You are on page 1of 3

STUDI KASUS

MATA KULIAH MANAJEMEN SDM

Dibuat oleh :

M. NURUDDIN NPM. 092041094

SEKOLAH PASCA SARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN ANGKATAN XX KELAS 1C (KELAS MALAM)

protes itu langsung ke Direktur. Direktur untuk memutuskan memanggil GA Manager untuk memberi pandangan. ditengarai ada dua orang karyawan X dan Z berselingkuh.UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG STUDI KASUS : Di sebuah perusahaan. jika melihat dari saran yang diberikan oleh atasan langsung kedua pegawai. kedua orang karyawan tersebut telah menimbulkan problem bagi perusahaan. keduanya mempunyai kompetensi dan hasil kerja yang sangat baik sehingga dari segi pembobotan penilaian . GA untuk memberi masukan telah memanggil dua atasan Kedua kedua langsung X dan Z karena keduanya berlainan unit. Pertanyaan : Bila Anda sebagai konsultan manajemen. saran apa yang anda berikan ke GA Manager terkait kasus diatas? KESIMPULAN DAN SARAN : Saya menyimpulkan dari kasus diatas. X adalah laki-laki yang mempunyai istri dan Z adalah perempuan belum bersuami. Di kantor telah terjadi protes yang cukup besar dari karyawan yang intinya adalah minta dua karyawan tersebut dipecat. karyawan tersebut jangan diberhentikan karena atasan langsung karyawan tersebut menyarankan agar kedua karyawan tersebut memiliki ketrampilan khusus sehingga bila mereka diberhentikan akan punya implikasi pada hubungan dari unitnya masing-masing.

kedua karyawan tidak mematuhi 4. saran saya sebagai konsultan manajemen kepada GA Manager: 1. . Segera melakukan pelatihan pegawai sehingga pegawai di satu unit dapat mengerjakan pekerjaan unit lain . Memanggil kedua pegawai untuk menyelesaikan persoalan diantara mereka baik secara moral maupun secara hukum sehingga tidak terjadi lagi perselingkuhan 2. 3. Oleh karena itu. Meminta kedua pegawai menanda tangani pembaharuan kontrak kinerja yang salah satunya berisi kesediaan tidak lagi melakukan perselingkuhan dengan diberikan sanksi dipindahkan ke cabang perusahaan di tempat lain atau diberhentikan apabila tidak mematuhi.kinerja maka keduanya sangat layak untuk dipertahankan. keduanya bermasalah di penilaian karakteristik pribadinya yakni pada sisi ketaatan terhadap aturan walaupun bukan secara langsung terhadap aturan perusahaan akan tetapi menyangkut pada norma susila yang masih di pandang tinggi oleh masyarakat setempat. Mempersiapkan perekrutan tenaga baru yang terampil jika ada indikasi kuat kontrak kinerjanya. Jika kedua pegawai tersebut tidak diambil tindakan dapat mempengaruhi efektivitas perusahaan.