Jenis Film Produser Xiaoli

,

: :

Drama Chui Po-Chu,

Han

Shi Dongming, Jiang Tao Produksi : Dadi Century (Beijing) Ltd Durasi : 125 menit Pemain : Chow Yun-Fat Zhou Xun Chen Jianbin Yao Lu Zhang Xingzhe Ren Quan Ma Qiang Sutradara : Hu Mei Penulis : Khan Chan Jiang Qitao He Yanjiang Hu Mei

Pada abad ke-6 SM China masih terdiri atas kerajaan feodal dan pemerintahan resmi, bersaing satu sama lain demi supremasi. Kong Qiu (Chow Yun-Fat) lahir di Kerajaan Lu, di mana pengadilan memutuskan bahwa nama dan kekuasaan riil menurun untuk tiga kelompok penguasa paling kuat. Reputasi Kong Qiu sebagai pemikir sosial budaya membuat Lu menunjuknya untuk bekerja dikantor kementrian, dimana ia telah mencetak beberapa keberhasilan cemerlang dalam memulihkan martabat dan wibawa Pengadilan. Usahanya untuk mengendalikan ambisi para kelompok berkuasa juga berhasil, tetapi tentara Lu (dipimpin oleh jenderal muda Gongshan Niu) berbalik melawannya dan penguasa kerajaan Qi disuap untuk membuat penguasa Lu melawan menterinya. Kong Qiu dilucuti dari kantornya dan dikirim ke pengasingan. Dia tua sebagai seorang pengembara, berkelana dari kerajaan ke kerajaan lainnya, diikuti dengan rombongan pengikut setia yang dipimpin oleh Yan Hui. Perhentian pertamanya adalah Kerajaan Wei. Bencana politik kembali mengancam Kerajaan Lu, Kong Qiu diminta pulang. Ia setuju untuk kembali namun hanya sebagai guru, tidak ingin terlibat politik lagi.

Pada keadaan yang demikian manusia harus diatur oleh hukum yang keras. hukum menjadikan manusia bersikap tamak dan serakah. sehingga tidak ada satupun manusia yang akan menentangnya. . Penyatuan dan keselarasan hidup manusia dengan alam menjadikan masyarakat Confucius cenderung untuk menghindar dari konflik. maka manusia akan berada dalam kesempurnaan sehingga manusia tidak perlu lagi berpedoman pada hukum. Hukum merupakan tempat berkumpulnya orang-orang jahat. dan ketika ia berkuasa maka ia dibekali dengan hukum untuk menundukkan sifat watak keras manusia.Confucius adalah seorang filosof dunia yang mengajarkan nilai-nilai kebajikan dan moralitas. Menurutnya hukum tertulis yang dibuat oleh para pembentuk hukum (kaum legalis) menjadikan manusia memiliki perilaku yang buruk. Menurut Confucius. Pendapat Confucius tersebut mendapat tentangan hebat dari Kaum Legalis.Masyarakat penganut ajaran nilai-nilai Confucius yang mengutamakan nilai moral (Li)cenderung untuk menyatu dengan alam. yang melihat bahwa sesungguhnya manusia dilahirkan dengan membawa watak dan sifat jahat. Dengan menjunjung tinggi moral. baik konflik dengan sesama manusia maupun konflik dengan lingkungan alam. sehingga ia karena terdapatnya atau telah tertanamnya moral dalam dirinya sejak manusia itu lahir. jika manusia menjunjung tinggi moral dalam setiap kehidupannya. Manusia yang telah mencapai kesempurnaan moralitas tidak akan membutuhkan hukum dalam hidupnya. ia akan menjadi serigala bagi manusia yang lain. Pemikiran Confucius tersebut dilandasi oleh sebuah keyakinan bahwa pada dasarnya manusia dilahirkan dalam keadaan baik. manusia akan menjadi benar. Menurut kaum Legalis Raja memperoleh legitimasi kekuasaan dari Thian (Tuhan/Langit/Surga/Sesuatu yang berkuasa). Manusia cenderung untuk senang sendiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful