m  

    

÷     

‡
‡
‡
‡
‡
‡

Adalah PASAR ««..
Adanya pasar yang kuat dan terus meningkat sehingga
kutulis konsep Penanaman Jatropha di lahan marginal ini.
Business Plan ini dikembangkan sepenuhnya berorientasi
kepada pasar ...
Pasar ini merupakan JAMINAN bagi Petani bahwa
produksi Jatropha mereka sarat pembelinya.
Produsen dan pedagang tak perlu takut kekurangan
pembeli atau jualan mereka tidak laku.
Selama orang masih memerlukan bahan bakar selama itu
pula akan ada permintaan pasar untuk Jatropha.

3   

˜    ÷    
ë  

   

Merchant/supplier

1800 ton/bulan

Commitment to buy

! "

Merchant/supplier

1500 ton/bulan

Letter of intent 



Merchant/supplier

1300 ton/bulan

Letter of intent

# 

Energy/Pabrik

300 ton/bulan

Mau investasi

# 

Pabrik

500 ton/bulan

Kontak awal

$

Pabrik/Mesin

300 Ton/bulan

Kontak awal 

"

Biodiesel refinery

8250 ton/bulan

Kontak awal

!%

Merchant/supplier

5000 ton/bulan

Kontak awal

$

Merchant/supplier

3000 ton/bulan

Kontak awal 

Biodiesel refinery

270 ton/bulan

Kontak awal

$ 

Biodiesel refinery

2000 ton/bulan

Kontak awal 

&'

Semua Jenis

24220 ton/bulan

$(    ! 



!  

 

& 
) * +,

3   

÷   
& 
- 3. 

    
a

a 

" 
) / ) " 

)0 
) )/ 0

Permintaan pasar selama
ini menanjak drastis baik
dalam jumlahnya
Maupun kemauan pembeli
untuk membayar Bahan
Bakar Bio (BBB) yang
mahal dan semakin
meningkat.

3   

÷    

a

a
a

a

Selain Minyak biji Jatropha ada
beberapa option yang bisa
menambah meningkatkan
produktivitas:
Bungkil atau ampas sisa press
minyak bisa dijual untuk bahan bakar
Biomass
Bungkil ini juga bisa diproses jadi
biogas yang bisa dipakai masak
Dalam jumlah banyak bisa
ditawarkan nilai CERnya (didaftarkan
sebagai proyek CDM).
Batang sisa tebangan bisa dibikin
pulp untuk bioethanol atau biogas
dengan proses fermentasi serat.

3   

÷    !    " 
a

a

a
Photo © Oekotec 2007

1 
%'  ) 12 
 

-  
 )

a

Kecenderungan untuk memanfaatkan
langsung minyak mentah (CJO)tanpa
harus mengolahnya dulu jadi bio-diesel,
misalnya untuk mesin dengan kapasitas
besar atau dengan membakar langsung
di broiler.
Dengan pemakaian langsung tanpa
transesterifikasi bisa membuat
penghematan biaya pengilangan
biodiesel yang mencapai $ 140 Amerika
Serikat.
Pembuatan mesin-mesin diesel generasi
baru yang bisa memakai Minyak Jarak
Murni (MJM) dikenal dengan nama
Elsbett Diesel.
Pembuatan mesin diesel atau modifikasi
mesin Elsbett dan juga dari perusahaan
Jerman lain eoil ini akan meningkatkan
konsumsi minyak jarak murni secara
signifikan dalam waktu dekat ini.

3   

Photo © Elias Moning, 2006

Photo © Elias Moning, 2006
Photo © Elias Moning, 2007

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

3   
Photo © Elias Moning, 2007

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007 

  !      #
Nama-nama tanaman Jarak
u Bahasa Inggris: physics nut
u Nama Latin: V   

 
u Bahasa Indonesia: Jarak
pagar
a Tanaman ini adalah tanaman
dari keluarga Euphorbiaceae
yang terkenal tahan kering.
a Tanaman ini bisa tumbuh di
tanah tandus yang tanaman lain
tak bisa tumbuh
a

Photo © Elias Moning, 2007

Photo © Elias Moning, 2007

3    

  !      #
a

a

Photo © Elias Moning, 2007

Biji Jarak mengandung 2325% minyak non pangan yang
merupakan bahan bakar bio
(BBB) kualitas tinggi.
Minyaknya tahan sampai
minus 2° Celcius (- 2°C) ini
sangat diinginkan untuk
pemakaian di daerah dingin
seperti Eropa dan Amerika
Utara.

Photo © Elias Moning, 2007

3   

0$%   !     
Sangat cocok untuk ditanam di lahanlahan tidur, lahan yang tak dimanfaatkan
untuk nilai tambah ekonomi masyarakat
dan konservasi.
a Tahan kering. Jarak adalah anggota
keluarga tanaman succulent. Pada musim
kering tanaman ini merontokan daunnya
dan pohon memasuki fase tidur atau
dormant.
a Karena ciri-ciri khas ini Jarak dipilih untuk
menyetop perluasan alami padang-gurun
Sahel di Mali, Africa.
a Tradisi masyarakat di mana-mana, Jarak
ditanam sebagai tanaman pagar. Di
Africa dan banyak daerah lain dunia,
Jarak ditanam sepanjang pagar untuk
melindunngi tanaman pangan yang di
tanam di dalam pagar tersebut.
a

Photo © Elias Moning, 2007 

    
 0 
"  
Photo © Elias Moning, 2007 

 ) 

3   

0$%   !     
‡

Photo: Jatropha di Yunan, China

‡
‡

Jarak tak suka tanah basah dan
becek. Kerapkali kalau ditanam
di tanah basah tanaman tumbuh
dengan banyak daun tapi sedikit
buahnya.
Jarak bisa tumbuh dari biji, setek,
dan kultur jaringan (in vitro).
Dengan cara kultur jaringan dan
setek dengan perbanyakan akar
akan meningkatkan potensi
produktivitas tanaman secara
signifikan.

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

3   

0$%   !      

Photo © Elias Moning, 2007

‡ Dengan setek dan kultur jaringan
tanaman yang dihasilkan adalah
carbon copy dari induknya.
‡ Pemangkasan tanaman pada tahun
pertama akan memperbanyak
cabang dan dengan demikian akan
memperbanyak bunga dan buah.
‡ Tanaman tidak menjadi tinggi dan
pemanenan menjadi mudah,
sehingga anak-anak juga bisa
membantu.

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

3    

 ' !& 
    

Photo © Elias Moning, 2006 

         

&

£  !˜£  
!     
  &
Photo © Elias Moning, 2006

3    

  !&
Jarak ditanam dari setek,
umur 5 bulan.

Tanaman umur 15
tahun di Manggarai
Timur, Flores

3    

!  ÷  '  

 

     3)     
!  
$4

3    

  )   £   

3.

÷    (     )      *£   !£˜÷£˜ 
!    ÷   +   
&     ! &  ,
3    

   )   ÷    

3. 

 
  

  '  

3   

÷ - !     
a

a
Photo © Elias Moning, 2007

Pohon jarak umur 15
tahun

Dengan setek tanaman bisa
mulai berbuah waktu berumur
3 bulan. Pada tahun pertama
bisa memberikan hasil 0.5 ± 1
ton per hektar. Akan tetapi
hasil yang bisa diandalkan
sekitar 1.5-2 ton/Ha baru bisa
diperoleh pada tahun ketiga.
Hasil kentara baru tercapai
sekitar tahun ke tujuh di mana
panen bisa mencapai 5 - 8 ton
per tahun untuk setiap
hektarnya.

3   

m ÷   ) &  
.!   

3 
5

a

Dari data Pohon Induk tua milik PT Akunada
Entete yang ditanam pada era akhir abad 19
atau awal abad 20, pohon-pohon ini masih
segar dan produktif.

a

Pahon-pohon Jatropha di kebun ini umurnya
sekitar 100 tahunan ke atas.

a

Lingkar batang pohon Jatropha besarnya
sampai satu-pelukan orang dewasa; dan
pohon-pohon induk ini masih tumbuh dengan
baik dan masih sangat produktif.  

3 
5

3   

m ÷   ' ) & 
.! 
Asumsi awal kami bahwa:
* Jatropha menjadi tua pada umur 25 tahun  

3 
5

sehingga hasil dan produktifitas akan
menurun
* dan peremajaan kebun perlu dilakukan

setelah kebun mencapai umur 25 tahun.  

3 
5

Penemuan kebun tua ini mendukung asumsi
baru kami bahwa Jatropha akan bisa tumbuh
lebih dari 100 tahun and masih sangat
produktif
Maka Tidak Perlu Peremajaan

3   

+  ! ÷  
+  ÷ 
Berdasar pada penemuan ini produksi
Jatropha bisa melebihi dari asumsi awal
yaitu 5 Ton/Hektar/Tahun waktu umur
tanaman mencapai 5 tahun.
a Kenyataan ini mematahkan asumsi hasil
Jatropha tanpa irigasi yaitu 2.5
Ton/Hektar/Tahun waktu umur tanaman
mencapai 5 tahun.
a Asumsi baru kami, semakin besar dan
semakin tua pohon jarak ini maka hasilnya
juga semakin meningkat termasuk di lahan
tanpa irigasi.
a Pohon jarak SEMAKIN TUA SEMAKIN
MENJADI buahnya. Perawatan,
pemangkasan dan pemupukan akan
mengoptimasikan hasil buah dan minyak
Jatropha.
a  

3 
5  

3 
5

3   

!      ' &  
"  +  ÷ 
Hasil seperti ini
dikembangkan oleh Bpk.
Heryanto Ardiya di kebunnya
di Cirata Jawabarat.
a Cara yang digunakan adalah
dengan modifikasi akar.
a Banyak cabang, banyak
bunga dan banyak buah,
banyak biji dan banyak
minyaknya.
a Kuncinya akar serabutnya
yang banyak dan kuat
sehingga mampu menyerap
unsur-unsur hara dengan
baik, sehingga tanaman
tumbuh dengan subur.
a

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

3      

   
Pertumbuhan akar dirangsang
untuk tumbuh banyak dan kuat
pada waktu penanaman awal dari
setek.
a Pertumbuhan akar yang bagus
pada awal pertumbuhan ini bisa
menentukan tingkat pasokan
unsur-unsur hara selanjutnya,
sehingga menjamin pertumbuhan
tanaman yang kuat dan produktif.
a Penting pemanfaatan metoda
pertanian organik sehingga hasil
yang optimal dengan cara ramah
lingkungan dan harga produksi
yang sangat terjangkau.
a

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

3    

      '  
÷     !&
Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

a

a

Modifikasi akar untuk
tanamam dari biji bisa
menghasilkan akar
tanaman seperti ini.
Cara lain untuk
memperkuat akar adalah
dengan cara ³bacterial
inoculation´ dimana akar yg
³terinfeksi´ dengan bakteri
perangsang tumbuh
sehingga tanaman menjadi
kuat dan tumbuh dengan
baik dan subur.

3   

÷/÷0  ÷ '  
a

a
6 

a

a 

  

Plant Growth Promoting Rhizobacteria
(PGPR) adalah kelompok bacteria yang
sangat bermanfaat bagi tanaman dan
cocok dengan prinsip pertanian organik.
PGPR berfungsi sebagai ³pupuk´ dan
sekaligus sebagai bio-pestisida
PGPR ini bisa diinokulasi di sekitar akar
tanaman (rhizophere) berfungsi sebagai
perangsang akar dan penyedia
Nitrogen.
PGPR yang umum digunakan adalah
Mycorhyza, Pseudomonas fluorescens,
Pseudomonas putida, Trichoderma sp.
dan Bacillus polymixa.

3    



÷   

÷/÷0

Menghasilkan dan meningkatkan
hormon-hormon Auksin dan giberelin
yang merangsang pertumbuhan akar
serta cytokinins dan ethylene yang
merangsang pertumbuhan daun.
a Symbiose dengan akar tanaman yang
menghasilkan Nitrogen yang
menyuburkan tanah dan merangsang
pertumbuhan tanaman.
a Memusnahkan mikro organisme yang
menjadi penyakit tanaman (OPT)
seperti Fusarium yang menyebabkan
busuk tanaman.
a Melarutkan fosfat mineral dan elemen
hara sehingga mudah diserap oleh
tanaman
a

6  

  

6  

  

3   

÷    
a

a

a  
3 
5  

&  
 

a 

 
Pertanian Organik akan menjadi patokan
dan pedoman utama kami di dalam
usaha pertanian kami.
Usaha tani Jatropha akan kami
kembangkan dengan kompos, PGPR,
bio-pestisida dan tidak akan
menggunakan bahan-bahan kimia
buatan pabrik.
Dengan pertanian Organik kami pastikan
bahwa usaha-usaha peningkat produksi
yang kami terapkan kepada para petani
mengacu kepada teknik-teknik pertanian
selaras dengan alam.
Biaya murah sementara hasil yang kita
harapkan bisa kita optimasikan dengan
teknik-teknik yang ramah lingkungan.

3     

÷ -  
Jarak unggul saat ini kita
usahakan dengan cara
meningkatkan produksi
Ton/Hektar/Tahun.
a Kita usahakan lewat budidaya
jarak produkvitas tinggi yang
menghasilkan: banyak bunga,
banyak buah sehingga hasil
panen bisa kita optimasikan.
a Pada waktu umur tanaman 5
tahun target panenan minimal
5 ton/hektar/tahun.
a

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

m   +  & 
1       
 &       
&    
&      (

2
2
2
2

,
)   3
+ $£     
!  

Photo © Elias Moning,
2007 

  "   

0 
3   

£    ÷    
÷      
Kerja-sama kemitraan dengan
petani, masyarakat dan lembagalembaga di masyarakat lapisan
bawah.
 Menggunakan pendekatan
community development yang
menjamin setiap pihak yang
bermitra usaha akan diuntungkan.
 Fairness dan adil dalam bisnis ini
menjadi dasar kegiatan usaha.
 

 6  
0  

3   

£   

÷  ÷     
Dukungan dan kerjasama yang
kuat dengan masyarakat dan
Petani akan menjamin
keberhasilan dan kegiatan usaha
tani yang berkelanjutan.
 Biaya Operasi akan mejadi jauh
lebih rendah karena kepemilikan
tanah tetap pada pemilik aslinya.
 Tidak ada jual-beli, maupun sewamenyewa tanah. Tanah petani,
tanah ulayat maupun tanah
negara tetap pada kepemilikan
aslinya.
 Tidak ada dan tidak perlu
pengalihan kepemilikan tanah.


3   

+ &  ÷      
a

a

a
' / 
 
   
  

  

(  

 )     

 

a

Fokus kepada lahan tidur, lahan
tandus, lahan kritis untuk membawa
keuntungan secara ekonomis
dengan memberikan nilai tambah
ekonomi, lingkungan hidup dan
peningkatan kwalitas tanah.
Pemanfaatan lahan tanaman
pangan untuk Jatropha sebaiknya
dihindarkan.
Program ini adalah sustainable
karena memenuhi semua
persyaratan sustainabilitas.
Sebuah jaminan yang pasti akan
membawa manfaat baik jangka
pendek maupun jangka panjang.

3   

£    ÷        
&     %˜   
a
a
a
Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

a

a

Petani adalah MITRA dari
perusahaan;
Petani adalah Bos atau
manager di lahan mereka.
Mereka tak jadi kuli di lahan
kerja mereka sendiri.
Bersama Outreach, tak ada
hutang apapun yang harus
ditanggung oleh petani untuk
usaha tani Jatropha ini.
Outreach International
menjamin pembelian biji jarak
dari petani dengan harga yang
adil.

3   

£    ÷        
&     %˜   
a

a

Photo © Elias Moning, 2008

6    
)  

 

a

Outreach International akan
mengusahakan dukungan
pemerintah dengan menciptakan
akses kepada lahan kehutanan
yang selama ini tidur dan tidak
produktif.
Outreach International akan
mengembalikan keuntungan 10%
kepada petani . Persentase ini
berdasarkan proporsi luas lahan.
Outreach International akan
memberikan bibit 100 pohon bibit
JATI UNGGUL kepada petani
yang merawat kebun jaraknya
sehingga menjadi produktif.

3   

÷    m 

Petani yang merawat kebun jaraknya
secara cermat dan membuat kebun
mereka produktif, pada tahun keempat
mereka berhak mendapat bibit Jati
Unggul yang dikembangkan dengan
cara kultur jaringan atau cloning.
a Sejumlah 100 bibit untuk setiap hektar
jatropha akan diberikan kepada petani
yang memenuhi kriteria di atas
tersebut.
a Bibit jati ini diberikan dengan cara
paron, hasilnya bagi 50-50 dengan
perusahaan. Jati bisa ditanam
disekeliling kebun jarak dengan jarak
tanam 5 meter. Jati unggul ini di
tanam di ³pagar´ kebun jatropha.
a 

" 
) 

- -- )  )  
-)   

)    
  


3   

÷    m  +   
   
a

a

a

6" 0 
  )    

 " 7 

" "     
% 
) 0     

Dengan cara penanaman ini jati
unggul tak perlu dilakukan
penjarangan, karena memang
tanaman hasil pembiakkan kulturjaringan ini akan tumbuh lurus.
Pada umur 7-10 tahun batang jati
bisa mencapai diameter 25-30 cm.
Tiga batang pohon jati bisa
menghasilkan 1 meter kubik kayu.
Dengan perkiraan harga sekarang
sekitar 6 juta per kubik, petani
dengan mudah mendapat bonus
penghasilan ekstra minimum125
juta rupiah, kemungkinan besar bisa
lebih.

3   

!   ) &      ÷ 
   ÷    ÷ 
Lebah melakukan penyerbukkan
bunga Jatropha dan bunga yang
difertilasi tidak akan rontok dan
akan menghasilkan buah.
a Produksi Jatropha akan meningkat
dengan kegiatan penyerbukan oleh
lebah madu ini
a Lebah madu selain melakukan
penyerbukan akan menghasilkan
madu yang akan menambah
perhasilan maupun gizi petani.
a Kehadiran lebah madu akan
menambah hasil dari komoditas
lain seperti: Mete, Cacao, Mangga
karena membantu proses
penyerbukkan bunga tanaman ini.
a

Photo: © Heryanto Ardiya, 2007

3   

÷  !   +   0˜*'   
Pada waktu perusahaan
sudah Return on Investment
(ROI) atau balik modal
katakan pada tahun ketiga
atau sesudahnya maka bisa
kami perkenalkan program
Paron Ternak.
a Program ini memungkinkan
petani memelihara ternak
untuk digemukkan atau untuk
menghasilkan anakan dan
keuntungan dibagi dua
antara petani dengan
perusahaan.
a

3    

   ! 
a

a
Photo © Elias Moning, 2007

Bibit-bibit Jatropha yang siap tanam

a

a 

$"  & + 

÷    

        

    
  
 
      
    
  

÷      
  
     
    
 
 ! 
"     

 "
#  
    

  "  
 


Photo © Elias Moning, 2007

Tipikal Keluarga Petani Flores
3    

   ! 
a

a

a
Photo © Elias Moning, 2007 

"  
--  

 

a 

$"  & + 

m              
          
)/£m/!m˜
m         " 
   

      
    &     "  
  &       %  
!          
    %  &    

     &   
      
 &     ÷   
     +m+!˜'), 
  &      "   
       &     
÷,/,!+£,˜+£˜ 

3   

÷    / &  

! 
- 3' 6 .

3    

/ &  

! 
- 3' 6 .

3   

÷ m  '   4 
£   
Sketch © Anastasia Liangga Kumala, 2007

8/    
9m   :

Sketch © Anastasia Liangga Kumala, 2007

6  

3   

3 

     ÷   
Membeli biji Jatropha dengan harga
yang adil dari Petani Mitra adalah
penting dan merupakan kunci
keberhasilan dari program kami.
a Kami akan membeli biji Jatropha dari
petani dengan harga terbaik seadil
mungkin.
a Dari analisa harga beli biji dari Petani
Mitra dan harga jual CJO di pasaran
internasional kami mengasumsikan
bahwa Return of Investment (ROI)
harus terjadi maksimal pada tahun
ketiga.
a Sebagai perusahaan yang modal kerja
dari investasi yang terbatas ROI lebih
dari tahun ketiga bisa membahayakan
ekonomi perusahaan.
a

Photo © Elias Moning, 2008

3   

÷  

a

a  
3.

a

a 

  

          
       " 
%   0   
m+56  *!7   &  
&" "         
  0 6 £/$
£     "  0  m+5
8  *!    & &  &"
"       0 8 $ 0   
£/$ 
£     "  0  m+56  
*!    & &  &" "   
   0 6$ 0 96 £/$ 

'       &      
        "  
            

3*

3   

'  0  ÷ m 
Jelas harga jual CJO kami akan
terkait erat dengan kemampuan
kami memberikan harga yang
pantas kepada Petani Mitra.
a Kalau kami memberikan harga
yang terlalu tinggi dari harga CJO
kami maka kami bisa merugi.
a Dan ini berdampak pada semakin
panjangnya jangka waktu dari
Return On Investment (ROI) kami
a Atau bahkan bisa membuat kami
bangkrut. Tentunya hal seperti ini
haruslah kita hindari.
a

Photo © Elias Moning, 2008

Photo © Elias Moning, 2007

3   

,  ,% %   ,  '  %
a

a

a

a
Photo © Tracon Rekayasa Industry
2007

1  &     '   '    
' '''            
   0 &   " &     
&     
+     &  &   &   & &   

" &        '   '   
 ' '''         " 
     
,  ,% %   ,  '  %     
   ''     %   
   
  ''      
&  0&         
   &        %     
   $   %      
£ %           7  
         
 +   & 0     
 .7   £ &   ÷ 

3   

,  ,% %   ,  '  %
Rencana kami untuk menggunakan mesin-mesin
diesel kecil untuk tenaga penggerak di pabrikpabrik mini kami.
a Pabrik-pabrik mini ini pada awalnya akan
memerlukan 50 liter minyak solar per hari untuk
menghasilan 600 liter minyak Jatropha. Sehingga
ratio antara enerji BBMB berbanding dengan enerji
terbarukan menjadi 1:12.
a Pada tahun kedua kami akan memasang sistim
tangki-ganda. Dengan sistim ini, minyak solar
digunakan untuk 30 menit pertama lalu bahan
bakarnya dialihkan dengan dengan Minyak Jarak
Murni (MJM atau PJO) yang disuplai dari tangki
kedua. Penggunakan minyak solar dikembalikan
10 menit sebelum mesin akhirnya dimatikan.
a Dengan menggunakan sistim dua-tangki ini kami
bisa menekan penggunakan minyak solar menjadi
5 liter perharinya. Maka ratio energy balance
perharinya menjadi 1:120.
a

Photo © Elias Moning,
2007

6   
 
/ 

- 
  
"
  

3   

,  ,% %   ,  '  %
Ke depan kami merencanakan modifikasi
mesin-mesin diesel kami agar mampu
memanfaatkan MJM/PJO yang dipanaskan
lebih dulu dengan menggunakan bungkil biji
jarak (Jatropha cake).
a Atau juga menjajaki kemungkinan
mengganti air pendingin mesin dengan MJM
sehingga pendinginan mesin digabungkan
sekaligus dengan pemanasan minyak MJM
yang akan dibakar di mesin tersebut.
a Bila kami berhasil menggunakan mesinmesin dengan sistim pebakaran
menggunakan MJM/PJO maka kami telah
berhasil menggunakan 100% MJM/PJO
yang kami produksi sendiri tanpa
menggunakan BBMB sama sekali.
a

Photo © Elias Moning, 2007

3   

÷"  !        
÷  ÷          
%    6!*! *3  7&   "  
   .   &   .7   
         4˜˜(
÷ !     
 !
!  ˜

p

!  ˜˜ 

!  ˜˜˜

pp

!  ˜4 

!  4 

!  4˜ 

!  4˜˜ 

!  4˜˜˜ 

!  ˜ 

!   

 
8&  9:
9
7
5
3
1
0

50

100

Produk CJO Tahunan

3     

.!  ÷  ÷ 
  
4 &  
$ 
 
 
 9<: 
  
! 
9<: 
 
0 
     
9,: 
  

" 

 9,: 
  

" 

  
9,: 

ë/
&  
9,:

$

$$

$$$

$1

1

1$

1$$

1$$$

$;

;    

3   

.         

.    

=     

3 

5

>

5. 

35 

35 

35 

35

> 

3* 

5

=

=

=

=

3= 

.>

3>>

**= 

> 

*

3*5>

3*5>

3*5>

3*5>

3   

D ÷      

1 7!!
a +  +  
a +  !  

a '    ÷ 
a ˜    !  

a £   ' 
a   !
a

3   

£   

'm£)3+
£  ÷ 
a
a

!  -    
)

a 

 (

Memastikan program ini menjadi
sustainable dalam semua aspek.
Dengan menanam Jatropha kita
menghasilkan ³green oil´/Minyak ramah
lingkungan yang mengurangi
Pemanasan Global.
Kembangkan jaringan usaha
pengentasan kemiskinan di masyarakat
akar-rumput Indonesia dengan
peningkatan kesadaran mereka dengan
komitmen atas usaha-usaha membuat
Bumi kita menjadi lebih dingin.

Photo © Elias Moning, 2007 

     

   
/ 



3   

£   

'm£)3+
£  ÷ 

Kami mendukung inisiatif Wapres
Amerika Serikat Al Gore ³Step it
up´ dan usaha Masyarakat Eropa
untuk ³Mengurangi Carbon 80%
pada 2050´, yang merupakan
pengurangan emisi Gas Rumah
Kaca (GRK) sampai 80% pada
tahun 2050.
a Perkiraan penggunaan bio-fuel bisa
mengurangi emisi CO2 sampai
60% pada generasi pertama, dan
sampai 80% pada generasi kedua
a

6 

" # !  
#) 

 (

Photo © Elias Moning, 2005 

 
  

 

3   

£   

'm£)3+
£  ÷ 
a

#  
! ) "   

a 

 (

Daftarkan program ini pada Forestry
REDD, Clean Development Mechanism
(CDM) di lembaga PBB untuk
Penanggulangan Iklim Dunia atau
United Nations Framework Convention
for Climate Change (UNFCCC)/Kyoto
Protocol dengan demikian kita ikut
menyelamatkan dunia dan memperoleh
carbon credit untuk program ini.
Keuntungan yang cukup untuk memulai
proyek ramah lingkungan lainnya atau
membuat ekspansi wilayah dari proyek
yang sudah berjalan ini.

Photo © Elias Moning, 2007

6  /  
0? 
$

3    

 0  ,:%  %
Kami berencana untuk membangun Jatropha Center yang befungsi sebagai
PUSDIKLAT dan BALITBANG sehingga pelatihan dan R&D bisa dilakukan di lapangan
dan pada tingkat lokal. PUSDIKLAT dan BALITBANG ini akan menjadi bagian integral
dari usaha pendukung untuk pengembangan sistim Jatropha. Jatropha Center ini akan
terdiri dari:

PUSDIKLAT Jatropha untuk pelatihan petani, staf
kami, petugas LSM, Lembaga Masyarakat, para
pemimpin masyarakat.
a BALITBANG Jatropha Center for Research and
Development Tuntuk pengembangan inovasi dan
terobosan-terobosan ilmiah untuk pemanfaatan
Jatropha sebaik-baiknya untuk umat manusia.
a Kebun Bibit Jatropha Kebun bibit untuk
memproduksi biji-biji Jatropha yang terbaik untuk
mendukung kebutuhan bibit petani.
a Kebun Percontohan Jatropha untuk membuat
kebun percontohan yang bisa menjadi panutan
bagi petani. Kebun Percontohan ini juga akan
menjadi laboratorium lapangan yang digunakan
selama pelatihan.
a

V   
 
  
     V  
 

3    

 0  ,:%  % 
   
Laboratorium Kultur-Jaringan (In-vitro) untuk
penyediaan bibit-bibit Jatropha dan Jati Unggul
yang berkualitas tinggi lewat teknik tissueculture atau pembiakan menggunakan teknik invitro cloning.
a Laboratorium Microbiology untuk memproduksi
Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)
atau pupuk bacteria dalam usaha kami
mendukung dan menyiapkan pupuk bakteri
guna mendukung petani untuk pupuk Organik.
a Pusat Eko-Wisata Center untuk merancang
dan mempromosikan kegiatan-kegiatan EkoWisata yang berbasis Jatropha.
a Kilang Minyak Jatropha untuk mengepres
minyak, memurnikan minyak Jatropha dan
penyimpanan minyak sebelum pengapalan.
a

M            
           
 ! 

 8  @-- 
 "     

)  
 ? 
3    

   ,$D
a

a

a
Photo © Elias Moning, 2007 

"  
 $ 

Kembangkan Jaringan antara pemakai minyak
Jatropha di Negara-negara Maju dengan petani
penanam dalam seting desa Eco-Wisata sehingga
Petani bisa saling berhubungan dan berbagi gagasan
dalam usaha-usaha masyarakat mereka
meningkatkan taraf kehidupan rakyat.
Kunjungan ke tujuan wisata terkenal: Danau 3 warna
Kelimutu, Pulau Komodo, Taman laut pantai
Maumere, Tana Toraja, Menikmati dan memahami
Tenun-ikat NTT dan lain sebagainya

Photo © Elias Moning, 2007

Photo © Elias Moning, 2007

6   6  

6% 3% #6 

A   0 
!!

3    

 ˜-  
a

a
Photo © Elias Moning, 2007

')     )$/
( ' )) 

a
a
a

Photo: UMAS Machinery

Pengembangan fasilitas
perbanyakan tanaman dengan
teknik in-vitro cloning untuk
Jatropha dan Jati Unggul.
Pembelian dan instalasi mesinmesin press untuk ekstraksi
minyak Jatropha.
Pembangunan pabrik
pengepresan minyak Jatropha.
Dana untuk membeli biji jarak
dari petani mitra untuk dipres
minyaknya.
Pendaftaran CDM untuk
memperoleh Credit Emission
Rate (CER) dari UNFCCC/PBB. 

00 

3    

 ˜-  
a

a
Photo © Elias Moning, 2007

Laboratorium pengembangan Jatropha
DisBunHut di Nusa Penida, Bali.

a

a

a
Photo: UMAS Machinery

Pendanaan program-program afiliatif
dengan Jatropha seperti: Ternak Lebah
madu, Tanam Jati Unggul, Paron
Ternak.
Biaya pengepakan dan pengangkutan
minyak Jatropha.
Biaya Pelatihanan dan pengembangan
SDM untuk optimisasi produksi Minyak
Jatropha
Jatropha Center di tiap provinsi wilayah
kerja kami sebagai BALITBANG dan
PUSDIKLAT.
Biaya lainnya yang terkait dengan
produksi minyak Jatropha.

Photo © Elias Moning, 2007

Pusat Pengembangan Jatropha DEPARTEMEN
PERTANIAN di Pakuwon, Sukabumi

3    

m÷      
a

a

Photo © Elias Moning, 2007

$ 
  )  
   

/   
   
 0       
   %  )/ ) 
  " 

a
a
a 

Untuk memantapkan langkah-langkah
lanjutan, Outreach International perlu
melakukan nota-nota kesepakatan
dengan pemerintah daerah atau
lembaga-lembaga wilayah yang terkait.
Dengan adanya persepakatan
naungan/payung dengan PEMDA ini
maka menjadi jelas mengenai status
hukum dari kegiatan penanaman
Jatropha ini.
Dalam hal ini petani dan perusahaan juga
menjadi jelas tentang hak-hak dan
kewajiban mereka masing-masing.
Dengan demikian tidak ada lagi keraguan
ataupun kerancuan dari semua pihak
yang terlibat.
Peran Pemerintah Daerah akan menjadi
penting di MOU ini dan memberikan
dukungan penuh mereka.

3   

÷   

0 

Community Organizer atau Petugas
Lapangan mengidentifikasi potensi
yang ada: petani peminat
program, kelompok tani, Desa, luas
lahan yang bisa ditananami jatropha.
a Koordinasi dengan kelompok
Tani, Masyarakat adat, perangkat
desa dan libatkan mereka dalam
proses identifikasi ini.
a Siapkan petani/kelompok tani untuk
teken kesepakatan kerjasama.
Formatnya kontrak kerjasama
dengan Outreach International.
a

Photo © Elias Moning, 2007 

  
 
0  
0  
6) 

; 

3   

÷ " "  ÷    
£   

3   

÷ " "  ÷    
£   
Bagi kelompok-kelompok
Petani yang sudah siap untuk
bergabung dalam kemitraan
akan kami siapkan Perjanjian
Persepakatan Kemitraan
dengan draft seperti ini.
a Dengan penandatangan
Perjanjian ini maka bisa
dimulai babak baru Kemitraan
antara Perusaan dengan
Petani
a Perjanjian ini berlaku untuk
selama masa 35 tahun.
a

3     

÷,  ) &
a

a

a

a
Photo © Elias Moning, 2005

' /  ")  
  

 0   

)  
)  
 

(

a 

  

Identifikasi lahan tidur yang
aksesnya akan diberikan kepada
petani/ kelompok petani.
Koordinasikan dengan
PEMDA, Kecamatan dan
perangkat Desa
Pemetaan tanah yang akses
pemanfaatannya akan diberikan
kepada petani
Penjelasan batasan hukum dan
persyaratan jelas kepada petani
mitra untuk memanfaatkan tanah
di wilayah konservasi.
Penjelasan hak dan tanggungjawab petani dalam memanfaatkan
lahan-lahan tidur di wilayah
koservasi secara konservatif juga.

3   

÷ %  ÷  
Peluncuran resmi program
penanaman Jatropha adalah: Musim
tanam (Desember 2007-April 2008).
a Mengingat fokus tahun pertama
adalah memperbanyak cabang pohon
Jarak yang ditanam, maka bagi petani
yang bergabung pada musim tanam
2007 akan memiliki head-start minimal
satu tahun di muka jika dibandingkan
dengan yang lain yang mulainya
kemudian.
a Penanaman Jatropha harus dilakukan
hanya pada musim hujan sehingga
tanaman akan menjadi sudah kuat
waktu memasuki musim kemarau.
a   

6) 0    B   

     4
8 

3   

x    

÷    
#
#
£  !  0   <

3   

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful