You are on page 1of 4

| 

| 

| 

˜

| 

˜

| 
| 
Makalah Biologi

| 

Faktor-faktor yang berpengaruh pada kerja enzim

| 

Reza Iqbal Ghifari
XII ± IPA 3
26˜
| 
|
˜

| 

| 

| 

| 
| 

| 

| 

| 


| 

| 

ë   : Faktor-faktor yang berpengaruh pada kerja enzim

  
: Untuk mengetahui pengaruh suhu dan PH pada kerja enzim

 
 
   

1. Suhu
Semakin tinggi suhu, kerja enzim juga akan meningkat. Tetapi ada batas
maksimalnya. Untuk hewan misalnya, batas tertinggi suhu adalah 40ºC. Bila
suhu di atas 40ºC, enzim tersebut akan menjadi rusak. Sedangkan untuk
tumbuhan batas tertinggi suhunya adalah 25ºC.

2. pH
Pengaruh pH terhadap suatu enzim bervariasi tergantung jenisnya. Ada
enzim yang bekerja secara optimal pada kondisi asam. Ada juga yang bekerja
secara optimal pada kondisi basa.

3. Konsentrasi substrat
Semakin tinggi konsentrasi substrat, semakin meningkat juga kerja enzim tetapi
akan mencapai titik maksimal pada konsentrasi tertentu.

4. Konsentrasi enzim
Semakin tinggi konsentrasi enzim, semakin meningkat juga kerja enzim.

5. Adanya aktivator
Aktivator merupakan zat yang memicu kerja enzim.

6. Adanya inhibitor
Inhibitor merupakan zat yang menghambat kerja enzim^

Î  ë 
 
:

1. Gelas beker
2. Tabung reaksi
3. Pencapit
4. Spirtus
5. Korek api
6. Penguji pH dan kertas pH
7. Pipet
8. Susu
9. Tomat
10. Jeruk nipis
11. Es batu
*    :

1. Siapkan alat dan bahan


2. Siapkan 9 tabung reaksi
3. Masukkan susu kedalam tabung reaksi dengan volume yang sama pada tiap
tabung reaksi
4. Tentukan 1 tabung reaksi yang telah di isi susu sebagai kontrol
5. Ukur pH awal susu
6. Teteskan biuret pada tabung ke 2
7. Panaskan tabung ke 3 hingga volume menjadi berkurang setengah dari semula
8. Masukkan tabung rekasi ke 4 kedalam bongkahan es dalam gelas beker dan
diamkan selama 15 menit
9. Teteskan larutan HCl kedalam tabung reaksi ke 5
10. Teteskan larutan NaCl kedalam tabung reaksi ke 6
11. Teteskan larutan NaOH kedalam tabung reaksi ke 7
12. Teteskan sari jeruk nipis kedalam tabung reaksi ke 8
13. Teteskan sari tomat kedalam tabung reaksi ke 9
14. Ukur pH masing-masing larutan yang ada dalam tabung reaksi
15. Catat hasil penelitian
: O O  
 

    

3    
  


No Larutan Campuran PH Keterangan
Awal akhir
1 Susu - 7 7 -
2 Susu Biuret 14 11 U
3 Susu Dipanaskan - 9 GS
4 Susu Didinginkan - 6 GS
5 Susu HCl 0 0 GB
6 Susu NaCl 7 7 -
7 Susu NaOH 14 12 GS
8 Susu Sari Jeruk Nipis 0 4 GB
9 Susu Sari Tomat 5 6 GB


˜ ˜˜ 
˜
   ˜ 
˜   
   ˜ ˜˜  ˜˜









  
   

a. Mengapa Susu yang ditetesi HCl 10%, NaOH 10%, sari tomat dan Sari
jeruk nipis terjadi penggumpalan?
b. Mengapa susu yang dipanaskan, didinginkan, dan mengendap?
c. Mengapa pada Susu yang ditetesi NaCl 10% tetap (tidak terjadi
perubahan)?

    

1. Biuret dan NaOH besifat basa sedangkan HCl dan NaOH bersifat asam.
Perubahan kondisi asam dan basa di sekitar molekul enzim mempengaruhi
bentuk tiga dimensi enzim dan dapat menyebabkan denaturasi enzim. Setiap
enzim memiliki pH optimum. Penggumpalan yang terjadi menandakan bahwa
enzim tidak dapat bekerja melebihi kadar pH optimumnya.
2. Enzim memiliki suhu optimum berkisar 300 ± 40 0C. Setiap enzim memiliki
suhu optimum. Suhu yang terlalu tinggi (dipanaskan) dapat menyebabkan
rusaknya enzim yang disebut denaturasi. Sedangkan suhu yang terlalu
rendah (didinginkan) dapat menghambat kerja enzim.
3. NaCl adalah larutan penyangga / buffer yang bersifat netral sehingga tidak
berpengaruh terhadap kerja enzim.

!   

Enzim hanya dapat bekerja pada suhu dan pH yang optimal

  "  


m http://www.idonbiu.com/2009/05/faktor-yang-mempengaruhi-kerja-
enzim.html