Anemia pada GGK : Efek gabungan antara terbatasnya cadangan zat besi dengan defisiensi erytropoetin

Allan B. Schwartz, MD ; Vinod Prasad, MD, MPH ; Jasjot Garcha, MD Dialysis transplant 2004;33(12):758-64

Luki Agustina Nunuk Mardiana
11/08/2010 1

Pendahuluan
GGK ~ Hb q.Intervensi awal px anemia pd GGK sblm RRT tidak dpt meo kualitas hidup,ttp dpt meq insiden anemia krn penyakit jantung. Pemberian rHuEPO tidak menutupi kadar cadangan fe. Menurut literatur stlh 3 bln pemberian rHuEPO, selularitas sutul meo 26-48% dan Fe dlm sutul meq. Cadangan fe (sutul) pd px GGK predialisis meq paling banyak sejak awal selama rHuEPO menstimulasi erytropoesis. Dgn pemberian fe parenteral dpt memperbaiki dan memaksimalkan efek rHuEPO sblm tindakan RRT.
11/08/2010 2

Pendahuluan
Etiologi anemia pada GGK : Primer defisiensi erytropoetin (produksi inadekwat) Defisiensi zat besi (absolut dan fungsional) ~ komplikasi GGK dan berhub dgn anemia hipokromik mikrositer Menurunnya survival RBC, hemolisis Toksin uremik menghambat erytropoesis Hiperparatiroidism fibrosis sutul dan osteitis fibrosa cystica Kehilangan darah mell GIT atau UGT Defisiensi nutrisi Toksisitas aluminium bone
11/08/2010 3

Defisiensi zat besi dan GGK
Zat besi penting u/ erytropoesis. Dlm tubuh berbentuk komponen RBC yi Hb (65%), myoglobin (3,5%), enzim heme (0,5%), cad besi dlm bentuk feritin dan homosiderin (30%). Absorbsi zat besi (makanan) scr aktif di duodenum & jejenum. Phytates, polyphenols, phosphates, calsium(meq absorbsi fe). Asam amino, asam organik, daging(meo absorbsi fe). Fe(sel mukosa usus) ~ transferin (protein transport) / apoferitin(cadangan protein).Komplek ikatan ini akan tetap berada dlm mukosa sel s/d sel lepas dr vili usus atau fe dilepaskan dr feritin dlm plasma. 11/08/2010

4

Regulasi metabolisme Fe
Homeostasis fe proses absorbsi diregulasi o/ 2 faktor yi: jumlah cadangan fe dan proses erytropoesis. Epitel sel duodenum sbg pengatur yg mengacu pd kadar saturasi fe dari transferin. Penelitian baru absorbsi fe ~ hepcidin(peptida liver). Hepcidin suatu regulator hormon fe yg dpt menyebabkan anemia pd inflamasi sekunder yg kronis.jg mengintervensi scr lgs uptake fe pd duodenum dan makrofag. (gambar 1)
11/08/2010 5

11/08/2010

6

Evaluasi kadar Fe
Tes laboratorium : cadangan fe, fe fungsional dan erytropoesis efektif. Transferin suatu transpor protein fe, yg merup index tersedianya fe unt erytropoesis. Transferin mengukur scr tdk lgs TIBC dan % T sat. %T sat : fe serum(Qg/dl)x100 TIBC(Qg/dl) % T sat < 21 % defisiensi fe Non GGK % T sat< 16% inadekwat erytropoesis K/DOQI merekomendasikan % T sat > 20% & feritin serum > 100 ng/ml u/ px GGK yg mendpt rHuEPO.
11/08/2010 7

Defisiensi fe absolut dan fungsional
Defisiensi absolut fe menurunnya absorbsi fe dan peningkatan kebutuhan terapi rHuEPO. Pd px GGK terjadi perubahan pd mukosa GIT, menurunnya intake peroral, kehilangan darah dr GUT defisiensi absolut fe. Defisiensi fungsional fe tidak efektifnya penggunaan cadangan fe dan adanya anemia pada inflamasi kronis. Di tandai dgn sat transferin > 20% dan feritin serum > 100.
11/08/2010 8

Terapi Fe
Pd px GGK direkomendasikan pemberian suplemen fe sebanyak 200mg/hr. Untuk memperbaiki penyerapan dpt diberikan asam ascorbat. Obat2an H2 bloker, tetrasiclin, senyawa fosfat dan antasida mengganggu penyerapan fe. Fe Parenteral membuat kadar hematokrit lebih tinggi, dapat menurunkan dosis rHuEPO, menurunkan kebutuhan transfusi darah shg menurunkan insiden overload.
11/08/2010 9

Efek samping preparat Fe parenteral
Fe dextran mempunyai efek samping anafilaksis sebesar 0,1-0,6%. Dosis inisial 25mg, insiden anafilaksis dpt diturunkan jika < 100mg. Untuk menghindari overload memonitor kadar feritin serum dan saturasi transferin

11/08/2010

10

Terbukanya efek defisiensi fe laten
Peran terapi fe pd px GGK predialisis blm jelas. Hasil penelitian ttg sutul memperlihatkan hsl >< dgn kadar cadangan fe pd px GGK. Defisiensi fe seringkali disertai gangguan absorbsi fe. Pemberian kombinasi fe parenteral dan rHuEPO memperlihatkan perbaikan anemia lbh cepat (px GGK). Silverberg pemberian kombinasi fe parenteral dan rHuEPO meningkatkan Hb lbh cepat drpd fe parenteral saja (1,37 g%, 0,9 g%)
11/08/2010 11

11/08/2010

12

11/08/2010

13

Kesimpulan
Terbatasnya cadangan fe px GGK meq drastis pd awal pemberian rHuEPO akibat adanya stimulasi erytropoesis. Memonitor kadar fe menjadi standar pengobatan. (tabel 5) Anemia predialisis (GGK st 3 dan 4) membutuhkan dosis rHuEPO yg lbh sdkt jika mendpt tx fe adekwat. Semua kasus anemia pd GGK tidak hanya defisiensi fe atau erytropoetin, tetapi dapat keduanya yaitu defisiensi absolut dan terbatas.
11/08/2010 14

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful