Pengendalian Hama Biologis Biologische Schädlingsbekämpfung Lutte Biologique Biologische Bestrijding Lotta Biologica

PENGERTIAN

Wikipedia Encyclopedia
y

Biological control of pests in agriculture is a method of controlling pests (including insects, mites, weeds and plant diseases) that relies on predation, parasitism, herbivory or other natural mechanisms. It can be an important component of integrated pest management (IPM) programs.

Department of Entomology, North Carolina State University
y

Biological control is, generally, human's use of a specially chosen living organism to control a particular pest. This chosen organism might be a predator, parasite, or disease which will attack the harmful insect. It is a form of manipulating nature to increase a desired effect.

Jadi,

y

Merupakan penggunaan suatu makhluk hidup tertentu untuk menciptakan suatu manfaat bagi manusia dimana makhluk hidup tersebut dapat mengeliminasi organisme parasit. Dalam bidang pertanian, dapat pula disebut dengan insektisida hidup atau biopestisida.

The Three Main Approaches to Biological Control

Classical Biological Control (Importation)
Merupakan cara kontrol biologi dengan cara mendatangkan secara sengaja suatu organisme yang di suatu daerah merupakan parasit ke daerah lain untuk menjadi predator alami bagi parasit di daerah lainnya. y Di daerah tujuan, organisme impor ini akan berkembang biak dengan cepat sehingga diharapkan dapat mengurangi jumlah parasit secara signifikan
y

Augmentation
Augmentasi merupakan cara kedua dalam kontrol biologi. y Metode augmentasi dilakukan dengan cara produksi massal hama atau predator hama di laboraturium dan melepaskannya di saat yang tepat. y Jika yang diproduksi adalah hama, maka hama tersebut dilepaskan di ladang yang hamanya sedikit untuk menarik predator hama.
y

Augmentation
Namun, jika yang diproduksi adalah predator hama, maka predator itu dilepaskan di tempat yang banyak hamanya untuk mengontrol jumlah hama. y Penggunaan metode augmentasi harus disesuaikan dengan kondisi lingkungannya. y Metode ini kurang berhasil daripada CBC dan Conservation
y

Conservation
Terkadang, di suatu daerah, terdapat kesetimbangan antara hama dan predator hama. y Namun karena aktivitas manusia, predator hama berkurang populasinya dan menyebabkan hama berkembang biak secara tak terkendali. y Metode conservation mengatasi masalah tersebut dengan cara mengkonservasi predator hama tersebut hingga tercapai kesetimbangan antara jumlah predator hama dan hama.
y

Some natural enemies that contribute to biological control

Tachinid Flies
Lalat betina meletakkan telur dalam atau dekat korban sehingga larva dapat memakan korban dari dalam. y Korbannya adalah ulat, larva kumbang, dan serangga.
y

Stingless Mini-Wasps Miniy y y

Tubuhnya kecil dan sulit terlihat Bertelur di dalam tubuh serangga lain (kumbang, ngengat, telur serangga, dll) Ketika telur menetas, larva melahap serangga dari dalam.

Spiders
Merupakan predator alami yang berharga dalam Biological Pest Control y Membuat jaring untuk menangkap mangsa
y

Lady Beetles
y y y

Bewarna merah dengan bintik hitam. Baik larvanya dan imagonya memangsa serangga aphid (kutu daun). Merupakan pemangsa aphid yang paling baik reputasinya.

Kelemahan Biological Pest Control

Antara lain:
y y y y y y

Memerlukan penanganan dan manajemen yang intensif. Memerlukan banyak waktu, peralatan, kesabaran, dan keahlian khusus. Perlu pemahaman mendalam tentang etologi hama dan predator hama. Terkadang, biaya yang dibutuhkan lebih mahal daripada menggunakan pestisida. Hasilnya juga lebih lambat (prosesnya lama). Biological Pest Control biasanya hanya untuk hama tertentu saja (bekerja spesifik).

terima kasih
NIKKO ADHITAMA ©2010

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful