You are on page 1of 11

Obesitas

Senida Ayu Rahmadika


030 09 230

Definisi
Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan
atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan
jaringan lemak tubuh secara berlebihan

Etiologi
Obesitas terjadi karena ketidak-seimbangan
antara asupan energi dengan keluaran energi
(energy expenditures), sehingga terjadi
kelebihan energi yang selanjutnya disimpan
dalam bentuk jaringan lemak

Faktor Resiko

Faktor genetik
Faktor lingkungan
Psikis
Penyakit tertentu
Faktor perkembangan
Usia

Kriteria Obesitas

Untuk menentukan obesitas diperlukan kriteria yang berdasarkan


pengukuran antropometri dan atau pemeriksaan laboratorik, pada umumnya
digunakan:
Pengukuran berat badan (BB) yang dibandingkan dengan standar dan disebut
obesitas bila BB > 120% BB standar.

Pengukuran berat badan dibandingkan tinggi badan (BB/TB). Dikatakan


obesitas bila BB/TB > persentile ke 95 atau > 120% 6 atau Z-score = +
2 SD.
Pengukuran lemak subkutan dengan mengukur skinfold thickness (tebal
lipatan kulit/TLK).Sebagai indikator obesitas bila TLK Triceps > persentil
ke 85.6
Pengukuran lemak secara laboratorik, misalnya densitometri, hidrometri
dsb. yang tidak digunakan pada anak karena sulit dan tidak praktis.
DXA adalah metode yang paling akurat, tetapi tidak praktis untuk
dilapangan
Indeks Massa Tubuh (IMT), > persentil ke 95 sebagai indikator obesitas

Patofisiologi

Diagnosis

Penatalaksanaan

Menetapkan target berat badan


Pengaturan pola makan
Pengaturan aktifitas fisik
Peran serta orang tua, keluarga dan tematn

Secara umum farmakoterapi untuk obesitas dikelompokkan menjadi tiga, yaitu


Penekan nafsu makan (sibutramin) jarang digunakan efek samping obat
yang berat, yaitu infark miokard dan stroke pada dewasa
Penghambat absorbsi zat-zat gizi (orlistat)
Obat untuk mengatasi komorbiditas (metformin). Belum tuntasnya penelitian
tentang efek jangka panjang penggunaan farmakoterapi obesitas pada
anak, menyebabkan belum ada satupun farmakoterapi tersebut di atas yang
diijinkan pemakaiannya pada anak di bawah 12 tahun

Bedah bariatrik dapat di pertimbangkan dilakukan pada:


Remaja yang mengalami kegagalan menurunkan berat badan
setelah menjalani program yang terencana 6 bulan serta

memenuhi persyaratan antropometri, medis, dan


psikologis
Superobes (sesuai dengan deinisi World Health Organization
jika IMT 40)
Secara umum sudah mencapai maturitas tulang (umumnya
perempuan 13 tahun dan laki-laki 15 tahun), dan
Menderita komplikasi obesitas yang hanya dapat diatasi dengan
penurunan berat badan

Terima Kasih