P. 1
Beton (Concrete) - NSC, HPC, HSC, VHSC

# Beton (Concrete) - NSC, HPC, HSC, VHSC

|Views: 2,959|Likes:
Published by Reza Prayoga
Macam-macam Beton - Normal Strength Concrete, High Performance Concrete, High Strength Concrete, Very High Strength Concrete
Macam-macam Beton - Normal Strength Concrete, High Performance Concrete, High Strength Concrete, Very High Strength Concrete

### More info:

Published by: Reza Prayoga on Aug 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

### Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

## Sections

Mix design high strength concrete dengan kuat tekan karakteristik rencana

pada umur 28 hari 62 MPa.

Diketahui :

a. Mutu beton f¶c = 62 Mpa

b. Ukuran maksimum agregat ¾ ´ ( 19 mm)

c. Pasir alami memenuhi ASTM C 33,

Fm = 2,9

BJ = 2,59 t/m3 =2590 kg/m3

absorbsi air 1,1%

BV kering 1,65 t/m3 = 1650 kg/m3

d. Akan pakai HRWR ( High ± range water reducing admixtures ) dan set

retarding admixture

Jawaban :

1. Langkah 1: Pilih slump dan f¶c.

Sesuai tabel 4.3.1, slump = 1-2´ ( 25 ± 50 mm).

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 33

Concet made using HRWR

Slump befoe adding HRWR

1 to 2 in (25 ± 50 mm)

Concrete made without HRWR

Slump

2 to 4 in (50 ± 100 mm)

kontraktor tak punya pengalaman buat HSC akan pakai proporsi hasil

percobaan lab. f¶cr ditetapkan dengan Eq (2-3).

f¶c =

2. Langkah 2 : Tentukan ukuan agegat maksimum (AK)

Dari tabel 4.3.2, dipakai ½ ´ ( 12,5 mm), yang sifat- sifatnya :

BJ = 2,76 t/m3 = 2760 kg/m3

absorbsi = 0,7%

BV kering = 1618 kg/m3

Grading harus sesuai ASTM C 33 untuk saringan no. 7 AK

Tabel 4.3.2

Required concret strength, psi

Suggested maximum ± size coarse

agregat, in

< 9000

¾ to 1 ( 14 ± 25 )

> 9000

¼ to ½ ( 9,5 ± 12,5 )

3. Langkah 3 : Pilih isi optimum AK

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 34

Dari tabel 4.3.3, diperoleh 0,68 per unit volume

Optimum coarse agregat contenix for nominal maximum sizes of agregates to be

used with sand with finnes modulus of 2.5 to 3.2

Nominal maximum, size, in

¼

½

¾

1

Functional volume of oven

dy odded coase agegat

0.65

0.68

0.72

0.75

Berat AK kering jadi

0,68 * 1618 = 1100 kg

4. Langkah 4 : Menaksi kebutuhan ai dan kada udaa.

Dengan bantuan tabel 4.3.4, diperoleh 295 lb/vd3 (295 * 0,5933= 175,024

kg/m3). Udara didalamnya untuk campuran pakai HRWR adalah 2%.

Slump, in

Mixing water, lb/yd3

Maximum-sizes coarse agregate, in

¼

½

¾

1

1 to 2

2 to 3

3 ton 4

310

320

330

295

310

320

285

295

305

280

290

300

Entrapped air

content

3

(2.5)

2.5

(2.0)

2

(1.5)

1.5

(1.0)

Dengan pakai Eq.(4.2), isi void pasir yang akan dipakai :

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 35

100

)

(

_

_

_

_

_

_

1

x

dry

gravity

specivic

bulk

weight

unit

rodded

dry

oven

v

¼
½

»

¬
­

«

!

%

v =

%

36

%

100

59
,
2

65
,
1

1

g

¼
½

»

¬
­

«

¢

x

Penyesuaian kebutuhan air dihitung dengan Eq.(4.3)

mixing water adjustmen = ( v ± 35)* (8*0,5933) kg/m3

=(36 35) * (8*0,5933) = 4,746 kg/m3

karena itu total kebutuhan air per m3 adalah 175,024 + 4,746 = 179,770

kg. Kebutuhan air ini termasuk retarding admixture, tapi tidak termasuk

HRWR.

5. Langkah 5 : Tentukan

p

c

w

Untuk beton yang akan pakai HRWR dan ukuran maksimum AK 1/2´

(12,5 mm), f¶cr lab = 79,611 MPa pada umur 28 hari, dari tabel 4.3.5(b)

diperoleh

p

c

w

= 0,31. Perhatikan kuat tekan di tabel 4.3.5(a) dan (b)

adalah f¶cr lapangan. (lihat footnote * dibawah tabel). Fc lapangan =

0,90 * 79,611= 71,650 MPa

Tabel 4.3.5.(a) Recommended maximum

p

c

w

ratio for concretes made

without HRWR

Field strength

Fcr (MPa)

p

c

£

Maximum ±size coarse aggregate, inc

¼

½

¾

1

48

28 day

0.42

0.41

0.40

0.39

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

36

56 day

0.46

0.45

0.44

0.43

55

28 day

0.35

0.34

0.33

0.33

56 day

0.38

0.37

0.36

0.35

62

28 day

0.30

0.29

0.29

0.28

56 day

0.33

0.32

0.31

0.30

69

28 day

0.26

0.26

0.25

0.25

56 day

0.29

0.28

0.27

0.26

Tabel 4.3.5.(b) Recommended maximum

p

c

w

ratio for concretes made

with HRR

Field strength

Fcr (MPa)

p

c

w

Maximum ±sie coarse aggregate, inc

¼

½

¾

1

48

28 day

56 day

0,50

0,55

0,48

0,52

0,45

0,48

0,43

0,46

54

28 day

56 day

0,44

0,48

0,42

0,45

0,40

0,42

0,38

0,40

62

28 day

56 day

0,38

0,42

0,36

0,39

0,35

0,37

0,34

0,36

69

28 day

56 day

0,33

0,37

0,32

035

0,31

0,33

0,30

0,32

76

28 day

0,30

0,29

0,27

0,27

71,650

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

37

56 day

0,33

0,31

0,29

0,29

83

28 day

56 day

0,27

0,30

0,26

0,28

0,25

0,27

0,25

0,26

Dalam satuan psi

Field strength

Fcr (psi)

p

c

w

Maximum ±sie coarse aggregate, inc

¼

½

¾

1

7000

28 day

56 day

0,50

0,55

0,48

0,52

0,45

0,48

0,43

0,46

8000

28 day

56 day

0,44

0,48

0,42

0,45

0,40

0,42

0,38

0,40

9000

28 day

56 day

0,38

0,42

0,36

0,39

0,35

0,37

0,34

0,36

10000

28 day

56 day

0,33

0,37

0,32

035

0,31

0,33

0,30

0,32

11000

28 day

56 day

0,30

0,33

0,29

0,31

0,27

0,29

0,27

0,29

12000

28 day

56 day

0,27

0,30

0,26

0,28

0,25

0,27

0,25

0,26

10400

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

38

6. Langkah 6 : Tentukan banyaknya bahan cementious

Berat bahan cementious

,

,

,

!

¼
½

»

¬
­

«

kg/m

7. Langkah 7 : Proporsi dasar campuran dengan semen saja.

a. Berat semen 579,903 kg/m3 beton

b. Isi per m3 dari bahan lain kecuali AH :

Tabel 7.1

Semen

3150

903
,
579

= 0,184 m3

AK

= 0,399 m3

10000

0,32

10100

0,317

10200

0,314

10300

0,311

10400

0,308

10500

0,305

10600

0,302

10700

0,299

10800

0,296

10900

0,293

11000

0,29

0,31

Interpolasi (psi)

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

39

2760

1100

Air

1000

179,770

= 0,180 m3

Udara 2 %

= 0,020 m3

Total

= 0,783 m3

Jadi volume AH diperlukan per m3 beton adalah (1-0,783) = 0,217 m3

atau dalam kering beratnya 0,217 x 2590 = 562,030 kg

Tabel 7.2

Semen

579,903 kg

AH, kering

562,030 kg

AK, kering

1100 kg

Air, termasuk 3 oz/cwt retarding

admixture

179,770 kg

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

40

8. Langkah 8 : Proporsi companion (penyertaan) campuran memakai

semen dan fly ash.

a) Fly ash class C ASTM akan di pakai BJ = 2640 kg/m3

b) Batas rekomendasi pemakaian fly ash menurut Tabel 4.3.6 adalah 20

sampai 35 %. Campuran-campuran proporsi mengandung fly ash di

atur sebagai berikut

Tabel 8.1

Companion camp. #1

20%

Companion camp. #2

25%

Companion camp. #3

30%

Companion camp. #4

35%

Tabel 4.3.6

Fly Ash Recomended replacemen (% berat)

Class F

15 to 25

Class C

20 to 35

Semen,

579.903 kg

AH,kering,

562.030 kg

AK kering,

1100 kg

Air, termasuk 3

oz/cwt

retarding

admixture,

179.770 kg

Proporsi Dasar Campuran (kg)

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 41

c) Untuk comp. Mix #1, berat fly ash per m3 beton 20% x 579,903 =

115,981 kg. Jadi berat semen (579,903 -115,981) = 463,922 kg. Berat

semen dan fly ash untuk comp. Mix lain :

Tabel 8.2

Volume semen comp. Mix#1 adalah

147
,
0

3150

922
,
463

!

m3

dan fly

ash adalah

044
,
0

2640

981
,
115

!

m3. untuk comp. Mix lain diperoleh

sebagai berikut :

Tabel 8.3

Companion mix

Semen, kg

Fly Ash , kg

Total, Kg

#1

0,147

0,044

0,191

#2

0,138

0,055

0,193

#3

0,129

0,066

0,195

#4

0,120

0,077

0,197

d) Volume AK, air dan udara per m3 beton tetap sama untuk campuran

dasar, tapi volume bahan cementious berubah dengan # mix.

Kebutuhan AH untuk companion mix #1 dihitung sebagai berikut :

Tebel 8.4

Companion mix

Semen, kg

Fly Ash , kg

Total, Kg

#1

463,922

115,981

579,903

#2

434,927

144,976

579,903

#3

405,932

173,971

579,903

#4

376,937

202,966

579,903

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

42

Komponen

Volume per m3

Bahan centimentous

0,191

AK

0,399

Air,termasuk retarding

admixture

0,180

Udara (Void)

0,020

Total volume

0,790

Kebutuhan volume AH = 1 ± 0,79 = 0,210 m3, konversi kedalam berat

AH kering 0,210 x 2590 = 543,9 kg.

Proporsi campuran per m3 beton untuk masing-masing campanion mix

sebagai berikut :

Tabel 8.5

Komponen

Copanion mix

#1

#2

#3

#4

Semen

463,922 kg 434,927 kg 405,932 kg 376,937 kg

Fly Ash

115,981 kg 144,976 kg 173,971 kg 202,966 kg

AH, kering

543,900 kg 538,720 kg 533,540 kg 528,360 kg

AK, kering

1100 kg

1100 kg

1100 kg

1100 kg

Air, termasuk retarding

admixture

179,770 kg 179,770 kg 179,770 kg 179,770 kg

Dari tabel 8.3

Dari tabel 7.1

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 43

Kadar admixtur kimia boleh atau tak perlu di sesuaikan bila dipakai

cementious lain. Belum ada petunjuk untuk diikuti.

Hanya, pelaksanaan perlu aware, perlu ada ³penyesuaian´.

Sewaktu uji percobaan, sebut dosage pemakaian admixture kimia yang

sepantasnya).

9. Langkah 9 : Campuan pecobaan ( agegat lembab)

Campuran percobaan dilakukan untuk campuran dasar dan masing-masig

4 comp. Mix.

Misal AH mengandung 6,4% total kelembaban dan AK 0,5% berdasarkan

kondisi kering. Koreksi untuk menentukan berat batch campuran dasar

dilakukan sebagai berikut :

AH, basah

= 562,030(1 + 0,064) = 596 kg

AK, kering

= 1100 (1+ 0,005) = 1105,5 kg

Air, koreksi

= 179,770 ± 562,030 (0,064 - 0,011) ± 1100 (0,005 ±

0,007)

= 152,182 kg

Jadi berat air dalam batch dikoreksi oleh kelebihan kelembaban di

agregrat.

Tabel 9.1

Campuan dasa

Beat keing

Beat basah

Semen

579,903 kg

579,903 kg

AH

562,030 kg

596 kg

AK

1100 kg

1105,5 kg

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

P

44

Air, termasuk 3 oz/cwt

retarding admixture

179,770 kg

152,182 kg

Proporsi oleh adanya moisture AK, AH menjadi seperti berikut :

Tabel 9.2

Komponen

Companion Mi

#1

#2

#3

#4

Semen

463,922 kg 434,927 kg 405,932 kg 376,937 kg

Fly Ash

115,981 kg 144,976 kg 173,971 kg 202,966 kg

AH, basah

578,710 kg 573.198 kg 567,686 kg 562,175 kg

AK, basah

1105,5 kg

1105,5 kg

1105,5 kg

1105,5 kg

Lihat tabel 7.2

semen

24%

AH

23%

AK

45%

Air

8%

Camp ran dasar berat

kering

semen

24%

AH

25%

AK

45%

Air

6%

Camp ran dasar berat

basah

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 45

Air, termasuk

retarding admixture

153,143 kg 153,418 kg 153,692 kg 153,967 kg

Volume campuran percobaan ambil 0,085 m3 (untuk buat n* silinder),

maka berat campuran adalah sebagai berikut : (agregat lembab)

Tabel 9.3

Campuan

Dasa CM #1

CM#2

CM#3

CM#4

Semen (kg)

49,292

39,433

36,969

34,504

32,040

Fly ash ( kg)

-

9,858

12,323

14,788

17,252

AH (kg)

50,660

49,190

48,722

48,253

47,785

AK (kg)

93,968

93,968

93,968

93,968

93,968

Air (kg)

12,935

13,017

13,040

13,064

13,087

Note : *n = 0,085/0,0053 = 16 buah silinder 150 x 300 mm

Makalah Teknologi Beton Dan Bahan (RC09 ² 1324)

Page 46

BAB V

VERY HIGH STRENGTH CONCRETE

scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->