Rancangan Percobaan

Rancangan Acak Lengkap Faktorial
Semester Alih Tahun 2009

Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor

Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor . Faktor → satu macam perlakuan yang mempunyai beberapa taraf (level).Pendahuluan • Rancangan acak Lengkap : Rancangan percobaan yang digunakan pada percobaan dengan satuan yang homogen • Rancangan acak lengkap Faktorial : Suatu percobaan dimana perlakuan di dalamnya terdiri dari semua kemungkinan kombinasi taraf terpilih untuk dua faktor atau lebih.

# Percobaan berfaktor paling sederhana: 2 x 2 Faktor A dgn 2 taraf Faktor B dgn 2 taraf # Misalnya: a0 (Varietas 1) a1 (Varietas 2) b0 (tanpa pupuk) b1 (diberi pupuk) Faktor A (varietas) Faktor B (macam pupuk) Diperoleh 4 kombinasi perlakuan: a0 b0 a0 b1 a1 b0 a1 b1 Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor .Percobaan berfaktor: → percobaan yang menyangkut 2 faktor atau lebih .

Perlakuan dengan 3 faktor (4 x 3 x 2) a0 varietas a1 varietas a2 varietas a3 varietas 1 2 3 4 b0 7 hari b1 14 hari b2 21 hari # varietas (A) # waktu pemberian pupuk (B) c0 mekanis # Pengendalian gulma (C) c1 kimiawi Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor .

1 V3N0 V2N4 V2N3 Ul.3 V3N4 V2N0 V2N1 V1N3 V3N1 V3N3 V3N2 V3N4 V3N0 V2N4 V3N2 V1N4 V3N4 V2N0 V1N1 V1N2 V2N2 V1N0 V1N3 V2N1 V1N1 V1N2 V1N0 V2N0 V1N4 V3N1 V3N1 V1N2 V2N3 V2N3 V3N3 V2N2 V2N1 V2N4 V3N0 V1N4 V2N2 V3N3 Sumber : Gomez Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.2 V1N3 V1N0 V1N1 Ul.21 Jatinangor .Gambaran Percobaan faktorial 3x5 di Lapangan V3N2 Ul.

karena ukurannya yg besar. Jadi hindarilah penggunaan percobaan faktorial secara gegabah atau besar. 4 taraf pupuk dan 3 metode pengendalian gulma.Banyaknya perlakuan dalam suatu percobaan faktorial merupakan hasil kali taraf setiap faktor : contoh faktorial 2². maka banyaknyaperlakuan menjadi 5x4x3= 60. banyaknya perlakuan bertambah secara cepat dengan pertambahan banyaknya faktor atau kenaikan taraf setiap faktor. Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM. banyaknya perlakuan adalah 2x2=4. kerumitan dan pembiayaan pun akan semakin bertambah. dan dalam faktorial 2³ banyaknya perlakuan adalah 2x2x2= 8. untuk percobaan faktorial melibatkan 5 varietas.21 Jatinangor . contoh.

21 Jatinangor .Tujuan melakukan percobaan faktorial → untuk mengetahui adakah interaksi antara faktor2 yang diberikan sebagai perlakuan tsb. Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM. Menentukan rancangan percobaan yang akan digunakan → tergantung dengan fungsi atau tujuan rancangan itu sendri dan lingkungan / bahan percobaan yang akan digunakan.

Data untuk setiap perlakuan kurang akurat. Gomez . 3. Perlakuan banyak memberikan kesulitan dalam pengamatan. Bila perlakuan terlalu banyak sulit dalam pengendalian homogenisitas media. 2. Sumber : Gaspersz. 2. dibandingkan dengan hasil percobaan faktor tunggal. 3. Dapat melihat interaksi dari beberapa faktor. Lebih efisien dlm pengunaan sumber Hasil percobaan dapat diterapkan dalam kondisi yang luas ( mempelajari kombinasi berbagai faktor) Bila perlakuan terlalu banyak. 4. maka akan sulit dalam melihat intraksinya. Dapat mengefisienkan tempat.Rancangan acak lengkap faktorial Kelebihan 1. Kekurangan 1. 4.biaya & tenaga.

Apabila F Hitung ≤ F tabel 5%.21 Jatinangor . diberi tanda tn (tidak nyata) atau ns (non significant). Terima H0. Buku Gomez & Gomez Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.Kaidah Keputusan : a). berarti kelompok atau perlakuan tidak berpengaruh nyata.

tolak H0 yang berarti kelompok atau perlakuan berpengaruh nyata (diberi tanda *) atau F Hitung ≥ F Tabel 1%. Apabila F Hitung ≥ F Tabel 5% tapi ≤ F Tabel 1%.b). tolak H0 yang berarti perlakuan atau kelompok berpengaruh sangat nyata (diberi tanda **) Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor .

Percobaan Faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap Contoh: Percobaan faktorial dengan dua faktor. memakai ulangan 5 kali. Ulangan a 0b 0 a 0b 1 a 1b 0 a 1b 1 I II III IV V Total Rerata a 0b 0 a 0b 1 a 1b 0 a 1b 1 Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM. masing2 terdiri dari dua level → a0 dan a1 serta b0 dan b1 . sanakan dengan R. dilak.A.L.21 Jatinangor .

5 b1 5 a 1b 0 Nilai Tengah 31.5 (Rerata) b0 (a1 – a0) 3 31 a0 35 a1 33 4 Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor .Rerata Nilai Pengamatan Perlakuan Faktor Faktor B b1 Nilai Tengah A 30 a0 33 a1 b0 32 a 0b 0 37 ( Rerata) (b1 – b0) 2 4 3 a 0b 1 a 1b 1 34.

21 Jatinangor .32 = 5 3. Pengaruh Sederhana: 1 Pengaruh sederhana faktor A pada taraf b0 = ( a1b0 – a0b0 ) = 33 .30 = 2 4.I. Pengaruh sederhana faktor B pada taraf a0 = ( a0b1 – a0b0 ) = 32 .33 = 4 Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM. Pengaruh sederhana faktor A pada taraf b1 = ( a1b1 – a0b1 ) = 37 .a1b0 ) = 37 . Pengaruh sederhana faktor B pada taraf a1 = ( a1b1 .30 = 3 2.

33 )] = 3 Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM. Pengaruh Utama: 1.30 ) + ( 37 .21 Jatinangor .II. Pengaruh utama faktor A (tanpa menghiraukan faktor B ) = ½ [( a 1b0 .32 )] = 4 2.a0b0 ) + ( a1b1 .a1b0 )] = ½ [( 32 .a0b0 ) + ( a1b1 .a0b1 )] = ½ [( 33 .30 ) + ( 37 . Pengaruh utama faktor B (tanpa menghiraukan faktor A ) = ½ [( a 0b1 .

Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.33 ) – ( 32 .30 )] = 1 Pengaruh interaksi antara faktor B dan faktor A : BA = ½ [( a 1b1 – a1b0 ) – ( a0b1 – a0b0 )] = ½ [( 37 .30 )] = 1 Sifat setangkup (sama).32 ) – ( 33 . Pengaruh interaksi: Pengaruh interaksi antara faktor A dan faktor B : AB = ½ [( a 1b1 – a0b1 ) – ( a1b0 – a0b0 )] = ½ [( 37 .III.21 Jatinangor .

Faktor A (jenis ayam) → Diperoleh 2 x 2 → 4 kombinasi perlakuan: a0b0 a0 b1 a1 b0 a1 b1 masing2 diulang 5 kali Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.Percobaan faktorial dengan 2 faktor: a0 (varietas 1) a1 (varietas 2) Faktor B (macam pakan) → b0 (tanpa pemupukan) b1 (dengan pemupukan) Dilaksanakan menggunakan RAL.21 Jatinangor . dengan 5 ulangan.

2…5 = hasil pengamatan utk faktor A taraf ke i. . taraf ke j (faktor B).. 2. 3. . 5 Yi j k = μ + αi + βj + (αβ) i j + εi j k Yi j k i = 1. μ αi βj (αβ) i j = nilai tengah umum = pengaruh faktor A pada taraf ke i = pengaruh faktor B pada taraf ke j. .2x2 Model : Yij = μ + ‫ז‬i + εij i = 1. = pengaruh interaksi AB pada taraf ke i (dari faktor A). faktor B taraf ke j dan pada ulangan ke k.21 Jatinangor . dan pada ulangan ke k. .2 k = 1. . Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM. 2. 4 j = 1. interaksi AB yang ke i dan ke j . dan taraf ke j (dari faktor ke B) εijk = pengaruh acak (galat percobaan) pada taraf ke i (faktor A). 2 dan j = 1.

SEKIAN & TERIMAKASIH Fakultas Pertanian UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl Raya Sumedang – Bandung KM.21 Jatinangor .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful