You are on page 1of 17

MENGAPA TEOLOG PERLU MEMPELAJARI BUDAYA POPULER?

Teologi dan Budaya Populer Yahya Wijaya PPST UKDW

Pendekatan-pendekatan teologi dan studi agamaagama dalam mengkaji budaya populer
1. Melihat kaitan agama dengan budaya populer dalam kehidupan sehari-hari

2. Melihat bagaimana budaya populer dapat menjalankan fungsi keagamaan dalam masyarakat masa kini 3. Mempelajari respon misiologis terhadap budaya populer 4. Mempelajari penggunaan unsurunsur budaya populer sebagai medium bagi refleksi teologis

Kaitan agama dengan budaya populer
a. Studi tentang bagaimana teks dan praktik budaya populer membentuk keyakinan, struktur dan praktik kelompokkelompok keagamaan Misalnya: musik pop dan ibadah

• Tujuan:

• Memahami pengaruh dari praktik, teks dan sumber-sumber budaya kontemporer terhadap agama • Memahami bagaimana penyesuaian diri terhadap budaya populer dapat menguntungkan perkembangan kelompok keagamaan.

• Memahami masalah-masalah yang timbul akibat interaksi antara motivasi dan praktik keagamaan dengan bentuk-bentuk budaya yang lebih umum

b. Studi tentang bagaimana agama tercermin dalam bentuk-bentuk budaya populer. Misalnya: penampilan Yesus Kristus dalam film

• Tujuan:
• Menyadari bias-bias budaya yang biasa dikaitkan dengan individu dan kelompok tertentu  kritik ideologis

c. Studi tentang bagaimana kelompok keagamaan berinteraksi dengan budaya populer Misalnya: reaksi kaum evangelikal terhadap film Harry Potter

• Tujuan:
• Memahami asumsi-asumsi dasar (teologis, etis, politis) dan metodemetode yang digunakan oleh kelompok keagamaan dalam menyikapi budaya populer

Fungsi religius budaya populer
• Fungsi sosial
Misalnya: sepakbola sebagai agama implisit membentuk komunitas dengan keyakinan dan nilai-nilai moral tertentu

a. Fungsi eksistensial / hermeneutik Misalnya: film menawarkan gambaran-gambaran tentang bagaimana menjalani hidup yang baik atau melakukan tindakan yang bijak

a. Fungsi transenden Misalnya: pagelaran ‘praise and worship’

Respon misiologis terhadap budaya populer
• Kecurigaan  budaya populer dipandang sebagai sumber nilai-nilai yang bertentangan dengan agama Positif  budaya populer dipandang sebagai alat untuk mengekspresikan iman secara baru dan kreatif

Budaya populer sebagai bahan refleksi teologis
a. Hubungan antara budaya populer dengan teks kitab suci
• Contoh:
• • memahami makna cerita film kontemporer dalam terang teks Alkitab Membaca Alkitab dalam terang film kontemporer

a. Mempelajari budaya populer dalam kaitan dengan persoalan dan konsep teologis tertentu
• Misal:
• Menilai bagaimana sebuah film menggumuli isyu penebusan

a. Melihat budaya populer sebagai sumber metode berteologi • Misal:

Musik yang mencerminkan pengalaman penindasan atau kerinduan akan pembebasan  inspirasi bagi metode teologi pembebasan