You are on page 1of 10

TURUNAN MESODERM

Dalam pembentukan organ tubuh mahluk hidup dikenal adanya istilah
organogenesis. Organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ tubuh pada
makhluk hidup (hewan dan manusia). Organ yang dibentuk ini berasal dari masing-
masing lapisan dinding tubuh embrio pada fase gastrula. Contohnya :
a. Lapisan Ektoderm akan berdiferensiasi menjadi cor (jantung), otak (sistem saraf),
integumen (kulit), rambut dan alat indera.
b. Lapisan Mesoderm akan berdiferensiasi menjadi otot, rangka (tulang/osteon), alat
reproduksi (testis dan ovarium), alat peredaran darah dan alat ekskresi seperti ren.
c. Lapisan Endoderm akan berdiferensiasi menjadi alat pencernaan, kelenjar
pencernaan, dan alat respirasi seperti pulmo. Imbas embrionik yaitu pengaruh dua
lapisan dinding tubuh embrio dalam pembentukan satu organ tubuh pada makhluk
hidup. Contohnya : Lapisan mesoderm dengan lapisan ektoderm yang keduanya
mempengaruhi dalam pembentukan kelopak mata.

Bumbung mesoderm mempunyai peranan khusus dalam pembentukan organ, yaitu :
• Otot lurik, polos dan jantung.
• Mesenkim yang dapat berdifferensiasi menjadi berbagai macam sel dan jaringan.
• Gonad, saluran serta kelenjar-kelenjarnya.
• Ginjal dan ureter.
• Lapisan otot dan jaringan pengikat (tunica muscularis, tunica adventitia, tunica
musclarismucosa dan serosa) berbagai saluran dalam tubh, seperti pencernaan,
kelamin, trakea, bronchi, dan pembuluh darah.
• Lapisan rongga tubuh dan selaput-selaput berbagai alat: plera, pericardium,
peritoneum dan mesenterium.
• Jaringan ikat dalam alat-alat seperti hati, pancreas, kelenjar buntu.
• Lapisan dentin, cementum dan periodontum gigi, bersama pulpanya

Turunan mesoderm dibagi menjadi 5 daerah:
a. Kordameseoderm
Membentuk notochord (sumbu tubuh)
b. Mesoderm Dorsal ( Paraksial )
Membentuk jaringan ikat tubuh, tulang otot, tulang rawan, dan dermis.
c. Mesoderm Intermediet
Membentuk system urogenital
d. Mesoderm Lateral
Membentuk system sirkulasi, permukaan rongga tubuh, dan komponen anggota
tubuh.
e. Mesoderm Kepala
Membentuk otot pada wajah/muka.

Diferensiasi Kordamesoderm
Fungsinya secara khusus yaitu membentuk notochord atau sumbu tubuh yang
berfungsi sebagai penyokong tubuh itu sendiri.

• Dari mesoderm paraksial terpisah balok-balok berbentuk segitiga yang disebut somit. • Sel-sel yang menyusun somit sangat mampat dan tersusun atas suatu epitel. . Berasal dari miofom dan 2.Terdiri dari 4 tingkatan: 1. • Somit pertama dibentuk pada bagian interior dari embrio. Pada Ayam • Sel-sel mesoderm (yang tidak membentuk notochord) menyebar ke arah lateral membentuk lempengan yang tebal disebut dengan mesoderm paraksial (terlentang sepanjang kedua sisi notochord dan bumbung neural). tergantung pada hewannya. • Sel-sel mesenkim akan bermigrasi ke arah bumbung neural dan notochord menjadi kondrosit akan membangun rangka tubuh.Dibentuk dari sel mesenkim membentuk mioblast (sel otot) . Diferensiasi membentuk protein spesifik 4.Lapisan dorsal disebut Dermaton (membentuk jarikat kulit/ dermis). Otot Kepala 1. Otot Anggota • Berasal dari sel-sel mesenkim (dari miotom) • Miotom berasal dari bagian luar Pre-cartilage rangka dalam kuncup anggota. daerah ini disebut sklerotum. Daerah ventral: hypaxial 3. dan somit-somit baru dibentuk dibelakang secara teratur. Menjadi sel otot yang matang Otot Rangka • Miotom yang berjejer sepasang-sepasang terbentang di kedua sisi vertebrae. • Selanjutnya sel-sel sklerotum memisahkan diri dari somit. Brasal dari Pre-chorda . Daerah dorsal: epaxial 2. Sel ini mengalami proliferasi membentuk populasi sel otot 3. • Sisa-sisa sel-sel somit membentuk suatu tabung padat berlapis-lapis. . • Sementara daerah unsure primitive memendek dan bumbung neural terbentuk.Diferensiasi Mesoderm Dorsal ( Paraksial )\ Ada yang bersifat segmental maupun yang tidak.Lapisan dalam disebut miotom ( sel-selnya membentuk otot membentuk otot serat lintang dari punggung dan anggota tubuh) Pembentukan Otot Pembentukan otot melaui proses yang disebut Myogenesis. • Perkembangan selanjutnya sel-sel pada bagian ventral dari somit bermitosis (kehilangan sifat epithelnya) dan menjadi mesenkim (kendur). . • Setiap miotom membentuk 2 daerah otot pada trncus: 1. Sel (somit) sebagai precursors 2.

akhirnya pecah dan terjadi kenaikan pH (alkalis) sehinga zat kapur didepositkan (kalsifikasi) • Terjadi gangguan nutrisi semua sel-sel tulaang rawan disertai kematian sel • Terjadi degenasi dan pelarutan dari zat-zat intraseluler (zat kapur). Terbentuknya rongga (canalis medullaris) untuk sumsum tulang Catatan : Hipertropi (membesar tapi tidak terjadi penambahan substansial) Hipertransia (membesar dan terjadi penambahan substansial) • Pembuluh darah akan memasuki daerah epiphise (terjadi pusat ossifikasi sekunder) sehingga terbentuk tulang spongiosa • Sisa tulang rawan dikedua ujung epiphise yang berperan penting dalam pergerakan sendi • Selama pertumbuhan . Berasal dari dermaton 2. Membina otot polos cutis dan subcutis Pertumbuhan Tulang (bone growth) Pembentukan Secara Membraneus • Serat kolagen mula-mula disisipi oleh zat ossein (protein tulang) • Fibroblast mengalami transformasi menjadi osteoblast dan osteodast • Osteoblast membentuk tulang • Oseodast mersap zat yang dapat dirombak menjadi tulang • Terbentuk jaringan tulang yang mengandung osteosit • Sel-sel mesenkim sekitar kemudian membentuk lapisan luar tulang (periosteum) Ossifikasi Endochondral (Intra Cartilagonosa) • Pembentukan tulang dari tulang rawan hialin embrio • Mula-mula pembuluh darah menembus perikondrium di bagian tengah batang tulang.Otot Lidah Tumbuh dari daerah pharynx Otot Jantung Tumbuh dari lapisan splanknopleura Otot Polos 1. sel-sel tulang rawan pada cakram epiphise terus menerus membelah. kemudia sel-sel hancur dan tulang rawan diganti dengan tulang di daerah diaphise • Dengan demikian tebal cakram epiphise tetap. • Bersamaan dengan ini pada bagian tulang rawan di daerah Diaphisis (pusat ossifikasi primer) sel-sel tulang rawan mengalami hipertropi. sedangkan tulang akan tumbuh memanjang . merangsang sel-sel perikondrium berubah menjadi osteoblast • Osteoblast ini akan membentuk suatu lapisan tulang kompakta perikondrium berubah menjadi periosteum. bersamaan dengan masuknya pembuluh darah.

yang akan tumbuh secara eruption setelah gigi susu tanggal Macam Gigi susu Gigi permanent Seri atau incisor 7 . hormone ini meningkat pada saat pertumbuhan epiphise masih aktif . paling awal dibentuk .8 tahun Taring atau caninus 18 bulan 9 – 11 tahun Premolar .Gigantisme.tulang di daerah rongga sumsum (canalis medularis) dihancurkan (osteoclast)sehingga rongga sumsum membesar Catatan : Cairan sinofial sebagai pelumas pada sendi Pertumbuhan tulang dipengaruhi juga oleh hormone : . Kuncup gigi permanent. telinga) • Semua keeping dan kapsul kemudian bersatu 2. semen dan periodontium tumbuh dari odontoblast ( berasal dari mesoderm ) • Jaringan mesoderm sebagai inductor terhadap ektoderm untuk menumbuhkan gigi • Ectoderm menebal menjorok ke dermisi bawah bahan gusi • Pada dental lamina terdapat : 1. Spalanchnocranium (tulang-tulang muka) • Awal berupa tulang rawan yang berasal dari ascus visceralis 1 • Kemudian diganti oleh tulang di sebelah luarnya yang tumbuh secara membranus • Sebagian sisa tulang rawan rahang itu pindah membina ossicula telinga tengah Pertumbuhan Gigi • Tumbuh dari ectoderm dan mesoderm • Lapisan enamel tumbuh dari ameloblast ( ameloblast barasal dari ectoderm ) • Lapisan dentin. Pronefros Sangat vertigal. mata. Kuncup gigi susu 2. hormone maningkat pada saat epiphise Cranium Terdiri dari : 1.• Pada pertumbuhan diameter (lebar) tulang .9 bulan 7.10 – 12 tahun Molar 1. terdiri dari tiga macam : 1.Giantisme . Neurocranium (tempurung otak) • Awal terbentuk berupa sel-sel mesenkim yang menyusun diri berupa keping (disebut pre-cartilage) • Kemudian berubah menjadi cartilage (chondrocranium) yang terdiri dari beberapa keeping tulang rawan di anterior notochord • Terbentuk pula kapsul-kapsul tulang rawan sekeliling alat indera (hidung. pulpa.5 – 2 tahun 6 – 20 tahun Diferensiasi Mesoderm Intermedier • Membentuk sistem ekskresi dan ductus genitalia Ikan primitif : Pronefros Ikan kelas tinggi dan amphibia : Mesonefros Aves dan mamalia : Ginjal atau ren.

MESONEFROS o Tubulus mesonefros dibentuk dari nefrotom bagian posterior dari daerah pronefros o Tubulus mesonefros berhubungan dengan ductus pronefros o Ductus pronefros sekarang disebut ductus mesonefros atau ductus wolff o Pembentukan tubulus mesonefros diinduksi oleh ductus pronefros. Mesonefros Organ ekskresi selama periode embrio 3. Anura. ayam. tumbuh suatu tonjolan yaitu tonjolan ureter o Tunas ureter tumbuh melebar dan bercabang masuk ke dalam posterior dari mesonefros yang merupakan bakal metanefros o Tunas ureter menginduksi jaringan nefrogenik metanefros yang membentuk tubulus metanefros. • Terdapat suatu ketergantungan AER dan mesoderm tunas anggota tubuh . Metanefros Dibentuk tahap akhir dan berfungsi setelah mesonefros regresi PRONEFROS o Dibentuk dari segmen-segmen nefrotomi o Sel-sel nefrotom berpisah dan membentuk rongga yaitu nefrocoel o Tubulus pronefros dibentuk dari nefrotom yang mengandung nefrocoel serta bermuara dan berhubungan dengan coelom melalui nefrostom o Pada ujung saluran pronefros yang lainnya bersatu membentuk ductus pronefros o Ductus pronefros memanjang ke arah posterior dan bersatu dengan kloaka o Glomerulus merupakan suatu gulungan pembuluh darah sebagai cabang dari aorta dorsal berhubungan dengan corong dekat nefrostom o Kemudian masuk melalui nefrostom ke dalam pronefros untuk kemudian dialirkan ke kloaka. Burung dan Mamalia permukaan yang membentuk tonjolan ditutup oleh suatu penebalan ectoderm pematang ectoderm. ikan) • Pada : ikan .2. Diferensiasi Mesoderm Lateral Pertumbuhan anggota gerak • Pembentukan Sel-sel mesoderm somatic di bawah ectoderm mengalami proliferasi • Kerucut (urodela) • Dayung (mamalia. sewaktu ductus pronefros tumbuh memanjang ke arah posterior tubuh o Aorta dorsalis membuat cabang pembuluh darah yang menggelung membentuk glomerulus yang berhubungan dengan ductus mesonefros o Bagian tubulus yang berhubungan dengan gomerulus akan berinvaginasi membentuk kapsula bowman o Pada daerah dekat dengan daerah dimana ductus mesonefros bersatu dengan kloaka. Reptilia.

Mesoderm viseral yang meliputi kandung kuning telur. Setiap hari akan timbul 3 somit sehingga pada akhir minggu kelima terdapat 42 sampai 44 pasang somit. Menjelang akhir minggu ketiga mesoderm paraksial terpecah dalam kelompok-kelompok sel epiteloid yang disebut somit. 5 sakral dan 8 sampai 10 pasang koksigeal. 4 oksipital. Mesoderm somatic b. • Sebagian lagi membina tulang hyoid Diferensiasi Mesoderm Kepala Secara khusus membentuk otot pada wajah atau muka LAMPIRAN ( Tambahan Materi ) DEVIRAT-DEVIRAT LAPISAN BENIH MESODERM Mula-mula sel lapisan benih mesoderm membentuk lembaran tipis jaringan ikat pada kedua sisi garis tengah berkembang membentuk mesoderm paraksial. Somit oksipital pertama dan sampai 7 somit koksigeal yang terakhir kemudian menghilang. 12 torakal. Mesoderm parietal yang meliputi amnion b. membentuk jaringan yang dikenal sebagai mesenkim. Jaringan yang menghubungkan mesoderm paraksial dan lempeng lateral disebut mesoderm intermediat. Dinding korsal somit yang masih tertinggal dinamakan dermatom membentuk suatu . Kedua selaput ini membatasi suatu rongga baru yang disebut rongga selom intra- embrional. 5 lumbal. dimana melanjutkan diri dengan selon ekstra-embrional pada kedua sisi mudigah. 8 servikal. Sel-sel ini bersama-sama disebut sklereton. Pasangan somit ini adalah. Diferensiasi somit Menjelang permulaan minggu keempat sel-sel epiteloid yang membentuk dinding ventral dan dinding medial somit kehilangan bentuk epitelnya menjadi polimorf dan berpindah mengelilingi korda dorsalis. Mereka akan mengelilingi sumsum tulang belakang dan korda dorsalis untuk membentuk kolumna vertebralis. Sel-sel soma • Mesoderm somatic dan sel-sel somit bermigrasi ke daerah bakal anggota tubuh dan berkembang menjadi otot anggota tubuh • Seiring memanjangnya tunas . Dengan timbulnya serta bersatunya rongga interselular pada lempeng lateral jaringan ini terpecah menjadi dua lapisan yaitu : a. sel-sel bakal tulang rawan menempati bagian tengah • Tunas anggota tubuh kemudian berubah dari bentuk dayung (kerucut) menjadi berbentuk anggota tubuh sebenarnya • Bentuk anggota tubuh dicapai karena terjadi tumbuh secara diferensial dan di Bantu dengan kematian sel.• Kalau mesoderm tunas tidak ada maka AER tidak akan terbentuk • Sebaliknya bila AER tidak ada maka mesoderm tidak akan tumbuh • Mesoderm mempunyai dua sumber untuk membentuk anggota tubuh yaitu : a. 1. Pasangan somit pertama timbul pada bagian leher mudigah. lebih ke lateral tetap tipis disebut lempeng lateral.

berongga. miotom dan menyebar di bawah ectoderm sekitarnya. Yang tidak mengalami pembumbungan yaitu notochord. Dengan terus bertunasnya pembuluh ekstraembrional terbentuklah hubungan dengan pembuluuh darah mudigah. Ginjal. Di sini sel-sel tersebut membentuk dermis dan jaringan subkutan. setiap mioton dan dermatom masing-masing mempunyai komponen saraf disegmennya sendiri. sehingga menghubungkan mudigah dan plasenta. Lapisan-lapisan mesoderm parietal dan viseral Kedua lapisan ini membatasi selom intra-embrional. Mesoderm intermediat Jaringan ini berdiferensiasi dengan cara yang berbeda dengan somit. Tubulasi Tubulasi adalah pertumbuhan yang mengiringi pembentukan gastrula atau disebut juga dengan pembumbungan. Pada . Setelah sel-sel dermatom membentuk. b. Setiap miotom mempersiapkan otot-otot untuk segmennya sendiri. yang pada pertumbuhan berikutnya akan menumbuhkan alat (organ) bentuk definitif. Karena itu setiap somit membentuk skleroton (komponen tulang rawan dan tulang). pembuluh darah dan pembuluh getah bening. sedangkan lebih kaudal membentuk massa jaringan yang tak bersegmen dikenal sebagai korda nefrogenik yang nantinya berkembang menjadi satuan ekskresi susunan kemih. Ketika tubulasi ectoderm saraf berlangsung. tetapi masif. Yang terletak di tengah membentuk sel darah sederhana sedangkan sel yang terletak di tepi yang bersatu membentuk pembuluh kecil. Daerah-daerah bakal pembentuk alat atau ketiga lapis benih ectoderm. Jaringan penunjang seperti jaringan penyambung. Mesoderm pariental bersama ektoderm disekitarnya membentuk dinding lateral dan ventral tubuh. Segera setelah terbentuk sel ini gagal membelah diri dan jaringan yang terbentuk ini disebut miotom. terjadi pula differensiasi awal pada daerah-daerah bumbung itu. Mengiringi proses tubulasi terjadi proses differensiasi setempat pada tiap bumbung ketiga lapis benih. 3. tulang rawan dan tulang. Korteks anak ginjal dan limpa. Jaringan-jaringan dan organ berikut ini dipertimbangkan berasal dari mesoderm : a. Darah dan pembuluh darah Sel-sel darah dan kapiler berkembang di dalam mesoderm ekstraembrional dari jonjot- jonjot dan tangkai penghubung. kelenjar kelamin dan saluran keluarnya e. 2. Mesoderm viseral dan entoder embrional membentuk dinding usus. Di daerah servikal dan torakal bagian atas jaringan ini secara segmental menyusun kelompokkelompok sel yang kelak menjadi nefrotom. Sel-sel darah dan getah bening dan dinding jantung. bagian depan tubuh menjadi encephalon (otak) dan bagian belakang menjadi medulla spinalis bagi bumbung neural (saraf). mesoderm dan endoderm.lapisan sel baru. 4. Otot-otot serat lintang dan polos c. menyusun diri sehingga berupa bumbung. mioton (mempersiapkan komponen otot segmental) dan dermatom (komponen kulit disegmennya). Sebagaimana akan terlihat kemudian. d. Sel-sel darah dan pembuluh darah intra-embrional termasuk tabung jantung dibentuk dengan cara yang sama dengan pembuluh ekstra-embrional yakni dari sel-sel mesoderm yang membentuk kelompok sel-sel angiogenetik yang membentuk rongga karena bergabungnya celah antar sel-sel.

integumen (kulit). • Proctodeum menumbuhkan dubur bersama kelenjarnya yang menghasilkan bau tajam. kelenjar ludah. Imbas embrionik yaitu pengaruh dua lapisan dinding tubuh embrio dalam pembentukan satu organ tubuh pada makhluk hidup. kelenjar ludah dan indra pengecap. tanduk. Lapisan Ektoderm akan berdiferensiasi menjadi cor (jantung). Pada periode ini embryo akan memiliki bentuk yang khusus bagi suatu spesies. • Lensa mata. bulu. kelenjar air mata. • Lapisan enamel gigi. indra bau dan indra peraba. bagian dermis kulit dan jaringan pengikat lain. e. Pada periode ini embryo mengalami penyelesaian pertumbuhan jenis kelamin. cula. • Kelenjar-kelenjar pencernaan misalnya hepar. Organogensisi dimulai akhir minggu ke 3 dan berakhir pada akhir minggu ke 8. taji. Organogenesis atau morfogenesis adalah embryo bentuk primitive yang berubah menjadi bentuk yang lebih definitive dan memmiliki bentuk dan rupa yang spesifik dalam suatu spesies. • Stomodeum menumbuhkan mulut. rangka dan alat urogenitalia. Pada periode pertumbuhan antara atau transisi terjadi transformasi dan differensiasi bagian-bagian tubuh embryo dari bentuk primitive sehingga menjadi bentuk definitif. kelenjar lender. Bumbung epidermis • Menumbuhkan: Lapisan epidermis kulit. . dan alat respirasi seperti pulmo. dengan derivatnya yang bertekstur (susunan kimia) tanduk: sisik. Dengan berakhirnya organogenesis maka cirri-ciri eksternal dan system organ utama sudah terbentuk yang selanjutnya embryo disebut fetus . Lapisan Endoderm akan berdiferensiasi menjadi alat pencernaan. Bumbung endoderm • Lapisan epitel seluruh saluran pencernaan mulai faring sampai rectum. kelenjar pencernaan. rambut dan alat indera. kuku. kelenjar peluh. otak (sistem saraf). Contohnya : Lapisan mesoderm dengan lapisan ektoderm yang keduanya mempengaruhi dalam pembentukan kelopak mata. Organ yang dibentuk ini berasal dari masing-masing lapisan dinding tubuh embrio pada fase gastrula. 2. Lapisan Mesoderm akan berdiferensiasi menjadi otot. Organogenesis pada bumbung-bumbung: 1. otot visera. pancreas. penyelesaian secara halus bentuk definitive sehingga menjadi ciri suatu individu. Contohnya : d. serta kelenjar lender yang mengandung enzim dlam esophagus. gaster dan intestium. rangka (tulang/osteon).bumbung endoderm terjadi differensiasi awal saluran atas bagian depan. alat reproduksi (testis dan ovarium). Organogenesis Organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ tubuh pada makhluk hidup (hewan dan manusia). tengah dan belakang. watak (karakter fisik dan psikis) serta wajah yang khusus bagi setiap individu. alat peredaran darah dan alat ekskresi seperti ren. f. Pada periode pertumbuhan akhir. dengan derivatnya seperti lapisan email gigi. • Kelenjar-kelenjar kulit: kelenjar minyak bulu. alat telinga dalam. Pada bumbung mesoderm terjadi differensiasi awal untuk menumbuhkan otot rangka.

bronchi. • Lapisan otot dan jaringan pengikat (tunica muscularis. tunica adventitia. bersama pulpanya ORGANOGENESIS SISTEM UROGENITALIA Mesoderm intermediat • Berlokasi dorsolateral antara somit dan mesoderm lateral • Membentuk system urogenital: – Ginjal (membentuk urin). • Lapisan dentin. cementum dan periodontum gigi. • Saraf tepi otak dan punggung. • Lapisan rongga tubuh dan selaput-selaput berbagai alat: plera. vesika urinaria dan kelenjar-kelenjarnya. Pronephros Ginjal yang rudimen dan tidak berfungsi dan akan mengalami regresi secara sempurna. ureter (transpor urin dari ginjal ke kantung kemih) dan uretra (transport urin dari kantung kemih ke luar tubuh) – Gonad: kelenjar reproduksi utama • Pematang nefrogenik merupakan bagian pematang urogenital yang membentuk sistem urinaria Tiga set ginjal yang terbentuk secara bertahap dalam embrio : 1. Metanefros . dan kelamin (ductus genitalis). peritoneum dan mesenterium. Bumbung mesoderm • Otot lurik. seperti pencernaan. • Lapisan epitel vagina. tunica musclarismucosa dan serosa) berbagai saluran dalam tubh. • Chromatophore kulit dan alat-alat tubuh yang berpigment. pericardium. kelenjar buntu. • Bagian persyarafan indra. • Mesenkim yang dapat berdifferensiasi menjadi berbagai macam sel dan jaringan. Bumbung neural (saraf) • Otak dan sumsum tulang belakang. Mesonefros Berfungsi hanya untuk waktu yang singkat dan tetap dipertahankan sebagai duktus mesonefros (Wolff). • Gonad. kelamin. • Ginjal dan ureter. 3. 2. pancreas. trakea.• Lapisan epitel paru atau insang. • Kloaka yang menjadi muara ketiga saluran: pembuangan (ureter). 3. polos dan jantung. • Jaringan ikat dalam alat-alat seperti hati. makanan (rectum). hidung dan kulit. saluran serta kelenjar-kelenjarnya. uretra. seperti mata. dan pembuluh darah. 4.

• Mesoderm intermediat Terdiri atas dua bagian : – Pita nefrogenik yang akan menjadi apparatus urinaria dan – Pematang genital yang menjadi gonad • Pematang genital memanjang mulai dari bagian thoraks atas ke daerah kloaka • Bakal gonad berkembang yang akan berkembang hanya bagian tengah saja. . Berkembang dari kuncup ureteris (ureteric bud). mesonefros tidak berperan dalam perkembangan gonad Mesoderm intermediat memiliki struktur memanjang.Membentuk ginjal dewasa. Bagian kranial dan kaudal pematang urogenital membentuk pita-pita gonad atas dan bawah. migrasi ke gonad • Pada jantan : perkembangan testis dipengaruhi mesonefros • Pada betina. yaitu outgrowth dari duktus mesonefros dan medoderm metanefri berasal dari bagian kaudal pematang nefrogenik Hubungan perkembangan organ genitalia dengan urinaria • Perkembangan organ genital berkaitan dengan sistem urinaria • Berasal dari mesoderm intermadiat • Primordial germ cells merupakan turunan ektoderm.