Elektronika Biomedik Mesin Pompa Jantung (Heart Pump

)

PENDAHULUAN
Perdeabatan tentang transplantasi jantung dekade ini telah mendapat solusi dari teknologi biomedik. Teknologi ini disebut Left Ventrical Assist Device (LVAD) atau pompa jantung yang masih dikembangkan hingga saat ini. Peruasahan seperti Thoratec (Nasdaq:THOR), HeartWare (ASX:HIM – expected to list on Nasdaq in January) and Abiomed (Nasdaq:ABMD) adalah yang terbaru dalam masalah ini. Pompa jantung yang kecil dan tahan lama yang dibuat tidak hanya membua pasien bertahan hidup tetapi meningkatkan kualitas hidup beberapa tahun secara permanen.

LVAD ( Left Ventricular Assist Device )
LVAD dirancang untuk membantu pasien dengan kerusakan jantung pada ventrikel (bilik) kiri, sebelum mereka mendapat donor jantung. Tanpa bantuan dari alat ini, sulitnya mencari donor yang sesuai dapat menyebaban kematian bagi pasien-pasien yang terlalu lama menunggu giliran operasi. Oleh karena itu, setelah mendapat persetujuan resmi dari pasien, tim ahli bedah akan memasang LVAD tanpa menghentikan denyut jantung, disertai pemasangan alat pompa jantung dan paru-paru. Penggunaan pompa tersebut dapat mengurangi resiko pendarahan dan stroke selama operasi.

Gambar 1. Implementasi Teknologi LVAD pada Tubuh Manusia LVAD dalam perkembangannya telah melalui beberapa perubahan dan perbaikan berikut generasi yang telah ada sebelumnya: Jarvik 7 Alat pacu jantung dengan merk Jarvik-7 atau AbioCor, sudah ada dan sudah di implantasi kan ke dalam tubuh pasien. Jantung mekanis ini dapat memompa darah seperti layaknya jantung normal tapi mempunyai kendala di faktor waktu, biasanya alat ini menemui kegagalan fungsi setelah

pemakaian rentang waktu 1 hingga 2 tahun yang berhubungan dengan fungsi pompa mekanisnya. Karena itu alat pacu jantung ini dimaksudkan hanya untuk ‘membeli waktu’ bagi pasien sampai pada waktunya tersedia jantung donor. Jantung buatan ini juga mempunyai ukuran yang besar. Wanita dan anak-anak masih tidak bisa menerima alat ini. Steve Parnis, salah seorang dokter dari Texas Heart Institute juga mengatakan bahwa dirinya yang mempunyai tinggi 6′1″ dan berat 200 pound tidak bisa dipasangkan jantung buatan itu.

Novacor LVAD
The LVAD Novacor adalah yang pertama bertenaga listrik yang dapat diimplant-kan kedalam tubuh manusia , dan karena penggunaan pertama manusia di Stanford University Medical Center pada tahun 1984 lebih dari 1.000 pasien didukung oleh seluruh dunia. The Novacor LVAD memompa darah terbuat dari sacpoliuretan halus ditekan oleh konverter energi berdenyut dari kumparan, yang mengaktifkan pendorong yang berbentuk pitiringan berputar. Pemasukan dan keluar katup babi mempertahankan aliran darah searah melalui rajutan, cangkokan gelatin-disegel Vascutek inflow dan outflow. Sebuah ventilasi tabung terokontrol menghubungkan diinternalisasi pompa darah untuk kontrol elektronik dan baterai.

HG3B
Pada tanggal 10 Juli 1998, HG3B menjadi acuan magnetik LVAD pertama (Left ventrikel Assist Device) untuk mencapai pengujian hewan. LaunchPoint Technologies (kemudian Moments Magnet) selamanya memegang perbedaan untuk mencapai ini tonggak sejarah dalam pengembangan LVAD.Semua versi dari pompa kereta api didasarkan pada topologi linear-aliran. HG3C, desain pompa dari tahun 1999, telah direnovasi untuk mempermudah pemasangan dan pembongkaran dan menggabungkan bagian-bagian Titanium.

Alat yang dirilis pada juni 2006 disebut Levacor diproduksi oleh Oakland, (Calif.)-based WorldHeart dihargai sebesar $ 11.6 juta. Levacor telah ada 15 tahun yang lalu namun pada tahun 2005, tim Khanwilkar (seorang ahli bioengineeeing yang bergelar PHd) meneliti di bawah bendera World Heart acquired Medquest, telah menargetkan untuk membuat suatu pompa mini yang dapat sesuai dengan tubuh remaja dan tidak berhenti bekerja selama dua tahun atau berpotensi untuk penggunaan jangka panjang. Teknologi magnetic levitation, yang digunakan untuk proyek seperti turbin atau sinkanzen train yang memiliki turbin dengan daya dan kecepatan yang tinggi, menjadi alasan yang sangat kuat menjadikan teknologi ini diterapkan oleh Khanwilkar dan timnya karena tahan lama dan kuat. Termasuk untuk membuat motor yang tidak bersentuhan dengan komponen lainnya sehingga menjadikan alat ini tahan lama, tidak panas, tidak ada friksi yang berarti alat ini dapat bertahan lama. Gambar 2. Bagian-bagian Pompa Jantung Lavacor terdiri dari tiga buah saluran, ini unuk memenuhi anatomi jantung yang dialiri darah dari tiga penjuru baik yang masuk maupun yang keluar. Saluran pertama berasal dari

sumber energi untuk menggerakkan rotor. Saluran kedua berasal dari paru-paru yang masuk melalui pembuluh vena pulmonalis menuju bilikkiri dan di dorong ke aorta dengan menggunakan mesin pompa jantung ini melalui saluran ketiga. Untuk lebih memahami tentang anatomi jantung berikut ulasannya: Bagian kanan :
• • • •

Darah memasuki jantung melalui 2 bagian pembuluh vena inferior dan superior yang membawa oksigen kosong dari tubuh menuju ke bagian kanan atrium. Ketika atrium berkontraksi,darah mengalir dari bagian kanan atrium menuju bagian kanan ventricle melalui katup tricuspid. Ketika ventricle penuh,maka katup triscupid akan menutup untuk mencegah darah mengalir kembali ke bagian atria ketika ventricle berkontraksi. Ketika ventricle berkontraksi,darah akan mengalir keluar melalui katup pulmonic menuju arteri dan paru-paru yang mana pada bagian ini darah akan mendapatkan oksigen. Bagian vena pulmonary akan mengosongkan darah yang telah mengandungoksigen dari paru-paru menuju ke bagian kiri atrium Ketika atrium berkontraksi, darah akan mengalir menuju bagian venricle sebelah kiri melalui katup mitral. Ketika venricle penuh maka katup mitral akan tertutup untuk mencegah darah menggalir kembali ke atrium ketika ventricle berkontraksi. Ketika ventricle berkontraksi maka darah akan meninggalkan jantung melalui katup aortic menuju ke seluruh rubuh

Bagian kiri :
• • • •

Gambar 3. Penampilan Setelah Menggunakan Lavacor Metode design yang digunakan untuk membuat alat ini sama seperti yang digunakan pada pesawat BOEING 777 yaitu dengan “COMPUTER MODELING AND OPTIMIZATION” dinmana tiap proses atau tahap pembutannya saling memberikan perbaiakan terhadap tahap

sebelumnya sehingga sampai pada tahap implementasinya, alat yang duihasilkan merupakan alat yang paling optimal.

Gambar 4.DESIGN PROSEDUR 1. Tahap pertama merupakan tahap Topology Selection, pada tahap ini ditentukan bentuk yang akan digunakan untuk menentukan dan menyesuaikan dengan anatomi tubuh. 2. Tahap selanjutnya adalah Lumped Parameter Models,pada tahap ini semua parameter yang akan dterapkan pada alat akan dibahas secara mendalam namun tetap memberikan umpan balik terhadap tahap pertama agar mdelnya optimal, benar-benar sesuai kebutuhan manusia. 3. Finite Element Model merupakan tahap penentuan elemen yang digunakan bahan yang digunakan, pada tahap ini tetap dilakukan optimisasi semi mencapai hasil yang maksimal. 4. Rapid Prototype, merupakan tahap finishing dimana alat akan siap untuk diimplementasikan. Namun pada tahap ini tetap dilakukan pengecekan ulang terhadap tahap-tahap sebelumnya seperti tahap pertama dan tahap ketiga. Hal ini dilkkkukan sebab alat yang akan digunakan akan diimplementasikan ke dalam tubuh manusia dengan demikian yang dihasilkan haruslah hasil yang sesuai dengan standard. 5. Tahap terakhir, yaitu tahap Implementable Prototype, pada tahap ini telah dilakukan percobaan apakah alat ini sudah layak di gunakan pada tubuh pasien atau tidak. Sebelum menanamkan pada tubuh pasien biasanya dilakaukan peercobaan dengan tubuh hewan. Tahap-tahap tersebut dilakuakan dengan ketelitian yang tinggi. Seperti pada tahap pertama yaitu tahap Toopology Selection diperhitungkan semua tekanan yang akan disembutkan oleh pompa, bagaiamana mempertahankan PH dari darah ketika melewati pompa. Pada tahap Lumped-Element Modeling and Finite-Element Analysis dilakukan analisis yang mendalam tenang:

Motor dan Aktuator yang handal, dimana pada bagian ini dilakukan anlisis reluktansi dan correction faktor terhadap motor. PM Bearings, menggunakan formula Maxwell berikut perencanaannya;
Take gap << R and ignore end-effects -> use 2D model.

M z ,OD = ∑ M n cos( n 2π z / λ ).
n

M z ,ID = ∑ M m cos( m 2π z / λ )
m

The scalar magnetic potential at a point

due to inner race is integral of

(x,y,z)
dipole potentials .

U ( x, y , z ) =

M ID ⋅ r 1 ∫ r 3 dV 4π µ VID 0 .

H ≡ {H x ,H y ,H z } = −∇ U
T

The potential energy of a volume VOD = λ × d × w in the field of plate ID is

E = − ∫ H ID ⋅ MOD dV = − ∫ H z ,ID M z ,OD dV
VOD VOD

. pressure= force − 1 ∂E (λ , w) = area wλ ∂y

+ some calculus…

 Br2 − n 2π d / λ 2 − n 2π g / λ )e cos( n 2π z0 / λ ) if m = n − 4 µ (1 − e 0   σ y = 0 if m ≠ n   

Integrating around the rings with m=n=1.

F =

LR Br2 (1 − e−2π d / λ ) 2 e−2π g0 / λ ∫ e−2π x / λ cosφ cosφ dφ 4 µ0 −π

π

LRBr2 (1 − e−2π d / λ ) 2 e−2π g0 / λ I1 ( 2π x / λ ). = 4 µ0
summing over the various wavelengths yields the force formula. Berikut PM modelnya:

F ( x, g , d ) 4 Br2 = 2 LR πµ 0

1 ∑n 2 (1 − e −n 2πd / λ ) e −n 2πg / λI1 (n 2πx / λ) n= 1
odd

Kontroler, Aktuator dan sensor merupakan bagian yang vital untuk dibahas dengan mengguankan: • • Linear actuator with optimized force/watt1/2 Virtual Zero Power (VZP) axial control (1.5W coil power while pumping)

• •

Ultra low-noise eddy-current sensors Sensorless Motor Control Maka alat ini mendapatkan hasil yang optimal.

Sensor System

Gambar 5. Nisbah Alih dari Sensor System Tegangan yang dikeluarkan sensor akan mengikuti kenaikan dari sensor yang terpasang pada mesin pompa. Umpan balik dari sensor ini akan menentukan besarnya tekanan yang diberikan pada darah ke seluruh tubuh. PID Controller Structure, merupakan sistem pengontrolan yang dapat memonitoring perubahan parameter yang terjadi pada sensor shingga dapat melakukan tindakan sesuai dengan kondisi yang ada. Parameter yang diamati seperti Linear Motor, Rotor Mass dan Bearing, Noise, Rugi-rugi Eddy, dan suhu. Pengontrolan wajib dilakukan sebab kondisi sistem yang terepengaruh oleh faktorfaktor disekitarnya, dengan demikian semua yang mempengeruhi tersebut harus diperhitungkan untuk membuat sistem tetap bekerja sesuai fungsinya atau tetap stabil. Untuk memonitoring suatu sistem secara real-time pengontrolan PID dianggap suatu algoritma yang tepat karena memberikan nilai yang akurat setiap saat. Semua ini demi menjaga kondisi pasien yang diimplementasikan mesin pompa jantung di dalam tubuhnya.

Gambar 6. PID Conteroller System Virtual Zero Power (VZP),merupakan salah satu umpan balik yang diberikan ke sistem untuk mengatasi semua faktor yang mengganggu pada sistem termasuk udara yang berlebih dari luar.

Gambar 7. VZP Controller

Axial disturbance Force merupakan bagian yang menunjukkan kinerja sistem jika diberi gangguan, berikut tampilannya ketika sistem ini bekerja dan diberi gangguan.

Gambar 8. Axial Disturbance Force

Penutup Secanggih apapun teknologi yang ada sekarang tidaklah dapat menggantikan alat yang telah diciptdakan oleh Allah untuk manusia, oleh karena itu jagalah kesahatan sebelum masa sakit

itu menghampiri. Kesimpulan
Lvad telah melewati beberapa perubahan mulai dari Jarvik 7, LVAD dan HG3B sampai yang terbaru The Levacor. Novacor

The Levacor efektif untuk diimplementasikan pada tubuh manusia karena unggul dari segi dimensi, sistem, berat, dan kenyaman. Dalam pembuatan LVAD mnegikuti prosedur pembuatan yang sama dengan prosedur pada pesawat terbang, hal ini dilakukan untuk optimalisasi sistem. Daftar Pustaka

http://henzpiratez.blogspot.com/2009/08/manusia-sekarang-bisa-hidup-tanpa.html

Biomedical Engineering Research at DOE National http://smallcapworld.wordpress.com/2008/12/10/he debate-comes-to-life/

Labs Date, March 1999 art-transplant-vs-heart-pump-

http://www.businessweek.com/innovate/content/jan2007/id2 0070116_604821.htm http://www.chfpatients.com/implants/lvads.htm http://terapijantung.com/jantung-koroner/
Mechanical Alternatives to the Human Heart: Intracorporeal Assist Systems and Total Artificial Heart
Jacob Lavee MD and Yoav Paz MD, 2002

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.