BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Ada banyak agama yang berkembang di Indonesia. Namun, hanya ada lima macam agama yang diakui oleh pemerintah Indonesia. Lima agama itu adalah Islam, Hindu, Budha, Kristen, dan Katolik. Dahulu masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Seiring berjalannya waktu, agama Hindu dan Budha masuk dan berkembang di Indonesia. Agama Hindu dan Budha disebarkan oleh para musafir yang berdagang ke Indonesia. Masuknya agama Hindu dan Budha mengukir sejarah baru bagi masyarakat Indonesia. Mereka mulai mempercayai adanya Tuhan yang menciptakan alam semesta yang dikenal sebagai dewa. Kebudayaan Indonesia juga berkembang sesuai ajaran agama Hindu dan Budha. Tak semua kebudayaan itu adalah asli dari ajaran agama, tapi kebudayaan itu bercampur dengan kebudayaan asli Indonesia. Dari sedikit uraian di atas tentang masuknya agama Hindu dan Budha di Indonesia, mendorong kami untuk lebih mengetahuinya. Selain itu, standar kompetensi mata pelajaran sejarah kelas sebelas semester satu, yakni menganalisis perjalanan sejarah bangsa Indonesia pada masa negara tradisional, dan kompetensi dasar mata pelajaran sejarah kelas sebelas semester satu, yaitu pengaruh agama dan kebudayaan Hindu dan Budha, melatarbelakangi kami untuk menulis makalah ini.

Hindu Sejarah Agama Hindu diawali dari kedatangan bangsa Arya dari Asia tengah (Iran/Persia/Afganistan) pada tahun 1500 S. Kehidupan masyarakatnya menganut 5 bagian kasta yaitu: 1. yaitu : Brahmana (pencipta alam semesta).di daerah tersebut terjadilah asimilasi budaya yang akhirnya melahirkan kebudayaan Hindu/ sindu. Namun pada dasarnya mereka menyembah 3 dewa utama yang disebut Trimurti. ke daerah lembah sungai Indus dan mendesak penduduk asli yaitu suku Dravida. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. dan Syiwa (menguasai kematian . Kepercayaan bangsa /suku Hindi/ hindu adalah Polytheisme (menyembah banyak Tuhan/ dewa). Sudra 5. Paria : Para raja dan bangsawan : Para pengusaha /pedagang : Para petani dan pekerja kasar : Gelandangan. Dimana kebudayaan Arya dan Dravida telah menyatu. dilafalkan dalam bahasa persia sebagai Hindi. Wisnu (pemelihara alam). Brahmana : Para pemimpin agama/ biksu 2. Manusia harus ber-reinkarnasi untuk memperbaiki hidup dan mencapai Moksa dan masuk nirwana.(orang orang yang hina) Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala.M. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Ksatria 3. Kitab yang dibuat oleh para resi (Mahaguru) bangsa Hindu dinamakan Weda/Veda. dan Orang latin / yunani menamainya Indi/ India. Waisya 4. Yay(j)urweda. Atharweda. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. Yang intinya berupa syair syair atau doa-doa serta pujian pada sanghyang widi.BAB II PEMBAHASAN A. pengemis dsb. Inti ajarannya yaitu bahwa manusia dalam keadaan samsara sebagai akibat perbuatan pada masa lalunya. Kata Hindu berasal dari kata Sindu/ Sind. . Samaweda. Yang terdiri dari Reg weda.kehancuran dan peleburan). yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha 1. Bangsa /suku Arya bergerak terus dan menyebar kearah tenggara dan memasuki daerah sungai Gangga dan Yamuna.

Jaman Upanisad dan Jaman Budha. Penyusunan tentang Tata Cara Upacara agama berdasarkan wahyu -wahyu Tuhan yang termuat di dalam ayat-ayat Kitab Suci Weda. Selanjutnya. yakni Jaman Weda. Varuna. Dari peninggalan benda-benda purbakala di Mohenjodaro dan Harappa. . yang dapat membuka tabir rahasia alam gaib. yang disebut "Rta". yang dipentingkan tidak hanya terbatas pada Upacara dan Saji saja. Jaman Upanisad ini adalah jaman pengembangan dan penyusunan falsafah agama. Ksatriya. dimulai ketika putra Raja Sudhodana yang bernama "Sidharta". adalah kitab yang menguraikan tentang saji dan upacaranya. setelah mendesak bangsa Dravida kesebelah Selatan sampai ke dataran tinggi Dekkan. Peninggalan tersebut erat hubungannya dengan ajaran Weda. Jaman Brahmana.d 1500 tahun sebelum Masehi. kaum brahmanalah yang mengantarkan persembahan orang kepada para Dewa pada waktu itu. sekitar 2500 s. yaitu jaman orang berfilsafat atas dasar Weda. Sedangkan pada Jaman Upanisad. Jaman Weda dimulai pada waktu bangsa Arya berada di Punjab di Lembah Sungai Sindhu. ialah sebuah patung yang menunjukkan perwujudan Siwa. Walaupun Dewa-dewa itu banyak. Sejak jaman Purana. Vayu. kekuasaan kaum Brahmana amat besar pada kehidupan keagamaan. pada Jaman Budha ini. Salah satu peninggalan yang menarik. masyarakat dibagi atas kaum Brahmana. karena pada jaman ini telah dikenal adanya penyembahan terhadap Dewa-dewa. Tuhan yang Tunggal dan Maha Kuasa dipandang sebagai pengatur tertib alam semesta. menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di India pada jamam dahulu telah mempunyai peradaban yang tinggi. Kitab Brahmana. Vaisya dan Sudra. Pada jaman ini muncullah ajaran filsafat yang tinggi-tinggi. menafsirkan Weda dari sudut logika dan mengembangkan sistem yoga dan semadhi. Siwa dan sebagainya. sebagai jalan untuk menghubungkan diri dengan Tuhan. mereka menyembah Dewa-dewa seperti Agni. yang kemudian dikembangkan pula pada ajaran Darsana. pemujaan Tuhan sebagai Tri Murti menjadi umum. Indra. Proses Masuknya agama Hindu di Indonesia Perkembangan agama Hindu di India. namun semuanya adalah manifestasi dan perwujudan Tuhan Yang Maha Tunggal. Pada jaman ini. Jaman Brahmana ini ditandai pula mulai tersusunnya "Tata Cara Upacara" beragama yang teratur. akan tetapi lebih meningkat pada pengetahuan bathin yang lebih tinggi. pada hakekatnya dapat dibagi menjadi 4 fase. Pada Jaman Brahmana. Itihasa dan Purana. bangsa Arya telah memiliki peradaban tinggi.

Dari sekian arah penyebaran ajaran agama Hindu sampai juga di Nusantara. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. Ada beberapa teori dan pendapat tentang masuknya Agama Hindu ke Indonesia: I. Teori Arus Balik dinyatakan bahwa terdapat penduduk asli(pelajar) Indonesia yang melakukan perjalanan ke India belajar mengenai kebudayaan india dan kembali ke Indonesia kemudian menyebarkan budaya tersebut.F. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. 2. . Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. 3. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. dari India Selatan menyebar sampai keluar India melalui beberapa cara.K. III.Dr. Teori Brahmana disebutkan Prof. 3. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha.  Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ³Tiga Kebaktian´ yaitu: 1. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ³Tiga Keranjang´ yang ditulis dengan bahasa Poli. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha.Bosch bahwa kaum brahmana yang datang ke Indonesia melakukan penyebaran agama Hindu ke Indonesia dan melakukan interaksi dengan penduduk asli. 2. Teori Ksatria Moekerjee mengatakan bahwa para prajurit India yang melakukan penaklukan di berbagai kawasan termasuk Indonesia dan melakukan penyebaran budaya India. ( Namun ketiga teori masih diperdebatkan ada satu teori yang memungkinkan)/ IV.D. Teori Waisya Dikatakan N.J.Krom bahwa Agama Hindu dibawa oleh para pedagang India yang melakukan aktivitas dagang ke Indonesia yang kemudian melakukan koloni dengan penduduk asli dan menyebarkan agama serta budaya India II. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya.Agama Hindu.

7. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. lantas meninggalkan India. Buddha Mahayana.Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. Penghidupan yang benar. Perkataan yang benar. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. 6. Buddha Hinayana. 1. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. 2. Kusinagara. 8. Pandangan yang benar. Kapilawastu. 5. 4. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. 2. 2. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. Perbuatan yang benar. Usaha yang benar. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. Menurut hipotesis ini. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Niat yang benar. Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. 4. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. Bersemedi yang benar. 3. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. 2. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. Bodh Gaya. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. Perhatian yang benar. Sarnath/ Benares. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. 3. Rupanya. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai . yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri.

Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. 3.tempat tinggalnya. Kerajaan Kutai Martadipura Kutai Martadipura adalah kerajaan tertua bercorak Hindu di Nusantara dan seluruh Asia Tenggara. Selain pendapat di atas. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman. Kerajaan-Kerajaan Tradisional di Indonesia A. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. N. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Karena memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh akibat kurangnya sumber sejarah. Dengan jumlah yang besar. Yupa Informasi yang ada diperoleh dari Yupa/Tugu dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. F. Jalinan hubungan itu te lah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. 4. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara.D. . Nama Kutai diberikan oleh para ahli karena tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. tepatnya di hulu sungai Mahakam.K. Nama Kutai diambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menggambarkan kerajaan tersebut.000 ekor lembu kepada brahmana. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20. Sejarah: 1. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. mereka kembali untuk menyebarkannya. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya.J. Kalimantan Timur. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Setelah memperoleh ilmu yang banyak.

Aswawarman Aswawarman adalah anak Kudungga. Prasasti Tugu. Mulawarman Mulawarman adalah anak Aswawarman yang menggantikan ayahnya. Di antara prasastiprasasti yang ditemukan adalah: 1. Jadi pengaruh India nampaknya mulai masuk ketika dia berkuasa. Dari yupa diketahui bahwa di masanya. Kerajaan Tarumanegara Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Kudungga (Anumerta Dewawarman) Kudungga adalah nama asli orang Indonesia. Kutai mengalami masa keemasan. b. Selain itu. ditemukan di Kampung Batutumbu. Bogor 2.Raja-raja yang pernah berkuasa a. Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. c. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam yang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara. Desa Tugu. Wilayahnya meliputi seluruh Kalimantan Timur. Kata ³warman´ ini diambil dari bahasa Sansekerta. Dia adalah raja pertama kerajaan Kutai.  Sumber Sejarah Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Ciampea. Kecamatan Tarumajaya. sekarang disimpan di museum di Jakarta. namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah. Prasasti . Prasasti Kebon Kopi. Kabupaten Bekasi. Berakhir Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.000 ekor lembu kepada brahmana. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang ibukotanya pertama kali berada di Kutai Lama (Tanjung Kute). Empat di Bogor. Dilihat dari namanya yang berakhiran ³warman´. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Diduga dia adalah raja Kutai pertama yang bercorak Hindu. B.

Berita Dinasti Sui. 2. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Nanggung. Bogor  Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. Citeureup. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. Prasasti Muara Cianten. Bogor 6. Prasasti Ciaruteun. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Banten. Ciampea. 4. Berita Fa Hien. Prasasti Pasir Awi. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lomo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. Jakarta. Berdasarkan prasast-prasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Bogor 7. 3. Bogor 5. Kecamatan Munjul. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lo-mo. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. Kabupaten Pandeglang. Ciampea. Bogor dan Cirebon. 3. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. . 1. Prasasti Jambu. Berita Dinasti Tang. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara.tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya.

 Pengaruh budaya Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. dan Sulawesi. Sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu dan kebudayaan Melayu di Nusantara. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. Semenanjung Malaya. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya. Semenanjung Malaya. dan Filipina. Thailand. Sriwijaya merupakan pusat terpenting agama Buddha Mahayana. Agama Buddha diperkenalkan di Sriwijaya pada tahun 425 Masehi. kerajaan Sriwijaya menjadi kerajaan maritim yang hebat hingga abad ke-13. Indonesia). dan timah yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja -raja di India.300 mil di barat. Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara maritim. emas. pertama oleh budaya Hindu dan kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. . Maluku. Di abad ke-9. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditi seperti kamper.C. Sulawesi. Kalimantan. Sri Lanka.Pusat kerajaan Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatra Selatan. wilayah kemaharajaan Sriwijaya meliputi Sumatera. Sriwijaya menjadi rumah bagi ribuan sarjana Budha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Sumatera.[12] Dengan penguasaan tersebut. pala. Kalimantan. kepulaga. Jawa. yakni dengan penguasaan atas selat Malaka dan selat Sunda. cengkeh. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. Jawa Barat. Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya adalah salah satu kerajaan maritim yang kuat di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja. kayu gaharu. gading. Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. Menurut catatan Itsing Sriwijaya sudah mulai ada pada tahun 671 M.  Perdagangan Di dunia perdagangan. Negara ini tidak memperluas kekuasaannya diluar wilayah kepulauan Asia Tenggara. Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassal-vassalnya di seluruh Asia Tenggara.

Rajendra Coladewa. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. Penurunan Tahun 1025. menaklukkan Kedah dan merampasnya dari Sriwijaya. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. Kerajaan Mataram Kuno  Awal Berdirinya Kerajaan Prasasti Mantyasih (907) atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Kemudian Kerajaan Chola meneruskan penyerangan dan berhasil penaklukan Sriwijaya. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Medangi Bhumi Mataram. India selatan. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada periode Jawa Timur. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Kehidupan masyarakat rukun dan teeratur meski mereka beragama Hindu dan Budha. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di pulau Jawa. Menurut teori van Naerssen. raja Chola dari Koromandel. . Dalam prasasti prasastinya.  Dinasti yang Berkuasa Pada umumnya para sejarawan sepakat bahwa ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. kekuasaan Kerajaan Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha aliran Mahayana. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). seorang anggota Wangsa Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. Sementara itu. selama beberapa dekade berikutnya keseluruh imperium Sriwijaya berada dalam pengaruh Rajendra Coladewa D. raja pertama Medang. serta Wangsa Isana pada periode Jawa Timur. Sampai akhirnya. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama Sanjaya. dan memindahkan istananya ke Mamrati. sekitar tahun 840-an.

 Berakhir Berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan istana Medang di Jawa Timur hancur karena terjadinya peristiwa Mahapralaya. Airlangga adalah putera pasangan Mahendradatta (saudari Dharmawangsa Teguh) dan Udayana raja Bali. Airlangga pun membangun ibu kota baru bernama Watan Mas di dekat Gunung Penanggungan. Candi Plaosan. Pada mulanya wilayah kerajaan yang diperintah Airlangga hanya meliputi daerah Gunung Penanggungan dan sekitarnya. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. Nama Kahuripan inilah yang kemudian lazim dipakai sebagai nama kerajaan yang dipimpin Airlangga. Baru setelah Kerajaan Sriwijaya dikalahkan Rajendra Coladewa raja Colamandala di India tahun 1023. bahkan kemudian Raja Wurawari pun dapat dihancurkan pula. lazim dipakai sebagai nama kerajaan yang dipimpin Kertanagara. Candi Pawon. Namun pada tahun 1032 Airlangga kehilangan kota Watan Mas karena diserang oleh raja wanita yang kuat bagai raksasa. pada tahun 1009 datang para utusan rakyat m eminta agar Airlangga membangun kembali Kerajaan Medang. Satu demi satu kerajaan-kerajaan di Jawa Timur dapat ditaklukkannya. Candi Sewu. . Musuh wanita dapat dikalahkan. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Candi Mendut. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. Kerajaan Kahuripan Kahuripan didirikan oleh Airlangga pada tahun 1009 di Jawa Timur. Candi Kalasan. Airlangga kemudian membangun ibu kota baru bernama Kahuripan di daerah Sidoarjo sekarang. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Karena kota Watan sudah hancur. Airlangga merasa leluasa membangun kembali kejayaan Wangsa Isyana. Candi Prambanan. Raja Wurawari dari Lwaram (sekutu Sriwijaya). Peperangan demi peperangan dijalani Airlangga. sebagai kelanjutan Kerajaan Medang yang kemudian runtuh ditahun 1006. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. maka. Peninggalan Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut sejarah. karena banyak daerah-daerah bawahan Kerajaan Medang yang membebaskan diri. sama halnya nama Singhasari yang sebenarnya cuma nama ibu kota. Saat itu wilayah kerajaan mencakup hampir seluruh Jawa Timur. E.

gelar Bhre Kahuripan kembali dijabat ibunya. Sepeninggal Tribhuwana Tunggadewi yang menjabat Bhre Kahuripan adalah cucunya. Setelah tahun 1319. serta bagian timur bernama Janggala beribu kota di Kahuripan. gelar Bhre Kahuripan disandang oleh keponakan istrinya (Suhita) yang bernama Rajasawardhana. berdasarkan prasasti Pamwatan. yang bernama Samarawijaya. Ketika Rajasawardhana menjadi raja Majapahit. Lalu digantikan putranya. yang terletak di sekitar Kota Kediri. Pada akhir November 1042. Sepeninggal Ratnapangkaja. Airlangga terpaksa membagi kerajaannya menjadi dua. yang bernama Surawardhani. Hayam Wuruk sewaktu menjabat yuwaraja juga berkedudukan sebagai raja Kahuripan bergelar Jiwanarajyapratistha. Raden Wijaya sang pendiri kerajaan tampaknya memperhatikan adanya dua kerajaan yang dahulu diciptakan oleh Airlangga. karena berjasa menumpas pemberontakan Ra Kuti. pemerintahannya dibantu oleh Gajah Mada yang diangkat sebagai patih Kahuripan. Yang pertama ialah Tribhuwana Tunggadewi putri Raden Wijaya. . Setelah naik takhta Majapahit. Airlangga berhadapan dengan masalah persaingan perebutan takhta antara kedua putranya. Kerajaan ini berpusat di kota Daha. diserahkan kepada Mapanji Garasakan. 1042 dan Serat Calon Arang. F. Airlangga menjalani hidup sebagai pertapa sampai meninggal sekitar tahun 1049. yaitu bagian barat bernama Kadiri beribu kota di Daha. Daha di barat. yaitu Ratnapangkaja. Kerajaan Kediri Kerajaan Kadiri atau Kerajaan Panjalu. sedangkan Majapahit sebagai pusat. yaitu Tribhuwana Tunggadewi. yaitu Sanggramawijaya Tunggadewi. Dua kerajaan tersebut adalah Kadiri alias Daha. Pararaton mencatat beberapa nama yang pernah menjabat sebagai Bhatara i Kahuripan. Keduanya oleh Raden Wijaya dijadikan sebagai daerah bawahan yang paling utama. atau disingkat Bhre Kahuripan. Calon raja yang sebenarnya. Dalam sejarah majapahit. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222 M. Kahuripan di timur. dan Janggala alias Kahuripan atau Jiwana. Setelah turun takhta.Pusat kerajaan Airlangga kemudian dipindah lagi ke Daha. Pada akhir pemerintahannya. gelar Bhre Kahuripan diwarisi putra sulungnya. diserahkan kepada Sri Samarawijaya. memilih menjadi pertapa dari pada naik takhta.

sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. 3. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). yaitu Panjalu Jayati. yaitu Daha. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. yaitu Kahuripan. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. dan Sumatra. 2. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Negarakertagama.  Karya Sastra Zaman Kediri Beberapa karya sastra pada zaman Kediri: 1. Kakawin Bharatayuddha (1157) ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra.  Perkembangan Panjalu (Kediri) Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan . Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. sepeninggal Airlangga perang saudara tetap saja tidak terelakkan. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu (Kediri) yang berpusat di kota baru. Jawa. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. 4. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. Latar Belakang Airlangga mempunyai dua putra. Sumanasantaka karya Mpu Monaguna 5. Kresnayana karya Mpu Triguna  Berakhir Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. Namun demikian. atau Panjalu Menang. Kemudian agar tidak terjadi perselisihan dia membagi kerajaannya menjadi dua. Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya karya Mpu Panuluh. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Kakawin Smaradahana karya Mpu Dharmaja.

yaitu Panjalu. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). dan Kakawin Bharatayuddha (1157). merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. Ketika ia turun takhta tahun 1042. * Sri Bameswara. prasasti Panumbangan (1120). berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). dan Pararaton. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. * Sri Gandra. kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. yaitu: *Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok * Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng * Tohjaya kakak Guningbhaya * Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu *Sri Samarawijaya. yang kemudian menjadi raja Singhasari . merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. * Sri Jayawarsa. Prasasti Kamulan (1194). berdasarkan prasasti Jaring (1181). dan prasasti Tangkilan (1130). merupakan raja terbesar Panjalu. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. Dalam peperangan ini Kediri kalah dan kemudian menjadi bawahan Singasari. * Sri Sarweswara. * Sri Jayabhaya. prasasti Talan (1136). *Kertajaya. 3. berdasarkan prasasti Galunggung (1194). Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. berdasarkan prasasti Angin (1171). prasasti Wates Kulon (1205). 2. berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga.  Raja-Raja yang Pernah Memerintah Daha Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. ibu kota Kadiri: 1. Menurut Nagarakretagama. prasasti Palah (1197). berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. * Sri Aryeswara. Berdasarkan prasasti Mula Malurung. *Sri Kameswara. Nagarakretagama.kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel.

Ken Arok memenangkan pertarungan itu dan membentuk Kerajaan Singasari. dan Bakulapura. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires. Para pemimpin Daha zaman Majapahit antara lain: *Jayanagara. *Rajadewi. Setelah itu. tahun 1309-1370-an. Sedangkan Kediri berbalik menjadi bawahan Singasari. kemudian Gajah Mada. nama-nama pejabat Bhre Daha tidak diketahui dengan pasti. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari. didampingi Patih Arya Tilam. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang.  Awal Berdirinya Kerajaan Singasari berdiri karena adanya pertikaian antara Raja Kertajaya dari Kediri dengan kaum brahmana.4. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. Bali. Di antaranya adalah Melayu. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. didampingi Patih Lembu Sora. Gurun. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. Malang. G. Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. Kerajaan Singasari Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari. Sehingga dia dapat menguasai beberapa wilayah di luar jawa. 5. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya. . Terjadilah perang antara Raja Kertajaya dengan Ken Arok. Pahang. Sejak saat itu Ken Arok mengangkat dirinya menjadi Raja Singasari yang pertama dengan gelar Sang Amurwabhumi  Kejayaan Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 1292). Kemudian kaum brahmana meminta pertolongan pada Ken Arok. tahun 1295-1309. 6.

kepulauan Nusa Tenggara. Pada tahun 1293 Raden Wijaya membangun daerah kekuasaannya di tanah itu.Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. . Lokasi ibu kota Majapahit di bagian timur Jawa. Papua. Pada masa itu kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra. Mahapatih yang ketika pelantikannya mengucapkan Sumpah Palapa. Berakhir Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Majapahit dapat dikatakan sebagai kerajaan terbesar di antara kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara dan termasuk yang terakhir sebelum berkembang kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Nusantara. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. mewujudkan cita-citanya dengan sungguh-sungguh. Raden Wijaya yang merupakan menantu Kertanegara berpura-pura menyerah pada Jayakatwang. Hayam Wuruk yang dibantu Mahapatih Gajah Mada membawa Majapahit pada puncak kejayaannya. yaitu sumpah yang menunjukkan rencananya untuk melebarkan kekuasaan Majapahit dan membangun sebuah kemaharajaan. Kemudian Jayakatwang memberinya tanah di daerah Tarik. Madura. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. dan sebagian kepulauan Filipina. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelang-Gelang. Sidoarjo.  Sejarah Setelah Raja Kertanegara dibunuh oleh Jayakatwang dan Singasari hancur. Kalimantan. Kemudian dia bersama-sama pasukan mongol yang dipimpin Kubilai Khan menyusun konspirasi untuk membunuh Jayakatwang. H. Kerajaan ini pernah menguasai sebagian besar pulau Jawa.Dengan pusatnya yang diberi nama Majapahit. Bali. Riwayat Kerajaan Singhasari pun berakhir. Maluku. semenanjung Malaya. dan banyak wilayah lain di Nusantara. yang merupakan sepupu. Majapahit Majapahit adalah suatu kerajaan yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M dan berpusat di pulau Jawa bagian timur. Setelah runtuhnya Singhasari. Ia dinobatkan dengan nama resmi Kertarajasa Jayawardhana. Sulawesi. Setelah Jayakatwang terbunuh. Raden Wijaya dengan caranya yang cerdas membbuat pasukan Mongol meninggalkan Majapahit.  Puncak Kejayaan Hayam Wuruk (Rajasanegara) memerintah pada tahun 1350-1389. sekaligus ipar.

 Kehidupan ekonomi Majapahit merupakan Negara agraris dan juga perdagangan.975 M). yaitu berupa uang logam.989 M). Upeti/pajak juga sudah mulai dibayarka. Setelah Anak Wungsu meninggal. lalu digantikan oleh mahkota Jayasingha Warmadewa (960 M . Abu dari jenasah dari raja Ugrasena dicandikan di Air Madatu. Kerajaan Majapahit juga sudah mengenal sistem mata uang. keadaan kerajaan di Bali tetap . Raja Jayasingha Warmadewa digantikan oleh Raja Jayasadhu Warmadewa (975 M 983 M). Kemudian digantikan oleh anak Wungsu (1049 . Raja Udayana wafat dan abu jenazahnya di candikan di Banu Wka. Hal-hal itu semakin diperparah dengan semakin melebarnya pengaruh Kesultanan Malaka yang bercorak Islam. I. setelah itu wafat digantikan oleh seorang Ratu yang bernama Sri Maharaja Sriwijaya Mahadewi (983 M . Marakata diberi gelar Dharmawangsa Wardana Marakatta Pangkajasthana Uttunggadewa yang memerintah di bali dari 1011 . Dikatakan bahwa raja Jayasingha membangun dua pemandian di desa Manukraya. Khesari Warmadewa adalah Ugrasena pada tahun 915 M . yang letaknya sekarang di dekat istana negara Tapak Siring. Setelah meninggal.1077) yang memerintah selama 28 tahun dan dikatakan selama pemerintahannya keadaan negara aman tenteram. Anak Wungsu tidak memiliki keturunan dan meninggal tahun 1077 dan di dharmakan di Gunung Kawi dekat Tapak Siring. Satu per satu daerah bawahan Majapahit pun banyak yang melepaskan diri. Jatuhnya Majapahit Majapahit mengalami kemunduran sejak Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada meninggal. Raja Marakata menggantikan Raja Udayana sebab Airlangga berada di jawa timur.942 M.1022. Marakata. dan Anak Wungsu.1011 M) yang disebut juga Raja Udayana. Kemudian digantikan oleh Dharmodayana (989 M . Kemudian Airlangga menikah dengan putri Raja Dharmawangsa (raja jawa timur). Sepeninggalnya terjadi perang saudara (Perang Paregreg). Prasasti itu berangka tahun 836 saka yang menyebutkan nama rajanya ³Khesari Warmadewa´ memiliki istana yang ada di Singhadwala. Kerajaan Bali Bali yang dikenal sebagai ³Pulau Dewata´ pada zaman duhulu kala sebelum kedatangan majapahit terdapat sebuah kerajaan yang muncul pertama kali di bali yaitu sekitar 914 M yang diketahui dari sebuah prasasti yang ditemukan di desa blanjong dekat Sanur yang memiliki pantai matahari terbit. Raja Udayana menikah dengan Gunapriayadharmapatni alias mahendradatta dari kerajaan Medang Kemulan jawa timur dan dari perkawinannya menghasilkan 3 orang anak yaitu : Airlangga.

menikah dengan Dapuntahyang Sri Janayasa. bulan Yista. namun karena tidak mampu patih Majapahit itu mengajak Ki Kebo Iwa ke jawa dan disana disuruh membuat sumur dan setelah sumur itu selesai Ki Kebo Iwa di kubur hidup-hidup dengan tanah dan batu namun dalam lontar Bali Ki Kebo Iwa tidak dapat dibunuh dengan cara yang mudah seperti itu. dengan batas kerajaanya yaitu sungai Citarum (Sunda di sebelah barat. putri sulungnya. dari pihak Tarumanagara sendiri. Wretikandayun (612-702) memberontak. Sekarang keberadaan mereka dapat dijumpai di daerah Bali seperti di desa tenganan (Kab. menikah dengan Déwi Ganggasari dari Indraprahasta. menikah dengan Tarusbawa dari Sunda. Setelah Bali ditaklukan oleh kerajaan Majapahit. Tanah dan batu yang dilemparkan ke sumur balik dilemparkan ke atas. tengangan pengringsingan (Kab. Beliau dinobatkan sebagai raja Sunda pada hari Radite Pon. Tarusbawa. Dari Ganggasari. Buleleng) dan masih banyak lagi yang lainnya. J. sedangkan Tarumanagara diubah menjadi bawahannya. . Sunda merupakan bawahan Tarumanagara. Kerajaan Sunda Sebelum berdiri sebagai kerajaan yang mandiri. Setelah kematian Ki Kebo Iwa. Kedatangan Gadj h Mada dari a kerajaan majapahit ke Bali adalah ingin menaklukan Bali di bawah pimpinan Kerajaan Majapahit. sebagian penduduk Bali Kuno melarikan diri ke daerah pegunungan yang kemudian disebut penduduk ³Bali Aga´. mereka memiliki pakaian adat sendiri yang khas dimana bahan dan bentuknya sedikit berbeda dengan pakaian adat Bali pada umumnya. Sri Maharaja Linggawarman Atmahariwangsa Panunggalan Tirthabumi (memerintah hanya selama tiga tahun. Hal ini menyebabkan penguasa Galuh. yang keduanya perempuan. kekuasaan Sriwijaya. Karangasem). Déwi Manasih. sedangkan yang kedua. Sobakancana. Tarumanagara turun kepada menantunya. tahun 519 Saka (kira-kira 18 Mei 669 M). Pada akhirnya dia menyerahkan diri sampai ia merelakan dirinya untuk dibunuh baru dia dapat dibunuh. Tarusbawa selanjutnya memindahkan kekuasaannya ke Sunda. Raja Tarumanagara yang terakhir. 9 Suklapaksa. beliau memiliki dua anak. Sunda dan Galuh ini berbatasan.mengadakan hubungan dengan raja-raja di Jawa dan ada dikisahkan seorang raja Bali yang saat itu bernama Raja Bedahulu atau yang kenal dengan nama Mayadenawa yang memiliki seorang patih yang sangat sakti yang bernama Ki Kebo Iwa. serta mendirikan Galuh yang mandiri. 666-669 M). Tarusbawa juga menginginkan melanjutkan kerajaan Tarumanagara. Galuh di sebelah timur). Bali dapat ditaklukan oleh Gadjah Mada pada tahun 1343. yang selanjutnya mendirikan kerajaan Setelah Linggawarman meninggal. melepaskan diri dari Tarumanagara.

K. Cucu Tarusbawa ini lantas dinikahi oleh Rahyang Sanjaya dari Galuh. Tamperan. yang kemudian diganti oleh puteranya dari Déwi Sudiwara Rarkyan Panangkaran. Rahyang Tamperan. Di Keling. . meninggalkan seorang anak perempuan. Kerajaan ini runtuh karena diserang oleh pasukan dari kesultanan Banten pada tahun 1579. kekuasaan Sunda jatuh ke Sanjaya. Rajanya yang terakhir adalah Prabu Suryakancana. Saat Tarusbawa meninggal (tahun 723). Sanjaya memegang kekuasaan selama 22 tahun (732-754). Oleh karena itu. Nay Sekarkancana. Bratasenawa/Rahyang Séna). Untuk meneruskan kekuasaan ayahnya yang menikah dengan puteri raja Keling (Kalingga). Sunda dan Galuh bersatu kembali. Kerajaan Kembar Putera Tarusbawa yang terbesar. yang di tahun itu juga berhasil merebut kekuasaan Galuh dari Rahyang Purbasora (yang merebut kekuasaan Galuh dari ayahnya. tahun 732 Sanjaya menyerahkan kekuasaan Sunda-Galuh ke puteranya. wafat saat masih muda. Rarkyan Sundasambawa. sampai mempunyai seorang putera. di tangan Sanjaya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful