Anemia

Gita

Anemia
Pengurangan volume sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin (Hb) dibawah nilai normal

Penyebab Anemia
1 Bayi dibawah umur 1 tahun

-

Persediaan besi yang kurang karena berat badan lahir rendah atau lahir kembar

2

Anak berumur 1-2 tahun

-

Masukaan (intake) besi yang kurang karena tidak mendapat makanan tambahan (hanya minum susu)

-

Kebutuhan meningkat karena infeksi berulang atau menahun Malabsorbsi Kehilangan berlebihan karena perdarahan antara lain karena infestasi parasit dan divertikulum Meckeli

3

Anak berumur 2-5 tahun

-

Masukan besi kurang karena jenis makanan kurang mengandung Feheme

-

Kebutuhan meningkat karena infeksi berulang atau menahun Kehilangan berlebihan karena perdarahan antara lain karena infestasi parasit dan divertikulum Meckeli

4

Anak berumur 5 tahun sampai remaja

Kehilangan berlebihan karena perdarahan antara lain karena infestasi parasit dan poliposis

5

Usia remaja dewasa

-

Pada wanita antara lain karena menstruasi berlebihan

Unsur Penting Dalam Eritropoesis

Besi (Fe)

Vitamin B12

ANEMIA Asam folat

Anemia Defisiensi nutrisi
Anemia Defisiensi Nutrisi

Anemia Hipokromik -Defisiensi Fe

Anemia Megaloblastik -Vitamin B12 -Asam folat

Antianemia Hipokromik Besi
1
-Tubuh sehat mengandung 3,5 g Fe kompleks dengan protein -Mudah mengalami oksidasi atau reduksi

2
30% Fe nonesensial -feritin dan hemosiderin : 25% -jaringan : 5%

3
- 70% Fe esensial -Hb : 66% -mioglobin : 3% -enzim tertentu : 0,5% -transferin : 0,1%

Metabolisme besi
(1) Iron is taken up into the small intestine mucosal cells (2a) Iron is stored in the mucosal cells in the form of ferritin (2b) transferrin binds iron. (3a) iron bound transferrin is taken up by bone marrow for hemoglobin synthesis (3b) or iron bound transferrin is taken up by liver and other tissues for storage as ferritin (3c) or iron is incorporated into myoglobin in muscle and other tissues (4) iron is erythrocytes incorporated hemoglobin in

(5) erythrocytes or red blood cells are broken down or catabolized after 120 days (6) Iron released from the break down of hemoglobin enters the plasma bound to transferrin and can then be reused

Farmakokinetik
Absorbsi Transport Ekskresi

duaodenum dan proksimaj jejunum

ditranspor dalam plasma dengan terikat pada transferin

0,5-1 mg/hari melalui sel epitel kulit, sel saluran cerna, keringat, urin, feses, rambut dan kuku yang dipotong

Sediaan dan Posologi
Garam fero : sulfat, fumarat, glukonat, suksinat, glutamat, dan laktat Sering digunakan: - Sulfat ferosus 50-100 mg/hari - Ferro fumarat 600-800 mg/hari dalam dosis terbagi

Oral

Parenteral

Iron dextran (imferon) mengandung 50 mg Fe setiap ml (5% larutan)

Efek samping
mual reaksi anafilaktik muntah Nyeri pada tempat injeksi

Efek Samping

konstipasi

perubahan warna gigi diare

nyeri perut

feses berwarna kehitaman

Toksisitas

Gastroenteritis nekrotikans dengan nyeri abdomen, muntah, diare berdarah, dan selanjutnya syok Keadaan ini diikuti asidosis, koma dan kematian bahkan setelah terlihat perbaikan

Obat-obat lain
Riboflavin 10 mg/hari oral atau parenteral Piridoksin Kobal Tembaga

Antianemia Megaloblastik

Defek yang mendasari adalah gangguan sintesis DNA

Pembelahan sel berkurang tetapi sintesis RNA dan protein terus berlangsung

Sel darah merah menjadi besar dan rapuh (makrositik)

Sianokobalamin (Vit B12)
Mengandung unsur Co dan penambahan gugus CN

Fungsi Metabolik
Vitamin B12 bersama asam folat 1. Yang pertama merupakan unsur penting dalam reaksi enzimatik di mitokondria 2. metilkobalamin diperlukan sebagai donor metil pada pembentukan metionin dan derivatnya dari homosistein. 3. mempengaruhi metabolisme intrasel dari asam folat merlalui interaksi yang kompleks.

Defisiensi Vit B12
Defisiensi Vit B12 Ditandai dengan gangguan hematopoesis, gangguan neurologi, kerusakan sel epitel, terutama epitel saluran cerna, dan debilitas umum Kebutuhan 1 ug sehari

Farmakokinetik
Absorbsi
Vitamin B12 absorption : An intrinsic factor is secreted by parietal cells in the stomach and combines with vitamin B12. The complex is then absorbed by the intestine in the distal ileum via cell surface receptors.

lanjutan

Absorpsi

Distribusi

Penyimpanan

Eliminasi

Vitamin B12 berikatan dengan transcobalamin II dan ditransfortasi dari darah menuju jaringan

liver

Ekskresi sangat kecil (0,05% dari total yang tersimpan di tubuh tiap tahun

Sediaan dan Posologi 
Oral  Injeksi - Larutan sianokobalamin yang berkekuatan 10-1000 mcg/ml - Larutan ekstrak hati dalam air - Suntikan depot vitamin B12

Indikasi 
Jarang :
Defisiensi diet (pada vegetarian) 

Sering
Atropi sel-sel parietal atau pada pasien gastrektomi total atau parsial

Asam Folat
Asam folat (asam pteroilmonoglutamat,PmGA) terdiri atas bagian-bagian pteridin, asam para aminobanzoat, dan asam glutamat

lanjutan 
Kebutuhan : 50 mcg sehari, dalam bentuk PmGA  Defisiensi folat sering merupakan komplikasi dari: - Gangguan usus halus - Alkoholisme yang menyebabkan asupan makanan buruk - Efek toksik alkohol pada sel hepar - Anemia hemolitik yang menyebabkan laju malih eritrosit tinggi

Farmakokinetik
Absorbsi Transport Ekskresi

1/3 proksimal usus halus, pada kadar tinggi melalui difusi

2/3 dari asam folat yang terdapat dalam plasma darah terikat pada protein yang tidak difiltrasi di ginjal atau di tempat lain

hanya sedikit sekali, dan akan meningkat bila diberikan folat dalam jumlah besar.

Sediaan dan Posologi 
Tablet 0,1;0,4;4;5;10 atau 20 mg  larutan injeksi asam folat 5 mg/ml  asam folat terdapat dalam berbagai sediaan multivitamin atau digabung dengan antianemia lainnya  Asam folat injeksi biasanya hanya digunakan sebagai antidotum pada intosikasi antifolat (antikanker)

lanjutan 
Untuk tujuan diagnostik digunakan dosis 0,1 mg per oral selama 10 hari  Terapi awal pada defisiensi folat tanpa komplikasi dimulai dengan 0,5-1 mg sehari secara oral selama 10 hari.

Indikasi 
Pengobatan anemia megaloblastik dengan defisiensi asam folat  Profilaksis pada defiseinsi asam folat terutama sebelum dan selama kehamilan dan laktasi  Pengobatan inisial pada anemia megaloblastik berat dengan defisiensi asam folat dan vit B12  Pasien dialisis ginjal

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful