Puisi Narataif uisi naratif mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair.

Ada puisi naratif yang sederhana, ada yang sugestif, dan ada yang kompleks. Puisi-puisi naratif, misalnya: epik, romansa, balada, dan syair .

Priangan Si Jelita

Seruling berkawan pantun, Tangiskan derita orang priangan, Selendang merah, merah darah Menurun di Cikapundung. Bandung, dasar di danau Lari bertumpuk di bukit-bukit. Seruling menyendiri di tepi-tepi Tangiskan keris hilang di sumur Melati putih, putih hati, Hilang kekasih dikata gugur. Bandung, dasar di danau Derita memantul di kulit-kulit. Puisi ini bertemakan tentang keindahan alam, gadis-gadis , bukit dan gunung di daerah priangan. Semoga Puisi Priangan Si Jelita ini, menginspirasikan kita semua Balada adalah puisi yang bercerita tentang orang-orang perkasa, tokoh pujaan, atau orang-orang yang menjadi pusat perhatian. Rendra banyak sekali menulis balada tentang orang-orang tersisih, yang oleh penyairnya disebut "Orang-orang Tercinta". Kumpulan baladanya yaitu, Balada Orang-orang Tercinta dan Blues Untuk Bonnie. Balada Ibu yang Dibunuh Ibu musang dilindung pohon tua meliang bayinya dua ditinggal mati lakinya. Bulan sabit terkait malam memberita datangnya waktu makan bayi-bayinya mungil sayang.

Matanya berkata pamitan, bertolaklah ia dirasukinya dusun-dusun, semak-semak, taruhan harian atas nyawa.

Tiada tahu akan merataplah kolik meratap juga dan bayi-bayinya bertanya akan bunda pada angin Tenggara. Tiada pulang ia yang meski rampas rejeki hariannya ibu yang baik. Dan jalannya semua peristiwa tanpa dukungan satu dosa. pada bangkainya gugur pula dedaun tua. matinya baik. Tanpa. dengan diselingi perkelahian dan petualangan yang menambah percintaan mereka lebih mempesonakan.Burung kolik menyanyikan berita panas dendam warga desa menggetari ujung bulu-bulunya tapi dikibaskannya juga. Lalu satu ketika di pohon tua meliang matilah anak-anak musang. Membubung juga nyanyi kolik sampai mati tiba-tiba oleh lengkin pekik yang lebih menggigilkan pucuk-pucuk daun tertangkap musang betina dibunuh esok harinya. . mati dua-duanya. Romansa adalah jenis puisi cerita yang menggunakan bahasa romantic berisi kisah percintaan yang berhubungan dengan ksatria.

Romansa adalah jenis puisi cerita yang menggunakan bahasa romantic berisi kisah percintaan yang berhubungan dengan ksatria. serenada. dengan diselingi perkelahian dan petualangan yang menambah percintaan mereka lebih mempesonakan. balada. Rendra juga banyak menulis romansa. Ada juga parable atau alegori. Priangan “Si Jelita”.Ada bermacam-macam jenis puisi yang ditulis para penyair Indonesia. yang oleh penyairnya disebut "Orang-orang Tercinta". dan sebagainya. W. ada yang sugestif. Cleanth Brooks menyebut adanya puisi naratif dan puisi deskriptif (1979:335-356). Sehingga mudah mengklasifikasikan. platonic. Kumpulan baladanya yaitu. puisi kamar.H. dan ada yang kompleks. a. David Daiches menyebut adanya puisi fisik. kita mengenal judul-judul: balada. Ada puisi naratif yang sederhana. dan bagaimana penyair dalam menyampaikan inspirasinya. Puisi Naratif.J. romansa. tokoh pujaan. dan puisi auditorium juga sering kita jumpai. yakni kisah percintaan sebelum Rendra menikah. . Kennedy menyebut adanya puisi konkret dan balada (1071:116-226). atau orang-orang yang menjadi pusat perhatian. serta bagaimana menafsirkan makna puisi dengan mudah. Sedangkan istilah ode. hal yang dipandang erat hubungannya adalah jenis puisi itu sendiri dan sudut pandang penyair. X. stanza. Puisi-puisi naratif. Dalam memahami makna karya sastra. Priode 1953-1961 banyak ditulis jenis romansa ini. dan Deskriptif Klasifikasi puisi ini berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasan yang hendak disampaikan. romansa. Dalam kumpulan puisi Rendra. Rendra banyak sekali menulis balada tentang orang-orang tersisih. Kisah cinta ini dapat huga berarti cinta tanah kelahiran seperti puisi-puisi Ramadhan K. Salah satu bagian dalam "Empat Kumpulan Sajak"nya berjudul "Romansa" dan berisi jenis puisi romansa.H Hudson menyatakan adanya puisi sebyektif dan puisi obyektif (1959:96). Balada Orang-orang Tercinta dan Blues Untuk Bonnie. Karya sastra tidak bersifat otonom. dan syair. misalnya: epik. Sebenarnya ada banyak sekali macam-macam puisi. 1. himne. Lirik. dan metafisik (1948:145). Kirdjomuljo menulis romansa yang berisi kisah petualangan dengan judul “Romance Perjalanan". termasuk jenis puisi apakah yang kita ciptakan. kita mengacu pada beberapa hal yang erat hubungannya dengan puisi tersebut. Puisi Narataif Puisi naratif mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. Dalam pemahaman puisi. Balada adalah puisi yang bercerita tentang orang-orang perkasa.

dan seterusnya. “Teratai” Sanusi Pane. Ode adalah Puisi yang berisi pujaan terhadap seseorang. sesuatu hal. ada yang bahagia. lidahku yang terjepit. Serenada adalah Sajak percintaan yang bisa dinyanyikan. dan sebagainya. sebuah ode yang memuja tokoh proklamator Bung Karno dan Bung Hatta. Jenis puisi lirik misalnya: elegi. dalam Lumpur dan lumut Dengan api menyapu kelam menjadi untaian permata hijau dibentangan cahaya abadi Yang sesantiasa membuatnya tak pernah berhenti bermimpi menguak kabut gulita mendung. Kini kita ikut membubuhkan nama diatas bengkalainya.b. menjelmakan impian demi impian Dengan seorang sahabatnya. mereka tanda tangani naskah itu Mereka memancang tiang bendera. kurindukan semangatnya menyanyi kembali bersama gemuruh cinta yang membangun sejuta rajawali . ODE BUAT PROKLAMATOR Bertahun setelah kepergiannya kurindukan dai kembali Dengan gelombang semangat halilintar dilahirkan sebuah negri. Elegi adalah Puisi yang mengungkapkan perasaan duka. Misalnya Serenada hitam. menggenti bahasa pada buku Lalu dia meniup terompet dengan selaksa nada kebangkitan sukma. “Diponegoro” Chairil Anwar. sedih. berjaga membacakan sejarah. buih lenyap dilaut biru derap suara yang gempita Cuma bertahan atau menerkam Ya. kecewa. meruntuhkan sambil mencari. di sawah terbuka yang sakti Kata berpasirdibibir pantai hitam dan oh. Rendra banyak menciptakan serenada dalam 'Empat Kumpulan Sajak'. daftar mimpi membelit bulan perang saudara mengundang musnah. Berikut ini kutipan Ode Buat Proklamator. merobah nama dan peta. Warnawarna dibelakang serenada itu melambangkan sifat nyanyian cinta itu. Puisi Lirik Dalam puisi lirik penyair mengungkapkan aku lirik atau gagasan pribadinya. Yang banyak ditulis adalah pemujaan terhadap tokoh-tokoh yang dikagumi. Kata serenada berarti nyanyian yang tepat dinyanyikan pada waktu senja. serenade ungu. dendam tidur di hutan-hutan. Misalnya "Elegi Jakarta" karya Asrul Sani yang mengungkapkan perasaan duka penyair di kota Jakarta. menerjang benteng demi benteng membalikkan arah to[pan. serenade Merah Jambu. walau tak mudah. Ia tidak bercerita. ode. Serenada Biru. sesuatu keadaan. dan serenada. dan “Ode Buat Proklamator” Leon Agusta merupakan contoh ode yang bagus. Serenada Kelabu.

Puisi auditorium disebut juga puisi oral karena cocok untuk dioralkan. Ungkapan-ungkapan rasa kagum ini sangat mengena dan tidak bersifat klise. misalnya puisi satire. Puisi Kamar ialah Puisi yang cocok dibaca sendirian atau dengan satu atau dua pendengar saja di dalam kamar. Kritik Sosial adalah Puisi yang juga menyatakan ketidak senangan terhadap keadaan tau terhadap diri seseorang. Puisi-puisi auditorium disebut juga puisi Hukla (puisi yang mementingkan suara atau serangakaian suara). penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap keadaan / peristiwa. Puisi Deskriptif Didepan telah dinyatakan bahwa dalam puisi deskriptif. Sajak-sajak Leon Agusta banyak yang dimaksudkan untuk sajak auditorium. namun dengan cara membeberkan kepincangan atau ketidak beresan keadaan / orang tersebut. 3.Tak mengelak dalam bercumbu. atau suasana dipandang menarik perhatian penyair. namun dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya. c. Puisi Fisikal. Puisipuisi Rendra kebanyakan adalah puisi auditorium yang baru memperlihatkan keindahannya setelah suaranya terdengar lewat pembacaan yang keras. Puisi Kamar dan Puisi Auditorium Istilah puisi kamar dan puisi auditorium juga kita jumpai dalam buku kumpulan puisi ‘Hukla’ karya Leon Agusta. Satire adalah Puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan. biar berbisa perih dirabu Berlapis cemas menggunung sesal mutiara matanya yang pudar Bagi negriku. di mimbar yang jumlah pendengarnya dapat ratusan orang. dapat diungkapkan rasa kagum penyair kepada sang proklamator. dan Metafisikal Pembagian puisi oleh David Daiches ini berdasarkan sifat dari isi yang dikemukakan . dapat kita hayati sejak enam baris terakhir. Jenis puisi yang dapat diklasifikasikan dalam puisi deskriptif. Platonik. dan puisi-puisi impresionitik. kritik sosial. Impresionistik adalah Puisi yang mengungkapkan kesan (impresi) penyair terhadap suatu hal. 2. Puisi Auditorium adalah Puisi yang cocok dibaca di auditorium. Kerinduan penyair untuk mendengarkan bara semangat yang ditiupkan lewat pidato-pidato yang berapi-api. bermimpi dibawah bayangan burung garuda (Hukla 1979) Dalam puisi ini. benda.

perasaan. 5. dilihat. Puisi Obyektif berarti Puisi yang mengungkapkan hal-hal diluar diri penyair itu sendiri. Hal-hal yang didengar. ideogramatik. dilain pihak dapat disebut sebagai puisi metafisik (menagjak pembaca merenungkan hidup. Puisi Platonik adalah Puisi yang sepenuhnya berisi hal-hal yang bersifat spiritual atau kejiwaan. balada.dalam puisi itu. Puisi naratif dan deskriptif kebanyakan adalah puisi obyektif. yakni puisi yang mengungkapkan gagasan. dan Syair Si Burung Pingai dapat dipandang sebagai puisi metafisikal. Dapat dibandingkan dengan istilah 'Cinta Platonis' yang berarti cinta tanpa nafsu jasmaniah. Puisi religius disatu pihak dapat dinyatakan puisi platonic (menggambarkan ide atau gagasan penyair). karya-karya mistik Hamzah Fansuri seperti Syair Dagang.Kennedy memberikan nama jenis puisi tertentu dengan nama puisi konkret. Puisi Metafisikal adalah Puisi yang bersifat filosofis dan mengajak pembaca merenungkan kehidupan dan merenungkan Tuhan. 4. karena mengungkapkan keadaan jiwa penyair sendiri. Puisi-puisi yang ditulis kaum ekspresionis dapat diklasifikasikan sebagai puisi subyektif. X. Puisi obyektif disebut juga puisi impersonal. Yang dilukiskan adalah kenyataan dan bukan gagasan. kaligrafi. meskipun juga ada beberapa yang subyektif. Kita mengenal adanya bentuk grafis dari puisi. atau puisi-puisi Sutardji Calzoum Bachri yang menunjukkan pengimajian lewat bentuk grafis. Demikian pula puisi lirik dimana aku lirik bicara kepada pembaca. ungkapan cinta luhur seorang kekasih atau orang tua kepada anaknya dapat dimasukkan ke dalam klasifikasi puisi platonik. kehidupan. juga puisi dramatis biasanya merupakan puisi fisikal. Contoh dalam bahasa Inggris. yang dapat dihayati keindahan bentuk dari sudut pandang (poem for the eye). artinya menggambarkan kenyataan apa adanya. religius. tanda baca dan hurufhuruf sangat potensial membentuk gambar. dan Tuhan). Syair Perahu. Dalam puisi konkret ini. Puisi Subyektif dan Puisi Obyektif Puisi Subyektif disebut juga Puisi Personal. Puisi Fisikal adalah Puisi bersifat realistis. Puisi Konkret Puisi konkret sangat terkenal dalam dunia perpuisian Indonesia sejak tahun 1770an. pikiran. misalnya karya Joice Klimer berikut ini : t . yakni puisi yang bersifat visual. impresionistis. atau dirasakan merupakan obyek ciptaannya.J. dan suasana dalam diri penyair sendiri. Puisi-puisi naratif. Kasidah-kasidah “Al-Barzanji” karya Ja'far Al-Barzanji dan tasawuf karya Jalaludin Rumi dapat diklasifikasikan sebagai puisi metafisikal. Puisi-puisi ide atau cita-cita. Gambar wujud fisik yang 'kasat mata' lebih dipentingkan dari pada makna yang ingin disampaikan.

Hanya dalam suasana mood seorang penyair besar mampu menciptakan puisi prismatis. Puisi-puisi dari orang yang baru belajar menjadi penyair biasanya adalah puisi diafan. Pembaca tetap dapat menelusuri makna puisi itu. Mereka belum mampu mengharmoniskan bentuk fisik untuk mengungkapkan makna. maka niscaya tidak akan dapat dihasilkan puisi prismatis. maka pembaca akan lebih cepat dan tepat menafsirkan makna puisi tersebut. Puisi konkret ada yang berbentuk segi tiga. maka itu akan menjadi puisi yang bersifat prosaic dan terlalu cerlang sehingga diklasifikasikan sebagai puisi diafan. Jika puisi terlalu banyak majas. kerucut. dan Puisi Inspiratif . Puisi Pernasian. Kemudian diikuti oleh penyair-penyair yang lebih muda. dan Prismatis Puisi Diafan atau puisi polos adalah puisi yang kurang sekali menggunakan pengimajian. Ada bermacam-macam makna yang muncul karena memang bahasa puisi bersifat multi interpretable. majas. kata konkret dan bahasa figurative. Namun belum tentu semua puisi yang dihasilkan bersifat prismatis. Jika puisi itu diciptakan tanpa kekuatan pengucapan. tiang lingga. 7. dan ada juga yang menunjukkan lambang tertentu. Jika pembaca mempunyai latar belakang pengetahuan tentang penyair dan kenyataan sejarah. Makna yang aneka ragam itu dapat ditelusuri pembaca. Puisi Diafan. spindle. namun karena membentuk gambar pohon natal. Gelap. diksi. 6. belah ketupat. kiasan. sehingga puisinya mirip dengan bahasa sehari-hari. Dalam puisi prismatis penyair mampu menyelaraskan kemampuan menciptakan majas. Puisi-puisi anak-anak atau puisi karya mereka yang baru belajar menulis puisi dapat diklasifikasikan puisi diafan. maka pembaca mengetahui bahwa yang dimaksud penyair adalah pohon natal. dan sebagainya. Karya Sutardji banyak sekali yang dapat diklasifikasikan sebagai puisi konkret. Namun makna itu bagaikan sinar yang keluar dari prisma. Namun kadang-kadang juga kita jumpai puisi gelap. namun tidak gelap. Puisi prismatis kaya akan makna. maka puisi itu menjadi gelap dan sukar ditafsirkan. versifikasi. Puisi yang demikian akan sangat muda dihayati maknanya.ttt rrrrrrr eeeeeeeee ??? Kata yang hendak dinyatakan dalam puisi ini hanyalah 'tree'. Dengan demikian penyair tersebut tidak memiliki kepekaan yang tepat dalam takarannya untuk lambang. namun tidak terlalu gelap. piala. Penyair-penyair seperti Amir Hamzah dan Chairil Anwar dapat menciptakan puisipuisi prismatis. ideografik. oval. dan pengimajian sedemikian rupa sehingga pembaca tidak terlalu mudah menafsirkan makna puisinya. Sebaliknya jika puisi itu kering akan majas dan versifikasi.

Penyair benar-benar masuk ke dalam suasana yang hendak dilukiskan. sekali baca habis. Ir. Pembaca memerlukan waktu cukup untuk menafsirkan . Stansa Jenis puisi yang bernama stanza kita jumpai dalam Empat Kumpulan Sajak karya Rendra. puisi ini melukiskan dan merupakan hasil refleksi . 1969) 9. Berikut ini dikutip contoh stanza yang ditulis sekitar tahun 1969. Puisi Demonstrasi dan Pamflet Puisi demonstrasi menyaran pada puisi-puisi Taufiq Ismail dan mereka yang oleh Jassin disebut angkatan 66. termasuk puisi yang menggunakan bahasa pernassioan. (Herwa. Puisi Inspiratif diciptakan berdasarkan mood atau passion. Puisi-puisi yang ditulis oleh ilmuwan yang kebetulan mampu menulis puisi. kebanyakan adalah puisi pernasian. Suasana batin penyair benarbenar terlibat kedalam puisi itu. Karena Jajang Tuhan Saya minta duit Buat beli sugus Karena Jajang Lagi doyan sugus 8. Demikian juga puisi-puisi Dr. sedangkan dalam setanza seluruh puisi itu hanya terdiri atas 8 baris. puisi prosaic seperti karya penyair-penyair tahun 1970-an dibawah ini. Jujun S. Stanza berbeda dengan oktaf karena oktaf dapat terdiri atas 16 atau 24 baris. Dengan mood. Suriasumantri yang sarat dengan pertimbangan keilmuan. Stanza artinya puisi yang tediri atas 8 baris. Aturan pembarisan dalam oktaf adalah 8 baris untuk tiap bait. puisi yang diciptakan akan memiliki tenaga gaib. Puisi pernasian diciptakan dengan pertimbangan ilmu atau pengetahuan dan bukan didasari oleh inspirasi karena adanya mood dalam jiwa penyair. Puisi-puisi Rendra dalam “Potret Pembangunan” dalam puisi yang banyak berlatar belakang teori ekonomi dan sosiologi dapat diklasifikasikan sebagai puisi pernasian. Malam kelabu Ada angina mnerpa jendela Ada langit berwarna kelabu Hujan titik satu-Saturday menatap cakrawala malam jauh Masih adakah kuncup-kuncup mekar Atau semua telah layu Kelu dalam seribu janji Kelam dalam penantian.Pernasian adalah sekelompok penyair Prancis pada pertengahan akhir abad 19 yang menunjukkan sifat puisi-puisi yang mengandung nilai keilmuan.

Rendra adalah tokoh puisi pamflet. Istilah-istilah gagah membela kelompoknya disertai dengan istilah tidak simpatik yang memojokkan pihak yang dikritik. tirani. bahasa pusi pamflet juga bersifat prosaic. sehingga kebenaran sulit ditrima secara obyektif. Pihak yang dibela diberikan tempat dan kedudukan yang terhormat dan serba benar. kelaparan. kata-kata yang membakar semangat kelompok banyak dipergunakan. Didepan telah diberikan salah satu contoh puisi pamflet Rendra yang berjudul "Sajak Burung Kondor". Kata-katanya mengungkapkan rasa tidak puaas kepada keadaan. Mimbar Dari mimbar ini telah dibicarakan Pikiran-pikiran dunia Suara-suara kebebasan Tanpa ketakutan Dari mimbar ini diputar lagi Sejarah kemanusiaan Pengembangan teknologi Tanpa ketakutan Di kampus ini Telah dipahatkan Kemerdekaan Segala despot dan tirani Tidak bisa dirobohkan Mimbar kami (Taufiq Ismail. dan kondom dinyatakan bersam dengan kata-kata penderitaan. artinya melukiskan perasaan kelompok. Seperti halnya puisi demonstrasi. puisi-puisi demonstrasi 1966 bersifat ke-kita-an. sedang pihak yang dikritik dilukiskan berada dalam posisi yang kurang simpatik. Di bawah ini dikemukakan salah satu contoh. 1966) Seperti halnya puisi pamflet. kebatilan.demonstrasi para maha siswa dan pelajar sekitar tahun 1966. kamanusiaan. Menurut subagio Sastrowardoyo. dan emosional selama penyair terlibat dalam demonstrasi 1966. puisi-puisi demonstrasi merupakan ungkapan sepihak. seperti kebenaran. Puisi pamflet juga mengungkapkan protes social. gaya paradoks dan ironi banyak kita jumpai. dan sebagainya. Sementara itu. Munculnya kata-kata yang berisi protes secara spontan tanpa proses pemikiran atau perenungan yang mendalam. Kata-kata cukong. mental. dan . Puisi-puisi mereka adalah endapan dari pengalaman fisik. Disebut puisi pamflet karena bahasanya adalah bahasa pamflet. bukan perasaan individu.

Mendengar 130 juta rakyat. Melihat Indonesia Raya. Aku melihat sarjana-sarjana menganggur Berpeluh di jalan raya. Berjuta-juta harapan ibu dan bapak . Berak diatas mereka …………………………………. Di bawah iklan berlampu neon. Dalam pusi-puisi pamflet banyak kita jumpai kata-kata tabu yang diungkapkan penyair untuk menunjukkan kedongkolan hati penyair kepada pihak yang dikritik atau terhadap keadaan yang tidak memuaskan dirinya. Tanpa pohonan Tanpa dangau persinggahan. suatu kehebatan Rendra dalam menciptakan puisi pada tahun 50-an. Menghisap udara Yang disemprot deodorant..kesengsaraan rakyat kecil yang dibela. Kata-kata kasar. Tanpa pilihan. Delapan juta kanak-kanak Menghadapi satu jalan panjang. Puisi-puisi pamflet Rendra ini mengingatkan kita akan puisi-puisi Jerman pada awal industrialisasi di sana. ungkapan-ungkapan langsung ke sasaran. …………………………………………………… Bunga-bunga bangsa tahun depan Berkunang-kunang pandang matanya. Tanpa ada bayangan ujungnya …………………………………. dan hiperbola yang bertujuan memojokkan pihak yang dikritik banyak kita jumpai dalam puisi-puisi pamflet Rendra. Berikut ini dikutip salah satu puisi pamflet Rendra Menghirup sebatang lisong. Dan di langit Dua tiga cukong mengangkang. Disesuaikan dengan teknologi yang diimport. Aku melihat wanita bunting Antri uang pensiun Dan di langit: Para teknokrat berkata : Bahwa bangsa kita adalah malas Bahwa bangsa mesti dibangun Mesti di up-grade. Puisipuisi pamflet Rendra kebetulan merupakan reaksi terhadap industrialisasi yang berkembang pesat sekitar tahun 1974 (seperti halnya puisi pamflet Jerman). Puisi pamflet Rendra kehilangan makna konotatif.

Keluar ke desa-desa. Apakah arti kesenian. Puisi "Teratai" karya Sanusi Pane boleh dikatakn sebagai puisi alegori. Diktat-diktat hanya boleh memberi metode Tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan. Bila terpisah dari derita lingkungan. Kita mesti keluar ke jalan raya. 1001 Malam. Apakah artinya berpikir. Bayan Budiman dan Hikayat Bachtiar juga dapat diklasifikasikan sebagai parable. Jenis alegori yang terkenal adalah parable yang juga disebut dongeng perumpamaan. 10. Alegori Puisi sering-sering mengungkapakan cerita yang isinya dimaksudkan untuk memberikan nasihat tentang budi pekerti dan agama.Menjadai gembalau suara kacau. Kisah tokoh pendidikan yang dilukiskan sebagai teratai itu digunakan untuk memberi nasihat kepada generasi muda agar mencontoh teladan 'teratai' itu. karena kisah bunga teratai itu digunakan untuk mengisahkan tokoh pendidikan. Inilah sajakku Pamflet masa darurat. Bila terpisah dari masalah kehidupan. Cerita berbingkai seperti Panca Tantra. Mencatat sendiri semua gejala. . Dan menghayati persoalan yang nyata. Dalam kitab suci banyak kita jumpai dongeng-dongeng perumpamaan yang maknanya dapat kita cari dibalik yang tersurat. Menjadi karang di bawah muka samudra. Kita mesti berhenti membeli rumus-rumus asing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful