P. 1
Renja Optimalisasi Produk Perikanan

Renja Optimalisasi Produk Perikanan

|Views: 281|Likes:
Published by Zoel Kece

More info:

Published by: Zoel Kece on Oct 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/19/2014

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa / Ida Sanghyang Widhi Wasa, Rencana Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng Tahun 2010 dapat kami susun dengan baik dan tepat waktu. Penyusunan Rencana Kerja ini berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Disamping itu juga dari hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui mekanisme musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Program dan kegiatan yang dituangkan dalam rencana kerja tersebut merupakan perpaduan antara Program kegiatan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng dengan usulan kegiatan dari masyarakat yang dijaring dengan skala prioritas. Dengan demikian diharapkan akan dapat diwujudkan kesatuan tindak dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga semua kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan sasaran serta dapat menanggulangi berbagai permasalahan yang bersifat mendesak yang ada di masyarakat. Demikian rencana kerja ini kami susun, mohon masukan dan saran dan kritik yang bersifat membangun dari para peserta Forum SKPD

Singaraja, 26 Pebruari 2009 Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna,MM Pembina TK. I NIP. 080 096 662

1

75 Km2 dan panjang pantainya 144 Km. Kabupaten Buleleng mempunyai potensi yang sangat besar dibidang perikanan baik laut maupun darat. Luas lahan potensial untuk budidaya laut diperkirakan + 1. Dengan melihat kondisi tersebut. Adapun potensi perikanan dan kelautan meliputi : a. Perikanan Darat. Kabupaten Buleleng terletak di belahan utara Pulau Bali dengan luas daratan 1.BAB I PENDAHULUAN 1.75 Km2.358.05 Km. baik ikan pelagis.00 ton/tahun.88 Km2. ikan demersal yang diperkirakan potensi lestarinya sebesar 12.166. dimana di dalamnya terkandung berbagai jenis ikan. Untuk budidaya air tawar terdiri dari potensi budidaya kolam adalah 27. dan 3) Mutiara sebanyak 250 Ha. Secara Administrasi Kabupaten Buleleng terbagi menjadi 9 Kecamatan yang terdiri dari 7 Kecamatan memiliki wilayah pantai (pesisir) dan 2 Kecamatan tidak memiliki wilayah pantai.000 Ha dengan rincian: 1) Budidaya Kerapu dan Bandeng sebanyak 500 Ha. Potensi perikanan darat meliputi potensi perairan umum yang terdiri dari danau seluas 446 Ha dan sungai 25 Ha. Perikanan Laut. 2) Rumput Laut sebanyak 250 Ha. Luas perairan laut Kabupaten Buleleng 1. Latar Belakang Secara geografis. Disamping itu juga luas lahan potesial untuk budidaya air payau (tambak) adalah 500 Ha yang terdiri dari lahan pasang surut 350 Ha dan lahan non pasang surut 150 Ha.6 Ha 2 .1. b. dan Mina padi seluas 3534.166. sehingga pada radius 4 Mil luas perairan laut Kabupaten Buleleng adalah : 1.365. Sedangkan panjang pantai 157. Jadi dilihat dari luas wilayah daratan dan lautan kabupaten Buleleng hampir berimbang. tetapi memiliki danau dan sawah.32 Ha.

2. Tugas pokok dan fungsi Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perikanan dan Kelautan adalah melaksanakan kewenangan desentralisasi di bidang Perikanan dan Kelautan. Penduduk yang yang bermatapencaharian sebagai nelayan sebagian besar bermukim di wilayah pesisir yang kehidupannya masih ada dibawah garis kemiskinan. 3 .290 orang yang tergabung dalam 112 kelompok. .Pelaksanaan dan peningkatan produksi perikanan. maka Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng yang berdasarkan Keputusan Bupati Buleleng Nomor : 50 Tahun 2008. Sedangkan untuk pembudidaya ikan sebanyak 1.Jumlah penduduk yang bermata pencaharian sebagai nelayan baik nelayan laut maupun danau sebanyak 4.027 orang yang tergabung dalam 47 kelompok. 1.Penetapan dan pengelolaan plasma nuftah spesifik lokasi serta suaka perikanan. . Mengingat pentingnya kedudukan urusan Perikanan dan Kelautan. .Penataan dan pengelolaan perairan darat dan perairan laut.Perumusan kebijakan teknis di bidang perikanan dan kelautan Kabupaten Buleleng berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati. Untuk melaksanaklan tugas pokok tersebut maka Dinas Perikanan dan Kelautan mempunyai fungsi : . Tanggal 8 September 2008 memiliki tugas pokok melaksanakan kewenangan desentralisasi di bidang Perikanan dan Kelautan menyusun langkah-langkah strategis pembangunan urusan Perikanan dan Kelautan yang tertuang kedalam Rencana Kerja Tahun 2010 yang keseluruhannya tiada lain dimaksudkan dalam rangka mendukung pembangunan perikanan dan kelautan yang berkeadilan dan berkemakmuran.

Penggalian dan pemanfaatan kekayaan laut lainnya.Penataan dan pengawasan eksplorasi. konsisten dan berkelanjutan. inovatif serta proaktif.Pemberian rekomendasi permohonan perijinan sesuai dengan kewenangan dan kebijakan ysng ditetapkan oleh Bupsti serta ketentuan perudangundangan yang berlaku. antisipatif.3 Visi dan Misi Meningkatnya persaingan. sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil dan manfaat.. Berdasarakan arti Visi tersebut.Pengelolaan tata usaha dinas. kemana dan bagaimana Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng dibawa dan berkarya agar tetap konsisten dan dapat eksis. . eksploitasi. 1. .Peningkatan dan pembinaan usaha dan pengolahan hasil perikanan. .Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas.Melaksanakan penataan pembinaan pemukiman nelayan. Perubahan tersebut dilaksanakan secara bertahap. konservasi dan pengelolaan kekayaan laut . . kompetitif dan senantiasa mengupayakan perubahan kearah perbaikan. VISI Visi adalah pandangan jauh kedepan. terencana. maka dibawah ini Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng menetapkan Visi sebagai berikut : 4 . tantangan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan maka mendorong Dinas perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng untuk mempersiapkan diri agar lebih eksis. .

“ TERWUJUDNYA PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN DAN KELAUTAN YANG LESTARI. Dengan adanya pernyataan visi diharapkan seluruh karyawan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng dan pihak-pihak yang berkepentingan dapat mengenal dan mengetahui peran dan programprogram serta hasil yang akan diperoleh diwaktu yang akan datang. TERPADU DAN BERTANGGUNGJAWAB BAGI KESATUAN BANGSA DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. Misi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng adalah sebagai berikut : 5 . Proses perumusan misi dilakukan dengan memperhatikan masukan dari pihak yang berkepentingan (Stake Holders) dan memberikan peluang untuk perubahan sesuai dengan tuntutan lingkungan. “ MISI Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan sesuai visi yang ditetapkan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik.

92% dari tahun sebelumnya 2.710 atau meningkat 1. 3.sarana budidaya dari 58 unit menjadi 66 unit atau meningkat 12.459.3. e. Peningkatan peran laut sebagai pemersatu bangsa dan peningkatan budaya bahari.4 ton menjadi 13. Dicapainya produksi perikanan dan kelautan dari 13. Peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan..9 %. 1.5%.a. d. pembudidaya ikan dan masyarakat pesisir lainnya.4 Kondisi Makro Hasil Pembangunan Secara umum kondisi perikanan dan kelautan Kabupaten Buleleng dapat dikatakan telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2006. hal ini diindikasikan oleh: 1.000.12% ..0 % dari tahun sebelumnya 6 . Peningkatan kecerdasan dan kesehatan masyarakat melalui peningkatan konsumsi ikan.006.menjadi Rp.000. Pemeliharaan dan peningkatan daya dukung serta kualitas lingkungan perairan. c.sarana pengolahan dari 22 unit menjadi 37 unit atau meningkat 40. b. Sarana prasarana perikanan dan kelautan yang meliputi: .852.1% dari tahun sebelumnya. secara keseluruhan meningkat sebesar 18. .000.638 unit menjadi 3. Peningkatan peran sektor perikanan dan kelautan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah.4. Investasi perikanan dan kelautan dari Rp.8 ton atau meningkat sebesar 2.000.atau meningkat sebesar 37.armada penangkapan dari 3.775.

212.2.47% dari tahun sebelumnya.450.213.000.150.-/ RTP/ Bulan menjadi Rp. 2.4.-/RTP/Bulan atau meningkat sebesar 12.500 menjadi Rp.742. 7 . Meningkatnya sumbangan pihak ketiga pada usaha perikanan dan kelautan dari Rp.753.24% dari tahun sebelumnya 5.500 atau meningkat sebesar 0.000. Pendapatan masyarakat perikanan dan kelautan dari Rp.

d. Pendapatan nelayan masih rendah. Terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki nelayan. pembudidaya dan pengolah hasil perikanan.BAB II ISU STRATEGIS DAN PERMASALAHAN 2. adanya pengambilan pasir dan batu di laut / pesisir 2. Sering terjadinya konflik kepentingan dalam pemanfaatan perairan laut dan pesisir. 8 . Permasalahan Dengan melihat gambaran kondisi umum bidang perikanan dan kelautan tersebut muncul beberapa permasalahan antara lain : a. e. Degradasi lingkungan perairan/laut yang diakibatkan oleh masih adanya penangkapan ikan secara destruktif (peledak dan sianida). Masih adanya penangkapan ikan yang destruktif dan tidak ramah lingkungan. Terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan nelayan. Adanya benturan kepentingan dalam pemanfaatan lahan d.pembudidaya dan pengolah hasil perikanan dalam penerapan teknologi tepat guna dan berhasil guna. b. pembudidaya dan pengolah hasil perikanan c.2.1. c. Kualitas SDM Perikanan dan Kelautan masih rendah. Kurangnya permodalan yang dimiliki nelayan. b. Isu Strategis Isu strategis yang terdapat pada bidang perikanan dan kelautan antara lain : a.

b. 9 . tujuan tidak harus dinyatakan dalam bentuk kuantitatif akan tetapi dapat menunjukkan hasil pada kurun waktu tertentu ke depan.1. Penciptaan lapangan kerja (Pro – job) dan Percepatan pertumbuhan (Pro – growth). Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan . Meningkatkan peran sector perikanan dan kelautan dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah dan kesehatan masyarakat. Karakteristik tujuan dapat diartikan sebagai berikut : a. Berdasarkan karakteristik di atas maka Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng menentukan tujuan sebagai berikut : a. Tujuan merupakan inplementasi atau penjabaran dari misi dan merupakan suatu kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang. c. Abstrak belum tergambarkan dalam angka sebagai upaya mencapai tujuan dapat berjalan terus menerus. Idealistik mengandung nilai – nilai luhur sesuai dengan konsep Tri Hita Karana dan berkeinginan kuat untuk maju dan berhasil. pembudidaya ikan. b.BAB III TUJUAN DAN SASARAN 3. Jangkauan ke depan dicapai oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. rumput laut dan masyarakat pesisir lainnya. Tujuan Tujuan pembangunan perikanan dan kelautan tetap didasari oleh 3 pilar kebijakan pembangunan indonesia yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (R-PJMN) 2004-2009 yang meliputi: Pengentasan kemiskinan (Pro – poor).

produksi budidaya air payau sebesar 949. diukur.652. maka Dinas Perikanan dan Kelautan menetapkan sasaran yaitu “MENINGKATNYA PEMBANGUNAN PERIKANAN DAN KELAUTAN” dengan indikator sasaran sebagai berikut : a. produksi budidaya laut sebesar 1. 10 . Berkurangnya usaha-usaha penangkapan ikan yang destruktif dan tidak ramah lingkungan dari 3 kegiatan menjadi 1. Sasaran Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan dicapai secara nyata dalam jangka waktu tahunan. dan meningkatnya kualitas SDM Masyarakat Perikanan dan Kelautan 215 orang terlatih menjadi 245 orang terlatih.9 ton menjadi 59.9 ton menjadi 11.784 unit atau 2%. b. Fokus utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber daya perikanan dalam kegiatan-kegiatan Dinas Perikanan dan Kelautan. penangkapan di perairan umum sebesar 58. menantang namun dapat dicapai.c. produksi budidaya air tawar sebesar 18.1 ton atau 3%.710 unit menjadi 3. 3.4 ton menjadi 18.5 ton atau 1%. Meningkatnya produksi penangkapan di laut sebesar 11. Meningkatnya sarana dan prasarana di bidang penangkapan dari 3. di bidang budidaya dari 66 unit menjadi 73 unit atau 10% dan dibidang pengolahan hasil perikanan dari 37 unit menjadi 44 unit atau 10% d. dapat dinilai.5 menjadi 997. semesteran atau bulanan.2 .509.0 atau 5% c. Sasaran bersifat spesifik.1 ton menjadi 1. Mewujudkan kondisi lingkungan sumber daya perikanan dan kelautan yang berkualitas dan lestari.668. Berdasarkan pengertian tersebut .6 ton atau 1%.6 atau 1%.173. berorientasi pada hasil dan dapat dicapai dalam periode 1 (satu) tahun. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Aparatur Perikanan dan Kelautan dari 43 orang terlatih menjadi 46 orang terlatih.

Adapun kebijakan yang ditetapkan meliputi: a.3. 3. Strategi Dari tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Kebijakan merupakan ketentuan yang telah disepakati dari Departemen Kelautan dan Perikanan. program dan kegiatan. d. b. Adapun cara mencapai tujuan dan sasaran meliputi penetapan kebijakan. Memperkuat pengawasan dan pengendalian dalam pemanfaatan sumber daya perikanan dan kelautan. 11 . misi dan visi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng. e. laut dan perairan tawar. Menggalakkan perikanan budidaya yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan dengan pendekatan kewilayahan dan komoditas unggulan.e.000 ekor dan transplantasi karang dari 180 unit menjadi 220 unit. tujuan. tingkat Propinsi dan tingkat Kabupaten dan masyarakat. Memperkuat dan mengembangkan usaha perikanan tangkap secara efisien. f. Memelihara keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan serta ekosistim pesisir. Tersedianya Rencana Umum Tata Ruang Kawasan Pesisir dan Laut Kabupaten Buleleng. pelatihan dan penyuluhan. Mengembangkan pendidikan. Membaiknya kualitas lingkungan sumberdaya perikanan dan kelautan dengan indikasi meningkatnya populasi ikan melalui pelaksanaan restocking dari 150. Mengembangkan dan memperkokoh usaha penanganan dan pengolahan serta pemasaran hasil perikanan. f.000 ekor menjadi 200. lestari dan berbasis kerakyatan. maka langkah selanjutnya adalah menetapkan cara pencapaiannya. c. agar tercapai kelancaran dan keterpaduan dalam upaya mencapai sasaran.

000 e.dll) – Rp.000 d. Buleleng Tahun 2009 disusun disamping berdasarkan pada kondisi obyektif yang terjadi di lapangan. 190.500. Kegiatan Pengembangan Prasarana Perikanan Tangkap (Pengadaan Balai Kelompok. Program Pengembangan Perikanan Tangkap a.Operasional BBI) – Rp.000 2.000 c.000 12 .BAB IV PROGRAM / KEGIATAN DAN TARGET PENCAPAIAN KINERJA TERUKUR Rencana kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Pembangunan Dermaga serta Kelengkapannya) – Rp.562. pengalaman dan evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya. Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Perikanan Budidaya Air laut dan Payau (Pembinaan Sekaligus Memberikan Paket Denplot) – Rp. Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Perikanan Budidaya Air Tawar (Pembinaan Sekaligus Memberikan Paket Denplot) – Rp. 23. 40.000.421. 200.000. 579. 162.895. Program Pengembangan Budidaya Perikanan a. 233. Secara terinci rencana kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng adalah sebagai berikut : 1.Mesin. 244. Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Pembenihan Ikan (Pembinaan dan Memberikan Paket Pembenihan Kepada Pembenih Ikan Air Tawar) – Rp.000. Kegiatan Pemeliharaan (Operasional PPI) Rutin/Berkala Tempat Pelelangan Ikan Kegiatan Pengembangan Sarana Perikanan Jukung. Kegiatan Pendampingan pada Kelompok Tani Pembudidaya Ikan (Pembinaan Kepada Kelompok UPP ) – Rp. juga berpedoman pada berbagai kebijakan dari pemerintah atasan dan peraturanperaturan yang berlaku. c.Jaring.000.000 b. Kegiatan Pendampingan Pada Kelompok Nelayan Perikanan Tangkap (Bintek Kepada Nelayan) – Rp.000 b.500 Tangkap (Pengadaan d. Kegiatan Pengembangan Bibit Ikan Unggul (Pengadaan Induk di BBI.

300.500 13 . Sosialisasi UU/Peraturan Bidang Perikanan dan Kelautan.570.000 d.500. PNPM Mandiri Kelautan Perikanan (Bantuan Langsung Kepada Nelayan. Kegiatan Pembinaan Mutu dan Pengolahan Hasil Perikanan (Pengadaan Mesin Es Curah) – Rp. Kegiatan Pembinaan Masyarakat Swakarsa Pengamanan Sumberdaya Kelautan (Operasional KAMLA.574. 290.000 e. 512.Bantuan Langsung kepada 5 Kelompok Nelayan di Kecamatan Seririt) – Rp.000 c. 145. terbentuknya 5 kelompok POKMASWAS) – Rp.400.507. Program Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengawasan dan Pengendalian SDK a. 40. Pemberian Bantuan Langsung Berupa Penguatan Modal Kepada Nelayan dan Pembudidaya. Kegiatan Pembinaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (Rp. Kegiatan Kajian Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan (Operasional Pasar Benih Ikan) – Rp.000) (Pembinaan dan Monitoring PEMP di 7 Kecamatan.Dana Bergulir Berupa Dana Ekonomi Masyarakat Produktif (DEP) Pemberian Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang diberikan kepada 6 kelompok nelayan) b. Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir a.000 c. 197.000.Pameran Pembangunan) – Rp. Kegiatan Peningkatan Prasarana dan Sarana Pengolahan Hasil Perikanan (Bantuan Alat Pengolahan dan Bangsal Pengolahan Kepada Ibu-Ibu Pengolah) – Rp. 100. 1.665.000 4. 49. Kegiatan Pemantapan Pemasaran Produksi Perikanan (Pembangunan Pasar Tradisional) – Rp.Pembentukan Koperasi Nelayan dari fase inisiatif ke fase Institusi) kemudian tahun 2007 s/d 2009 dirubah menjadi fase disverifikasi.000.3. Mitigasi Bencana Lingkungan Laut dan Pesisir (Bantuan 40 Rumah Nelayan di 4 Kecamatan) – Rp.000 5.000. Kegiatan Pengembangan dan Penatausahaan Perikanan (Pelayanan Pembinaan Kepada Pengusaha Pabrik. 223.000 b. Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan a.

131.070.Supervisi.500 c.462. 635. Sistem Laku) – Rp.500 6. Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan a. 150. Program Peningkatan Kegiatan Budaya Kelautan dan Wawasan Maritim Kepada Masyarakat a.730.Programa Penyuluhan. 91. Kegiatan Penyuluhan Budaya Kelautan (Pembinaan dan Penyuluhan Budaya Kelautan melalui Gema Ikan.Penyusunan Renstra Pesisir.692. Terbentuknya Daerah Perlindungan Laut) – Rp. Bangunan Pos Pengawasan) – Rp. Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Pengawasan Sumberdaya Kelautan (Pengadaan Alat Komunikasi. Kegiatan Konservasi dan Rehabilitasi Sumberdaya Lingkungan Perairan dan Laut (Penanaman Terumbu Karang dan Pengadaan Alat Selam. Pemasangan Papan Larangan.000 7.000 14 . Jukung Fiber Bermotor untuk Pengawasan.Restocking. Bersih Pantai. Bakti Sosial dan Lomba Perahu Layar) – Rp.b. Kegiatan Kajian Sistem Penyuluhan Perikanan (Pembinaan/Evaluasi Kelompok.

pesisir dan laut berdasarka kemampuan dan kemauan yang harus diupayakan untuk dapat tumbuh dan berkembang 15 . Satu pengharapan utama. maka fokus kebijakan dan program serta kegiatan 5 (lima) tahun Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng adalah membangun dan dan mensejahterakan ikan dengan nelayan dan pembudidaya. Continental way of thinking merupakan cara pandang yang lebih menonjolkan keekaannya dari pada kebinekaannya. mengakibatkan secara tidak sadar menjadi kerangka pikir umum bahwa kreteria pembangunan yang berhasil apabila mampu mengeksploitasi daratan sebesar-besarnya. Cara berfikir continental dalam mengambil keputusan pembangunan sektor perikanan perlu diubah terlebih dahulu.BAB V PENUTUP Paradigma pembangunan yang selama ini berangkat dan berorientasi dari daratan centris (continental). pengolah pedagang memperhatikan kelestarian lingkungan yang mengacu pada Tri Hita Karana. Satu hal yang harus diingat bahwa Kabupaten Buleleng mempunyai pantai terpanjang di 9 Kabupaten/kota di Bali yaitu panjangnya 144 Km dan mempunyai potensi yang cukup besar di sektor perikanan. program dan kegiatan Dinas Perikanan dan Kelautan ini dapat memberikan suatu bekal kemandirian kepada masyarakat nelayan dan pembudidaya untuk dapat mengolah sumber daya alam. Persoalan ini penting untuk diletakkan secara proporsional sebagai bagian dari pergeseran paradigma baru dalam pembangunan di Kabupaten Buleleng.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->