You are on page 1of 36

LBM 2

ADMINISTRASI KESEHATAN

STEP 1

Eradikasi
: pemberantasan sampai ke akar”nya atau pemusnahan total
seluruh inang untuk membasmi penyakit.

Administrasi kesehatan :suatu proses yang menyangkut perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, pengarahan,pengawasan, dan penilaian
terhadap sumber, tatacara dan kesanggupan yg tersedia untuk memenuhi
kebutuhan dan tuntunan kesehatan.

Cakupan imunisasi polio 4 : imunisasi pada anak pd usia 0, 1, 2, 6 bulan

Perencanaan : kemampuan memilih satu kemungkinan dari berbagai
kemungkinan yg tersedia yg dipandang paling tepat untuk mencapai tujuan.
Proses perencanaan :

Penganalisaan, pemahaman system

Merumuskan tujuan umum-khusus

Memperkirakan segala kemampuan yg dimiliki

Menguraikan segala kemungkinan untuk mencapai tujuan.

Manajemen : ilmu tntg bagaimana menggunakan SD secara efisien, efektif,
dan rasional guna mencapai tujuan organisasi yg tlh ditetapkan sblmnya.

Pengorganisasian : Pengelompokan berbagai kegiatan yg diperlukan untuk
melaksanakan suatu rencana sedemikian rupa sehingga tujuan yang telah
ditetapkan dapat dicapai dgn memuaskan.
o

ORGANISASI

Pelaksanaan : aplikasi dari suatu program yg tlh direncanakan oleh suatu
organisasi untuk mencapai tujuan yg tlh ditetapkan (aplikasi dari
perencanaan)

Penilaian : pengukuran terhadp akibat yg ditimbulkan dari dilaksanakannya
suatu program dari suatu tujuan.

Pelayanan kesehatan primer : suatu bentuk pelayanan sebagai ujung tombak
pertama dalam meningkatkan dan menjaga kes. Masyarakat, ex :puskesmas.

Komponen input : kumpulan elemen atau bagian” yg terdapat dlm suatu
system dan diperlukan agar dpt berfungsinya suatu system, ex: modal, SDM.
o

Komponen :
 Sumber :


Tenaga

Modal

Tatacara
Kesanggupan :
o

Manusia, uang , sarana dan metode ( tidak mencari
keuntungan

o

6M : 4M+ market dan mesin (mencari keuntungan)

STEP 2
1. ADMINISTRASI KESEHATAN
a. Tujuan
b. Fungsi
c. Manfaat
d. Batasan dan ruang lingkup
e. Unsur pokok
f. Perbedaan administrasi dan manajemen
2. PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
o

Fungsi

o

Tujuan

3. PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN

a. Batasan dan ruang lingkup
b. macam
c. Aspek pokok
d. Manfaat
e. Unsure” pokok
f. Ciri”
g. Proses

4. PENGORGANISASIAN
a. Batasan
b. Macam
c. Unsure
d. Langkah”
e. Tujuan
f. Prinsip
5. PELAKSANAAN
a. Batasan
b. Langkah”
c. Manfaat
d. Komponen
6. PENILAIAN
a. Batasan dan Ruang lingkup
b. Langkah
c. Unsure
d. Jenis”

prioritas. penilaian (P3) pencatatan pelaporan. Pengkoordinasian vi. supervisi :mewakili . kedokteran dan ling. pemahaman mslh.sehat dpt dipenuhi dgn sebaik”nya o Kebutuhan masy : dilihat scra obyektif (untuk menentukan keberhasilan) o Tuntutan masy : dilihat scra subyektif ( tdk dpt menentukan keberhasilan) b. pengendalian. penetapan. Penilaian  Perencanaan (P1) : mewakili pengambilan keputusan. Fungsi i. : mewakili pengkajian. komunikasi dan kepemimpinan. pengawasan. Pengorganisasian iii. perawatan. Pengarahan iv. penganggaran  Pergerakan dan pelaksanaan (P2) pengorganisasian. Tujuan  Mengatur dan mengawasi suatu system  Agar kebutuhan dan tuntutan masyarakat thdp kesehatan. ADMINISTRASI KESEHATAN a. Pengawasan v.  Pengarahan.STEP 3 1. peramalan tntg masa dpan. Perencanaan ii. pengkoordinasian.

Batasan dan ruang lingkup  BATASAN : suatu proses yg menyangkut perncanaan. Proses : langkah untuk mencapai tujuan. pelaksanaan. Masukan/input ii. pengawasan.  RUANG LINGKUP : keg.c. pengorganisasian. terdiri dari perencnaan. Dapat disediakan dan kesehatan yg sebaik”nya diselenggarakan pelayanan d. dan penilaian terhadap sumber tatacara dan kesanggupan yg tersedia untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan akan kesehatan. dan tuntutan akan kesehatan tepat dan sesuai iii. Unsur pokok i. Keluaran/output : hasil dari administrasi kesehatan berupa pelayanan kesehatan (health service) :pelayanan kedokteran dan masy. Dapat dikelola Sumber. perawatan. Dapat dipenuhi kebutuhan. tatacara dan kesanggupan yg dimiliki secara efetif dan efisien ii. atau masy. kelompok. kedokteran serta ling. organisasi. obyek dan subyek adminitrasi  Keg. keluarga. Administrasi : melaksanakan pekerjaan administrasi sama dgn melakasanakan smw fungsi administrasi  Obyek dan subyek : system kesehatan e.administrasi. penilaian iii. masyarakat . Yg sehat dgn jalan menydiakan dan menyelenggarakan berbagai upaya kesehatan yg ditunjukkan pd perseorgan. Manfaat i. kelompok. iv. Sasaran/target :kepada siapa hsl administrasi ditujukan. terdiri dari : perseorangan. pengkoordinasian. pebgarahan.

 Komponen manajemen 2. Menyusun alternatif tindakan untuk mencapai goal dan tuj tersebut iv. harapan :sll berdampak pda peningkatan kesehatan. Perbedaan administrasi dan manajemen  Administrasi lbh rendah daripada manajemen karena pekerjaan administrasi hnya melaksanakan kebijakan yg tlh ditetapkan.*berdasar sifat :langsung dan tdk langsung v. PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN a. PELAYANAN KESEHATAN PRIMER o Fungsi  o Tujuan 3. Dampak/impack : akibat dari keluaran. Penganalisaan dan pemahaman system tersebut ii. Batasan dan ruang lingkup  BATASAN i. Rumusan goal dan tujuan system serta kemampuannya iii. Tindakan pelaksanaan dan pemantauannya agar diperoleh hub yg optimal antara rencana dgn system. f. manajemen merupakan kebijakan tersebut.  RUANG LINGKUP  Perencanaan strategi o  Apabila rencana yg dihasilkan menguraikan dgn lengkap kebijakan jangka panjang yg ingin dicapai Perencanaan taktis .

tujuan. d. Proses perencanaan : langkah” yg hrs dilaksanakan pada pekerjaan perencanaan. Perangkat perencanaan : satuan organisasi yg ditugaskan atau bertanggungjawab menyelenggarakan pekerjaan perencanaan iii. 1kali dan berulang kali c. Frekuensi penggunaan : 1. Unsure” pokok . Jangka menengah :5-7 th 3. Jangka panjang :12-20 th 2. Dilihat dari jangka waktu : 1. Macam i. Aspek pokok i. e.o  Perencanaan menyeluruh o  Mengandung uraian kebijakan. Jangka pendek :1 th ii.serta keg jangka pendek saja Rencana yg dihasilkan mengandung uraian bersifat menyeluruh (mencangkup slrh aspek dan ruang lingkup berbagai kegiatan yg dilakukan) Perencanaan terpadu o Apabila hasil dri rencana jelas menggambarkan keterpaduan antara kegiatan yg akan dilakukan dgn kegiatan lain yg sudah ada. b. Hasil dari pekerjaan perencanaan : hasil pekerjaan perencanaan yg dlkukan oleh organisasi yg bergerak dlm bidang kesehatan adalah rencana kesehatan ii. Manfaat i.

PELAKSANAAN a. Tujuan f. Langkah” c. Komponen 6. Proses 4. Tujuan . Jenis” 7. MANAJEMEN STEP 4 STEP 7  ADMINISTRASI KESEHATAN a. Ciri” g. Manfaat d. Batasan b.f. Langkah c. Batasan b. Unsure d. Langkah” e. Macam c. Prinsip 5. PENILAIAN a. PENGORGANISASIAN a. Batasan dan Ruang lingkup b. Unsure d.

pengarahan 4. pengorganisasian 3. perawatan kedokteran dan lingkungan yang sehat dapat terpenuhi dengan sebaikbaiknya. pengarahan. maka terpenuhi atau tidaknya tuntutan tsb . Fungsi administrasi dibedakan menjadi 6 macam yaitu : 1. Dr Azrul azwar.Azrul Azwar M. Batasan dan ruang lingkup Adalah suatu proses yang menyangkut perencanaan. tatacara.Terpenuhi atau tidaknya kebutuhan tsb amat menentukan berhasil atau tidaknya suatu upaya kesehatan  Tuntutan kesehatan Tuntutan adalah sesuatu yang secara subyektif diperlukan oleh seseorang untuk meningkatkan kesehatannya. dan kesanggupan yang tersedia . penilaian c. pengkoordinasian 6. Fungsi Adalah langkah2 yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. pengawasan.Tujuan utama administrasi kesehatan adalah agar kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap kesehatan . pengkoordinasian. pengawasan 5. perencanaan (planning) 2.P. Manfaat  Dapat dikelolanya sumber. tidak menentukan keberhasilan suatu upaya kesehatan (Sumber : pengantar administrasi kesehatan oleh dr. tata cara dan kesanggupan yang dimiliki secara efektif dan efisien  Dapat dipenuhinya kebutuhan dan tuntutan akan kesehatan secara tepat dan sesuai  dapat disediakan dan diselenggarakan pelayanan kesehatan yang sebaikbaiknya (Pengantar Administrasi Kesehatan.perbeadaan :  Kebutuhan kesehatan Kebutuhan adalah sesuatu yang secara objektif diperlukan oleh seseorang untuk meningkatkan kesehatannya. dan penilaian terhadap sumber. pengorganisasian. Edisi II) d.Karena sifatnya yang subyektif .H) b.

1.dr.1.untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan akan kesehatan. Unsur pokok a. dan ataupun masyarakat.) e. Kegiatan administrasi Melaksanakan pekerjaan administrasi sama artinya dengan melaksanakan semua fungsi administrasi.3 sumber alamiah (natural resources).H. (Terry) b. perawatan kedokteran. Ini berarti untuk dapat menyelenggarakan administrasi kesehatan perlu dipahami dahulu apa yang dimaksud sistem kesehatan. Edisi Ketiga. Dr. Ada 3 macam : menurut Komisi Administrasi kesehatan Amerika Serikat a. masukan (input) i. bidan.2 tata cara (procedures) a.2 sumber modal (capacital resources).1. sumber tenaga (labour resources). perawat dan tenaga tidak ahli (unskilled) seperti pesuruh dll.P. kelompok. Objek dan subjek administrasi Obyek dan subjek administrasi kesehatan adalah system kesehatan. dibedakan modal bergerak (working capital) seperti uang dan giro serta modal tidak bergerak (fixed capital) seperti bangunan. mulai dari fungsi perencanaan. seperti sumber tenaga dan sumber modal.1 Sumber (resources) a. a.3 kesangupan (capacity) . pelaksanaan sampai dengan fungsi pengawasan. dokter gigi. pengorganisasian. (Pengantar Administrasi Kesehatan. Dengan pengertian yang seperti ini menjadi jelas bahwa kegiatan utama yang dilakukan pada administrasi tidak lain adalah melaksanakan fungsi administrasi itu sendiri. dibedakan tenaga ahli (skilled) sepertI dokter. serta lingkungan yang sehat dengan jalan menyediakan dan menyelenggarakan berbagai upaya kesehatan yang ditujukan pada perseorangan. Azrul azwar M. (Menurut Pendidikan Administrasi Kesehatan Amerika Serikat pada tahun 1974) Ruang lingkup: a. a.1. a.

Penilaian (evaluation) termasuk penyusuan laporan. kelompok dan masyarakat dapat bersifat sasaran langsung (direct target group) atau tidak langsung (indirect target group). b. modal (capital). Pengantar Administrasi Kesehatan ed. yakni : a. ii. pengkoordinasian. Pendapat yang seperti ini antara lain dikemukakan oleh Samuel Levey dan Paul Loomba yang menyebutkan pekerjaan administrasi hanya melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan (implementing) termasuk pengarahan. iv. iii. Yang menyatakan administrasi lebih rendah dari manajemen. Perbedaan administrasi dan manajemen Ada dua pendapat yang membedakan tentang manajemen dengan administrasi. Yang menyatakan administrasi lebih tinggi dari manajemen. Pembagian lain dimasyarakat 4 M : manusia (man). manajerial (managerial) dan teknologi (technology). sedangkan manajemen hanyalah mengelola hal-hal yang . 6 M : manusia (man). sarana (material). Proses Ada 4 macam yaitu : i. Pengorganisasian (organizing) termasuk menyusun staf. Pendapat yang seperti ini antara lain dikemukakan oleh Herman Finer yang menyebutkan administrasi adalah seni manajemen. b.ii. pasar (market) serta mesin (machinery) untuk organisasi yang mencari keuangan. pelayanan kedoteran (medical services) ii. iii. bimbingan. Azrul Azwar M. Binarupa Aksara. dampak (impact) Yang diharapkan adalah makin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. metode (method) untuk organisasi yang tidak mencari keuntungan. Perencanaan (planning) termasuk menyusun anggaran belanja.H. uang (money). pergerakan dan pengawasan. pelayanan kesehatan masyarakat (public health services) dibedakan perseorangan. metode (method). keluarga.P.kedua. (Dr. c. keluaran (output) Dikenal pelayanan kesehatan (health services) dikenal : i. Jakarta) f. uang (money). d. sarana (material). Menurut kontz dan Donnels dibedakan 4 macam : Manusia (man).1988. sedangkan pekerjaan manajemen adalah merupakan kebijakan tersebut.

berhubungan dengan sumber saja yang merupakan bagian dari pekerjaan administrasi.Azrul Azwar M. (Pengantar Administrasi Kesehatan Edisi II.H.P.Goetz)  perencanaan adalah pekerjaan yang menyangkut penyusunan konsep serta kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mancapai tujuan yang telah ditetapkan demi masa depan yang lebih baik (Le Breton)  perencanaan adalah upaya menyusun pelbagai keputusan yang bersifat pokok yang dipandang paling penting dan yang akan dilaksanakan menurut urutannya guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Maloch dan deacon)  perencanaan adalah proses menetapkan pengarahan yang resmi dan pelbagai hambatan yang diperkirakan ada dalam menjalankan suatu program guna dipakai sbg pedoman dalam suatu organisasi (ansoff dan brendenburg) (Sumber : pengantar administrasi kesehatan oleh dr. tenaga (man) 2. Dr.) g.H)  macam . dana (money) 3. pasar(market) (Pengantar Administrasi Kesehatan Edisi II. Perangkat administrasi dibedakan menjadi 6 macam : 1. Azrul Azwar M. Batasan dan ruang lingkup  perencanaan adalah kemampuan memiliki satu kemungkinan yang tersedia dan yang dipandang paling tepat untuk mencapai tujuan (Billy E.P. Dr. Komponen manajemen Adalah segala sesuatu yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan pekerjaan administrasi. tatacara (method) 5.)  PELAYANAN KESEHATAN PRIMER o Fungsi o Tujuan  PERENCANAAN PROGRAM KESEHATAN a. mesin(machine) 6.P. Azrul Azwar M. sarana (material) 4.H.

Satisfising planning ialah rencana yang tidak terlalu mementingkan keuntungan tetapi kepuasan semua pihak 2. 2. Day to day planning ialah rencana dari hari ke hari yang biasanya ditemukan pada pelaksanaan program yang bersifat rutin d) Ditinjau dari filosofinya Ditinjau dari filosofinya. single-use planning ialah rencana yang digunakan hanya untuk satu kali saja.a) Ditinjau dari sudut jangka waktu berlakunya rencana Ditinjau dari sudut jangka waktu berlakunya. rencana dapat dibedakan atas tiga macam yakni : 1. repeat-use planning atau standard planning ialah rencana yang dapat dipergunakan beberapa kali. Operational planning ialah rencana yang lebih menitikberatkan uraiannya pada pedoman dan atau petunjuk yang akan dipergunakan dalam melaksanakan suatu program 3. Rencana model ini dibedakan pula atas 3 macam yakni : . rencana dapat dibedakan atas 2 macam yakni: 1. Optimizing planning ialah rencana yang mementingkan pencapaian tujuan secara optimal 3. lazimnya antara 12 sampai 20 tahun  medium-range planning ialah rencana jangka menengah. Adaptivizer planning ialah rencana yang cenderung melakukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi yang dihadapi e) Ditinjau dari orientasi waktu Ditinjau dari orientasi waktu. Past-present planning atau ameliorative planning ialah rencana yang dibuat karena kebutuhan mendesak karena itu berlaku pada saat itu saja. 2. rencana dibedakan atas tiga macam yakni : dapat  longe-range planning ialah rencana jangka panjang. Master planning ialah rencana yang lebih menitik beratkan uraiannya pada kebijakan. rencana dapat dibedakan atas 2 macam yakni : 1. c) Ditinjau dari tingkatannya Ditinjau dari tingkatannya. lazimnya berlaku antara 5 sampai 7 tahun  short-range planning ialah rencana jangka pendek. 2. rencana dapat dibedakan atas tiga macam yakni : 1. lazimnya berlaku hanya untuk 1 tahun saja b) Ditinjau dari frekwensi penggunaan Ditinjau dari sudut frekwensi penggunaan. Future oriented planning ialah rencana yang berorientasi pada masa depan.

 Perangkat perencanaan Adalah satuan organisasi yg bertanggung jawab menyelenggarakan pekerjaan perencanaan. Dr.redistributive planning apabila tidak dilakukan pengkajian secara mendalam speculative planning apabila pengkajian yang dilakukan bersifat spekulasi policy planning apabila pengkajian dilakukan secara mendalam f) Ditinjau dari ruang lingkup Ditinjau dari ruang lingkup. Dr Azrul azwar)  Aspek pokok  Hasil dari pekerjaan perencanaan Disebut dg nama rencana (plan) dapat dibedakan antara satu pekerjaan perencanaan dg pekerjaan perencanaan lainnya.Uraian yang terkandung dlm misi ini mencakup bidang yang amat luas . perangkat perencanaan juga dapat berbeda antara satu pekerjaan perencanaan dg pekerjaan perencanaan lainnya. comprehensive planning ialah rencana yang mengandung uraian secara menyeluruh dan lengkap 4.)  Manfaat  Unsure” pokok  misi suatu rencana yang baik haruslah mengandung uraian tentang misi organisasi yang mengajukan rencana tsb.H. Sama halnya dg hasil. integrated planning ialah rencana yang mengandung uraian yang menyeluruh serta bersifat terpadu (Pengantar Administrasi Kesehatan. yang antara lain meliputi latar belakang .  Proses perencanaan Adalah langkah2 yg harus dilaksanakan pada pekerjaan perencanaan.P. mudah menyesuaikan diri asal saja tujuan dapat dicapai 3. (Pengantar Administrasi Kesehatan Edisi II. Proses perencanaan ini pada dasarnya sama untuk bbg pekerjaan perencanaan. rencana dapat dibedakan atas empat macam yakni 1. . tactical planning ialah rencana yang berisiskan uraian yang bersifat jangka pendek. strategi planning ialah rencana yang berisikan uraian tentang kebijakan tujuan jangka panjang dan waktu pelaksanaan yang lama 2. Azrul Azwar M.

bukanlah merupakan rumusan tujuan yang baik. bukan menunjuk pada kegiatan yang akan dilakukan.Uraikan lah misi ini dengan lengkap dan jelas.Misalnya dukungan dana dan ataupun dukungan izin yang sering diperlukan dalam melaksanakan suatu rencana.Dalam merumuskan masalah ada dua hal yang harus diperhatikan . d. tentu akan sulit memperoleh dukungan.cita2 .Suatu rumusan tujuan yang baik haruslah memenuhi persyaratan sbb yakni : a. rumusan tsb harus menggambarkan kualitas dan kuantitas dari masalah yang ditemukan b. Harus menunjuk pada suatu keadaan yang ingin dicapai Rumusan tujuan yang menunjuk pada suatu keadaan yang ingin dicapai .bertitik tolak pada syarat yang seperti ini . misalnya turut mensukseskan program KB . jika rencana tsb diajukan oleh suatu organisasi yang jelas misinya . gambaran tentang kualitas yang dimaksud harus dapat diukur rumusan masalah yang baik adalah yang mampu menjawab beberapa pertanyaan pokok yakni : a. maka dalam merumuskan tujuan yang benar harus dipergunakan kata benda .sebaliknya . tetapi yang terpenting dapat pula dipergunakan untuk memperoleh dukungan dari pihak ketiga. masalah apa yang ditemukan Siapa yang terkena masalah Berapa besar masalahnya Dimana masalah tsb ditemukan Kapan masalah tsb terjadi  tujuan umum dan khusus tujuan adalah suatu keadaan tertentu yang ingin dicapai oleh suatu rencana. tugas pokok dan ruang lingkup kegiatan dari organisasi yang menyusun dan mengajukan rencana. c. yakni : a.Suatu rencana yang diajukan oleh suatu organisasi yang tidak jelas misinya . b. tentu dukungan terutama dari pihak2 yang bergerak dalam bidang KB akan mudah diperoleh  masalah suatu rencana yang baik harus mengandung rumusan masalah yakni sesuatu yang ingin diselesaikan oleh rencana yang sedang disusun. rumusan tujuan yang bertitik tolak tidak dari masalah yang ditemukan . tujuan dapat dibedakan atas dua macam yakni : 1.Peranan misi bukan saja akan dapat dipakai sbg pedoman bagi yang akan melaksanakan rencana . e. tujuan umum . Harus mempunyai tolok ukur Secara umum . bukan mempergunakan kata kerja c. harus bertitik tolak dari masalah yang ditemukan . b.

Untuk kepentingan praktis . maka pelbagai kegiatan yang terdapat dalam suatu rencana secara umum dapat dibedakan atas dua macam yakni : kegiatan pokok  jika kegiatan tsb bersifat mutlak dan merupakan kunci bagi keberhasilan suatu rencana b.pada umumnya ditemukan kesulitan dalam mengukur keberhasilan dan ataupun kegagalan pencapaiannya pencantuman tujuan umum dalam suatu rencana semata – mata untuk memperluas cakrawala saja. kreasi dan ataupun inovasi dari pelaksana pada waktu melaksanakan rencana tsb 2. asumsi yang lazim dikemukakan dalam suatu rencana . yang peranannya amat besar untuk membantu keberhasilan program. asumsi yang bersifat positif ialah pelbagai faktor penunjang yang akan ditemukan pada waktu pelaksanaan . a.jika dalam merumuskan tujuan tsb tidak disertai dengan uraian tentang tolok ukurnya.Dengan demikian dapat diharapkan munculnya inisiatif .Contoh  adanya kerjasama yang baik dengan masyarakat setempat  tersedianya tenaga pelaksana yang cukup pemuka . setidak – tidaknya mencakup jawaban terhadap beberapa pertanyaan sbb : a) b) c) d) e) mecapai  masalah apa yang ingin diatasi siapa yang terkena masalah tsb dimana masalah tsb ditemukan berapa besar target yang ingin dicapai berapa lama waktu yang diperlukan untuk target tsb kegiatan kegiatan yang dimaksudkan disini ialah yang disatu pihak dapat mengatasi masalah yang ditemukan dan dipihak lain dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan tergantung dari peranannya dalam mengatasi masalah dan atau mecapai tujuan .Tolok yang dimaksud banyak macamnya . secara umum dapat dibedakan atas dua macam saja : a. kegiatan tambahan  jika kegiatan tsb tidak bersifat mutlak  asuransi perencanaan suatu rencana yang baik haruslah mengandung uraian tentang pelbagai perkiraan dan ataupun kemungkinan yang kan dihadapi jika rencana tsb dilaksanakan. tujuan khusus  jika dalam merumuskan tujuan tsb dilengkapi dengan tolok ukurnya.

Untuk ini dilakukanlah pelbagai kegiatan untuk menimbulkan kesadaran dalam diri masyarakat shg mereka mau berperan serta secara aktif dalam program yang akan dilaksanakan. asumsi yang bersifat negatif ialah perlbagai faktor penghambat yang akan ditemukan pada waktu pelaksanaan .Beberapa contoh :  keadaan alam yang sulit  penyebaran penduduk yang tidak merata  tingkat sosial ekonomi penduduk yang rendah  strategi pendekatan terdapatnya uraian tentang strategi pendekatan yang akan digunakan pada waktu pelaksanaan program secara umum strategi pendekatan ini terletak pada dua kutub pendekatan ekstrem yakni :  a. pendekatan institusi pada pendekatan institusi. sasaran lazimnya pada setiap program kesehatan ditemukan sasaran tertentu yang ingin dituju . yakni kepada siapa program kesehatan tsn diperuntukkan secara umum pelbagai sasaran yang dimaksud . Waktu Uraian tentang waktu yakni menunjuk pada jangka waktu dan atau lamanya rencana tsb dilaksanakan. pendekatan kemasyarakatan pada pendekatan kemasyarakatan yang lebih diutamakan adalah timbulnya motivasi dalam diri masyarakat sendiri.Banyak . termasuk penggunaan pelbagai peraturan perundang – undangan b.Disini lebih banyak dipergunakan wewenang dan kekuasaan . yang peranannya dapat menggagalkan pelaksanaan program. tingginya kesadaran masyarakat thd kesehatan b. pelaksanaan program sangat tergantung dari ada atau tidaknya dukungan pelbagai aparat pemerintah. sasaran tidak langsung ialah sasaran tambahan yang ingin dituju oleh suatu program. sasaran langsung ialah sasaran utama yang ingin dituju oleh suatu program b. dapat dibedakan atas 2 macam yakni :  a.Cantumkanlah waktu tsb dan ada baiknya diperinci untuk setiap kegiatan yang akan dilaksanakan.

kewajiban serta tugas masing2 personalia yang terdapat dalam tenaga pelaksana yang dimaksud  biaya Besarnya biaya yang dibutuhkan amat bervariasi sekali . waktu pelaksanaan program 5. biaya pengembangan  metoda dan kriteria penilaian unsur terakhir yang harus terdapat dalam suatu rencana ialah uraian tentang metoda dan kriteria penilaian yang akan dipergunakan dalam menilai keberhasilan dan ataupun kegagalan program Sumber : pengantar administrasi kesehatan oleh dr. besarnya masalah yang dihadapi . baiya operasional 3. jumlah dan jenis sarana dan peralatan yang diperlukan susunlah biaya tsb secara terperinci dan kelompokkanlah menurut sistem ttt seperti : 1.Uraian tentang organisasi tsb harus dilengkapi pula dengan uraian tentang tenaga pelaksana. biaya personalia 2. jumlah dan jenis personalia yang terlibat 4. jumlah dan jenis kegiatan yang akan dilakukan 3.H  Ciri”       Bagian dari sistem administrasi Dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan Beorientasi pada masa depan Mampu menyelesaikan masalah Mempunyai tujuan Bersifat mampu kelola .kemukakan hak . biaya penilaian 5.faktor yang mempengaruhi dalam menentukan waktu suatu rencana seperti sumber daya yang dimiliki .Azrul Azwar M.Ada bebrapa patokan yang dapat dipakai untuk memperkirakan besarnya biaya yang diperlukan yakni : 1. biaya sarana dan fasilitas 4. rumusan tujuan yang ingin dicapai dan ataupun strategi pendekatan yang akan dipergunakan  organisasi dan tenaga pelaksana Pilihlah struktur organisasi yang sesuai dalam arti yang dinilai mampu melaksanakan rencana yang telah disusun. karena kesemuanya tergantung dari rencana yang disusun.P. jumlah sasaran yang ingin dicapai 2.

jumlah responden 4.P. ubahlah penyebab ke dalam bentuk kegiatan ii.)  PENGORGANISASIAN a.H.H. melakukan pengumpulan data 1. pengolahan data  menetapkan prioritas jalan keluar i. menentukan efektifitas setiap alternatif jalan keluar 2. Azrul Azwar M. menentukan pelbagai penyebab timbulnya masalah 2. tampak dalam pengertian pengorganisasian terdapat beberapa unsur pokok yang perlu . uji lapangan iv.dr. 3) Pengorganisasian adalah pengkoordinasian secara rasional berbagai kegiatan dari sejumlah orang tertentu untuk mencapai tujuan bersama. Beberapa diantaranya yang dipandang penting ialah : 1) Pengorganisasian adalah pengelompokan berbagai kegiatan yang diperlukan untuk melaksanakan suatu rencana sedemikian rupa sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan memuaskan. Dr. Dr. menentukan efisiensi setiap alternatif jalan keluar iii. sumber data 3. Jika diperhatikan beberapa batasan pengorganisasian ini. melalui pengaturan pembagian kerja dan fungsi menurut perjenjangannya secara bertanggung jawab.(Pengantar Administrasi Kesehatan. menyusun alternative jalan keluar 1. cara pengambilan sampel 5. 2) Pengorganisasian adalah pengaturan sejumlah personil yang dimiliki untuk memungkinkan tercapainya suatu tujuan yang telah disepakati dengan jalan mengalokasikan masing-masing fungsi dan tanggung jawabnya. Edisi Ketiga. Batasan Batasan tentang pengorganisasian banyak macamnya. Azrul azwar M. memperbaiki prioritas jalan keluar v. cara mengumpulkan data ii.)  Proses  menetapkan prioritas masalah i. memeriksa kebenaran penyebab 3.P. Jenis data yang dikumpulkan 2. menyusun uraian rencana kerja (Pengantar Administrasi Kesehatan Edisi II. memilih prioritas jalan keluar 1.

perangkat organisasi terbatas. serta dalam melaksanakan kegiatan yang diutamakan ialah wewenang dan perintah b. Pengantar Administrasi Kesehatan. bentuk organisasi lini efektif pada organisasi kecil . Macam  organisasi lini a. Hasil pengorganisasian Hasil dari pekerjaan pengorganisasian adalah terbentuklah suatu wadah (entity). yang pada dasarnya merupakan perpaduan antara kegiatan yang akan dilaksanakan serta tenaga pelaksana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut. mendapatkan pengaturan yang sebaik-baiknya. 2. 3.Kegiatan dan tujuan organisasi sederhana serta pimpinan organisasi sekaligus adalah pemilik organisasi . disebut organisasi lini jika dalam pembagian tugas serta wewenang terdapat perbedaan yang nyata antara satuan organisasi pimpinan dengan satuan organisasi pelaksana. sedemikian rupa sehingga setiap kegiatan ada penanggung jawabnya. Tenaga pelaksana Pengorganisasian tenaga pelaksana yang dimaksudkan di sini mencakup pengaturan struktur organisasi. a. Azrul. Jakarta. Proses pengorganisasian Proses yang dimaksudkan disini adalah yang menyangkut pelaksanaan langkah-langkah yang harus dilakukan sedemikian rupa sehingga semua kegiatan yang akan dilaksanakan serta tenaga pelaksana yang dibutuhkan. Unsur-unsur pokok yang dimaksud jika disederhanakan dapat dibedakan atas 3 macam : 1. yang secara keseluruhan diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Pada organisasi lini peranan pemimpin sangat dominan . jumlah karyawan sedikit . Wadah yang terbentuk ini dikenal dengan nama organisasi. (Azwar. Hal yang diorganisasikan Kegiatan Pengorganisasian kegiatan yang dimaksudkan di sini ialah pengaturan berbagai kegiatan yang ada dalam rencana sedemikian rupa sehingga terbentuk satu kesatuan yang terpadu. 1996. serta setiap kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut memiliki penanggungjawab pelaksananya. b. Binarupa Aksara) b. susunan personalia serta hak dan wewenang dari setiap tenaga pelaksana. segala kendali berada ditangan pemimpin .dipahami.

Kegiatan i. karena telah dipikirkan oleh sekelompok kalangan ahli. Pengorganisasian tenaga pelaksana yang dimaksudkan di sini mencakup pengaturan struktur organisasi. Tenaga Pelaksana i. Pengorganisasian kegiatan yang dimaksudkan di sini ialah pengaturan berbagai kegiatan yang ada dalam rencana sedemikian rupa sehingga terbentuk satu kesatuan yang terpadu.Pada umumnya orang2 yang duduk dalam satuan organisasi staf ialah mereka yang ahli dan berasal dari pelbagai spesialisasi sesuai dengan kebutuhan b. tanggung jawab pimpinan berkurang dan karena itu dapat lebih memusatkan perhatian pada masalah yang lebih penting . kerugiannya adalah karena keputusan diambil oleh satu orang maka keputusan tsb sering kurang sempurna serta dibutuhkan pemimpin yang berwibawa dan berpengetahuan luas yang tidak mudak ditemukan  organisasi staf a. susunan personalia . yang secara keseluruhan diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. b.c. Unsure  Hal yang diorganisasikan Sebenarnya hal-hal yang perlu diorganisasikan dari suatu rencana banyak macamnya. Keuntungan dari organisasi ini ialah keputusan yang diambil lebih baik karena telah dipikirkan oleh sejumlah orang . keuntungan organisasi staf ialah keputusan dapat lebih baik . pengembangan bakat dapat dilakukan shg mendorong disiplin dan tanggung jawab kerja yang tinggi c. disebut organisasi staf jika dalam organisasi dikembangkan satuan organisasi staf yang berperan sbg pembantu pimpinan. disebut organisasi lini dan staf jika dalam organisasi disamping tetap ditemukan satuan organisasi pimpinan juga dikembangkan satuan organisasi staf.Azrul Azwar M. Kelemahannya ialah pengambilan keputusan lebih lama serta jika staf tidak mengetahui batas2 wewenangnya dapat menimbulkan kebingungan pelaksana (Sumber : pengantar administrasi kesehatan oleh dr. keuntungan organisasi lini ialah pengambilan keputusan cepat . Disesuaikan dengan pengertian pengorganisasian sebagaimana dikemukakan di atas yang terpenting diantaranya hanya 2 macam saja.Pada bentuk organisasi ini peranan staf tidak hanya terbatas pada pemberian nasehat tetapi juga diberikan tanggung jawab untuk melaksanakan nasehat tsb. kesatuan arah dan perintah lebih terjamin serta pengawasan dan koordinasi lebih mudah d.P.Sedangkan kerugian nya ialah pengambilan keputusan lebih lama daripada organisasi lini dan karena itu dapat menghambat kelancaran program  organisasi lini dan staf a. yakni : a. b.H) d.

Tetapi tidak demikian halnya dengan proses. jika membicarakan unsur-unsur pengorganisasian.serta hak dan wewenang dari setiap tenaga pelaksana. Azrul. Jakarta. Karena program apapun yang dihadapi.  Proses pengorganisasian Karena di dalam pengertian pengorganisasian terkandung kegiatan pengaturan. Proses yang dimaksudkan disini adalah yang menyangkut pelaksanaan langkah-langkah yang harus dilakukan sedemikian rupa sehingga semua kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut memiliki penanggungjawab pelaksanannya. dapatlah diharapkan terlaksananya pekerjaan pengorganisasian dengan baik. Wadah yang terbentuk ini dikenal dengan nama organisasi (organization). a. yang pada dasarnya merupakan perpaduan antara kegiatan yang akan dilaksanakan serta tenaga pelaksana yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut. tetapi juga jangan terlalu sedikit karena tidak efisien . 1996. karena akan memberatkan pelaksanaannya . maka pekerjaan pengorganisasian pada dasarnya merupakan suatu proses (process). Pengantar Administrasi Kesehatan. Dari uraian ini menjadi jelaslah. sedemikian rupa sehingga setiap kegiatan ada penanggung jawabnya.  (Azwar. shg setiap kegiatan jelas arah dan sasarannya  mengelompokkan kelompok kegiatan dalam melakukan pengelompokan kegiatan ada beberapa prinsip pokok yang harus ditempuh yakni : a. Tergantung dari rencana yang dimiliki. jumlah kegiatan yang dikelompokkan jangan terlalu banyak .Lakukanlah pembahasan yang sebaik – baiknya . maka hal yang diorganisasikan serta hasil dari pekerjaan pengorganisasian dapat sangat bervariasi. Langkah”  memahami tujuan uraikanlah tujuan tsb sehingga jelas tolok ukurnya  memahami kegiatan kegiatan yang dimaksudkan tentu bersifat pokok saja. yang terpenting adalah unsur proses pengorganisasian. Binarupa Aksara) d. proses yang ditempuh pada pengorganisasian tetap sama. kegiatan yang dikelompokkan harus yang sejenis dalam arti tidak bertentangan antara satu dengan lainnya b. Apabila proses pengorganisasian tersebut dapat dipahami dengan baik.  Hasil Pengorganisasian Hasil dari pekerjaan pengorganisasian adalah terbentuklah suatu wadah (entity).

kombinasi dari pelbagai cara diatas membentuk struktur organisasi dalam membentuk struktur organisasi ini perhatikanlah hirarkinya . karena akan memberatkan organisasi . pendukungnya adalah .  jumlah kelompok kegiatan yang dihasilkan jangan terlalu banyak . Tujuan f. Apabila tugas2 tsb telah jelas . atas dasar kesamaan fungsi dari jabatan b. atas dasar kesamaan hasil dari jabatan d.H) e.Mudah dipahami bahwa keadaan yang seperti ini tidak akan menguntungkan.  melakukan pengelompokan jabatan Jabatan yang dihasilkan dari pekerjaan klasifikasi dapat terlalu berlebihan dan beraneka ragam. atas dasar kesamaan proses atau cara kerja dari jabatan c.Azrul Azwar M. pembagian tugas dan wewenang masing2 serta kemampuan pengawasan yang dimiliki.Untuk itu sbg langkah selanjutnya dilakukan pengelompokan jabatan  mengubah kelompok jabatan kedalam bentuk satuan organisasi cara membentuk satuan organisasi banyak macamnya.Lakukanlah penyempurnaan seperlunya. (Sumber : pengantar administrasi kesehatan oleh dr. member) maksudnya setiap orang per orang yang bersepakat untuk membentuk organisasi.Pada uraian tugas ini telah dilengkapi dengan pelbagai keterangan yang dibutuhkan c.Susunlah pelbagai tugas tsb menurut kelompok dan urutannya b. atas dasar kesamaan lokasi dari jabatan f.P. tetapi juga jangan terlalu sedikit karena ada kemungkinan tergabungnya kegiatan yang sebenarnya berbeda shg dapat menyulitkan organisasi mengubah kelompok kegiatan kedalam bentuk jabatan untuk ini yang dilakukan ialah kegiatan sbb : analisa tugas  untuk memperjelas tugas setiap kelompok kegiatan.Beberapa diantaranya yang terpenting ialah :  a. ubahlah ke dalam bentuk jabatan a. Prinsip  mempunyai pendukung (follower.Misal suatu rumah sakit (badan usaha). penilaian tugas  untuk mengkaji ulang setiap tugas yang telah diperinci tsb apakah ada yang berlebihan dan atau yang masih kurang.c. uraian tugas  untuk lebih menjelaskan tugas2 yang telah disusun. atas dasar kesamaan kelompok masyarakat yang memanfaatkan hasil dari jabatan e.

perlulah diatur pembagian tugas antar para pendukung (jobs description). Jika tidak maka tujuan organisasi sulit tercapai. Dan tujuan ini haruslah dipahami oleh semua pihak yang berada dalam organisasi agar dapat berfungsi secara semestinya. baik yang bersifat umum (goal) dan ataupun yang bersifat khusus (objectives). Tujuan disini pada dasarnya adalah sesuatu yang mengikat para pendukung yakni orangorang yang bersekutu dalam organisasi. kegiatan yang dilaksanakan oleh suatu organisasi harus bersifat kontinu. 1996. dan suatu organisasi yang baik adalah apabila organisasi tersebut memiliki kegiatan (activities) yang jelas dan terarah. kesatuan perintah dan arah agar tujuan yang ditetapkan dapat tercapai.dokter. paramedis serta tenaga non medis lainnya yang terdaftar sebagai karyawan rumah sakit. fleksibel serta sederhana. Jakarta) . Serta untuk menjamin kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap perangkat organisasi sesuai dengan yang telah ditetapkan yakni dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. diperlukalah adanya perangkat organisasi.  mempunyai tujuan setiap organisasi harus mempunyai tujuan.  mempunyai kegiatan kegiatan berfungsi agar tujuan organisasi tercapai.  mempunyai perangkat organisasi agar tugas-tugas yang dipercayakan kepada pendukung dapat terlaksana. Binarupa Aksara. perlu di atur pembagian dan pendegelasian wewenang (delegation of authority) untuk setiap satuan organisasi.  mempunyai pembagian dan pendegelasian wewenang karena peranan yang dimiliki oleh setiap satuan organisasi tidak sama. perlu ada prinsip kesatuan perintah (unity of command) serta kesatuan arah (unity of direction) yang kesemuanya harus dapat membentuk satu hubungan mata rantai yang tak terputus (chain of command).  mempunyai pembagian tugas maksudnya adalah kegiatan yang dilakukan oleh para pendukung organisasi. Pengantar Administrasi Kesehatan edisi ketiga. (Azrul Azwar.  mempunyai kesinambungan kegiatan.

Beberapa sarjana memberikan pedoman sebagai berikut. . Suatu program dinilai efektif (effectiveness) jika program tersebut telah dapat dilaksanakan dengan hasil yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. c. Suatu program dinilai efisisen (efficiency). Manfaat d. Suatu program dinilai cukup (adequancy) jika program tersebut telah dapat dilaksanakan dengan hasil yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. jika program tersebut dapat dilaksanakan dengan hasil yang kecuali dapat menyelesaikan masalah juga pada waktu pelaksanaannya tidak memerlukan penggunaan sumber daya yang besar. Batasan dan Ruang lingkup Sesuai dengan luasnya pengertian kesehatan. PELAKSANAAN a. Kecukupan program Sama halnya dengan kelayakan. yakni : 1. maka ruang lingkup penilaian yakni hal-hal yang akan dinilai dari suatu program kesehatan adalah amat luas sekali. Program dinilai layak (appropriateness) jika program tersebut telah dapat dilaksanakan dengan hasil yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. maka penilaian juga dilakukan terhadap program secara keseluruhan. Efisiensi Sama halnya dengan efektivitas. Efektivitas program Penilaian juga dilakukan terhadap program secara keseluruhan. d. maka penilaian yang dilakukan disini adalah juga terdapat program secara keseluruhan. Langkah” c. Kelayakan program Penilaian yang dilakukan di sini ialah terhadap program secara keseluruhan. Deniston a. b. Batasan b. Komponen  PENILAIAN a.

Jika penampilan tersebut yakni hasil yang dicapai dinilai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. maka program tersebut. Kualitas pelayanan yang diselenggarakan Penilaian yang dilakukan di sini ialah terhadap kualitas pelayanan (estimated quality of services) oleh suatu program. dari sudut upaya. berhasil mengatasi masalah serta penggunaan sumber dayanya terbatas. Roemer a. Jika upaya (effort) yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Mudah dipahami bahwa penilaian ini sulit dilakukan. mendapat penilaian yang baik. maka program tersebut dari sudut ketepatan penampilan. jika kualitas pelayanan telah sesuai dengan standar minimal pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan. Milton R. Penampilan program Penilaian yang dilakukan di sini adalah terhadap penampilan program (performance) yang dibandingkan dengan rencana yang telah ditetapkan. mendapat penilaian yang baik. dari sudut penampilannya. George James a. Status kesehatan yang dihasilkan Di sini penilaian dilakukan terhadap tingkat kesehatan (health status outcomes) yang dihasilkan dari dilaksanakannya suatu program kesehatan. dari sudut efisiensi. Suatu program kesehatan dianggap baik. mendapat penilaian yang baik 3. tetapi juga terhadap penggunaan sumber daya (efficiency). maka program tersebut. maka program tersebut. b. karena berbagai faktor lainnya yang sebenarnya turut mempengaruhi status kesehatan seseorang atau masyarakat. Upaya program Penilaian yang dilakukan di sini adalah terhadap penampilan program dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. d. harus turut diperhitungkan. Efisiensi program Penilaian yang dilakukan di sini ialah terhadap penampilan program yang dibandingkan tidak hanya terhadap tujuan dan atau masalah. Penilaian dilakukan dengan membandingkannya terhadap suatu tolak ukur dan ataupun kriteria yang telah ditetapkan (minimun medical standard).2. Ketepatan penampilan program Penilaian yang dilakukan di sini ialah terhadap penampilan program (adequacy of performance) yang dibandingkan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Jika hasil yang dicapai dinilai dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jika hasil yang dicapai dinilai dapat mencapai tujuan. b. c. Tolak ukur dan ataupun kriteria yang dipergunakan sebagai perbandingan banyak . mendapat penilaian yang baik.

karena berarti kontak antara masyarakat dengan pelayanan kesehatan dapat lebih sering. Karena kadang kala ditemukan banyaknya pengunjung suatu sarana pelayanan kesehatan (dengan demikian kontak antara dokter dengan penderita adalah juga tinggi). Jika perbedaan terlalu besar. Perlulah diingat bahwa dalam melakukan pelayanan yang seperti ini harus diperhitungkan berbagai factor yang mempengaruhi program seperti misalnya pemakaian sumber dana. Penilaian yang seperti ini bersifat subjektif dan karena itu hasilnya sulit dipercaya. Jadi jika suatu program kesehatan lebih banyak menekankan pelayanan pencegahan. Dasar penilaian ialah melakukan perbandingan antara input dengan output. Sikap masyarakat terhadap program kesehatan Program kesehatan juga dapat dinilai dari sikap masyarakat (attitude of recipients) yang memanfaatkan program kesehatan tersebut. 4. Blum a. Biaya yang dipergunakan Penilaian yang dilakukan di sini ialah terhadap biaya (cost of the program) yang dipergunakan oleh program. maka program tersebut dinilai tidak baik. ratio antara tenaga dan masyarakat serta ratio antara sarana dan masyarakat adalah tinggi. Sumber daya yang tersedia Penilaian yang dilakukan di sini ialah terhadap sumber daya yang tersedia (resources made available). maka pelayanan kesehatan tersebut dinilai baik. Kuantitas pelayanan yang dihasilkan Dasar penilaian ialah adanya perbedaan pelayanan yang diselenggarakan (quantity of services provided). justru disebabkan kualitas program kesehatan yang tidak baik. bagaimana pelaksanannya serta faktor-faktor penopang dan penghambat apakah yang ditemukan ditemukan pada pelaksanaan program. lama rata-rata hari perawatan dan ataupun obat yang diberikan terhadap penderita. tenaga.macamnya. Pada penilaian . e. dan sarana yang tersedia. Misalnya angka kesembuhan. Misalny pelayanan pencegahan lebih baik daripada pelayanan pengobatan. Jika sumber tersebut tersedia secara memadai. baik terhadap sumber dana. Tentu mudah dipahami bahwa penarikan kesimpulan yang seperti ini harus berhati-hati. d. Pelaksanaan program Pertanyaan pokok yang akan dijawab pada penilaian tentang pelaksanaan program ialah apakah program tersebut terlaksana atau tidak. c. maka program tersebut dianggap lebih baik dari pada program yang terlalu mengutamakan pelayanan pengobatan. f. tenaga dan ataupun sumber sarana. Secara umum disebutkan jika ratio antara dana dan masyarakat. maka program tersebut dinilai cukup baik.

Jakarta. Keabsahan hasil yang dicapai oleh program Pada penilaian tentang keberhasilan program (validity). yang dinilai adalah seluruh faktor yang terdapat dalam program dan atau seluruh faktor yang diperkirahan mempengaruhi program. Langkah 1. Ketentuan dan ataupun kriteria yang dimaksudkan di sini adalah seperti yang tercantum dalam rencana kerja program yang dimaksud. Efisiensi program Sama halnya dengan penilaian tentang efektivitas. Azrul. pahami dahulu program yang akan dinilai untuk dapat memahami program dengan baik. tetapi dikaitkan dengan penggunaan dana. perhatian haruslah ditujukan kepada semua unsur program yang meliputi : a. c. Efektivitas program Penilaian tentang efektivitas program menunjuk pada keberhasilan program dalam mencapai tujuan dan ataupun mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi. tidak terlalu dipersoalkan masalah efektivitas dan ataupun efisiensi program b. e. f. (Azwar. Program tersebut absah apabila pada setiap kali program tsb dilaksanakan. c. 1996. f. hasil yang diperoleh adalah sama. b. maka penilaian tersebut dikaitkan pula dengan kemampuannya memberikan hasilyang sama pada setiap kali program tersebut dilaksanakan. e. Pengantar Administrasi Kesehatan. d. System yang dipergunakan untuk melaksanakan program Pada penilaian tentang sistem. d. Pemenuhan kriteria yang telah ditetapkan Pertanyaan pokok yang akan dijawab pada penilaian tentang pemenuhan kriteria program ialah apakah dalam pelaksanaan program. semua ketentuan yang telah ditetapkan terpenuhi atau tidak. latar belakang dilaksanakannya program masalah ynag mendasari lahirnya program tujuan yang ingin dicapai oleh program kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan program organisasi dan tenaga pelaksana program sumber daya yang dipergunakan oleh program . maka penilaian tentang efisiensi program juga melihat keberhasilan program dalam mencapai tujuan dan ataupun mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi.tentang pelaksanaan program ini. Binarupa Aksara) b.

membandingkan hasil yang diperoleh dengan hasil dari kontrol 4. cara mendapatkan data tetapkan cara yang dipergunakan untuk mendapatkan data atau keterangan yang dibutukan tersebut. Sumber data yang baik adal yang dapat dipercaya. susunlah rencana penilaian pada dasarnya rencana penilaian harus memenuhi semua syarat rencana yang baik. sumber data lanjutkan dengan menetapkan sumber daya yang akan dipergunakan. Catatlah semua kegiatan serta hasil yang diperoleh. cara menarik kesimpulan tetapkan cara mengambil kesimpulan yang akan dipergunakan. kesimpulan tentang keberhasilan program yang dinilai adalah sampai seberapa jauh program telah berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan baik berupa keluaran dan ataupun dampaknya. dan lengkap. tentukan macam dan ruang lingkup penilaian yang dilakukan 3. membandingkan hasil yang diperoleh dengan data awal 2. Secara umum kesimpulan dapat dilakukan dengan 5 cara yakni : 1.g. kriteria keberhasilan dan rencana penilaian program (jika ada) 2. waktu dan pentahapan program h. akurat. macam data tetapkan macam data atau keterangan yang diperlukan untuk penilaian yang tentu saja berbeda antara satu program dengan program lainnya. d. tolok ukur. c. Untuk menghitungkan presentasi keberhasilan sering dipergunakan formula sebagai berikut : X2 – X0 . yakni yang mengandung keterangan tentang : a. membandingkan hasil yang diperoleh dengan hasil program lain 4. tarik kesimpulan pada dasarnya ada dua macam kesimpulan yang sering dirumuskan yakni : a. tujuan penilaian rumuskan tujuan penilaian dengan jelas yakni yang mempunyai tolok ukur ataupun kriteria sehingga memudahkan pengambilan kesimpulan. 5. lanjutkan dengan melaksanakan penilaian tersebut. membandingkan hasil yang diperoleh dengan tujuan program 3. e. membandingkan hasil yang diperoleh dengan sesuatu tolok ukur 5. b. laksanakan penilaian apabila rencana penilaian telah berhasil disusun.

Karena penilaian efisiensi dikaitkan dengan biaya (cost). Jakarta c. 6. Tujuannya ialah untuk lebih memperbaiki pelaksanaan program pada masa yang akan datang. Binarupa Aksara.cara mendapatkan data cara menarik kesimpula n KETIGA - pengumpulan data pengolahan data keberhasilan nilai susun saran - KEEMPAT KELIMA KEENAM Azrul Azwar.sumber data . maka pada saat ini banyak dikembangkan berbagai teknik perhitungan biaya program kesehatan. sedangkan jika dalam menyelesaikan masalah tersebut diperlukan penggunaan sumber dana yang sedikit maka program tersebut dinilai efisien. Unsure . Program dinilai efektif jika dapat menyelesaikan masalah. 1996. susunlah saran-saran langkah terakhir yang dilaksanakan pada penilaian ialah menyusun saransaran sesuai dengan hasil penilaian.% keberhasilan = x 100% X1 – X0 X2 = pencapaian X1 = tujuan X0 = masalah b. Pengantar Administrasi Kesehatan edisi ketiga. kesimpulan tentang nilai program nilai program ada dua yakni efektivitas dan efisiensi. Pahami program Tetapkan macam dan lingkup penilaian Susunlah rencana penilaian Laksanakan penilaian Tarik kesimpulan Saran-saran - Macam - - - - - latar belakang masalah tujuan kegiatan sumber organisasi waktu tolok ukur PERTAMA - awal saat akhir lingkup - masukan proses keluaran dampak KEDUA tujuan macam data .

pengarahan. atau apakah tjd penyimpangan2 yg dapat merugikan pencapaian tujuan dari program tsb. Tujuan utamnya adalah utk mengukur apakah program yg sedang dilaksankan tsb telah sesuai dg rencana atau tidak.d. Dr Azrul azwar)  MANAJEMEN 1.  Penilaian pada tahap akhir program penilaian yg dilakukan di sini adlah pada saat program telah selesai dilaksanakan (summative evaluation). soekidjo Notoatmojo) . pengkoordinasian dan penilaian terhadap sumber tatacara kesanggupan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan thd kesehatan perawatan. Dari kedua macam penilaian akhir ini. dalam arti dpat menyelesaikan masalah tsb. diketahui bahwa penilaian keluaran lebih mudah daripada penilaian dampak. Definisi suatu proses yg menyangkut perencanaan. Tujuan utamanya scr umum dapat dibedakan atas 2 macam yakni utk mengukur keluaran (output) serta utk mengukur dampak (impact) yg dihasilkan. pengawasan. kelompok dan masyarakat (Ilmu Kesehatan Masyarakat. (Pengantar Administrasi Kesehatan. Penilaian yg bermaksud mengukur kesesuaian program dg masalah atau kebutuhan masyarakat ini sering disebut pula dg studi penjajakan kebutuhan (need assessment study). keluarga. Tujuan utamanya ialah utk meyakinkan bahwa rencana yg akan disusun benar2 telah sesuai dg masalah yg ditemukan. Jenis”  penilaian pada tahap awal program penilaian yg dilakukan di sini adlah pada saat merencanakan suatu program (formative evaluation). Prinsip-Prinsip Dasar. kedokteran serta lingkungan yang sehat dengan jalan menyediakan dan menyelenggarakan berbagai upaya kesehatan yang ditujukkan kepada perorangan. Pada umumnya ada 2 bentuk penilaian pada tahap pelaksanaan program ini ialah pemantauan (monitoring) dan penilaian berkala (periodic evaluation).  Penilaian pada tahap pelaksanaan program penilaian yg dilakukan di sini adlah pada saat program sedang dilaksanakan (promotive evaluation). karena pada penilaian dampak diperlukan waktu yg lama.

yang dapat mengatur pemanfaatan sumber. maka dengan administrasi kesehatan dapat diketahui dengan tepat kebutuhan dan tuntutan yang terdapat dalam masyarakat. dan kesanggupan yang tersedia pada dasarnya bersifat terbatas dan karena itu perlu dikelola dengan sebaik-baiknya.Azrul Azwar M. tata cara. dan kesanggupan secara efektif dan efisien Sumber. Oleh karena itu diperlukan administrasi kesehatan dimana adanya fungsi perencanaan . tata cara.Untuk itu diperlukan ketrampilan untuk menentukan kebutuhan dan tuntutan itu sendiri. yaitu : o sumber (Resources) . fungsi manajemen kesehatan  Dapat dikelola sumber. Kesimpulan dari 3 manfaat tersebut adalah  Administrasi kesehatan berupaya menyediakan dan menyelenggarakan upaya kesehatan sedemikian rupa dengan masukan sekecil-kecilnya (sumber.  Dapat disediakan dan diselenggarakan upaya kesehatan sebaik-baiknya. Dr.2. dan kesanggupan secara efektif dan efisien  Dapat dipenuhi kebutuhan dan tuntutan secara tepat dan sesuai Setiap upaya kesehatan yang diselenggarakan seyogyanya ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan dan tuntutan kesehatan. tatacara. dan kesanggupan) sehingga dapat dihasilkan keluaran sebesar-besarnya (terpenuhinya kebutuhan dan tuntutan kesehatan) (Pengantar Administrasi Kesehatan.) 3. tata cara. unsur-unsur pokok manajemen kesehatan  o input menurut Komisi Pendidikan Administrasi Kesehatan Amerika Serikat ada 3 macam.P.H.

serta mesin (machinery)  6 M diperuntukkan bagi organisasi yang mencari keuntungan. uang (money). sarana (material).  Sumber modal (capital resources). metoda (method). pasar (market). Sumber tenaga (Labour Resources). manajerial (managerial) dan  teknologi (technology) menurut masyarakat dibedakan menjadi : o 4 M : manusia (man). dibedakan Tenaga ahli (skilled) seperti dokter. dibedakan modal bergerak (working capital) seperti uang dan giro serta modal tidak bergerak (fixed capital) seperti bangunan. sarana (material). seperti sumber tenaga dan  sumber modal. bidan. o Penilaian (evaluation) termasuk penyusunan laporan. yaitu : o manusia (man). uang (money). penggerakan dan pengawasan. perawat .  Sumber alamiah (natural resources). pengkoordinasian. bimbingan. o 6 M : manusia (man). o Pelaksanaan (implementing) termasuk pengarahan. modal (capital). o tata cara (Procedures) o kesanggupan (Capacity) menurut Koentz dan Donnells dibedakan menjadi 4 macam. dokter gigi. o Output o Dikenal pelayanan kesehatan (health services) dikenal : . dan Tenaga tidak ahli (unskilled) seperti pesuruh. o Proses o Ada 4 macam yaitu : o Perencanaan (planning) termasuk penyusunan anggaran belanja. o Pengorganisasian (organizing) termasuk penyusunan staf. metoda (method)  4 M diperuntukkan bagi organisasi yang tidak mencari keuntungan.

1989) .  Management is the process under taken bay one or more persons to coordinate the activities of ither persons to achieve results not attainable bay any one persons acting alone. Pelayanan kedokteran (medical services)  Pelayanan kesehatan masyarakat (public health services) o Sasaran o Dibedakan : perseorangan. (encyclopasdia of social science).Tery). and that function breaks down in to at least 2 major responsibilities. soekidjo Notoatmojo) 4. by which the excution of given purpose is put in to operation and supervised atau: manajeman adalah proses di mana pelaksanaan dari suatu tujuan diselenggarakan dan diawasi. keluarga. o Dampak o Yang diharapkan adalah makin meningkatkan derajat kesehatan.  “getting things done throngh the effort of people. the other control” (manajemen adalah membuat tujuan tercapai melalui kegiatan-kegiatan orang lain dan fungsi-fungsinya dapat dipecah sekurang-kurangnya 2 tanggung jawab utama. atau: manajemen adalah suatu proses yang dilakukan oleh satu orang atau lebih untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan orang lain guna mencapai hasil tujuan yang tidak dapat dicapai oleh hanya satu orang saja (Evancevich. one of which is planning. batasan manajemen kesehatan  the accomplishing of a predetermined objectives through the effort other people atau: manajemen adalah pencapaian tujuan2 yang telah ditentukan dengan menggunakan orang lain. kelompok.  manajemen adalah “the process. yakni perencanaan dan pengawasan). Prinsip-Prinsip Dasar. dan masyarakat o Dapat bersifat : secara langsung (direct target group) atau tidak langsung (indirect target group). (Robert D. (Ilmu Kesehatan Masyarakat.

berulang-ulang dan berkesinambungan Objek dan subjek administrasi Objek dan subjek administrasi kesehatan adalah sistem kesehatan. ia melakukan perencanaan. karena dalam mengerjakan administrasi. Kegiatan administrasimelaksanakan fungsi administrasi mulai dari fungsi perencanan. kedua subsistem ini perlu dilata dan dikelola dengan sebaik-baiknya ADMINISTRASI KESEHATAN KEGIATAN Fungsi administra si OBJEK DAN SUBJEK Sistem kesehatan a. Jika disederhanakan dapat dibedakan atas dua subsistem a) Subsistem pelayanan kesehatan b) Subsistem pembiayaan kesehatan Untuk dapat terselanggaranya upaya kesehatan yang baik. Demikian seterusnya. soekidjo Notoatmojo) 5. penilaian untuk kemudian perencanaan berikutnya. Seseorang . pelaksanaan. pelaksanan dan pengawasan (Terry). Prinsip-Prinsip Dasar.(Ilmu Kesehatan Masyarakat. ruang lingkup manajemen kesehatan Kegiatan Administrasi Seseorang yang mengerjakan pekerjaan administrasi berarti adalah seorang administrator atau manajer. Statu siatem kesehatan itu sendiri mencakup hal yang amat luas.

H. kelompok serta masyarakat pada setiap saat yang dibutuhkan. Pengantar Administrasi Kesehatan. keluarga. .yang mengerjakn administrasiseorang administrator/manajer (Merry Arnold) b. Objek dan sujek administrasisuatu kumpulan dari berbagai faktor yang komplek dan saling berhubungan yang terdapat pada suatu negara dan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan tututan kesehatan perorangan.P. Dr.Azrul Azwar M.