You are on page 1of 42

1

Kertas Kerja Fisika XA

BESARAN DAN SATUAN

♦ Standar kompetesi : Menerapkan konsep
Judul : Besaran pokok dan
besaran fisika dan pengukurannya besaran turunan
♦ Kompetensi Dasar : Kelas/smester : X / 1
1.1 Mengukur besaran fisika (massa, panjang ,dan Waktu : ……x 45 menit
waktu ) Buku sumber : Fisika XA

Indikator :
• Dapat menjelaskan 7 besaran pokok
• Dapat menjelaskan macam-macam besaran turunan
• Dapat menyebutkan dimensi besaran pokok dan besaran turunan
• Dapat mengkonversi beberapa besaran-besaran turunan
• Dapat menggunakan analisis dimensi untuk mengetahui beberapa persamaan

LANDASAN TEORI
A. Besaran pokok dibagi selang waktu. Besaran panjang dan lebar termasuk
besaran yang sama yaitu besaran panjang.
Lord Kelvin berpendapat bahwa apabila seseorang Lambang dari besaran pokok disebut dimensi , seperti
dapat mengukur suatu benda dan menyatakan dalam angka- tabel 1 berikut .
angka berarti orang itu mengetahui tentang benda itu. No. Besaran Satuan Dimensi
Sesuatu yang dapat di ukur dan dinyatakan dengan pokok
angka-angka disebut besaran
1. Panjang Meter [L]
Pada hakekatnya mengukur adalah membandingkan
2. Massa Kilogram [M]
suatu besaran dengan besaran yang diketahui .
3. Waktu Sekon [T]
Contoh Soal 1.1
4. Suhu Kelvin [θ]
Lebar pekarangan = 1200 jengkal
5, Kuat arus Ampere [I]
Massa mobil truk = 20 massa mobil sedan
6. Intensitas Kandela [J]
Selang waktu lebaran = 365 hari
cahaya
Panjang,massa,dan selang waktu (waktu) disebut besaran
7. Jumlah zat mol [N]
,sedangkan jengkal,mobil sedan ,dan hari yang merupakan
faktor pembanding disebut satuan.
Suatu satuan yang telah disepakati dan distandarkan C. Konversi besaran
disebut satuan sistem internasional disingkat SI (Sistem Ada banyak cara untuk menentukan satuan dari besaran
Intebational). Satuan SI untuk panjang adalah meter lain, misalnya besaran kecepatan biasanya dinyatakan
(m),satuan SI untuk massa adalah kilogram (kg),dan satuan km/jam; mil/jam dan lain-lain.Hal ini dapat dilihat seperti
selang waktu adalah sekon (detik). contoh soal berikut ini .
Besaran yang satuannya telah ditetapkan lebih dahulu dan Contoh Soal 1.2
tidak bergantung pada besaran lain disebut besaran pokok. Sebuah mobil bergertak dengan kelajuan 72 km/jam ,
B. Besaran turunan nyatakan dalam satuan m/s kelajuan mobil tersebut di atas !
Besaran yang diturunkan dari besaran pokok disebut Jawab:
besaran turunan. Sebagai contoh besaran Luas , besaran 72 km/jam = 72 000 m : 3600 s = 20 m/s
massa jenis , besaran kecepatan ,dan besaran percepatan Contoh Soal 1.3
dan lain-lain. Ubahlah setiap besaran di ruas kiri menjadi nilai ekivalennya
Besaran luas = panjang x lebar, besaran massa jenis = dalam satuan ruas kanan.
massa dibagi volume, besaran kecepatan = perpindahan a. 1 ton = ……… kg = ….. gr = ….. mg
dibagi selang waktu,dan besaran percepatan = kecepatan b. 1gr = . . . . . . . kg = ….. ……ton
c. 1 km = . . . . . m = . . . . . . cm

1

2
Kertas Kerja Fisika XA

d. 1 m2 = . . . . cm2 = …… mm2 a. 10 cm3
e. 1 m3 = . . . . cm3 = …… mm3 ........................................
f. 1gr/cm3 = . . . . .kg/m3 ........................................
g. 1 jam = . . . .menit = . . . . sekon ........................................
h. 1 cm/s = …… km/jam b. 3 jam
i. 1 km/jam = ….. m/s = ….. cm/s ........................................
Jawab: ........................................
a. 1 ton = 1000 kg = 106 gr = 109 mg ........................................
b. 1 gr = 1/1000 kg = 10-3 kg = 10-6 ton c. 60 mil/jam
c. 1 km = 1000 m = 1000 000 mm ........................................
d. 1 m2= (100 cm )2 = 104 cm2 = 104(10 mm)2 = 106 ........................................
mm2 .... ................................
.... ................................
e. 1 m3 = (100 cm)3 = 106 cm3 = 106(10 mm)3 = 109
.... ....
mm d.10 ltr/mm2
f. 1 gr/cm3 = 10-3 kg/ 10-6 m3 = 1000 kg/ m3 ........................................
g. 1 jam = 60 menit = 3600 sekon ........................................
h. 1 cm/s = 10-5 km/(1/3600 jam) = 0,036 km/jam ........................................
i. 1 km/jam = 1000 m/3600 s = 0,278 m/s = 27,8 e. 12 dm3/menit
cm/s ........................................
5. Kegiatan 1 ........................................
1 mil = 5280 kaki ........................................
1 kaki = 1 feet = 30,48 cm f. 300 kaki/jam
1 jam = 60 menit = 3600 sekon ........................................
1 feet = 12 inci ........................................
1 inci = 2,54 cm ........................................
Jawablah pertanyaan berikut ini ! D. Dimensi
1. Konversikan 72 km/jam ke meter per sekon! Dimensi adalah cara untuk menyusun suatu besaran
( kunci ; 20 m/s ) dengan menggunakan huruf atau lambang tertentu yang
......................................... ditempatkan dalam kurung persegi , atau kadang tidak
......................................... dalam kurung persegi. Dimensi berguna juga untuk
......................................... menguji apakah suatu persamaan yang tersusun dari
......................................... besaran fisika sudah benar atau tidak , dan dapat
......................................... menjelaskan adanya kesetaraan dua besaran fisika yang
2. Konversikan 30 mil/jam ke kaki per sekon ! secara sepintas terlihat berbeda. Untuk lebih jelas lihat
( kunci : 44 ft/s ) Tabel 1 di atas !
......................................... Contoh Soal 1.4
......................................... Tentukan dimensi besaran berikut ini :
......................................... a. luas
......................................... b. kelajuan ( kecepatan )
......................................... c. perlajuan ( percepatan )
3. Kecepatan kapa atau pesawat terbang dinyatakan d. massa jenis
dalam satuan knot di mana 1 knot = 1,15 mil/jam. e. frekuensi
Berapa knotkah kecepatan sebuah pesawat yang Jawab :
bergerak dengan kecepatan 500 km/jam ? ( kunci : a. Di SMP telah dipelajari bahwa luas sama
271 knot ) dengan panjang kali lebar ditulis dalam :
......................................... A ( luas ) = Panjang x lebar , berarti dimensi
......................................... dari luas adalah :
......................................... [luas = A] = [L][L] = [L2 ] = L2
......................................... [ perpindaha n ]
......................................... b. [kecepatan] =
4. Ubahlah satuan-satuan berikut dalam SI ! [ waktu ]

2

3
Kertas Kerja Fisika XA

[ L] = [L.T −1 ] -1
[kecepatan] = =LT
[T ] [MLT-2 ] =[MaLbT-bLc]
[ kecepa tan ] [MLT-2 ] = [Ma Lb+c T-b ]
c. [percepatan] =
[ waktu ] Berarti pangkat dari M : a = 1
[percepatan] =
[LT ] = [LT ]
−1
−2 Pangkat dari T : b = 2
[T] Pangkat dari L : b + c = 1 , dengan
b = 2 berarti c = -1
[ massa ]
d. [massa jenis ] = v2
[ volume ] Jadi, F ≈ m v2 r-1 ≈ m

[ M] = [ M −L3 ]
r
v2
Kesimpulan gaya F = m dipelajari kemudian

[ L] [ L] [ L]
[massa jenis ] = r
merupakan gaya sentripetal untuk benda yang bergerak
melingkar.
1 Kegiatan 2
e. [frekuensi] = 1. a. Momentum M didefeniskan sebagai hasil kali
periode ( waktu )
[1] = [T −1 ] massa dan kecepatan , tuliskan dimensi
[frekuensi] = momentum M !
[T] ........................................
Contoh Soal 1.5 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. .
Hubungan antara jarak s dengan selang waktu t selama .......................................
mengalami percepatan a yang semula diam dinyatakan b. Menurut Coulomb , gaya yang bekerja antara
dengan s = ½ a t2 dua muatan listrik Q1 dan Q2 yang jarak antara
Jawab: kedua muatan itu adalah R dinyatakan dengan
Dimensi jarak adalah [L] , dimensi percepatan [LT -2] , rumus :
dan dimensi waktu adalah [T]. Jadi, Q1 Q 2
s = ½ a t2 F=k , tentukan dimensi dari
[L] = [LT-2] [T2] = [L] R2
Karena dimensi ruas kiri sama dengan dimensi ruas konstanta k ! ( kunci : [ML3T-4I-2]
kanan , maka persamaan s = ½ a t 2 ,( angka ½ tidak Petunjuk : dimensi dari muatan Q = [IT]
berdimesi ) ........................................
........................................
Contoh Soal 1.6 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. .
Dalam gerak melingkar suatu gaya yang dikenal .......................................
sebagai gaya sentripetal yang besarnya dinyatakan ........................................
dengan F yang tergantung pada massa benda m, ........................................
kelajuan v dan jari-jari lintasan r. Bagaimanakah ........................................
ketergantungan antara gaya F dengan m , v , r ? ........................................
Jawab: ........................................
........................................
F ≈ ma vb rc ........................................
2. Tentukan apakah rumus – rumus berikut benar
Terlebih dahulu dicari dimensi gaya, gaya = massa kali secara dimensi :
percepatan , ditulis : a. v2 = vo2 + 2 a X , dimana v = kecepatan akhir,
vo = kecepatan awal , a = percepatan , dan x =
[gaya] = [M][LT-2] = [MLT-2 ] jarak
........................................
[F] = [m]a[v]b[r]c ........................................
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. .
[MLT-2 ] = [M]a[LT-1]b[L]c .......................................

3

4
Kertas Kerja Fisika XA

........................................ .................................
.......................................... .................................
......................................
b. F.x = ½ m v2 , dimana F = gaya , x = jarak., m
= massa , dan v = kecepatan
......................................... e. Notasi Ilmiah
......................................... Notasi ilmiah dimaksudkan untuk mengatasi penulisan
......................................... bilangan besar dan bilangan sangat kecil , dinyatakan
......................................... dengan persamaan :
......................................... a x 10n
.........................................
......................................... Dimana 1 < a < 10 , dan n adalah bilangan bulat
......................................... a = bilangan penting
......................................... 10n = orde
3. Anggap bahwa periode ( waktu 1 getaran ) bandul n = eksponen
sederhana tergantung pada massa m , panjang tali Contoh Soal 1.7
ℓ , dan percepatan gravitasi bumi g , dapat a. Nyatakan dalam notasi ilmiah jarak bumi dari
dinyatakan : matahari 150 000 000 000 km !
T (periode ) ≈ [m]a [ℓ]b [g]c b. Nyatakan dalam notasi ilmiah muatan listrik
Bagaimanakah ketergantungan antara T dengan 0,000 000 009 Coulomb !
m , ℓ , dan g ? Jawab:
......................................... a. 150 000 000 000 km = 1,5 x 1011 km
......................................... b. 0,000 000 0027 C = 2,7 x 10-9 C
......................................... Kegiatan 3
......................................... 1. Tulislah bilangan berikut ini dalam notasi ilmiah
......................................... yang benar !
......................................... a. 612 000
......................................... .................................
......................................... b. 0,0394
......................................... .................................
......................................... c. 199 000 000 000 000 000 000 000
.................................
4. Besaran apakah yang dimensinya dinyatakan d. 0,000 000 000 000 000 000 16
sebagai berikut .................................
a. M L T-2 2. Tuliskan ke dalam bentuk bukan notasi ilmiah
................................. angka berikut ini !
................................. a. 2x103
.................................
.................................
b. M2 L T-2 b. 9,1x10-3
................................. .................................
................................. .................................
c. 12x109
.................................
c. M L T-1 .................................
................................. 3. Selesaiakan perhitungan berikut ini :
................................. a. (4,5 x 103 ) x ( 2,0x104 )
.................................
.................................
d. M L2 T-1

4

... kertas buku tulis 1 lembar . panjang . Pengukuran b..2 x10 −8 ) ......... KEGIATAN I posisi mata Alat dan bahan: . Posisi mata dalam pengamatan skala Mengukur adalah membandingkan sesuatu yang miring diukur dengan sesuatu besaran lain yang sejenis yang c.. Tempat kertas buku tulis di atas meja yang datar 0 5 10 15 (beri tanda A & B seperti gambar di bawah ! Gambar A menunjukkan mistar Gambarkesalahan pembacaan A 15 mistar 0 5 10 skala disebabkan : 2.... Perhatikan gambar berikut! ... Ujung runcing pensil tidak tepat ditetapkan sebagai satuan. Amati posisi AB bila posisi mata di a ... Mempelajari operasi angka penting LANDASAN TEORI A.... Menjelaskan pengertian angka penting 4...... Tempatkan mistar plastik di atas kertas sejajar tepi Gambar B A dan B ! a. Menentukan posisi mata yang tepat pada saat melakukan pengukuran 2....b . gelas kimia 1 buah posisi mata 1..... 2..... statip 1 buah ..............maka akan timbul kesalahan pembacaan baik dan benar..... 5 Kertas Kerja Fisika XA (9..2 x10 −10 ..... mistar plasik skala mm 1 buah .. b... berimpit dengan skala nol mistar Seringkali dalam mengukur posisi mata tidak benar sehingga mempengaruhi nilai pengukuran yang Gambar B menunjukkan pengamatan skala yang sebenarnya... Skala mistar dengan anak panah tidak berimpit 3. dan c ! 5 .. PENGUKURAN DAN ANGKA PENTING ♦ Standar kompetesi : Menerapkan konsep Judul : Pengukuran & angka besaran fisika dan pengukurannya penting Kelas/smester : X / 1 Kompetensi Dasar : Waktu : ……x 45 menit 1. termometer Celdius 1 buah . benang jahit 1 meter .......... .dan Buku sumber : Fisika 1A waktu ) Indikator : 1..1 Mengukur besaran fisika (massa. Menentukan angka pasti dan angka taksir setiap pengukuran 3............... skala pada alat ukur tersebut......

. . . . Sebuah gelas kimia diletakkan di atas meja . b X1 skala nonius mulai dari skala 0 s/d 10 . . . . . .01 cm. . bagaimana posisi mata dengan jarum tertera skala nonius ( vernier ). . . . Di mana pengamat harus berdiri untuk melihat menentukan panjang X1 sebagai berikut: waktu yang ditunjukkan oleh jarum jam dinding ? a. . . . .9 cm dan 2. . X3 7. 15. . .terhadap skala alat ukur. . KEGIATAN 2 8. Volume air yang ditunjukkan gelas kimia yang Pengukuran dengan jangka sorong benar adalah pada posisi mata di …………….01 cm …………………………………………………… merupakan skala terkecil jangka sorong ………………………………………… Perhatikan gambar jangka sorong di atas ! Untuk 13. stopwatch benar artinya beda satu skala nonius dengan satu skala utama adalah 0. . . Lihat titik . . Nilai 0. .1 mm = 0. . Skala utama yang berdekatan dengan angka nol …………………………………………………… skala nonius adalah 1. Amati skala gelas kimia dengan posisi mata di a . . Untuk skala nonius stopwatch agar hasil pengamatan yang ditunjukkan yang memiliki panjang 9 mm dibagi atas 10 skala. . . Bila pengamatam selang waktu menggunakan tetap yang tertera skala utama . . gambar berikut ! 6. Rahang geser kemudian diisi air ± tiga perempatnya. Pada posisi mana terjadi kesalahan paralaks ? X2 Sebutkan ! . . . . 9. . . . .1 mm. . . dan rahang geser yang stopwatch. Untuk menghindari hasil kesalahan hasil b pembacaan skala alat ukur. . Tuliskan hasil pengamatan pada tabel di samping ! Posisi Skala mata mℓ di a Keterangan Gambar: di b X1 = berfungsi untuk mengukur panjang atau lebar di c X2= berfungsi untuk mengukur diameter lubang X3= berfungsi untuk mengukur kedalaman lubang 11. . . Tulislah hasil pengamatan pada tabel di bawah ini ! dengan alat ukur mistar ialah……………………………………… Posisi mata Panjang AB …………………………………………………… di a ……………………………………… di b ♦ JANGKA SORONG di c Jangka sorong adalah alat ukur untuk mengukur 5. . .1 mm = 0. . . . . . . . . Kesalahan pengamatan non paralaks terjadi pada posisi . Pengukuran paling akurat jika posisi mata berada di panjang dengan batas ketelitian 0. . .0 cm 6 . Jangka sorong memiliki dua rahang. dan c ! 10. . . maka posisi mata harus …………………………. Salah satu hal yang penting dalam pengukuran 4. . . . . . . . . . . 6 Kertas Kerja Fisika XA …………………………………………………… …………………………………………………… c ……………………………………………… a 14. . . yaitu rahang 12. . . Pengamatan nonparalaks ialah pengamatan yang A B dilakukan dengan ……………………… 0 5 10 15 mistar …………………………………………………… …………………………………… 16.

mm = ……. .94 cm. . mm = . angka 6 adalah angka tak pasti b. maka 1 gambar di bawah ini ? skala pada selubung luar sama dengan jarak maju atau Xc 0.9 = 5 mm + 45 x 0. .01 mm adalah merupakan ketelitian b. . = 5 mm + 0. . pengukuran dengan mistar skala mm dan skala cm menghasilkan angka penting yang berbeda. . . pengukuran dan disebut angka penting. .5 m m = 0. . terlihat angka penting mistra skala mm 7 . 4.45 mm = 5. Xb = . Karena hasil pengukuran selalu harus mengandung Pengukuran dengan mikrometer sekrup angka terakhir sebagai angka taksiran . . Xc = . . . . Angka terakhir yaitu 6merupakan angka taksir . . Data yang didapat dari pengukuran mikrometer atas. maka angka utama. .6 cm. .0 1 m m a. . . Xa = ……. . .Pada Gambar di atas angka yang angka lagi . . .53 mm. sehingga tidak masuk a. . . Ketiga angka tersebut dieroleh dari hasil dimaksud adalah 5 mm lebih. C. Xc = . Skala utama Selubung luar KEGIATAN 3 50 1.45 mm. cm mundur rahang geser sebesar 50 . Dengan menggunakan jangka sorong didapat data Benda 0 1 2 3 4 5 sebagai berikut. cm 16 17 Xa 0 5 10 b. Berapa cm panjang pengukuran menurut masing-masing gambar di samping ini ? Benda a. 7 Kertas Kerja Fisika XA b.. .01 cm = 1. Amati skala utama yang terdekat dengan tepi akal jika dibelakan angka taksiran masih ditambah selubung luar. . tetap dan selubung luar yang dapat maju atau mundur Berapa pengukuran menurut masing-masing 0. . cm mikrometer sekrup. maka nilai pengukuran panjang di atas harus dituliskan menjadi 5.mm = .mm = . Perhatikan skala nonius yang tepat berimpit dengan Nilai pengukuran mikrometer sekrup adalah : c..01 mm cm + 4 x 0. Dimana bilangan 0. . rahang sekrup. . ANGKA PENTING Cara membaca nilai yang diukur oleh mikrometer Ketika kita mengukur dengan menggunakan mistar sekrup sebagai berikut berskala cm didapat angka 23. Amati lagi garis mendatar pada selubung luar (taksir). Dari contoh di atas. skala utama adalah garis ke-45. mempunyai bagian-bagian rahang geser. yaitu garis ke-4. Seandainya pengukuran dengan mistar yang berimpit dengan garis mendatar pada skala berskala mm didapatkan angka 24. . dan 5 merupakan angka pasti dan angka 3 luar yang berimpit dengan garis mendatar pada merupakan angka taksir.Pada Gambar di atas angka pada selubung 2 . . . skala utama .5 mm. Ini berarti : X1 = 1. Angka 2 dan 3 adalah angka pasti.450 mm.cm ? 19 20 Xb 0 5 10 Mikrometer sekrup seperti tampak pada Gambar di 2. Selubung luar mempunyai 50 skala. . .

26 ( 3 angka penting) Untuk menunjukkan bahwa angka-angka nol 0. Jadi . 3222 m2 1. 300 memiliki Contoh Soal 1.31 3 2. m mengandung 4 angka penting 2. serentetan angka penting paling sedikit.02 m dapat dituliskan 2x10-2 m terdapat 3 angka penting. Penjumlahan dan pengurangan memiliki 4 angka penting . 300. mengandung angka penting sebanyak angka d.58 m2 5000.02 = 403 ditulis 400 ( 1 angka f. Misal. 68 = 4. atau angka 6.678 m ( 6 angka penting ) b.10 2. 293.00 kg memiliki 3 angka penting penting yang dimiliki oleh faktor yang mempunyai e. Jadi .922 gr = 2. 251 200 hm dapat dituliskan 2.0129 cm 2.0817 ditulis 4. penting. Angka nol di sebelah kiri angka bukan nol yang satu angka taksiran.26 ( 2 angka penting) harus disertakan.0234 liter memiliki 5 angka penting .34 cc Contoh Soal 1. 6. maka tanda koma 0.14 : 1 angka penting. 1. 1.13: memiliki 3 angka penting. dan Hasil operasi perkalian atau pembagian 0.92 gr mengandung 3 angka ( ingat 10n bukan angka penting ).808 s2 ditulis 3510.512x105 hm yang didapat dari hasil pengukuran . 3000 N mengandung 1 angka Contoh Soal 1. 3. 86 = 8.1 x10-12 C mengandung 3 angka penting 8 .4x1018 kg mengandung 2 angka Contoh Soal 1. 259 m2 memiliki 3 angka penting . Aturan penulisan angka penting Operasi Angka Penting a.08 gr - tertsebut dapat diubah menjadi 1. 6. kecuali angka terakhir di bawahnya diberi penting ) garis yang merupakan angka taksiran. (1). 9. alat ukur tersebut semakin baik. 0.124 Amper mengandung 3 angka penting .01 = 57.06 : 0.5796 m2 ditulis 4.2 2. Angka nol diantara angka bukan nol adalah angka 641. Perkalian dan pembagian 0.14 m)2 = 4.12: ditarik akrnya.002 gr hanya memiliki 3 angka penting .2 m ( 2 angka penting ) Contoh Soal 1. (b) 941. 8 Kertas Kerja Fisika XA sebanyak 4 angka penting .2 s)2 = 3511. Angka nol yang terletak di kanan angka bukan nol penting ) dan tidak mengandung desimal. Cara penulisan bilangan yang sangat besar atau Akar pangkat 2 atau lebih dari angka penting sangat kecil dengan cara orde sepuluh (disebut hasilnya meiliki angka penting sebanyak angka notasi ilimiah ) .dan (3) 1.2463 ditulis 8.8 satu angka taksiran. bukan angka 3. 0. Untuk bilangan tanpa tanda koma.29x10-2 cm 2. sedang mistar berskala cm 3. Memangkatkan dan menarik akar Contoh soal 1. 8. 1. (2). Angka 2. 0. dan hanya ada c. hasilnya memiliki 1500 pF mengandung 2 angka penting angka penting sebanyak angka penting yang 200 mC mengandung 2 angka penting dipangkatkan itu . penting yang dimiliki oleh angka penting yang Contoh Soal 1.400 000 000 000 000 000 kg dapat dituliskan 6. 6. s2 g. 1.8 ditulis 60 ( 1 angka penting. Setiap angka bukan nol merupakan angka penting Hasil operasi angka penting hanya mengandung Contoh Soal 1.202 m ( 5 angka penting ) penting. (2.0502 m3 memiliki 7 angka penting ( mengandung 4 angka penting). memiliki 3 angka penting 2.26292 = 0.578 : 0.0021 m mengandung 2 angka penting.042 x ( 2 angka penting) tersebut adalah angka penting. derajat ketelitian mengandung 4 angka penting.1 m 102.9 + (1) 2. bukan angka penting.000 000 000 00231 C dapat dituliskan 2.15 : penting 1. pertama. Informasi seperti ini mengandung 3 angka penting menunjukkan bahwa semakin banyak angka penting 4.11: Bila ngka penting dipangkatkan.16: penting 1. (15.080 = 941. Contoh Soal 1. 0. angka nol bukan angka penting.

......... ........ balok 2...............Panjang 0...... .. 4. 63... ... ..... ....0 B = 19. 27 . = ……...selang 2...... d...... ......... 6..1 Mengukur besaran fisika (massa....... 3....103 m ................ ... .............. .. ditulis 25...... .... .......... .......... .. 3 l 13................. b................ ............ 1.. .. 4.......4 cm 63........... 625 = 25. A x B =……… ! ....6 ......................beda 220.. .... ..0 ............. ... .. .............123 = …….......... ................... ............ Isikanlah hasil data pengukuran dalam tabel berikut e.. ............ A + C = …….... 4..........9 cm 63.. keliling plat ialah…..... .0 ........ ........... ........ jenis 5........ ............. ..025 gr . .. ...... ........ C : B = ……… penting ... .......... ..... ... .. 9 Kertas Kerja Fisika XA 3............. ....... ..... ....... dengan panjang 1500. ... .............. ........ ......... .. . panjang .043 s ........ Tiga orang siswa mengukur lebar sebuah bangku 2... .. 0. .... . Besaran Jumlah yang Hasil ........ ..... listrik 5............. ......... ...3 cm dan lebarnya 110......... c..5 cm ..... ...9 cm Hasil yang diperoleh sebagai berikut: a...... ..062 Tentukan : a.......... Angka Notasi ilmiah diukur Pengukuran f.......massa g/cm3 .0262 = …….............. .. . A + B = …….... . . 63.. 0...... ......... ...... ... ..... B + C = ……............. ....... ditulis 5........... ......... ... luas plat ialah ……..... d. . ................. 4. .......... c.... volt ........ ...... .... ................... ...... ................ .21 dan C = 14.. .. AKURASI PENGUKURAN (1) ♦ Standar kompetesi : Menerapkan konsep Judul : Ketidakpastian pada besaran fisika dan pengukurannya beberapa pengukuran Kelas/smester : X / 5 Kompetensi Dasar : Waktu : ……x 45 menit 1........ kubus b............ Tentukan hasil dari : waktu a..... ..6 cm 62. ...... ... .. 25 = 5.................muatan 1... ..0016 = …...........667 C ...........massa 0...... ......... A – B + C = …… Kegiatan 4 ...... 1...2 cm ... ............. .............. .............. Jika A = 49. potensia ............... ....... ...... Hasil pengukuran siswa mana yang salah ? b....... 3............... ... ............. ...7 cm ...... 63. Sebuah plat tipis berbentuk empat persegi panjang dengan mistar panjang ( skala terkecil cm ).......dan Buku sumber : Fisika 1A waktu ) 9 .

Tuliskan hasil pengukuran orang alat ukur tersebut . fluktuasi ditetapkan sebagai satuan. berarti Kesalahan ini bersumber pada keadaan atau ketidakpastiannya : ∆x = ½ ( 1 mm ) = 0. iklim . ∆x yang kecil menunjukkan makin tepat c. Kesalahan Umum ( keteledoran ) Kesalahan umum disebabkan oleh kesalahan alat . maka : golongan.5 mm = gangguan yang sifatnya acak . Dapat menentukan pendekatan terhadap nilai benar xo berikut ketidakpastiannya .kesalahan sistematik. Contoh Soal 1. xo = nilai besaran yang diperoleh pada pengukuran b.25 cm . ∆x = ½ kali skala terkecil alat ukur A.kebisingan. Bila ketidakpastian dinyatakan pengukuran .Sedangkan disebut yang biasa terjadi pada pegas suatu alat ukur x d. LANDASAN TEORI Mengukur adalah membandingkan sesuatu yang Penyebab kesalahan ini antara lain : Gerak Brown . yaitu titik nol skala tunggal tidak berimpit dengan titik nol jarum ∆x = ketidakpastian pada pengukuran tunggal = penunjuk setelah berulang-ulang kali ketidakpastian mutlak digunakan. Kesalahan komponen alat . ketika akan melakukan pengukuran adalah : a. Dapat mendefenisikan kesalahan umum. Kesalahan Sistematik Seorang menggunakan mistar berskala mm akan Kesalahan ini disebabkan oleh lingkungan di mengukur satu kali suatu benda dengan panjang sekitar alat ukur yang dapat mempengaruhi kerja 14.17 B. tegak lurus terhadap jarum penunjuk. radiasi latar . yaitu kesalahan ∆x pengukuran tersebut . Kesalahan paralaks .05 cm . Kesalahan titik nol . dan landasan yang bergetar. Kesalahan kalibrasi . Penulisan panjang benda adalah : 10 . memberi contohnya dan cara mengatasi atau menguranginya 2. dan kesalahan acak dalam pengukuran . Kesalahan dapat dibagi menjadi 3 ∆x . Pengukuran tunggal secara tepat dan benar Bila pengukuran besaran fisika hanya dilakukan ♦ Ketidakpastian pada pengukuran satu kali . dan tersebut ! medan magnetic / medan listrik Jawab: C. maka ketidakpastian pengukuran diperkirakan sesuai skala terkecil alat ukur yang Dalam setiap pengukuran selalu mengandung digunakan . yaitu setengah dari nilai skala terkecil ketidakpastian yang disebabkan oleh kesalahan dalam alat ukur tersebut . diukur dengan sesuatu lain yang sejenis yang molekul udara . 10 Kertas Kerja Fisika XA Indikator : 1. yaitu terjadi apabila saat ketidakpastian relatif yang biasanya dinyatakan membaca skala alat ukur posisi mata tidak dalam prosen .Membaca nilai yang ditunjukkan alat ukur a. Hasil pengukuran besaran x dapat dituliskan : misalnya : x = xo ± ∆x a. seperti cuaca . Kesalahan Acak (random ) Mistar skala terkecilnya 1 mm . sehingga 0. Memilih dan merangkai alat ukur secara Penulisan hasil pengukuran terbagi atas : benar b. baik untuk pengukuran tunggal maupun pengukuran berulang . Hal yang harus diperhatikan listrik. yaitu kesalahan penyesuain pepmbubuhan nilai pada garis skala saat Dimana : x = besaran yang diukur pembuatan. menghasilkan kesalahan yang bersifat acak pula.

40 ± 0.1 A .52) • Ketepatan dinyatakan : = 5(349.2 ) 2 volt.62) = 1748. Ketidakpastian relatif sekitar 1 % ( 3.yaitu diukur N kali .18: Ketepatan ( akurasi ) adalah suatu ukuran Pada pembacaan Amperemeter menghasilkan kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang pengukuran 8.. Misalnnya .1 ) volt ( ∑ xi )2 = (41.24 lebih tinggi ketepatannya daripada V = ( 2. xN .4 ± 0. sedang dengan jangka sorong berhak atas 3 angka dalam 4 angka penting . Ketelitian/ketepatan = 1 .5 A .400 ± N 5 − 0. Contoh Soal 1.1 % x = 14. kepekaan .4 ketepatan yang lebih tinggi daripada L = ( 3. N ( ∑x i ) = 5(8. 8. Ketidakpastian relatif sekitar 0.420 ± 0.12+8. _ dengan ∆x = | xi . 8. Jadi. sama..05 atau x = 14. jelaslah bahwa 11 .5 mutlak yang tercapai .2 A .093 ) Dalam penulisan pelaporan banyaknya angka yang Ketelitian(%)=100%-ketidakpastian relatif ( % ) dapat dilaporkan dalam percobaan berulang mengikuti aturan berikut • Hubungan angka penting dengan ketepatan .25 – 0.093 5 5 −1 Persamaan yang berhubungan dengan ketidakpastian dengan ketelitian adalah : Jadi : (Io ± ∆I ) = ( 8.diperoleh hasil pengukuran x1 . x2 .8/5 = 8. Pengukuran Berulang Untuk pengukuran yang dilakukan berulang kali .42 ± 0. berarti dengan mistar ditulis dalam 3 angka penting .dan ketepatan Ketelitian ( presisi ) adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur N ∑ x i2 − (∑ x i ) 2 ∆x = SD = 1 terhadap nilai benar Xo . maka nilai rata-rata dari seluruh ∆x hasil pengukuran : .2 + 8. Ketelitian .6 A .5 ± 0.62+8. Atau pengukuran tegangan V = ( 2.005 ) mm adalah pengukuran yang mempunyai Io= x = 41. hasilnya sebagai berikut: Dengan mistar p = ( 3.1 −1747 . …….05 = 14.4 A .4 + 8. + x N - _ N N Dengan ∆x = | xi .05 ) cm dan jangka sorong p = .x | 1 1748 . Ketidakpastian relatif = x .1 ∆x _ Ketepatan = 1 .x Xo = x = − ∑x i = x 1 + x 2 + x 3 + . 11 Kertas Kerja Fisika XA x = xo ± ∆x .8 )2 = 1747. 8. N N −1 Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dideteksi ( dikenal ) oleh alat ukur .30 cm dan x = 14.24 x ∆I = SD = = 0.25 ± 0. pengukuran lebar L = (3. Ketidakpastian relatif sekitar 10% pengukuran Misalkan suatu benda diukur dengan mistar dan berhak atas 2 angka jangka sorong .25 + 0.05 ) mm..42+8.005 ) cm . x3.x | Untuk menentukan ketidakpastiannya digunakan persamaan standar deviasi : A.22+8.05 = 14.20 cm berhak atas 4 angka ∆x b. makin tepat pengukuran tersebut . 8. Tuliskan nilai ( Io ± ∆I ) ? Ketidakpastian mutlak erat kaitannya dengan Jawab : ketepatan pengukuran : makin kecil ketidakpastian Io= x = ∑ i = − x 8.1 + 8.100 % .6 + 8.5 ± 0.

∆A = 2 A =2 (12 .14 z = x . m dan n bilangan bulat positif 4π2. sedangkan 10 kali pengukuran panjang luas.05 panjang dan lebar yang diukur bukan besaran sekon .y maka ∆z =| ∆x .568 mm2 hendak diukur dengan percepatan bandul sederhana.04 cm z = axnym maka =|n| + |m| z x y 4π 2 4(3.00 sekon .3142 r 2 • Ketidakpastian besaran yang tidak diukur Pelaporannya harus dalam 3 angka penting . yaitu r = 2. Hal ini menunjukkan ∆A ∆r = π. y ) bandul T = 2π L / g .568 ) = 0.025 ) mm. SL= 0. Percepatan grafitasi suatu tempat 3.00250016 =(985. dengan simpangan baku 0.05) Jawab: Δg = 49.y ) Yang dimaksud besaran yang tidak diukur secara Contoh Soal 1.142 ) ( 2.Tentukan g dan ∆g menurut untuk ∆x dan ∆y berasal dari skala terkecil alat percobaan ini (perhatikan jumlah angka penting ukur berlaku : yang diperbolehkan ! ) Diketahui : T = 2. Misalnya : kali pengukuran periode bandul menghasilkan nilai besaran Luas = panjang kali lebar . dengan simpangan baku 0. maka ketidakpastian relatifnya adalah: dan negative dan sx = simpangan baku x .025 pelaporan.∆y | ∆z ∆x ∆y L = 100 cm .14 ) 2 b. y ) untuk ∆x dan g= L = (100 ) = 985.   100   2  Jari-jari kawat selinder diukur dengan dengan mistar didapat r = ( 2.3 ) mm2 secara langsung ditulis dalam fungsi z = f (x.05  Contoh Soal 1.04   0.19  +  − 2. Luas penampang adalah A = π.96)(0. pelaporan adalah ( 990 ± 49 ) cm/s2 tiga angka penting . maka besaran rata-rata 2. T  g  L   T  2 2 =  0.L.00 ± 0. maka A = (12.6 ± 0. ST = 0.Dua puluh besaran pokok ( variable ) tertentu. makin A r banyak angka penting yang boleh dituliskan dalam ∆r 0.20 : langsung adalah besaran turunan yang diturunkan Percepatan grafitasi suatu tempat hendak diukur dari pokok dimana pengukuran dilakukan pada dengan percepatan bandul sederhana. L  +  − 2. Rumus periode bandul 12 . Rumus periode ketidakpastian fungsi z = f ( x . Jadi luas penampang A harus ditulis dalam tiga angka Langkah-langkah Kegiatan penting.96 cm T2 22 ∆y berasal dari simpangan baku nilai rata-rata berlaku: g = 990 cm 2  s   s y  2 ∆z  x  Ditanya : g dan ∆g n m z = ax y maka = n _ + m z    _  4π2  x   y  Oleh karena g = L dapat diubah menjadi g = T2 dimana a tetapan . berarti A = (3.r2 dimana π = 1. bandul menhasilkan pajang rata-rata L = 100 cm a.10 ) +(0.00 sekon .0 )2 = 12.r2 berarti =2 atau bahwa makin tinggi ketepatan pengukuran .05 sekon dan z = x + y maka ∆z =| ∆x + ∆y | dan π = 3.T-2 . Tentukan = (16 .142 .298 = 49 cm/s2 Jari-jari r diukur satu kali dan dinyatakan dalam Jadi . dan sy= 2 2 simpangan baku y ∆g  S   S  = 1. Ketidakpastian fungsi z =f ( x .04 cm.00 mm. 12 Kertas Kerja Fisika XA ketidakpastian yang lebih kecil (∆x ) menunjukkan Ketidakpastian relatif A dapat dihitung dengan A ketepatan yang lebih tinggi.0025 ) −8 luas penampangnya berikut ketidakpastiannya ! ∆g = g 0.

. . Dalam keadaan seimbang rumus jembatan ……………………………………………… 1 Wheatstone adalah x = R . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Pada suatu 2 5. . . . . . .. . . . . . . . . . . b.. .. . .. . . diperbolehkan ! ) . . . . . . . . .. . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .5 ) . . . . . Kunci : ( 990 ± 250 ) cm/s2 . . . . . . . . . . .49 ……………………………………………………………… cm . 0. . . . .. . . . . . . . 4. . . ……………………………………………………………… . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . .25 ºC b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . ketidakpastian mutlak pada pengukuran ini . . . . . . . . .52 cm dan  2 = 39. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . .. .. .. .. . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .dan . masing – masing dengan simpangan baku nilai ……………………………………………………………… _ ……………………………………………………………… rata-rata sampel S  = 0. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . pengukuran periode bandul T = ( 2. . .. . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . ……………………………………………………………… . . . . . . . . . . .. . . . . . kesalahan dalam setiap penggunaan alat ukur . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .. . .. . . . ketelitian yang dicapai pada pengukuran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ……………………………………………………………… . pengukuran yang benar ? . . . . . .. Termometer ( pembagian skala sampai 0. .. . . . . . . . . . . . . . . ... . . .. . . . . . . . . . . . . . . . 13 Kertas Kerja Fisika XA T = 2π L / g . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ……………………………………………………………… . . .. . . . . . . . c. . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . .. . .. . . . . . . ……………………………………………………………… 13 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . digunakan untuk mengukur titik didih air pada 1 . . . . .. . . . . . . . . Jelaskan bagaimanakah langkah . . . . . . . . . . . .05 ) cm. .. . . . . . ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… 2. . . . . . . . . . . . . . .5ºC ) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. Jelaskan apa yang dimaksud kesalahan umum ! percobaan digunakan hambatan standar R = 10 Ω dan berikan contohnya ! tepat.33 ± 0. a. . .Tentukan : . . . . . . . . . . . . . Apakah gesekan dapat menyebabkan terjadi . . . . . .08 cm. . . . . . . . . . . . . . . .. . . sekon . . . . . . . . . .00 ± 0. .. . . . . .Tentukan g dan ∆g menurut percobaan ini . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. 99. . . . . . . . ketidakpastian relatifnya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 0. . . . . . ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ……………………………………………………………… . . . . .0 ± 0. . . . . mistar menghasilkan L = ( 100.. . . . . . . .. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kunci : a. . . .. . . . .. . . . . .. . . . .. . . . Pengukuran panjang bandul dengan . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .. . .. . . . . . . .langkah . . . . . . . ... .. . . . . . . 3. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .04 ) watt 6. . . . . . .. . . . . . . . . .. . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ……………………………………………… Tentukanlah (x ± ∆x ) ! Kunci : (15. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . atm . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .75 % . . . . . . . . . Jelaskan ! . . . . . . . . . . . . .25 % c. . . . . . . ……………………………………………… . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Pengukuran berulang sebanyak 10 kali ……………………………………………………………… _ _ ……………………………………………………………… menghasilkan  1 = 60. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (perhatikan jumlah angka penting yang . . . .. . .. . . .. . . . .

14 Kertas Kerja Fisika XA ……………………………………………………………… …………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………… ……………………………………………………………… c.3 b.4 cm.1 Mengukur besaran fisika (massa.2 cm. 5. Tentukan deviasi standarnya ! ……………………………………………………………… c.8 % d. Tentukan ketidakpastian relatifnya ! ……………………………………………………………… d.3 cm. (5. ……………………………………………………………… lengkap dengan ketidakpastiannya ! ……………………………………………………………… Kunci ……………………………………………………………… a.3 cm . 0.dan waktu ) 14 . 5. panjang . b.3 ± 0.042) ……………………………………………… a. dan 5.4 cm. 5. ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… AKURASI PENGUKURAN (2) ♦ Standar kompetesi : Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya ♦ Kompetensi Dasar : 1.042 c. 5. Tentukan nilai rata-ratanya ! d. ………………………… ……………………………………………………………… …………………………………………………………… ……………………………………………………………… 7. Tuliskan hasil pengukurannya. ……………………………………………………………… 5. ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… …………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………………………… ……………………………………………… b. 5.1 cm. ……………………………………………………………… ……………………………………………… a. Hasil pengukuran sebanyak 7 kali panjang tali ……………………………………………………………… diperoleh hasil sebagai berikut: 5. 0.2 cm .

.. ini dapat kita lakukan dengan cara visual D 2 − D1 ( memandang langsung ) atau dengan sedangkan c dapat kita peroleh dengan melihat menggunakan titik sentroid. sentroid sedemikian rupa sehingga jumlah titik Setiap pembuatan grafik harus diusahakan pula yang terdapat di atasnya lebih kurang sama dengan agar grafik itu tampak seimbang . + x N cara grafik xo = = N N Kertas grafik ∑ y i y1 + y 2 + y 3 + . artinya garis itu jumlah titik yang ada di bawahnya. ketelitian menggambar jarak 1 cm pada kertas itu Kemudian kita tarik garis lurus melalui titik adalah (0.5 mm. yo ) dimasukkan ke dalam grafik. Dapat mendefenisikan kesalahan umum. mungkin . memberi contohnya dan cara mengatasi atau menguranginya 2.5/10)x100 % = 5 %. kesalahan sistematik . Satuan sumbu x panjangnya 1 cm . Dapat menentukan pendekatan terhadap nilai benar xo berikut ketidakpastiannya . c = OQ 15 . 15 Kertas Kerja Fisika XA Judul : Ketidakpastian pada hasil percobaan Kelas/smester : X / 5 Waktu : ……x 45 menit Buku sumber : Fisika 1A Indikator : 1... dan kesalahan acak dalam pengukuran .Ini dapat kita mengisi seluruh kertas ( lihat gambar berikut ) capai dengan memakai mistar plastic yang bening y yang kita putar-putar dengan titik sentroid sebagai titik poros putaran Q S E’2 Bt E2 α2 x Grafik yang kurang baik E’t y Et P α E’1 α E1 At α1 R c O C1 C2 D1 D2 F1 F2 x Setelah garis lurus terbaik ( At → Bt ) . maka Setelah itu (xo . LANDASAN TEORI • Menentukan garis lurus terbaik dengan ∑ x i x 1 + x 2 + x 3 + ... maka ketelitiannya ∆x = dimana N = jumlah titik 0. Yang dinyatakan garis AtBt memotong sumbu – y. baik untuk pengukuran tunggal maupun pengukuran berulang . Grafik yang baik Maka kemiringan mt dapat kita tentukan Selanjutnya kita harus menarik garis lurus melalui semua titik dan kawasannya dengan sebaik E ''t − E t mt = tan α = . + y N yo= = Setiap kertas grafik memiliki ketetlitian untuk N N kertas grafik mm block . dengan Jadi .

t + Ro = 4. dimana Ro adalah hambatan pada suhu 0ºC dan α adalah 8( 5308 ) − (360 )(113 .988x10-2 Ω/ºC N N −1 Contoh Soal 1.25 225 berikut.6 900 12. maka y = R .44 152 nilai m dan c berturut-turut dirumuskan sebagai 5 50 4.918 Ω c. R = 0. Hitung pula hambatan pada suhu 0ºC Jadi.2 4900 27.918 R = Ro ( 1 + α.988x10-2 Ω/ºC 33600 tºC 1 ∑ t i2 ∑ R i − ∑ t i ∑( t i R i ) 20 30 40 50 60 70 80 c= Ro = 0 N ∑ t i2 − ( ∑ t i ) 2 R 2.21 ∑ t i2 ∑ R i − ∑ t i ∑( t i R i ) c= Ro = Hambatan kawat logam bergantung pada suhu N ∑ t i2 − ( ∑ t i ) 2 sesuai persamaan R = Ro ( 1 + α. 4.t = Ro. 6 60 5.α.8 1600 14.t + Ro.918 .3) ∑ x i2 = 8(20400 ) − ( 360 ) 2 ∆c = Sc = Sy N ∑ x i2 − ( ∑ x i ) 2 42464 − 40788 = 1 N ∑ y i2 − (∑ y i ) 2 33600 Dengan Sy = = 4.1 3600 26.9 ( 20400 )(113 .05 t + 12 sesuai persamaan y = mx + c . Ro = 11. 2.5 2500 20.918 Ω = 12 Ω 2 2 i tºC Ri . Koefisien suhu adalah α .185 x10 −3 /ºC 11.04988 t + 11. 5.3 =20400 =149.α = N ∑ t i2 − ( ∑ t i ) i 2 dan 8( 5308 ) − (360 )(113 . yang dikenal 2 20 2. m= = 4.81 472 N ∑ x i2 − ( ∑ x i ) 2 ∑ x i2 ∑ y i − ∑ x i ∑( x i y i ) ∑ti = ∑Ri = ∑ti2 ∑Ri2 ∑tiRi = c= 360 113. Ω t i Ri ti.21 5308 N ∑ x i2 − ( ∑ x i ) 2 ∆m = Sm=Sy N N ∑( t i R i ) − ∑ t i ∑ R i N ∑x − (∑xi ) 2 2 m = Ro. dan x = t b.918 c. 5. Dalam suatu percobaan seutas logam dipanaskan sehingga suhu dan hambatannya 42464 − 40788 berubah menurut data berikut ini .988x10-2 t + 11. .04988 dan a.96 108 mengambil persamaan garis lurus y = mx + c .3 100 5. 5.α.t ) = Ro + Ro.t ) .3) m= 8(20400 ) − ( 360 ) 2 koefisien suhu.04 364 m= dan 8 80 5. Hitunglah nilai koefisien suhunya Ro = 11. .Ro = 0.3) − (360 )( 5308 ) (Ω) 3 9 6 8 5 1 2 Ro = a.Ri 16 . Selanjutnya dengan menggunakan table seperti Ro = 11. 3. Dengan 3 30 3.01 306 N ∑( x i y i ) − ∑ x i ∑ y i 7 70 5. Tentukan persamaan garis lurus yang terbaik 8( 20400 ) −129600 b. m = Ro. 4 40 3. 3. c = Ro .α. persamaan garis lurus yang terbaik adalah Jawab : R = Ro α.9 400 8.9 6400 34. 16 Kertas Kerja Fisika XA Suatu cara lain untuk menentukan persamaan garis 1 10 2.41 58 dengan metode kuadrat terkecil.918 = 0.29 23 lurus ini dengan cara sederhana . maka besar berikut ini : 0.04988 α= = 4.

6x +0.732x10-3 t + 100 b. (15.6).10) panjang logam pada suhu 0ºC .t ) . Data yang didapat ketika lurus dengan menentukan titik sentroid terlebih logam dipanaskan dari 0 ºC sampai 80 ºC adalah dahulu ! sebagai berikut: a.190 100 cm 80 100.8) .4). dan α adalah a.200 ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………. ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ……………….5).080 pada suhu 0 ºC dan a. Tentukan persamaan b. Dengan kertas grafik mm block buatlah garis koefisien muai panjang . 17 Kertas Kerja Fisika XA Langkah –langkah kegiatan 2.2) . ……………….(16 . (12.1). Dengan metode kuadrat terkecil tentukanlah t ℓ (cm) garis lurus yang terbaik. ℓo menunjukkan ( 6.Ubahlah satuan berikut ke dalam satuan SI (Satuan Internasional)! (a) 10 ton (b) 2 kwintal (c) 20 kaki 17 .3). 10 100. ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………………………… ………………………………………… ………………………………………………………… Latihan Bab 1 1.025 ℓ = 2. y = 0.(2. Tentukan panjang logam jawab: 30 100. 40 100. Pada peristiwa pemuaian zat padat terdapat 1. (4. (13.040 b. panjang logam pada suhu t .105 koefisien muai panjang 50 100. Pengukuran dua besaran fisika dilakukan 10 kali rumus ℓ = ℓo ( 1 + α. dengan ℓ menunjukkan dengan hasil sebagai berikut:(1.180 Kunci : 99.125 logam 60 100. persamaan garis lurusnya ! (ºC) Kunci : Kunci :.995 cm = 70 100.64 20 100. (8.9).7). (9.

n = banyaknya mol.maka massa gas m yang keluar dari (c) 118.dan M ! Gh Kunci: m/s2 .m3 selinder. ½ .3 km/jam (b) 32.(b) Kunci: LT-3 .00 tahun tersebut ? (c) Berapa tahun 11. G = konstanta gravitasi umum Newton (Nm2/kg2) c.43 knot mengalami masa yang penting sekali setelah 5.Panjang gelombang pada kekuatan radiasi maksimun Kunci: (a) meter. Wjam (a) dimensi dari P dan ρ .dengan P = (h) 12 jam. (c) 3.15 mil/jam.Berat .00 sekon ? persamaan Kunci: (a) 3..c = cepat rambat cahaya ( m/s b.nyatakanlah dalam satuan knot ! 13. Tuliskan dimensi dari besaran-besaran berikut ini: melewati waktu Planck tP = Kcα G β hγ .K = konstanta (b) meter/sekon.Tentukan dimensi dari konstanta K (c) meter/sekon .dengan K a. (f) 44 .g lubang dalam selang waktu singkat τ dirumuskan (d) 120 N/m2 = ….Tentukan satuan konstanta θ dan φ untuk masing- dalam sekon.Sejumlah gas terkurung dalam suatu dinding (a) 1. 18 Kertas Kerja Fisika XA (d) 110.dan a dalam meter per sekon2.t dalam sekon. β . Kunci: (a) M-1L3T-2 .Tekanan e. m/s3 . (c) 0. Tentukan dimensi dari A dan 15. dimana T = suhu mutlak. 4..Berat jenis tetapan tanpa dimensi.654.16x1016 ns . Sebuah persamaan v = Kt + Lt2 .Bt2 .(b) [ML-1T-2]..Buktikan persamaan di atas 000 000 dan 0.258.(a) memasukkan nilai-nilai dari (b) ! Jika kecepatan kapal motor tersebut mempunyai Kunci: (a) [ML-1T-2 ]. γ . (b) -5/2 .Momentum d. Dimana ℓ = panjang tali bandul. tekanan. (c) [MLT-2 ]. (e) [ML2T-2] masukkan nilai-nilai (b) ke persamaan di atas. satuan SI dari hasil operasi berikut: t dalam sekon.persekon2 Kunci: [Lθ] 9.meter/sekon2 Wien.(c) [ML-2T-2 ].Tentukan dimensi dari konstanta R ? 2.t ± ½ at2 (c) vt2 = vo2 ± 2 a s (a) r = θ cos (φt) (b) t2 = s/a (d) s = vt2/2a (b) v = φ + θt Kunci: (c) v = θ log (φt2) 8.Tuliskan angka-angka berikut ini dalam notasi T = 2π ilmiah: (a) 2. (d) 23.Tentukan: (f)900kWjam= …. N/cm2 (j) 22 cm2 = …. LT-2 18 .V = volume.tentukan satuan.dan ½ . 12.000.vo dan vt dalam meter/sekon.0 gr/cm3 = ….Persamaan keadaan gas ideal PV = nRT. Persamaan perpindahan suatu benda dinyatakan dengan y = At3 .Kecepatan Kapal motor PELNI biasanya dinyatakan (c) tulis ulang rumus tersebut di atas dengan dengan satuan knot.M t -3 dimana v tulis rumus bentuk barunya ! dalam meter/sekon.dimana 1 knot = 1.L.dan 6. (a) Ada berapa sekon dalam 1. Jika s dalam meter. Kg kecil seluas a.tentukan masing persamaan di bawah ini jika r dalam meter .00604.. kg/m3 (h) 200 ton = …. ½.Periode T suatu bandul sederhana dinyatakan yang terdapat dalam 1.dan T = Kunci: suhu gas ide al.Isilah titik-titik berikut ini.000 000 000 000 203! mempunyai dimensi yang benar! 5.β. (g) 0.2 mil (e) 12 inch (f) 13 km (g) 2 hari dan 10.Ncm dimensi.[MLT-1]. (h) 540 000 000 000 gravitasi bumi.16x107 s.Jika teori Big Bang benar.m/s (i) 500 mg = ….g = percepatan (e) 0. 1 jika Kapal motor itu mempunyai kecepatan 60 (c) m/τ = Ca ρP km/jam.dan v dalam meter/sekon: (a) s = vo.dan h = konstanta Planck(kg m2/s).dan γ.P = tekanan. (d) dimensi dari G. (b) 325.6 gr/cm3 = …. Berapa banyaknya angka penting yang dimiliki B jika t menyatakan waktu! angka-angka pengukuran berikut: (a) 134 cm.Usaha ) .t 14. Kg (k)200Nm = …. kg/m3 (g) 12 cm3 = …. (b) nilai-nilai α.8 km/jam = ….persekon λm = K/ T . (c) satuan dari K.Jika pada dinding terdapat sebuah lubang (b) 13.ρ = massa jenis gas.17x10-8  tahun g 3.(b) nilai-nilai dari α . m2 oleh m/τ = C Pαρβ aγ.00 tahun ? (b) Berapa Kunci: ML2T-2N-1θ -1 nanosekonkah 1.32 .0076.dengan C adalah tetapan tanpa (e) 2 kwintal = ….evolusi jagad raya Kunci: (a) 46.Tentukan : (a) Kunci: a. m s2 t =K c5 7.(b) 3. [ML-3 ] kecepatan 25 knot nyatakanlah dalam km/jam! (b) (b) ½ .

Kunci: a.(c) 200 cm2 berikut:Tulis dalam aturan angka penting tiap pengukurannya? 18.tentukanlah massa jenis alumi nium tersebut ? 17.(b) 0. 25 c.8 gr dan km.32 cm.Laporkan hasil pengukuran panjang dengan 20.184. Seorang menggunakan mistar berskala mm akan 4. 182.1 cm. Berapa banyaknya angka penting yang dimiliki angka-angka pengukuran beri kut: (a) 2.50301.141593.2 =….0. 12.08 m ? Kunci: 6 % a.0021 ml. (e) 12. (d) 33.73 .(d) 0. Bulatkan bilangan-bilangan berikut sesuai a. ± 0.503005 (5 angka) (d) 234.(b) Keliling lingkaran yang jari-jarinya 10. (f) 4.3 ) . (e) 26. (a) 5.86 = ….70 mm.27 cm dituliskan 12. Jika diketahui π = 3.594 .(c) 24.(c) 2.03x10-3 sekon. Berapa persen kesalahan relatif pada pengukuran 2.(c) 6.079 x102 23.1 gr/cm3 permukaan bola yang berjari-jari 12.dan (f) 61000 m ? 22. 20 f.(e) 2. (4.6 x 103 .6 = ….04x105 massa sebuah kubus aluminium adalah 112. Berapa persen kesalahan relatif dari volume bola mikrometer sekrup seperti tampak pada gambar pantai yang bundar yang jari-jarinya adalah r = 3.5 .813 + 72. 10 0 1 2 3 4 5 21. d.7 0 5 10 19.84 : 1.25 m ? Kunci : a. Jika diketahui tebal batu bata 5.3 .7x103) + 98 = ….72 x 2. √ 5 + √12 = ….2 cm. (14. b.6 ( 3 angka) b.8 .5 = ….hitunglah (a) luas Kunci:10. 192. 0 1 2 3 4 5 e. g. 98 .Hitunglah panjang suatu benda bila rahang tetap Luas lingkaran dengan jari-jari 8.(b) 173.18.4) + 14.18380 ( 4 angka) (b) 0.8 cm dituliskan 9.8x103 .5 =….0 cm ? dan rahang geser mempunyai posisi seperti gambar Kunci: (a) 1907 cm2. (g)-4.0071 .200 mm Kunci: (a) 259.270 cm Kunci: 11% b.56 + 4. 12 13 cm banyaknya angka penting sesuai petunjuk dalam tanda kurung.80 cm 25. b. (c) 91.7 x 103) = … h. (14.04 liter.998x108 m/s ? menggunakan jangka sorong diketahui panjang Kunci: (a) 4 (b) 1 (c) 3 (d) 1 (e) 4 sisinya adalah 2.678 ( 3 angka) 8 9 10 Kunci: (a) 5.86 berikut ini. Dengan menggunakan nerasa OHAUS diketahui cm.2 cm. 4.26 ± 0. 6.(4.hi tunglah Kunci:(a) 3 (b) 4 (c) 5 (d) 5 (e)1 (f) 2 tinggi batu bata yang terdiri 65 tumpukan? Kunci: 340 cm 16. Tuliskan hasilnya sesuai aturan angka penting operasi-operasi berikut ini: 5 a. 3.(c) 0.(d) 0. 19 Kertas Kerja Fisika XA 82.570 mm b.(b) 64.(b) 5x105 kg. (e) 12.007070 ( 2 amgka) 0 5 10 (c) 0. 9. (d) 235 .(e) 0. (h) 5 mengukur satu kali suatu benda dengan panjang 19 .9.24 cm.021002 cc .2 x 5.

ML-2T-2 -1 -2 Kunci: C. gaya D. kg m2 s-3 D. C.00 ± 0.4 Satuan D adalah … .14285. 20 Kertas Kerja Fisika XA 104. ML2T-1 pertambahan panjang pegas x = 10 cm 20 . yaitu B. cm/s3 ketika diberi gaya yang ditunjukkan pada tabel 6.6 k y . Tentukan persamaan garis lurus yang terbaik. 30. adalah … . cm dengan mengukur pertambahan panjang pegas C. kg m s -2 3 -1 3 E.8 perubahan panjang pegas.Satuan 5. Diameter sebuah kelereng kecil yang diukur 4.2 B. 2. 5. B . cm/s D. Besaran yang dimensinya adalah ML 2T-3 dengan jangka sorong dinyatakan dengan adalah…. A. 1 0 0 A.Dimensi konstanta pegas a. 5. Kunci: dan D masing-masinmg merupakan konstanta . kg m2 s-2 -1 f. D = ( 12. momentum b. Kunci : A.3 tersebut setara dengan … . berat D. Besar gaya elestik sebuah pegas dinyatakan oleh F = 4 5. 10-3 kg/m3 D. A.4 A .8 0. ML T E. MLT-2 b.3 cm.6 A .2 A . 10 kg/m E. ML T 29. 10 kg/m 7.2 0.4 cm. Tuliskan hasil pengukurannya. tekanan E. cm . besaran pokok dari sistim SI adalah … . 1 kg/m3 3 3 3 4. dan berikut: sekon ) adalah 1 gr/cm3 . 5. Hitung ketidakpastian relatif volume bola B. Hasil pengukuran sebanyak 9 kali panjang tali diperoleh hasil sebagai berikut: 5. energi dalam % C. Latihan 1.2 cm . Dari sistim besaran di bawah ini yang termasuk pengukuran 8. Tentukan pertambahan gaya pegas pada B. muatan listrik E. A. Bila massa jenis ini No Pertambahan panjang Gaya beban dikonversikan ke system internasional (SI). kg-1 m-2 s2 e.1 cm. dan A . 8. Tentukan banyaknya angka penting yang dapat dituliskan sesuai ketidakpastian relatif dari (a) ! 5. Sekelompok siswa melakukan percobaan untuk A. maka pegas ( cm) (N) nilainya adalah … .. Lintasan sebuah partikel dinyatakan dengan c. 102 kg/m3 -2 3 2 2 0.05 ) mm . dengan k adalah konstanta pegas dan y adalah 5 8 0. Tuliskan nilai ( Io ± ∆I ) ? A. cm/s2 E.) menyatakan waktu dalam sekon . MT C.36 cm .4 cm. s/cm3 mernguji elastisitas suatu bahan pegas. 5. 5. Tekanan adalah gaya persatuan luas . daya a. Maka h. kg m s C.gram. kecepatan C. 8. Tentukan nilai rata-ratanya ! B. Tuliskan dalam bentuk volume V ±ΔV sesuai persamaan s = A + Bt + Ct2 + Dt3 . 8.. ML2T-2 -2 -1 D.2 cm.0 . volume 28. dengan s banyaknya angka penting (dimana π = menunjukkan tempat kedudukan dalam cm.5 dan 5. Massa jenis air dalam system cgs (cm.5 A . 5. suhu Kunci: B. 8. LT-1 D.. t 3. Tentukan ketidakpastian relatifnya ! 3. Pada pembacaan Amperemeter menghasilkan 1. MLT -2 -1 E.4 C. Dalam sistim SI satuan daya adalah watt. ML2T-1 dengan ketidakpastiannya ! B.1 A . lengkap dimensi tekanan adalah … . Tentukan deviasi standarnya ! g. Tuliskan hasil pengukuran orang Kunci : tersebut ! Kunci: SOAL-SOAL EVALUASI BAB 1 27.

Arus yang melalui sebuah resistor dengan sebagai…. A. ( 0. Dengan menggunakan jangka sorong . Seorang siswa melakukan pengukuran dengan A. 2. Lengan – lengan sebuah jembatan wheat-stone ditandai berurutan sekeliling jembatan dengan tanda-tanda B . 2. Kesalahan instrumen yang disebabkan oleh C.65 ± 0.64 ± 0. (3. 21 Kertas Kerja Fisika XA 8. 4. SA = 1 Ω . (76 ± 1.05 % E. panas 40 B. 8 kg/m3 D. kesalahan relatif A . A. (76 ± 0. tidak lain adalah … . watt 10. Sebuah Voltmeter digunakan untuk mengukur B. ( 33 ± 33 ) g fluktuasi tegangan listrik PLN digolongkan 21.04 % A.3 ± 33 ) g 16. nilainya sama dengan 18. ( 0.0.00 ± 0.54 ± 0.6x10 7 E.2 watt D. A. Jika C.3 ± 0. ( 3 ± 0.64 ± 0.1) V D.8 g/cm3 . ( 0. (76 ± 0. Maka hasil 12.005 ) cm E. kesalahan lingkungan D. 80 kg/m E.65 ± 0.01 % dikonversi ke SI nilainya sama dengan … . kesalahan sistematis E. Hasil B. Jarak suatu planet yang berdekatan dengan pusat A. kalor 35 C.005 ) cm dinyatakan dalam SI . 2. 3x1020 A.3 ) g C. C. Banyaknya sekon dalam satu bulan adalah mendekati … . erg B. A. 10000 m besarnya tegangan suatu alat listrik seperti C. 2x1015 D. Massa jenis minyak adalah 0. hambatan listrik (100 ± 0. 2. pascal C. kalori D. 14. watt D. 0. 2x1020 Berapakah ( mo ± ∆m ) ? B.6x106 D. Hasil pengukuran sebuah kelereng yang … menghasilkan massa 3 g . 30 A. ( 0. kg m s-2 E. B. ( 76 ± 0.6x1010 Hasil pengukuran untuk pembacaan di atas C. 2x10 17 E. system SI dinyatakan dalam joule . SB = 0. 2. x . 4 kg .dalam kilometer. kg m2 s-2 D.4 watt pengukuran sebaiknya dilaporkan sebagai … C. 8. A.4 watt E.05 ) cm A = 840 Ω dengan simpangan baku . Ketidakpastian relative pengukuran tersebut C. 80000 kg/m3 bawah.5 Ω .06 % D. 10 m E. dyne A. kg m s 13. maka C. maka ketidakpastian disipasi dayanya adalah … B. 0.01 ) A. adalah 20.3 ) g D. Satuan kalori dalam SI adalah … . 2. joule E.6x109 0 B. C. Suatu besaran yang nilainya 10 ltr/mm2 . Satuan energi kinetic suatu benda yang dalam pengukuran tersebut dilaporkan sebagai… . 1. 0. 1 m D.6x108 dilaporkan sebagai … . ( 0. kg-1 m2 s-2 ACV 0 50 -1 2 C. 1000 m 19.0 ) V Jika cepat rambat adalah 300 000 000 m/s . dan 21 .03 % 11. ( 0. 800 kg/m3 adalah… . 3x10 17 B. dan R. joule E.Ketiga lengan 0 5 10 mempunyai konstanta – konstanta sebagai berikut: A. 0.5 ) V E. 8000 kg/m3 menggunakan micrometer sekrup seperti gambar di 3 B.2)Ω adalah (2.4 watt 17. ( 0. B B.8 watt 0 1 22. Jika B. (76 ± 0. kg-1m-2 s 100 10 20 30 40 B.05 ) cm = 90 Ω dengan simpangan baku .3 ± 3 ) g E.8 ) V galaksi kita dari Bumi adalah 20 000 tahun cahaya .6 ) V jarak planet itu dari Bumi. 15. 100 m ditunjukkan pada gambar berikut. 45 9. dan 3 kg. Satuan energi dalam SI adalah … . kesalahan umum A.005 ) cm D. kesalahan acak .

3. Coulomb ingin menghitung tetapan ermitivitas 1 listrik bahan ε dengan persamaan F = 4π.3x10-11 E. 1. B.ε q1 . (2333 ± 1. SR = 1 Ω . 2. C/(Nm-2) A.2x10-6 C. 2. 1.4x10-11 D. tentukan nilai ( x ± ∆x ) ! C. Supaya grafik yang diperolehnya linear.8x10-10 A.q 2 r 2 . (2333 ± 12 ) D.(2333 ± 21) B.5x10-10 Jika x = RA/B .6) 23. 22 Kertas Kerja Fisika XA R = 250 Ω . dengan simpangan baku.14 ) F (N) 1200 600 100 300 r -2(m-2) Maka tetapan ε tersebut adalah … . Grafik tersebut seperti gambar berikut:(π= 3. maka dia akan melukis grafik F terhadap r -2 dengan q1 = 62.0x10-10 22 . (2333 ± 16 ) E.8x10-6 C dan q2 =106.(2333 ± 61 ) C.

kemudian ekor vector Kepala (ujung vektor) yang satu ditempatkan di kepala vector yang kedua dan dan sebaliknya ekor vector kedua ditempatkan pada kepala vector pertama (lihat gambar berikut! ) A 30º arah vektor 30º terhadap horizontal Ekor (titik tangkap) θ • Penjumlahan Vektor a. maka jumlah tebal atau di atas besaran itu diberi tanda panah. vektor A + B = R akan sama nilainya jika B + A = R _ Misalnya . v atau v b. Dapat emnjumlahkan dua vektor atau lebih dengan metode jajaran genjang atau poligon 2. R Besaran vektor adalah besaran yang memiliki besar dan Untuk menjumlahkan vektor A dan B . maka Jumlah ( resultannya ) adalah: Sedangkan pada penjumlahan / pengurangan besaran skalar peninjauan hanya tertuju pada besarnya/ nilainya saja. Metode Jajaran Genjang • Besaran vector digambarkan dengan Caranya adalah masing-masing ekor ditempatkan sebuah anak panah ( Lihat Gambar berikut ! ). lukis vektor B sekaligus arah . Dapat menjumlahkan dua vektor yang segaris atau membentuk sudut secara grafis dan menggunakan rumus cosinus 3. 23 Kertas Kerja Fisika XA VEKTOR DAN SKALAR (1) ♦ Standar kompetesi : Menerapkan konsep Judul : Besaran Vektor dan besaran fisika dan pengukurannya skalar ♦ Kompetensi Dasar : Kelas/smester : X / 5 1. Lambang besaran vector cukup dicetak dengan ekornya berada di kepala A .2 Melakukan penjumlahan vektor Waktu : ……x 45 menit Buku sumber : Fisika 1A Indikator : 1. + maka operasi penjumlahan / pengurangan. modulus ) juga memiliki arah. pada satu titik tertentu . Dapat menguraikan sebuah vektor dalam bidang datar menjadi dua vektor komponen yang saling tegak lurus LANDASAN TEORI A. Vektor dan scalar Telah diketahui bahwa besaran vektor selain A memiliki besar ( nilai . Penjumlahan dengan metode grafik (polygon ) α R=A+B Misalkan terdapat vector A dan B seperti gambar berikut B 23 . selain B meninjau besarnya juga harus ditinjau “ arahnya “ . A = • Besaran skalar adalah besaran yang hanya R=A+B memiliki besaran saja ( tidak ada arahnya ) yang B biasanya dinyatakan dengan angka saja.

. . . . . energi ( E ). . .2 α = arah vektor R terhadap vektor B . 24 .A. . R= A 2 +B 2 +2A. . Resultan R = A – B = B . . cos( 180 −θ) • Besaran vektor dilambangkan anak panah ( kadang tidak ada anak panahnya ).( 5)( 6) cos 60 o 3. cos θ . • Panjang menunjukkan besarnya. 24 Kertas Kerja Fisika XA A sin θ 5 sin 60 o Resultan atau jumlah vektor R = A + B sin α = = = 0. θ = sudut apit antara A dan B Contoh Soal 2. besar resultan vektor adalah 91 cm dan arah vektor R terhadap vektor B adalah 27º . cos( 180 −60 ) sin α sin θ atau sin α = R R = 25 +9 +30 . . Tentukan besar dan arah • Penulisan vektor A ditulis A Resultan kedua vektor tersebut ! 2. . kecepatan ( v ) . . R= A 2 + B 2 + 2. (5) 2 +(6) 2 +2. anak panah Contoh Soal 2. b. .1 arahnya Dua vektor A dan B berturut-turut panjangnya 5 cm dan 6 cm . cos( 120 ) R = 25 +9 +30 (0. .A. Arah vektor R terhadap vektor B adalah: percepatan ( a ) . . . panjang ( ℓ ). R = A-B Dari ilustrasi di atas tampak ada besaran suhu dan besaran gaya. . . . . ..B.4539 R 91 dirumuskan: α = 27º R=A+B= A 2 + B 2 + 2. golongkan ke R= ( 25 ) +(36 ) +(60 )( 0.5) 91 cm dalam dua macam besaran ( skalar dan vektor). yang sedang sakit panas sambil memegang misalnya R = A – B = A + (-B) atau sebatang termometer R = B – A = B + (-A) seperti gambar berikut.B. besarnya Hitung selisih dua vektor yang besarnya 5 dan 3 satuan adalah : dan saling mengapit sudut 60º! Jawab: A = R A sin θ R = 5 2 +3 2 +2(5)( 3). . . .θ arah / tidak energi θ Gaya INFORMASI • besaran yang mempunyai besar saja disebut B besaran skalar ( tidak dilambangkan ).A • Besaran yang mempunyai besar dan arah disebut besaran vektor. . . Dari informasi di atas bagaimana pendapat Anda Jawab: tentang besaran suhu dan gaya ? . . Dari sekelompok besaran berikut. Kedua vektor itu titik pangkalnya berimpit dan sudut apitnya 60º. . Selisih Vektor ( R = A – B ) KEGIATAN I : Ilustrasi: a. Seorang dokter sedang memeriksa seorang pasien Dengan cara membalikkan arah salah satu vector . . .. .5) = 34 −15 = 19 c. . cos θ Jadi.. .B. . . . . Bedakan kedua besaran tersebut dipandang dari -B segi besar dan arahnya ! A Besaran Besar / nilai Mempunyai 180 . R= = penulisan notasi massa (m). 1. . .. Seorang perawat mendorong kereta pasien menuju kamar tertentu. .

. . . . 53º . 25 Kertas Kerja Fisika XA perpindahan (S ) . . . . . . . . . . . . 1. suhu ( T ). Vektor a dikatakan sama dengan vektor b . . . . . . . . . . . . . . . dengan cara jajaran genjang dan rumus 4. . . . . . . a . . usaha (W ) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . laju ( v ). . . . . memenuhi syarat: b. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kegiatan 2 . . . . . . . . . . . 2. . . . . . . . . . . . sb. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . bila sudut apit antara a dan b 30 m/s dan -20 m/s dalam kertas mm block ( tiap adalah : satuan = 1 cm = 10 mm )! a. . . . . 90º. . . . . . . artinya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . d . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . x . . Vektor c = . . . . . . . . c. . . . . . volume ( V ). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . percepatan gravitasi ( g ). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . α β sb. . . .( lihat gambar a // b ) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 180º . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . dan d = a – b . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . arah a = arah b . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . waktu ( t ) . . . . . . . . . .X . . .besar c = besar d ditulis = ‌ . . . . . . . . . . . . . . . . . .arah c berlawanan dengan d . . . dan gaya berat ( w ) !. . . . . . . . . . . . . . bersudut apit 180º (lihat Gambar !) . . . . . . . b . . . . . . . . . . . . . . Tentukan vektor c dan d . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . c = a + b . . c . . . . . . . . . . . . . . . . . dimana . . . . Gambarkan besaran ( lambang ) besaran kecepatan penjumlahan vektor . Catatan: . . . . . . d. . . . α tekanan ( P ). . . . . . . . . bila . d . .. . . . 25 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . atau c dan d . . . . . Besarnya a sama dengan b ditulis = .gaya ( F ) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 37º . . . . . . . . . . . . . . . . . . Diketahui vektor a = 3 satuan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . c . . . . .d. b = 4 satuan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . .F3 tersebut ? . . . . . . . . . . . . . f. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 90º . . . . . bentuk poligonnya merupakan poligon yang tertutup. . . . . . . maka . Jelaskan apa F2 F1 yang dimaksud kata sulit ! . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Dari hal di atas dapat disimpulkan: . Besarnya vektor dapat . . 37º. . . . . . . . . . . . . . . e. . . . . . . . . . . . . . 3. . . K = a + b + c + d + e . . θ = sudut antara a dan b = 90º . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . menghasilkan keseimbangan. . . . . . . . . . . . . . . . c = 1 satuan . . . . . . . . . . . . . . . . 26 . yang masing-masing terhadap vektor a bersudut 30º 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . vektor nol atau menghasilkan keseimbangan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 143 . terbesar. . . . . . . . . . . . a. . . . . . . . . Untuk menjumlahkan / mengurangkan lebih dari 2 buah vektor . . dan h = 2 satuan . . . . . . . . . . . . . F2 = 8 satuan dan dua vektor lainnya. . . . . Kesimpulan apakah yang kamu cara poligon dengan menggunakan kertas grafik mm peroleh mengenai bentuk segi banyak dari block : penjumlahan A = F1 + F2 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 53º. . . . . . . . . . . . . . . . f = 3 satuan . . . . . . Ditentukan vektor-vektor a = 2 satuan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Tiga buah vektor dapat menghasilkan . . . . . . . 270º . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . g = 1 satuan. keseimbangan bila besar. . . . . . Ambil ketiga data . . . . . . . . . . . . . . . vektor . . . tentu saja sangat sulit. . . . . Tentukan dengan = F1 + F2 – F3 . . . . . . . . NFORMASI . . . . . . . . dinyatakan dalam bentuk . . . . . Lukis segitiga vektor a = 3 . . . . . . . . . . . . . F2 dan F3! 1. . . . . . . . . . . . . . . . . 60º. . F1 = 6 satuan . . . . selisih 1. vektor terkecil . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 217º . . . . . . . . 135º. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 26 Kertas Kerja Fisika XA . . . . . . . . . . . . . . . . . d = 2 satuan. . . . . . . . . c2 = a2 + b2 + 2 a b cos θ . b = 3 F3 satuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . … . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. 90º. . . . (segibanyak). . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . b = 4 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Apabila jumlah dari beberapa vektor menghasilkan . . . . . . . . . . . . . . . jumlah dua Penjumlahan / pengurangan vektor dengan cara poligon vektor lainnya. . . . . . . . . . . . . . . dan 180º. . . . . . . . . . . dan c = 5 yang . . . . . . . . . . . . . . . . . Gunakan cara poligon untuk menentukan vektor A . . . . . e = 1 satuan. . . F3 = 10 satuan berikut sudut apitnya seperti tgambar Kegiatan 3 berikut ! Tentukan dengan cara poligon vektor resultan R dari penjumlahan F1 . . . .

27 Kertas Kerja Fisika XA b. L = e + f . g + h 27 .

ditunjukkan pada gambar di bawah. dan sebaliknya arah ke ∑Fx kiri atau ke bawah negatif ) 28 .2 Melakukan penjumlahan vektor Buku sumber : Fisika 1A Indikator : 1. maka persamaan di atas akan berubah F4 F4y menjadi : F = ( ∑Fx ) 2 +( ∑Fy ) 2 F5 dan sudut α dapat dihitung dengan Jawab: Uraikan masing-masing vektor pada sumbu x dan ∑Fy sumbu y . Menguraikan vector Contoh Soal 2. Tentukan resultan yaitu komponen pada sumbu x dan pada sumbu y. Dapat menguraikan sebuah vektor dalam bidang datar menjadi dua vektor komponen yang saling tegak lurus LANDASAN TEORI B. gaya-gaya itu ! Misalkan vector F ( lihat gambar dibawa ! ) dapat diuraikan pada komponen-komponen sebagai berikut : F3= 12 N F2 = 10 N Untuk sumbu x dan sumbu y masing-masing adalah : Fx = F cos α dan Fy = F sin α 30º 45º F 1= 12 N Fy F 60º F4=10 N α Fx F5= 12 N Besar vector F = Fx2 + Fy2 F3y F3 F2y F2 dan sudut α dapat dihitung dengan Fy 30º 45º F1 tan α = F3x F4x 60º F2x Fx Jika terdapat banyak kompoen-komponen pada sumbu x dan sumbu y . 28 Kertas Kerja Fisika XA VEKTOR DAN SKALAR (2) ♦ Standar kompetesi : Menerapkan konsep Judul : Menguraikan vektor besaran fisika dan pengukurannya Kelas/smester : X/5 Kompetensi Dasar : Waktu : ……x 45 menit 1.3 Sebuah vektor pada umumnya dapat diuraikan Lima buah gaya bekerja pada titik O seperti menjadi komponen-komponen dari vektor tersebut. seperti berikut ini : ( vektor arak ke kanan tan α = atau ke atas bernilai positif .

07 N y 100 N B = 5√3 m/s F3x = F3 cos 30º = 12(0.07 – 10. Langkah-langkah kegiatan KEGIATAN / DISKUSI A 1. Uraikan masing-masing vektor di bawah atas F = (3. Kemudian isikan besar komponen-komponen F = (13 . . .5) = -5 N F5x = F5 cos 90º = 12 ( 0 ) = 0 N 30º x x 60º ∑Fx = F1x + F2x + F3x + F4x + F5x x ∑Fx = 12 + 7. Isikan nilai komponen-komponen vektor pada tabel F1x = F1 cos 0º = 12 (1) = +12 N di bawah ! F2x = F2 cos 45º = 10 (0.707) = 7. .39 – 5 + 0 = 3.66 – 12 = -7.07 + 6 . .4 N tersebut pada tabel yang tersedia ! y 5. dapat diuraikan seperti gambar di bawah. 29 .866) = 8. . . . INFORMASI Ay = . Jadi.59 ) 2 komponen-komponennya menurut sumbu x.39 N F4x = F4 cos 60º = 10 (0.68 N 37º 45º x Untuk sumbu y F1y = F1 sin 0º = 12 ( 0 ) = 0 N F2y = F2 sin 45º = 10 (0. . .5) = 6 N F4y = F4 sin 60º = 10 ( 0.66 N Komponen sumbu Komponen sumbu F5y = F5 sin 90º = 12(1) = 12 N No. . . . resultan ke-5 gaya tersebut adalah : 3. m m F = ( ∑Fx ) 2 +( ∑Fy ) 2 4.59 N m/s m/s 2.707) = +7. 29 Kertas Kerja Fisika XA Untuk sumbu x 2. . Sebuah vektor gaya A yang bekerja pada sebuah B benda yang titik tangkapnya di O. . . N N ∑Fy = 0 + 7. .866) = -10.15 =8. x y ∑Fy = F1y + F2y + F3y + F4y + F5y 1.5424 ) +(57 .07 N C= 8√3 m D=100√2 N F3y = F3 sin 30º = 12( 0.8. x A C α Komponen x Komponen y Uraian vektor di atas adalah : Ax = Ay = Ax A Bx = By = α Ay Cx = Cy = Maka nilai Ax = …………………………. .6081 ) = 71 .68 ) 2 +( −7. N N 3. . . sumbu y.

. 30 . . . . . . . . Lukis vektor dari vektor komponen sumbu X dan sumbu Y ! ΣRy ΣRx Jika R vektor resultan . . . . . . . . . . . . . . . ΣRx .. . . . . . . berapa harga tan φ ? . . dan ΣRy ! . 30 Kertas Kerja Fisika XA ΣRx = jumlah komponen-komponen vektor pada sumbu X ΣRy = jumlah komponen-komponen vektor pada sumbu Y Maka : ΣRx = . . Jika sudut φ sudut antara vektor R dengan ΣRx . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . ... . . . . . . . . . ... . . . . . . . . . . . . . . .. . . . ΣRy = . . . . . . . .. . . . . . . .. . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .. .. . . . . tuliskan secara matematis hubungan antara R . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . .. . . . . .. .. . . . . . . . . . . . . . . . . . .. .

LANDASAN TEORI C. Dalam suatu ruang adalah : dengan sumbu koordinat x. dan z. j . Dapat menghitung perkalian vector satuan baik perkalian silang maupun perkalian skalar. serta berturut. dan z digunakan vektor satuan i. dan sumbu z adalah : 31 . Misalkan sebuah vektor A pada sebuah bidang dengan sumbu koordinat x dan y mempunyai komponen Ax dan Ay maka vektor A dapat dituliskan menjadi: Ay Untuk bidang A A = Ax i + Ay j j θ dengan besar / nilai k φ i Ax Az 2 2 Ax + Ay A= A’ Untuk bidang besar komponen vector sumbu x dan sumbu y : Ay A = Axi + Ay j Ax = A cos θ dan Ay = A sin θ i Vektor satuan untuk bidang adalah : θ j Ax A = A cos θ i + A sin θ j Untuk ruang ( vektor 3 dimensi ) berlaku Untuk ruang besar komponen vector sumbu x . dan k yang masing-masing mempunyai 2 Ax + Ay + Az 2 2 panjang atau besar satu tanpa satuan . y. y. A= turut menunjuk ke arah sumbu x. Dapat menjelaskan vector satuan 2. Vektor satuan Vektor satuan adalah suatu vektor yang panjang dengan besar / nilai dari vektor tersebut atau besarnya sama dengan satu. sumbu A = Ax i + Ay j + Az k y . 31 Kertas Kerja Fisika XA VEKTOR SATUAN (3) ♦ Standar kompetesi Judul : Vektor satuan Menerapkan konsep besaran fisika dan Kelas/smester : X/5 pengukurannya Waktu : ……x 45 menit ♦ Kompetensi Dasar : Buku sumber : Fisika 1A 1.2 Melakukan penjumlahan vektor Indikator : 1.

5 │a.Bz ) k i. Besaran aĀ adalah suatu vektor baru yang G mempunyai nilai/besarnya a kali vektor Ā dengan arah sama dengan arah vektor Ā.2k .b│= besaran skalar hasil perkalian titik Jawab: Jumlah dari kedua vektor tersebut adalah : Untuk perkalian titik antara vektor satuan i dengan A + B = (Ax + Bx ) i +(Ay + By ) j + (Az + Bz ) k i.Bx ) i +( Ay . dan OE dalam vektor satuan .B = (2 . dan besar a.B = (Ax . OD .b│= │a│ │b│cos θ Dua buah vektor A = 2i + 3j + 3 k dan B = 4i + 2j .dan z ! │a. Nyatakanlah vektor OB . Perkalian titik ( dot product ) Vektor OF = (OC) j + (OG) k = 4 j + 8 k Adalah perkalian dua vektor yang didefenisikan Vektor OE = OA i + OC j + OG k sebagai ‌ b Vektor OE = 3 i + 4 j + 8 k Contoh Soal 2. hitunglah jumlah dan selisih kedua vektor tersebut serta gambarkan dalam salib sumbu dengan θ = sudut antara vektor a dan b x.By ) j + (Az. dan k dengan k adalah : i.4 ) i + ( 3 .2 ) j + (3. Perkalian vektor dengan skalar masing-masing vektor tersebut ? Perkalian skalar a dengan vektor Ā menghasilkan z aĀ.y.i = │1│ │1│cos 0º = 1 A + B = (2 + 4) i + (3 + 2) j + (3 + (-2)) k A+B=6i+5j + k j.j = │1│ │1│cos 90º = 0 A .4 Suatu kubus OABC.DEFG dengan panjang rusuk ♦ Perkalian vektor seperti pada gambar di bawah ini .k = │1│ │1│cos 90º = 0 32 . ` O C 2Ā A y Ā -Ā ½Ā -⅓Ā x B Jawab: Vektor OB = (OA) i + (OC) j = 3 i + 4 j Vektor OD = (OA) i + (OG) k = 3 i + 8 k b.(-2 )) k i.. D E Hal yang sama akan berlaku untuk pembagian vektor tertentu dengan skalar .j = │1│ │1│cos 0º = 1 k. OF.j dengan j. 32 Kertas Kerja Fisika XA A – B = -2 i + j + 5 k Ax = A sin θ sin φ Z(+) Ay = A cos θ Az = A sin θ cos φ Vektor satuan untuk ruang adalah : Y(+) A = Ax i + Ay j + Az k A = A sin θ sin φ i + A cos θ j + A sin θ cos φ k X(+) Contoh Soal 2.k = │1│ │1│cos 0º = 1 Sedangkan selisihnya adalah : A . Untuk a negatif arah F vektor aĀ berlawanan dari semula ( lihat gambar ! ).

2j + 3 k(. berlaku aturan lingkaran i j k seperti gambar berikut: 3.(-2)j bxa=-c AxB= 6i + 12j + 4 k -12 k – 6i + 4j a θ A x B = 16j -8k.2k .2k ] Kedua vektor tersebut di atas akan dicari perkalian A.7 ( tanda negatif menunjukkan arah arah c berlawanan dengan arah semula) seperti Dua buah vektor A = 2i + 3j + 3 k dan ditunjukkan pada gambar berikut: B = 4i + 2j .B = [2i + 3j + 3 k ][ 4i + 2j . yaitu: Untuk perkalian vektor 1. vektor tersebut A = ai + bj + c k Jawab: B = pi + qj + r k A.4)k-(3.q)k – (bp)k.6 = 8 i j k i j c. yaitu : W = F. 33 .j = │1│ │1│cos 90º = 0 k j k.s = F s cos θ -c 2.p)j + (a. carilah nilai perkalian silang ke dua vektor tersebut c c Jawab: i j k i j b AxB= 2 3 3 2 3 θ 4 2 -2 4 2 axb=c (-) (-) (-) (+) (+) (+) AxB=(3.2)i-(2. Perkalian silang ( cross product ) AxB= a b c a b Adalah perkalian dua vektor yang didefenisikan p q r p q sebagai : (-) (-) (-) (+) (+) (+) c = │a x b│ = │a│ │b│ sin θ atau Nilai -c =│ b x a │= │a│ │b│ sin θ AxB=(b.88 │A x B ‌│= Beberapa perkalian titik dalam besaran fisika: -c 1.A = E A cos θ Untuk perkalian silang vektor satuan i .B = 2i.2)k –(3. dan k . Fluks listrik : Ф = E. dan sebaliknya negatif.r)i +(c.(c.2k .k = │1│ │1│cos 90º = 0 j x i = -k k x j = -i ixk=-j Contoh Soal 2. i Untuk perkalian silang .A = B A cos θ dll. carilah nilai perkalian titik ke dua adalah dengan metode sarrus seperti berikut ini.2k) silang .q) i-(a.6 ixi= 0 jxj=0 kxk=0 Dua buah vektor A = 2i + 3j + 3 k dan Cara lain untuk mendapatkan nilai perkalian silang B = 4i + 2j .i = │1│ │1│cos 90º = 0 j. yaitu dengan matriks: A. 4i + 3j.B = 8 + 6 .r) j dengan c = hasil perkalian silang a dengan b Contoh Soal 2. maka nilai b 16 2 +( −8) 2 = 320 = 17. Fluks magnet : Ф = B. j .4)j+(2. 33 Kertas Kerja Fisika XA k. Momen gaya : τ = r x F = r F sin θ satuan terdekat bernilai positif jika arah putaran searah putaran jarum jam.2)i +(3.i = │1│ │1│cos 90º = 0 i x j = +k j x k = +i k x i = +j j. Usaha .

. ................. ................................ ... dan B = 4 i – 2.... ... ................................ ... .................. -76 b.............. Diketahui dua vektor P = 2 i + 3 j – 5k ................................................... dan Q = θ P -5 i + 4 j – 10 k. ................ Langkah-langkah kegiatan 1....... dan z vektor 10 j – 2 k .........................3º ................................................................. vektor R sehingga P–Q.. d.......... Gaya lorentz : F = qv x B = q v B sin θ y 3................ ..k ... x b................................... y ....R=0 ........ ........ hitung pula a............... -124 i-28 j-108 k = 8 i + 24 j + 6 k Latihan Bab 2 34 ......... 3.......... Gambarkan pada sisitem sumbu x......... Nyatakanlah vektor P dalam P = Px i + Py j + Pz k ! Kunci : P Kunci : a............ z ........56º dan φ = 53º...................................... ... . jika sudut θ = 22.... 5......... c............. A x B = .... Tentukanlah : U = 5 i + 3 j + k dan V = -2 i – 2 j.................. 4.... panjang vektor Q ! z ...y.......................... ............................................ ... .... ............ .................................... x b.. gambar berikut ! Panjang vektor P adalah 26 cm .......... panjang vektor P ! φ ....B = ...................... ... .... ....... dan panjang P ...................... .......................... .Q ............. ........ A..... vektor P + Q ......... ........... Perhatikan vektor P seperti ditunjukkan pada ....................... ........... 34 Kertas Kerja Fisika XA 2.... Luas jajaran genjang dll. .................... dan panjang R ! .................. ......................... ............ tentukan ! O a.... ................ Jika diketahui A = 6 i + 12 j – 10 k .............. sudut antara vektor-vektor tersebut dengan cara perkalian titik ! Kunci : 163............

10 kg m/s ke barat laut . 10√2 ke utara. 5√5 Nm ke atas dari arah utara 63. usaha d.D + E .5 m b. 9 N ke utara dengan cara : (a) segitiga . dari masing-masing pernyataan ? B= √34 N Kunci: a. Momen gaya ke atas 10 Nm.ke selatan 3 N.. c.√34 N c. 5√5 Kunci : a. D A c. momentum mobil 10 kg m/s ke timur laut. Jumla siswa kelas 1-A adalah 40 orang. Bendkel membeli gula pasir 5 kg di pasar. gaya ke utara 6 N. Perpindahan dari perjalanan paskibraka dengan b. Dari gambar soal 7 di atas : (a) gambarkan selisih R = A . d. perpindahan ke timur 5 m. Arah hembusan angin itu ke barat daya. (c) tentukanlah besar sudut antara resultan dengan salah satu vektor ? Kunci : a . gaya dorong c. b. b. 4. Gunung itu tingginya 1000 m. 5 langkah α 5.F d. Dengan menggunakan kertas grafik mm blok block gambarkan resultan penjumlahan gambarkan vektor berikut ini : secara poligon dengan persamaan vektor: a.B + C . 3 N ke utara.hitunglah A=6 N resultan jumlah dan resultan selisih dari pernyataan berikut ini.Gaya gerak listrik g. (iii) R = A . 35 Kertas Kerja Fisika XA 1. d. b. 10√2 ke timur hitung pula panjang resultannya ? d. 4 m d. (b) jajaran genjang. Dari pernyataan soal nomor 2 di atas hitung jarak 7.Percepatan f.dan kemana arahnya! a. Manakah dari besaran-besaran berikut yang termasuk besaran vektor ? a.gambarkan vektor a.B dan R = B . lintasan 4 langkah ke utara 3 langkah ke barat gambarkan resultan vektor-vektor tersebut laut ? dengan cara jajaran genjang ? Kunci: Kunci : a. Perpindahan 5 m ke utara. 106 N Nm ke atas dari arah selatan 63. 1 m ke barat. Perpindahan dari lintasan setengah lingkaran yang berjari-jari 2 m. Dari beberapa pernyataan kalimat tersebut di . F Kunci: 2. energi potensial b. E e. (b) hitunglah resultan selisihnya.Jarak h. (i) R = A + B + C + D + E + F b. b. Mobil itu jatuh ke bawah juram sedalam 20 m.43˚.Dengan menggunakan kertas grafik mm 3. B b.manakah yang merupakan besaran C skalar dan besaran vektor : a.Energi kinetik e.A dengan cara segitiga dan cara jajaran genjang.11 m ke timur resultan kedua vektor tersebut pada kertas grafik b. 35 .59˚ 6. c. (ii) R = C + A + B + F + E + D c. bawah ini .43˚.ke barat 6 m.5 m c.momen gaya ke utara 5 Nm ? Gambar vektor di atas terdiri dari dua vektor A Kunci: dan B seperti gambar di atas. Dengan menggunakan kertas grafik mm blok (satu kotak =1 satuan =1 cm =10 mm) . (c) c.Dengan menganggap 1 kotak = 1 satuan . perpindahan Perhatikan Gambar soal 6 di atas ! Kunci: a. 8. Perpindahan 5 m ke utara dari timur 37˚.

0 N ) b. 30˚ 30˚ 15.14 m Kunci: (a).besar dan arah dari : (a) R = A + B .tentukan besar 13. vektor F3 = 40 N pada arah 0˚ sumbu x(+) (b) R = A .by= 20 cm) 60˚ (cx=-20 cm.43m.A d.54 m (b) 5 cm ke selatan 12.B.B dan C yang besarnya 5 m.10√3 N) c. Bx = 12 m dan By = 12√3 m terhadap sumbu x dan sumbu y ?.tentukan komponen-komponen dari vektor- tersebut agar resultan pergeserannya (a). 24 m .tentukan besar dan arah vektor Kunci: 5√7 N pergeseran yang mempunyai komponen-komponen: 11.(a) Berapa jauhkah dalam C arah utara dan timur serangga itu telah bergerak dihitung dari titik awal geraknya ? (b) Tentukan y(-) vektor perpindahan serangga secara grfik maupun Kunci: Ax= 2.5√3 m secara analitis ! Bx= 6. Dengan cara analitis tentukan resultan vektor- Kunci: (a) 0˚ (b) 180˚ (c) 90˚ vektor tersebut. 60˚ A B b.de a b b c F ngan arah panah (a) menunjukkan arah D e d C vektor tertentu. Tinjau dua pergeseran yang besarnya 3 satuan dan a.0 cm ke arah utara.53˚ c.0 cm timur. 322˚ a.cy =-20 cm ) C B= 5 N (dx= 20 cm . 45˚ d.0 cm utara Cx= -5. Ax = -3 m dan Ay = -4 m m dan 6 m seperti pada gambar berikut.Diketahui vektor A.Seekor serangga berturut-turut bergerak 8. Buat sistem koordinat salib sumbu x dan 4 satuan. 20 m .Diketahui komponen vektor Ax= -8 N dan Ay= 6 N . a. 36 Kertas Kerja Fisika XA 9.25 N) 17. (ax = 0 cm . A=10N Kunci: a. Rx = -5√2 m dan Ry = 5√2 m besar komponen-komponen vektor tersebut c. 5 m .selanjutnya bergerak 25˚ x(+) 5√2 cm ke barat daya.(-15 N. d.(10 N.0 cm ke 50˚ arah timur .Ay=2. 7 satuan .Dari beberapa vektor gaya berikut ini.Tentukanlah b. vektor F2 = 30 N pada arah 60˚ sumbu x(-) analitis . 120˚ 8N 10 N 36 . dy= 10 cm) (ex= 20 cm .5 m.dan arah rresultan terhadap sumbu x ? 10. vektor F4 = 50 N pada arah 150˚ sumbu x(+) Kunci : (a) 2√2 N . 45˚ besar vektor C ? 14. 142˚ (c) Kunci: 22. dan (c) R = B .hitunglah sudut apit antara kedua vektor y.8 N .Cy= -2. 30√2 cm . 0. ey = 0 cm ) Dari ketiga gambar vektor tersebut di atas. c.Gambarlah. 5 m . ay= 20 cm) 180˚ R (bx= 10 cm.By= 5. resultan dan arahnya ! A E B Bujur sangkar ABCD 6N dengan sisi 20 cm . vektor F1 = 20 N pada arah 30˚ sumbu y (+) Bx= 10 N dan By= -8 N Tentukan dengan cara b.tentukan b. vektor tersebut ? (b) 1 satuan (c) 5 satuan b. -45˚ (b) 22. Cx = 10√3 m dan Cy = 10 m y(+) Kunci: a.0 cm ke arah selatan . 5. -5. 8 a.Tentukan komponen-komponen vektor pada sumbu x dan sumbu y dari vektor-vektor berikut ini: 16. 3.8 N .(-25√3 N.13m.(40 N . 15√3 N) d.0 cm ke arah barat dan 4.

sebuah vektor percepatan yang besarnya 12 2.q.123˚ (b)2. sebuah vektor kecepatan 8 m/s dengan F3=(3√3 i + 9j)N elevasi 45º 27.15 j ) m 10 N 23. hitung perbandingan kedua vektor ini ! Hitung juga sudut apit kedua vektor tersebut ! Kunci: √53 : √5 . B= 1. 4N 6N 75˚ a.dan C=-3.Nyatakanlah vektor 20.6√2 j ) m/s2 7N (c) C. F1= 5√3 N Kunci : 37º F2=8√2 N 21. tentukan sudut antara vektor p dan q ! 30˚ Kunci :60 º x Seperti gambar vektor A=10 N.4. 22. A=10 N Jika resultan p dan q adalah sama besar dan berlawanan arah dengan vektor r .dan B-A ! Kunci : 5√3 N dan 15 N Kunci: - 25.1i + 6. (b) A Kunci: (a) 1.2 N.Tuliskan vektor OA dimana 0 adalah titik pangkal koordinat.Seperti soal 24 diatas gambarkan vektor-vektor A vektor-vektor ini ? .dan hitung besar vektor ini? 120˚ Kunci: 2i+4j+5k .5º F3=6√3 N Dari ketiga vektor tersebut pada gambar di atas.Diketahui titik A adalah (2.B .8k. y 19. Dua buah vektor saling tegak lurus.A ? Kunci: (a) 4i+2j-3k. ( -20 i . (c) 18.(b) 16i-22j+13k. Dua buah vektor sebidang saling mengapit sudut tersebut dalam vektor satuan! θ.Diketahui dua buah vektor. 6 m/s dan 2√19 m/s. (c) B . 47.5 N . 3√5 cm 10 N 10 N 24. 37 Kertas Kerja Fisika XA 6N c.B.3j.Tiga buah vektor masing-masing sebidang dituliskan dalam koordinat salib sumbu: A = 5.5√3i-7.(a) Gambarkan m/s2 dan membentuk sudut 225º terhadap pada kertas grafik masing-masing vektor tersebut ! sumbu x (+) 37 .A= 10i -10j + 5k . Berapa besar dari 25.1i - b. kedua vektor sama besar ). Tiga vektor p.dan B = -6i + 12j .3j . Resultannya -16i +22j-13k 10√3 N. Resultan 2 vektor empat kali besar vektor yang lebih kecil dan sudut yang diebtnuk oleh vektor 60˚ 45˚ resultan itu dan dengan vektor yang lebih kecil 60˚ adalah 37º.0i . (-6√2 i . sedangkan salah satu vektor membuat sudut 60º dengan resultan. Tentukan vektor : (a) A + B .F2=(8i + 8j)N . Nyatakanlah vektor-vektor berikut ini Nyatakanlah dalam bentuk vektor satuan ! menggunakan vektor satuan i dan j Kunci:F1=(2. A+B. sebuah vektor perpindahan dari titik awal ke (b) titik x = 20 m dan y = -15 m kunci. hitung θ ( anggap 26. 336˚ .dan r yang sebidang . Besar vektor itu masing-masing 4 m/s .5) cm. Jika besar jumlah kedua vektor itu sama dengan Kunci: 5√3 i + 5 j 3 kali besar selisihnya.5j)N . a. (4√2 i + 4√2 j ) m/s b.

berapakah sudut miringnya e x terhadap arah vertikal? a 4 Kunci: 26.Panjang rusuk Kunci: a.Dua buah vektor bertitik tangkap pada satu titik O tertentu membentuk sudut apit α. q= 2i -3j+2k ? (d) 60˚ Kunci: p. 38 Kertas Kerja Fisika XA (b) Hitung jumlah dari ketiga vektor tersebut dan Misalkan b dan c adalah diagonal sisi kubus yang kemana arahnya ? berpotongan seperti gambar di atas.c .Sebuah sungai yang lebarnya 100√3 m akan + 2k . y 4 melaju dengan kecepatan 500 km/jam arah 4 timur.5 s=3p+q-r .q. Kunci: 0˚ 31. 0 (b) 37 satuan .Dua buah vektor besarnya masing-masing 3 N dan 4 3 cm N bertitik tangkap pada satu titik mengapit sudut D E tertentu . dan OE dalam vektor satuan !dan kecil.Penumpang itu menembakkan pistolnya tegaklurus ke atas dan kecepatan pelurunya adalah c b a 4 1000 km/jam.dan d.Jika resultan jumlah p.DEFG dengan panjang rusuk Kunci: 28˚ seperti gambar di atas.Diketahui 3 buah vektor p= 1i -3j + 4k .c . √89 satuan mempermainkan pistol di dalam pesawat yang 33.dan pxq ! [A + B] = 3 [A .1j .dan berapakah sudut apitnya ? OD= …i +…j +…k. 43.2º OF= …i +…j +…k.hitung pula sudut antara vektor p dan q ? m/s.Jika vektor resultan ini membentuk sudut 30˚ besar masing-masing vektor tersebut ? dengan vektor yang lebih kecil ini.c =0.Vektor q berarah sejajar dengan ruang e dengan diagonal sisi b ? (d) Hitung pula sumbu z dan besarnya 5 satuan.dan d.4 satuan.(a) Berapa derajatkah perahu harus 32.Hitung perkalian titik dan perkalian silang dari dua (c) 35˚ vektor berikut ini: p=4i-2j+2k.gambarkan vektor-vektor apit θ.6º 4 z 40.3k.Sama seperti soal 25 .hitung sudut apit kedua vektor tersebut ? Kunci : 90˚ 8 cm 37.Menurut seorang pengamat di Bumi 4 peluru itu melenceng .b ? (c) Hitung sudut antara diogonal besarnya 7. (b) (3i+4j).ternyata mempunyai resultan jumlah 5 N.OD. 5 satuan .Sebuah vektor p dalam bidang x-y berarah 250˚ vektor d bila d = bxc ! (b) Hitung besar b.c = 16 cm.besar vektor A = 2B.q dan (b) perkalian silang pxq dan Kunci: kemana arahnya ? (a) dx=16 cm.53˚ kubus 4 cm.dan dz=16 cm Kunci:(a).OF.hitung sudut α ? Suatu kubus OABC. .tentukan sudut apit θ ? Kunci: .dy=-16 cm.(a) tentukanlah komponen-komponen 28.Dua buah vektor sebidang saling mengapit sudut 30.Kecepatan arus sungai 2.tentukan Kunci: perbandingan vektor kedua terhadap vektor pertama OB= …i +…j +…k. √80 satuan 39. q= -1i .B].pxq=2i-4j-8k = √84 34. 38 .Jumlah dua buah vektor 3 kali vektor yang lebih OB.Seorang penumpang pesawat terbang OE= …i +…j +…k.Nyatakanlah vektor 38. berlawanan arah jarum jam dari sumbu-x positif dan d.dan r = 3i .2j 35.Agar perahu tersebut mempunyai lintasan yang Kunci: tegak lurus arus.Hitunglah: (a) sudut antara diagonal sisi c dengan diogonal sisi b ? perkalian titk p.q=18. 160˚ dengan sumbu x(+) (b) b. √73 satuan Kunci: (10-3√3)½ .d. 5 satuan. z diarahkan terhadap arah arus ? (b) Kunci: (a) 30˚ (b) 40 sekon G F 36.b=0 29.Jika besar jumlah C y dari kedua vektor itu sama dengan 4 kali besar A 4cm B selisih kedua vektor dan kedua vektor sama x besar.Hitunglah besar vektor s diseberangi oleh sebuah perahu motor yang dan sudut antara vektor ini dengan sumbu z jika kecepatannya 5 m/s.

Empat buah vektor P P. Hitung vektor di bawah ini! sudut vektor ini terhadap sumbu x. Bila F1 berimpit dengan sumbu x positif dan F2. masing-masing besarnya F1= 10 N . F3 = 10 N dan F4 = 6 N. dan S memiliki S Q arah dan besar seperti R pada gambar di sam ping. x x 42.50. kecepatan γ 2.usaha Φ y B. momentum D. berat jenis E. 39 Kertas Kerja Fisika XA z EVALUASI BAB 2 1.z dan Φ? x x Kunci: 64.1995). massa benda D. dan F4 membentuk sudut y z z y terhadap F1 berturut-turut 60º.76˚ . percepatan E. (2) C. A. (5) 4. A. y z z yy kemudian 3.y.Perhatikan diagram Diketahui suatu vektor A = 2 i + 3 j + 3k. 39 . 120º.R.23˚ .berat B. Di bawah ini yang merupakan besaran skalar adalah ….95 km ke selatan dan terakhir 1..03 km dalam arah 38.92 km ke arah timur. (4) E. Di bawah ini yang merupakan besaran vektor adalah….3º ke (1) (2) timur dari arah selatan ).Tentukan besar dan arah vektor resultan dari ke-empat gaya tersebut ! ( kunci : (3) (4) x z y (5) Yang menyatakan adanya hubungan x = y .energi C.(3) D. massa jenis x 3.Q.80 km ke barat. Berapakah perpindahan yang telah ditempuh ? (Kunci: 5.F3.suhu C. dan 240º.Pernyataan yang benar adalah….Empat buah vektor sebidang dan titik tangkap pada titik O .50. (1) B. F2= 12 N. (EBTANAS TH. A.3˚ 41 Seorang profesor fisika yang sedang bingun mengendarai mobilnya 4.z adalah gambar ….23˚dan 56.

P+Q+R=S newton.berapakah sudut apitnya ? D. F1+F2=F3 A.Perhatikan vektor-vektor vektor di antara besaran-besaran berikut ini yang besar dan arahnya terlukis pada kertas ialah…. (Sipenmaru Th. F2+F3=F1 F1 x B.1996). A.1996). 28 N C.yang menggambarkan D=A+B+C adalah nomor…. (EBTANAS TH. C. F1+F2+F3=0 E.F2 = 9 N bertitik tangkap sama.Dari kelima diagram vektor berikut ini. 24 newton C. 9 N C. 60˚ C. b D.… A. 30˚ 13. Tiga buah gaya F3 F2 F2 F1. 24 N E. F1=F2=F3 D. maka besar sudut yang diapit oleh 12. 30 N B. yaitu F.P+R+S=Q adalah…. gaya 7.P+Q+S=R 9. 6 newton E. 8 newton 6. 45˚ E.Vektor a = 3 satuan.Bila besar resultan kedua vektor itu A. kecepatan D.Dua buah vektor memiliki besar yang sama vektor a dan b adalah…. (EBTANAS TH. berpetak seperti gambar di bawah. 120˚ E.maka resultan kedua gaya tersebut C.1986). 8 N B.dan F3 mempunyai arah dan besar seperti pada gambar. 11 N E. perpindahan satu petak adalah 1 newton (N).F2 = 9 N saling mengapit A A sudut 60˚ dan bertitik tangkap sama.1986).P+Q+R+S=0 D. 26 N 8. 21 N = 4 satuan. 10 newton C.Yang bukan besaran 10.Jika panjang A.Q+R+S= P E. 60˚ D. (UMPTN TH. Hubungan yang benar untuk ketiga gaya tersebut adalah . 45˚ B. Apabila tiap skala pada gambar di bawah ini 1 B. 120˚ B. 90˚ C.F2.Dua buah vektor gaya masing-masing B B besaranya F1 = 15 N. 10 N D. F1+F3=F2 B.Dua buah vektor gaya F1= 24 N. 12 N D D 11. kelajuan E. C C C D D D B B B A A A (1) (2) (3) C C A. 90˚ sama dengan F. percepatan resultan kedua vektor adalah …. 4 newton D.ternyata membentuk 40 . 180˚ A. 40 Kertas Kerja Fisika XA A. F1 y 5.maka besar B.maka (4) (5) jumlah kedua vektor tersebut adalah ….

41 Kertas Kerja Fisika XA resultan yang besarnya 21 N.(EBTANAS 1998). adalah….maka resultan vektor AC dan AE adalah….18 N (1) (2) D. -6√3 ms-1 C.39 N dan -1. 60˚ A.Dua vektor gaya masing-masing besarnya A = C.6√3ms-1 D.5 N D. tan β=4/3 Bujursangkar ABCD 5N dengan panjang sisi nya 10 5N E cm.5 N dan 22 N E. (1) E. 15√2 cm 16.3 N dan 3√3 N A.5 N D.(2) dan (3) D.Dua vektor F1 dan F2 mengapit sudut 75˚ 8N sedangkan resultan kedua vektor membentuk sudut 30˚ terhadap vektor F1.6 N dan 6√2 N E.7). B.-1. 25 cm E. resultan R = F1 + F2 dengan menggunakan 3 B adalah ….maka nen vektor tersebut besar masing-masing vektor adalah ….maka sudut api da diagram di samping antara kedua gaya tersebut adalah…. adalah …. 20 N C. 10√2 cm 8N C.Untuk sampai ke seberang perahu memerlukan waktu 150 sekon. terhadap sumbu Y A. 20√2 cm 20.5 N dan 12 N 14. 5√2 cm C. 10 N 5N 5N 4N 15 3N α β D C α α .3 N dan 3√2 N adalah…. 24 N B. 120˚ B. (2) B. neraca pegas berikut ini: A.Sebuah perahu motor Jumlah komponen F2=20 N menyeberangi sungai dengan kecepatan 0.(EBTANAS 1986). maka besarnya A . 30 cm E.Besar kompo v=12 ms-1 membentuk sudut 30˚ dengan vektor itu.Perhatikan gambar percobaan vektor gaya saling mengapit sudut 60˚ .-12 N dan 18. (3) A B A.4 m/s vektor pada sumbu x arah tegak lurus terhadap arah arus dan y berturut-turut pa F1=10 N sungai.6√2 ms-1 -1 C. Y Sebuah vektor v be rada X 17.titik E membagi BC men jadi dua bagian yang sama. 45˚ E. A.Bila perahu 60˚ 30˚ 41 .(√3=1.18. (1) dan (3) A. 20 cm 8N B. (1) dan (2) C.(EBTANAS 1999).Apabila panjang Yang sesuai dengan rumus vektor gaya resultan vektor F1=20 cm . 90˚ C.1. A. 25√2 cm D.Jika sebuah vektor 12 N dalam koordi nat 30˚ diuraikan menjadi dua buah vektor yang saling cartesius seperti gambar tegaklurus dan yang sebuah dari padanya di sam ping.(Ebtanas 1996). 21.10√2 cm B. 14 N E. maka panjang vektor F2 secara analitis adalah gambar….6 N dan 3√2 N B. 30˚ B. -6 ms-1 18. 40 cm D.6 N dan 6√3 N D. 6√2 ms E.(1).5 N 16 N dan B = 6 N bertitik tangkap sama serta 19.5 N dan 18.

+ c] ! maka vektor posisi r dinyatakan adalah….(dalam sar masing-masing v 3 satuan m) vektor: A. D.[a] = 8 satuan.3t)i + (6t + 2t2)j + (t2 + t)k searah dengan sumbu-x dan sumbu-y pada koordinat Cartersian. 25 B. (t-t2) i + (3t2 .-2. 12 satuan B. gam bar di samping.(EBTANAS 2000). A.6t)k maka nilai a sama dengan…. 5 [v3] = 40 satuan Besar resultan ketiga vektor tersebut adalah….6t)k berpindah menurut r = (4i+aj) m dan vektor i dan j berturut-turut adalah vektor satuan yang D.Titik P terletak pada ruang XYZ mempunyai A. 0. satuan.Sebuah gaya F=(2i + 3j) N melakukan usaha dengan titik tangkapnya C. 50 satuan A. 0˚ B.2 m/s D.t) j B.(3t2 + t) j 24.2t2)j + (t2 . (t+t2) i . B.1 m/s B. 45˚ D. 16 satuan A.6.9 m/s E.Sin α = cos β = α a 30. [v2]= 30 satuan dan D. 24 satuan C. 2j + 2k adalah ….Be 30˚ 30˚ x Jarak titik P terhadap 0 (0. 6 C. 15 satuan C.2t2)j + (t2 + 3t)k B.t) j Resultan ketiga vektor tersebut adalah ….-2. (t2 . 7 E.0) adalah ….t) j terlukis pada gambar di β sam ping.maka vektor posisi r adalah…. 7 D.Posisi sebuah partikel titik B dinyatakan ktor A.1). 90˚ 22.Jarak titik P B. (3t + t2)i + (2t + 6t2)j + (t2 . 40√2 Ve 29. 10 [v1] = 30 satuan.- masing besarnya 10 1).Sudut apit vektor a = 2i + 3j + 4k dan b = -i - sungai adalah ….5 m/s A. 60˚ E.dan b = (-1. 0. (t2 + 3t)i + (6t . 90 satuan posisi r = (12i + 16j + 20k) cm. (3t-t2) i + (t2 .1991).Bila usaha itu bernilai 26 J E. 42 Kertas Kerja Fisika XA melintas sejauh 75 m maka kecepatan arus 26.2t2)j + (t2 + 3t)k 25.3bt dengan a dan b adalah [b] = 10 satuan. 20√2 E. 40 C. q adalah vektor tetap.dan C bertitik dengan persamaan r = -pt + qt2 dengan p dan tangkap di O masing. 12 42 .Hitunglah [a + b vektor tetap.6t)i + (6t . 28. persamaan r = at2 . 30 satuan D. 8 satuan E. (t2 .[c] = 6 satu an. (t2-t) i . 8 E. 20 B. 40 satuan E. 1.Bila a = (1. (3t-t2) i .(3t2 .30˚ C. 110 satuan terhadap O(0.3 m/s C.0) adalah …. 25 satuan E. c b Tiga vektor sebi dang E. Tia buah vektor setitik y 27.Titik P terletak pada bidang XOY mempunyai tangkap ter lihat seperti v2 v1 posisi r = (3i + 4j) m. 60 23. A. 4 satuan D.(EBTANAS 1986).2t2)i + (6t . A. 20 satuan D.15 C.Bila p=(1. 0 (nol) C. (dalam satuan cm) C.Posisi sebuah benda C dinyatakan dengan 0. 0. (6t .B. 0.(t2 + t) j A.(UMPTN TH. A. 5 B.2).1) dan q=(3. 30 satuan D.