P. 1
0102

0102

|Views: 43|Likes:
Published by Marlin No Hibi

More info:

Published by: Marlin No Hibi on Oct 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2011

pdf

text

original

Matakuliah Tahun Versi

: T0016 / Algoritma dan Pemrograman : 2007 :6

Pertemuan 01-02 Algoritma dan Pemrograman

1

Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu :

‡ Menjelaskan definisi algoritma dan pembuatan algoritma (C2)

2

Outline Materi

Algoritma dan Pemrograman
± ± ± ± ± ± ± ± ± ± Definisi Algoritma Tahap Pengembangan algoritma Penyajian algoritma Menulis Speudocode Contoh Algoritma dengan Pseudocode Membuat Flow Chart Contoh Algoritma dengan Flow Chart Kriteria Algoritma Yang Baik Teorema Terstruktur Latihan
3

Rujukan
‡ Brian W. Kernighan, Dennis M. Ritchie (1988). The C Programming Language, Second Edition, Prentice Hall ‡ Deitel, H.M. and Deitel, P.J. (2001). C HOW TO PROGRAM. 3rd edition. Prentice Hall, NJ. ‡ Gottfried, B.S. (1996). Schaum¶s Outline Series. Theory and Problems of Programming with C. McGraw Hill, NY. ‡ Ngoen. Th. S. (2004). Pengantar Algoritma dengan Bahasa C. Penerbit Salemba Teknika. ‡ Sedgewick, R. (1992). Algorithms in C++. Addison Wesley.

4

Definisi Algoritma ‡ Algoritma adalah sekumpulan langkahlangkah terbatas untuk mencari solusi suatu masalah. ‡ Berasal dari kata algoris dan ritmis. algoritma didefinisikan sebagai metode yang terdiri dari langkahlangkah terstuktur untuk mencari solusi suatu masalah dengan ban-tuan komputer. Awalnya diungkapkan oleh Al Khowarizmi. ‡ Di pemrograman. 5 .

MASALAH PEMECAHAN SOLUSI / HASIL Algoritma DEFINISI MASALAH Source Code MEMBUAT MODEL Executable Code RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DOKUMEN TASI 6 .

b dan c : tipe real Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 7 .TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Masalah: Tentukan akar-akar dari suatu persamaan kwadrat. Definisi: Persamaan kwadrat : ax^2 + bx + c = 0 Data yg diperlukan : Koefisien a.

4ac))/2a x2 = (-b ² sqrt(b^2 .TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Model Matematika : Rumus ABC x1 = (-b + sqrt(b^2 .4ac))/2a Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 8 .

b.c d = b^2 ² 4ac d<0 T x1=(-b+sqrt(d))/2a x2 =(-b-sqrt(d))/2a Cetak : x1. x2 Stop Cetak Pesan ´Akar imajinerµ Y Output Err Sintak Err Executable code: => Run DOKUMEN TASI TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA 9 .DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Start Masukkan a.

TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 10 .

TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 11 .

TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 12 .

TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 13 .

TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 14 .

TAHAP PENGEMBANGAN ALGORITMA DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI 15 .

± Teknik gambar seperti : Flow chart. 16 .Penyajian Algoritma ‡ Algoritma bisa dibuat dengan: ± Teknik tulisan seperti : Structure english dan Pseudocode.

³sampai´.´if´. ³ulangi´.´repeat´.Pseudocode ‡ Outline dari sebuah program komputer ‡ Ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia sederhana ‡ Kata kunci (keyword) digunakan untuk menjelaskan struktur kendali (misalnya: ³jika´. ³until´) 17 .

Melakukan pengulangan (Loop) 18 . Membandingkan dan Memilih (Compare) 6. Melakukan perhitungan aritmetika (Compute) 4.Pseudocode Enam operasi dasar komputer: 1. Menampilkan Informasi (Output) 3. Menerima informasi (Input) 2. Memberikan nilai ke suatu identifier (Store) 5.

´Input´ atau ³KeyIn´ ‡ Contoh: Read Bilangan Get kode_pajak Baca nama_mahasiswa 19 . maka statement yang biasa digunakan adalah ³Read´. ³Baca´ .1. ³Get´. Menerima Informasi ‡ Sewaktu komputer menerima informasi atau input.

³Put´.2. ³Display´ ataupun ³Cetak´ ‡ Contoh: Print ³Universitas Bina Nusantara´ Cetak ³Metode Perancangan Program´ Output Total 20 . maka statement yang biasa digunakan adalah ³Print´. ³Output´. ³Write´. Menampilkan Informasi ‡ Sewaktu komputer menampilkan informasi ataupun output.

‡ Contoh: Add number to total Total = Total + number 21 .Untuk pengurangan (subtract) * Untuk perkalian (multiply) / Untuk pembagian (divide) () Untuk kurung ‡ Statement ³Compute´. Melakukan perhitungan Aritmetika ‡ Untuk melakukan operasi aritmetika digunakan pseudocode berikut: + untuk penjumlahan (add) .3. ³Calculate´ ataupun ³Hitung´ juga dapat digunakan.

menggunakan statement ³Initialize´ atau ³Set´ ± Memberikan nilai sebagai hasil dari suatu proses.4. Memberikan nilai ke Identifier ‡ Ada tiga cara untuk memberikan nilai ke dalam variabel : ± Memberikan nilai awal. maka tanda ³=³ digunakan ± Untuk menyimpan suatu nilai maka statement ³Save´ atau ³Store´ digunakan ‡ Contoh: Set Counter to 0 Total = Harga * Jumlah 22 .

1 * harga ELSE Discount = 0.2 * harga ENDIF 23 . Membandingkan dan memilih ‡ Salah satu operasi terpenting yang dapat dilakukan komputer adalah membandingkan dan memilih salah satu alternatif solusi. ‡ Keyword yang digunakan : ³IF´.5. ³THEN´ dan ³ELSE´ ‡ Contoh IF Pilih=µ1¶ THEN Discount = 0.

6. ‡ Contoh DOWHILE bil < 10 cetak bil bil = bil +1 ENDDO 24 . Melakukan pengulangan ‡ Jika ada beberapa perintah yang harus diulang. maka dapat digunakan keyword ³DOWHILE´ dan ³ENDDO´.

Contoh Algoritma dgn Pseudocode Contoh : Algoritma Menggunakan Kalkulator Mulai Nyalakan kalkulator Kosongkan Kalkulator Ulangi Input harga Tekan tombol Plus (+) Sampai semua harga diinput Tampilkan total harga Matikan kalkulator Selesai 25 .

Contoh Algoritma dgn Pseudocode Contoh : Algoritma Berangkat Kuliah Mulai Bangun dari tempat tidur Mandi Pagi Sarapan Pagi Pergi Ke Kampus Cari Ruang Kuliah Masuk kelas untuk Kuliah Selesai 26 .

Contoh Algoritma dgn Pseudocode Contoh : Algoritma Sarapan Pagi Mulai Ambil piring Masukkan nasi dan lauk dalam piring Ambil sendok dan garpu Ulangi Angkat sendok dan garpu Ambil nasi dan lauk Suapkan ke dalam mulut Taruh sendok dan garpu Kunyah Sampai (nasi dan lauk habis) ATAU kekenyangan Bereskan piring. sendok dan garpu Selesai 27 .

SELESAI Proses Konektor Konektor antar halaman Pemilihan Dokumen Arah 28 .FLOW CHART Terminator. MULAI.

b.Contoh Algoritma dgn FLOW CHART Contoh Flow Chart Untuk Mencari Akar Persamaan Kwadrat Start Masukkan a. x2 Stop Cetak Pesan ´Akar imajinerµ Y 29 .c d = b^2 ² 4ac d<0 T x1=(-b+sqrt(d))/2a x2 =(-b-sqrt(d))/2a Cetak : x1.

‡ Ditulis dengan bahasa baku terstruktur sehingga tidak menimbulkan arti ganda. ‡ Semua operasi didefinisikan dengan jelas dan berakhir sesudah sejumlah langkah. ‡ Ditulis dengan format baku sehingga mudah diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman. 30 . ‡ Menghasilkan output yang benar dalam waktu yang singkat.Kriteria Algoritma Yang Baik ‡ Mempunyai logika yang tepat untuk memecahkan masalah.

Selection 3. Sequence 2. Repetition 31 .Teorema Terstruktur ‡ Teorema terstruktur memungkinkan untuk menulis program komputer hanya dengan menggunakan tiga struktur kontrol yaitu: 1.

‡ Umumnya bahasa pemrograman mempunyai sequence (urutan pengerjaan dari perintah / statement ) mulai dari atas ke bawah dan dari kanan ke kiri.1. 32 . Sequence ‡ Sequence merupakan urutan pengerjaan dari perintah / statement pertama sampai dengan perintah / statement terakhir.

maka jumlah yang tercetak adalah 51 33 .Sequence ‡ Contoh: Cetak ³Jumlah Mahasiswa´ Set Jumlah to 49 Cetak ³Tambahan mahasiswa baru´ Baca mhs_baru Jumlah = Jumlah + mhs_baru Cetak ³Jumlah Mahasiswa´ Cetak jumlah ‡ Penjelasan ± Urutan pengerjaan adalah mulai dari urutan pertama sampai dengan urutan terakhir. jika mhs_baru diisi dengan 2.

34 .2. ‡ Statement Pertama akan dikerjakan jika kondisi bernilai benar. jika tidak maka akan mengerjakan perintah setelah keyword ³else´ (jika ada). Selection ‡ Struktur Kontrol Selection adalah penggambaran sebuah kondisi dan pilihan diantara dua aksi.

Selection ‡ Contoh : IF Hari=1 THEN Cetak ³Senin´ ELSE Cetak ³Bukan hari Senin´ ‡ Penjelasan ± Tulisan ³Senin´ akan ditampilkan jika Hari bernilai 1. jika tidak maka tulisan ³Bukan hari Senin´ yang akan ditampilkan 35 .

3. Repetition ‡ Beberapa statement / perintah dapat diulang dengan menggunakan struktur kontrol repetition. ‡ Statement / perintah akan tetap diulang selama kondisi perulangan memenuhi (jika menggunakan DOWHILE ± ENDDO) 36 .

Repetition ‡ Contoh: Bintang = 0 DOWHILE bintang < 5 Cetak bintang bintang = bintang + 1 ENDDO ‡ Penjelasan: ± Pertama kali bintang akan diisi dengan 0. setelah itu isi dari bintang akan dicetak sebanyak lima kali. sehingga tampilannya akan sebagai berikut: 01234 37 .

38 .Latihan 1. Buatlah algoritma menggunakan pseudocode untuk menghitung luas persegi panjang 2. Buatlah algoritma menggunakan pseudocode untuk menentukan apakah bilangan yang diinput adalah bilangan ganjil atau bilangan genap. 3. Buatlah algoritma menggunakan pseudocode untuk mengubah jam dan menit yang diinput ke dalam satuan detik.

39 . terkecil dan rata-ratanya. Buatlah algoritma menggunakan pseudocode untuk menginput 3 buah bilangan. kemudian tentukan bilangan terbesar. 5.Latihan 4. Buatlah algoritma menggunakan pseudocode untuk menghitung luas lingkaran.

5 diatas dengan menggunakan Flow Chart. 1 s/d no. 40 .Latihan ‡ Ulangi latihan no.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->