P. 1
KB LENGKAP

KB LENGKAP

|Views: 1,005|Likes:
Published by nisayuda

More info:

Published by: nisayuda on Oct 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/26/2014

pdf

text

original

LAPORAN PENDAHULUAN KB A.

PENGERTIAN Kontrasepsi adalah suatu cara untuk mencegah kehamilan sebagai akibat pertemuan atara sel telur dengan sel spermatersebut (Notodharjo, 2006)
B. Tujuan Umum

Pemberian dukungan dan pemantapan penerimaan gagasan KB yaitu dihayatinya NKKBS (BKKBN).
C. Tujuan pokok

Penurunan angka kelahiran yang bermakna. Guna untuk mencapai tujuan tersebut maka ditempuh kebijaksanaan mengakategorikan tiga fase untuk mencapai sasaran yaitu : A. Fase menunda perkawinan atau kesuburan. B. Fase menjarangkan kehamilan. C. Fase menghentikan/mengakhiri kehamilan/ kesuburan.
D.

Syarat – syarat yang harus dipenuhi oleh suatu metode kontrasepsi yang baik : 1. Aman/tidak berbahaya. 2. Dapat dihandalkan. 3. Sederhana, sedapat-dapatnya tidak di kerjakan oleh seorang dokter. 4. Murah. 5. Dapat diterima oleh banyak orang. 6. Pemakain jangka lama.

E.

MEKANISME KERJA ALAT KONTRASEPSI
a. ovulasi

Mekanisme kerja estrogen terhadap ovulasi 1. menghambat ovulasi melalui efek pada hipotalamus, sehingga terjadi supresi pada FSH dan LH pada Hypotalamus. 2. Dengan hambatan tersebut sehingga tidak adanya estrogen pada pertengahan siklus.
3. Hanya sedikit estrogen yang masih dihasilkan oleh ovarium pada fase folikuler dini

siklus haid.

c. karena efek hormonal pada sekresi dan peristaltic tuba serta kontraktilitas uterus. d. Menghambat implantasi 2. Fungsi korpus luteum Mekanisme estrogen 1. ORAL KONTRASEPSI a) PROFIL • • Efektif dan reversibel harus dim. Transport Gamet Mekanisme estrogen mempercepat transport gamet/ovum. Penurunan kadar progesterone serum dan mencegah implantasi yang normal Mekanisme progesterone Pemberian progesteron dalam waktu lama menyebankan fungsi korpus luteum yang tidak adekuat. Terganngunya endometrium yang normal Mekanisme progesterone 1. F. Implantasi Mekanisme kerja estrogen 1. Mekanisme progesterone pengangkutan ovum diperlambat bila diberikan progesterone sebelum fertilisasi. e.minum tiap hari . Progresteron menyebabkan endometrium mengalami ‘istirahat’ dan atropi.b. Lendir serviks Mekanisme progesterone Dalam 48 jam setelah penggunaan progesteron. 2. Keseimbangan yang inadekuat menyebabkan endometrium yang abnormal sehingga menjadi tidak baik untuk implantasi. MACAM-MACAM ALAT KONTRASEPSI 1. lender serviks mudah menjadi kental. Melepas jaringan endometrium 2. lender serviks yang kental tidak ramah dengan spermatozoa. Pengankutan ovum yang lambat meningkatkan insiden implantasi ektopik pada tuba.

Pil oral kombinasi pada pil ini terdapat kombinasi hormon estrogen. c. Bifasik : dengan 2 jenis dosis yang berbeda dalam satu kemasan. Dapat dipakai sebagai kontrasepsi darurat. b) JENIS PIL KONTRASEPSI a. sedngakan pil ke tiga belas sampai seterusnya merupakan kombinasi (Manuaba. Pil post coital pil yang mengandung estrogen dosis tinggi mengakibatkan sel telur lebih kontraktil dan sel mani terhambat mencapai sel telur atau pembuahan tidak terjadi. Waktu tidak terbatas . d. Trifasik : dengan 3 jenis dosis berbeda dalam satu kemasan. c) INDIKASI PEMAKAIAN a. Dapat di minum setiap saat bila yakin tidak sedang hamil. b.• • • • • pada bulan – bulan pertama efek sampingnya berupa mual dan perdarahan bercak yang tidak berbahaya dan segera akan hilang. Pil sekuensial Pil KB sekuensial mengandung komponen yang disesuaikan dengan system hormonal tubuh. Efek samping serius sangat jarang terjadi. Adapun jenis pil oral kombinasi • • • Monofasik : dengan satu dosis yang sama dalam satu kemasan. Dapat dipakai oleh semua ibu usia produksi.progesteron berkhasiat menekan hipotalamus hipofisis. Dua belas pil pertama hanya mengandung estrogen. Semua usia produksi b. Pil mini yang mengandung progesteron (mini pil) selain mencegah ovulasi. sehingga tidak mengeluarkan hormone FSH yang menyebabkan sel telur tidak matang dan ovulasi tidak terjadi. baik yang sudah mempunyai anak atau belum. c. Semua paritas. 1998). juga juga mengentalkan lender serviks sehingga sperma tidak dapat masuk ke dalam rahim.

f. Penyakit kencing manis. Apabila tidak ada pil vitamin hanya terdapat 21 pil kombinasi hormon. Hendaknya minum secara teratur sebelum tidur untuk mengurangi mual. Neoplasma jinak atau ganas pada buah dada dan organ repro duksi dalam. Perhatian 1. Penyakit jantung. Pusing kepala hebat i. Penyakit hati / yang dialami tiga tahun terakhir. 2. Bila terlambat 2 hari atau lebih. Penyakit gondok. Pil sebaiknya tidak diminum lain dan sementara memakai cara kontrasepsi lain sampai haid berikutnya datang. Hamil atau diduga hamil. 2. Maka mulai minum pil hormon kombinasi pada hari kelima setelah haid. Bila lupa keesokan harinya segera minum 2 tablet. e. Biasanya akan terjadi perdarahan bila pil tidak diminum dua hari atau labih.d) KONTRA INDIKASI a. 4. hendaknya berikan kontrasepsi lain atau nasehati untuk tidak berhubungan seksual. berisi 21 pil kombinasi dan 7 vitamin diminum pada hari kelima setelah mentruasi. Kemasan yang berisi 28 tablet. c. Kadar estrogen dalam pil oral kombinasi 1. POK ini hanya diberikan pada keadaan yang serius. Syarat pemakaian adalah tidak adanya kehamilan dan tidak adanya kontra indikasi. Sebelum haid akan datang. setelah pil 21 kombinasi habis dilanjutkan dengan minum 7 pil vitamin sampai habis setiap hari. Cara pemakaian 1. Penyakit darah tinggi. h. b. misalnya : . Radang pembulah darah atau pembekuan darah. Diminum secara. d. POK dengan Kadar estrogen 80 – 100 mcg Merupakan POK dengan dosis estrogen paling tinggi. 3. g. POK dengan dosis ini harus dihindari sebanyak mungkin oleh karena dapat menimbulkan komplikasi serius.

kemudian jelaskan kepada akseptor sebelum akseptor mengikuti cara KBbahwa pil tidak memnyababkan darah tinggi. Pengguna POK dengan kadar tersebut sering mengeluh terjadi perdarahan bercak atau spotting dan bila pil oral tidak diminum bias memperbesar terjannya ovulasi. POK dengan kadar estrogen 30 -50 Biasanya POK ini digunakan pada akseptor POK awal. Misalnya etinil estradiol 50 mcg dengan dosis 2x1 atau 1x1 tablet selama beberapa hari. Akseptor yang sedang mengikuti pengobatan rimfamisin. c. kadang – kadang di obati dengan kadar estrogen > 50 mcg. Gejala menopause dimana kadar estrogen sudah rendah. 2. POK dengan kadar estrogen < 30 mcg Merupakan kadar estrogen paling rendah dalam POK. d. 1. 2. kista ovarium. maka gejala darah tinggi akan lebih jelas. Akan tetapi pada wanita yang memiliki bakat darah tinggi. dan hal ini tidak berbahaya bagi kesehatan. karena obat ini mempercepat pemecahan estrogen dalam POK.a. Sulit mengontrol adanya spotting. Penderita biasa merasa pising dan berat pada kuduknya. perdarahan disfungsional uterus. Perdarahan Penangulangan dan pengobatan Lakukan koseling kemudian jelaskan kepada akseptor bahwa hal ini disebabkan pengaruh hormone dalam tubuh. Acne. . atau ketika tidak terjadi perdarahan pada POK dosis rendah. gejala tesebut dapat dihilangkan dengan POK kadar estrogen 80 -100 mcg. 3. Tekanan darah tinggi Gejala dan keluhan Tekanan darah ≥ 140/90 mmHg dalam keadaan istirahat. b. Efek samping dan cara pengulangan. Bisa dilakukan teraphi dengan pemberian preparat/estrogen. Penangulangan dan pengobatan Lakuakan konseling .

Kloasma Penangulangan dan pengobatan Konseling Menjelaskan pada akseptor bahwa salaas satu efeksamping pemakaian pil adalah kloasma dan itu tidak berbahaya. atau rujuk ke spesialis kulit. sedangkan bila diagnose sudah pasti segera rujuk ke rumah sakit. . Bila menyusui beri mini pil atau kontrasepsi nonhormonal. .Terapi medis dengan pemberian HCT 1x1 tablet setiap hari selama tiga hari. 3. Pengobatan medis Ganti cara ke kontra sepsi bukan hormonal. 6. Bila tidak tertolong anjurkan untuk ganti caradengan kontrasepsi bukan hormonal. tetapi perlu dideteksi secara dini. Perubahan berat badan Penangulangan dan pengobatan Lakukan konseling kemudian berikan penjelasan pada pada pasien bahwa itu merupakan salah satu efeksampingnya. 4. Demikian juga dengan penurunan Terapi medis Diet merupakan pilihan utama. Berkurangnya produksi ASI Penangulangan dan pengobatan Konseling Jelaskan padaa akseptor bahwa penggunaan pil KB tidak bagus untuk bagus untuk ibu menyusui. walaupun kemungkinanya sangat kecil. dengan diet rendah kalori disertai olahraga. Tromboemboli Penngulangan dan penngobatan Menjelaskan secara jujur kepada pasien bahwakemungkinan terjadi tromboemboli. sedangkan bila kurus sebaiknya di anjurkan diet tinggi kalori. Tindakan medis Segera hentikan pemakaian pil KB. akan tetapi tidak selalu kenaikan berat badan akibat pil KB namun dapat disebabkan oleh hal lain. 5.

9. Varises Penangulan dan pengobatan Konseling Jelaskan bahwa varises hanya terjadi pada wanita yang memiliki bakat varises. Penurunan libido Penangulangan dan pengobatan Konseling menjelaskan pada akseptor bahwa penurunan atau peningkatan libido hanya disebabkan oleh faktor psikis danbiasanya bersifat sementara.Pengobatan Pemberian vitamin B6 50 mg 3x1 tablet sehari. 8. Kerontokan rambut Penangulangan dan pengobatan. tidak terjadi pada semua orang dan biasanya hanya terjadi sementara dan akan segera sembuh bila penggunaan pil KB dihentikan. Pengobatan Terapi psikologis. 7. ganti pemakaian dengan mini pil atau KB nonhormonal. Deprsesi Penangulangan dan pengobatan Konseling menjelaskan kepada calon akseptor KB guna menghidari rasa besalah dari akseptor. Pengobatan medis Therapy psikologis bagipenderita depresi dan pemberian vitamin B6 50 mg. 11. Pengobatan medis Ganti cara dengan penggobatan nonhormonal dan bila varises banyak rujuk kerumah sakit. 10. ganti cara dengan kontrasepsi nonhormonal. Konseling Jelaskan bahwa rontok rambut sangat jarang terjadi. Pusing dan sakit kepala Penangulangan dan pengobatan Konseling .

Wanita yang dalam masa laktasi yang tidak mau memakai AKDR khusus untuk KB injeksi 3 bulan . Terdapat tumor atau tanda-tanda keganasan . Macam – macamnya antara lain : a. Hamil atau tersangka hamil b. Devo provera mengandung medroksiprogesteron acetat 150 mg di berikan tiap 12 minggu. d. Terdapat perdarahan yang tidak diketahui penyebtabnya c. Penanggulangan medis Pemberian anti prostaglandin untuk menangulanginya. Wanita yang masa interval selama tidak ditemukan kontra indikasi. b. c.Menjelaskan pada akseptor dengan jujur bahwa kemungkinan tersebut ada. KONTRA INDIKASI a. Noristerat diberikan dalam dosis 200 mg sekali suntik dengan cara pemberian pada awal pemakaian tiap 8 minggu sampai sentikan ke empat selanjunya setiap 12 minggu. SUNTIKAN/INJEKSI Adalah suatu cara metode kontrasepsi dengan cara menyuntikan hormon pencegah kehamilan dengan cara menyuntikan pada otot intra muskuler di bokong (muskulus gluteus maximus) Yang dalam atau otot pangkal lengan (deltoid) pada wanita usia subur. b. INDIKASI PEMAKAIAN a. Misalnya acetosal 500 mg 3x1 tablet/hari 2. Wanita yang sudah punya paling sedikit satu anak . Wanita yang ingin menjarangkan kehamilanya . Clylofem yang mengandung medroxyprogesterone acetat 50 mgr dan dan komponen estrogen. c. tetapi jarang terjadi dan biassanya bersifat sementara.

kelainan darah dan hepilepsi KEUNTUNGAN a. 1.d. d. Terjadi amenore yang dapat mengelisahkan Gangguan haid Gejala dan keluhan : a. Penanggulangan dan penanganan Berikan penjelasan kepada akseptor KB suntik. b. bercak-bercak perdarahan yang terajadi di luar siklus haid selama akseptor mengikuti KB suntik . c. kencing manis. Gejala tersebut biasanya tidak berlangsung lama. Keputihan Penanggulangan dan pengobatan Menjelaskan pada akseptor bahwa keputihan tersebut jarang terjadi dan jika terjadi cari tahu penyebab lain dan berikan pengobatan. Merupakan kontrasepsi yang lebih efektif dibandingkan degan pil. hati. Metroragia adalah perdarahan yang berlebih di luar masa haid. Dapat dibrikan pada ibu yang sedang menyusui karena produksi air susu ibu tidak terganggu khusus untuk KB ijeksi 3 bulan. Penanganan medis Bila ingin haid berikan dari hari pertama sampai kedua masing – masing 3 tableSelanjutnya hari ke empat 1x1 selama 4-5 hari. Dapat terjadi perdarahan yang tidak teratur. b. adalah datangnya haid yang berlebih jumlahnya. Diberikan oleh petugas sehingga tidak dipengaruhi oleh faktor lupa. b. bila terjadi perdarahan dapat juga diberikan preparat estrogen misalnya : lynoral 2x1 sehari sampai perdarahan berhenti. yang diakibatkan leh hormone yang terkandung dalam KB . paru-paru. Menoragia. Pengobatan medis . karena tidak terdapatnya estrogen. yaitu tidak datang haid tiap bulan selama mengiikuti suntikan KB selama tiga bulan beturut-turut. Spoting . Amenorrhea. KERUGIAN a. c. Terdapat penyakit jantung. darah tinggi.

Pengobatan medis Kompres dingin pada daerah yang biru selama dua hari. Deprsesi Penangulangan dan pengobatan Konseling menjelaskan kepada calon akseptor KB guna menghidari rasa besalah dari akseptor. Jerawat Penanggulangan dan pengobtan Dengan pemberian vitamin A dan E dosis tinggi. 2. Pengobatan medis Therapy psikologis bagi penderita depresi dan pemberian vitamin B6 50 mg. ganti cara dengan kontrasepsi nonhormonal. 4. Pusing dan sakit kepala Penangulangan dan pengobatan Konseling . Penurunan libido Penangulangan dan pengobatan Konseling menjelaskan pada akseptor bahwa penurunan atau peningkatan libido hanya disebabkan oleh faktor psikis danbiasanya bersifat sementara. untuk mengurangi cairan. 3.Bila berlebihan dapat diberikan ekstrat belladonna 10 mg 2x1 tablet. Setelah itu ganti dengan komprres hangat sampai warna biru hilang. Hematoma Penagulangan dan pengobatan Konseling Menjelaskan kepada akseptor mengenai kemungkinan hal ini. Pengobatan Terapi psikologis. 6. 5. Bisa diberikan penaganan sesuai dengan keadaan atau tingkat depresi. dila disertai infeksi dapat diberikan prefarat tetracylin 250 mg 2x1 kapsul selama satu sampai dua minggu.

sehingga menghambat pergerakan spermatozoa. Mengentalkan lender serviks. SUBKUTIS/IMPLANT Sering disebut AKBK (Alat Kontrasepsi Bawah Kulit) ada dua macam implant : a. b. Amenorrhoe. 2. Misalnya acetosal 500 mg 3x1 tablet/hari 3. Paling sering terjadi 1. 3. c. 4. c. Berkurangnya panjang siklus haid. Norplant 2 terdiri dari 2 batang mengandung hormon levonorgestrel masa waktu tiga tahun. b. 1. 3. Sakit kepala sering dikeluhkan oleh akseptor implant . Bertambahnya hari-hari perdarahan dalam satu siklus. Perdarahan bercak-bercak (spotting). Mekanisme kerja implant a. Non –biodegradble implant. Biodegreble implant 1. d. Satu batang terdiri hormon ST-1435. Norplant 6 kapsul berisi hormone levinorgestel. Efeksamping paling utama adalah perubahan siklus haid. 2. tetapi jarang terjadi dan biassanya bersifat sementara. Pellets : berisi norethidrone dan sejumlah kecil kolesterol. daya kerja 2 tahun. Perdarahan hebat jarang terjadi. Penanggulangan medis Pemberian anti prostaglandin untuk menangulanginya. dengan daya kerja 1 tahun. masa waktu 6 tahun. 2. Capronol : suatu kapsul polimer berisi hormone levorgestel dengan daya kerja 18 bulan. Menghambat perkembangan siklus dari endometrium. b. Mencegah ovulasi. Efek samping implant a.Menjelaskan pada akseptor dengan jujur bahwa kemungkinan tersebut ada.

Waktu pemasangan yang terbaik untuk insersi adalah pada saat haid atau jangan lebih 5-7 hari setelah mulainya haid. Tentukan lokasi dari implant dengan jari tangan dan dapat diberi tanda. b. Terdapat perdarahan yang tidak diketahui penyebtabnya c. Insersi dan pengeluaran implant a. Hamil atau tersangka hamil b. Terdapat penyakit jantung. Lalu balut luka dengan kasa untuk mencegah perdaran. Darah insisi dibiarakan kering. Lalu kedua pinggir insisi ditekan sampai berdekatan. Lakukan insisi dengan pisau scapel dibuat insisi 2mm sejajar dengan lekukan siku. tinggalkan balutan luka sampai 48 jam. Lakukan tindakan akseptik pada aderah yang akan di insisi. kemudian ditutup dengan handyplast. kira – kira 6. g. paru-paru.KONTRA INDIKASI a. c. Implant ditempatkan tepat dibawah kulit. kencing manis. umumnya pada bagian dalam lengan atas atau lengan bawah. kemudian lakukan anastesi local (lidokain 1%) e. Trokar dimasukan sambil melakukan tekanan ke atas dan tanpa berubah sudut pemasukan. darah tinggi.8 di atas atau di bawah siku. Masukan ujung trokar melalui insisi. j. Merupakan bedah minor yang memerlukan anastesi local dan insisi yang kecil. f. Terdapat tumor atau tanda-tanda keganasan d. Sedangkan hanyplast hingga luka insisi sembuh 3-5 hari. melali insisi tunggal dalam bentuk tunggal. d. Atur jarak antara implant pertama dan sebelumnya dengan jarak 15°. selanjutnya ulangi prosedur tesebut sampai implant semua telah terpasang. . Dengan perlahan trokar dimasukan sampi dekat pangkal trokar kurang lebih 4 – 4.5 cm. terdapat dua garis tanda batas pada trokar. h. Lakukan tekhnik antisepsis k. dalam bentuk kipas dan dimasukan di bawah kulit. i. satu dekat ujung lainya dekat pangkal trokar. Tidak diperlukan penjahitan luka insisi. hati.

Isersi dan pengeluaran harus dilakuakan oleh tenaga terlatih. m. e. g. Kemudian tutup daerah insisi seperti saat pemasangan. Sutikan lidokain 1% pada daerah yang akan dilakukan insisi. n. pada daerah alas kipas. System 6 kapsul memberikan waktu 5 tahun. IUD/AKDR a) Profil AKDR a. Akaseptor tidak dapat menghentikan sekendak sendiri. sehingga terhindar dari dosis awal yang tinggi. c. Keluarkan implant yang paling dekat dengan daerah insisi. b. Kerugian Norplant (implant) a. 4. namun jika ada yang tidak biasa dikeluarkan suruh ibu datang 2-4 minggu lagi sampai luka sembuh dulu. d. . Norplant dapat membantu mencegah anemia. Petugas medis perlu melakukan latihan dan praktik untuk insersi dan pengankatan implant. e. reversibel dan berjangka panjang (dapat sampai 10 tahun : CuT380A). Haid menjadi lebih lama dan lebih banyak. f. Tidak perlu melakukan pemeriksaan dari pemasanga sampai pelepasan. Efektifitas tinggi b. buat insisi 4mm sedekat mungkin pada ujung implant. Implant melepaskan progestin dengan kecepatan rendah dan konstan. Lebih mahal. Efek kontra indikasi segera berakhir setelah implant dikeluarkan.l. kemudian jepit dengan klem arteri. Sangat efektif. Keutungan Norplant (implant) a. c. Sering timbul perubaha pola haid. b. dorong implant dengan hati-hati sampai terlihat ujungnya. d. Tidak mengandung estrogen sehingga tidak menimbulkan efeksamping yang terjadi karena hormone estrogen.

(IMS). mudah perforasi. Segera setelah bersih menstruasi. .endometritis atau abortus febrilis dalam tiga bulan terakhir. perdarahan.Kesukaran memperoleh pertolongan gawat darurat bila terjadi komplikasi. - Pernah mengalami infeksi pelvis atau infeksi pelvis yang rekuren. 2003) d. (Sarwono. Dugaan keganasan serviks. Bersamaan dengan abortus dan kuretage. c) Kontra. Keadaan patologis lokal (frungkle. Pada masa akhir puerperium (masa nifas). Pada kehamilan (terjadi abortus. stenosis vagina. Tidak boleh dipakai oleh perempuan yang terpapar pada Infeksi Menular Seksual b) Waktu Pemasangan AKDR • • • • • • • • • • • • • AKDR dapat dipasang pada : Bersamaan dengan menstruasi. Kontra-indikas relative . Pemasangan dan pencabutan memerlukan pelatihan. 3 bulan pascapersalinan. Perdarahan dengan sebab yang tidak jelas.Kehamilan atau persangkaan kehamilan. . infeksi vagina).Partner seksual yang banyak. AKDR tidak dapat dipasang pada keadaan : Terdapat infeksi genetalia. Menimbulkan eksaserbasi (kambuh infeksi). Hari ke-2 dan ke-3 pascapersalinan. b. dan infeksi). Kontra –indikasi absolute : .Infeksi pelvis yang aktif ( akut atau sub-akut ).c.indikasi insersi IUD (Hanafi. post-partum . Bersamaan dengan seksio sesarea. 2003 ): a. termasuk persangkaan Gonorrhoe dan Chlamydia. .

Sedang memakai antibiotika / antikejang. .Penderita kanker payudara. .Penyakit Tyroid. .Sedang menyusui. Diabetes Mellitus. . pengobatan dengan kortikosterid dan lain-lain ). Dapat digunakan oleh : .Epilepsi. . . sakit kepala.Cervicitis akut atau purulent.Penderita tumor jinak payudara. .Penderita diabetes. . .Pusing-pusing. .Pernah mengalami infeksi pelvis satu kali dan masih menginginkan kehamilan selanjutnya.Perokok .Pernah menderita stroke.Varises di tungkai / di vulva.Gangguan respons tubuh terhadap infeksi ( AIDS.Kelainan pembekuan darah. .pasca keguguran / kegagalan kehamilan apabila tidak terlihat adanya infeksi.Riwayat kehamilan ektopik atau keadaan-keadaan yang meyebabkan predsposisi untuk terjadinya kehamilan ektopik. . .. . . . . .Skistosomiasis (tanpa anemia).Tekanan darah tinggi.Malaria.Penderita penyakit hati / empedu. .Penderita penyakit jantung (termasuk penyakit jantung katup dapat diberi antibiotika sebelum pemasangan AKDR). . .Gemuk ataupun yang kurus.Kelainan darah yang tidak diketahui sebabnya. .

Benang yang hilang e.. Perdarahan vagina yang hebat. Adanya pengeluaran cairan dari vagina . Jadwal kunjungan ulang 1 bulan pasca pemasangan 3 bulan kemudian setiap 6 bulan berikutnya 1 tahun sekali bila terlambat haid 1 minggu Efek samping a. Dan tidak teratur d. . Amenorhoe b. Kejang c. .Setelah kehamilan ektopik.Nonpelvik TBC.Setelah pembadahan pelvik.

Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Ilmu Kebidanan. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan Manuaba. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi.DAFTAR PUSTAKA Saifuddin. Jakarta: YBP-SP Hartanto. Ilmu Kebidanan. 2005.com/2009/11/akdr-alat-kontrasepsi-dalam-rahim. 2006. Ida Bagus Gde. Abdul Bari. Jakarta: EGC 17http://midwifeipeah. Jakarta: YBP-SP Prawirohardjo.html .1998. Hanafi.blogspot. 2004. Sarwono.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->