P. 1
6 Hukum Waris Indonesia Dalam Perspektif Islam_ Adat Dan Bw

6 Hukum Waris Indonesia Dalam Perspektif Islam_ Adat Dan Bw

|Views: 19,401|Likes:
Published by Prayoga Galih

More info:

Published by: Prayoga Galih on Oct 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2014

pdf

text

original


ii

KATA PENGANTAR

(Edisi Revisi)

Buku Hukum Waris yang sedang Anda baca ini adalah sebuah buku

yang penulis susun serta diterbitkan pertama kali pada tahun 1984, kemudian

dicetak ulang pada tahun 1995. Sejak saat itu buku ini tidak diterbitkan

karena berbagai pertimbangan. Kini buku tersebut hadir kembali ke hadapan

para pembaca setelah mengalami proses revisi dengan judul yang juga

mengalami perubahan. Pada terbitan pertama dan kedua buku ini berjudul

“Intisari Hukum Waris Indonesia”. Kini setelah materinya mengalami revisi,

judul buku ini pun diubah menjadi “Hukum Waris Indonesia Dalam

Perspektif Islam, Adat, dan BW”.

Bagi para Mahasiswa (S1) Ilmu Hukum yang sedang mengikuti

perkuliahan Hukum Keluarga dan Waris (A1A.301), Hukum

Perkawinan dan Waris Islam (A1A.302), serta mata kuliah Hukum

Perkawinan dan Waris Adat (A10.405), ada baiknya apabila memiliki dan

membaca buku ini. Demikian pula kepada para Mahasiswa (S2)

Pascasarjana Magister Kenotariatan yang sedang mengikuti perkuliahan

Hukum Waris Islam, Hukum Waris BW, dan Hukum Waris Adat,

semoga buku ini dapat membantu anda dalam rangka menelusuri serta

memahami hal ihwal hukum waris yang sedang dikaji.

Ucapan terima kasih tentu saja saya sampaikan kepada Penerbit

Refika Aditama Bandung yang telah bersedia untuk menerima naskah buku

ini untuk diproses penerbitannya.

Last but not least, menyadari segala kekurangan buku ini, sehingga

kritik dan saran dari pembaca, insya Allah akan sangat penulis hargai.

Paling akhir, kepada semua pihak yang telah memungkinkan terbitnya

kembali buku ini, penulis mengucapkan terima kasih.

Taruna Parahiangan, Bandung, 5 Mei 2005




Eman Suparman, Lahir di Kuningan, 23 April 1959. Islam, Laki-laki. Lektor
Kepala Hukum Acara Perdata pada Bagian Hukum Acara Fakultas Hukum
Universitas Padjadjaran Bandung.
Pendidikan: S1 bidang Hukum Perdata,Universitas Padjadjaran,1982; S2 bidang
Hukum Acara Perdata, Universitas Gadjah Mada, 1988; S3 bidang Hukum
Arbitrase dan Penyelesaian Sengketa, Universitas Diponegoro, 2004. Judul
Tesis:
Keharusan Mewakilkan Dalam Menunjang Proses Pemeriksaan Perkara
yang Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan. Pembimbing: Prof. Dr. R.M.
Sudikno Mertokusumo, S.H.; Judul Disertasi: Pilihan Forum Arbitrase Dalam
Sengketa Komersial Untuk Penegakan Keadilan. Promotor: Prof. Dr. I.S.
Susanto,S.H. (alm), Prof. Dr. Paulus Effendi Lotulung, S.H. (Ketua Muda
Mahkamah Agung RI), Prof. Dr. Hj. Esmi Warassih Pujirahayu, S.H.,M.S.
Pengalaman tambahan: Sandwich Programme” untuk studi lanjutan,
penelitian, dan studi perbandingan bidang Hukum Perdata Internasional dan
Hukum Arbitrase di Rijksuniversiteit Leiden, The Netherlands, 1990/1991.
Sebagai Visiting Scholar for the European Council Session at Strasborough,
France, March 1991.” Awal 1997 dengan ABWPP & Associates stipend kembali
berkesempatan sebagai Visiting Scholar at “de Hoge Raad der Nederlanden”;
The Hague, The Netherlands, March 1997; Visiting Academic and Research
Programme, organised by The Departement of Law The University of
Nottingham, United Kingdom, April 1997; Visiting Scholar at “The 7th Annual
Writers” Festival Prague ’97 at Franz Kafka Centre on Prague’s Old Town
Square, Prague, Czech Republic, May 1997; Participant at The SANGIS
Training Programme: South East Asian Network for a Geological Information
System; International Centre for Training and Exchanges in Geosciences; United
Nations Buildings, Bangkok, Thailand, June 2001.

Buku yang pernah dan sedang dalam proses penerbitan

(1) INTISARI HUKUM WARIS INDONESIA, CV Mandar Maju, Bandung,

1995.

(2) HUKUM DAN BIROKRASI (sebagai salah satu penulis), Semarang:
Walisongo Research Institute, April 2001.
(3) PILIHAN FORUM ARBITRASE DALAM SENGKETA KOMERSIAL
UNTUK PENEGAKAN KEADILAN, PT Tatanusa, Jakarta, 2004.
(4) HUKUM WARIS INDONESIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM, ADAT,
DAN BW; (Dalam Proses Penerbitan).
Memperoleh Penghargaan Karya Ilmiah Terbaik Universitas Padjadjaran,
Bandung, 21 September 1998.
Pernah ditugaskan oleh Ditjen Dikti Depdiknas sebagai tenaga Detasering pada
Universitas Trunojoyo, Bangkalan, Madura, Agustus-Desember 2004.
Dari pernikahannya dengan Dra. Ella Dewi Laraswati, dikaruniai 2 (dua) orang
putri. (1) Risa Dewi Angganiawati (Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas
Padjadjaran Bandung) dan (2) Anggiani Dewi Rahmawati (Siswi SMA Negeri 1
Kota Bandung).

iii

DAFTAR ISI

Kata Sambutan ........................................................................................... i

Kata Pengantar .......................................................................................... ii

Daftar Isi .................................................................................................. iii

BAB I : PENDAHULUAN

A. Pengertian Istilah dan Batasan Hukum Waris ............1

B. Sifat Hukum Waris .................................................... 5

C. Aneka Ragam Hukum Waris ...................................... 8

BAB II : HUKUM WARIS ISLAM DAN HUKUM WARIS BW

DI INDONESIA

A. Hukum Islam

1. Hukum waris dalam Al Qur'an ............................ 10

2. Warisan dalam sistem hukum waris Islam .......... 13

3. Pewaris dan dasar hukum mewaris ..................... 16

4. Ahli waris dalam Islam ...................................... 16

a. Dzul faraa'idh ................................................. 17

b. Ashabah ......................................................... 18

c. Dzul Arhaam ................................................. 20

5. Bagian masing-masing ahli waris dzul faraa'idh. 20

6. Kelompok keutamaan ahli waris menurut

Al Qur'an ............................................................ 23

7. Ahli waris yang tidak patut dan tidak berhak men-

dapat warisan ..................................................... 24

B. Hukum Perdata Barat (BW)

1. Hukum waris menurut BW .............................. 25

2. Warisan dalam sistem hukum waris BW ......... 27

3. Pewaris dan dasar hukum mewaris .................. 29

4. Ahli Waris menurut sistem BW ...................... 31

5. Bagian masing-masing ahli waris menurut BW 36

iv

6. Peranan Balai Harta Peninggalan

dalam pembagian warisan ................................... 40

7. Ahli waris yang tidak patut

menerima harta warisan ..................................... 41

BAB III : HUKUM WARIS ADAT DI INDONESIA

A. Sistem Kekeluargaan dan hukum adat waris .............. 43

B. Sistem kekeluargaan Patrilineal .................................. 47

1. Hukum waris adat partilineal ................................. 47

2. Pewaris, ahli waris, dan pembagian harta pusaka... 50

3. Beberapa pendapat kesimpulan tentang hukum

adat waris patrilineal ............................................ 54

C. Sistem Kekeluargaan Matrilineal ............................. 55

1. Hukum waris adat Matrilineal .............................. 55

2. Harta warisan dalam hukum adat waris

Minangkabau ........................................................ 57

3. Ahli waris dan hak mewaris menurut adat

Minangkabau ....................................................... 58

4. Kesimpulan hasil penelitian LPHN tahun 1971 .. 63

D. Sistem Kekeluargaan Parental atau Bilateral ......... 64

1. Hukum waris adat parental atau Bilateral ......... 64

2. Harta warisan menurut hukum adat waris

Parental .............................................................. 66

a) harta asal ....................................................... 66

b) Harta bersama ............................................... 68

3. Ahli waris dalam hukum adat waris Parental .... 67

a) Sedarah dan tidak sedarah ........................... 67

b) Kepunahan atau nunggul pinang ................. 68

4. Anak angkat dan perkawinan poligami dalam

hukum adat parental ......................................... 68

a) Anak angkat ................................................ 68

b) Ahli waris dalam perkawinan poligami ..... 69

v

c) Kehilangan hak mewaris ....................................69

d) Penggantian tempat ahli waris ...........................70

e) Penetapan ahli waris ......................................... 71

E. Pelaksanaan Pembagian Harta Warisan ...................... 71

1. Tata cara membagi harta warisan ........................ 71

2. Saat pembagian warisan ...................................... 73

3. Besarnya bagian yang diterima ahli waris .......... 73

4. Hutang Pewaris .................................................. 83

5. Mengesampingkan ahli waris ............................ 83

F. Ihtisar ...................................................................... 84

BAB IV : PERIHAL HIBAH DAN HIBAH WASIAT

A. Pengertian Pokok Hibah ........................................... 89

1. Pengertian Hibah ................................................. 89

2. Hibah menurut Hukum Islam .............................. 90

3. Hibah menurut Hukum Perdata Barat (BW) ...... 94

4. Hibah menurut hukum adat Jawa Barat ............. 95

B. Ihtisar Hibah ............................................................ 103

C. Pengertian Hibah wasiat atau Wasiat ...................... 105

1. Hibah wasiat menurut hukum waris Islam ........ 106

2. Hibah wasiat menurut BW ................................ 109

a) Wasiat Olografis .......................................... 109

b) Wasiat Umum ............................................... 110

c) Wasiat Rahasia ............................................. 111

3. Hibah wasiat menurut hukum Adat Jawa Barat 112

D. Ihtisar Hibah Wasiat .............................................. 114

DAFTAR PUSTAKA .................................................................... 119

vi

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Ahli Waris laki-laki, Ahli Waris Perempuan,

Ahli waris yang mempunyai bagian-bagian

Tertentu ........................................................... 120

Susunan Ashabah ........................................... 123

2. Pidato Pengarahan Menteri Kehakiman

RI Pada Simposium Hukum Waris Nasional

(Jakarta,10-12 Pebruari 1983) ........................... 124

3. Kesimpulan Simposium Hukum Waris Nasional 127

Ihwal Penulis ....................................................................................128

i

KATA SAMBUTAN
Prof. Dr. R. Sri Soemantri Martosoewignjo,S.H.
(Pada Edisi Pertama)

Perguruan Tinggi di Indonesia mempunyai Tridharma, yaitu

dharma dalam bidang pendidikan pengajaran, bidang penelitian, dan dalam

bidang pengabdian kepada masyarakat. Tridharma Perguruan Tinggi

tersebut harus dipenuhi oleh setiap orang pengajar di Perguruan Tinggi, oleh

karena hal itu juga merupakan syarat bukan saja bagi kemajuan dan

perkembangan Perguruan Tinggi akan tetapi juga mempunyai arti penting

dalam jenjang karir seorang anggota staf pengajar.

Oleh karena itu, tulisan yang dikerjakan oleh saudara Eman

Suparman, salah seorang pengajar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran

ini harus disambut dengan gembira. Bukan saja karena tulisan ini

merupakan perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi, akan tetapi dari isinya

dapat dikaji, bahwa penulis mencoba mengemukakan permasalahan yang

dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam bidang hukum waris.

Dari tulisan ini saudara Eman Suparman berusaha mengemukakan

buah pikirannya. Mudah-mudahan tulisan ini ada manfaatnya bagi kita

semua.

Bandung, 27 Maret 1985

Prof. Dr. R. Sri Soemantri M.,S.H.
Dekan Fakultas Hukum
Universitas Padjadjaran

1



You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->