You are on page 1of 7

OPERASI TIMER

1. Tujuan

Mahasiswa mampu :

a. Memahami penggunaan dari timer / counter

b. Memahami kerja dari timer / counter

c. Membedakan kerja dari berbagai mode dari timer / counter

2. Teori

Timer / Counter pada AT89S51 adalah sebuah Up Counter, nilai counternya akan
naik (increment) dari nilai awalnya sampai nilai maksimumnya dan kembali de nilai
nol. Saat bergulir menjadi nol (overflow), maka sebuah timer flag akan bernilai 1.
Flag ini dapat diuji oleh program untuk menandakan bahwa counter telah selesai
menghitung, atau flag tersebut bias digunakan untuk meng-interrup program.Nilai
awal timer/counter harus dimasukkan dulu kedalam timer register Timer High (TH)
dan Timer Low (TL)

Mode Opersai

Pemilihan mode operasi timer ditentukan pada bit M1 dan M0 dalam register TM0D.
ada 4 mode operasi yaitu :

Mode 0 : 13-bit Timer/Counter

Mode 1 : 16-bit Timer/Counter

Mode 2 : 8-bit Autoreload Timer/Counter

Mode 3 : wo 8 bit ime/ounter

Timer Mode 2. Timer 0 berfungsi seagai timer sekaligus sebagai counter secara terpisah. Timer Mode 3. TH0 digunakan sebagai timer 3. 8-bit Autoreload Tmer/Counter Register TLx berfungsi sebagai counter 8 bit. Sebagai timer 16 bit T=(655535-ThxTLx)*1uS Dengan catatan frekuensi crystal yang digunakan adalah 12 MHz. . Sebagai timer 13 bit. Two 8 bit timer / Cpounter Pada mode 3. Timer Mode 1. Timer 1 tidak dapat digunakan sebagai timer flag TF1 digunakan sebagai timer flag TH0. Nilai maksimumnya adalah 8191 atau 1FFFh. 16-bit Timer/Counter Register THx dan TLx masing-masing berfungsi sebagai counter 8 bit. Nilai maksimumnya adalah 65535 atau FFFh. Ketika overflow. Timer berfungsi sebagai counter 8 bit yang benar-benar terpisah satu sama lain. Secara umum delay waktu timer (T) dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut : 1. TL0 digunakan sebagai counter 8 bit yang menghitung pulsa eksternal. T=(8191-THxTLx)*1uS 3. Register THx berfungsi mengisi ulang/ autoreload register TLx ketika terjadi overflow (TFx=1). T=(255-TLx)*1uS 2. 13-bit Timer/Counter Denganmensetting M1&M0 = 00 dalam TMOd menyebabkan register THx berfungsi sebagai counter 8 bit dan register TLx berfungsi sebagai conter 5 bit. Sebagai timer 8 bit. dengan timer flag TF0. TF1x akan 1. Ketika overflow TF1x akan 1.Timer Mode 0.

#00H : Timer 0 pada mode 0 MOV TL0.3.lay 1000uS SETB TR0 LOOP: JBC TFO.ah instruksi berikut ini dengan MIDE – 51 ORG 00H LJMP MULAI . Buatkan table yang diperlukan untuk mengamati hasil simulasi Percobaan Timer Mode 0 – b a. Ketik.#1CH : de.#17H : T=(8191-THX TLx)*1Us Mov TH0.SELESAI SJMP LOOP SELESAI: SJMP MULAI END b. Ketiklah instruksi berikut ini dengan Mide – 51 ORG 00H LJMP MULAI ORG 100H MULAI: MOV TMOD. Lakukan penyimpanan dan komplikasi serta simulasikan dengan Topview Simulator c. Langkah Kerjaerja Percobaan Timer Mode 0 – a a.

#00H MOV TL0.00 CALL DELAY SJMP MULAI DELAY: MOV TMOD.0 CALL DELAY CLR P.SELESAI SJMP LOOP SELESAI: SJMP MULAI END b. ORG 100H MULAI: SETB P0.#1CH SETB TR0 LOOP: JBC TFO. Buatkan table yang dipeerlukan untuk mengamati hasil simulasi Percobaan Timer Mode 1 a. Lakukan penyimpanan dengan kompilasi serta simulasikan dengan Topview Simulator c.#17H MOV TH0. Ketiklah instruksi berikut ini dengan MIDE – 51 ORG OOOOH LJMP MULI .

Buatkan table yang diperlukan untuk mengamati hasil simulasi Percobaan Timer Mode 3 a.------Delay 1000uS---------- DELAY: MOV TMOD.0 CALL DELAY SJMP MULAI . THxTLx=(65535-10000)*1uS.#09BH .0 CALL DELAY CLR P0. ORG 0100H MULAI: SETB P0. Lakukan penyimpanan dan kompilasi serta simulasikan dengan Topview Simulator c. SETB TR) LOOP: JBC TR0. Ketiklah instruksi berikut ini dengan Mide-51 ORG 00h LJMP MULAI . Timer 0 pada mode 1 MOV THO. T=(65535-THxTLx)*1uS. .SELESAI SJMP LOOP SELESAI: CLR TR0 RET END b.#021 .

#0CDH SJMP LOOP OVER2: MOV TH0. timer 0 pada mode 2 . c.#9Bh .#9BH SJMP LOOP END b.#0CDh . Percobaan COUNTER a. COUNTER MODE 1 SETB TR0 LOOP: MOV A. Buatkan tabel yang diperlukan untuk mengamati hasil simulasi. Lakukan penyimpanan dan kompilasi serta simulasi denagn topview simulator.A SJMP LOOP .OVER1 JBC TF0.#03H .#05h . Ketiklah intruksi berikut ini dengan Mide-51 ORG 00H LJMP MULAI ORG 100H MULAI: MOV TMOD. ORG 100H Mulai : MOV TMOD. delay 50uS SETB TR0 SETB TR1 LOOP: JBC TF0. delay 100uS MOV TL0.OVER2 SJMP LOOP OVER1: MOV TL0.TL0 MOV P1. T = (255-THx)* 1 uS MOV TH0.

c. Buatkan tabel yang diperlukan untuk mengamati hasil simulasi . END b. Lakukan penyimpanan dan kompilasi serta simulasi denagn topview simulator.