You are on page 1of 5

Dosis untuk GERD adalah dosis penuh, yaitu :

- Omeprazole : 2x20 mg
- Lansoprazole: 2x30 mg
- Pantoprazole: 2x40 mg
- Rabeprazole : 2x10 mg
- Esomeprazole: 2x40 mg
Umumnya pengobatan diberikan selama 6-8 minggu (terapi inisial) berikutnya
dilanjutkan dengan dosis pemeliharaan selama 4 bulan , tergantung esofagitisnya. Efektivitas
obat ini semakin bertambah jika dikombinasi golongan prokinetik.
Obat penghambat
Esomeprazole
Lansoprazole
Omeprazole
Pantoprazole

Dosis rendah
15 mg sekali sehari
10 mg sekali sehari
20 mg sekali sehari

Dosis penuh
20 mg sekali sehari
30 mg sekali sehari
10 mg sekali sehari
40 mg sekali sehari

Dosis double
40 mg sekali sehari
30 mg 2 kali sehari
40 mg sekali sehari
40 mg 2 kali sehari

Dosis Omeprazole
Dosis omeprazole akan disesuaikan dengan kondisi dan respons pasien terhadap pengobatan.
Berikut adalah dosis omeprazole secara umum menurut kondisi yang diobati.
Kondisi

Dosis per hari (sebelum makan)

Gangguan pencernaan/nyeri ulu hati

20mg

Tukak lambung

40 mg

Tukak usus halus

20 mg

Penyakit asam lambung atau GERD

10-40 mg

Infeksi H. Pylori

20-40 mg

Sindrom Zollinger Ellison

60-120 mg

Esofagitis atau radang kerongkongan

20 mg

OBAT PILIHAN : PROTON PUMP INHIBITOR


Omeprazole

Nama generik : Omeprazole

Nama dagang : Lambuzole, Loklor, Losec, OMZ, Prilos, Protop, Pumpitor,


Socid, Contral, Dudencer, Norsec, Opm, Onic, Promezol, Stomacer, Prohibit,
Ulzol, Zollocid, Zepral, Lokev, Meisec, Omevell, Ozid

Indikasi : pengobatan heartburn dan gejala lain yang berhubungan dengan


GERD, pengobatan jangka pendek (4-8 minggu) erosive esofagitis yang
didiagnosa secara endoskopi, pemeliharaan penyembuhan erosive esofagitis.

Kontraindikasi : hipersensitif omeprazole, turunan benzimidazole


(esomeprazole, lanzoprazole, pantoprazole, rabeprazole), atau terhadap
komponen lainnya dalam formula

Bentuk sediaan : kapsul

Dosis dan aturan pakai :

Oral

Anak-anak 2 tahun :
< 20 kg : 10 mg 1 x sehari
20 kg : 20 mg 1 x sehari

Dewasa :

GERD dengan gejala : 20 mg/hari selama 4 minggu


Esofagitis erosif : 20 mg/hari selama 4-8 minggu

Efek samping : Sakit kepala, pusing, ruam, diare, nyeri perut, mual, muntah,
kentut, konstipasi, kehilangan rasa, lemah, nyeri punggung, infeksi saruran
pernapasan atas, batuk

Resiko khusus : Hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, kehamilan dan
mnyusui. Resiko kehamilan : faktor C. Tidak dianjurkan bagi pasien
menyusui.

Lansoprazole

Nama generik : Lansoprazole

Nama dagang : Betalans, Laz, Prosogan, Prolanz, Compraz, Digest,


Gastrolan, Laproton, Lasgan, Protica, Solans, Sopralan, Ulceran, pysolan,
Inhipraz, Loprezol

Indikasi : pengobatan jangka pendek GERD dengan gejala, pengobatan


jangka pendek semua tingkatan esofagitis erosif

Kontraindikasi : Hipersensitif terhadap lansoprazole, turunan benzimidazole


(esomeprazole, omeprazole, pantoprazole, rabeprazole) atau terhadap
komponen lainnya dalam formula

Bentuk sediaan : kapsul

Dosis dan atuan pakai :

Anak-anak 1- 11 tahun
Pada GERD, esofagitis erosif :
< 30 kg : 15 mg 1 x sehari
30 kg : 30 mg 1 x sehari
Catatan : dosis dapat ditingkatkan pada pasien jika gejala masih tampak setelah
pengobatan 2 minggu atau lebih.(dosis maksimum 30 mg, 2 x sehari)

Anak-anak 12-17 tahun


GERD non-erosif : 15 mg 1x sehari hingga selama 8 minggu
Esofagitis erosif : 30 mg 1 x sehari hingga selama 8 minggu
Dewasa
GERD dengan gejala : pengobatan jangka pendek : 15 mg 1 x sehari hingga
selama 8 minggu
Esofagitis erosif : Pengobatan jangka pendek : 30 mg 1 x sehari hingga selama 8
minggu, pengobatan dapat dilanjutkan 8 minggu lagi untuk pengulangan atau
untuk pasien yang tidak sembuh setelah pengobatan selama 8 minggu; terapi
pemeliharaan : 15 mg 1 x sehari

Efek samping : Sakit kepala, nyeri perut, konstipasi, diare, mual.

Resiko khusus : Hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, kehamilan dan
menyusui. Resiko kehamilan : faktor B, penggunaan selama kehamilan hanya
jika dibutuhkan. Pada kerusakan fingsi hati dianjurkan penurunan dosis,
sebaikanya tidak diberikan pada anak-anak < 1 tahun. Tidak dianjurkan bagi
pasien menyusui.

Pantoprazole

Nama generik : Pantoprazole

Nama dagang : Pantozol

Indikasi : Pengobatan dan pemeliharaan penyembuhan esofagitis erosif yang


berhubungan dengan GERD. Mengurangi tingkat kekambuhan gejala
heartburn dalam sehari dan malam hari pada GERD

Kontraindikasi : Hipersensitif terhadap pantoprazole, turunan benzimidazole


(esomeprazole, omeprazole, lansoprazole, rabeprazole) atau terhadap
komponen lainnya dalam formula.

Bentuk sediaan : tablet

Dosis dan aturan pakai :

Oral
Dewasa :
Pada Esofagitis erosif berhubungan dengan GERD :
Pengobatan : 40 mg 1 x sehari hingga selama 8 minggu , pengobatan dapat
dilanjutkan 8 minggu lagi untuk pasien yang tidak sembuh setelah pengobatan
selama 8 minggu.
Pemeliharaan penyembuhan : 40 mg 1 x sehari
Catatan : dosis yang lebih rendah (20 mg 1x sehari)telah terbukti sukses
digunakan pada pengobatan dan pemeliharaan GERD ringan.

Efek Samping : Nyeri dada, sakit kepala, insomnia, pusing, migrain,


ansietas, ruam, hiperglikemia, hiperlipidemia, diare, kentut, nyeri perut,
muntah, mual, konstipasi, dispepsia, gastroenteritis, kerusakan rektal, infeksi
saluran kencing, perubahan frekuensi buang air kecil, keabnormalan fungsi
hati., athralgia, nyeri punggung, nyeri leher, lemah,hypertonia, bronkitis,
batuk, dyspnea, faringitis, rinitis, sinusitis, infeksi saluran pernafasan atas.

Resiko khusus : Hati-hati pada pasien dengan penyakit hati, kehamilan dan
mnyusui. Resiko kehamilan : faktor B, penggunaan selama kehamilan hanya
jika dibutuhkan. Tidak dianjurkan bagi anak-anak. Tidak dianjurkan bagi
pasien menyusui.