PENYAJIAN DATA STATISTIK

Abdul Hadi Kadarusno, SKM, MPH
http://pbm-alhiko.blogspot.com http://alhiko.blogspot.com

Out line
• Pengantar: Kegiatan Statistik. • Bentuk penyajian Grafik (Batang, Garis, Pie, Histogram, Polygon, Ogive, Steam & Leaf, Gambar) • Grafik Peta GIS, • Prosedur Penggunaan Tabel & Grafik • Tugas

KEGIATAN STATISTIK
PENGOLAHAN DATA PENYAJIAN DATA

PENGUMPULAN DATA

ANALISIS DATA

KESIMPULAN

GRAFIK / GRAPH / DIAGRAM
• Dpt Menggambarkan Situasi yg Telah Terjadi Melalui Agregat dari Data. • Dpt Menggambarkan : Perkembangan, Perbandingan, dan Peramalan (Secara Kasar).

UNSUR-UNSUR GRAFIK :
• • • • Judul Catatan Sumber Keterangan Grafiknya Sendiri.

1. GRAFIK BATANG / BAR CHART : • Untuk perbandingan/pertumbuhan • Menggambarkan Data Nominal / Ordinal • Vertikal Axis : Dimulai dari 0, Berisi Frekwensi / % dari Kategori • Horizontal Axis : Macam2 Katagori

Contoh Grafik Batang (Tunggal):
50 40
Jumlah Pengunjung 30

20 10 0 <10 10_19 20_29 >30
Kelp. Umur JUMLAH KUNJUNGAN MENURUT KELOMPOK UMUR DI PUSKESMAS DEPOK II SLEMAN TAHUN 2009

DHF

Contoh Grafik Batang (Berganda):
70

Jumlah 60 Penderita 50
40 30 20 10 0 1 2 3 4 SLEMAN KOTA BANTUL

Bulan JUMLAH PENDERITA DHF YG DIRAWAT DI RSUD PROP. DIY BULAN JAN-APRIL 2009

Grafik Batang (Clustered Column)

Grafik Batang (100% Stacked Column)

Sumber : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Sumber : www.depkes.go.id/downloads/chart_pidato_menkes/RS.jpg

Grafik 3-D clustered column chart with data table

Contoh Cara membuat Grafik
(Versi MS Word)
90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 2006 ISPA TBC HIV/Aids DB 20,4 30,6 45,9 80 2007 27,4 38,6 46,9 45 2008 90 34,6 45 85 2009 20,4 31,6 43,9 76

2. GRAFIK GARIS / LINE CHART :
(untuk melihat pertumbuhan)
160 140 120 Jumlah Kasus 100 80 60 40 20 0 1 2
BULAN

BANTUL KOTA SLEMAN

3

4

JUMLAH PENDERITA TBC YG DIRAWAT DI RSUD PROP. DIY BULAN JAN-APRIL 2009

3. GRAFIK LINGKAR / PIE CHART :
• • • Utk melihat perbandingan (dlm % atau proporsi) Menggbrkan Data Katagorikal / Nominal Lingkaran Dibagi Dlm 100% / 360° Frekwensi
KANKER JANTUNG STROKE TBC

PENYEBAB KEMATIAN DI PROPINSI D.I.Y. TAHUN 2009

Data Kualitatif
– Tamu yang menginap di Hotel Marada Inn ditanya pendapat mereka tentang akomodasi yang tersedia. Jawaban dikategorikan menjadi baik sekali (E), diatas rata-rata (AA), rata-rata (A), di bawah rata-rata (BA), dan buruk (P). Data dari 20 tamu yang menginap diperoleh sebagai berikut: BA A AA AA AA AA AA BA BA A P P AA E AA A AA A AA A

Grafik Lingkaran (Contoh: Hotel Marada Inn)
Baik Sekali 5% Di atas Rata-rata Buruk 10% 15% Di bawah Rata-rata

45%

25% Rata-rata

Kategori Rating Pendapat

4. GRAFIK HISTOGRAM :
• • • • • • Gambaran Utk Tabel Frekwensi Terdiri dr Absis/ Horiz. Axis & Ordinat/ Verti. Axis Ukuran Vertikal : Horizontal = 3 : 4 Vertikal : Dimulai dr 0, Berisi Frekwensi / % Horizontal : Class Frequency Data Diskrit : Dibuat Kontinu Dlm Rangka (Batas Nyata) Menggbrkan Grafik Supaya Angkanya Berimpitan.

Lanjutan … 4. GRAFIK HISTOGRAM
• Data Kontinu : Dibuat Interval  Tentukan Batas Nyata. • Data: Diskrit  Kontinu Frek.
70 – 89 90 – 109 110 – 129 130 – 149 150 – 169      69,5 – 89,5 89,5 – 109,5 109,5 – 129,5 129,5 – 149,5 149,5 – 169,5 11 16 20 -

NT
79,5 99,5 119,5 139,5 159,5

5. GRAFIK FREKWENSI POLIGON :
 Gambaran dari Tabel Frekwensi  Vertikal Axis : Dimulai dari 0, Berisi Frekwensi / %  Horizontal Axis : Nilai Tengah dari Klas Interval

Histogram dan Poligon
20 18 16 14 12 10 8 6 4 2 0 1 2 3 4 5 6 7
20 18 16 14 12 10 8 6 4 2 0 1 2 3 4 5 6 7

Histogram
Batang Berdempetan !

Poligon

Contoh Data Kuantitatif
• Manajer Bengkel Hudson Auto berkeinginan melihat gambaran yang lebih jelas tentang distribusi biaya perbaikan mesin mobil. Untuk itu diambil 50 pelanggan sebagai sampel, kemudian dicatat data tentang biaya perbaikan mesin mobilnya ($). Berikut hasilnya:

Jumlah kelas & Lebar kelas
• Petunjuk Penentuan Jumlah Kelas:
– Gunakan ukuran banyaknya kelas (k) antara 5 s.d. 20, atau menggunakan formula k = 1 + 3,3 log n. n = banyaknya sampel – Data dengan jumlah besar memerlukan kelas yang lebih banyak, dan sebaliknya.

• Petunjuk Penentuan Lebar Kelas:
– Gunakan kelas dengan lebar sama. – Lebar kelas dapat didekati dengan rumus berikut:
=

Nilai data terbesar - nilai data terkecil Banyaknya kelas

CONTOH DISTRIBUSI FREKUENSI (L)
• Contoh: Bengkel Hudson Auto
– Jika banyaknya kelas 6, maka lebar kelas = 9,5 ≈ 10 – Tabel distribusi frekuensi diperoleh:
Biaya ($) 50 – 59 60 – 69 70 – 79 80 – 89 90 – 99 100 – 109 Total Frekuensi 2 13 16 7 7 5 50 Frekuensi Frekuensi Frek. Relatif relatif kumulatif Kumulatif 0,04 0,26 0,32 0,14 0,14 0,10 1,00 2 15 31 38 45 50 0,04 0,30 0,62 0,76 0,90 1,00
25

ANALISIS TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI
• Contoh: Bengkel Hudson Auto

– Hanya 4% pelanggan bengkel dengan biaya perbaikan mesin $50-59. – 30% biaya perbaikan mesin berada di bawah $70. – Persentase terbesar biaya perbaikan mesin berkisar pada $70-79. – 10% biaya perbaikan mesin adalah $100 atau lebih.
26

HISTOGRAM
Contoh: Data Bengkel Hudson Auto
18 16 14

Frekuensi

12 10 8 6 4 2 50 60 70 80 90 100 110

Biaya ($)
27

6. OGIVE
 

Merupakan grafik dari distribusi frekuensi kumulatif. Nilai data disajikan pada garis horisontal (sumbux). Pada sumbu vertikal dapat disajikan: – Frekuensi kumulatif, atau – Frekuensi relatif kumulatif, atau – Persen frekuensi kumulatif Frekuensi yang digunakan (salah satu diatas) masing-masing kelas digambarkan sebagai titik. Setiap titik dihubungkan oleh garis lurus.
28

OGIVE
Contoh: Bengkel Hudson Auto
100

Persen frekuensi kumulatif

80 60 40 20

Biaya ($)
50 60 70 80 90 100 110
29

7. DIAGRAM BATANG-DAUN
(Steam and Leaf) Contoh: Bengkel Hudson Auto
5 6 7 8 9 10

2 2 1 0 1 1

7 2 1 0 3 4

2 2 2 7 5

2 2 3 7 5

5 3 5 7 9

6 4 8 8

7 8 8 8 9 9 9 4 5 5 5 6 7 8 9 9 9 9 9

Kegunaan:
– – – Data tersusun secara berurutan Dapat menunjukkan bentuk distribusi data Seperti Histogram, namun sekaligus menunjukkan data sebenarnya

30

8. DIAGRAM SCATTER
• Diagram scatter (scatter diagram) merupakan metode presentasi secara grafis untuk menggambarkan hubungan antara dua variabel kuantitatif. • Salah satu variabel digambarkan pada sumbu horisontal dan variabel lainnya digambarkan pada sumbu vertikal. • Pola yang ditunjukkan oleh titik-titik yang ada menggambarkan hubungan yang terjadi antar variabel.
31

POLA HUBUNGAN PADA DIAGRAM SCATTER
y

y

y

x

x

x

Hubungan Positif Jika X naik, maka Y juga naik dan jika X turun, maka Y juga turun

Hubungan Negatif Jika X naik, maka Y akan turun dan jika X turun, maka Y akan naik

Tidak ada hubungan antara X dan Y

32

9. GRAFIK GAMBAR / PICTOGRAM
• Di Media2: lebih komunikatif. • Data jumlah buku  Gambar Buku • Data produksi kendaraan  Gambar jenis2 kendaraan, • Dst.

Grafik Biaya Masuk Pendidikan
(Sumber: Situs Bank Permata Syariah)

Contoh Grafik Gambar:

Grafik Produksi Padi, Singkong dan Jagung (dlm ton)
(Sumber: Situs infografer.blog.nationalgeographic.co.id)

Grafik Persentase Jumlah Blogger berdasarkan Negara asal

10. GRAFIK PETA / KARTOGRAM
• untuk melihat/menunjukkan lokasi

Grafik Peta

Grafik Pie

Kenapa hanya 1 warna !?

Kesimpulan apa saja yg dpt ditarik !?

PROSEDUR PENGGUNAAN TABEL & GRAFIK
Data
Data Kualitatif Metode Tabel
 Distr. Frekuensi  Distr. Frek. Relatif  % Distr. Frek.  Tabulasi silang

Data Kuantitatif Metode Tabel
      Distr. Frekuensi Distr. Frek. Relatif Distr. Frek. Kum. Distr. Frek. Relatif Kum. Diagram Batang-Daun Tabulasi silang    

Metode Grafik
 Grafik Batang  Grafik Lingkaran

Metode Grafik
Plot Titik Histogram Ogive Diagram Scatter

39

Tugas
1. Buat Grafik dari Data Tugas 1 :
utk Variabel Agama, Sex = Grafik Pie utk Variabel Golongan Darah = Grafik Batang

2. Buatlah tabel distribusi frekuensi bergolong dgn data sbb:

Contoh Kasus “Data Berkelompok”
Data Gaji 50 Pegawai Taman Wisata Candi Prambanan Yogyakarta Tahun 2009 (000 rupiah) 60 71 80 41 94 33 81 41 78 66 85 35 61 55 98 52 50 91 48 66 65 35 55 69 73 77 64 73 85 42 84 74 59 67 65 65 47 53 39 94 57 68 45 76 89 74 54 77 60 88

• SEKIAN DAN • TERIMA KASIH • SELAMAT BELAJAR

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful