1.

Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut: 2 NaHCO3

(s)

 Na2CO3

(s)

+ H2O

(g)

+ CO2

(g)

Jika natrium hidrogen karbonat dipanaskan dalam ruang hampa pada suhu tertentu, tekanan total dalam sistem kesetimbangan adalah P atm. Tetapan kesetimbangan Kp bagi reaksi ini adalah … a. b. c. d. e. Kp Kp Kp Kp Kp = = = = = P 2P ¼ P2 P2 ½ P2

Jawab: C 2 NaHCO3
Awal Bereaksi Setimbang
(s)

Na2CO3 ½y ½y

(s)

+

H2O

(g)

+

CO2

(g)

x y x–y

½y ½y

½y ½y

Karena NaHCO3 dan Na2CO3 bentuknya solid pada kondisi ruang, maka senyawa yang berpengaruh terhadap Kp adalah H2O dan CO2, yang berbentuk gas. Jumlah mol total = ½ y + ½ y = y

Tekanan parsial H2O dan CO2:

Tetapan tekanan Kp:

2.

0,1 mol lanthanum oksalat, La2(C2O4)3, diletakkan dalam ruang hampa 10 L dan dibiarkan terurai hingga mencapai kesetimbangan menurut reaksi berikut: La2(C2O4)3
(s)

 La2O3

(s)

+ 3 CO

(g)

+ 3 CO2

(g)

Jika dalam keadaan setimbang tekanan total dalam ruangan tersebut adalah 0,2 atm, tetapan kesetimbangan Kp bagi reaksi tersebut adalah … a. b. c. d. e. 6,4 1,0 4,0 1,0 1,3 x x x x x 10-5 10-6 10-2 10-2 10-9 atm6 atm6 atm6 atm2 atm-6

Jawab: D La2(C2O4)3
Awal Bereaksi Setimbang
(s)

La2O3 x x

(s)

+

3 CO 3x 3x

(g)

+

3CO2 x 3x

(g)

0,1 x 0,1 – x

Karena La2(C2O4)3 dan La2O3 bentuknya solid pada kondisi ruang, maka senyawa yang berpengaruh terhadap Kp adalah CO dan CO2, yang berbentuk gas. Jumlah mol total = 3x + 3x = 6x

Tekanan parsial H2O dan CO2:

Tetapan tekanan Kp:

3.

Pada suhu tC dalam sebuah bejana V L terdapat kesetimbangan sebagai berikut: 2X
(g)

 3Y

(g)

Nilai Kp pada suhu tersebut adalah ½. Jika nilai Px = 4 atm, nilai Py pada suhu yang sama adalah … a. b. c. d. 1,3 atm 2,0 atm 5,6 atm 8,0 atm 32,0 atm

Jawab: B Mencari nilai tekanan parsial Y:

4.

Dalam suatu wadah tertutup, jika amonium karbamat (N2H6CO2) menyublim, akan terdisosiasi menjadi ammonia (NH3) dan karbondioksida (CO2) sesuai reaksi: N2H6CO2
(s)

 2 NH3

(g)

+ CO2

(g)

Pada suhu 25C, setelah didiamkan beberapa lama, terjadi kesetimbangan dengan tekanan total gas sebesar 0,116 atm. Nilai Kp untuk reaksi tersebut adalah … a. b. c. d. e. 2,31 3,40 4,64 2,99 4,20 x x x x x 10–4 10–4 10–4 10–3 10–3

Jawab: N2H6CO2
Awal Bereaksi Setimbang
(s)

2 NH3 2y 2y

(g)

+

CO2 y y

(g)

x y x–y

Karena N2H6CO2 bentuknya solid pada kondisi ruang, maka senyawa yang berpengaruh terhadap Kp adalah NH3 dan CO2, yang berbentuk gas. Jumlah mol total = 2y + y = 3y

Tekanan parsial NH3 dan CO2:

Tetapan tekanan Kp:

5.

PCl5 dapat terdekomposisi menjadi PCl 5 dan Cl2 membentuk reaksi kesetimbangan: PCl5
(g)

 PCl3

(g)

+ Cl2

(g)

Jika pada temperatur 250C nilai Kp untuk PCl5 terdisosiasi sebanyak 10% adalah 2, tekanan total sistem adalah … a. b. c. d. e. 198 atm 180 atm 150 atm 100 atm 50 atm

Jawab: A PCl5
Awal Bereaksi Setimbang
(g)

PCl3

(g)

+

Cl2

(g)

x 0,1x 0,9x

0,1x 0,1x

0,1x 0,1x

Jumlah mol total = 0,9x + 0,1x + 0,1x = 1,1x Menentukan tekanan parsial PCl5, PCl3, dan Cl2:

Menentukan tekanan total:

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful