Batuan beku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Contoh batuan beku; jalur yang berwarna lebih muda menunjukkan arah aliran lava

Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuanekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. Umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi. Menurut para ahli seperti Turner dan Verhoogen (1960), F. F Groun (1947), Takeda (1970), magma didefinisikan sebagai cairan silikat kental yang pijar terbentuk secara alamiah, bertemperatur tinggi antara 1.500–2.5000C dan bersifat mobile (dapat bergerak) serta terdapat pada kerak bumi bagian bawah. Dalam magma tersebut terdapat beberapa bahan yang larut, bersifat volatile (air, CO2, chlorine, fluorine, iron, sulphur, dan lain-lain) yang merupakan penyebab mobilitas magma, dan nonvolatile (non-gas) yang merupakan pembentuk mineral yang lazim dijumpai dalam batuan beku. Pada saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanan ke permukaan bumi, maka mineralmineral akan terbentuk. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran. Berdasarkan penghabluran mineral-mineral silikat (magma), oleh NL. Bowen disusun suatu seri yang dikenal dengan Bowen’s Reaction Series. Dalam mengidentifikasi batuan beku, sangat perlu sekali mengetahui karakteristik batuan beku yang meliputi sifat fisik dan komposisi mineral batuan beku. Dalam membicarakan masalah sifat fisik batuan beku tidak akan lepas dari
Daftar isi

[sembunyikan] • • • • 1 Tekstur 2 Struktur 3 Komposisi Mineral 4 Pranala luar [sunting]Tekstur Tekstur didefinisikan sebagai keadaan atau hubungan yang erat antar mineral-mineral sebagai bagian dari batuan dan antara mineral-mineral dengan massa gelas yang membentuk massa dasar dari batuan. yaitu: . yaitu batuan beku dimana semuanya tersusun oleh kristal. yaitu: A. Kristalinitas Kristalinitas adalah derajat kristalisasi dari suatu batuan beku pada waktu terbentuknya batuan tersebut. Apabila magma dalam pembekuannya berlangsung lambat maka kristalnya kasar. yaitu apabila sebagian batuan terdiri dari massa gelas dan sebagian lagi terdiri dari massa kristal. Kristalinitas dalam fungsinya digunakan untuk menunjukkan berapa banyak yang berbentuk kristal dan yang tidak berbentuk kristal. B. yaitu: • Holokristalin. Tekstur holohialin banyak terbentuk sebagai lava (obsidian). Dalam pembentukannnya dikenal tiga kelas derajat kristalisasi. • Hipokristalin. akan tetapi jika pendinginannya berlangsung dengan cepat sekali maka kristalnya berbentuk amorf. atau sebagai fasies yang lebih kecil dari tubuh batuan. yaitu mikrokristalin yang telah membeku di dekat permukaan. yaitu batuan beku yang semuanya tersusun dari massa gelas. Tekstur holokristalin adalah karakteristik batuan plutonik. Sedangkan jika pembekuannya berlangsung cepat maka kristalnya akan halus. Granularitas Granularitas didefinisikan sebagai besar butir (ukuran) pada batuan beku. dike dan sill. Tekstur pada batuan beku umumnya ditentukan oleh tiga hal yang penting. • Holohialin. Pada umumnya dikenal dua kelompok tekstur ukuran butir. selain itu juga dapat mencerminkan kecepatan pembekuan magma.

Besar kristal-kristal dari golongan ini tidak dapat dibedakan dengan mata biasa sehingga diperlukan bantuan mikroskop. . apabila sebagian dari batas kristalnya sudah tidak terlihat lagi. C.Kriptokristalin. apabila mineral-mineral dalam batuan beku terlalu kecil untuk diamati meskipun dengan bantuan mikroskop. apabila batuan beku tersusun oleh gelas.Irregular. apabila bentuk kristal satu dimensi lebih panjang dari dua dimensi yang lain. Ukuran butiran berkisar antara 0.01 mm. Secara garis besar. . dikenal empat bentuk kristal. .Tabular. .002 mm.Sedang (medium). . gelas atau keduanya.Subhedral. apabila bentuk kristal tidak teratur. jadi bukan sifat batuan secara keseluruhan. apabila ukuran diameter butir kurang dari 1 mm. Dalam analisa mikroskopis dapat dibedakan: . . Afanitik. D.Euhedral. apabila bentuk kristal ketiga dimensinya sama panjang. apabila batas dari mineral adalah bentuk asli dari bidang kristal.Prismitik. . Kristalkristal jenis fanerik ini dapat dibedakan menjadi: . Batuan dengan tekstur afanitik dapat tersusun oleh kristal.Equidimensional. . apabila ukuran diameter butir antara 5 – 30 mm.Halus (fine). apabila ukuran diameter butir antara 1 – 5 mm.1. .Kasar (coarse). yaitu: .1 – 0. yaitu: .Anhedral. 2.Ditinjau dari pandangan tiga dimensi. apabila mineral-mineral pada batuan beku bisa diamati dengan bantuan mikroskop dengan ukuran butiran sekitar 0. apabila ukuran diameter butir lebih dari 30 mm. Besar kristal-kristal dari golongan ini dapat dibedakan satu sama lain secara megaskopis dengan mata biasa. apabila mineral sudah tidak mempunyai bidang kristal asli.Mikrokristalin. relasi dapat dibagi menjadi dua. . Fanerik/fanerokristalin. Ditinjau dari pandangan dua dimensi dikenal tiga bentuk kristal. .01 – 0. Bentuk Kristal Bentuk kristal adalah sifat dari suatu kristal dalam batuan.Amorf/glassy/hyaline. Hubungan Antar Kristal Hubungan antar kristal atau disebut juga relasi didefinisikan sebagai hubungan antara kristal/mineral yang satu dengan yang lain dalam suatu batuan. yaitu: . apabila bentuk kristal dua dimensi lebih panjang dari satu dimensi yang lain.Sangat kasar (very coarse).

yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineralmineral yang euhedral. yaitu struktur yang memperlihatkan adanya fragmen/pecahan batuan lain yang masuk dalam batuan yang mengintrusi. Lubang-lubang tersebut menunjukkan arah yang teratur. merupakan struktur yang ditandai adanya kekar-kekar yang tersusun secara teratur tegak lurus arah aliran. yaitu apabila secara relatif ukuran kristalnya yang membentuk batuan berukuran sama besar.Inequigranular.Panidiomorfik granular. Berdasarkan keidealan kristal-kristalnya. . • Joint struktur. • Skoria. Mineral yang besar disebut fenokris dan yang lain disebut massa dasar atau matrik yang bisa berupa mineral atau gelas.Allotriomorfik granular. Struktur Struktur adalah kenampakan batuan secara makro yang meliputi kedudukan lapisan yang jelas/umum dari lapisan batuan. yaitu struktur yang sama dengan struktur vesikuler tetapi lubang-lubangnya besar dan menunjukkan arah yang tidak teratur. Struktur batuan beku sebagian besar hanya dapat dilihat dilapangan saja. • Pada umumnya batuan beku tanpa struktur (masif). yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineralmineral yang subhedral. yaitu: • Masif. yaitu struktur dimana lubang-lubang gas telah terisi oleh mineral-mineral sekunder. • Vesikuler. sedangkan struktur-struktur yang ada pada batuan beku dibentuk oleh kekar (joint) atau rekahan (fracture) dan . jejak gas (tidak menunjukkan adanya lubang-lubang) dan tidak menunjukkan adanya fragmen lain yang tertanam dalam tubuh batuan beku. . yaitu apabila tidak menunjukkan adanya sifat aliran. • Xenolitis. biasanya mineral silikat atau karbonat. misalnya: • Pillow lava atau lava bantal. yaitu apabila sebagian besar mineral-mineralnya terdiri dari mineralmineral yang anhedral. yaitu: . maka equigranular dibagi menjadi tiga. Sedangkan struktur yang dapat dilihat pada contoh-contoh batuan (hand speciment sample). • Amigdaloidal. yaitu apabila ukuran butir kristalnya sebagai pembentuk batuan tidak sama besar. yaitu struktur paling khas dari batuan vulkanik bawah laut.. . membentuk struktur seperti bantal.Equigranular.Hipidiomorfik granular. yaitu struktur yang berlubang-lubang yang disebabkan oleh keluarnya gas pada waktu pembekuan magma.

pembekuan magma. terutama terdiri dari mineral kwarsa. untuk batuan beku yang jauh di dalam bumi. kandungan SiO2. Huang (1962). • Batuan beku intermediate.60% mineral mafik.J. Shand. Contohnya adalah andesit. Contohnya adalah riolit. Dengan demikian dapat ditentukan nama batuan yang berbedabeda meskipun dalam jenis batuan yang sama. yaitu: • Batuan beku asam. apabila mengandung 30% . apabila mengandung lebih dari 60% mineral mafik. Hugnes.66%. apabila kandungan SiO2 lebih dari 66%. 1943). • Deep seated rock. apabila kandungan SiO2 antara 52% . Klasifikasi berdasarkan kandungan SiO2 (C. untuk batuan beku yang terbentuk dekat permukaan. Batuan beku dapat diklasifikasikan berdasarkan cara terjadinya. yaitu: • Mineral felsik. feldspar. menurut Rosenbusch (1877-1976) batuan beku dibagi menjadi: • Effusive rock. misalnya: columnar joint (kekar tiang). Atas dasar warna mineral sebagai penyusun batuan beku dapat dikelompokkan menjadi dua. apabila mengandung kurang dari 30% mineral mafik. • Batuan beku basa. dan indeks warna. Komposisi Mineral Untuk menentukan komposisi mineral pada batuan beku. • Melanocractik rock. cukup dengan mempergunakan indeks warna dari batuan kristal. yaitu mineral yang berwarna terang. terutama biotit. feldspatoid dan muskovit. • Mesococtik rock. yaitu mineral yang berwarna gelap. apabila kandungan SiO2 kurang dari 45%. yaitu: • Leucoctaris rock.T.L. untuk batuan beku yang terbentuk di permukaan. amphibol dan olivin. • Batuan beku ultra basa. • Mineral mafik. dan sheeting joint (kekar berlembar). menurut dasar klasifikasinya. jenis batuan ini disebut plutonik. • Dike rock.52%. Contohnya adalah basalt. Oleh W. piroksen. 1962). sedang batuan effusive disebut batuan vulkanik. Contohnya adalah dasit. apabila kandungan SiO2 antara 45% . Klasifikasi berdasarkan cara terjadinya. . Klasifikasi berdasarkan indeks warna ( S.

Ellis (1948) juga membagi batuan beku berdasarkan indeks warnanya sebagai berikut: • Holofelsic. • Mafik. • Mafelsic. .Sedangkan menurut S. untuk batuan beku dengan indeks warna 10% sampai 40%. untuk batuan beku dengan indeks warna lebih dari 70%.J. untuk batuan beku dengan indeks warna 40% sampai 70%. untuk batuan beku dengan indeks warna kurang dari 10%. • Felsic.

Batuan beku dalam (plutonik) Batuan beku dalam adalah batuan yang terbentuk barada jauh di dalam bumi (15-50 km). Akan tetapi. Kebanyakan batuan merupakan campuran mineral yang tergabung secara fisik satu sama lain. tekstur dan komposisi mineralnya dapat di bagi menjadi tiga. proses pendinginan sangat lambat karena dekat dengan . bahan organik serta bahanbahan vulkanik. Berdasarkan kejadiannya (genesa). batuan beku dibagi menjadi tiga.BATUAN BEKU 22 Votes BATUAN Batuan adalah benda alam yang menjadi penyusun utama bumi.1 Batuan Beku (Igneous Rocks) Batuan beku berasal dari cairan magma yang membeku akibat mengalami pendinginan. yaitu : 1. a) Klasifikasi Batuan beku Berdasarkan letak kejadiannya. yaitu : a. Magma yang cair dan pijar itu berada di dalam bumi dan oleh kekuatan gas yang larut di dalamnya naik ke atas mencari tempat-tempat yang lemah dalam kerak bumi seperti daerah patahan/rekahan. Batuan beku terdiri atas kristal-kristal mineral dan kadang-kadang emgandung gelas. maka susunan magma akan berubah. Batuan Beku (Igneous Rocks) 2. Mineral yang pertama terbentuk ialah mineral yang berat jenisnya besar yaitu mineral yang berwarna tua.1. Beberapa batua terutama tersusun dari satu jenis mineral saja. Menurut ilmu petrologi semua bahan beku terbentuk dari magma karena membekunya lelehan silikat yang cair dan pijar. akan tetapi ada pula magama yang membeku jauh di dalam bumi dan dikenal dengan nama batuan beku dalam. mineral yang telah tenggelam tidak akan larut kembali. dan sebagian kecil lagi dibentuk oleh gabungan mineral. Batuan Sedimen (Sedimentory Rocks) 3. Batuan Metamorf (Metamorphic Rocks) 2. Karena kristalisasi. jenis itu akan tetap tinggal di bawah dari magma. Magma akan keluar mencapai permukaan bumi melalui pipa ________________________________________ gunungapi dan disebut lava.

Letaknya concordant / selaras dengan betuan disekitarnya. Plutonik mmasif terbagi atas 2 macam. yaitu : Lakolit (laccolith). Dike merupakan tabular yang jika dilihat darim posisi / tata letaknya bersifat discordant / memotong lapisan batuan sekitarnya. tersingkap minimal 100 km 2 . b. . yaitu : a) Pultonik Tebular Berukuran relatif kecil dan biasanya letaknya agak dekat ke permukaan bumi.astenosfer sehingga batuan seluruhnya terdiri atas kristal-kristal Ciri-ciri batuan plutonik : a. dalam bahsa Yunani.Contoh : Sill merupakan betuan plutonik tebular yang jika dilihat dari posisi / tata letaknya bersifat concordant / selaras dengan lapisan batuan sekitarnya. dijumpai dibagian dalam dan posisi / tata lataknya discordant serta ukurannya besar. granodiorit. pada umumnya bertekstur granitis. Ditemukan di bawah suatu rangkaian pegunungan besar. dapat ditemukan di bawah dome (bentuk kubah). Contoh batuan beku dalam : granit. Bisa mendatar. Batuan dike ini sangat sulit untuk dihancurkan. Batuan dapat berubah batuan yang bebatasan pada semua sisinya. Jarang memprlihatkan sturktur visikular (memiliki lubang-lubang gas) c. miring/tegak sesuai arah lapisan. Batolit (berasal dari dari kata bathos = dalam dan litohs = batuan). lakko adalah cadangan air dan lithos adalah batuan. ukurannya kecil. b) Plutonik Masif ________________________________________ Batuan beku yang berupa plutonik masif berukuran lebih besar dari plutonik tabular dan biasanya letaknya agak dalam. Berdasarkan ukurannya (diameter) batuan plutonik dibedakan menjadi 2 macam. gabro. Umumnya berbutir lebih kasar dibandingkan batuan ekstrusi.

b.3. mineral mafis (klinopiroksen. mineral bijih (magnetit. plagioklas kalsium 5 %. ilmenit. Batuan beku luar (efusif) Terbentuk di (dekat)permukaan bumi. olivin) 55-35 %. ________________________________________ Berdasarkan komposisi kimianya. Batuan beku basa Gabro adalah batuan beku dalam. batuan beku dibagi menjadi 5 kelompok yaitu : a. Basalt adalah batuan leleran dari gabro . proses pendinginanya relatif cepat sehingga batuannya terdiri atas kristal-kristalyang tak sempurna dan bercampur dengan masa dasar sehingga membentuk struktur porfiritik. maka batuan yang terbentuk itu disebut porfiri granit yang berarti granit yang bertekstur porfiri. batu apung. komposisi dan peresentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (labraorit) 40-60 %.21.Komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : mineral mafis (olivin. c. Batuan beku korok (hypabisal) Terbentuk pada celah-celah / pipa gunungapi.Contohnya granit porfiri dan diorit porfiri. berat jenisnya 2.9-3. umumnya berwarna hitam. minrealnya berbutur halus. berat jenisnya 3 – 3. Granit porfiri disebut dengan gang (batuan intrusi).Komposisi dan persentase mineral pembentuknya adalah : Plagioklas ( labradorit atau bitownit) 70 – 45 %.kromit dll) 10-3 %.batuan beku menengah . piroksen. Batuan beku ultra basa Dunit Peridotit adalah kelompok betuan ultra basa. Pada umumnya berwarna gelap. berat jenisnya 2. Proses pendinginan sangat cepat sehingga tidak sempat membentuk kristal. Struktur batuan ini dinamakan amorf. magma yang mempunyai susunan granit itu membeku dalam sebuah gang. mineral mafis 25 – 50 %. riolit.9 3. Contohnya obsidian. b. berwarna hitam. hornblenda) 85-95 %. mineralnya berbutir kasar hingga sedang.1.

Riolit terbentuk sebagai batuan gang dan batuan leleran dalam bentukretas. Batuan Beku asam Granit adalah batuan beku dalam bertekstur holokristalin. dan aliran. berbutir halus. Riolit adalah batuan leleran dari granit. Batuan beku alkali Kimberlit Leosilit Batuan beku didasarkan atas warna betuannya.c. hornblenda) 35-10 %. sukar pecah. feneritik. Homogen dan kompak b. biasanya terdiri dari mineral-mineral ringan. kandungan silikat terang tetapi kaya dengan mineralmineral ferro-magnesia karena itu bersifat basa atau matik (dari kata magnesium dan ferrik) Ciri umum batuan beku : a. felspar kalium 30-60 %.85-3. kaya silikat sehingga tergolong batuan bersifat asam silikat. afanitik. mineral mafis (biotit. b. bertekstur holokristalin hingga hipokristalin.%. Umumnya tidak megandung fosil. biasanya terdiri dari mineral-mineral berat. Batuan beku yang berwarna gelap. kecuali tertimbun oleh materi-materi . warnanya agak gelap. plagioklas natrium 0-35 %. Batuan beku menengah (intermedier) Andesit adalah batuan beku dalam mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Tidak ada stratifikasi atau pelapisan b. Batuan beku yang berwarna terang. komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : Plagioklas (oliyoklas atau andesin ) 55-70 %. e. mineral mafis (horenblende atau biotit) 40-24 %. mudah pecah. berbutir kasar. berat jenisnya 2. mengandung mineral-mineral : kuarsa 10-4. Mempunyai komposisi mineral sama dengan granit. sill. Sianit ________________________________________ d. yaitu : a.

misalnya tertimbun abu vulkanis. Dekkan dan Ice Land leleran Batuan intrusi magma adalah magma yang naik menuju permukaan bumi sering tidak sampai keatas tetapi membeku di dalam bumi. struktur luka. struktur yang diekstrusikan tidak ada yang selalu dalam keadaan sangat homogen. lava berbetuk tali. bagian permukaan yang telah membeku akan dihancurkan oleh arus yang mngalir didalamnya dan terbentuklah lava bongkah atau lava. apabila lava itu kental dan permukaannya belum membeku strukturnya akan dikerutkan oleh lava yang masih mengalir dibawahnya disebut dengan lava berbentuk tali. struktur aliran. yaitu bentuk ekstrusi dan bentuk intrusi : Bentuk ekstrusi adalah bentuk yang dibangun oleh magma ketika mencapai permukaan bumi yang disebut lava. lava bantal. yang dicirikan oleh masa yang berbentuk bantal dengan ukuran garis tengah dengan beberapa cm hingga im dan umumnya antara 30-60 cm. ________________________________________ . struktur bantal. lava ynag cair membentuk lapisan lava yang tebal dan luas yang dikenal dengan pletu basalt (daratan tinggi berbatu basal. konolit c) Struktur Batuan Beku Yaitu bentuk-bentuk batuan beku dalam ukuran yang besar.piroklastik. Bentuk-bentuk batuan intrusi : masa yang diintrusikan jauh didalam bumi terdiri dari ulolit dan stuck masa yang diintrusikan sejajar dengan pelapisan (konkordan) terdiri dari : retas. Dijumpai pada batuan dalam dimana pelapisan-pelapisan yang memiliki perbedaan-perbedaan dalam komposisi atau tekstur mineralnya. batuan lava bongkah dan lava berbetuk tali. seperti lava bongkah. terdapat di India. apofis. ________________________________________ b) Bentuk Batuan Beku Magma basa yang cair setelah membeku akan memberikan bentuk yang lain dari pada magma asal yang kental ada 2 bentuk besar batuan beku. teras gunungapi. struktur vesikular dan amy gladiod. struktur yang dinyatakan pada batuan ekstrusi tertentu.

batuan yang tidak terpengaruh oleh asam. batuan yang berat.6.struktur vesikuler dan amygdaloid lava yang banyak mengandung gas dengan segera dilepaskan setelah tekanan menurun karena naiknya lava di permukaan bumi. hal ini tergantung pada sifa. batuan yang umumnya mempunyai berat jenis ± 2. dan lain-lain. dan mempunyai daya tahan yang besar sesuai untuk digunakan sebagai fondasi bangunan pengeras jalan juga bahan lantai 4. lonjong. batuan yang berwarna indah dan tidak porus dapat digunakan untuk pelapis dinding atau lantai 5. baik untuk digunakan didaerah industri 3. apabila lubang-lubang gas yang terisi oleh mineral-mineral sekunder maka terbentuklah stuktur amygdaloid. daya tahan. silikat atau zeolit. cara penggalianya. batuan mempunyai kegunaan sendiri tergantung sifatnya. misalnya : 1. silinder atau tak teratur. tidak semua jenis batuan dapat digunakan untuk semua jenis pekerjaan. baik untuk digunakan sebagai bahan pekerjaan teknik berat . keluarnya gas akan membentuk lubang-lubnag atau gelembung-gelembung yang benrbentuk bulat. kekeutan fisik. batuan yang mempunyai kerapatan tinggi dan tidak porus sangat baik untuk keperluan pekerjaan di laut 2. d) Manfaat batuan beku Tak semua batuan beku mempunyai nilai ekonomis. mineral yang megisi kalsit. keras. Tiap jenis mineral mempunyai sifat dan komposisi mineral tertentu. komposisi mineral.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful