You are on page 1of 15

TUGAS TERMODINAMIKA

Oleh : Anyi S, Bernadet V,David, Intan A, Jacquin S

Problem A .

boiler. turbin dan kondenser. mencakup pompa.Problem B Langkah-langkah Evaluasi yang akan kami lakukan :  Menentukkan karakteristik dan besarnya beban (load) dari sistem pembangkit  Menghitung besarnya daya yang dapat dipikul oleh pembangkit (P maks) serta efisiensi dari unit pembangkit  Memahami cara kerja serta spesifikasi dari pembangkit  Meninjau peralatan penunjang dari unit pembangkit yang digunakan.  Mempelajari operasi dan perawatan pembangkit  Mengecek sistem proteksi yang diperlukan pembangkit  Mengklarifikasi fenomena korosi yang mungkin terjadi pada masingmasing komponen pembangkit .

ataupun overpressure pada boiler yang menyebabkan suhu steam lebih tinggi daripada yang dapat ditangani material bahan penyusun boiler. semisal 3 bulan sekali. dalam rangka mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. .Problem C Mengapa evaluasi ini perlu dilakukan? Kapan? Evaluasi dari kinerja pembangkit uap di atas dilakukan dalam rangka memastikan agar penyediaan daya listrik dapat memenuhi kebutuhan pabrik. seperti kebocoran pipa akibat korosi. Evaluasi perlu dilakukan secara berkala.

Tinjau apakah efisiensi maksimal yang diperoleh dapat mencukupi kebutuhan daya listrik pabrik agar dapat beroperasi optimal. sejauh mana efisiensi unit pembangkit. maka ditingkatkan sampai maksimal dengan cara menaikkan suhu rata-rata di boiler atau menurunkan suhu rata-rata di kondeser .Problem D  Perlukah mengganti beberapa komponen peralatan untuk meningkatkan kinerja proses? . . .mengevaluasi terlebih dahulu. jika belum mencukupi dapat diganti beberapa komponen peralatan.bila efisiensi belum maksimal. seperti pompa yang berdaya lebih besar ataupun boiler yang dapat memanaskan fluida sampai suhu yang lebih tinggi.

Problem E .

Problem F Bagaimana menurut anda perbedaan proses-proses yang terjadi dalam siklus Carnot. siklus Rankine dan siklus proses nyata?  Siklus Carnot .

Terakhir. . Pada kondisi ini sistem akan mengalami ekspansi isotermal. Sistem pun mengalami ekspansi adiabatik sampai suhunya menurun kembali ke TC.1. sistem berada pada reservoir yang memiliki suhu lebih rendah dan sistem mengalami kompresi isotermal dan kembali ke keadaan semula. Mula-mula sistem berada pada kondisi suhu TC. 4. Sekarang sistem berada pada reservoir yang lebih hangat dimana jumlah panas (Q1) terekstraksi lebih banyak. 3. 2. Pada transormasi ini sistem membuang sejumlah panas (Q2) ke reservoir yang lebih rendah suhunya. dimana suhu pun meningkat menjadi TH. Sementara tidak ada panas yang masuk dan keluar. Sistem kemudian kembali pada kondisi dimana tidak ada panas yang masuk dan keluar. sistem mengalami kompresi adiabatik.

menghasilkan energi listrik. Proses ini membutuhkan sedikit input energi. Hal ini mengurangi temperatur dan tekanan uap. 2: Fluida cair bertekanan tinggi masuk ke boiler di mana fluida dipanaskan hingga menjad uap pada tekanan konstan menjadi uap jenuh. dan mungkin sedikit kondensasi juga terjadi. Siklus Rankine 1: Fluida dipompa dari bertekanan rendah ke tekanan tinggi dalam bentuk cair. 4: Uap basah memasuki kondenser di mana uap diembunkan dalam tekanan dan temperatur tetap hingga menjadi cairan jenuh. . 3: Uap jenuh bergerak menuju turbin.

siklus Rankine yang nyata kompresi yang dilakukan oleh pompa dan ekspansi yang terjadi di dalam turbin tidak isentropik. kenaikan dari usaha yang dibutuhkan oleh pompa dan penurunan usaha yang dihasilkan pada turbin. proses yang terjadi tidak reversibel dan terdapat peningkatan entropi selama dua proses tersebut dilangsungkan. Siklus proses nyata Sebuah mesin nyata (real) yang beroperasi dalam suatu siklus pada temperatur TH and TC tidak mungkin melebihi efisiensi mesin Carnot.    .

efisiensi maksimum yang dimungkinkan untuk sebuah mesin yang menggunakan temperatur tertentu diberikan oleh efisiensi mesin Carnot.Problem G g. . Bilamana suatu siklus proses nyata menjadi siklus yang ideal seperti siklus Carnot? Mesin yang memiliki efisiensi paling tinggi adalah mesin yang beroperasi pada siklus reversibel. Suatu siklus proses nyata menjadi siklus yang ideal jika efisiensi yang mundul adalah 100%. dan mesinnya disebut mesin Carnot. Teorema Carnot adalah pernyataan formal dari fakta bahwa tidak mungkin ada mesin yang beroperasi diantara dua reservoir panas yang lebih efisien daripada sebuah mesin Carnot yang beroperasi pada dua reservoir yang sama. yang disebut siklus Carnot. Artinya.

Problem H Mengapa siklus Carnot ini sulit diterapkan dalam proses yang nyata? Siklus Carnot adalah siklus termodinamik ideal yang mampu-balik. tetapi dapat dianggap sebagai kriteria pembatas untuk siklus-siklus lainnya. Siklus Carnot tidak mungkin diterapkan karena tidak mungkin mendapatkan suatu siklus yang mutlak mampubalik di alam nyata. yang pada mulanya digunakan sebagai standar terhadap kemungkinan maksimum konversi energi panas ke energi mekanik. Dalam bentuk sebaliknya. juga digunakan sebagai standar penampilan maksimum suatu alat pendingin. .

Problem I .

Problem J .

Problem K .