasaan normatif Nabi Muhammad saw. Khabar selain dinisbahkan kepada Nabi Muhammad saw. antara keempat istilah ini adalah muradif atau mempunyai pengertian yang sama. kelakuan dan perjalanan hidup.. maupun pengajaran. 1) Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa dan maknanya langsung dari Allah Swt. 6. baik berupa perkataan. perbuatan. Khabar.. 7. Persamaan Hadis.5.. baik perkataaan maupun perbuatan beliau. Sunnah. Atsar lebih sering digunakan untuk sebutan bagi perkataan sahabat Nabi Muhammad saw. Khabar lebih umum dari hadis. Sunnah. yang diriwayatkan oleh orang seorang atau dua orang. Sunnah adalah segala yang dinukilkan dari Nabi Muhammad saw. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa persamaan antara sunnah dengan hadis adalah: baik sunnah maupun hadis keduanya adalah bersumber kepada Rasulullah saw. Perbedaan Hadis. baik berupa perkataan.. Perbedaan Antara Al-Qur’an.. taqrir. lalu hanya mereka saja yang mengetahuinya dan tidak menjadi pegangan atau amalan umum. dapat juga dinisbahkan kepada sahabat dan tabiin. Akan tetapi sebahagian ulama membedakan pengertian antara sunnah dan hadis. Perbedaan dari segi bahasa dan makna. Khabar. sunnah lebih luas dari hadis.

baik orang yang membacanya itu mengerti maksudnya maupun tidak 2) Hadis dilarang dibaca ketika shalat dan membacanya tidak dinilai ibadah. Kitab-kitab karya mereka masih ada meskipun mereka sudah meninggalkan dunia ini berabad-abad yang lalu. Oleh karena itu. 86 Buku Siswa Kelas X MA . Mempelajari hadis mendatangkan banyak manfaat. Perbedaan dari segi kemukjizatan. sudah selayaknya kita sebagai seorang Muslim mengetahui banyak hal tentang hadis dan ilmunya dengan meningkatkan kegiatan gemar membaca baik pada saat di madrasah maupun di luar madrasah. Perbedaan dari segi nilai membacanya. dengan memahami hal tersebut maka memiliki sikap sebagai berikut : 1. D. 3. khabar dan atsar Setelah mempelajari tentang hadis. Perilaku orang yang berpegang teguh kepada Hadis. 1) Al-Qur’an diperintah untuk dibaca. Bagi umat Islam hadis merupakan sumber ajaran kedua setelah al-Qur’an. Yang terpenting dalam hadis adalah penyampaian maksudnya. Mempelajari hadis dan hal-hal yang terkait dengannya bagi seorang Muslim merupakan suatu keniscayaan.2) Hadis adalah bahasa dan maknanya dari Nabi saw. Perbedaan dari segi periwayatan 1) Al-Qur’an tidak boleh diriwayatkan dengan maknanya saja sebab dapat mengurangi kemukjizatannya 2) Hadis boleh diriwayatkan dengan maknanya saja. b. Hal ini tentunya dapat membangkitkan siswa untuk menghargai karya-karya mereka dan selanjutnya terdorong untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang lain. rasa ingin tahu tentang hadis harus ditumbuhkembangkan untuk dapat menjadi seorang muslim yang sesungguhnya 2. 1) Al-Qur’an baik lafal maupun maknanya merupakan mukjizat. d. oleh karena itu. c. 2) Hadis bukan merupakan mukjizat. Para ulama ahli hadis dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana pada saat itu mampu menghasilkan berbagai karya monumental yang hingga saat ini masih dapat kita pelajari. dan atsar. sunnah. khabar. baik pada waktu shalat (wajib membaca Surah al-Fatihah) maupun di luar shalat sebagai ibadah. sunnah.

atsar secara isƟlah sama dengan ໆ mempunyai arƟ yang hadis. kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. Kurikulum 2013 87 . Uraikan perbedaan hadis. Apa yang dimaksud sunnah menurut istilah? 2. Uraikan persamaan hadis dan sunnah! 3. Menurut mayoritas (jumhur) ulama. dan atsar. RANGKUMAN 1. sunnah.E. selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda. Mari Berdiskusi Setelah Anda mempelajari dan mendalami tentang hadis. Hadis adalah segala ucapan. Sebagian ulama berpendapat bahwa asar lebih umum dibandingkan dengan khabar. Sunnah lebih luas dari hadis. baik sebelum maupun sesudah diangkat menjadi Nabi dan Rasul saw. Khabar adalah suatu berita. khabar dan as໇ar! 5. AYO BERLATIH Uraian 1. 4. sunnah. Jelasakan perbedaan antara al-Qur’an dan hadis! Al-Qur’an Hadis. khabar. maupun para tabi'in. perbuatan dan ketetapan (taqrir) Nabi saw. 2. para sahabat. karena melipuƟ segala yang datang dari Nabi Muhammad saw.. 3. baik yang berasal dari Nabi Muhammad saw. Jelasakan pengertian as໇ar menurut etimologi dan terminologi? 4.

khabar dan asກar di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai 88 Tanggapanmu? Paraf Orang tua Paraf Guru Buku Siswa Kelas X MA . amatilah perilaku-perilaku yang mencerminkan orang yang menunjukkan berpegang teguh dengan hadis. khabar dan as໇ar.Tugas Setelah kalian mempelajari tentang hadis. sunnah. sunnah.

kenegaraan. kebangsaan. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. peduli (gotong royong.buyahaerudin. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. Kurikulum 2013 89 . prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. konseptual. menerapkan. Memahami. tanggungjawab. toleran. 3. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur.com Kompetensi Inti (KI) 1. disiplin. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. dan menganalisis pengetahuan faktual. teknologi. budaya. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. damai) santun. kerjasama. seni. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah Al-Qur’an Hadis.MEMAHAMI UNSUR-UNSUR HADIS 7 Sumber: http://www.

Memahami unsur-unsur hadis 4. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.4.2. Menyajikan unsur-unsur hadis Tujuan Pembelajaran 1. Peta Konsep 90 Buku Siswa Kelas X MA . Kompetensi Inti (KI) 3. menalar. 2. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. Mengolah. Murid dapat menerapkan pengerƟan sanad dan matan dalam hadis. Murid dapat menjelaskan pengerƟan sanad dan matan.2.

blogspot. Mari Renungkan Seseorang yang Ɵdak menyaksikan sendiri suatu perisƟwa masih dapat mengetahui hal tersebut melalui pemberitaan. Permasalahannya. B. maka si pemberi tahu atau penyampai berita yang terakhir harus dapat menunjukkan sandarannya. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. kepada dan dari siapa pengetahuan dan pemberitaan itu diterimanya. dan orang yang memberitakan ini pula harus dapat me¬nunjukkan sumber asli yang langsung. yang menerima sendiri dan pemilik berita. memerlukan suatu dasar dan sandaran.html Al-Qur’an Hadis. yakni orang yang memberitakan pada¬nya. Jika pemberitahu atau penyampai berita itu bertahap-tahap. mungkin juga Ɵdak. Oleh karena itu. Untuk menguji kebenaran masing-masing yang diterima secara Ɵdak langsung itu. pemberitaan itu mungkin benar. kemudian berikan tanggapanmu! hƩp://afghan354. perlu adanya klariĮkasi berita untuk mengecek dan mengetahui kebenarannya.A. Kurikulum 2013 91 .com/2012/02/cara-turun-sujud-dalam-shalat-kaki-atau.

Ķ j žjĸń Ŵj ķ i Ǯĵ j j Źųɉğ A Ŵȭ h. arti yang lain sesuatu yang dapat dipegangi atau dipercaya.Ńf lžŅ Ĺj ŞjŠźl ųɉ A Ǎj Pĵ j Ŕ ĽŽʼnj ń l h hh h hl h i l h lh i l A jŷlžŰŠ _j ȄůA şh Ųh jIĵŶh Ŏl ƃj A AŊŹZjķ ŷi ŘšȨh DŽɊh ʼnũbh .hl h h h ğ h h h i l h l hh ğ h l lŴȭh . Sanad menurut istilah ahli hadis yaitu: l hl h i l il il ğ h Ǹ j źųɉA ŨɆŋj śůA j ųɉA Ǔj A ŮŔ “Jalan yang menyampaikan kepada matan hadis. Dalam istilah ilmu hadis sanad ialah rangkaian urutan orang-orang yang menjadi sandaran atau jalan yang menghubungkan satu hadis atau sunnah sampai pada Nabi saw.” 92 Buku Siswa Kelas X MA . Ȑĵ Ň ŴȨ ƿɀjŠ ĵŶȪʼnń j j ĵųŎj? Ŵȭ . Sanad Dari segi bahasa.{Ŋj Ł j Aźȍĵjķ l i f h h l i h f l h j Ʌh ŋl jšůA ĽlŽʼnj ńh Ŵjl Ų [ŋl Śh źh Ÿbh .jKŊj ŶųZůA ğ Ŵj ķ CĵŚK= i h iġ Ġ l ğȍA :^źl ŪȬh űh ŰŎh bh jŷlžŰŠ ĬA ǔŔh Ʊ h lh h l ğ h hl k l hl h l h h il ğ i h ğ i l i l h h h ğ ĵŹžŰŠ AźŘŠ ǻjȬŊj ŹųɉA ŴȬʼnj őj AŋɉA j.`ĵ j l l l h h h h li l l j hlh l h l h l h iĺšl ųj Ŏh :^ĵũ Pĵ h l j ɅŋjšůA Ŵȭ . Memahami unsur Hadis 1.ĵŧŰƢA jĹŶŎb Ʋj ȿŏjȵ űȲžŰšȯ} hğ . tempat bersandar.” Atau dalam istialah lain l h l h i l hl h k ih l (Ǹ j ŰŎj ) j źųɉA ^j ĵŁŋɉA j ųɉA Ǔj A ŮŔ j ĹŰŏ “Mata rantai para periwayat hadis yang menghubungkan sampai ke matan hadis. sanad berarti Ϊ˵ Ϥ˴ Θ˴ ό˸ Ϥ˵ ϟ΍˸ artinya yang menjadi sandaran._j ʼnj k Ūļh ųɉ C.Ůh lžȭ l h h l ų Ȏ Aźķ = ĵ Ŷ Ȫ ʼn ń .

yakni sabda Nabi saw. disebut musnad. pada umumnya membubuhkan nama rawi (terakhirnya) pada akhir matan hadisnya 4. Rawi pertama adalah para sahabat dan rawi terakhir adalah orang yang membukukannya. Orang yang menerangkan sanad suatu hadis disebut musnid." 3. yang disebut sesudah habis disebutkan sanadnya. Matan menurut istilah ilmu hadis yaitu: ğ l hl i l h h i h h h l h i h ğ l h h h l h h i i Ȕi IĵŶh Ŏl jƅA ŋjh ŬJ cjȑA Ľ j Žʼnj ơA ōŧȫ źŹȯ _j ȄůA ŴjŲ ʼnŶŏɉA jŷȎj A ǘļȫA ĵŲ "Perkataan yang disebut pada akhir sanad. Contoh Untuk lebih memperjelas pemahaman kalian tentang berbagai unsur dalam sebuah hadis. membelah. 2. ialah Imam Bukhari atau Imam Muslim. Kurikulum 2013 93 . mengeluarkan. mengikat. matan berarti Punggung jalan. Matan Dari segi bahasa. Rawi Rawi yaitu orang yang memindahkan hadis dari seorang guru kepada orang lain atau membukukannya ke dalam suatu kitab hadis. perhatikan contoh berikut: h ğ h h h l h i i l i h hh ğ h h fl h i h ğ h h h i lğ l l Ŵj ķA Ŵȭ ŮžŪȭ ƴj ľʼnń ^ĵũ Ľh žŰɉA ƴj ľʼnń ^ĵũ Ǟ ŧȭ ŴȨ ʼnžjšŎ ĵŶȪʼnń h i h i l h h h h h i h l ğ h h i l ğ l gh l h h l h l h Źh őj ^źŎK ĺšųj Ŏ ^ĵũ ŋųȭ Ŵi ȨA `= ŋųh ȭ Ŵj ķ jĬA ʼnj ĸȭ Ŵj ķ CŌƧ Ŵȭ Bĵ g ğ i ġ ǔğ Ŕh jĬA i lɅǬh hŦ Ƿh hů Gj ʼnh Ūh ķ ĺžj i ȩ= űf ɋĵhŵ ĵhŵɁ ĵŶh lɀhķ ^ĵh hũ űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA ĺ j j g j hh k ğ h lh ğ k h lh l h i l hl h ği i h hŴlȨ ŋh ųh ȭi ǔŘ i ŋɉA KƁ ƭj j ? Ʋń j Fŋƞ d jh c j Ŧ ĺžśȭ= l űȪl dh jKĵh ŧŝ= Ǎ l l h h i h ġ h i h ğ i ğ h h h h (dKĵňȊA aAbK) űŰjšůA ^ĵũ jĬA ^źŎK ĵŽ ŷȋb= ĵųȯ Aźɉĵũ Bĵ j śƢA Al-Qur’an Hadis. Sedangkan hadis yang diterangkan dengan menyebutkan sanadnya sehingga sampai kepada Nabi saw. Imam Muslim. Imam Ahmad dan lain-lain.Menerangkan rangkaian urutan sanad suatu hadis disebut isnad. Tanah gersang atau tandus. Suatu Hadis yang telah sampai kepada kita dalam bentuknya yang sudah ditadwin/terkodi¿kasikan (terbukukan) dalam buku-buku Hadis. bila hendak menguatkan suatu hadis yang ditakhrijkan dari suatu kitab hadis. seperti Imam Bukhari . Rawi terakhir Hadis yang termaksud dalam sahih Bukhari atau dalam Sahih Muslim. melalui beberapa rawi dan sanad. Seorang penyusun atau pengarang.

Telah menceritakan kepadaku ‘Uqail dari Ibnu Syihab dari Hamzah bin Abdullah bin Umar bahwa Ibnu Umar berkata: aku mendengar Rasulullah saw. aku bermimpi diberi segelas susu lalu aku meminumnya hingga aku melihat pemandangan yang bagus keluar dari kuku-kukuku. bersabda: “Ketika aku tidur. Bukhari) h h i ğ h h l h i i l i h hh ğ h h h f hi h Ŵj l ķA Ŵl ȭ ŮlžŪȭ ƴj ľʼnğ ńh ^ĵũ Ľh lžŰɉA ƴj ľʼnğ ńh ^ĵũ Ǟ ŧȭ ŴȨ ʼnžjšŎ ĵŶȪʼnń h i h i l h h h h h i h l ğ h h i l ğ l gh l h h l h l h h őj Ź ^źŎK ĺšųj Ŏ ^ĵũ ŋųȭ ŴȨA `= ŋųȭ Ŵj ķ jĬA ʼnj ĸȭ Ŵj ķ CŌƧ Ŵȭ Bĵ h h h ğ h h l h h i ğ ğ hg h ^ĵũ űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ Š jĬA Dari contoh hadis tersebut yang dinamai sanad adalah: h h k ğ h i l h h hh h h i i h hh hlh lh ğ k i h i j ʼnŪjķ ĺžjȩ= űf j ɋĵŵ ĵŵɁ ĵŶɀķ c K Ɓ ƭ ? Ʋ ń ĺ Ʌ Ǭ Ŧ Ƿ ů G Ǎj Fŋƞ dŋɉA j j g j j l hl hh i h i h h i hl ğh h h i h h lh l h i l hl h ği h ğ ^źŎK ĵŽ ŷȋb= ĵųȯ Aźɉĵũ Bĵ j śƢA ŴȨ ŋųȭ ǔj ŘŦ ĺžśȭ=l űlȪ dh jKĵŧŝ= h ġ űh ŰjšůA ^ĵũ jĬA Matan adalah: Yang disebut rawi/mukharrij adalah: dKĵňȊA aAbK 5. Adil Adil dalam konteks studi hadis berbeda dengan adil dalam konteks persaksian atau hukum.?” Beliau menjawab: “Ilmu”. kemudian aku berikan sisanya kepada sahabat muliaku Umar bin Al Khahhab”.Terjemah: Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin ‘Ufair berkata. Sedangkan. Menurut muhaddisin yang dimaksud dengan adil adalah istiqa˸ . al-muru’ah adalah melaksanakan adab dan akhlak yang terpuji dan meninggalkan perbuatan yang menyebabkan orang lain mencelanya. Orang-orang bertanya: “Apa ta’wilnya wahai Rasulullah saw. Telah menceritakan kepadaku Al Laits berkata. 94 Buku Siswa Kelas X MA . Istiqmatuddin adalah melak˵ ˴ ˸ dan al-muru’ah (Δ˵ ΋˴ ϭ˸ ή˵ matuddin (Ϧ˸ ˵ Ϥϟ΍) ˶ ϳΪ͋ ϟ΍Δϣ˴ ΎϘΘ˶ γ΍) sanakan kewajiban-kewajiban dan menjauhi perbuatan-perbuatan haram yang mengakibatkan pelakunya fasik. Syarat-syarat rawi Syarat-syarat rawi hadis yaitu: a. (HR.

540 hadis. Seandainya seorang fasik saja kita disuruh klari¿kasi.374 hadis. d. Abdullah bin Abbas.ĵŁ `j? AźŶŲ< ŴŽjȑA ĵŹȬɁ ĵŽ hh i l ih h l ŲjIĵhŵ űl ļi lŰšh ȯh ĵŲh ȇ ̇ ǻj AźŅjĸŕļȯ “Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita. c. meriwayatkan 2. f. b.170 hadis. Aisyah Ummul Mukminin. c. meriwayatkan 1. Abdullah bin Umar. h hh elh il i l h iğhhh hh f h l i h h l i h h ğ h Ġh h Ĺg ůĵŹƎj ĵŲźũ Aźĸžŕj Ļ `= AźŶžȼļȯ ıg ĸȿjķ ŨŎj ĵŦ űȱ. Tidak pernah melakukan perbuatan dosa besar dan Tidak sering melakukan dosa kecil.” (QS. agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan). maka lebih-lebih rawinya yang ka¿r. Muslim Menurut ijma’ seorang rawi pada waktu meriwayatkan suatu hadis maka ia harus Muslim. Kaitan dengan masalah ini berdasarkan ¿rman Allah Swt. maka telitilah kebenarannya. 6. meriwayatkan 5. Al-ֺujurƗt (49) : 6).630 hadis. Balig. dʙabitʙ mempunyai dua pengertian yaitu: 1) Dʙ abit dalam arti kuat hafalan serta daya ingatnya dan bukan pelupa yang sering disebut dengan istilah dlabit al-shadri. f. g.660 hadis. Abu Hurairah. Memahami Pengertian RijƗlul Hʙ adis໇ Para rawi hadis itu disebut “RijƗlul Hʙ adis໇”. Dʙ abitʙ. Anas bin Malik. 2) Dʙ abitʙ dalam arti dapat memelihara kitab hadis dari gurunya sebaikbaiknya. Berakal. d. meriwayatkan 2. meriwayatkan hadis 1. sehingga tidak mungkin ada perubahan yang disebut dengan dʙƗbitʙal-kitabah Berikut ini adalah daftar Para sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis (al-muktsiruna ¿l-hʙadis) atau disebut juga bendaharawan hadis antara lain: a. meriwayatkan 2. meriwayatkan 1. Kurikulum 2013 95 . g. Abu Sa’id Al-Khudri.286 hadis. yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu. Jabir bin Abdullah. Untuk dapat mengetahui keadaan para rawi hadis itu terdapat “Ilmu Rijalul Hadis” yaitu: Al-Qur’an Hadis. Periwayatan ka¿r tidak sah.210 hadis.b. e. e.

Kitab ini telah diringkaskan oleh As-Sayuti dalam kitab ‘Ainul Isabah. Kemudian. Ada yang hanya menerangkan riwayat singkat dari sahabat Nabi. Di antaranya.i h li fl i l l h l j CAbh Ki Ŵl ȭh jŷlžjȯ Ľ h l šķĵȋA h ğ űl Ÿʼnh šȨh Ŵl Ųh bh ǻ ŅĸȬ űŰjŠ j j ğ bh jĹhķĵŅŕɉA Ŵjh Ų Ľ j Žʼnj ơA “Ilmu yang membahas para rawi hadis. atau para mudallis. Dan ada yang menjelaskan sebab-sebab dicatat dan sebab-sebab dipandang adil dengan menyebut kata-kata yang dipakai untuk itu serta martabat-martabat perkataan. baik dari kalangan Sahabat maupun Tabi’in dan orang-orang (angkatan) sesudah mereka”. Kitabnya bernama al-Isti’Ɨb. Ibnul Asir ini adalah saudara dari Majduddin Ibnu Asir penulis An-Nihayah ¿ Garibil Hadis. atau para pembuat hadis maudu’. ialah: Imam al-Bukhari ( w. dan ada yang menerangkan riwayat hidup rawi secara lengkap. dan mazhab yang dianut serta sifat-sifat rawi dalam meriwayatkan hadis. Dalam kitab ini dikumpulkan al-Isti’ab dengan Usdul Gabah dan ditambah dengan yang tidak terdapat dalam kitab-kitab tersebut. Kitab ‘Izzuddin diperbaiki oleh Az-Zahabi (w. yang penting diterangkan ialah Ibn Abdil Barr ( w. Sesudah itu bangunlah beberapa ahli lagi. Sesudah itu di dalam abad yang ke sembilan Hijrah. 96 Buku Siswa Kelas X MA . Dalam ilmu RijƗlul Hʙ adis໇ ini dijelaskankan tentang sejarah ringkas para rawi hadis dan riwayat hidupnya. Ada yang menerangkan riwayat-riwayat para rawi yang lemah-lemah. 747 H) dalam kitab At Tajrid. Pertama seorang ulama yang menyusun kitab riwayat ringkas para sahabat. Ada juga yang menjelaskan para rawi yang dipercayai (s໇iqah) saja. usaha itu dilaksanakan oleh Muhammad ibn Sa’ad (w. 230 H). 256 H). 463 H). Pada permulaan abad yang ketujuh Hijrah berusahalah ‘Izzuddin Ibnul Asir (630 H) mengumpulkan kitab-kitab yang telah disusun sebelum masanya dalam sebuah kitab besar yang dinamai “Usdul GƗbah”. Kitab-kitab yang disusun dalam ilmu ini banyak macamnya. bangunlah Al Ha¿d Ibnu Hajar al-Asqalany menyusun kitabnya yang terkenal dengan nama Al-Ishabah.

oleh karena itu.tanah gersang atau tandus. Mari Berdiskusi Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok.D. dengan memahami hal tersebut maka memiliki sikap sebagai berikut : 1. Kurikulum 2013 97 . mengikat. membelah. yang disebut sesudah habis disebutkan sanadnya Al-Qur’an Hadis. 3. yakni sabda Nabi saw. Mempelajari unsur-unsur hadis mendatangkan banyak manfaat. RANGKUMAN 1 Sanad ialah rangkaian urutan orang-orang yang menjadi sandaran atau jalan yang menghubungkan satu hadis atau sunnah sampai pada Nabi saw. sudah selayaknya kita sebagai seorang muslim mengetahui banyak hal tentang unsur-unsur hadis dan ilmunya dengan meningkatkan kegiatan gemar membaca baik pada saat di madrasah maupun di luar madrasah. Matan menurut isƟlah ilmu hadis adalah perkataan yang disebut pada akhir sanad. kemudian diberi tugas untuk mendiskusikan unsur-unsur hadis dari contoh hadis yang terdapat dalam materi. Mempelajari unsur-unsur hadis yang masih ada meskipun mereka sudah meninggalkan dunia ini berabad-abad yang lalu. Masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang. Perilaku orang yang berpegang teguh pada Hadis Setelah mempelajari tentang unsur-unsur hadis. Hal ini tentunya dapat membangkitkan siswa untuk menghargai karya-karya mereka dan selanjutnya terdorong untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang lain. Mempelajari unsur-unsur hadis maka rasa ingin tahu tentang unsur-unsur hadis harus ditumbuhkembangkan untuk dapat menjadi seorang muslim yang sesungguhnya 2. 2 Matan berarƟ punggung jalan. mengeluarkan. E.

R Ǫ* ÷õR H.J8) Sanad 98 Buku Siswa Kelas X MA .ÎöãR ¸ùȪÌÇP Q QP P P P P P T P T Ē R P Ē P P TR P P Q Ē P P Ñ8 TF¸T ì F¸ì îO R Ɏ¸P õP ÷R T º ÐR Ⱥ* >. matan. baik dari kalangan Sahabat maupun Tabi’in dan orang-orang (angkatan) sesudah mereka. seperƟ Imam Bukhari. I.3 Rawi yaitu orang yang memindahkan hadis dari seorang guru kepada orang lain atau membukukannya ke dalam suatu kitab hadis. kemudian silakan idenƟĮkasi sanad. âP ȯP ÎT QĀ HT * ¼ã¸ P T Q ȻJP ñQ üT P Ŀ. ÎüáɋJ ÎöËBò.ýɎ. /P Ǯ R ÒɎ.¸øÏɎ. 4 Ilmu Rijalul Hadis yaitu Ilmu yang membahas para rawi hadis. dan rawi pada kolom yang tersedia! P T P T QT P PP Ē P P P PP P T P Q T Q PT PP Ē P Ē T÷ȭP 4¸ P Ē R āǻ. R (L8¸ËǺ. R Fý Pĕ PP TPP PT P P Ē P Q»TɂɋP JP ôQ óäò. Ʀ×T Ē ¯. matan. ŗ* ÷ȭ 2R 8. Imam Muslim. ½ . dan rawinya! Tulis kembali sanad. Rawi pertama adalah para sahabat dan rawi terakhir adalah orang yang membukukannya. AYO BERLATIH a. Penerapan PerhaƟkan hadis di bawah ini. Ì»ȭ ¸ùȪÌÇ F¸ì 0ǭɄõ ÷Ȩ H. Imam Ahmad dan lain-lain.R ôóÑJ T úR āóã Ē ¯.

000 hadis ? 4 Sebutkan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh seorang rawi hadis! 5 Apa yang dimaksud dengan ΔϋΎϤΠϟ΍ ϪΟήΧ΍? Tugas Setelah kalian mempelajari tentang pengertian al-Qur’an. amatilah perilakuperilaku yang mencerminkan orang yang menunjukkan berpegang teguh dengan Hadis di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai Tanggapanmu? Paraf Orang tua Al-Qur’an Hadis. Kurikulum 2013 Paraf Guru 99 .Matan Rawi b. 1 2 3 Uraian Apa yang dimaksud dengan sanad ? Apa yang dimaksud dengan ϪϴϠϋ ϖϔΘϣ? Sebutkan nama para sahabat yang meriwayatkan hadis lebih dari 1.

tanggungjawab. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. budaya. damai) santun. konseptual. Mengolah. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. menerapkan. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. teknologi. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. kerjasama. Memahami. disiplin. dan menganalisis pengetahuan faktual. kenegaraan. 100 Buku Siswa Kelas X MA . prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan.wordpress. peduli (gotong royong. seni.com Kompetensi Inti (KI) 1. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. 8 Sumber: http://almakkiyat. menalar. toleran. 3. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. kebangsaan.MACAM-MACAM SUNNAH NABI SAW.

taqririyah. dan hammiyah) dan fungsinya terhadap al-Qur’an. dan hammiyah) Tujuan Pembelajaran 1.Kompetensi Inti (KI) 33. Murid dapat mengidenƟĮkasi macam-macam sunnah. 3. Į’liyah. 4. 2. taqririyah. Į’liyah. Murid dapat menunjukkan contoh macam-macam sunah Peta Konsep Al-Qur’an Hadis. MengidenƟĮkasikan macam-macam sunnah (qauliyah. Kurikulum 2013 101 .3 Mempresentasikankan contoh macam-macam sunnah (qauliyah. Murid dapat menjelaskan macam-macam sunnah dan fungisnya terhadap al-Qur’an.

kemudian berikan tanggapanmu! Sumber: hƩp://myceria.A. maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. bersabda kepada Bilal bin Al Harits: “Ketahuilah!” dia berkata. “Apa yang saya harus kuketahui wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Ketahuilah wahai Bilal!” dia bertanya lagi. Mari Renungkan l l h h h hğ h h lh h iġ ğ h ğ ğh hĵŲ ^ĵh hũ űl hŰŠjl A EKĵơA h ğ ȍA `= Ŵ ķ ^j Ɔj jȊ ^ĵũ űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ Ʊ j j j h h h ġ h i h h i h l h h h i h h l h l h h ġ h i h hj i h l h ^ĵũ jĬA h ^źŎK ĵŽ űŰŠ= ĵŲ ^ĵũ ^Ɔjķi ĵŽ űŰŠj A ^ĵũ jĬA ^źŎKh ĵŽ űŰŠ= h ğ h hl l l l l h lh ğ i l eğ i hl l h iğ ļžjŲ= ʼnũ Ʋj ȿh Ŏ ŴjŲ ĹŶŎ ĵžń= ŴŲ ŷŵj? ŮĿjŲ ŋj ŁƁA Ŵjl Ų Ȕi `jıŦ dʼnj šȨh i ĺ il l l h l h h h l h l h ĵĴe ɀő űjl ŸjKźŁi = Ŵjl Ų œh ŪŶȬh `= Ǟ j Ȯ ŴjŲ ĵŹjķ Ůųj Š ŴŲ “Bahwa Nabi saw. Tirmidzi) B. “Apa yang harus saya ketahui wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Barangsiapa menghidupkan salah satu sunnahku yang telah ditinggalkan sepeninggalku.” (HR. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini.info/ummah/node/523 102 Buku Siswa Kelas X MA .

. Kurikulum 2013 103 . yang hanya berupa ucapannya saja baik dalam bentuk pernyataan. menghafal dan menyampaikan ilmu. anjuran. Dengan kata lain Sunnah Qauliyah yaitu sunnah Nabi saw. Hadis tentang doa Nabi Muhammad saw. peristiwa-peristiwa atau kisah-kisah. masa kininya dan masa depannya. syariah maupun akhlak.amazonaws. Al-Qur’an Hadis. di sini adalah sabda Nabi saw.com/png/hadith_oral_transmission. Dilihat dari tingkatannya sunnah qauliyah menempati urutan pertama yang berarti kualitasnya lebih tinggi dari kualitas sunnah ¿’liyah maupun taqririyah.Sumber: hƩp://hƩp://classconnecƟon. Yang dimaksud dengan pernyatan Nabi saw.s3. baik yang berkenaan dengan aspek akidah. perintah cegahan maupun larangan. Sunnah Qauliyah Sunnah Qauliyah adalah bentuk perkataan atau ucapan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. kadang-kadang dalam bentuk dialog dengan para sahabat atau jawaban yang diajukan oleh sahabat atau bentuk-bentuk ain seperti khutbah. kepada orang yang mendengar. yang berisi berbagai tuntunan dan petunjuk syarak. dalam merespon keadaan yang berlaku pada masa lalu. Mari Memahami Macam-macam Sunnah 1.png C. Contoh sunnah qauliyah: a.

yang berupa perbuatan Nabi yang diberitakan oleh para sahabat mengenai soal-soal ibadah dan lain-lain seperti melaksanakan shalat manasik haji dan lain-lain. Sunnah Fi’liyah Sunnah ¿’liyah adalah segala perbuatan yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw. berapa banyak orang menyampaikan ilmu kepada orang yang lebih berilmu. úíT éR ñɏR ¸ÇP /Ē ÎQ Pé úQ çP ĕóP»ȬQ ŠĒ ÇP úQ áP êÈ R R *Îɏ. dari Nabi saw. Ʀ× ¯ . (ôóR ÒT ɏQ JP K8¸Ë šȨ ŷŘšȨ ʼnŒȹ `ĵ j žȿȊǽ R c. ÷ȭ úùȭ ¯. I. Untuk mengetahui hadis yang termasuk kategori ini. FýÑQ 8P ½ R O R RP MR P T Q P Pé ¸MÂĀÌÇP ¸ùĒ õR âP öÑ PýûQ ÷T õP Ƥ. beliau bersabda: “Orang yang paling baik di antara kalian adalah seorang yang belajar al-Qur`an dan mengajarkannya. Hadis tentang tata cara shalat di atas kendaraan 104 Buku Siswa Kelas X MA . al-Bukhari) l il i l il h ğ h h lh h iğ ğ h ġ i i h h h h h h i h l h Ŵjj ŲİųŰj ɉ ŴjŲİųɉA űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ jĬA ^źŎK ^ĵũ ^ĵũ ƽźɊ ƪj = Ŵȭ e l h i i l h Ġ i h hl il h Q I. ôóäȩ ÷õ b. (HR. Sunnah ¿’liyah juga dapat maknakan sunnah Nabi saw.Q JP 8) (6J.”. diantaranya terdapat kata-kata kana/yakunu ( ϥϮϜϳ /ϥΎϛ ) atau ra’aitu/ra’aina ( ΎϨϳ΍έ /Ζϳ΃έ ).úöóãJ H)Îíò. ƅR 8 H¸ öÂȭ ÷ȭ Q PĒ P P P T QT PĒ PP T P P Q P Q (K8¸Ë R Ǻ.J8) . Contohnya: a. bersabda: “Orang mukmin yang satu dengan mukmin yang lain bagaikan satu bangunan. I. Hadis tentang persatuan orang-orang beriman “Dari Abu Musa dia berkata. Kualitas sunnah ¿’liyah menduduki tingkat kedua setelah sunnah qauliyah. “Saya mendengar Rasulullah saw. satu dengan yang lainnya saling mengokohkan. bersabda: “Semoga Allah memperindah orang yang mendengar hadis dariku lalu menghafal dan menyampaikannya kepada orang lain. R O R R R O R R “Dari Zaid bin dabit ia berkata. (HR. al-Bukhari dan Muslim) 2. Hadis tentang belajar dan mengajarkan al-Qur’an “Dari Usman ra. Abu Dawud) Q QT P P P P Ē P P TP P Q Ē P ĕ Ē T P QT P Q P P P PT Q T P Tôȱ ƷÊ F¸ì ôóÑJ úR āóã ¯¸āó× ŦR ǽ.” (HR.ĵŘ Ǻ. ¯.. Rasulullah saw.Q JP 8P ) .P Q QP PĒ P P TP P Q Ē P Q äT öÑP F¸P Pì ½º¸PÁ ÷Tº ÌTɋ9P ÷T ȭP P Ē Pø Fý Ƕ íP Ȭ ôóÑJ úR āóã ¯.úāíêº ÐP Ʉò úíé ñɏ¸Ç /Ē 8Q JP úQ Tùõ úQ íP ȯT * Q 6ýQº. dan berapa banyak pembawa ilmu yang tidak berilmu.P R R P R O R P P P T P T P P .

shalat di atas tunggangannya menghadap ke mana arah tunggangannya menghadap. (HR.ğ h h iğ ğ h ġ i ih h h h h ġ l h l h l h k ǔj ŕh iŽ űh ŰŎh bh jŷlžŰŠ ĬA ǔŔ jĬA ^źŎK `ǽ ^ĵũ jĬA ʼnj ĸȭ Ŵķ ŋķĵŁ Ŵȭ hh l l h h l h l h h h h h h h l h h h h h l h ğ h h i l h j jh j h h h . Contohnya: a. Kurikulum 2013 105 . Q I.ĹŰĸŪj ůA ŮĸŪļŎĵŦ ^Ōŵ ĹŘɆŋj ŧůA IAK= AJjıŦ 口źĻ Ľžń jŷjļŰń j AK ȇ hl h i h h i (jŷžŰŠ ŨŧļŲ) “Dari Jabir bin ‘Abdullah berkata. sehingga Khalid ibn Walid bertanya.ǔj Ŕ= Țź “Shalatlah kalian seperti kalian melihat aku shalat. maka beliau turun lalu shalat menghadap kiblat. Beliau menjawab: l h f h h h ii h h i hh lh j lh l i h lh l hh h iŷiĻKl Ǜ h h Łĵ Ŧ Ȑĵ j Ň ^ĵũ ŷŦȕ= ƭj ʼnŁ j ůb ƅ j įŦ Ǖj źũ PKįķ ŴȲŽ űɉ ŴȲ hl h f h h i ğ h i i l h h ğ h h l h h i ġ ğ h j h i i h h i i l h h h (jŷžŰŠ ŨŧļŲ).Q JP 8P ) . Hadis tentang daging dʙab (sejenis biawak) Pada suatu hari Nabi Muhammad saw. di antaranya daging dzab. yaitu sunnah Nabi saw. Jika Beliau hendak melaksanakan shalat yang fardhu. al-Bukhari) i h hh k h l i i h Ŵl ȭh űi j Űŏl Ɋi K8¸ËǺ. Beliau membiarkan atau mendiamkan suatu perbuatan yang dilakukan para sahabatnya tanpa memberikan penegasan apakah beliau membenarkan atau menyalahkannya. I. “Rasulullah saw. “Apakah daging itu haram ya Rasulullah?”. b.” (HR. Ǔj? ŋŞŶȬ űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ Š jĬA ^źŎKb ŷļŰȱįŦ Al-Qur’an Hadis. Sunnah Taqririyah Sunnah Taqririyah adalah sunnah yang berupa ketetapan Nabi Muhammad saw. Beliau tidak memakannya. Dengan kata lain sunnah taqririyah. Hadis tentang tata cara manasik haji “Ambillah manasik (tata cara melaksanakan haji) kamu dariku.J8) . yang berupa penetapan Nabi saw. terhadap apa yang datang atau dilakukan para sahabatnya.” (HR. terhadap perbuatan para sahabat yang diketahui Nabi saw. tidak menegornya atau melarangnya bahkan Nabi saw. al-Bukhari dan Muslim).űl Ȳ (ŋg j ķĵŁ ŭŎj ĵŶŲ ƴj Š AbŊŇ R c. cenderung mendiamkannya. Hadis tentang tata cara shalat hh h h Ġ h h k h i l i P Q i P Q (K8¸Ë j ųļȬɁK ĵųŬ AźŰŔb R Ǻ. disuguhi makanan. Muslim) 3.

ǻ j ȩŋɊ ŋŁƁA ūɉ Iȕ=b įŗźĻ djȓj ɉ ^ĵũb ūĻƆŔ ūĻŌŁ=b (ǕKAȐA b. Mereka menemui Rasulullah saw. ia berkata: “Pernah ada dua orang bepergian dalam sebuah perjalanan jauh dan waktu shalat telah tiba. “Lalu aku pun menarik dan memakannya.ĵųɉA hAʼnŁb űȪ ĵžŰŕŦ ĵĸjžŚ AʼnžjšŔ ĵųųžļȯ . lalu salah seorang dari keduanya mengulangi shalatnya dengan air wudhu dan yang satunya tidak mengulangi. Dalam riwayat disebutkan beberapa sifat yang dimiliki beliau seperti. melihat ke arahku.. Karena dalam diri Nabi saw. akan tetapi daging itu tidak terdapat di negeri kaumku. (Muttafaqun ‘alaih) iCƆh ŕɉA ğ ĵųh Źi lȩǴ i l ʼnžšŎh ƪh= Ŵl ȭh h hŦ ŋŧh Ŏh Ǎ `Ɔh Łi Kh Fh ŋh Ňh ^ĵh hũ dk Kʼnl ƢA h h Ņ g j j j j g i ğ j jh l l h h h h h h ğ h h ek h e h h ğhhh f h h ih h h lhh i Ǎj ʼnšȨ . sedang mereka tidak membawa air.g źŗźjķ CƆŕɉA ĵųŸʼnń= IȕįŦ ĺ j ũźɉA ğ h hh h Š hh h h hğ h h lh h iġ ğ h hğ Ġ h l h l i lh ĹŶŏɉA ĺĸŔ= ʼnjšŽh űɉ djȓj ɉ ^ĵh Ūȯh ūj ɉJ AŋŬŊŦ űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ ğ h hh h i h h h l h l hh lhğh i l l h h h h h ğ hh aAbK) . tidak suka berbicara kotor.” Khalid berkata. Sementara Rasulullah saw. 4. sebagai berikut: hh i l h h h hl ğ l h h l hh h l h i h l h h h ťŕj Ž ūjg ɉĵŲ ŴȨ ōȸɁ ĺšųj Ŏ ^ĵũ Ŵj ƧŋɉA ʼnj ĸȭ ƪj = Ŵj ķ ĹšžjɅK Ŵȭ h ğ ķ ōh lɀhů _j źl Ūh lůA Ŵjl Ų Ĺe šh lɅKh `h ǽh ^ĵh hũ űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA i ġ ǔğ Ŕh Ʊ ğ ğȍA ƅbh ŮɆ ź śůĵ j j j j 106 Buku Siswa Kelas X MA .ĵŲ h ĵųŹšhŲ ōɀůb ġ h i h h h ğ i i h l l i l h h i i h h ğ h i i h h h h l hl jĬA ^źŎK ĵžȩh Ɂ űȪ ŋŇſA ʼnjšŽ űɉb . keadaan-keadaan (ahwal) serta himmah (hasrat untuk melakukan sesuatu). Sebagian ulama hadis ada yang menambahkan perincian sunnah tersebut dengan sunnah hammiyah. lalu mereka berdua bertayamum dengan debu yang bersih dan melakukan shalat. kemudian keduanya mendapati air (dan waktu shalat masih ada). tidak suka mencela. Maka beliau berkata kepada orang yang tidak mengulangi shalatnya: ‘Kamu sesuai dengan sunnah dan shalatmu sudah cukup’. tidak suka berteriak. dan menceritakan hal itu. Sunnah Hammiyah Sunnah Hammiyah ialah: suatu yang dikehendaki Nabi saw. “bahwa Nabi saw. tidak keras dan tidak pula kasar. karena itu aku tidak memakannya. selalu bermuka cerah. berperangai halus dan lembut.. ad-Darimi).“Tidak.” Juga mengenai sifat jasmaniah beliau yang dilukiskan oleh sahabat Anas ra. Dan beliau juga berkata kepada yang berwudhu dan mengulangi shalatnya: ‘Bagimu pahala dua kali’” (HR. terdapat sifat-sifat. Hadis tentang Tayamum “Dari Abu Sa’id Al Khudri ra. tetapi belum dikerjakan.”.

” (HR Muslim) Menurut Imam Sya¿’i dan rekan-rekannya hal ini termasuk sunnah hammiyah. sedang menceritakan sifat-sifat Nabi saw. Al-Qur’an Hadis. berkata saat Rasulullah saw. kita akan berpuasa pada hari ke sembilan (Muharram). Kulitnya terang tidak terlalu putih dan tidak pula terlalu kecoklatan. Sehingga kemudian sebagian ulama ¿qh mengambilnya menjadi sunnah hammiyah. sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra: i i ġ i l h iğ h j h h Ŕh ǻ h ń ğ h l ğ h l h i šl ųŎh ǂK Mĵ jĬA ^źŎi Kh _ĵ j ƅźŪȬh ĵųh Źi Ŷȭ hĬA j g ĸȭ Ŵh Ȩ jĬA ʼnĸȭ ĺ ğ h i h ğ h ğ ġ i ğ ǔŔh h ői ȕh _h źl hŽ űh ŰŎh bh jŷlžŰŠh ĬA h Kź ŷi ŵj? jĬA ^źŎi Kh ĵhŽ Aźɉĵũ jŷŲj ĵžh ŕj j ķ ŋh Ɋh =bh .” Tahun depan itu pun tak kunjung tiba.” (HR. wafat. hingga Rasulullah saw. Termasuk juga dalam hal ini adalah silsilah dan nama-nama serta tahun kelahiran beliau.” Maka Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah.hh h h l h h lh h h hh h h lh h hlh h lh lğ h hlh hl ƅb řg śȰ ʼng šƎj ōɀů _I< ƅb ŨŹɊ= ŖžȨɂjķ ōɀů `j źŰɉA ŋŸL= Ǟ ŕ Ū ůĵjķ j j h l h dKĵňȊA aAbK . Adapun himmah (hasrat) beliau misalnya ketika beliau hendak menjalankan puasa pada tanggal 9 ‘Asyura. berpuasa pada hari ‘Asyura`dan juga memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa.. itu adalah hari yang sangat diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani. Para sahabat berkata. bersabda: “Pada tahun depan insya Allah. Bukhari).ĵő `j? ŮĸŪųɉA _ĵšůA `ǽ j j ğh h h l h h i ġ ğ h ġ i i h h k j i i ğ h i l i l (űŰŏɊ aAbK) . Rambut beliau tidak terlalu keriting dan tidak lurus. katanya.űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ jĬA ^źŎK ȝj źĻ Ʋń ŮjĸŪųɉA “Saya mendengar Abdullah bin Abbas ra. keadaan-keadaan serta himmah tersebut yang paling bisa dijadikan sandaran hukum sebagai sunnah adalah hamm. “Beliau adalah seorang lakilaki dari suatu kaum yang tidak tinggi dan juga tidak pendek. Sementara menurut Asy Syaukani tidak demikian.. Kurikulum 2013 107 .A h h h ğ h h lh h iğ ğ h ġ i i h h h h h h ğ h i i hl i i k h i f l h AJjıŦ űŰŎl b jŷžŰŠ ĬA ǔŔ jĬA ^źŎK ^ĵŪȯ cKĵŕȍAb IźŹȎA ŷųŞj šȩ _źŽ ġ h h l i l il i hl h h h_źl hȎAl ĵŶh ųl Ŕi ĬA i_ĵšh lůA DįhŽ űl hŰhŦ ^ĵh hũ şh ŎĵȋA i ğ . aku mendengar Anas bin Malik ra. karena hamm ini hanya kehendak hati yang tidak termasuk perintah syari’at untuk dilaksanakan atau ditinggalkan. Dari sifat-sifat.Ůg Ł j K řg ĸŎ "Dari Rabi’ah bin Abu ‘Abdur Rahman berkata.

Mempelajari macam-macam sunnah maka rasa ingin tahu tentang macammacam sunnah harus ditumbuhkembangkan untuk dapat menjadi seorang Muslim yang sesungguhnya 2. Mari Berdiskusi Murid dibagi menjadi beberapa kelompok. sudah selayaknya kita sebagai seorang Muslim mengetahui banyak hal tentang unsur-unsur hadis dan ilmunya dengan meningkatkan kegiatan gemar membaca baik pada saat di madrasah maupun di luar madrasah. sunnah Į’liyah (perbuatan nabi). Mempelajari macam-macam sunnah mendatangkan banyak manfaat. 108 Buku Siswa Kelas X MA . dan sunnah taqririyah (ketetapan Nabi). Masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang. kemudian diberi tugas untuk mendiskusikan macam-macam sunnah dari contoh yang terdapat dalam materi. oleh karena itu. E.D. Ada yang menambah dengan sunnah hammiyah. Yang belum terlaksana tetapi beliau sudah wafat. RANGKUMAN Sunnah dibagi Ɵga yaitu sunnah qauliyah (perkataan Nabi). yaitu cita-cita atau keinginan Nabi Muhammad saw. Perilaku orang yang memahami macam-macam Sunnah Dengan memahami ajaran Islam mengenai macam-macam sunnah maka seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut : 1.

ĵ j i i h h k ij i ğ h i l i l i hj l l h l h h h h h ğ h l h l h l i i ġ ^źŎK ȝj źĻ Ʋń ŮjĸŪųɉA _ĵšůA D j įŽ űŰŦ ^ĵũ şŎj ĵȋA _źȎA ĵŶųŔ ĬA ğ ġ i ġ ǔğ Ŕh jĬA h .űh ŰŎh bh jŷlžhŰŠh ĬA (űl j Űŏl Ɋi iaAbh K) Sunnah qauliyah: Sunnah Į’liyah Al-Qur’an Hadis.Ayo Berlatih I. Kurikulum 2013 109 . kemudian klasiĮkasikan ke dalam sunnah qauliyah.ǔj Ŕ= Țź j ųļȬɁK ĵųŬ AźŰŔ ğ i ih h hh i šh lůA `h ǽh AJh ıhŦ űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA i ġ ǔğ Ŕh jĬA h őh `l ? Ůi ĸŪl ųi l ɉA _ĵ ^źŎK ^ĵŪȯ . taqririyah atau hammiyah. Tulis kembali hadis sesuai dengan klasiĮkasinya pada kolom di bawahnya! hh il h iġ h h h l Ŵh lȨ ŋh ųh ȭi ĺ ğ ƢA i šl ųj Ŏh ^ĵh hũ ǚh lŶųj l ɉA ȇ i šl ųj Ŏh j ĺ ŷ Ŷ ȭ ĬA ǂ K Bĵ ś j j i hl ğ i ih hğ h h lh h iġ ğ h ġ h ih ğ l ğ h hĵųȫ˯ h k j žj hȍĵjķ ^ĵųȭƁA ĵųȫj? ^źŪȬ űŰŎb jŷžŰŠ ĬA ǔŔ jĬA ^źŎK h l Dĵ h li h iih l l h h l h h hh h l ki l i h i h h Cg =ŋɊA Ǔj? b= ĵŹĸžŕj Ž ĵžȫI Ǔj? ŷĻŋłjŸ ĺŵǽ Ŵųȯ cźŵ ĵŲ @ g ŋj ɊA Ȃj j ů h h h h l h Ÿh ĵŲh Ǔ? ŷi iĻŋh ł i ŭlŶȬh h ŷlȎ? ŋh Łĵ (djKĵňiȊA iaAbh K). Penerapan Bacalah hadis berikut. Į’liyah.j Źj Ŧ ĵŹh Ņj j j hh h h Ġ h h i i hh k h i l i i (cjKĵňȊA aAbK) .

Apa yang dimaksud Sunnah Qauliyah menurut istilah? 2. Bedakan antara sunnah ¿’liyah dan sunnah taqririyah! Tugas Setelah kalian mempelajari tentang macam-macam sunnah. Tuliskan contoh hadis yang termasuk kategori sunnah ¿’liyah? 5. Jelasakan pengertian sunah hammiyah! 4. amatilah perilakuperilaku yang mencerminkan orang yang menunjukkan berpegang teguh dengan macam-macam sunnah di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai 110 Tanggapanmu? Paraf Orang tua Paraf Guru Buku Siswa Kelas X MA .Sunnah Taqririyah: Sunnah Hammiyah: b. Uraian 1. Apa pengertian Sunnah ¿’liyah secara istilah ! 3.

peduli (gotong royong. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2.MEMAHAMI HADIS DARI SEGI KUANTITAS DAN KUALITAS Sanad B 9 Sanad A Ǎ ȼƵŸȽ ǜŮ ǑƱɀ ȼŲ ȼ Ʊɀ ȼŲ ǜȽ ɀŮ ǠLJ ƴȾ Ÿȼ Ǡɀ ƶȾ ǣȾ ȚNjȼ ȼ ƓȚɀ Ǒ Ƚ ǀȼƃƯɀ ŵ Ƚ ǀȼȺ ƃƯɀ ŵ Ƚ Ƹƃȼ ųȽ ǜƵ Ⱦ Ųɀ Ǎdž ŽȚ NjȽ ƃɀ Ÿȼ ǜȽ ɀŮ ƿɀ Ƚ Ƹƃȼ ųȽ ǜƵ Ⱦ Ųɀ Ǎdž ŽȚ NjȽ ƃɀ Ÿȼ ǜȽ ɀŮ ƿɀ ȼ Ʊɀ ȼŲ ǛȻ ǧƾ Ⱦ Ÿȼ ǜȽ ɀŮ Ǒ ȼ Ʊɀ ȼŲ ǛȻ ǧƾ Ⱦ Ÿȼ ǜȽ ɀŮ Ǒ - Ȝȼ Ǎȼ ɀƁǍȼ ƀȽ Ǟɀ ȽŮȼȖ Ƚ ȼ ǠLJ ƃdžȾ ƶŽȼȚ ȼ ȶ ǝɀȾ Ƹƴȼ Ÿȼ ʇȚ ǟƴdž ǧ ȼǛƴdž Ŵȼ Ƚ ȼ ǠLJ ƃdžȾ ƶŽȼȚ ȼ ȶ ǝɀȾ Ƹƴȼ Ÿȼ ʇȚ ǟƴdž ǧ ȼǛƴdž Ŵȼ Kompetensi Inti (KI) 1. damai) santun. tanggungjawab. kerjasama. Al-Qur’an Hadis. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. toleran. disiplin. Kurikulum 2013 111 .

4. 4. Menunjukkan perilaku yang selekƟf terhadap keanekaragaman hadis 3. Murid dapat mengklasiĮkasikan pembagian hadis Peta Konsep 112 Buku Siswa Kelas X MA .1.3. Murid dapat menjelaskan pembagian hadis dari segi kualitas sanad 3.2.3. 1.4. Meyakini hadis shahih dan hasan sebagai dasar hukum ajaran Islam 1.Kompetensi Inti (KI) 1. Menunjukkan sikap kriƟs dalam mengamalkan hadis sebagai dasar dalam kehidupan sehari-hari 2. MenghayaƟ nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam hadis yang shahih. 2. Tujuan Pembelajaran 1. Mempresentasikan pembagian hadis dari segi kuanƟtas dan kualitasnya. Murid dapat menjelaskan pembagian hadis dari segi kuanƟtas rawi 2. Memahami pembagian hadis dari segi kuanƟtas dan kualitasnya.1.2 Menunjukkan perilaku yang menggunakan hadis sebagaimana fungsinya yang telah dipelajari 2. Berpegang teguh pada hadis shahih dan hasan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Hadis yang diriwayatkan oleh rawi yang kuat ingatannya lebih Ɵnggi Ɵngkatannya dari pada hadis yang diriwayatkan oleh rawi yang lemah ingatannya. yaitu jumlah rawi. kemudian berikan tanggapanmu! ʇȚ ȲǞŴȤ ƿƭƒȚ ǜŮȚ ǍƵŸ ǑŻȶ ǜŮ ǀƵƲƴŸ ǛƸƀǍŮȚ ǜŮ NjƵƇž ȸȤƾƫſǽȚ NjƸƯŴ ǜŮ ǠƇƁ ȴƾƸƱŴ ȸNjƸƵƑȚ ȢƾƵŲ ȴƾƵƯƶŽȚ ǞŮȖ NjƶƉž ǕƸŮǍŽȚǞŮȖ ȸȤƾƈƃŽȚ Al-Qur’an Hadis. Mari Renungkan Tinggi rendahnya Ɵngkatan suatu hadis tergantung pada Ɵga hal. Kurikulum 2013 ǂƸƴŽȚ ǙŽƾž ƿƀǞŽȚ NjƃŸ ljžȤ ǜŮ NjƵƇž ǀƵƴƉž ǜŮȚ ǟƶƅƓȚ ǜŮȚ ǛƴƉž 113 . KeƟga hal tersebut menentukan Ɵnggi rendahnya nilai suatu hadis. B. dan keadaan matan. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini.A. keadaan (kualitas rawi). dan hadis yang diriwayatkan oleh Ɵga orang rawi lebih Ɵnggi Ɵngkatanya daripada hadis yang diriwayatkan oleh dua orang rawi. dan hadis yang diriwayatkan oleh rawi yang jujur lebih Ɵnggi Ɵngkatannya daripada hadis yang diriwayatkan oleh rawi pendusta. Hadis yang diriwayatkan oleh dua orang rawi lebih Ɵnggi Ɵngkatannya dari hadis yang diriwayatkan oleh seorang rawi.

ʇȚ Ȳ ǞŴȤ ȝƾƲů ǀƪǣƾŸ ǂƸƴŽȚ NjŻȚȶ ǞŮȖ ȜȶǍŸ ȜǍƶǤ ȝ ƾƲů ȝƾƲů ǍƸŹ NjƁȥ ǜŮ NjŽƾų ǙŽƾž ǀƶƸƷŽ ǜŮȚ ǟƸƇƁ ǜŮ ǟƸƇƁ ǠƶƭŻȤȚNjŽȚ ǛƴƉž Rasulluah Ali bin Rabi’ah Anas bin Malik Abu Hurairah Abdullah Bin Zubair Sa’id bin Ubaid Abdul Aziz Abu Shalih Amir bin Abdullah Abdullah bin Nashir Isma’il Abu Hushain Abdul Harits Muhammad bin Abdullah Zuhair bin Harb Abu Awanah Abu Muammar 114 Syubah Abdul Walid Musa Muslim Jami’ bin Sadam Bukhari Buku Siswa Kelas X MA .

” Menurut Khatib al-Bagdadi.B j Ŋj ŭɉA ȇ űŹj j ɌŚAźĻb űŹj Šj ĵųjļŁjg A Ĺůĵńj A “Hadis mutawatir adalah hadis yang merupakan tanggapan pancaindera. hadis mutawatir adalah suatu hadis yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dengan jumlah tertentu yang menurut kebiasaan mustahil bersepakat untuk berdusta. Sedangkan hadis berdasarkan kualitasnya adalah penggolongan hadis dilihat dari aspek diterima atau ditolaknya.B. bahkan juga bisa terjadi hanya satu atau dua orang sahabat saja. Yang dimaksud segi kuantitasnya adalah penggolongan hadis ditinjau dari banyaknya rawi yang meriwayatkan hadis. yang menurut kebiasaan mustahil mereka berkumpul dan bersepakat untuk dusta. ia telah mengemukakan istilah hadis mutawatir dengan istilah khabar al-‘ammah. Sedangkan secara terminologi hadis mutawatir adalah ğ l h h i h l h i i h h i l i l hl h h h l Ğ h f h h i hh j CIĵ šůA Ǎj űŁ IʼnŠ aAbK cjȑA Mg źl ŏi Ƥ Ŵl ȭ ĽlŽʼnj ơ AźŸ ŋj ĻAźļųɉA ĽŽʼnj ơA h l hh l i hhh l ih h h . Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani. yaitu secara kuantitas dan kualitas. Dan sebelum al-Bagdadi menurut imam Sya¿’i. Kurikulum 2013 115 . Dan sudah barang tentu informasi yang dibawa oleh banyak rawi lebih meyakinkan apabila dibandingkan dengan informasi yang dibawa oleh satu atau dua orang rawi saja. para ahli hadis membagi hadis menurut jumlah rawinya. Hadis MutawaƟr Kata Mutawatir secara etimologi berarti Muttabi’ (ϊ˲ Β˶ ͉Θ˵ϣ) atau (ϊ˲ ͋ΒΘ˴ Θ˴ ϣ˵ ) yang artinya yang datang beturut-turut dan tidak ada jarak. Dari sinilah. 1. Hadis DiƟnjau dari Segi KuanƟtas Dalam menransmisikan hadis. Ada ulama yang menerangkan hadis mutawatir dengan jelas dan terperinci yaitu Ibnu Hajar al-Asqalani. kadang hanya beberapa sahabat. Nabi Muhammad saw. Mari Memahami pembagian Hadis Hadis dari satu segi dapat dibagi menjadi dua. Demikian itu terus terjadi dari sahabat ke tabi’in sampai pada generasi yang menghimpun hadis dalam berbagai kitab. yang diriwayatkan oleh sejumlah besar rawi. a. hadis mutawatir Al-Qur’an Hadis. terkadang berhadapan langsung dengan sahabat yang jumlahnya sangat banyak karena pada saat itu nabi sedang memberikan khutbah di hadapan kaum Muslimin.

Hadis A۹ad Yang dimaksud hadis ahad yaitu hadis yang diriwayatkan oleh satu. karena. atau tiga rawi saja dan tidak mencapai derajat mutawatir. Contohnya Ibnu Hibban dan al-Hazimi berpendapat bahwa hadis mutawatir mungkin jadi tidak ada. apakah mutawatir atau tidak. Namun menurut Ibnu alah. Hal ini sama halnya dengan pengetahuan kita tentang adanya udara. mutawatir lafdzi. bahwa tidak boleh ada keraguan sedikit pun dalam memakai hadis mutawatir. api dan jiwa. Sedangkan mutawatir ma’na yaitu hadis yang mempunyai tingkat derajat mutawatir namun susunan redaksinya berbeda antara yang diriwayatkan satu rawi dengan rawi yang lain. dingin. angin. Menurut pendapat para ulama ahli hadis. mutawatir ma’na. yang tanpa membutuhkan penelitian ulang kita sudah percaya akan keberadaannya. Mereka itulah yang meriwayatkan hadis dari awal hingga akhir sanad. air. pada tiaptiap tʙabaqah (tingkatan). dengan kata lain nahwa hukum hadis mutawatir adalah bersifat qat’i (pasti). kedua. Ada juga pendapat yang keras dari sebagian ulama’ bahwa mereka menentukan hadis mutawatir harus memenuhi syarat 40 rawi pada tiap-tiap habaqah (tingkatan). Hadis mutawatir terbagi menjadi dua macam. Menurut Abu Gayyib adalah sekurang-kurangnya ada 4 orang pada tiap tabaqah (tingkatan) rawinya. Imam Sya¿’i mengemukakan paling sedikit (minimal) 5 orang pada tiap habaqah. hadis mutawatir tetap ada namun jumlahnya tidak banyak. jumlah rawi hadis ahad bisa hanya terdiri dari satu rawi. jika hadis mutawatir syarat-syaratnya sangat ketat. Jadi. pasti setiap ahli hadis berbeda pula dalam melihat sebuah hadis.yaitu hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah orang yang mustahil melakukan kesepakatan untuk berdusta. b. Terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama tentang ketentuan batas minimal berapa jumlah rawi pada hadis mutawatir. Perbedaan pendapat di atas akan berpengaruh pada kedudukan suatu hadis. dua. tiga orang atau lebih namun tidak mencapai tingkatan mutawatir. Hadis mutawatir harus diyakini dan dipercayai dengan sepenuh hati. panas. Di kalangan para ulama’ ahli hadis terjadi perbedaan pendapat mengenai 116 Buku Siswa Kelas X MA . namun isi kandungan maknanya sama. Mutawatir lafdzi yaitu hadis mutawatir yang diriwayatkan oleh rawi yang banyak dan mencapai syarat-syarat mutawatir dengan redaksi dan makna hadis yang sama antara riwayat satu dan riwayat yang lain. Artinya. pertama. Ada juga ulama lain yang menentukan paling sedikit 20 orang pada tiap habaqah. dua.

bahwa hadis ahad wajib diamalkan jika telah memenuhi syarat kesahihan hadis yang telah disepakati. oleh beberapa orang sahabat namun tidak mencapai tingkat mutawatir.” Dari de¿nisi tersebut di atas. Sebagian ulama’ ahli hadis berkeyakinan bahwa hadis ahad tidak bisa dijadikan landasan hukum untuk masalah akidah. hadis aziz." Dari de¿nisi tersebut di atas. jelaslah bahwa yang dimaksud dengan hadis aziz yaitu hadis yang pada salah satu atau setiap habaqah (tingkatan) rawinya hanya dijumpai dua rawi saja. menurut mereka. Sebab. Kurikulum 2013 117 . Kemudian pada habaqah selanjutnya banyak rawi yang meriwayatkannya. Hadis ahad dibagi menjadi tiga macam. Al-Qur’an Hadis. hadis ahad bukanlah qatʙ’i as໇-S໇ubut (pasti ketetapannya).kedudukan hadis ahad untuk digunakan sebagai landasan hukum. bisa jadi. 1) Hadis Masyhur De¿nisi hadis masyhur adalah i hğ h h hh l h lhh ih l hh ih h ğ i h h h ŋj ĻAźȋA ĹŁKI Ůŕj Ž űɉb ǜȱįŦ Ĺľ ƆȌA aAbK ĵŲ "Hadis yang diriwayatkan oleh tiga orang atau lebih. yaitu hadis masyhur. ini tidak terjadi pada setiap thabaqah. Namun menurut para ahli hadis yang lain dan mayoritas ulama. pada tʙabaqah (tingkatan) tabiin atau setelahnya hadis itu diriwayatkan secara mutawatir. Dari segi tingkatannya. sebab rawi hadis masyhur ini yang paling dekat untuk mencapai derajat mutawatir. Tetapi. hadis masyhur adalah termasuk paling tinggi. Hanya saja. ada pada salah satu tingkatan rawinya tidak mencapai derajat mutawatir. namun belum mencapai derajat mutawatir. dan hadis garib. 2) Hadis Azrz De¿nisi hadis azrz adalah: f h hh h h l h i h h ğ i h h hh h h h lhh hl i h h h ĹŠĵƦ ūj ɉJ ʼnšȨ aAbK űȪ Cg ʼnń j Ab Ĺg ŪĸŚ Ǎj `ǽ źɉb `ĵ j ŶȪA aAbK ĵŲ “Hadis yang diriwayatkan oleh dua orang pada satu habaqah. Suatu hadis yang dikatagorikan sebagai hadis aziz yaitu: • Pada tiap-tiap tʙabaqah (tingkatan) hanya terdapat dua rawi saja. dapat disimpulkan bahwa hadis masyhur adalah hadis yang diriwayatkan dari Nabi saw.

” Dari de¿nisi tersebut di atas. yakni istilah fardun merujuk kepada garib mutlak. bukan pada asal sanadnya. kemudian dari semua rawi itu hadis ini diriwayatkan oleh satu orang rawi saja yang mengambil dari para rawi tersebut. sedangkan istilah garib dipakai pada garib nisbi. hanya diterima oleh satu orang sahabat. Maksudnya. Ibnu Hajar menganggap bahwa antara garib dan fardun adalah sinonim. Sedangkan secara terminologi hadis garib adalah: h l h h hl h i Ġ hğ h hh hʼnŶŏɉA h ğ l k h ŴjŲ jŷjķ IŋŧȋA şȰb şg ŗ j j źɊ cj = Ǎj œf ňő jŷjļhŽAbh ŋj j ķ Iŋh ŧȫA ĵŲ “Hadis yang diriwayatkan oleh seorang rawi. Hadis garib juga biasa disebut hadis fardun yang arinya sendirian. Hadis DiƟnjau dari Segi Kualitas a. b) Hadis Garib Nisbi Yang termasuk sebagai hadis garib nisbi yaitu apabila kegariban terjadi pada pertengahan sanadnya. Maksudnya satu hadis yang diriwayatkan oleh lebih dari satu orang rawi pada asal sanadnya. di manapun tempat sanad itu terjadi. Adapun yang dimaksud dengan sanad menyendiri pada suatu hadis yaitu rawi yang meriwayatkan hadis secara sendirian tanpa ada rawi yang lain.yagribu yang artinya menyendiri. hadis pada saat disampaikan oleh Rasul saw. 2. Akan tetapi. yaitu: a) Hadis Garib Mutlak (fardun) Hadis Garib Mutlak (fardun) adalah hadis yang ke-gariban-nya terletak pada asal sanad. dapat katakan bahwa yang dimaksud dengan hadis garib yaitu hadis yang diriwayatkan oleh hanya seorang rawi saja. atau terpisah. 3) Hadis Garib Secara etimologi kata garib dari garaba . Hal ini sesuai dengan pengklasi¿sian hadis garib yang memang dibagi menjadi dua bagian. baik dalam seluruh tingkatan sanad atau pada salah satu tingkatan sanadnya. baik secara bahasa maupun secara istilah. meskipun thabaqah yang lainnya lebih dari tiga rawi. Hadis Sahih De¿nisi hadis sahih menurut Ibnu Shalah adalah: 118 Buku Siswa Kelas X MA . asing.• Pada salah satu thabaqah (tingkatan) hanya terdapat dua rawi. kebanyakan para ahli hadis membedakan antara garib dan fardun.

fasik. rawi kuat ingatannya (dhabih). Al-Qur’an Hadis. yaitu sahih li katihi dan sahih li gairihi. dapat dikatakan bahwa yang dimaksud dengan hadis sahih yaitu hadis yang sanadnya bersambung (tidak putus) dan para rawi yang meriwayatkan hadis tersebut adalah adil dan dlabit.Tidak ada ‘illah. Untuk memudahkan dalam memahami de¿nisi hadis sahih di atas. . seperti rawi harus adil." Dari de¿nisi tersebut di atas. Maksudnya yaitu hadis tersebut disandarkan kepada Nabi saw. dan dinukil oleh seorang yang adil dan dabit dari orang yang adil dan dlabit. Artinya. dan tidak ada kejanggalan. antara rawi dari sanad hadis tersebut pernah bertemu langsung dengan gurunya. . . dan bid’ah.Sanadnya bersambung. matannya tidak mempunyai cacat. Artinya. dengan disertai sanad. serta dapat menjauhi perbuatan buruk dan dosa besar seperti syirik. dapat dijelaskan bahwa hadis sahih adalah hadis yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: .Hadisnya musnad. Adapun yang dimaksud dengan dlabit adalah kemampuan seorang rawi dalam menghafal hadis. serta dalam matan hadis tersebut tidak ada kejanggalan (syak) dan cacat (‘illah). dalam hadis tersebut tidak ditemukan cacat yang merusak kesahihan hadis.Tidak ada syadz. Hadis sahih diklasi¿kasikan menjadi dua.ğ i h l i l i l hl h i i l ğ i l hl ğ h lh ii hl i ğh Ůj ŪŶjķ aIĵŶŎj? ŮŕļȬ cjȑA ʼnŶŏųɉA ĽŽʼnj ơA źŸ ŃžŅ j ŕɉA ĽŽʼnj ơA ĵŲ= lh l h h ĝ h i l i h h h i hhl i h ğ l h l l ƅb AJĵő `źȲŽ ƅb aĵŹļŶŲ Ǔj? řj j ķĵŘɉA ^j ʼnšh ůA Ŵj Š řj j ķĵŘɉA ^j ʼnšh ůA e ğh i ƆŰšŲ "Hadis sahih adalah hadis musnad (hadis yang mempunyai sanad) yang bersambung sanadnya. sanadnya tidak putus. Kurikulum 2013 119 .Seluruh rawinya adil dan dlabih. hadis tersebut tidak bertentangan dengan hadis dari rawi lain yang lebih kuat darinya. 1) Sʙahʙihʙ li ĩatihi Yaitu Hadis yang memenuhi syarat-syarat hadis sahih. Artinya. tanpa ada kejanggalan dan cacat. Maksud rawi yang adil yaitu rawi yang bertakwa dan menjaga kehormatan dirinya. . hingga akhir sanadnya.

De¿nisi hadis hasan yang dikemukakan oleh at-Tirmizi ini masih umum dan hampir sama denan de¿nisi hadis sahih. Argumennya adalah hadis sahih adalah salah satu sumber hukum syariat. tidak terdapat ‘illah. memiliki daya ingat yang kuat. serta diriwayatkan tidak hanya dalam satu jalur rawian. Hadis Hasan Kata hasan berasal dari kata al-husnu yang berarti al-jamalu. Adapun tentang de¿nisi hadis hasan. Hal ini bisa dilihat dari de¿nisi yang dikemukakan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani bahwa hadis hasan adalah hadis yang diriwayatkan oleh seorang yang adil. dan tidak hanya terdapat satu jalur rawi saja. ada perbedaan pendapat di kalangan para muhaddisin. Perbedaan antara hadis sahih dan hadis hasan memang sangat sedikit dan tipis. sehingga tidak ada alasan untuk mengingkarinya. hadisnya tidak janggal.2) Sʙahʙihʙ li Gairihi Artinya yang sahih karena yang lainnya. yang artinya kecantikan dan keindahan. Maka inilah yang disebut sahih 120 Buku Siswa Kelas X MA . dan tidak terdapat cacat serta kejanggalan pada matannya. yaitu: k h h h ğ h i il h h ğ i ğ i l ğ il h f l h ih hh h Jĵ g ő ƅb Ůg ŰšŲ ǞȮ ʼnj ŶŏɉA Ůŕj ļŲ řj ĸŘɉA ŮžjŰũ ^ʼnŠ ŷŰŪZŵ ĵŲ Hadis yang dinukil oleh seorang yang adil tetapi tidak begitu kuat ingatannya. bersambung sanadnya. Hukum memakai hadis sahih adalah wajib. dan tidak syadz. hadis sahih juga mensyaratkan sanadnya tidak tertuduh dusta. sanadnya bersambung. hadisnya tidak janggal. sebagaimana kesepakatan para ahli hadis dan para fuqaha. b. Pendapat Abu Isa at-Tirmizi tentang hadis hasan: h l i hği l h ĝ h el h h l i h h h h l i h h lh h l AJĵő ĵĿȬʼnj ń `źȲŽ ƅb B j Ŋj ŭůĵjķ űŹļȬ ŴŲ j ajIh ĵŶŎj? Ǎj `źȲŽ ƅ `= l l l h l h l h h ūj ɉJ źh Ɨ ŷg Łbh Ǟ j Ȯ ŴjŲ djbŋɆb Hadis yang dalam sanadnya tidak terdapat orang yang tertuduh bohong. De¿nisi yang lebih jelas dan detail adalah yang dikemukakan oleh kebanyakan ulama hadis. Sebab. yakni menjadi sahih karena dikuatkan oleh sanad atau keterangan lain. Bahkan sebagian ulama’ hadis mengatakan bahwa antara hadis sahih li gairihi dan hadis hasan li zatihi adalah sama.

seperti al-Hakim. Selalu menerima kebenaran hadis mutawatir dikarenakan hadis yang termasuk dalam kategori tersebut bersifat qatʙ’i (pasti) kebenarannya. Hadis Dʙ a’if De¿nisi hadis dʙaif adalah: h l h l i il i h l hlh lh h i l l l i jŷŚj bǨ ŴjŲ Qg Ǩ ʼnj Ūŧjķ ^j źĸŪůA DĵŧŔ j şųƒ űɉ ĵŲ “Hadis yang tidak memenuhi syarat diterimanya suatu hadis dikarenakan hilangnya salah satu syarat dari beberapa syarat yang ada. Demikian menurut ahli ¿kih (fuqaha’) dan mayoritas ahli hadis juga memakai hadis hasan sebagai hujjah. c. 1. walaupun dari sisi kekuatannya hadis hasan berada di bawah level hadis sahih. Mayoritas ulama membolehkan mengambil hadis iaif sebagai hujjah. Namun. Perilaku orang yang berpegang kepada Hadis Nabi Setelah kita mempelajari pembagian hadis dari segi kuantitas dan kualitas sanad. Namun. maka hadis yang diriwayatkannya dinamakan hasan li dzatihi. Al-Qur’an Hadis. maka ada beberapa hal yang seharusnya kita lakukan sebagai penerapan dari apa yang telah kita pahami antara lain. Para ulama ada perbedaan pendapat mengenai masalah hukum menggunakan hadis dʙ a’if. Senantiasa menumbuhkan sikap selektif dalam menerima berita sebelum kita meneliti terlebih dahulu kebenaran berita tersebut. atau bahkan dʙ aif. pengelompokan hadis hasan ke dalam hadis sahih itu disertai pendapat bahwa hadis hasan tersebut di bawah kualitas hadis sahih. jika daya ingat (kedlabithan) rawi kurang. apabila terbatas pada masalah fadʙƗ’ilul 'amal. dan Ibnu Khuzaimah.dzatihi. 2. maka hadis tersebut diklasi¿kasikan ke dalam hadis dʙ aif. Sedangkan selain hadis mutawatir perlu terlebih dahulu diteliti apakah sahih. Kurikulum 2013 121 . D. hasan. Hukum memakai hadis hasan sama dengan hadis sahih. Ibnu Hibban.” Dari de¿nisi tersebut di atas dapat dikatakan bahwa jika salah satu syarat dari beberapa syarat diterimanya suatu hadis tidak ada.

Sedangkan dari segi kulaitas sanad. hadis mutawaƟr dan hadis ahad: 1 Hadis mutawaƟr adalah hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah orang rawi yang mustahil melakukan kesepakatan untuk berdusta. hadis aziz. serta dalam matan hadis tersebut Ɵdak ada kejanggalan (syaz) dan cacat (‘illah). kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. RANGKUMAN Dari segi kuanƟtas para ahli hadis membagi hadis menjadi dua yakni.3. E. Hadis ahad dibagi menjadi Ɵga macam. Ɵga orang atau lebih namun Ɵdak mencapai Ɵngkatan mutawaƟr. Mari Berdiskusi Setelah Anda mendalami materi tentang pembagian hadis dari segi kuantitas dan kualitasnya selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda. 122 Buku Siswa Kelas X MA . hasan dan daif: 1. Hadis hasan juga diklasiĮkasikan menjadi dua. yaitu hasan lidzaƟhi dan hasan li gairihi. Untuk kepentingan memperbagus amal (fadʙƗil al-'amal). 3. hadis di bagi menjadi Ɵga. 2 Hadis ahad yaitu hadis yang diriwayatkan oleh satu. sahih lidzaƟhi dan sahih li-gairihi. Hadis hasan yaitu hadis hasan yang kriterianya sama dengan hadis sahih hanya saja ada salah seorang rawinya yang kurang dʙabit. 2. Hadis dʙa’if yaitu hadis yang Ɵdak memenuhi syarat hadis sahih dan hasan. yaitu hadis masyhur. Selalu berusaha mengamalkan hadis-hadis yang termasuk ke dalam kategori maqbul (diterima) yaitu berupa hadis-hadis sahih dan hasan. kita senantiasa mencoba untuk mengamalkannya. Hadis sahih dibagi menjadi dua yaitu. 4. dan hadis garib. sahih. Hadis sahih yaitu hadis yang sanadnya bersambung (Ɵdak putus) dan para rawi yang meriwayatkan hadis tersebut adalah adil dan dlabit. dua.

Penerapan Bacalah deĮnisi-deĮnisi terkait dengan pembagian hadis baik dari segi kuanƟtas maupun kualitas kemudian tulis terjemahnya dalam bahasa Indonesia pada kolom di bawahnya! i l h l h i i h h i l i l hl h ĞűŁh If ʼnh Šh iaAbh Kh cjȑAğ Mg źl ŏi lƤh Ŵl ȭh Ľ Žʼnj ơAźŸ ŋj ĻAźļųɉA ĽŽʼnj ơA h l hh l i hhh l h h l h j ļŁj A Ĺi hůĵńjh AjCIĵ ź Ļ b ű Ź Š ĵ ų šůA Ǎj B Ŋ ŭɉ A ȇ ű Ź Ɍ ŚA j j j j jj g Terjemahan f h hh h Š h l h i h h ğ i h h hh h h h lhh hl i h h h ĹŠĵƦ ūj ɉJ ʼnšȨ aAbK űȪ Cg ʼnń j Ab Ĺg ŪĸŚ Ǎj `ǽ źɉb `ĵ j ŶȪA aAbK ĵŲ Terjemahan i ŧh Ŕ şl ųh lƒh űl h ɉ ĵŲh l h ʼnj Ūl ŧh ķ ^źl ĸi Ūi lůA Dĵ i i Ŵjl Ų Qg Ǩ jŷŚj bl Ǩ j j j Terjemahan Al-Qur’an Hadis. Kurikulum 2013 123 .Ayo Berlatih a.

amatilah perilaku-perilaku yang mencerminkan orang yang menunjukkan berpegang teguh hadis-hadis sahih dan hasan di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai 124 Tanggapanmu? Paraf Orang tua Paraf Guru Buku Siswa Kelas X MA . Jelaskan dari segi bahasa dan istilah! 3. jelaskan ! 2. Jelaskan kedudukan hadis mutawatir menurut jumhur ulama! 5. Apabila kita mengkaji sebuah hadis ditinjau dari sisi jumlah rawinya maka dapat dibagi menjadi dua. Uraian 1. Apa yang dimaksud dengan hadis mutawatir. Sebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi supaya hadis suatu hadis dapat dikatagorikan sahih ! 4. Apa yang dimaksud dengan hadis garib ! Tugas Setelah kalian mempelajari tentang pembagian hadis dari segi kuantitas dan kualitas.b.

Memahami. MenghayaƟ dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. kenegaraan. dan menganalisis pengetahuan faktual. serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. damai) santun. budaya. MenghayaƟ dan mengamalkan perilaku jujur. kebangsaan. menalar.co. kerjasama. serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesiĮk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah 4. peduli (gotong royong. dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan. berƟndak secara efekƟf dan kreaƟf. Mengolah. prosedural dan metakogniƟf berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan. toleran. disiplin.yellowpages. konseptual. dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian. Al-Qur’an Hadis. menerapkan. rensponsif dan pro-akƟf dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efekƟf dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.INDAHNYA IKHLAS DALAM BERIBADAH 10 Sumber: http://ramadhan.id Kompetensi Inti (KI) 1. tanggungjawab. teknologi. seni. dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri. Kurikulum 2013 125 . 3.

QS.8* .7´R é ¸ÒRɎ¸Ä Ʀ× 3.4 Memiliki sikap ikhlas dalam beribadah sebagai implemantasi dari pemahaman ayat-ayat al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah pada Surat al-An’Ĉm [6]: 162-163. al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis riwayat Bukhari dari Aisyah ra. Murid dapat menyebutkan makna mufradat QS. al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis riwayat Bukhari dari Aisyah ra. tentang keikhlasan dalam beribadah.Ì»ȭ HýɈ* H* P ¹ÇR P * ĉé* F¸ì Îʲ¾ P Q PP P P P P TP T P P P P M P Ē P (âP Ƞ8P ôĒ Ȫ *ÎP íȯ G¸ ì âïÎĀ H* 6. Murid dapat menunjukkan perilaku ikhlas dalam beribadah. Tujuan Pembelajaran 1. 2. Mendemonstrasikan hafalan dan arƟ per kata ayat-ayat al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah pada Surat al-An’Ĉm [6]: 162-163. al-An’aam [6]: 162-163. Murid dapat menjelaskan kandungan QS.Kompetensi Inti (KI) 2. Memahami ayat-ayat al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah pada al-An’Ĉm [6]: 162-163.8ýðÔP . al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis riwayat Bukhari dari Aisyah ra. QS. P P T P Q P T P PP PP P P TĒ Q íQ ȬP HP Ǔ) âQ ùؾ ôP R Ɏ ¼ÕRȶȀP ½ò¸íȯ I¸Q õP Ìì ÎP ÞĒ êP¿ȩ ŠĒ ÇP ñR āóɎ. tentang keikhlasan dalam beribadah 3. ÎP êP Ȯ P ÌìJP Ē ¯. QS.5. R Q QT PQ P Ē P P M Q P M T P P Q T ē Q PPP P P P Ē PP úöŁ Ƶï ¸öóé . al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis riwayat Bukhari dari Aisyah ra.7´R é ¸ÒRɎ¸Ä Ʀ× 4. al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis riwayat Bukhari dari Aisyah ra.Ì»ȭ HýɈ* H* P ¹ÇR P * ĉé* F¸ì Îʲ¾ P Q PP P P P P TP T P P P P M P Ē P (âP Ƞ8P ôĒ Ȫ *ÎP íȯ G¸ ì âïÎĀ H* 6. R Q QT PQ P Ē P P M Q P M T P P Q T ē Q PPP P P P Ē PP úöŁ Ƶï ¸öóé . Fý Ñ8 ¸Ā . 126 Buku Siswa Kelas X MA .Íû ¸õP JP P î»R ø7 ÷T õR GP Ìíȩ ¸õP îɎ ¯. tentang keikhlasan dalam beribadah. P P T P Q P T P PP PP P P TĒ Q íQ ȬP HP Ǔ) âQ ùؾ ôP R Ɏ ¼ÕRȶȀP ½ò¸íȯ I¸Q õP Ìì ÎP ÞĒ êP¿ȩ ŠĒ ÇP ñR āóɎ. 4. al-An’aam [6]: 162-163. al-An’aam [6]: 162163. al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis riwayat Bukhari dari Aisyah ra.5.Íû ¸õP JP P î»R ø7 ÷T õR GP Ìíȩ ¸õP îɎ ¯. ÷P õR Gý P QP P P P PP TP P P P TP Ē PP Fý Ñ8 ¸Ā . Murid dapat membaca QS.8ýðÔP . ÷P õR Gý P QP P P d P P Q PPP TPP P TP Ē PP ÎêP Ȯ P ÌìJ ¯ .8* .

Peta Konsep A. Sekiranya niat kita bercampur dengan perasaan riak. Kurikulum 2013 127 . Mari Renungkan Semua amalan yang kita lakukan termasuk shalat. berzakat. Kita harus ikhlas dalam beramal.cco om Al-Qur’an Hadis. B. membaca al-Quran. kemudian berikan tanggapanmu! SSu umb ber er: hƩ er: Ʃp p::///b bllo log ogto tokkw wan an.. mengharapkan balasan tertentu berarƟ kita sudah Ɵdak rida dalam menaaƟ Allah Swt. beribadah hanya untuk Allah Swt. Mari Mengamati AmaƟ gambar berikut ini. semata. kerana pangkat. ingin dipuji.blo blo log logs gssp spo pott. menolong orang susah dan belajar perlu diniatkan ikhlas semata-mata kerana Allah Swt.b .

com Sumber: hƩp://sahrudin.Sumber: hƩp://mimutegal.blogspot.com 128 Buku Siswa Kelas X MA . wordpress.

Kurikulum 2013 129 . tidak ada sekutu bagi-Nya. Al-An’am [6]: 162 – 163) Al-Qur’an Hadis. ArƟ Kosa Kata/Kalimat (Mufradat) TERJEMAHAN hanyalah untuk Allah.” (QS. ibadahku. ”Sesungguhnya salatku. Tuhan seluruh alam. ih h h ğ li h h h l hh h ųhɉĵšh lůA Bk Kh jĬġ j ƫĵųh Ɋh bh dĵ i h h ž ŅZ Ų b ǒ ŏ Ŕ `j? Ůũ ūlɆǨ ƅ Σ ǻ j j j j h ȸb ƫj Ɔ j h i l i l l i ğ h h i l h Š h ih h Τ ǻųj j ŰŏųɉA ^b= ĵŵɁb DŋjɊ= ūj ɉŊjɅb Ȕ b. Terjemah "Katakanlah (Muhammad). Lafaz ayat Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya.C. Mari Memahami Al Qur’an dan Hadis 1. Al-An’am [6]: 162 – 163 berikut ini. Tuhan seluruh alam Ɵdak ada sekutu bagiNya dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku pertamatama berserah diri (muslim) LAFAL TERJEMAHAN LAFAL ˴ Ϥ˶ ˴ϟΎό˴ ϟ΍˸ Ώ˷˶ έ˴ ˶Ϳ͉˶ Ϧϴ Katakanlah (Muhammad) Ϟ˸ ϗ˵ ˴ ήη˴ ϻ ˴ Ϫ˵ ˴ϟ Ϛϳ ˶ sesungguhnya salatku ˴λ ϲΗ˶ ϼ ˴ ϥ͉ ˶· Ϛ˴ ˶ϟ əάΑ˶ ϭ˴ dan ibadahku ϲϜ˶ δ˵ ˵ϧϭ˴ Ε˵ ή˸ ϣ˶ ˵΃ hidupku ϱΎ ˴ ϴ˴ Τ˸ ϣ˴ ϭ˴ ˴ Ϥ˶ ˶Ϡδ˵ Ϧϴ ˸ Ϥϟ΍˸ ϝ˵ ϭ͉ ˴΃ dan maƟku ϲ˸ Η˶ ΎϤ˴ ϣ˴ ϭ˴ c. marilah kita baca dengan baik dan benar QS. hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah. dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertamatama berserah diri (muslim). Al-An’am [6] ayat 162-163 a. Qs.

Al-Bayyinah [98] ayat 5 a. Perintah Allah Swt. beribadah. dan menjadi orang pertama dalam kaumnya yang berserah diri kepada-Nya. pada umat-Nya untuk berkeyakinan bahwa shalatnya. Secara garis besar kandungan QS. al-Bayyinah [98]: 5 berikut ini. Adapun kandungan surat al-An’am ayat 162-163 adalah kewajiban manusia untuk beribadah kepada Allah Swt. Isi pokok kandungan surat al-An’am adalah tentang keimanan. tidak bercampur dengan hal-hal lain. Al-An’am ayat 162-163 dapat disimpulkan: 1. karena riya’ walaupun sedikit akan mengurangi nilai ibadah tersebut dan tidak dapat dikatakan ikhlas. surah ini termasuk surah Makiyyah karena diturunkan sebelum hijrah Nabi saw. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan orang yang menganggap bahwa binatang ternak dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan. Ikhlas berarti melaksanakan perbuatan semata mata untuk mendapatkan rida Allah Swt. Penjelasan Ayat Surah al-An’am ayat 162-163 merupakan surat yang ke-6. secara ikhlas. Selain itu. Perintah Allah Swt. tidak ada sekutu bagi-Nya. Lafaz ayat Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya. 3. kisah kisah. adalah Tuhan semesta alam. misalnya. seseorang tersebut tidak memasukkan unsur unsur yang dapat mengurangi nilai ibadah.d. terdiri atas 165 ayat. h h i h k ih h l l i hġ lh ğ l i i hh hh ğ i i i h i h CƆŕɉA AźųžjŪɆb . Dalam menjalankan ibadah. pada umat manusia untuk ikhlas dalam berkeyakinan. hukum. 4. Al-An’am artinya binatang ternak. 2. Senantiasa beramal shaleh dan menjauhkan segala larangan larangan Allah Swt. Surat ini merupakan pernyataan komitmen manusia dengan Allah Swt. misalnya riya’. agar selamat di dunia dan akhirat. hidupnya. Orang ikhlas banyak memperoleh manfaat dalam kehidupannya. baik hidup maupun mati semata-mata untuk mendapatkan rida dari-Nya. marilah kita baca dengan baik dan benar QS.ĵŧŶń ŴŽȐ j A Ȕ ǻŕj j ŰňZŲ ĬA AbʼnĸšȎj ƅj? AbŋjɊ= ĵŲb hl i h Š h h h ğ i l ih k h ̆ jĹųj žŪůA ŴŽjI ūj ɉJb CǽŌɉA AźĻİɆb 130 Buku Siswa Kelas X MA . ke Madinah. QS. dan matinya hanyalah semata mata untuk Allah Swt. dalam surat ini disebutkan tentang hukum binatang ternak. kesulitan hidupnya dapat terbantu oleh ibadah yang diterima oleh Allah Swt. beramal. Allah Swt. yang merupakan pernyataan sikap. 2.

b. ArƟ Kosa Kata/Kalimat (Mufradat)
TERJEMAHAN

LAFAL

yang lurus

˯˴ Ύϔ˴ Ϩ˴ Σ˵

melaksanakan
salat
dan menunaikan zakat
agama yang
lurus

Γ˴ ϼμϟ΍
͉ ΍Ϯ˵ϤϴϘ˶ ˵ϳϭ˴
͉ ΍Ϯ˵ΗΆ˵
˸ ϳϭ˴
Γ˴ Ύϛ˴ ΰϟ΍
˵ Ω˶
Δ˶ Ϥ͉ϴ˶ Ϙ˴ ϟ΍˸ Ϧϳ

TERJEMAHAN

mereka
Ɵdak diperintah
kecuali
menyembah
Allah
dengan
ikhlas
semata
karena
(menjalankan) agama

LAFAL

΍ϭή˵ ϣ˶ ˵΃ Ύϣ˴ ϭ˴
͉ ΍ϭΪ˵ ˵Βό˸ ϴ˴˶ϟ ϻ
͉·
˴Ϳ΍
˶
˸ϣ
˴ μ
Ϧϴ
˶ ˶ϠΨ˵
˴ Ϊ͉˶ ϟ΍ Ϫ˵ ˴ϟ
Ϧϳ

a. Terjemahan ayat
”Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah Swt. dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan
salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).”
(QS. al-Bayyinah [98]: 5)

b. Penjelasan ayat
Surat al-Bayyinah merupakan surat ke 98 yang terdiri atas 8 ayat. Surat ini termasuk surat madaniyyah karena diturunkan setelah Nabi saw. hijrah ke Madinah.
al-Bayyinah berarti bukti yang nyata. Isi pokok dari surat al-Bayyinah adalah
tentang pernyataan ahli kitab dan orang musyrik bahwa mereka akan tetap sampai
datang Nabi yang dijanjikan Tuhan. Setelah Nabi Muhammad saw. datang dengan
membawa bukti nyata, mereka terbagi dua, ada yang beriman dan ada yang tetap
dalam kekufuran.
Adapun kandungan surat al-Bayyinah ayat 5 adalah sebagai berikut:
1. Perintah untuk beribadah kepada Allah Swt. dan menaati ajaran Allah Swt.
dengan lurus (tidak bercampur dengan riya’ dan syirik). Seseorang yang
melaksanakan ibadah, tetapi masih mempercayai adanya kekuatan selain
Allah Swt., seperti mempercayai dukun atau benda benda yang dianggap
keramat maka orang tersebut dikatakan musyrik.
2. Sebagai seorang Muslim, wajib hukumnya untuk mendirikan shalat lima waktu
dalam sehari semalam, shalat ini sangat besar artinya, karena merupakan tiang

Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

131

agama, dan ibadah yang pertama dihisab di akhirat.
3. Perintah untuk menunaikan zakat. Oleh karena itu, dalam setiap harta ada hak
Allah Swt. yang harus dikeluarkan untuk orang yang berhak menerimanya.
Zakat berfungsi untuk menyucikan harta dan menumbuh kembangkannya.
Dari segi bentuknya, ibadah dibedakan menjadi 5, yaitu:
1. Ibadah qauliyah (ucapan), seperti membaca al-Qur’an, berdo’a dan berdzikir.
2. Ibadah jismiyah (¿sik), seperti berpuasa dan menolong orang.
3. Ibadah maliyah (melibatkan harta), seperti memberi zakat, infaq, sedekah.
4. Ibadah qauliyah wa jismiyah (ucapan dan perbuatan), seperti shalat.
5. Ibadah qauliyah, jismiyah, dan maliyah (bacaan, perbuatan dan harta), seperti
haji.
Ditinjau dari cakupannya, ibadah dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Ibadah ‘ammah (umum), yaitu segala perbuatan yang dilakukan semata-mata
karena Allah Swt., untuk mendapatkan rida-Nya seperti, menolong orang,
mencari nafkah, menyerukan kebaikan, serta mencegah kejahatan. Ibadah
seperti ini disebut juga dengan ibadah gairu mahiah.
2. Ibadah khassah (khusus), yaitu ibadah yang telah ditetapkan oleh nash tentang
kai¿yah (tata cara) pelaksanaanya, seperti shalat, puasa, zakat dan haji. Ibadah
seperti ini disebut juga dengan ibadah mahiah.
Dengan demikian, segala bentuk ibadah yang telah diperintahkan oleh Allah
Swt., baik itu shalat, puasa, atau zakat, haruslah disertai kerelaan dan keikhlasan
hanya kepada Allah Swt. Dengan keikhlasan dalam beribadah, menjadikan manusia selalu ingat pada Allah Swt. dan menjalankan segala perintahNya dalam
kehidupan sehari hari.

3. Hadis
a. Lafad Hadis
Sebelum kita memahami secara lebih mendalam tentang kandungannya,
marilah kita baca dengan baik dan benar hadis berikut ini.

ġ ğ h ğh hl h iġ h j h h h h l h
i_źŪi Ȭh `h ǽh űh Űğ Ŏh bh jŷlžhŰŠh ĬA
i ġ ǔğ Ŕh jĬA
Ʊj ŵ `=ĵŹŶȭ ĬA ǂK ĹŒjɋȕ Ŵȭ
h
ğ l
h
ġ
l hůĵŪh ȯh iaĵŲh ʼnh hũ ŋh śğ ŧh ļh ȩh Ʋğ ńh ŮlžŰɉA
i Kh ĵhŽ AŊŸŠ şi Ŷh ŕl hĻ űjh ɉ Ĺi Œh ɋȕh ĺ

Ŏ
jĬA
hl Ġ i h h h h h ğ h h h h j h l h l h ğ h h h h h i ġ j h h l Ŵjh Ųh
`= Ķń
j = ƆŦ= ^ĵũ ŋh ŇįĻ ĵŲb ūjĸŵJ ŴjŲ _ʼnŪȩ ĵŲ ūɉ ĬA ŋh ŧȮ ʼnũb

132

Buku Siswa Kelas X MA

h h h h h e h ğ h i i lh h i h ğ h h e l i h e l h h l i h
h_ĵhũ şh Ŭh ŋl hŽ `l h= IA
K= AJjıŦ ĵŏj ɉĵŁ ǔŔ ŷųơ ǜŬ ĵųŰŦ AKźŭő Aʼnĸȭ `źh ȱ=
h i hh
(dKĵňȊA aAbK) .şh ȡKh űğ Ȫ =ŋh Ūȯ
b. ArƟ Kosa Kata/Kalimat (Mufradat)
TERJEMAHAN

LAFAL

TERJEMAHAN

LAFAL

dan yang akan
datang
apakah aku
Ɵdak suka

ή˴ Χ͉ ˴΄Η˴ Ύϣ˴ ϭ˴
ΐ͊ Σ˶ ˵΃ ϼ˴ ϓ˴ ˴΃

melaksanakan
shalat malam
hingga bengkak

͉
Ϟ˸
˶ ϴϠϟ΍ Ϧ˸ ϣ˶ ϡ˵ ϮϘ˵ ϳ˴
ή˴ τ͉ ϔ˴ Θ˴ Η˴ ϰ͉ΘΣ˴

kedua kakinya

ϩ˵ Ύϣ˴ Ϊ˴ ϗ˴

hamba yang
bersyukur

˴ ϛ˵ ˴΃ ϥ˸ ˴΃
ϥϮ
΍έϮ
˱ Ϝ˵ η˴ ΍Ϊ˱ Β˸ ϋ˴

Gemuk

Ϫ˵ Ϥ˵ Τ˸ ˴ϟ ή˴ ˵Μϛ˴

kenapa engkau
melakukan ini
Allah telah mengampunimu

beliau hendak
ruku’

ϊ˴ ϛ˴ ή˸ ϳ˴ ϥ˸ ˴΃ Ω˴ ΍έ˴ ˴΃

dosamu yang
telah lalu

menjadi

΍ά˴ ϫ˴ ϊ˵ Ϩ˴ μ
˸ Η˴ Ϣ˴ ˶ϟ
Ϛ˴ ˴ϟ ˵͉Ϳ΍ ή˴ ϔ˴ Ϗ˴ Ϊ˸ ϗ˴ ϭ˴
Ϧ˸ ϣ˶ ϡ˴ Ϊ͉ Ϙ˴ Η˴ Ύϣ˴
Ϛ˴ Β˶ ϧ˸ Ϋ˴

c. Terjemahan Hadis
”Dari Aisyah ra. bahwa Nabi saw. melaksanakan shalat malam hingga kaki beliau bengkak-bengkak. Aisyah berkata: Wahai Rasulullah saw., kenapa Engkau
melakukan ini padahal Allah Swt. telah mengampuni dosamu yang telah berlalu
dan yang akan datang? Beliau bersabda: “Apakah aku tidak suka jika menjadi
hamba yang bersyukur?” Dan tatkala beliau gemuk, beliau shalat sambil duduk,
apabila beliau hendak ruku’ maka beliau berdiri kemudian membaca beberapa
ayat lalu ruku.”

d. Penjelasan Hadis
Hadis tersebut menjelaskan betapa Rasul saw. yang tidak memiliki kesalahan
dan dosa karena beliau ma’sum, masih senantiasa melaksanakan ibadah shalat
malam bahkan sampai bengkak-bengkak kakinya. Beliau adalah teladan kita, insan ciptaan Allah Swt. yang paling mulia. Dasar beliau melaksanakan ibadah yang
sedemikian itu, bukanlah mengharap pujian, beliau melaksanakan dengan dasar
ikhlas hanya untuk mencari keridaan Allah Swt. Semata, dan sebagai ekspresi
rasa syukur kepada Allah Swt.
Menurut pengarang kitab Manazilus-Sa’irin, ikhlas itu ada tiga derajat, yaitu :
1. Tidak melihat amal sebagai amal, tidak mencari imbalan dari amal dan tidak

Al-Qur’an Hadis, Kurikulum 2013

133

dan syirik. 3. 1. Senantiasa beribadah kepada Allah Swt. Selalu beribadah kepada Allah Swt. 1. 2. karenanya kita sudah selayaknya untuk meniru yang dilakukan Rasul saw. dan menaati ajaran agama. Artinya merasa amalnya itu belum layak dilakukan karena Allah Swt. Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan hadis tentang keikhlasan dalam beribadah sebagai berikut. 134 Buku Siswa Kelas X MA . 3.. Memurnikan amal. 1. tetapi amal itu tetap diupayakan. Selalu melaksanakan salat lima waktu sehari semalam. kita yang tidak ada jaminan ampunan dosa seharusnya melebihi atau paling tidak menirunya.. QS al-Bayyinah [98]: 5 dan hadis. Senantiasa beribadah kepada Allah Swt. terlebih dahulu kalian harus membiasakan membaca al-Qur’an setiap hari. serta menghindari riya’. Selalu melaksanakan amal saleh agar selamat dunia dan akhirat. 3. 2. Senantiasa ikhlas dalam beramal dan mengharap keridaan Allah Swt. 2. Selalu menuanaikan zakat. maksudnya adalah melakukan amal berdasarkan ilmu agama. 2. atas segala nikmat yang Dia berikan.puas terhadap amal. secara ikhlas. Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan QS al-Bayyinah [98]: 5 sebagai berikut. secara ikhlas. yang telah diampuni dosa yang telah lalu maupun yang akan datang saja beribadah sedemikian ikhlas. D. Selalu bersyukur kepada Allah Swt. Perilaku orang yang ihlas dalam beribadah Sebelum kalian menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sebagai implementasi QS al-An’Ɨm [6]: 162-163. Rasul saw. Senantiasa tidak mengingat amalan baik yang telah diperbuat karena terkadang akan menimbulkan kemalasan dalam beribadah. Malu terhadap amal sambil tetap berusaha. 3. Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan QS al-An’am [6]: 162-163 sebagai berikut. telah meneladani kita yang sedemikian indah.

• Perintah agar tetap beribadah kepada Allah Swt. 3. • Perintah Allah Swt. wajib hukumnya untuk mendirikan shalat lima waktu dalam sehari semalam. • Perintah untuk menunaikan zakat. • Perintah Allah Swt. • Perintah untuk bersyukur kepada Allah Swt. Kurikulum 2013 135 . Kandungan QS. Ɵdak ada sekutu bagi-Nya. kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. Al-Qur’an Hadis. RANGKUMAN 1. pada kita untuk berkeyakinan bahwa shalat. dan maƟ kita hanyalah semata mata untuk Allah Swt. • Perintah untuk beribadah kepada Allah Swt. beramal. al-Bayyinah [98]: 5 sebagai berikut. al-An’Ĉm [6]: 162-163 sebagai berikut. • Perintah untuk beramal shaleh dan menjauhkan segala larangan larangan Allah Swt. 2.E. Kandungan QS. Kandungan QS. al-An’Ĉm: 162-163 sebagai berikut. Mari Berdiskusi Setelah Anda mendalami materi tentang ikhlas dalam beribadah selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda. dan menaaƟ ajaran Allah Swt. • Allah Swt. beribadah. bid’ah maupun syirik). agar selamat di dunia dan akhirat. hidup. dengan lurus (Ɵdak bercampur dengan riya’. secara isƟqamah. pada kita untuk ikhlas dalam berkeyakinan. dan menjadi orang pertama yang berserah diri kepada-Nya. • Sebagai seorang Muslim. adalah Tuhan semesta alam.

Uraian 1. Jelaskan kandungan QS. Al-An’am ayat 162-163! 2. amatilah perilakuperilaku yang mencerminkan orang yang menunjukkan berpegang teguh dengan al-Qur’an di lingkungan madrasah dan di tempat tinggalmu! Perilaku yang diamaƟ Nilai 136 Tanggapanmu? Paraf Orang tua Paraf Guru Buku Siswa Kelas X MA . Jelaskan pengertian ikhlas dalam beribadah! 3.! Tugas Setelah kalian mempelajari tentang ikhlas dalam beribadah.Ayo Berlatih I. kemudian berilah tanda centang ( pada kolom di bawah ini sesuai kemampuan yang kamu miliki dengan jujur! ) h hl k h ġ h l h h l hh iih h `ğ ? Ůl iũ h h Ɋh bh dĵ h žh ŅZ B K Ĭ j ƫĵ ų Ų b ǒ ŏ ȸ b ƫƆ Ŕ ūɆǨ ƅ Σ ǻ ų ɉĵ š ůA j j j j j j jh j h i l i Š i ŋjl Ɋ= ūjh ɉŊɅbh Ȕi h h l ųjŰŏl ųi ɉA ^bğ = ĵhŵɁbh D Τǻ j j Kemampuan membaca surah alAn’aam [6]: 162-163 Sangat lancar Lancar Sedang Kurang Lancar Tidak Lancar c. Al-Bayyinah ayat 5! 5. Jelaskan shalat malamnya Nabi saw. Jelaskan kandungan QS. Jelaskan pengertian ibadah! 4. Penerapan Bacalah ayat al-Qur’an berikut dengan benar.

Al-Jazairiy. Tafsir Al Maraghiy. Ilmu Musthalah Hadis. 2001. At-Tafsir wa al-Mufassirun. Quraish. Terj. 2007. Mabahis ¿ Ulum Al Qur’an. Ahmad Musthafa. Al-Qur’an Kitab Sains dan Medis. ____________. Al-Maraghi. Bandung: Pustaka Setia. Yogyakarta: PT. Ibnu. 2006. M. Ali. Beirut: Dar El Fikr. 1974. Jakarta: Lintas Pustaka. Zakie al-Kaf. Sunnah. Az-ĩahabi. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Departemen Agama RI. Al-Suyuthi. Al-Qaradawi. Zainuddin. Bandung: PT Ma‘arif.DAFTAR PUSTAKA Ahmad. Wawasan al-Qur’an. 2002. Qadir. A. Filsafat Ilmu Perspektif Pemikiran Islam. Beirut: Darul Qalam. Membumikan al-Qur’an. Beirut: Dar al Fikr. al-Hajj. Abad Badruzzaman. Katsir. Jakarta: PT Gra¿ndo Persada. CD Maktabah Syamilah. T th. Al-Itqan ¿ Ulum Al Qur’an. 2004. Abdullah. 2003. Hasan. T th Shihab. 2003. Al-Qaththan. Etika Islami. 1427 H. Beirut: Dar el Fikr. 2006. Kurikulum 2013 137 . Bandung: Mizan. Tiara Wacana. CD Mausu’ah al-Hadis al-Hadis al-Syarif al-Kutub al-Tis’ah. Masail Fiqhiyah al-Hadisah. Hassan. Syaikh Abu Bakar. Yusuf. Bandung: Diponegoro. Beirut-Lebanon: Dar Al-Kutub Al Ilmiyah. Jakarta: Gra¿ndo Khazanah Ilmu. T th. Jakarta: CV Waladara. Fatchurrahman. M. 1427 H. Yusuf. Kamran Asad Irsyadi. 2001. Terj. Tafsir Al-Qur’anul Adzim. Bandung: Mizan. Al-Qur’an Hadis. Ilmu Pengetahuan dan Peradaban. Manna’. Tth. Aisiru Tafasir Kairo-Mesir: Dar El Hadith. Ikhtisar Musthalahul Hadis.

asasi. laporan rapat. jenis. senang hati : yang dikirimkan (surat dsb). notula. bulan. ikhtisar. tanggal (hari. : sistem perubahan bentuk kata untuk membedakan kasus. penting : bentuk nomina yang diturunkan dari bentuk verba dengan Àeksi : kejadian (peristiwa) ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia : rela. (secara) umum. menurut artinya. karangan ringkas mengenai suatu masalah dl ilmu pengetahuan. surat edaran (selebaran). sejarah. dan aspek Buku Siswa Kelas X MA . jumlah. berkenaan dengan makna.GLOSARIUM Ijmal Maknawi Masdar Mu’jizat Rida Risalah Tarikh Tasrif 138 : ringkasan. tidak terinci : mengenai makna. kala. : perhitungan tahun. suka. dan tahun).

............................ Kurikulum 2013 139 ................................................................................................ ........................................................... ..................................... ........................................................................... ................................... ............................................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................................................................................................................................................... .............................. ......................................................................................................................................................................................................................... ...... ....................................................................................................................................................... ................................................. ........................................................................................... .................................................................................................................. ......................................................................... ............................. ........ ................................................................ ............................................................................................................ ............................................................................................................................................................................................................................................................... ...................................................... ............................................................................................................................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................................................. ............ ............................................... ........................................................................................ ............................................................................................ ....... ............................................................................................................................ Al-Qur’an Hadis................................................................... ........................................................................................................................................................................................................................................................ ................................................................................................ ......................CATATAN 1 ... ......... ........................................................................................................ ........................................................................................................................................................................................................... ..................................................................................................................................................................... ....... ..

................................................................................................................................................................................................. .............................................. ....................................................... ........................ ........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ ............................................................................................................... ...................................................... ........................................................................................................................................................................ 140 Buku Siswa Kelas X MA ........................................................................................................................................... ............................................................. .................................. ............................................................................ .......................................... ............................................................... ............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. ....................................................... ....................... .......................................................................................... ................ ......................................................................................................................................................................... ....................................................................................... ..................................................................... ............................... .............................................................................................................................................................................................................................. .............. .............. ................................................................................ ..................................................................................................................................................................... ..................................... ............................ ........................................................................................................ ...................... ..........................................................CATATAN 2 ....................................... ......................................................................... ............................................................................... .......................... ........................................ ................................................................................................................... ............................................................