You are on page 1of 2

MARIE CURIE 1867-1934

Nama asalnya: Maria Sklodowska. Marie Curie lebih masyhur dari banyak
ilmuwan yang saya masukkan dalam daftar seratus tokoh buku ini. Tetapi,
tampak oleh saya, kemasyhurannya tidaklah bertolak dari arti penting ilmiah
yang sudah diperbuatnya, tetapi lebih banyak disebabkan karena dia seorang
wanita. Kariernya menunjukkan, dalam jenis jenis pekerjaan yang mungkin,
seorang wanita sanggup melakukan penyelidikan ilmiah yang punya kualitas
tinggi. Atas dasar ini dia menjadi amat gemerlapan, sehingga banyak orang
yang punya kesan bahwa dialah orang yang menemukan radioaktif. Tetapi nyatanya
radioaktif diketemukan oleh Antoine Henri Becquerel. Tak perlu dipersoalkan lagi bahwa
prioritas jatuh pada Becquerel, karena baru sesudah Marie Curie membaca laporan
penemuan Becquerel barulah dia dan lakinya, Pierre, yang juga sama-sama ilmuwan
berbakat mulai penyelidikan masalah itu.

Yang sesungguhnya hasil karya Marie Curie yang mengesankan adalah penemuan dan
pemisahan elemen kimia radium. Sebelum ini, dia sudah menemukan elemen radioaktif
lain yang dijulukinya "polonium," diambil dari nama negeri asalnya, Polandia. Ini
memang betul-betul karya yang mengagumkan, tetapi tidaklah mempunyai arti penting
yang menonjol dalam teori ilmiah.

Tahun 1903, Marie Curie, Pierre Curie dan Antoine Henri Becquerel secara bersama-
sama peroleh Hadiah Nobel untuk bidang fisika. Dan tahun 1911 Marie Curie dapat lagi
Hadiah Nobel, kali ini untuk bidang kimia. Ini membuatnya orang pertama yang peroleh
Hadiah Nobel dua kali.

Menarik untuk dicatat bahwa Marie Curie punya anak-anak kecil tatkala dia
menyelesaikan penyelidikan ilmiah paling pentingnya. Puteri tertuanya, Irene, juga
menjadi ilmuwan yang berhasil gemilang. Irene kawin dengan pria yang juga ilmuwan
berbakat, Jean Frederic Joliot. Sepasang suami istri itu bersama-sama menemukan
radioaktif buatan (artifisial). Untuk penemuan ini (yang bisa dianggap "keturunan" dari
penemuan radio-aktif alamiah!) menyebabkan Joliot dan Curie membagi Hadiah Nobel
tahun 1935. Puteri kedua Marie Curie, Eve, menjadi musikus terkenal dan pengarang.
Betul-betul sebuah keluarga luar biasa!

Nonya Marie Curie meninggal dunia tahun 1934, kena leukemia. Besar kemungkinan
akibat berulang kali berhadapan dengan benda-benda yang mengandung radioaktif.
Marie Curie di laboratorium pada tahun 1920. Inset: Pierre Curie

Situs Web

• http://www.accessexcellence.org/AE/AEC/CC/historical_background.html