P. 1
Sistem Modulasi Analog Dan Digital

Sistem Modulasi Analog Dan Digital

|Views: 10,014|Likes:
Published by rusdi ariawan
Sistem Modulasi Analog Dan Digital
Sistem Modulasi Analog Dan Digital

More info:

Published by: rusdi ariawan on Jun 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2013

pdf

text

original

SISTEM MODULASI ANALOG DAN DIGITAL

DASAR SISTEM KOMUNIKASI

PUTU RUSDI ARIAWAN

(0804405050)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS UDAYANA
BUKIT JIMBARAN
2010

PUTU RUSDI ARIAWAN

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar belakang

Inovasi di dalam teknologi telekomunikasi berkembang dengan cepat dan
selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki
mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba mudah dan memuaskan
dan mengejar efisiensi di segala aspek.Seiring dengan pesatnya perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi, menyebabkan sektor–sektor industri semakin
banyak yang menggunakan fasilitas atau peralatan dengan teknologi yang
canggih guna mendapatkan hasil yangoptimal dan effisien.
Aktifitas kehidupan sehari-hari banyak tergantung dari penggunaan
informasi. Bentuk-bentuk informasi adalah beraneka ragam, antara lain dalam
bentuk bahasa lisan, tertulis atau data tertulis/gambar. Informasi bisa diolah,
disimpan dan disalurkan. Teknologi-teknologi baru telah dikembangkan untuk
melakukan hal-hal tersebut. Salah satu sarana yang paling penting dalam
penyaluran informasi adalah dengan mengkonversikan informasi ke dalam
bentuk sinyal listrik dan mentransmisikannya dalam jangkauan jarak tertentu
menggunakan suatu media komunikasi.
Modulasi adalah suatu proses dimana properti atau parameter dari
suatu gelombang divariasikan secara proporsional terhadap gelombang yang
lain. Parameter yang diubah tergantung pada besarnya modulasi yang diberikan.
Proses modulasi membutuhkan dua buah sinyal yaitu sinyal pemodulasi yang
derupa dinyal informasi yang dikirim, dan sinyal carrier dimana sinyal informasi
tersebut ditumpangkan. (Krauss, H.L, Raab, F.H. 1990)
Modulasi memiliki dua macam jenis, yaitu modulasi sinyal analog dan
modulasi sinyal digital. Contoh modulasi sinyal analog adalah Frequency
Modulation(FM) dan Amplitude Modulation(AM). Sementara modulasi sinyal
digital antara lain Amplitude Shift Keying(ASK), Phase Shift Keying(PSK), dan
Frequency Shift Keying(FSK).

PUTU RUSDI ARIAWAN

2

1.2Rumusan Masalah

Dari latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalahnya adalah
bagaiamana sistem modulasi analog dan digitalserta apasaja keuntungan dan
kekurangan dari sistem tersebut.

1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan tugas ini adalah untuk memahami sistem modulasi
analog dan digital, beserta keuntungan dan kerugiannya.

1.4 Manfaat Penulisan

Manfaat dari penulisan tugasini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
perkembangan teknologi telekomunikasi khususnya teknologi modulasi dimasa
depan.

1.5 Ruang Lingkup dan Batasan Masalah

Dalam penulisan tugasini permasalahan hanya dibatasi pada sistem
modulasi analog dan digital, beserta keuntungan dan kerugiannya.

1.6Sistematika Pembahasan

Pada penulisan laporan kerja praktek 1 ini sistematika pembahasan
dibagi menjadi beberapa bab, yaitu sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini dibahas mengenai latar belakang, rumusan masalah, tujuan,
manfaat, serta ruang lingkup dan batasan masalah.
BAB II PEMBAHASAN

Dalam pembahasan ini meliputi teori-teori yang berhubungan dengan
permasalahanmodulasiyang dibahas serta teori-teori pendukungnya
BAB III PENUTUP

Bab ini berisikan kesimpulan dan saran.

PUTU RUSDI ARIAWAN

3

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Dan Latar Belakang

Bentuk komunikasi antar makhluk hidup yang paling awal adalah suara,
yang dibangkitkan oleh mulut, dan diterima oleh telinga. Apabila jarak antar
makhluk yang berkomunikasi tersebut jauh, diperlukan alat bantu berupa sesuatu
yang dapat dilihat. Sebagai contoh, pada abad ke dua sebelum Masehi, orang
Yunani menggunakan sinyal obor untuk berkomunikasi. Kombinasi dan posisi
yang berbeda dari obor tersebut menghasilkan kombinasi huruf -huruf Yunani.
Bentuk komunikasi menggunakan obor ini merupakan bentuk awal dari sistim
komunikasi data. Suara drum, juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam
jarak jauh.

Pada abad ke delapan belas, mulai diperkenalkan bendera semaphore
untuk menyampaikan komunikasi. Bendera semaphore ini prinsipnya sama
dengan nyala obor pada jaman Yunani, yang mengandalkan kemampuan
penglihatan. Setiap kombinasi dari bendera semaphore yang dikibarkan
menghasilkan kombinasi huruf -huruf Latin. Pemakaian bendera semaphore ini
terhalang kendala jarak, dimana semakin jauh jarak antar orang yang
berkomunikasi, semakin tidak efisien pemakaian bendera ini.
Pada tahun 1753, Charles Morrison, seorang penemu dari Scotlandia,
memperkenalkan sistem transmisi listrik menggunakan satu kabel (plus ground)
untuk masing-masing huruf. Pada system ini diperlukan sebuah pithball dan
kertas di sisi terima untuk mencetak hasilnya.
Pada tahun 1835, Samuel Morse memulai bereksperimen dengan
telegraph, seperti yang kita kenal sekarang. Dua tahun kemudian, pada 1837,
telegraph mulai dikenalkan oleh Morse di USA, dan oleh Sir Charles Wheatstone
di Inggris. Telegraph pertama kali dipublikasikan pada tahun 1844, dan mulailah
masa komunikasi listrik yang kelak akan menguasai kehidupan manusia.
Skema komunikasi yang dibicarakan di atas dapat dikatakan “digital”
secara alamiah. Dikatakan demikian karena hanya ada sejumlah pesan terbatas
yang digunakan. Tidak demikian halnya setelah Alexander Graham Bell
memperkenalkan telepon pada tahun 1876. Telepon merupakan sistim
komunikasianalog. Pesan yang disampaikan dapat tidak terbatas, karena

PUTU RUSDI ARIAWAN

4

langsung diucapkan dari mulut manusia. Setelah penemuan ini, sistim analog
mulai menggantikan sistem “digital” yang telah ada. Bahkan Western Union
Telegraph Company, perusahaan yang tadinya bergerak di bidang telegraph,
mulai beralih ke bisnis telepon.

Dibutuhkan waktu beberapa abad lamanya, sebelum teknologi berbalik
arah, yaitu sistem digital menggantikan sistem analog. Sejak tahun 1976, sistem
komunikasi digital secara perlahan mulai menggantikan dominasi sistem
komunikasi analog. Pergantian sistem ini berlangsung cukup pesat sejak
ditemukannya komputer dan piranti elektronik solid state.
Aplikasi komersial digital dimulai pada tahun 1962, saat Bell System
memperkenalkan sistem transmisi TI, yang menandai awal kebangkitan revolusi
digital komersial. Di akhir tahun ini, sekitar 250 rangkaian komunikasi digital telah
di-instal. Pada pertengahan tahun 1976, angka ini melonjak mencapai 3 juta.
Suatu perkembangan yang cukup fantastis !
Pada pertengahan 1980 an, ketika sistem komputer merayakan 40
tahun keberadaannya, sementara teknologi solid state masih cukup muda,
jaringan digital dengan kontrol komputer telah dikomersialkan. Masyarakat
informasi telah mencapai level kematangan dalam fase kehidupannya. Akses
komunikasi instan, baik dari mobil, pesawat udara, atau dari gelanggang olah
raga sekalipun, akan menjadi suatu kenyataan.
Dibutuhkan waktu 20 abad lamanya untuk berpindah dari sistim nyala
obor ke sistem komunikasi sinyal listrik, untuk mengkomunikasikan data yang
sama. Dibutuhkan waktu 20 tahun untuk berpindah dari sistem transmisi data
listrik primitif ke sistem komunikasi data lanjutan berkecepatan tinggi. Dan hingga
saat ini, perkembangan teknologi masih belum berakhir.

2.2 Modulasi

Modulasi adalah suatu proses dimana properti atau parameter dari
suatu gelombang divariasikan secara proporsional terhadap gelombang yang
lain. Parameter yang diubah tergantung pada besarnya modulasi yang diberikan.
Proses modulasi membutuhkan dua buah sinyal yaitu sinyal pemodulasi yang
derupa dinyal informasi yang dikirim, dan sinyal carrier dimana sinyal informasi
tersebut ditumpangkan. (Krauss, H.L, Raab, F.H. 1990)

PUTU RUSDI ARIAWAN

5

Modulasi memiliki dua macam jenis, yaitu modulasi sinyal analog dan
modulasi sinyal digital. Contoh modulasi sinyal analog adalah Frequency
Modulation(FM) dan Amplitude Modulation(AM). Sementara modulasi sinyal
digital antara lain AmplitudeShiftKeying(ASK), PhaseShiftKeying(PSK), dan
FrequencyShiftKeying(FSK).

Sumber
Informasi

Source
Encoder

Channel
Encoder

Modulator

Kanal

Demodulator

Channel
Encoder

Source
Decoder

Tujuan

Noise

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->