BAB I PENDAHULUAN IPS dapat diartikan penelaahan masyarakat .

Kehidupan manusia di masyarakat yang bervariasi, tidak selalu diperhitungkan secara tepat, melainkan memerlukan perhitungan yang lentur dengan menerapkan berbagai alternatif sesuai dengan sifat kehidupan manusia yang ditelaahnya. Pengajaran IPS pada pendidikan dasar dan menengah dengan cara mengenalkan masalah-masalah sosial melalui pengetahuan, keterampilan, sikap dan kepekaan untuk menghadapi dan memecahkan permasalahan sosial tersebut. Sesuai dengan karakteristik anak SD dan seusianya, metode ceramah akan menyebabkan siswa bersikap pasif dan tentunya menjadi pelajaran hafalan yang membosankan. Tentu saja guru harus menimba ilmu dan melatih keterampilannya, agar ia mampu menyajikan pembelajaran IPS SD dengan menarik. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menguasai metode-metode yang cocok untuk pembelajaran IPS. Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat diperlukan oleh para pendidik, karena berhasil atau tidaknya sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode yang digunakan oleh guru.

1

Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan. serta pembentukan sikap dan kepercayaan kepada peserta didik.org). langkah-langkah. Menurut Winarno Surakhmad. yaitu: 2 . 1. Guru sebaiknya menentukan metode yang efisien bagi suatu pelajaran sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai secara maksimal. Dalam uraian berikut akan diberikan gambaran dan penjelasan singkat mengenai beberapa metode yang dapat dipergunakan pada IPS. Metode inkuiri (penemuan) adalah cara penyajian pelajaran yang memberi kesempatan pada peserta didik untuk menemukan informasi dengan atau tanpa bantuan guru. bersamaan dengan meluasnya CBSA (cara belajar siswa aktif). Di dalam proses belajar mengajar diperlukan suatu metode yang sesuai dengan situasi dan kondisi. sesuai dengan student active learning (SAL). dan cara yang digunakan pendidik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pengertian Metode Pembelajaran Kata Metode berasal dari bahasa Yunani Methodos yang berarti cara atau cara berjalan yang ditempuh. Oleh karena itu. dalam proses kegiatan pembelajaran dapat digunakan lebih dari satu metode.BAB II METODE PEMBELAJARAN IPS A. maksudnya adalah metode itu mampu memfungsikan si anak didik untuk belajar sendiri. metode pembelajaran merupakan prosedur. penguasaan kemahiran dan tabiat. Macam-macam Metode Metode-metode untuk mata pelajaran IPS cukup beraneka ragam. Metode pembelajaran seharusnya tepat guna. Keanekaragaman meliputi klasifikasi maupun penamaan suatu metode bahkan juga tingkat daya guna dan hasil guna suatu metode. pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik (www. Dengan kata lain. Di dalam metode ini. B. Jadi. guru harus memiliki enam ciri. Metode Inkuiri Metode inkuiri yang bisa disebut juga metode penemuan merupakan metode yang relatif baru yang diperkenalkan kepada guru-guru. Sedangkan pengertian pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Metode penemuan memungkinkan para peserta didik menemukan sendiri informasi-informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajarnya. Masing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya.wikipedia. Metode inkuiri ini dapat dirancang penggunaannya oleh guru menurut kemampuan atau menurut tingkat perkembangan intelektual peserta didik. metode adalah cara yang di dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan (1976:74).

Bertambahnya kemampuan untuk mengerti tentang melacak kembali (heuristik) dari discovery dimana discovery merupakan cara berfikir dan cara hidup dalam menghadapi segala masalah/keadaan. 1980:21). dan peran guru semakin besar. 2. 3. dan cara belajar. 2. 3. 3. Fungsi guru hanya mengawasi pelaksaannya. Modivied free inquiry. karena dalam beberapa hal mendapat pengarahan dan pengawasan guru. 2. Membina pengembangan sikap penasaran (ingin tahu lebih jauh) dan cara berfikir obyektif. pelaksanaan. Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan rencana itu dengan baik. yaitu istilah yang menunjukkan suatu kegiatan atau cara belajar yang bersifat mencari logis-kritis-analisis menuju kesimpulan yang meyakinkan (Moch Oemar. dimana murid-murid tidak lagi sepenuhnya bebas. Mempunyai kemampuan sebagai penguji kebenaran dari pada sistem nilai. 3 . yaitu: 1. Berdasarkan kadarnya. mandiri. dan kegiatan lainnya). Manfaat metode inkuiri adalah: Mengembangkan keterampilan siswa untuk mampu memecahkan permasalahan serta mengambil secara obyektif dan mandiri. 2.1. 1. analitis. Istilah inkuiri. 6. 3. kritis. Guided inquiry. 1981:72) 4. John Dewey menyatakan. 5. Mempunyai kemampuan sebagai manager. Metode Karya Wisata Metode karya wisata adalah metode pembelajaran yang mengajak siswa untuk mengunjungi obyek-obyek dalam rangka untuk menambah dan memperluas wawasan obyek yang dipelajari tersebut (sesuai dengan bidangnya). Free inquiry. diantar anya: Jalannya pelajaran agak lamban. logis. Mampu memberikan pujian dan motivasi belajar. dimana kebebasan murid sudah semakin berkurang. Mengembangkan kemampuan berfikir siswa (meningkatkan potensi intelektual). untuk memperoleh hasil belajar yang lebih baik murid murid harus diberi kesempatan untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. discovery. Mempunyai kemampuan sebagai penanya (guru harus sudah mempersiapkan sejumlah kunci pertanyaan yang akan menstimulasi pikiran dari siswanya). dan problem solving adalah istilah-istilah yang sesungguhnya mengandung arti yang sejiwa. evaluasi. 2. (Husein Achmad. 4. Metode inkuiri mempunyai kelemahan. dimana murid mempunyai kebebasan penuh dalam menetapkan tujuan. 1. isi. inkuiri dikenal sebanyak tiga macam. baik secara individual maupun kelompok. Memiliki kemampuan sebagai perencana (program pengajaran. Hanya dapat mencari satu pengertian. Kelas yang besar dapat menimbulkan kegaduhan. Murid perlu dilatih berfikir kritis mengenai permasalahan yang terjadi disekitarnya.

dan nilai dengan tujuan menghayati perasaan. 3. 3. Siswa dapat pula mendapatkan informasi langsung dari para narasumber ataupun dapat penjelasan langsung dari manager pabrik. Kerjasama antar pemain dapat ditumbuhkan dan dibina dengan sebaik baiknya. 3. sikap. Pada waktu bermain peran para pemain dituntut untuk mengemukakan pendapatnya sesuai dengan waktu yang tersedia. Kebaikan dari metode karya wisata adalah: 1. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang. Sebagai pemain harus memahami. Kelebihan metode Role Playing a. Mendekatkan dunia sekolah dan dunia kenyataan. Role playing termasuk permainan pendidikan yang dapat dipakai untuk menjelaskan peranan. daya ingatan siswa harus tajam dan tahan lama. Adapun kelemahan metode karya wisata adalah: 1. Siswa dapat mengamati obyek secara nyata dan bervariasi. Role playing menurut Djamarah dan Zain (2002) mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan sebagai berikut: 1. 2. b. 4 . Membekali pengalaman nyata pada siswa. c. Mempelajari konsep/teori dengan kenyataan dan sebaliknya. menghayati isi cerita secara keseluruhan. Bakat yang terdapat pada siswa dapat dipupuk sehingga dimungkinkan akan muncul atau tumbuh bibit seni drama dari sekolah. 2. Siswa melatih dirinya untuk memahami dan mengingat isi bahan yang akan diperankan. 2. Perlu didukung biaya yang cukup.Fungsi metode karya wisata adalah: 1. Perlu persiapan yang memerlukan perizinan dan melibatkan banyak pihak. hal itu bergantung kepada apa yang diperankan. tingkah laku. Siswa dapat menjawab dan memecahkan masalah-masalah dengan cara melihat. seperti peninggalan sejarah. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati (Prasetyo. bila pergi ke pantai dapat meneliti batu-batuan yang ada. 3. Metode Role Playing (bermain peran) Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. mencoba. 2001). Perlu pengawasan dan pembimbing dari pihak guru. Siswa akan berlatih untuk berinisiatif dan berkreatif. sudut pandang dan cara berfikir orang lain. Dengan demikian. bila berkunjung ke suatu pabrik dapat mengamati bagaimana proses pembuatan suatu barang. serta membuktikan secara langsung ke suatu obyek yang dipelajari. terutama untuk materi yang harus diperankannya. d.

3. 6. Cardille mengemukakan bahwa demonstrasi adalah suatu penyajian yang dipersiapkan secara teliti untuk mempertontonkan sebuah tindakan/prosedur yang digunakan. 1. karena pengamatan dan pengalaman pada diri siswa terjadi. Langkah-langkah pelaksaan metode demonstrasi: Menjelaskan tujuan. d. Siswa dapat benar-benar memahami apa yang sedang dipelajari. Menjelaskan urutan langkah-langkah dalam mendemonstrasikan. 5. Metode ini disertai dengan penjelasan ilustrasi. atau bersama-sama. Metode Demonstrasi Metode demonstrasi merupakan metode yang sederhana. Hal ini dimaksudkan agar urutan langkah dapat dipahami anak didik dengan sebaikbaiknya. 4. 3. Mudah untuk memusatkan perhatian siswa. 1. Dimaksudkan untuk membahas kebaikan-kebaikan apa yang telah dikerjakan. kemudian guru atau instruktur menjelaskan fungsi alat tersebut serta bagaimana cara menggunakannya. 2. 4. Misalnya agar anak didik dapat memahami proses apa yang terjadi. Penyediaan ini dapat dilakukan oleh guru. Menyediakan peralatan yang digunakan. Guru menerangkan secara jelas metode yang hendak dicapai dengan digunakan metode demonstrasi. Memerlukan tempat yang cukup luas. bahkan dapat pula oleh orang lain. Siswa memperoleh kebiasaan untuk menerima dan membagi tanggung jawab dengan sesamanya. yaitu: Keterlibatan guru dan siswa sama-sama aktif. namun sebelum menggunakannya guru hendaknya telah memahami benar. murid. Kelemahan metode Role Playing a. bagaimana hasilnya. b. serta mengidentifikasikan berbagai kekurangan serta caracara mengatasinya.e. c. Mencatat dan membuat kesimpulan hasil demonstrasi. serta benar tidaknya hipotesis yang diajukan. Kelebihan metode demonstrasi. 5 2. Banyak memakan waktu. Mengadakan penilaian. bagaimana cara kerja alat tertentu. Materi pengajaran dapat dikonkretkan. . f. 2. 4. Melaksanakan demonstrasi. Sering kelas lain merasa terganggu oleh suara para pemain dan tepuk tangan penonton/pengamat. Sebagian anak yang tidak ikut bermain peran menjadi kurang aktif. dari pernyataan lisan (oral) atau peragaan (visual) secara tepat. Bahasa lisan siswa dapat dibina menjadi bahasa yang lebih baik agar mudah dipahami orang lain.

Bakat. 4. Siswa dapat mengetahui dengan jelas apa yang terjadi. Ceramah dengan tujuan mengaktifkan siswa dapat dilakukan dengan menyusun pola variasi ceramah yang diselingi dengan kegiatan intelektual emosional siswa seperti melakukan tanya jawab. 8. Jika alatnya terlalu kecil ataupun penempatannya kurang tepat. memerlukan biaya yang lebih banyak. tanya jawab serta metode yang lain dinamakan metode ceramah bervariasi. 3. 5. 6. mengakibatkan demonstrasi itu tidak diamati secara jelas oleh seluruh siswa. tentu dengan segala kelebihan dan kelemahannya. serta bagaimana bekerjanya alat-alat yang digunakan. Waktu yang diperlukan lebih banyak. Kurangnya peralatan yang tersedia di sekolah. bagaimana proses terjadinya. memberikan tugas. Metode Ceramah Bervariasi Metode ceramah merupakan cara mengajar yang paling tradisional dan sudah lama digunakan di dalam pendidikan. Untuk mengatasi kelemahan dalam metode ceramah. Metode ceramah yang dilengkapi dengan diskusi. melaksanakan diskusi kelompok. 7. 1.5. 2. Rasa ingin tahu siswa dapat ditimbulkan. biasanya metode tersebut diselingi dengan metode tanya jawab atau metode diskusi. agar materi yang didemonstrasikan tidak terputus-putus. Kekurangannya: Menuntut pengetahuan dan kecekatan guru. 6 . keterampilan siswa akan lebih mudah untuk dikembangkan. membuat percobaan. Siswa dapat menerima materi pembelajaran lebih terkesan. melaksanakan demonstrasi dan sebagainya. sehingga dapat terbentuk pengertian yang lebih sempurna.

Ceramah murni tanpa variasi. Materi (bahan) dengan karakteristik yang berbeda. 5. Adapun faktorfaktor yang mempengaruhi teknik pemilihan metode adalah: 1. Waktu (persiapan mengajar). Metode hendaknya bukan saja sebagai alat bagi pengajar untuk menyajikan bahan pelajarannya. Pengajar (pengetahuan yang dikuasai. Siswa (tingkat dan latar belakang. umur. tetapi juga harus berfungsi sebagai alat bantu siswa. Keadaan dan fasilitas yang tersedia di sekolah/kelas. dan pengalaman lingkungan sosial dan budaya). dan personalitas). guru mengemukakan isi buku tersebut tanpa ada usaha ataupun pemberian tugas yang lain. pengalaman mengajar. Proses belajar akan menjadi efektif jika metodenya menitik beratkan pada efektivitas siswa. 2. Besar kecilnya kelompok subyek belajar. Hindarkan upaya metodologi yang tunggal (satu metode saja). 6. Bila tujuan yang akan dicapai lebih dari satu maka dapat ditentukan kombinasi berbagai metode. bukan hanya gurunya saja. karena metode dipengaruhi oleh beberapa faktor. 7. 7 . Teknik pemilihan metode dapat diibaratkan perangkat peralatan bagi seorang guru. Usahakan agar prinsip Student Active Learning (SAL) terlaksana. 3. 2. mengajarkan buku teks. Membina guru sebagai guru inkuiri.BAB III KESIMPULAN Metode mengajar sangat banyak jenisnya. alat mana atau kombinasi alat-alat apa yang akan dipilih hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhinya. 4. 3. Tujuan yang akan dicapai. Berikut beberapa saran di dalam memilih metode pembelajaran: 1.

DAFTAR PUSTAKA Mukminan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. dkk.html http://www.com/doc/8772794/METODE -Pembelajaran-IPS http://id. 2002.blogspot.wikipedia.org/wiki/pembelajaran 8 . Dasar-Dasar IPS.scribd. http://sriyunita7.com/2010/05/metode -pembelajaran-ips.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful