You are on page 1of 11

Mata Kuliah

AKUNTANSI MANAJEMEN

Materi:

AKUNTANSI MANAJEMEN & LINGKUNGAN BISNIS
(MANAGERIAL ACCOUNTING AND BUSINESS ENVIRONTMENT)

Fakultas/Jurusan
EKONOMI / AKUNTANSI

MODUL : 1

Penyusun:
SABARUDIN MUSLIM

UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA 2009

Menjelaskan teori kendala dapat digunakan untuk usaha perbaikan 7. Kompetisi Global 6. 3. Menjelaskan ide dasar yang melandasi perekayasaan ulang (reengineering) 6. Perkembangan Peran Akuntansi Manajerial 4. Perbandingan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajerial 3. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pekerjaan Manajemen dan Kebutuhan Informasi Akuntansi Manajerial 2. Menggambarkan apa yang dikerjakan oleh manajer dan mengapa mereka membutuhkan informasi akuntansi. Perubahan Lingkungan Bisnis 5. Mengidentifikasikan perbedaan utama dan persamaan antara akuntansi keuangan dan akuntansi manajerial. Menjelaskan dampak kompetisi internasional terhadap bisnis dan akuntansi manajerial.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . Menjelaskan Total Quality Management (TQM) untuk perbaikan yang berkelanjutan. -2- AKUNTANSI MANAJEMEN DAN LINGKUNGAN BISNIS Tujuan Pengajaran : 1. Struktur Organisasi. 2. Menjelaskan karakteristik utama JIT 4. 8. Menjelaskan peran controler dalam organisasi terdesentralisasi. 5. Materi Pembahasan : 1.

Seluruh alternatif dipertimbangkan oleh manajemen karena memiliki efek terhadap pendapatan dan biaya. dan mengendalikan operasi. seperti laporan penjualan harian. manajemen membutuhkan umpan balik (feedback) yang memberikan sinyal apakah operasi organisasi telah berjalan sesuai dengan rencana ?. Pengendalian (Controlling) Dalam aktivitas pengendalian. -3- Pekerjaan Manajemen dan Kebutuhan Informasi Akuntansi Manajerial Setiap organisasi memiliki manajer yang bertanggung jawab untuk membuat perencanaan. Perbandingan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajerial Akuntansi Keuangan : 1. selalu digunakan untuk membuat keputusan harian.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . Salah satunya adalah laporan perbandingan antara anggaran dengan hasil riil. Perencanaan (Planning) Langkah pertama dalam perencanaan adalah mengidentifikasikan dan memilih dari berbagai alternatif yang tersedia. Data akuntansi manajerial. mengorganisasi sumber daya. Anggaran disusun tahunan dan menunjukkan rencana manajemen secara spesifik dan kuantitatif. Anggaran biasanya disusun di bawah arahan controller yang merupakan manajer Departemen Akuntansi. Pengarahan dan memberi motivasi (Directing and Motivating) Pengarahan adalah bagian dari tugas manajemen yang berkaitan dengan kegiatan rutin saat ini. Feedback disajikan secara rinci dan dalam berbagai jenis laporan. yang terbaik bagi organisasi. Menekankan peringkasan keuangan dari aktivitas di masa lalu Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Rencana manajemen secara formal biasanya ditunjukkan dalam bentunk anggaran. Laporan ditujukan pada pihak internal & eksternal 2. mengarahkan karyawan. Laporan ini biasa disebut laporan kinerja. sehingga data akuntansi manajemen menjadi sangat esensial untuk memperkirakan efek tersebut.

sediaan dikurangi sampai tingkat minimum dan dalam beberapa kasus sampai nol. Menekankan pada keputusan yang memiliki dampak di masa datang 3. pengurangan biaya. -4- 3. Kondisi ini menguntungkan konsumen karena persaingan yang semakin intensif mendorong harga lebih murah. dimulai dengan just-in-time (JIT) dan melalui total quality management (TQM). dan serangkaian program manajemen yang lain termasuk teori kendala (TOC). Menekankan pada obyektifitas dan dapat diverifikasinya data-data keuangan. peningkatan output. Bila program-program ini dilakukan dengan tepat maka akan dapat meningkatkan kualitas. Bersifat mandatory (wajib) untuk laporan eksternal Akuntansi Manajerial : 1. dan semakin banyak pilihan. kualitas lebih tinggi. proses rekayasa ulang. Laporan lebih ditujukan pada pihak internal 2. Taat pada PSAK 6. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Perubahan Lingkungan Bisnis Kompetisi dalam berbagai industri menjadi kompetisi global dan langkah-langkah inovasi jasa dan produk mengalami perkembangan yang cukup pesat. Disusun secara detail untuk setiap unit organisasi. Disususn untuk data keuangan perusahaan secara keseluruhan 5. Tidak Mandatori. Tidak perlu mengikuti aturan PSAK 7. Dalam sistem JIT. 6. Bagaimanapun sangat penting untuk memiliki apresiasi tentang bagaimana organisasi melakukan transformasi untuk menjadi lebih kompetitif. Menekankan pada relevansi dan fleksibilitas data 4. meningkatkan pelayanan kepada konsumen. dan akhirnya meningkatkan laba. Sejak awal tahun 1980-an. 4.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . beberapa perusahaan telah melakukan serangkaian tahap program perbaikan. Just-in-Time (JIT) Perusahaan yang menggunakan sistem pengendalian sediaan dan produksi JIT akan membeli material dan memproduksi output sesuai dengan permintaan aktual dari konsumen. 5. Menekankan pada ketepatan waktu.

Sistem JIT akan menimbulkan dampak yang signifikan pada operasi perusahaan manufaktur yang memiliki tiga kelas sediaan (bahan baku. JIT Pull Approach Order JIT Untuk bahan baku pemasok Bagian Bagian Bagian Konsumen pencampuran oven penjualan Pembelian JIT. Sediaan menimbulkan biaya. yaitu pada level akhir perakitan. dan semua barang jadi yang diselesaikan hari itu telah dikirimkan kepada konsumen begitu produksi selesai. yaitu jika suatu workstation telah menyelesaikan pekerjaannya. barang jadi). perusahaan yang menjalankan sistem JIT akan membeli bahan baku hanya untuk kebutuhan hari itu saja. KONSEP JIT. Perusahaan menyandarkan pada pemasok yang benar-benar dapat dipercaya. arus barang dikendalikan dengan pendekatan pull (pull approach). barang dalam proses. mengakibatkan adanya inefisiensi dan konsumsi waktu berlebihan untuk menyelesaikan produk. Pemasok yang dapat diandalkan diikat dengan kontrak jangka panjang. Dalam sistem manufaktur konvensional. Pemasok mengirimkan bahan yang diperlukan beberapa saat sebelum barang tersebut digunakan. sinyal dikirim ke workstation di belakangkanya. -5- Pendekatan JIT dapat digunakan baik untuk perusahaan dagang maupun manufaktur.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . Perusahaan tidak memiliki sediaan BDP pada akhir hari tersebut. digunakan pendekatan push. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Sinyal mengindikasikan sejumlah partisi dan bahan-bahan yang akan dikerjakan padajam-jam berikutnya untuk memenuhi permintaan konsumen. barang setengah jadi segera dikirim ke workstation berikutnya tanpa melakukan analisa apakah workstation tersebut siap atau belum untuk menerima kiriman barang ½ jadi tersebut. Dalam lingkungan JIT. Dalam kondisi yang ideal.

mengubah setting mesin. Perusahaan yang menggunakan JIT biasanya dapat menghemat biaya dalam jumlah yang signifikan. Karena sistem JIT sangat rentan terhadap gangguan. Zero Defect dan JIT d. Pendekatan ini menjadikan lay out pabrik mini untuk masing-masing produk. Karyawan yang fleksibel Lay Out Produksi berdasarkan JIT Aliran Produk A Aliran Produk B Mesin drilling Mesin drilling Mesin Shoping Mesin pemotong Perakitan Mesin Pemotong Perakitan Bahan datang unit selesai bahan datang unit selesai Pusat Pengembangan Bahan Ajar . barang cacat tidak dapat ditoleransi. Elemen Kunci JIT : a. c. dan melakukan pengujian. Mengurangi waktu Setup Setup berisi aktivitas menyiapkan bahan. mempersiapkan peralatan. Perusahaan yang menggunakan sistem JIT tidak harus menghilangkan sama sekali sediaannya. Jika peralatan dirancang untuk satu jenis produk. -6- Pemasok harus menyediakan barang yang memenuhi standar kualitas perusahaan (tidak cacat). memperbaiki layout produksi. b.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . seluruh mesin yang digunakan untuk memproses produk tertentu disatukan dalam suatu lokasi tertentu. maka tidak diperlukan lagi setup berulang-ulang dan jumlah unit produksi dapat dipenuhi berapapun diinginkan. Dalam sistem JIT. sehingga biasa disebut sebagai pabrik terfokus atau pabrik dalam pabrik (factory within factory).

SUMBER-SUMBER DATA AKUNTANSI MANAJEMEN Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Yaitu pendekatan yang lebih radikal dibandingkan dengan TQM. mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan. Do. Check. Ada dua karakteristik TQM yaitu : 1. mengumpulkan data. analisa data untuk identifikasi kemungkinan-kemungkinan. mengevaluasi data yang diperoleh pada fase Do. dan kemudian dirancang ulang untuk menghilangkan langkah-langkah yang tidak diperlukan. jika sukses adakan perubahan permanen. Siklus Plan-Do-Check-Act sering disebut Deming Wheel. Sebagai ganti perbaikan sistem yang dirancang serial dan bertahap. Proses reengineering berfokus untuk menyederhanakan dan menghilangkan aktivitas yang tidak bermanfaat. mengumpulkan data. memutuskan bagaimana mengukur perbaikan. Theory of Constraint (TOC) Constraint atau kendala adalah segala sesuatu yang menghambat anda untuk memcapai apa yang anda inginkan. fokus pada pelayanan konsumen 2. pengelolaan berdasarkan TOC menjadi faktor kunci sukses. menyusun rencana perbaikan. dalam proses reengineering suatu proses bisnis diplot dalam suatu diagram secara detail. jika tidak sukses coba lagi. Jika memungkinkan menerapkan rencana dalam lingkup kecil. Plan.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . Karena kendala menjadi penghambat untuk meraih apa yang diinginkan. mempelajari proses yang ada. dikritisi. apakah ada perbaikan? Act. pemecahan masalah secara sistematis oleh tim di garda depan. Proses Reengineering (Rekayasa Ulang). dan pengurangan biaya. -7- Departemen Penerimaan dan Pengiriman Total Quality Management (TQM) Pendekatan paling populer dalam rangka perbaikan terus menerus disebut total quality management. Yaitu pendekatan sistematis yang didasarkan pada fakta untuk melakukan perbaikan terus menerus. Ide pokoknya adalah bahwa setiap aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah terhadap produk dan jasa harus dihilangkan.

Proses penganggaran merupakan bagian dari sistem ini. Sistem akuntansi yang BAIK akan menunjang perusahaan dalam mencapai tujuan- tujuannya dengan membantu MEMBERI JAWABAN kepada tiga jenis pertanyaan : 1. dan dicatat. dll. skedul produksi disusun.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . gaji. Aktivitas- aktivitas pokok meliputi pengangkatan. dan pelaporan informasi. Aspek akuntansi ini memungkinkan kalangann internal maupun eksternal mengevaluasi kinerja organisasi. -8- Sistem akuntansi (Accounting System) adalah suatu mekanisme formal untuk menghimpun. tunjangan-tunjangan. • Sistem akuntansi umum (general accounting system) : data dari semua sistem transaksi lainnya dikumpulkan. pengklasifikasian data. Pertanyaan yang menarik perhatian : masalah mana yang seharusnya diperhatikan terlebih dulu ? Penarik perhatian (attention directing) adalah pelaporan dan penafsiran informasi yang membantu manajer agar memperhatikan masalah-masalah operasi. 2. • Sistem personalia (personnel system) : semua peristiwa personalia dicatat. bahan baku. Tugas-tugas dominan sehari-hari akuntansi adalah pengumpulan. Sistem yang lazim terdapat dalam perusahaan adalah : • Sistem pesanan yang masuk (order entry system) : pesanan-pesanan penjualan dari para pelanggan diproses dan dipenuhi. dan pelanggan-pelanggan kemudian ditagih untuk pembelian-pembeliannya. evaluasi. dan perlengkapan dibuat jadwalnya. • Sistem penerimaan kas (Cash receipt system) : penerimaan-penerimaan kas dari para pelanggan dicatat dan kas tersebut lalu disetorkan ke bank. Pertanyaan kartu skor (scorecard) : apakah perusahaan berjalan dengan lancar ? Pencatatan skor (scorekeeping) adalah suatu pengumpulan dan pengklasifikasian data. mengorganisasikan. barang dagangan dipesan. tenaga kerja. • Sistem perencanaan dan pengendalian produksi (production planning and control system) : dalam perusahaan pabrikasi. diterima. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . dilakukan pembelian bahan baku. dan keluaran produksi dipantau. • Sistem pengeluaran kas (cash disbursement system) : semua pembayaran untuk pembelian dan aktivitas-aktivitas lainnya dilakukan dan dicatat. • Sistem pembelian (purchase system) : dalam perusahaan eceran. dan mengkomunikasikan informasi tentang aktivitas- aktivitas organisasi. dan sebagian besar laporan manajemen dan laporan keuangan dihasilkan.

inefisiensi. serta analisis laporan rutin akuntansi internal. Penarik perhatian biasanya berkaitan dengan pengawasan dan rencana jangka pendek. investasi. biaya . -9- penyimpangan. Aspek akuntansi ini membantu para manajer mengkonsentrasikan diri pada bidang-bidang penting supaya dapat diambil langkah-langkah segera. Nilai pelanggan (customer value) : perbedaan antara apa yang diterima oleh pelanggan (realisasi pelanggan) dan apa yang diberikan oleh pelanggan (pengorbanan pelanggan) . 3. mutu. dan Aktivitas Nilai Tambah .UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . PERAN ETIS AKUNTAN MANAJEMEN Etika (ethics) adalah prinsip-prinsnip moral yang mengarahkan tindak-tanduk individu. pada saat mereka bertindak sendiri. dan . jasa • Orientasi Pelanggan. Pertanyaan pemecahan masalah : metode mana yang paling baik ? Aspek akuntansi pemecahan masalah (problem solving) mengkuantifikasikan kemungkinan hasil-hasil dari serangkaian tindakan dan menyarankan mana yang paling baik diikuti. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Jaringan nilai (value chain) menggambarkan seperangkat aktivitas yang terkait satu sama lain yang meningkatkan nilau atau kegunaan produk atau jasa perusahaan. Terdapat sejumlah prinsip yang sehat yang membentuk landasan perilaku etis : • Hindari penyelewengan etis sekecil apapun • Terfokus pada reputasi jangka panjang daripada tekanan jangka pendek untuk bertindak secara tidak etis. Jaringan Nilai. ataupun sebagai karyawan organisasi. AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM LINGKUNGAN BISNIS YANG BERUBAH • Kompetisi Global . • Bersiaplah untuk menanggung konsekuensi-konsekuensi pribadi bermusuhan karena bertahan terhadap posisi etis. sebagai anggota profesi. dan kesempatan.

TOC) Mencakup banyak aspek. • Teori Kendala (Theory of constraints. seperti halnya suatu jaringan. .UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . TQM . MIS • Manajemen Dasar Aktivitas (activity-based management) Pusat Pengembangan Bahan Ajar . • Evolusi Teknis .10 - . Pada intinya. TQC Implikasi manajemen mutu terpadu terhadap akuntansi manajemen adalah :  Meningkatnya pengakuan atas biaya persediaan sebagai akibat tingkat persediaan yang lebih rendah  Mengganti pola perilaku biaya  Basis baru untuk mengalokasikan biaya  Meningkatkan fokus pada pemangkasan biaya  Perubahan definisi biaya  Meningkatnya tekanan pada ketepatan waktu informasi • JIT Pabrikasi JIT (Just-in Time manufacturing) adalah filosofi yang terpusat pada penentuan waktu. Aktivitas nilai tambah (value added activity) : adalah aktivitas yang meningkatkan jasa produk bagi pelanggan. Pabrikasi fleksibel (flexible manufacturing) . efisiensi. Teori kendala memandang sebuah perusahaan sebagai suatu urut-urutan proses saling berkaitan yang menstrasformasi masukan-masukan ke dalam keluaran- keluaran yang dapat dijual. tetapi aplikasinya yang paling lazim terletak pada peningkatan produksi dengan beberapa kendala. CAD (computer-aided design) . pabrikasi JITT terfokus pada perbaikan berkelannjutan (continual improvement) dengan mengurangi biaya persediaan dan menghadapi masalah ekonomi lainnya. dan mutu dalam memenuhi komitmen-komitmen. • Manajemen Mutu Terpadu .

2005.11 - Adalah pendekatan terintegrasi di seluruh sistem yang mengarahkan perhatian manajemen pada aktivitas-aktivitas dengan tujuan meningkatkan nilai pelanggan dan laba perusahaan. 2000. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Daftar Pustaka : Managerial Accounting. Prantice Hall. Management Accounting. Hansen & Mowen. Prentice Hall. Garrison & Noreen.UMB SABARUDDIN AKUNTANSI MANAJEMEN . .