AKU BENCI SEKOLAH

• •

Aku benci harus terburu-buru setiap pagi agar tidak terlambat sampai di sekolah. Ngomong-ngomong sekolahku masuk jam 7 pagi. Tapi, murid-murid yang lain datang di atas jam 7.15 dan mereka tidak diberi sanksi. Aku benci ketika guruku memberikan tugas yang sangat banyak, dan ketika tugasku telah selesai semua. Mereka hanya memberinya paraf dengan tanggal tanpa melirik kedalam isinya sama sekali. Padahal aku telah susah payah merangkai kata demi kata, meminimalkan sedikitpun kesalahan. Aku benci ketika harus begadang mengerjakan tugas untuk besok pagi dan ternyata guru mata pelajaran tersebut tidak hadir. Dan ketika minggu berikutnya entah mengapa tugas itu tidak pernah dipertanyakan lagi. Aku benci harus mengeluarkan banyak uang untuk mencetak sebuah makalah yang tidak boleh kurang dari 10 halaman dan bahkan makalah itu tidak pernah diperiksa sama sekali. Aku benci ketika seorang guru masuk ke dalam kelas memberikan tugas untuk merangkum lalu keluar dan kembali ketika jam pelajarannya telah habis hanya untuk mengambil buku dan tempat pensilnya yang tadi ia tinggal di dalam kelas. Aku benci dengan adanya pemeriksaan kelengkapan seragam yang mungkin dilaksanakan hanya sebulan sekali. Karena aku selalu berseragam lengkap setiap hari, dan sialnya satu hari dalam sebulan aku lupa mengenakan dasiku dan itulah hari pemeriksaan itu dilaksanakan. Aku benci tidak dapat menggunakan fasilitas sekolah demi keamanan fasilitas tersebut. HEY, untuk apa semua fasilitas itu kau taruh di brosur penerimaan siswa baru jika siswa tidak dapat menggunakannya?

Dan itu beberapa alasanku membenci sekolah. Yang aku tahu semua sekolah mengajarkan pendidikan yang berlandaskan PANCASILA. Namun bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun aku tidak melihat adanya kelima panca itu. Aku benci dengan orang yang menyepelekan hal-hal kecil. Karena hal-hal tersebut sebenarnya sangat berarti, dan ketika banyak orang yang mengabaikannya hal-hal tersebut dapat menjadi masalah besar yang orang-orang besar ributkan tanpa mengetahui akar permasalahannya. Aku memimpikan sebuah sekolah yang di dalamnya terdapat KEADILAN dan PERASAAN.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful