P. 1
Laporan Jaringan Komputer

Laporan Jaringan Komputer

|Views: 1,065|Likes:
Published by Astomo Hasto
Laporan Jaringan Komputer
Laporan Jaringan Komputer

More info:

Published by: Astomo Hasto on Aug 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

MODUL I PENGENALAN SOFTWARE DAN HARDWARE.

1. TUJUAN • Mengenalakan kepada mahasiswa tentang sistem operasi linux dan windows yang aplilasikan suatu sistem jaringan. • Mengimplementasikan perangkat-perangkat yang diperlukan dalam suatu sistem jaringan komputer. 2. TEORI • Perengkat keras Network dalam suatu jaringan komputer umunya diperlukan perngkat-perangkat keras pendukung antara lain sebagai berikut:
• • • • • • • •

Server Workstation Hub/konsentrator Bridge Switch Repeater Router System kabel.

Berapa perangkat diatas mempunya fungsi yang berbeda semuanya diperlukan guna mendukan suatu sistem komputer berbasis jaringan. 3. PEMBAHASAN pembahasan berikut merupakn pembahsan dengan menggunakan sistem oprasi yang berbasis linu, disini kita akan membahas editor layar, artinya teks yang disunting ditampilkan dalam sebuah layar dan pemakai lebih leluasa mengarahkan kursor pada bagian layar yang hendak diperbaiki.

Cara menciptakan berkas, procedure yang perlu dilakukan adalah:
• •

Tentukan nama berkas yang hendak dibuat Memberikan perintah:

Vi nama_berkas Misalnya; Vi teks1 Maka akan muncul layar,dan ada kursor yang berkedip dibagian kiri atas,kemudian terdapat sejumlah baris yang diawali dengan tanda ~ (tilde). Tanda ini menyatakan bahwa baris tersebut belum pernah disentuh oleh pemakai. Dibagian bawah tercantum; “teks1”[new berkas] Yang menyatakan berkas tersebut adalah berkas baru.setelah muncul kursor pada layar menandakan bahwa editor siap digunakan utnuk menerima instruksi dari pemakai. Cara keluar dari vi. Untuk keluar dari vi ada beberapa cara yang dapat ditempuh. Semua perintah yang diberikan harus dilakukan dengan modus perintah. Perintah untuk keluar dari vi; : q<enter> = Keluar dari vi hanya dilakukan jika anda tidak pernah melakukan perubahan pada penampung kerja ZZ :x<enter> = Menyimpan keberkas dan keluar dari vi = Sama dengan ZZ :wq<enter> = Sama dengan ZZ :q!<enter> = Mememaksa keluar dari vi tanpa perlu menyimpan Perintah untuk menyisipkan teks; I teks<Esc> : menyisipkan beberapa karakter disebelah kiri posisi kursor I teks<Ecs> : menyisipkan beberpa karakter diawal baris a teks<Esc> : menyisipkan karakter disebelah kanan posisi kursor

o teks<Esc> : menyisipkan sebuah baris kosong dubawah kursor O teks<Esc> : menyisipkan sebuah baris kosong diatas kursor. Perintah pada modus penyisipan. Pada saat berada pada modus penyisipan terdapat beberapa perintah tanpa keluar dari modus penyisipan, perintah-perintah ini hanya berlaku pada teks yang diketikan sejak masuk pada modus penyisipan. Perintah yang digunakan: <Esc> <Backspace> <Ctrl W> <Kill> : kembali kepada modus perintah. : menghapus karakter diposisi kiri kursor,karakter tidak dihapus : menempatkan kursor keawal kata terakhir yang diketik. : menghapus selurh teks pada baris yang baru diketik.

Pada vi terdapat satuan-satuan yang menjadi ukuran dari suatu perintah. Satuan tersebut yang dikenal dengan nama karakter,kata, kata yang dipisahkan spasi, baris kalimat dan paragraph,istilah ini perlu dimengerti karena sejumlah perintah vi akan menggunakan istilah-istilah diatas. Beberapa perintah vi memungkinkan praktikan untuk mengulang perintah tersebut berkali, cukup dengan menambah beberapa pengulangan didepan perintah.contoh h adalah perintah untuk menggerakkan kursor kekiri 1 karakter, apabila bermaksud menggerrakkan kursor kekanan 5 karakter, lakukan menekan huruf h sebanyak 5 kali. 4. TUGAS 1. berapa kemampuan transfer data (kbps) maksimum untuk kabel koaksial, UTP dan Serat Optik. 2. Berapakah jangkau (meter) maksimum untuk kabel koaksial, UTP dan Serat Optik. 3. Apakah perbedan kerja Hub dengan Switch.

Jawab 1. kemampuan transfer data yang dimiliki kabel koasial kurang lebih 1000 kbps, kabel utp 100 kbps sedangkan untuk Serat optik kurang lebih bisa sampai mencapai 10.000 kbps. 2. Jangkauan maksimum yang dimiliki oleh kabel koaksial kurang lebih 500 meter, Kabel utp hanya 100 meter sedangkan untuk serat optik bisa sampai 1 km. 3. Perbedaan yang mendasar dari Hub dengan swicth adalah kemampuan mentransfer data. Swith lebih cepat mentransfer data dikarenakan swith langsung menuju alamat yang meresponnya saja tidak perlu mencari ke alamat lainnya 5. KESIMPULAN Kebanyakan perintah vi dapat diberi factor pengulang. Misalnya untuk menghapus 5 buah karakter, perintahnya bias berupa 5 kali. Untuk perintah yang terdari dari 2 karakter ( seperti dd dan dw ) , factor pengulang dapat diletakkan didepan perintah atau diantara 2 karakter perintah.

MODUL II JARINGAN INTRANET PADA WINDOWS
A. TUJUAN • mengenalkan dan mengimplementasikan jaringan intranet atau bisa disebut jaringan lokal pada sistem oprasi windows. B. TEORI Dalam jaringan, computer dikenali dengan alamat IP (Internet Protocol) alamat IP dapat dinyatakan dengan www.yyyy.xx.zzz Masing-masing kelompok berupa angka dari 0-254. Ada dua langkah penting agar dua computer dapat terhubung yaitu dengan memasang driver Ethernet card untuk menentukan alamat IP pada computer. Software dan hardware.
• • • •

Computer Switch Kabel utp Windows

C. PEMBAHASAN Pada praktikum ini akan memebahas tentang penginstalan driver kartujaringan sehingga praktikan dapat menggunakan jaringan dan mengetahui cara-cara penginstalan jaringan internet pada windows. Cara penginstalan kartu jaringan pada windows dapat dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu:

Klik start menu

Pilih setting
• •

Klik control panel Pilih NetworkNeighborhoud(untuk memilih jaringan yang akan

dipakai). Untuk penginstalan jaringan baru dapat melalui beberapa cara. Setelah memilih network maka akan terdapat sebuah tampilan,dimana tampilan tersebut menunjukan beberapa jaringan yang ada. didalam kotak configuration terdapat beberapa jenis komponen-komponen jaringan yang semuanya tidak dipakai tetapi yang dipakai hanya 1 jenis.komponen-kompenen yang ada dalam configuration dihilangkan semua dengan cara: klik komponen yang ada lalu pilih Remove. • •

Pilih Add untuk menginstal komponen jaringan,lalu pilih Adapter. Klik Add untuk memilih kartu jaringan yang akan diinstal,setelah Setelah kartu jaringan dipilih,maka selanjutnya Browse untuk

muncul select network adapter. memilih tempat dimana driver kartu jaringan berada. Misalnya pilih direktori D.

Setelah telah memilih tempat untuk menginstal,pilih driver

jaringan yang akan diinstal,lalu klik OK.setelah klik Ok maka computer akan restart sendiri.

Klik network pilih TCP/IP VIA RHINE II FAST (komponen

jaringan yang telah diinstal dan komponenini yang akan dipakai) lalu klik properties maka akan muncul TCP/IP properties.

Pilih IP addres,IP addres merupakan kode dalam berupa angka.

Pilih SPESIFY ADDRES lalu masukan angka pada IP ADDRES 192168-10-35. dan SUBNET MASK 255-255-255-0.
• •

Pilih WINS CONFIGURATION. Pilih ENABLE WINS CONIGURATON, masukan angka pada Jika memakai DNS maka Pilih DNS CONFIGURATION.

WINS SERVER SERCT ORDER, lalu klik Add.

Pilih ENABLE DNS, lalu masukan angka IP ADDRES, klik Add.

Isi Host dengan: host NO IP koputer yang dipakai. Domain diisi dengan: LAB AKAKOM. Setelah driver kartu jaringan telah diinstall maka dapat dilakukan connect dengan computer yang lain yang ada dalam laboratorium computer AKAKOM. D. KESIMPULAN Perangkat-perangkat system administrasi dan produl-produk lainnya yang berkaitan dengan windows adalah domain name server. untuk mengconfigurasi DNS dapat dilakukan dengan perintah HOWTO. Dengan system operasi windows pengaksesan internet yang menggunakan linux lebih mudah karena, penginstalan suatu jaringan lebih mudah menggunakan system operasi windows, dan pemakain windows mudah dimengerti. E. TUGAS Tugas sudah diperaktekan langsung pada praktikum. F. Lampiran

MODUL III JARINGAN INTRANET PADA LINUX
A. TUJUAN • Mengenalkan jaringan intranet pada Linux dan juga mengatur cara pemberian IP Address pada linux B. TEORI Seperti pada windows, pada jaringa berbasis linux, computer dikenali dengan alamat IP (Internet Protocol).alamat IP dapat dinyatakan dengan xxx.yyyy.cd.www Masing-masing kelompok berupa angka dari 0-254. Langkah utama untuk menghubungkan computer pada jaringan yaitu memasang driver Ethernet card, menentukan alamat IP pada computer seperti pada Windows tetapi cara yang dipakai berbeda. Software dan Hardware: • • • • Computer Switch Kabel UTP Linux

C. PEMBAHASAN Ada 2 Cara untuk memasang etehrnet card dan menetukan alamat IP untuk memasang driver gunakan perintah. • Cara pertama # modeprobe 8139 Jika berhasil maka akan muncul pesan kesalahan kterangan. Modeprobe adalah perintah untuk mendeteksi modul driver. Rtl8139 atau 8139 adalah modul driver Ethernet card yang akan dipasang.

Untuk menentukan alamat IP gunakan perintah # ifconfig eth0 172.18.108.150 netmask 255.255.255.0 172.18.108.150 merupakan alamat IP yang sudah diinstal dalam computer. Untuk memeriksa alamat IP sudah terpasang atau belum dapat dilakukan dengan cara menggunakan perintah: #ifconfig Jika muncul alamat IP, maka Ethernet card sudah terpasang dengan benar lakukan hal yang sama denga computer teman dengan alamat IP lain misalnya 172.18.108.151 dengan netmask 255.255.255.0. nomor paling terakhir pada nomor IP menyatakan nomor computer yang dipakai praktikan. • Cara ke dua. Memasang Ethernet card dan alamat IP buaka File /etc/modules.conf dengan perintah: # vi/etc/modules.conf Tambahkan baris pernyataan alias eth0 rtl8139 Simpan semua file tersebut. Untuk menentukan alamat IP Buatlah file etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eht0 dengan perintah #vi/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 Maka muncul tampilan baru. Device=eth0 Bootproto=static IPddr=172.18.108.150 Netmask=255.255.255.0 Network=172.18.108.0 Broadcast=172.18.108.265 Onboot=yes

Ipddr maerupakan alamat computer yang dipakai praktikan untuk melalukan connecting dengan computer lain atau computer yang berada dalam satu ruangan praktikum. Netmask merupakan nomor driver yang digunakan. Bootproto=static yang berarti dapat dilakukan perhitungan secara statistic atau berurutan. Broadcast: praktikan dapat melukan conet dengan computer lain. Setelah menjalankan dengan perintah #ifconfig untuk mengetahui apakah perintah yang sudah dimasukan sebelumnya sudah terbaca oleh computer atau belum. Untuk melihat hasil apakah computer praktikan coneck dengan praktikan lainnya, terlebih dahulu computer yang direstart terlebih dahulu. Dengan perintah #service network start atau #service network restart. Jika network sudah jalan maka akan muncul tampilan network dari computer-komputer lain yang sudah dilakukan praktikan untuk melalukan coneck dengan computer praktikan lainnya. Kalu belum terbaca berarti ada kesalahan dan harus dilakukan perintah coneck dengan praktikan yang lain dari pertama. D. TUGAS 1. sudah diperaktekan di waktu peraktikum 2. Broadcast adalah pemberian batasan akhir atau patokan akhir dari IP Address yang ada E. KESIMPULAN Jaringan computer pada linux dibandingkan dengan jaringan pada windows lebih susah menggunakan jaringan perintah pada linux. Karena pada linux

untuk memproses suatu data harus teliti, jika terjadi kesalahan maka tidak terdapat peringantan seperti yang terdapat pada windows.

MODUL IV IP CLIENT AUTOMATIS
A. TUJUAN • • Mengenalkan cara mengkonfigurasi IP client automatis pada windows Mengenalkan cara meng konfigurasi IP client secara otomatis pada linux B. TEORI Di suatu jaringan, komputer dikenali dengan alamat IP (Internet Protocol.) Pemberian alamat IP secara manual untuk masing-masing client mungkin memerlukan waktu. Terutama jika komputernya banyak. Untuk mengatasi hal itu maka computer dapat diberi alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Dalam hal ini computer berlaku sabagai client DHCP. Software dan Hardware: • • • Computer Windows Linux

C. PEMBAHASAN Pada praktikan ini akan membahas tentang IP client automatis.  Untuk mengkonfigurasi IP client pada windows secara otomatis dapat dilakukan dengan beberapa cara: Pada start menu pilih seting, pilih control panel, pilih network maka akan muncul kotak dialog configurasi, kotak konfigurasi untuk menyeting IP client yang akan dipakai. Setelah muncul kotak dialog configurasi,maka langkah selanjutnya pilih TCP/IP Via rhine II fast Etherne tyang terdapat pad configurasi, selanjutnya pilih properties untuk memasukan IP Addres sesuai dengan

jenisnya, setelah memasukan IP Addres, klik OK untuk Memilih IP addres yang diberikan oleh server.utnutk melihat apakah IP client sudah terpasang atau belum dapat dilakukan denga cara: Pada start menu klik Run,ketik Winipcfg.klok OK. Kalaudalam kotak Winippcfg sudah terdaftar, jalankan Linux untuk dipraktikan.  Mengkonfigurasi IP client secara oautomatis pada linux. Untuk mengkonfigurasi IP client secara automatis pada Linux dapat dilakukan dengan cara: • Ketik vi/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0. Maka muncul Device=eth0 Bootproto=dhcp Onboot=yes Kemudian keluar dari file ini dengan cara: Esc+:wq lalu tekan enter. WQ adalah perintah untuk keluar dari vi dan lang disimpan secara automatis. • • Jalankan network dengan perintah #service network restart. Untuk melihat IP addres kita apakah sudah terpasang atau belum dengan cara menggunakan perintah: #ifconfig. Etc/sysconfig merupakan direktori yang hanya ada di ret hat danberisi file-file konfigurasi yang diperlukan pada saat proses booting. Etho merupakan kartu Ethernet pertama yang artinya kartu yang dipakai atau yang sedang dipakai, yang tentunya kartu tersebta sudah diinstal terlebih dahulu. Untuk melakukan configurasi jaringan digunakan program /usr/bin/netcfg. Untum melihat alamat IP apa saja yang tersimpan dalam server dapat dilakukan dengan perintah /Etc/resolv.cpnfg.

D. TUGAS Sebutkan nomor netmask,network,dan broadcast dari 7 jaringan? Jawab:  Netmask:

Rumus : 2 n = 2 4 8 16 32 64 128 Jadi nomornya 255.255.255.224  Network dan Broadcast: 0-32, 33-64, 65-96, 97-128, 129-160, 161-192, 193-224 E. KESIMPULAN Dengan pemasangan IP clien secara automatis prakatikan dapat mengconeck suatu jaringan menggunakan computer lebih mudah. Dengan setingan IP automatis ketika kiat memasukan IP computer lain maka, dengan sendirinya computer mencari IP yang dituju. Dengan IP manual paraktikan harus memasukan IP addres terlebih dahulu sehingga lambat dalam pemrosesan.

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

DISUSUN OLEH: Aan Wahyudi 025410175 TI/S1

SEKOLAH TINGGI MENAJEMEN INFORMATIKA

DAN KOMPUTER AKAKOM YOGYAKARTA 2006

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->