Menghindari 22 Ragam Pola Penipuan

“Mudah Kenali Pola-nya, Permudah Cegah Diri Jadi Korban-nya”
by:

Asep Haerul Gani | Psychotherapist
asephaerulgani@yahoo.co.id | 081.510.770.666 Kompilasi status di akun fesbuk. Selamat membaca. Dikumpulkan oleh http://RioPurboyo.com/

1

BEDAH PENIPUAN #1. Saat puasa seperti ini, ada orang yang membawa barang dagangan dan mendekati Anda, "Pak/Bu sampai maghrib ini, saya belum makan, dagangan saya belum laku, tolong saya!" Uniknya bila orang tersebut diajak makan berbuka, ia malah menolak dan memaksa Anda untuk membeli barangnya dengan harga tertentu. BEDAH PENIPUAN #2 . Anda menerima SMS yang isinya "SELAMAT Anda memperoleh XYZ, silakan hubungi nomor ABC". Bila Anda kemudian tertarik untuk menghubunginya, si penelepon akan meminta Anda melakukan permintaanpermintaan kecil (KIRIM PULSA) hingga permintaan besar (TRANSFER UANG) ke NOMOR REKENING PRIBADI. BEDAH PENIPUAN #3. Anda menerima SMS yang isinya "Handphone saya (NAMA ORANG YANG SIGNIFIKAN BAGI ANDA) hilang, mohon kirim pulsa ke nomor baru ini. BEDAH PENIPUAN #4. Anda menerima telepon yang mengabari bahwa ISTRI/SUAMI/ANAK/AYAH/SAUDARA Anda mengalami kecelakaan, dan si penelepon mengaku bahwa ia menolong mereka dan karena keadaan darurat harus membayar biaya Rumah Sakit, maka meminta Anda mentransfer UANG ke nomor rekening tertentu. Yang dimanfaatkan penipu dalam hal ini adalah kepanikan Anda. BEDAH PENIPUAN #5. Di tempat ibadah, ada jamaah yang mendekati Anda dan bertanya kepada Anda seberapa Anda komitmen untuk beramal. Begitu Anda menjawab YA. ia melanjutkan "Apakah Anda siap beramal Sekarang". Ketika Anda menjawab Ya, ia menyampaikan proposal dan berkata "Anda ‘kan udah komit untuk beramal, dan saya meminta amal Anda, ingat Anda sudah janji tadi beramal". 2

BEDAH PENIPUAN #6. Anda menaiki angkot, dan sedang asyik menelepon. Tiba-tiba saja ada orang yang mengajak Anda bicara dan menawarkan jasa untuk memijat kaki Anda. Seketika perhatian Anda beralih ke yang mengajak bicara, saat itu pula ingatan akan HP Anda tiada dan secepat itu pula HP Anda beralih ke tangan komplotan pencopet yang ada di dalam angkot. BEDAH PENIPUAN #7. Anda sedang menikmati perjalanan di dalam BIS KOTA. Datang dan berjalanlah di lorong seseorang dengan tampang brangasan sambil memamerkan secarik kertas dan berkata "Bapak/Ibu sekalian , saya ini baru keluar dari PENJARA kena pasal pembunuhan, dan saya tidak ingin menjahati Anda, berilah saya sekedarnya". RASA TAKUT (emosi) menyebabkan Anda kemudian memberi. BEDAH PENIPUAN #8. Anda sedang menikmati perjalanan di dalam angkutan umum. Di tengah kesesakan kemudian ada yang berteriak "Hati-hati dompet Anda, ada COPET berkeliaran!" Teriakan itu membuat secara otomatis sebagian besar orang justru menunjukkan letak di mana ia menyimpan dompetnya. Bagi sekawanan pencopet menjadi mudah untuk segera melakukan aksinya di sasaran yang tepat. BEDAH PENIPUAN #9. Saat Anda ngantuk atau tertidur di angkutan umum, Anda dibangunkan seseorang yang melakukan tindakan: 1) Bertanya tentang alamat 2) Mengajak Anda bicara dalam bahasa yang Anda tidak kenal, 3) Menawarkan makanan dan minuman kepada Anda, dan 4) Meminta Anda untuk menukar sejumlah uang. Keadaan bangun ini membuat anda lengah dan lenyaplah barang/uang Anda. 3

BEDAH PENIPUAN #10. Menjelang tiba di tempat tujuan, kondektur berteriak bahwa BIS yang Anda naiki sudah sampai di tempat tujuan. Seketika Anda terbangun dari kelelapan tidur Anda, dan segera turun. Di terminal dalam keadan linglung ada yang menghampiri Anda dan meminta tolong karena ia kehilangan dompet-uang-barang, lalu Anda percaya begitu saja, jatuh kasihan dan memberikannya sejumlah uang. BEDAH PENIPUAN #11. Lagi asyik-asyiknya Anda menikmati goyangan Angkutan Kota, tiba-tiba saja ada orang yang melakukan MUNTAH menyamping ke diri Anda. Secara otomatis Anda biasanya merasa jijik, menghindar, dan membuat gerakan tertentu. Secepat kilat pencopet atau jambret yang ada di Angkot memainkan aksinya saat penumpang panik seperti itu. Bisa jadi dompet, HP, bahkan tas pun hilang. BEDAH PENIPUAN #12. Bisa jadi Anda sedang membaca buku di Angkutan Kota, lalu ada orang yang melakukan aksi EPILEPSI menggelepar-gelepar di lorong angkot. Penumpang umumnya panik, berupaya menolong dan lupa akan barang bawaannya. Kesempatan dan peluang emas bagi copet dan jambret untuk ngembat dompet, HP, tas, laptop. BEDAH PENIPUAN #13. Seseorang yang berpakaian ALIM (sesuai pandangan Agama Anda) datang mengetuk rumah Anda kemudian meminta Anda untuk mengantarkan ke suatu tempat dengan alasan akan memberikan amal. Ia membawa uang asing dan meminta tukar uang kepada Anda. Anda tersentuh untuk beramal, lalu memberikan sejumlah uang. Saat Anda tersadar orang itu lenyap juga uang Anda. 4

BEDAH PENIPUAN #14. Anda pergi ke Pusat Perbelanjaan, kemudian Anda didekati seorang pramuniaga yang mengatakan bahwa Anda akan memperoleh hadiah tertentu. Anda tertarik dengan HADIAH itu. lalu Anda mengikuti sang pramuniaga ke suatu tempat perbelanjaan, dan di tempat itu Anda didesak untuk melakukan transaksi pembelian atas barang yang bisa jadi tidak Anda perlukan. BEDAH PENIPUAN #15. Tiba-tiba saja Anda menerima SMS yang mengatakan bahwa pasangan Anda berselingkuh, kalau ingin tahu lebih lanjut infonya, silakan hubungi nomor tersebut. Saat Anda call nomor tersebut, ia mengatakan "Saya punya info banyak, silakan kriimkan PULSA sebesar Rp ........ sehingga saya bisa kasih info lebih banyak". Saat emosi kecemburuan Anda dipicu, siaplah untuk tertipu. BEDAH PENIPUAN #16. Anda baru saja keluar dari BANK setelah ambil sejumlah uang. Anda kemudian menunggu di halte bis. Anda kemudian diajak ngobrol oleh seseorang yang menyatakan bahwa sangat BERBAHAYA berada di halte itu dan baiknya segera beranjak dari sana LALU ia mengajak anda naik TAXI . Sebegitu Anda PERCAYA dan naik TAXI bersama, saat itu pula siaplah Anda kena todong. BEDAH PENIPUAN #17. Anda adalah pengemudi TAXI. Ada penumpang yang meminta Anda untuk pergi ke luar kota dengan perkiraan pakai argo melampaui jumlah setoran Anda. Anda lalu tertarik begitu saja dan kemudian mengantarkan penumpang ini. Saat Anda mengisi bahan bakar, sang penumpang ijin ke TOILET dan Anda menunggu hingga lama namun ia tak juga muncul.

5

BEDAH PENIPUAN #18. Anda seorang wanita, saat di tempat keramaian, tiba-tiba ada lelaki mendekati Anda dan menggunakan kata-kata "Kamu istri binal, kurang ajar, berani-beraninya kabur ninggalin anak yang sudah sakit, ayo pulang!" Ia menarik dan mengambil tas Anda. Anda terkejut dan orang sekitar Anda mengira "Ini bukan urusan saya dan ini urusan rumah tangga mereka". BEDAH PENIPUAN #19. Anda mendatangi pertokoan dan tiba-tiba disodori form aplikasi Kartu Kredit dari seseorang yang mengaku dari BANK tertentu. Umumnya orang kemudian melupakan saja hal itu, tanpa menelusuri aplikasi kartu kreditnya diterima atau tidak dan juga TANPA SADAR bahwa data-data diri Anda telah diberikan sedemikian percuma dan dapat dimanfaatkan untuk menipu Anda. BEDAH PENIPUAN #20. Anda menerima telepon dari perusahaan ABC mengirimkan hadiah sebesar Rp N juta, dan meminta mengeceknya di ATM, sambil bertanya Bank Anda. Begitu Anda tertarik dan datangi ATM lalu cek ternyata tidak ada uang yang masuk, kemudian Anda menelepon balik DAN dari sisi sana mengatakan "Oh ya Anda HARUS mengirimkan uang sebesar Rp N ke ke nomor rekening XYZ." BEDAH PENIPUAN #21. Anda memasuki ATM dan memasukkan kartu ATM kemudian kartu Anda tidak dapat keluar. Saat panik seperti itu Anda membaca sebuah stiker di ATM yang bertuliskan "Bila ada masalah dengan ATM ini silakan hubungi nomor telepon XYZ dan HP ABC". Begitu Anda meneleponnya ia mengajukan pertanyaan berkaitan dengan nomor PIN dsb. Dengan data tersebut mudah menguras uang anda. 6

BEDAH PENIPUAN #22. Anda MOTIVATOR atau PEMUKA AGAMA dan menerima SMS, "Anak saya sakit, memerlukan obat, mohon transfer ke rekening ABC". Saat Anda mengajukan pertanyaan detail untuk memastikan yang BUKAN mengirimkan uang, siaplah Anda mendapatkan SMS "Payah Lho, ngaku aja provokator dan pemuka agama, tapi nggak mau menolong". Apakah Anda tetap memberi?

7

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful