You are on page 1of 2

MATERI I

DISKUSI PRA PELATIHAN


FALSAFAH HAM DAN KEBEBASAN BERAGAMA ATAU BERKEYAKINAN, IDENTITAS
KEMAJEMUKAN

Batas Waktu : 10 Juni – 14 Juni 2010

Kasus:
Sebuah komunitas adat AB yang berdiam di kampung adat di wilayah konservasi alam AB
terpaksa harus berhadapan dengan pemerintah karena pemerintah mengeluarkan sebuah
peraturan daerah baru terkait pembersihan daerah aliran sungai. Kebetulan rumah ibadah
komunitas adat AB yang berberntuk rumah panggung di wilayah konservasi ini berada 105
meter dari DAS. Sekalipun Peraturan Pemerintah Nasional mengatakan bahwa tidak boleh ada
bangunan hingga 100 m dari DAS, namun Perda mengatakan 120m dari DAS. Dengan perda ini,
rumah ibadah ini harus disingkirkan dan dipindah sekalipun sebenarnya tidak mengganggu DAS
selama ratusan tahun berdiri. Komunitas adat AB berkeras tidak mau karena rumah ibadah ini
sangat penting bagi identitas adat mereka. Untuk itu, letak rumah ibadah ini harus di tempat
tersebut dan tidak bisa diubah. Perlu diketahui bahwa Negara dimana komunitas adat ini
tinggal menyatakan dalam konstitusinya bahwa agama AA adalah agama Negara, tapi Negara
ini juga bukan Negara agama. Komunitas adat ini memiliki keyakinan yang berbeda dari agama
Negara tersebut, dan jumlah orang yang hidup dalam komunitas adat ini sekitar 100 keluarga.
Mereka sudah hidup di kampung dan wilayah tersebut selama ratusan tahun, dan selama ini
pun hidup mereka menyatu dengan alam.

Bacalah secara kritis kasus diatas dan pertanyaan dibawah ini, dan jawablah:
1. HAM hanya mengenal hak individual, apakah komunitas adat AB yang punya keyakinan
berbeda ini punya hak juga? Silakan elaborasi jawaban Anda.

2. Nilai apa yang harus dikedepankan oleh Negara dalam Kebijakannya? Silakan elaborasi
jawaban Anda.

3. Jika Anda adalah pimpinan daerah, maka kebijakan macam apa yang akan Anda ambil
ketika berhadapan dengan komunitas adat di wilayah konservasi? Silakan elaborasi
jawaban Anda.
Tugas
1. Jawablah pertanyaan di atas ini dengan maksimal 400 kata per pertanyaan.
2. Jawaban dibuat dalam bentuk tulisan dan dikumpulkan dalam 3 hari dan diemail ke :
renata@tifafoundation.org

Bahan Bacaan
1. Instrumen internasional terkait masyarakat adat (indigenous people)
2. Paper terkait konservasi hutan dan daerah aliran sungai
3. Kovenan Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik Pasal 18
4. Generation of Rights
5. Multicultural Citizenship (by Will Kymlicka)