You are on page 1of 2

PENDAHULUAN

LatarBelakang
Proses fotosintesis secara umum dapat digambarkan dengan persamaan reaksi berikut ini: 6
CO2 + 6 H2O + 672 kkal → C6H12O6 + 6 02 karbondioksida air energi radiasi glukosa
oksigen.
Persamaan ini menyatakan bahwa enam molekul karbondioksida bergabung dengan enam
molekul air, membentuk satu molekul glukosa dan enam molekul oksigen. Glukosa ialah
suatu karbohidrat yang tersusun dari unsur-unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Glukosa
lazimnya dianggap sebagai produk utama fotosintesis, meskipun senyawa organik lainnya
juga dihasilkan. Karbondioksida berasal dari udara, air dan tanah dan energy dari sinar
matahari. 672 kkal adalah energi yang dapat diperoleh kembali dari satu gram molekul
glukosa (Tjitrosomo, 1990). Di benua Eropa, orang lebih banyak menggunakan istilah
asimilasi zat karbon daripada fotosintesis, sedangkan di Amerika sebaliknya. Suatu sifat
fisiologi yang hanya dimiliki khusus oleh tumbuhan ialah kemampuannya untuk
menggunakan zat karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organic serta diasimilasikan
di dalam tubuh tanaman. Peristiwa ini hanya berlangsung jika ada cukup cahaya, dan oleh
karena itu maka asimilasi zat karbon disebut juga fotosintesis (Dwidjoseputro, 1994).
Martin Kamen (1963) mendefinisikan bahwa fotosintesis adalah sebuah proses dimana energi
elektromagnetik diubah menjadi energi kimia bebas yang dapat digunakan untuk biosintesis.
Pancaran energy ditangkap oleh pigmen pada tumbuhan hijau dan digunakan untuk mereduksi
CO2 di udara menjadi gula, dimana perubahan ini dapat dioksidasi, melepaskan energi yang
berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan serta pemeliharaan organisme hidup (Ting,
1982).
Fotosintesis adalah evolusi O2 yang digerakkan cahaya dari air dan penyimpanan tenaga
reduksi yang dihasilkan dalam berbagai komponen karbon yang membentuk jasad hidup.
Klorofil a dan pigmen-pigmen pelengkap, yang menyerap kira-kira separuh dari radiasi
matahari (ƛ < 700 nm), membuat peka dua buah perubahan energi primer di dalam dua
fotosistem yang berlainan (Wilkins, 1969). Pada tumbuhan tingkat tinggi, biasanya kloroplas
terbatas pada sel-sel batang muda, buah-buah belum matang, dan daun. Daun inilah yang
merupakan pabrik fotosintesis yang sebenarnya pada tumbuhan. Irisan melintang melalui
daun yang khas menyingkapkan beberapa lapisan-lapisan jaringan yang berbeda-beda.
Permukaan atas daun tertutup selapis sel tunggal yang menyusun epidermis atas. Sel-sel ini
sedikit atau tidak memiliki kloroplas. Pada kebanyakan tumbuhan, stomatanya terutama
terdapat di epidermis bawah. Ingen-Housz memperagakan bahwa daun-daun yang
berfotosintesis mengeluarkan oksigen lebih cepat dari permukaan bawah daripada permukaaN
atas (Kimball, 1983).

Tujuan Percobaan

Adapun tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya
matahari terhadap kecepatan fotosintesis Hydrilla verticulata.
Pembahasan

Dari hasil percobaan dapat diketahui bahwa kecepatan fotosintesis yang paling banyak adalah
pada menit ke-30 pada kertas minyak warna kuning dan pada menit ke-10 pada kertas minyak
warna merah. Ini dikarenakan daun menyerap lebih dari 90% cahaya jingga dan merah. Hal
ini sesuai dengan literatur Lakitan (1993) yang menyatakan bahwa untuk terjadinya
fotosintesis, energi dalam bentuk elektron yang tereksitasi pada berbagai pigmen harus
disalurkan ke pigmen pengumpul energi yang disebut sebagai pusat reaksi. Daun dari
kebanyakan spesies menyerap lebih dari 90% cahaya ungu dan biru, demikian pula cahaya
jingga dan merah. Dari hasil percobaan dapat diketahui bahwa kecepatan fotosintesis yang
paling sedikit adalah pada menit ke-50 pada kertas minyak warna hijau, yaitu sebanyak 2
gelembung. Ini dikarenakan pada menit ke-50 cahaya sudah mencapai titik jenuhnya. Hal ini

sampai maksimum seperlima atau sepertiga cahaya matahari penuh. enzim dan tingkat organisasi KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan 1. mineral. Hal ini sesuai dengan literatur Dartius (1991) yang menyatakan bahwa tanaman berhijau daun menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia melalui proses yang dikenal sebagai fotosintesis. Faktor luar. gelembung yang paling banyak terbentuk adalah pada menit ke-10 yaitu sebanyak 130 gelembung dan yang paling sedikit adalah pada menit ke-40 yaitu sebanyak 34 gelembung 4. Dari hasil percobaan dapat diketahui bahwa CO2 berpengaruh terhadap kecepatan fotosintesis. Dari hasil percobaan didapat bahwa gelembung yang paling sedikit terbentuk adalah pada menit ke-50 pada kertas minyak warna hijau. karbondioksida dan suhu. Dari hasil percobaan diketahui bahwa pada kertas minyak warna hijau. Dari hasil percobaan diketahui bahwa pada kertas minyak warna kuning. gelembung yang paling banyak terbentuk adalah pada menit ke-30 yaitu sebanyak 139 gelembung dan yang paling sedikit adalah pada menit ke-50 yaitu sebanyak 29 gelembung 5. suhu dan energi b. yaitu pigmen. Titik yang padanya terdapat peningkatan intensitas lebih lanjut namun tidak meningkatkan laju fotosintesis dinamakan titik jenuh cahaya. Dari hasil percobaan didapat bahwa gelembung yang paling banyak terbentuk adalah pada menit ke-30 pada kertas minyak warna kuning. Fotosintesis tergantung pada: a. yaitu sebanyak 2 gelembung 3. Hal ini sesuai dengan literatur Hopkins (1995) yang menyatakan bahwa fotosintesis adalah jalan kecil metabolisme dimana NADPH dan ATP diproduksi oleh reaksi terang dan dipakai untuk merombak anorganik C02 menjadi organik karbon. agar didapat data yang lebih akurat. dimana NADPH dan ATP diproduksi oleh reaksi terang dan dipakai untuk merombak anorganik C02 menjadi organik karbon. Dari hasil percobaan dapat diketahui bahwa ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi proses fotosintesis selain cahaya. . yaitu sebanyak 139 gelembung 2. gelembung yang paling banyak terbentuk adalah pada menit ke-10 dan ke-20 yaitu sebanyak 25 gelembung dan yang paling sedikit adalah pada menit ke-50 yaitu sebanyak 2 gelembung Saran Sebaiknya praktikum dilakukan pada pagi hari saat matahari baru mulai muncul.sesuai dengan literatur Tjitrosomo (1990) yang menyatakan bahwa pada daun tumbuhan yang habitat normalnya cahaya terang. laju fotosintesisnya cenderung sebanding dengan intensitas cahaya yang diterima oleh daun. air. C02. yaitu air. Dari hasil percobaan diketahui bahwa pada kertas minyak warna merah. yaitu hara. Faktor dalam.