Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Untunglah Dewi Supreti. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. anaknya sendiri. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Sang Hyang Antaboga. Dewi Nagagini. ketika masih muda disebut Nagasesa. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. putri Sang . Karena Nagatatmala memang bersalah. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. walau itu anaknya. sesuai dengan yang dikehendakinya. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung.Antaboga ANTABOGA. menikah dengan Bima. Selain itu. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. SANG HYANG. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. istrinya. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. setiap 1000 tahun sekali. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. istri Batara Yamadipati. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. ujudnya tetap seekor naga. Ibunya bernama Dewi Wasu. ia mempunyai dua anak. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Dalam pewayangan disebutkan. tetapi dalam keadaan triwikrama. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. walaupun terletak di dasar bumi. Dalam pewayangan. Putrinya. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. putri Anantaswara.

sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Itu pula sebabnya. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Batara Guru menyanggupinya. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. melainkan mengaduk-aduknya. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Namun setelah berhasil memutarnya. cahaya terang memasuki mulutnya. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. . Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. para dewa bukan membor samudra. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Tidak hanya itu. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. mengacau. yang artinya mengaduk-aduk. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Nagasesa menjawab. dan saat itulah muncul Batara Guru. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta.Hyang Wenang. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Untuk membangun ikatan keluarga. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. dibawa ke samudra. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka.

yang benar adalah Aji Kawastram. Dalam Kitab Mahabarata. kata anta artinya batas. Prabu Kresna. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. tak terlihat. Lihat Antareja. yang suami Dewi Pertiwi. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Kata ‘maya’. Antaboga berangkat ke kahyangan. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. yakni Antareja. cucunya. Sebenarnya sebutan itu keliru. . dan Candrabirawa. Jadi. Kata an atau artinya tidak.Perlu diketahui. Bersama dengan menantunya. artinya. Antareja tidak pernah ada. Yang kelokannya tidak mengenal batas. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. cucu Sang Hyang Antaboga. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca.

putra Bima dengan Dewi Arimbi. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. dan Arya Anantasena. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. dan berputra Arya Danurwenda. pemberian ibunya. . raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). sehingga kebal terhadap senjata. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Lidahnya sangat sakti. Anatareja berkulit napakawaca. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. bernama: Raden Gatotkaca. putri Prabu Ganggapranawa. salah satu dari lima satria Pandawa. pendiam. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. putra Bima dengan Dewi Urangayu. yang mempunyai kesaktian. dengan Dewi Nagagini. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian.

dan Gatotkaca. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. yang dapat . putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. putra Dewi Nagagini. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. dengan Dewi Urangayu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. salah satu dari lima satria Pandawa. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. putra Dewi Arimbi. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. yaitu : Anantareja.

bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. tidak pernah berdusta. terus terang. Brajawikalpa dan Kalabendana.mengembalikan kematian di luar takdir. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Setelah dewasa. Arimba/Hidimba. Brajamusti. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arya Prabakesa. Brajalamatan. berani kerena membela kebenaran. Brajadenta. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. salah seorang dari lima satria Pandawa. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. bersahaja. menggantikan kedudukan kakaknya. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. raja raksasa negara Pringgandani. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Anantasena berwatak jujur. dengan Dewi Hadimba. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. bernama. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. putra Prabu Pandu. kekuasaan . Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Prabu Arimba.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . raja negara Surateleng atau Trajutisna. putra Prabu Rumbaka. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Rumbaka. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. trengginas. Arya Basudewa.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. swaraswati keraton Mandura. raja Negara Kumbina. putri Prabu Kunti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. raja Boja. Ia berambut dan . Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. dan bergelar Prabu Bismaka. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. dengan Dewi Krepi. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. cerdik pandai.

Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. raja negara Magada. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Resi Drona). adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). pemberani. Dari ayahnya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. dengan Dewi Anggini. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. keturunan Prabu Citragada. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ketika ayahnya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar .

Dewi Pujawati. suara besar agak serak (agor . lucu. Bagaspati sangat sakti. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. tindakannya seperti . menantunya sendiri. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri..Bagawan Bagaspati. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. ikhlas. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Akhir riwayatnya diceritakan. Sebelum tewas. Bagaspati mempunyai watak. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . dan berputra Dewi Pujawati. sabar. seorang hapsari/bidadari. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Ia mempunyai tabiat . Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. ayahnya. Jawa). Carub atau Astrajingga. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. percaya akan kekuasaan Tuhan.

anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat. Seperti halnya dengan Semar. putri Bathara Hira.orang bodoh. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kakak Dewi Kanistri. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya . Bagong berumur sangat panjang.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Dewi Prita/Dewi Kunti. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Secara tidak resmi. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. putri Prabu Kunti. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. swaraswati Keraton Mandura.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. raja Boja. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Setelah usia lanjut. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Kakrasana. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Kakrasana dan Narayana.

Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Beberapa tahun kemudian. Basukiswara . Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Sebagai penggantinya. Dewi Basuwati.

Prabu Basukesti. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. putri Prabu Kunti. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Basuketi. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Setelah usianya lanjut. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. raja Boja. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . . Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. cerdik pandai. arif bijaksana dan suka menolong. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. berani.

Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . putri .Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Arya Basukesti. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Karena ketekunannya bertapa. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Putri Bathara Brahma. juga tahu segala bahasa binatang. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata.

Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Setelah menikahkan putrinya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basunada. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . . Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basupati. Dari perkawinan tersebut. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti).

Gelung Pudaksategal. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. . Pandusiwi. Gada Rujakpala. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. berputra Arya Anantareja. Dewi Arimbi. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Kowara. Alugara. Aji Bandungbandawasa. yaitu . Nagata. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. 2. wilayah negara Amarta. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kusumayuda. teguh. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Dewi Urangayu. patuh dan jujur. yaitu : 1. Birawa. Bratasena. Kalung Nagasasra. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Bayusuta. serta 2 orang saudara lain ibu. Pupuk Jarot Asem. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Kuku Pancanaka. tabah. Sumping Surengpati. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Bima memililki sifat dan perwatakan. Kusumadilaga. berputra Raden Gatotkaca dan 3. atau Wijasena. Gelang Candrakirana. Kelatbahu Candrakirana. Nakula dan Sadewa. Dewi Nagagini. Sena. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. kuat. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Balawa. gagah berani. Dandunwacana.

Durmagati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang). Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bomawikata. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Kartadenta. . Durgempo. Durmuka. Citraboma. Carucitra. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksa. Wikataboma. Citrayuda. Surtayu.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Gardapura .

putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. kejam. ia menjadi sangat sakti. Berwatak angkara murka. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. maka yang mati akan hidup kembali. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Di medan peperangan. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Selain sakti. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Dalam perang Bharatayuda. Bila salah satu diantara mereka mati. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura .Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Ia pandai bermain gada. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. raja negara Surateleng. Karena ketekunanya bertapa. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman.

Usahanya kembali menghalami kekagalan. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajadenta sangat sakti. . Arya Prabakesana. Brajamusti. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Dewi Arimbi. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajawikalpa dan Kalabendana. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Oleh kakaknya. Brajamusti. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Brajadenta berwatak keras hati. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Arimba / Hidimba. Brajalamatan. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Dewi Arimbi. Bima tinggal di Jadipati. Prabu Arimbaji. ingin menangnya sendiri.

Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Arya Prabakesa. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. . Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. mudah marah. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. masing-masing bernama . Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Brajamusti. pemberani dan sangat sakti. putranya dengan Bima. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.

Arya Prabakesa. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Brajadenta. Brajadenta dan kedua adiknya. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. agak bengis. Prabu Arimbaji. Arimba/Hidimba.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Bersama kakaknya. istri Prabu Duryudana. berlindung pada kemenakannya. Dengan bantuan Bathari Durga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. raja negara Astina. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajalamatan. Ia sangat sakti. .

Dewi Erawati. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. tangguh. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. setia. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brajalamatan dan Kalabendana. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Dewi Surtikanti. Ia berwatak sombong. Brajadenta. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brajamusti.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . ingin selalu menang sendiri. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. senang menurutkan kata hatinya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. gagah perkasa dan sangat sakti. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. pemberani. Arimba/Hidimba. Burisrawa berwujud setengah raksasa.peristiwa . pendendam.

raja Mandura. Dalam perang Bhratayuda. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Astina dan Adipati Karna. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja negara Lesanpura.yang penuh dengan kekerasan. . Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. putri Prabu Kiswaka. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Prabu Duryudana. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki.

berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. serakah. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. berkaki putih . Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. semuanya berwarna hitam. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. trengginas. banyak tingkah dan pandai bicara. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. pemberani. Cakil memiliki sifat.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Ia berwatak kejam. tangkas.

Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya sangat sakti. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Ia mempunyai dua kakak kandung. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Arya Danduwacana. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. di kawasan hutan Mertani.(=pancal panggung/Jawa). Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . ketika dipinang oleh Arjuna. Bersama kakaknya. Atas seijin Bathari Durga. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. yaitu : Prabu Yudhistira.

Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Podangbinurehan. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. jujur. . gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Menjanganketawang dan Cecakandon. Kepada Bima. Arya Dandunwacana menyerahkan. Celengdemalung. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Dandangminangsi. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. hak memakai nama Arya Dandunwacana. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. gagah perkasa. negara Jodipati. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama .Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Ditya Sapujagad. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. putra Prabu Pandu raja negara Astina. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Jangettinelon. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Berwatak pemberani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Kepada Arjuna ia menyerahkan . setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna.

. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. jujur. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. yang mempunyai kesaktian. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Ia berkulit Napakawaca. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Nagapratala. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Anantareja.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Arya Danurwenda masih kecil. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. pendiam. Hyang Anantaboga. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir.

Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Putri sulungnya. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Wresni dan . dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. raja negara Srawantipura. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya.

putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. dan Dewi . Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Karena menghendaki kemenangan para daitya. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. raja daitya negara Parwata. Kumbina dan Dwarawti). istri Prabu Yudhistira. Dewi Drupadi. masing-masing bernama . Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. raja negara Astina. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Lesanpura.Andaka. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. putri Sanghyang Indra. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. dan berputra tiga orang lelaki. Yadu dan Turwasu. raja Amarta. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. masing-masing bernama . Dewayani meminta Resi Sukra. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Druhyu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki.

Srikandi. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. tinggi hati. Drestadyumna berwajah tampan. raja negara Dasarna. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Pada saat itu roh Ekalaya. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Setelah melalui pertempuran sengit. menghadapi senapati perang Kurawa. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. congkak. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. memiliki sifat pemberani. istri Arjuna. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. tangkas dan trenginas. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. putra Resi Drona. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. yaitu Resi Drona. sombong. Resi Drona berwatak. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. cerdik. banyak bicaranya. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Drestaka dan Drestara. . putri Prabu Hiranyawarma. bengis. Ia tewas dibunuh Aswatama.

Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. raja negara Tempuru. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. setelah gugurnya Resi Bisma. yang memenggal putus kepalanya. putra Prabu Drupada. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang.tetapi kecakapan. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. putri Prabu Purungaji. kecerdikan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Untuk mencari pengalaman hidup. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Arya Sucitra pergi meninggalkan .

Hargajembangan. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna.sabar. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Di dalam perang besar Bharatayuda. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. teliti dan . Dalam masa kekuasaanya. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. luhur budinya. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. bijaksana. Dewi Drupadi. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa.

besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Ia berbadan besar. Sedangkan menurut Mahabharata. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Srutanika dari Nakula 5. Akhir riwayatnya diceritakan. Bima. Dursala mempunyai watak dan sifat. takabur. yaitu.Partawindya dari Yudhistira. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Arjuna. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. 2. Menurut pedalangan Jawa. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. ia sangat sakti. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. 3. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. 1. Srutakirti dari Arjuna 4. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Srutasoma dari Bima. Yudhistira. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Srutawarman dari Sahadewa.setia. Nakula dan Sahadewa. gagah dan bermulut lemar. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala tewas dalam pertempuran .

Durgempo. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Wikataboma. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Surtayu. gagah dan bermulut lebar. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. (raja negara Banyutinalang). Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Kartamarma. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapura . Durmagati. besar kepala. Durmuka. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. senang meremehkan dan menghina orang lain. Citrayuda. Kartadenta. Carucitra. Gardapati (raja Negara Bukasapta). takabur. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Citraboma. Bogadatta (raja negara Turilaya).melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Surtayuda. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Citraksa. Citraksi. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.gemar bertindak sewenang-wenang. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. putri Adipati Banjarjungut. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Dursasana berbadan besar. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. mempunyai watak dan sifat. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani.

Citrayuda. Durgempo.hancur berkeping-keping. dihantam gada Rujakpala. Wikataboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Carucitra. Diantara 100 orang. Citraboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Citraksa. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Bomawikata. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durmagati. Surtayuda. Duryudana (raja Negara Astina). Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Surtayu. Kartadenta. . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksi. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah.

Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. putri hapsari/bidadari Warsiki. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. sangat mencintai istrinya. Menjelang . Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. tekun dan tabah. setia. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Ia adalah raja negara Paranggelung. menarik hati. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. gaya dan kata-katanya serba menarik.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. keinginanya selalu terlaksana. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. jujur. Ekalaya berwatak.Hidupnya serba mewah. Wataknya bersahaja. Ekalaya seorang raja kesatria. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. raja negara Sindu.

Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. sabar dan wingit.kematiaanya. Jawa). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. setia. raja negara Mandura. penuh belas kasih. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dewi Banowati. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. . Dewi Erawati berwatak. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dewi Surtikanti.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. . sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. raja negara Mandaraka. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. semenjak jaman Arya Dandunwacana.

sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. bersahaja. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. dan berputra dua orang bernama. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. menantunya yang setelah menjadi . Karena penggantinya. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. teguh sentosa. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. murid Resi Boma. pendiam dan sakti. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. raja negara Astina. gagah berani.

Ketika ayahnya. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. pemberani. gagah. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. tegap. dan diangkat menjadi patih negara Astina. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. menurut Mahabharata. pendiam.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. . Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Sedangkan menurut pedalangan. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Ia berwajah tampan. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Prabu Gandabayu meninggal. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar.

Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Kurawa terhadap Pandawa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Surtayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. masingmasing bernama . Surtayu. Wikataboma. Bogadatta. Arya Sakuni. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. raja negara Astina. . Gardapura. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citrayuda. (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraboma. Kartadenta. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Gardapati (raja negara Bukasapta). Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Carucitra. Durmuka. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Durmagati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Durgempo.

sabar dan teliti serta setia.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. luhur budinya. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. 3. bijaksana. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. 2. . Sepeninggal Prabu Gandabayu. Arya Sucitra. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Dretadyumna/ Trustajumena. bergelar Prabu Drupada. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dewi Srikandi. masing-masing bernama . raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Dewi Gandawati ikut belapati. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. 1. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. raja negara Amarta.

putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. karena ingin memperistri bidadari. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Dewi Wersini. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. putri Prabu Kalayaksa. raja negara Garbasumanda. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. raja negara Karanggubarja. Dewi Garbarini. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. senapati perang negara Dwarawati. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya.

Durmagati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Citraksa. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citrayuda. Durmuka. Gardapura . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Bomawikata. . Kartadenta. Carucitra. Durgempo. congkak. Bomawikata. Citraboma. Citraboma.Kurawa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmagati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). cerdik dan licik. Citraksi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksi. Wikataboma. Kartadenta. Gardapati (raja negara Bukasapta). raja negara Glagahtinalang. Dursasana (Adipati Banjarjungut). dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Wikataboma. Carucitra. Surtayuda. Citrayuda. Citraksa. Durgempo. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Dengan kesaktiannya. Gardapati berwatak keras hati. Surtayuda. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Surtayu. Surtayu. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati.

tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. kaki pincang. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura.Gardapura bersifat sombong. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. keras kepala. sehingga tiada yang kalah dan menang. ia hidup sampai jaman Madya. Aslinya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. cerdik dan licik. dan masuk dalam golongan panakawan. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. tak berleher. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. . Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. perut gendut. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. terjadilah peperangan antara keduanya. Matanya juling. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. kakaknya. Setelah selesai tapanya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Gareng bernama Bambang Sukskati. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. hidung bulat bundar. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Nala Gareng berumur sangat panjang.

Gatotkaca GATOTKACA. menjadi raja di negeri itu. Brajamusti. Sebelum itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Dalam pewayangan. ibunya bernama Dewi Arimbi. Ia adalah anak Bima. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. kakak ibunya yang bernama Arimba. adik Arimbi. Begitu lahir di dunia. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Sebagai raja muda di Pringgadani. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Gatotkaca telah membuat huru-hara. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.

Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Di kahyangan. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Namun. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Usahanya ini tak berhasil. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. putri Batara Surya. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. begitu tali pusar itu putus. Namun. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. penutup kepala gaib. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Karena kesal. Ia mengenakan Caping Basunanda. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa.untuk keperluan itu. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. itu bukan diserahkan pada Arjuna. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Setelah penggemblengan selesai. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Tubuhnya tetap utuh. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. anak Arjuna. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. yang bernama Kunta Wijayandanu. musuhnya akan mati. . Setelah tali pusarnya putus. Tutuka pingsan. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Bima dan Arimbi mengizinkan. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Senjata. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani.

Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. dan Mladangtengah. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Karena itu. Sebenarnya. Arimbiatmaja. Guritna. Krincingwesi. Menjelang ajalnya. Gurubaya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. karena ia le-laki. yakni Kalananata. Purbaya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Sebagai raja muda Pringgadani. ketika mereka berperang tanding. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Ketika jatuh ke bumi.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Kancingjaya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Akibatnya. Namun. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Bra-jadenta. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. sesudah Gatotkaca gugur. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Abimanyu. ia terbang amat tinggi. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. dan amat menyayangi Gatotkaca. Trincingwesi. dan Bimaputra. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. . Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. terutama Brajamusti. ada lagi nama alias Gatotkaca. Bimasiwi. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi.

Kalabendana Lena 9. Brajadenta .arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani.Pregiwati 3. Subadra Larung 11. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. ia sadar. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Pregiwa . Gatotkaca Sungging 4. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya.Brajamusti 8. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gantotkaca Rante 10. Selain malu. sehingga pingsan. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Ia lalu berguru pada Resi Seta. para putra Pandawa. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. dengan Aji Narantaka itu . Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca Sewu 5. Aji Narantaka 12. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Namun. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. para putra Pandawa. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. putra Dursasana. Baru saja latihan perang itu dimulai. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca menjawab. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Wahyu Senapati 7. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Sesuai janjinya.

Guntur Prahara. yakni wanda Kilat. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Nama itu diberikan karena waktu lahir.1820) di Surakarta. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Guntur. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Sukarno. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Patih Kala Sakipu. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan.Gatotkaca mengalahkan Dursala. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Tatit. Pada tahun 1960-an Ir. dan Abimanyu di darat. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Badannya kekar dan kokoh. Gelap. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Bentuk badannya tegap. tidak diketahui dengan jelas. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Presiden RI. yakni Butaprepat. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. lengkap dengan taringnya. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Dalam pewayangan. dan Guntur Samodra. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Boma Narakasura. Di Surakarta. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. dengan muka agak . menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. dan Dukun. dengan wajah mirip Bima. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. mukanya tidak terlalu tunduk. sedangkan kata kaca artinya rambut. dan Dursala. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Panglawung. Dalam perang melawan raksasa. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. sehingga menampilkan kesan gagah. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. hanyalah Prabu Kala Pracona. Mengenai soal wanda ini. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Gatotkaca menyambar dari udara.

dengan tubuh besar. dan Sukarno. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. raja Mataram. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Dewi. Wanda Guntur. . seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. wajah raksasa. Baca Bima. lengkap dengan taringnya. Pergiwati. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. membagi Gatotkaca atas empat wanda. tunduk. Wajahnya juga memandang ke bawah.datar. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Sementara itu. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Dulu. seolah mencerminkan sifat andap asor. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. kuat. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya.

istri Bathara Derma. Kurawa terhadap Pandawa. Arya Sakuni. Citrayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Durmuka. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Durmagati. masingmasing bernama . karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Arya Watubaji. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Gardapura. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dursasana (Adipati Banjarjungut). suaminya. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. sederhana. (raja negara Turilaya). lembut. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Wikataboma. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Carucitra. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Bogadatta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Surtayuda. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. baik budi. Citraboma. dengan bantuan Dewi . Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Kartadenta. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Durgempo. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Gardapati (raja negara Bukasapta). putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Surtayu.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. raja negara Astina.

putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Prabukusuma. Sedangkan menurut Mahabharata. Endang Pregiwati. sesuai dengan takdir dewata. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. salah satu dari lima satria Pandawa. di keputrian negera Surateleng. menjelang pecah perang Bharatayuda. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Akhir riwayatnya diceritakan. Bratalaras. Wijanarka. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. tekun dan wingit. Setelah ada kesepakatan. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Wisanggeni.Wilutama. . Kumaladewa. dengan Dewi Ulupi. Ia berwatak tenang. Endang Pregiwa. bernama. ayahnya sendiri. Antakadena dan Bambang Sumbada. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Kumalasakti. Wilungangga. dari pertapaan Yasarata. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Abimanyu. Sumitra. jatmika.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. raja negara Astina. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. . begitu kelahiran Dewabrata. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu.

bengis.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. . maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. raja raksasa dari negara Widarba. Untuk memenuhi ambisinya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. ingin menangnya sendiri. gagah. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Prabu Supala raja negara Kadi. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. keras hati. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Ia sangat sakti. penganiaya.

bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. . Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. berwatak angkara murka. Karena ketekunannya bertapa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. istri Arya Prabu Rukma. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. istri Arya Prabu Rukma. berwatak angkara murka. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. ayahnya. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Arya Wirata dan Arya Surata. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. ayahnya. berani. Jayadrata. penuh kesungguhan dan setia. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. . Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. dan bergelar Prabu Sinduraja. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa.

Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. putra Dewi Pregiwa. Prabu Jayamurcita. bernama. Raden Gatotkaca. dan Arya Suryakaca.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Bambang Sasikirana. putra Dewi Suryawati. Sebelum menemui ajalnya. raja negara Madukara (lama). raja negara Pringgandani. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. istri Arjuna. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. karena ketika . Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. mengutus adiknya. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Merasa sangat sakti. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni.

yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Samba. sabar.perang berlangsung ia masih kecil. berwujud sebagai wanara / kera. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Gatotkaca. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Drestadyumna dapat dihidupkan . Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. tangguh. cerdik pandai. tangkas dan terampil. dengan Dewi Trijata. Jayasupena tidak bisa terbang. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. raja negara Dwarawati. yang berwajah sangat tampan. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Ketika lamarannya ditolak. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. setia. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. ibunya. Perbedaannya. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Karena mati sebelum takdir. waspada. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. dan Gunadewa. Demikian pula dengan tabiat. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. kesetiaan. gesit. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Dari perkawinan tersebut. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. berani tak mengenal takut. teguh. ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Dewi Jembawati berwatak jujur. daripada tinggal di istana Dwarawati.

setia. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Prabkesa. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. . tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajadenta.kembali oleh Prabu Kresna. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Arimba/Hidimba. Brajamusti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. raja Awangga. Dewi Arimbi. bernama. Brajalamatan dan Brajawikalpa. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. dari negara Wirata. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. sangat jujur. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. raja negara Dwarawati. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari.

Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Bertubuh gemuk pendek. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. namun memiliki gerakan yang cekatan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. putra ke-empat Prabu Basukunti. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. . maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Dalam cerita pedalangan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Dalam peperangan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. dari negara Mandura. Daya berpkirnya lambat. Merasa sangat sakti. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci.

putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. suka menurutkan kata hati. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. kakak Arya Ugrasena). juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. raja negara Astina. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. istri Prabu Basudewa. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Berwatak angkara murka. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. bengis. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. raka negara Astina. Arya Ugrasena. Prabu . seperti Arya Prabu Rukma. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. putri Prabu Rumbaka. kejam. Dalam peperangan tersebut. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. mau menangnya sendiri. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. serakah. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . pemberani dan sangat sakti. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. serakah. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti.

Ia lahir di negara Bombawirayang. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. oleh Suratrimantra. Pemberontakan Kangsa gagal. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. permaisuri Prabu Basudewa. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. keras hati. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Setelah remaja. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). raja Mandura.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. adik Prabu Gorawangsa. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. raja negara Astina. ingin menangnya sendiri. pamannya yang sakti. Dengan dukungan Suratimantra. Karena sangat sakti. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. penghianat. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti .

Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Resi Druwasa. padahal ia masih gadis. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. putri bungsu raja Mandura. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah anak buangan. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Waktu masih berusia remaja.Karna KARNA. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Prabu Basukunti. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna adalah putra sulung. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. . bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda.

Alasannya. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Menjelang masa remaja. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. yakni putra-putra Drestarastra. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. dan matahari sudah naik. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. sering bangun siang. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. ia diberi nama Karna . Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. . Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. sesudah masa kehamilannya cukup. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Tahun berganti tahun. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Itulah sebabnya. dan Yama Widura. Itulah sebabnya. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti.yang artinya telinga. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Namun permohonan itu ditolak. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Manakala hari telah terang. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Pandu. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Resi Krepa. atau Suryatmaja. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Dengan ilmunya yang tinggi. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Maka. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Setelah lahir. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna.

Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. ditolak. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Adu tanding pun dimulai. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Lagi pula. termasuk para Kurawa. Keduanya seimbang sama kuat. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Yakin. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Duryudana. ataukah sebaliknya. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Namun Kunti juga ragu. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Lebih-lebih Arjuna. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Karna menjadi Adipati di Awangga .

Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. tetapi karena hasil usahanya sendiri. sehingga keringatnya bercucuran. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. kutukan itu akan terbukti. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. adik Surtikanti.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. yaitu raja penguasa di Awangga. . Sewaktu tahu apa yang terjadi. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. putri Prabu Salya. Saat itu seekor ketonggeng. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. sejenis kalajengking berbisa. raja Mandraka. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. walaupun telah menjadi menantunya. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. atau raja muda.yang menentukan hidup atau mati. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. yakni ilmu ketrampilan memanah. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. melainkan seorang ksatria. Karena merasa ditipu. kelak ternyata. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. pada saat yang genting . Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Basukarna. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Dan. menyengat paha Basukarna. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya.

yakni Prabu Anom Duryudana. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Selain seimbang kesaktiannya. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Jadi. Ki Nartasabda. teguh dalam pendirian. tetapi gagal. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. siapa pun yang memintanya. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Dalam pewayangan.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Bima." . putri sulung Prabu Salya. "Ingatlah Karna. dan Arjuna. tahu membalas budi. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. dan mengaku sebagai Arjuna. sebab Batara Endra. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Meskipun sebelumnya telah tahu. salah lihat. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. percaya diri. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. yaitu Batara Surya. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu.

Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Karenanya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. apa alasan brahmana itu memintanya. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba.. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Kini. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Pada pertemuan empat mata. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi.. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas.. ksatria mulia. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Namun.. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta.yang masih dalam ujud brahmana. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. berkata: "Karna. Kresna secara khusus datang menemui Karna. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi.. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . sebagai ganti barang yang hamba ambil. . ambillah. Esok harinya. ." Demikianlah. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Sehari menjelang Baratayuda. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. dengan senang hati hamba akan menerimanya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir.. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Jika seorang brahmana datang meminta. Tanpa menanyakan.

sehingga Baratayuda dapat dicegah. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. pendirian mereka. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. bukan perang kecil. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting... Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Adinda telah mengenal para Kurawa. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Kakek Abiyasa. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Dinda Karna. Begawan Drona." Kresna: "Saya memahami hal itu. bagaimana pun. itu semua agar Baratayuda dapat segera . membalas kebaikan dengan kebaikan pula." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. . sejak masih remaja. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Jadi. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Resi Krepa. sifat iri. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. . dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Namun. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah.Kresna: "Dinda Karna. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari.. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Rasanya. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Itulah sebabnya. Barata-yuda harus segera terjadi. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria." Kresna: "Tetapi. Adinda tahu benar. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Yang penting. Kakanda Kresna." Karna: "Kakanda Kresna. Bahkan Maharesi Bisma. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. culas. dan dengki mereka. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa.. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar." Karna: "Kakanda Kresna. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Itu adalah kewajiban Adinda.

Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Karenanya. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Sekali lagi." Kresna: "Adinda Karna. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. bagaimana pun. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna... bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Hati kecilnya merasa. . Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Adinda tahu. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Namun. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur.terjadi sebagaimana seharusnya.. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Dinda Basukarna ." Kresna: "Adinda Karna. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. jelas berbeda. Coba renungkan hal itu. seandainya Adinda yang menang. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. kita semua belum tahu." kata titisan Wisnu itu. dan siapa yang akan unggul. Demikian pula. Seandainya Adinda yang gugur. selalu harus ada yang menjadi korban. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Entah siapa yang akan kalah. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. lewat tengah hari. Namun.

berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. ." Kunti: "Karna. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Aku. Hanya karena keadaan. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. adik-adik hamba. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. engkau adalah prajurit sejati. Ibunda mengerti. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. ada yang . bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Namun. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Engkau seorang ksatria utama. Ibunda tentu juga tahu. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.. dengan menguatkan hati. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Namun. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. . Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Tidak bisa tidak.. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba.. betapa remuknya hati seorang ibu. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Jika harapanku ini engkau kabulkan." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu." Kunti: "Tetapi . maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Engkau tentu juga tahu. Namun. Namun. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Anakku. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi.. Hamba mengerti. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan.. Karna Anakku.. Dapatkah engkau membayangkan.. junjungan hamba. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba .. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa."Basukarna anakku. ibumu ini... Namun hamba mohon. Para dewa dapat menjadi saksi. perang besar akan terjadi esok hari. Arjuna. cobalah engkau renungkan barang sejenak. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu.

anakku. Puluhan tahun. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- .harus mengorbankan suaminya. maka ia akan gugur sebagai pahlawan.. derajat dan pangkat... jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus.. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. . tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. kumohon kepadamu. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. sejak engkau masih berujud bayi merah." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. maafkanlah Ibumu ini. Dalam Baratayuda. tidak terlaksana. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. buah hatiku . Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Jika hamba gugur. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. anakku. anakku . bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. dan . kemuliaan. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Aku tidak berkesempatan merawat. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Tetapi.. Karena itu. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Pertimbangan yang lain adalah. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu.. sebagai ksatria. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Untuk itu. memelihara dan mengasihimu. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Karna. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. mengorbankan orang yang disayanginya.. Kunti lalu berkata: "Anakku. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Doaku untukmu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. izinkan aku memelukmu.. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. menciumi ubunubunnya.. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Dan.. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Demikian pula. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. jika ia tidak ikut beperang. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. batal. mungkin Baratayuda akan gagal. aku telah kehilangan engkau. penguasa Astina itu mulai khawatir. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai.

pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. sebagaimana dikehendakinya. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. seorang anak yang terbuang sejak bayi. mengasuh. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Agar seimbang dan tampak sederajat.cari Arjuna. Basukarna . Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. dan menurut anggapannya. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Basukarna. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. raja Dwarawati. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Dan. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Hanya karena bujukan Duryudana. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Panah Wijayacapa meluncur deras. Karena desakan Duryudana ini. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Duryudana lalu meng-ingatkan. Namun. Duryudana dengan cepat melerai. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Sementara itu. dan mengasihinya. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kemudian membujuk Prabu Salya. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Karena jika bukan dia yang gugur. Alasannya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. melesat ke arah dada Arjuna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri.

yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. selain sebagai ipar. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. abang satu ibu lain ayah. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Dengan demikian. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. . ia juga merupakan besan. Suatu hari. putri Prabu Anom Duryudana. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Permadi sanggup.gugur karena siasat licik Kresna. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Ia mempersalahkan Adimanggala. namun tidak seorang pun yang percaya. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh .Bhs. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Basukarna mendapat dua orang putra. Permadi mencoba membantah. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. turun dari kereta. Jadi. Tetapi versi lain menyebutkan. Pada saat Baratayuda berlangsung. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. yakni patih Kadipaten Awangga. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Dari keterangan para dayang. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. putri Prabu Salya.

Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Setelah tahu apa yang terjadi. Dalam pewayangan di Indonesia. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Usaha Permadi ini berhasil. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Guna me-nyirnakan angkara murka. Lagi pula. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. . walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. terpaksa menerima kenyataan itu. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. dan terjadilah perang tanding. dewa itu segera melerainya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Diterangkan. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu.Dalam waktu singkat. Karenanya. dan bahkan juga nama baiknya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Karna menolak. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak.

atau Basusena. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Karna ternyata sanggup. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Dewi." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Basukarna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Kelak. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. selain dendam pada Arjuna. . dan Arjuna. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Dalam Mahabarata. Lihat juga Kunti. bukan bangsawan). Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar.

Citraboma. lincah. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. berani dan selalu menuruti kata hati. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Kartadenta. keras hati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartawiyoga berwatak keras hati. pandai bicara.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Duryudana (raja Negara Astina). Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Durmuka. Gardapura. . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Setelah mertuanya meninggal. Ia berbadan besar. Wikataboma. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Surtayu. gagah dan berwajah setengah raksasa. putri raja Banyutinalang. Citrayuda. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Durmagati. Carucitra. Durgempo. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Citraksa. Surtayuda. Kartamarma memliki perwatakan. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Bomawikata. cerdik. Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.

Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Citragada dan Wicitrawirya. Upakeca / Rupakeca. penghianat. Setatama. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. telah datang menyusul Kakrasana. yaitu. Rajamala. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. raja negara Astina. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Bagawan Abiyasa. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yaitu. dengan Dewi Durgandini. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. berani dan . dari padepokan Retawu. Kencakarupa berwatak keras hati.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. ingin menangnya sendiri.

Akhir riwayatnya diceritakan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan.selalu menurutkan kata hati. Cerita Pedalangan menyebutkan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Prabu Matswapati. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Dalam Mahabharata diceritakan. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Kisah lain menyebutkan. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. . Krepa berwatak jujur. setia dan penuh pengabdian. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. sampai akhir hayatnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. .

Samba dan Gunadewa (berwujud kera). Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Arya Setyaka. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Terompet/Sangkala Pancajahnya.Dewi Setyaboma. . ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. seorang swarawati keraton Mandura. dari negara Lesanpura.Dewi Pratiwi. Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). adalah putra Prabu Basudewa. 2.Dewi Jembawati. berputra . 3. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Kaca paesan. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. berputra . 4. Kembang Wijayakusuma. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Kakrasana. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. antara lain. berputra . putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina.Dewi Rukmini. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Senjata Cakra.

Antakawulan dan Bambang Sumbada. Arya Basudewa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Abimanyu. Prabu Kresna menginginkan moksa. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Bratalaras. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. raja Boja. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. tenang. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Sumitra. Sejak kecil. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Endang Pregiwati. Wilugangga. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putra Prabu . Wijanarka. Bambang Irawan. putri Prabu Kunti.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Bagawan Wilawuk. bernama. setia dan wingit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Nakula dan Sadewa. kakaknya. Puntadewa. Bima/Werkundara dan Arjuna. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. raja negara Astina. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. pemberani. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Wisanggeni. Ia berwatak penuh belas kasih. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. dengan Dewi Jimambang. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Endang Pregiwa. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan.

gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. menarik hati. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Akhir riwayatnya diceritakan. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana.Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. keinginanya selalu terlaksana. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Ia mempunyai kakak kandung . Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Hidupnya serba mewah. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. putra kedua Adipati Karna. Wataknya bersahaja. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka.

Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. adik Prabu Gorawangsa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Kangsa pergi kenegara Mandura. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dengan dukungan Suratrimantra. sabar dan Wingit. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Prabu Pandu. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. digauli oleh Prabu Gorawangsa. setia. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. diusir keluar dari negara Mandura. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi.bernama Narasoma. Oleh Kangsa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). diserahkan kepada ditya Suratrmantra. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Mandura. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. raja negara Widarba. Kedua putra kembarnya. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. raja negara Mandura. Dari perkawinan tersebut. .

yaitu. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Mandrapati mempunyai watak. ikhlas. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. sabar. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Akhir riwayatnya diceritakan. wilayah negara Mertani. Narasoma dan Dewi Madrim. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Menurut purwacarita. yaitu. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. seorang hapsari/bidadari.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Mandrapati mempunyai watak. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Narasoma dan Dewi Madrim. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. seorang hapsari/bidadari. sabar. ikhlas. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. di daerah kerajaan Jodipati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. percaya akan kekuasaan Tuhan.

Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Dari perkawinan tersebut.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Ia lahir kembar bersama adiknya. putra Prabu Pandu raja negara Astina. memperrtunjukkan kemahirannya menari. dari negara Mandura bernama. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. dari negara Mandaraka. Nakula tidak akan dapat lupa . Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. dengan permaisuri Dewi Kunti. Puntadewa. manusia kera kekasih dewata. setia. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. salah satu dari lima satria Pandawa. Mereka bertemu. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Dewa Tabib. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. sangat berbakti. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka.

Nakula mempunyai watak jujur. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Setelah selesai perang Bharatyuda. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. 2. Senapati negara Mretani. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. putri Resi Badawanganala. Dewi Srengganawati. Dewi Madrim. setia. wilayah negara Amarta. . Ia juga mempunyai cupu berisi. taat. belas kasih. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. 1. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. raja negara Awuawulangit. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama.

putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia tewas dalam . Arya Singamulangjaya. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Narasinga menjadi sangat sakti. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. raja negara Surateleng. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Karena ketekunannya bertapa.

setia. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Senapati perang Dwarawati. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Karena itu selain sakti.. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. selain berguru pada ayahnya. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. putri Arya Kidangtalun. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. dari negara Lesanpura. putra Sanghyang Brahma.peperangan melawan Narayana. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Selain sakti. Sedangkan dalam olah keprajuritan. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. andel Resi Palasara. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putra Prabu Basudewa. Ibunya bernama Dewi Kandini. putra Prabu Kresna. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. jujur. Setelah ayahnya. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . ia juga berguru pada Rajamala pamannya.

Ia berwatak bijaksana. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. berputra . Dewi Dangan. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. jujur dan adil. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Kumalasakti. Ramaprawa dan Basanta. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Ia seorang anak yatim. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. salah satu dari lima satria Pandawa. 1. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Bambang Irawan. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Abimanyu.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Dewi Impun. Dewi Satapi/Dewi Tapen. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). ia masih dalam kandungan ibunya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Wijarnaka. Bagawan Sarmiti. Dewi Gentang. Dewi Puyangan. dengan Dewi Manuhara. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. yaitu . Bratalaras. Dewi Niyedi 5. Ramayana dan Pramasata 2. Kumaladewa. berputra . Sumitra. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. berputra . akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Prabakusuma. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Dewi Tamioyi 3. Antakadewa dan Bambang . Wilugangga. Dalam kitab Adiparwa. berputra . Akhir riwayatnya diceritakan. berputra . Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya.

Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Brajawikalpa dan Kalabendana. setia. Arjuna. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Kumalasakti. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. bernama. setia. baik budi. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). setia. raja negara Pringgondani. berbakti dan teguh dalam pendirian. Antakadewa dan Bambang Sumbada. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya.Sumbada. Wilugangga. Brajalamatan. bernama. Abimanyu. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Sumitra. Brajadenta. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Dewi Arimbi. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Brajamusti. Bambang Irawan. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Dewi . Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Arimba/Hidimba. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Arjuna. Baru setelah remaja. Kumaladewa. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. jujur. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Wijanarka. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Bratalaras. jujur. Prabakusuma. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Ia dan adik bungsunya. Dari perkawinan tersebut. dengan Dewi Manuhara. putra Prabu Puntadewa. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri.

Endang Pregiwati. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Bambang Irawan. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Wilugangga. satria Pandawa putra Prabu Pandu. tenang. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Endang Pregiwa. raja raksasa dari negara Manikmantaka. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Atas keputusan Bathara Guru. Ia sangat sakti. Wisanggeni. Bratalaras. Abimanyu. putri Bathara Indra. baik tingkah lakunya. halus. jatmika. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. mengalahkan semua para Dewa. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. berwatak angkara murka. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Dewi Mustakaweni. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . raja negara Awangga. Ia kemudian mengutus patihnya. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. besar tanggung jawabnya. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. yaitu. Ia adalah putra Arjuna. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti.Arimbi. dengan Dewi Supraba. Wijarnaka. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Kumaladewa. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Kumalasakti. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Akhir riwayatnya diceritakan. Sumitra. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Wilugangga.

Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. yaitu. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Wresni dan Andaka. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Ken Sagupi. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Arya Udawa. setelah selesainya perang Bharatayuda. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Akhir riwayatnya diceritakan. . Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. dengan Ken Sagupi. Kedua putranya. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa.dan Kasipu. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Dewa keadilan dan kesejahteraan. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. seorang swarawati Keraton Mandura. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Suaranya lantang. dan Dewi Rarasati/Larasati. senang bergurau. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara.

putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura.Dewi Pratiwi berwatak setia. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. dengan Dewi Darmastuti. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . percaya atas kekuasaan Tuhan. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. masing-masing bernama. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. penuh belas kasih. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. ikhlas. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pujawati berwatak. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. jujur. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Sitija. setia. Ia mempunyai watak. dan dua orang adik kembar lain ibu. raja jin negara Mertani. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. tekun dalam agamanya. sabar. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. yang kemudian diberikan kepada putranya. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Dewi Surtikanti. Bima/Werkudara dan Arjuna. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Dewi Erawati. jujur. sabar. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. dan sangat berbakti. seorang hapsari/bidadari. . Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Dewi Banowati. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra.

dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. serta berjiwa penjilat. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. raja negara Mandaraka. Atas perintah Arya Sakuni. . Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia seorang arsitek ulung. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Arya Gamdamana. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina.Dalam perang Bharatayuda.

putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Setatama. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Resi Balarama/Baladewa. Menurut ketentuan dewata. Citragada dan Wicitrawiya. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. bernama. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Rajamala berwatak keras hati. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. yaitu: Resi Bisma. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Upakeca/Rupakenca. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. tidak bisa mati selama masih terkena air. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. berani. . Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Duryudana dan Bima.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. sais kereta kerajaan Astina. Adipati Karna. Dewi Nirada. Ia sangat sakti. raja negara Astina. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Kecaka/Kencakarupa. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. masing-masing bernama .

Dari garis keturunan ayahnya. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Arya Prabu Rukma. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati berwatak setia. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. putri Arya Prabu Rukma. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). istri pertama Arjuna. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. sabar. dengan Ken Sagupi. seorang swarawati keraton Mandura. ia mempunyai tiga orang saudara. patuh dan berbakti.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Ken Sagupi. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. . karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. raja negara Astina. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. sangat menginsyafi. yaitu : Arya Udawa. mengerti dan menguasai dirinya. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan.

Ia meningal dalam usia lanjut. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. raja negara Astina. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun).Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. bernama. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. cerdik pandai. Citragada dan Wicitrawirya. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Setelah Prabu Kresna mati moksa. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Setatama. Narayana. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Kencaka/Kencakarupa. yaitu. hatinya keras dan sedikit suka usil. . putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. dari padepokan Retawu. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. halus. tenang. sabar. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. dengan Dewi Durgandini. Dewi Erawati. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. bernama. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Rajamala. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Dewi Surtikanti. Bagawan Abiyasa. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar.

belas kasih. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. taat. Puntadewa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa).Rupakenca berwatak tinggi hati. Prabu Matswapati. Sadewa mempunyai watak jujur. Bima/Werkundara dan Arjuna. Akhir riwayatnya di ceritakan. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. bernama. putri Resi Badawanganala. setia. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). wilayah negara Amarta. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Akhir riwayatnya diceritakan. sombong. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Setelah selesai perang Bharatayuda. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Selain sangat sakti. Nakula. Dewa Tabib. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. keras kepala dan mau menangnya sendiri. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. dari negara Mandura. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful