MENGGUNAKAN JARINGAN LOCAL (LAN) UNTUK KEPERLUAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI

1. Konsep Dasar Jaringan LAN a. Latar Belakang dan Sejarah Jaringan Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host computer.

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Area Network). Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan istilah WAN (Word Area Network).

LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce. Token-Ring. c. misalnya printer) dan saling bertukar informasi. Local Area Network (LAN) Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Metropolitan Area Network (MAN) Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini. Wireless (Jaringan tanpa kabel) Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. 2. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah Bus. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. . baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet. Jenis-jenis Jaringan Secara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis : 1. Topologi Jaringan Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. 1. seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas. 3. Wide Area Network (WAN) Jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan. 5. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce. Topologi Bus Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. misalnya printer) dan saling bertukar informasi. dan Star Network.b. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai 4. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda.

karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat. Keuntungan · Hemat kabel · Layout kabel sederhana · Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain Kerugian · Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil · Kepadatan lalu lintas pada jalur utama · Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan · Diperlukan repeater untuk jarak jauh Topologi Token Ring Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus. jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Topologi Star Pada topologi Star. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya. masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server. Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan. 3. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain. bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.2. . sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu. maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server.

fax/modem. yaitu client-server dan type jaringan peer to peer. maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server. Ada dua type jaringan. Type Jaringan Type Jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu. Jaringan Client-Server Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. · Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak. · Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik. yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan. · Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. 2. Jaringan Peer To Peer Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut. · Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. drive. jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. Keunggulan · Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas dimilikinya seperti: harddisk. Keunggulan · Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation. · Sistem backup data lebih baik. · Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipejaringan client-server. yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan. Server di jaringan tipe clientserver disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation. karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server. salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. Kelemahan · Biaya operasional relatif lebih mahal. . karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation. 1.Keuntungan · Paling fleksibel · Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain · Kontrol terpusat · Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan Kerugian · Boros kabel · Perlu penanganan khusus · Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis d. karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan. printer.

dilihat dari oktet pertamanya. switch). Network ID Host ID 193 a. tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union). 160 5 1 Kelas IP Address Alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer. karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri. komunikasi adalah antara server dengan workstation.255. Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protocolnya.216 65. 2.0. sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer.0. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/highorder bit).777. bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Protocol Jaringan Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak. Range IP Jumlah Jumlah Host Kelas IP Address pada Subnet Mask Network Per Network Address oktet pertama A B C 0 s/d 127 128 s/d 191 192 s/d 223 126 16. Di jaringan client-server. router. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa. e.535 254 255.0.0 255. maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut. Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.255. ANSI (American National Standard Institute). Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN ada yang memakai standar yang dihasilkan IEEE. seperti terlihat pada tabel. karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.0 255. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protocol. IP Address IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID.255. · Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan. · Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.384 2. NCITS (National Committee for Information Technology Standardization).152 16. · Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server.0 . maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak.097. akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi decimal.Kelemahan · Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit. tapi untuk lebih mudah mengingatnya.

Network Host Broadcast 2. dan 16. Network Host Broadcast 3.535 Host untuk setiap networknya.097.255 .1. Batas Network dan Host ada pada oktet pertama.0 : 126.0.0.1.254 : 126.254 128.1 s/d 128.0 128.0. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110.1. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier.152 buah network. kedua dan ketiga untuk Network sedangkan oktet keempat untuk Host.0.1.254 128.1 s/d 128.255 128. karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan. Ini memungkinkan pembuatan total 2.1 s/d 200.255 200.0.255 2. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. akan membuat sebuah network identifier.0. Network Network Network Host Contoh : 1.1.0.1.0 128. Batas Network dan Host ada pada octet pertama Network Host Host Host Contoh : Network Host Broadcast : 126.1.255.0.254 200.0.255. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan.254 200. dan 254 host untuk setiap network-nya.0.0. Kelas C Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil.0.216 host tiap jaringannya.255 200.0.0. Kelas A Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar.1. Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama).1.255.255.0.255. Batas Network dan Host ada pada octet pertama dan kedua untuk Network sedangkan octet ketiga dan keempat sebagai host.0.255. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10.1.254 200.0.0.1.1 s/d 126.1 s/d 200. Kelas B Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar.0 200.0 200. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan.1.0.1.255.1 s/d 200.1.0.1. Network Network Host Host Contoh : 1.384 network.0.0 200. dan 65. Network Host Broadcast : : : : : : : : : 200.777.255.1.255 3. Network Host Broadcast 2.0. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol).0.1. Network Host Broadcast : : : : : : 128. Kelas B dapat memiliki 16. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier.0.

Personal Computer Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut.255 192. Sedangkan komponen software meliputi : Sistem Operasi Jaringan. Hingga sekarang. teknologi jaringan komputer bisa menggunakan teknologi “kelas” museum (seperti 10BASE2 menggunakan kabel Coaxial) hingga menggunakan teknologi “langit” (seperti laser dan serat optik). Saat ini jenis network card yang banyak digunakan. Protokol Jaringan. Topologi Bus banyak menggunakan kabel Coaxial.255 Instalasi Perangkat Keras LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software. Seiring dengan perkembangan teknologi. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat.255. yaitu PCI. Network Interface Card (NIC) dan Kabel. Network Interface Card (NIC) Berdasarkan tipe bus. Sebagai contoh untuk jenis topologi Ring umumnya menggunakan kabel Fiber Optik (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair). bisa jadi merupakan kurva terbuka dengan terminator diujungnya).b. penghubung antar komputer pun mengalami perubahan serupa.0. menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain.0 s/d 192.31.255. mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang radio hingga teknologi serat optik dan laser menjadi tumpuan perkembangan jaringan komputer. Pengkabelan Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel.0 s/d 72. Komponen software meliputi: Personal Computer (PC).16. Kelas IP Address A B C 3. ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card. komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja lebih tinggi dibandingkan komputer-komputer lain sebagai workstationnya. karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut. b.0.0 s/d 10. c.168.168.255. Di dalam jaringan tipe Client-Server. Range IP Address Private 10.0.255 172. mulai dari teknologi kabel Coaxial hingga teknologi laser. IP Private IP Private merupakan range IP address yang digunakan pada jenis jaringan Local Area Network. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah . Akan dibahas sedikit bagaimana komputer terhubung satu sama lain.255. Pada instalasi perangkat keras akan difokuskan pada hardware LAN. Pemilihan jenis kabel sangat terkait erat dengan topologi jaringan yang digunakan. Network Adapter Driver.0. yaitu ISA dan PCI. namun bukan berarti kurva tertutup. a.

fiber Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasi yang berbeda. atau bahkan hanya disebut sebagai yellow cable. kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802. tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Kategori twisted pair adalah sebagai berikut: 3 . Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet. Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”) Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (Network Interface Card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat.3 10BASE5.sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil). jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Thick coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”) Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan. yaitu: 1. dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan. dan biasanya diberi warna kuning. twisted pair. Coaxial cable Dikenal dua jenis kabel coaxial. Ada tiga jenis kabel yang dikenal secara umum. 2 Fiber Optik Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar. Topologi jaringan dan jenis kabel yang umum digunakan dapat dilihat pada tabel berikut: Topologi Jaringan Topologi Bus Topologi Ring Topologi Star Jenis kabel yang umum digunakan Coaxial.3 10BASE2. Twisted Pair Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded twisted pair (STP) dan unshielded twisted pair (UTP). dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. fiber Twisted pair. Namun demikian. atau hanya disingkat ThickNet. STP adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan UTP tidak mempunyai selubung pembungkus. Topologi jaringan Star banyak menggunakan jenis kabel UTP. terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. fiber Twisted pair. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.

kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing pasang kabel. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax.Pada twisted pair (10 BaseT) network. dan yang paling disarankan. dan juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise bisa ditekan sedemikian rupa). Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke HUB/Router. UTP Cable (khususnya CAT5 / CAT5e) Kategori 5 atau 5e adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi. Saat ini ada beberapa grade atau kategori dari kabel twisted pair. karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda. Untuk penggunaan koneksi komputer. spesifikasi antara CAT5 dan CAT5 enchanced mempunyai standar industri yang sama. Konector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ45. dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini. baik pada 10 Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). namun pada CAT5e sudah dilengkapi dengan insulator untuk mengurangi efek induksi atau electromagnetic interference. sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel. . yaitu straight cable dan crossover cable. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut. Perlu diperhatikan juga. komputer disusun membentuk suatu pola Star. Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jack.

namun ada standard secara internasional yang digunakan untuk straight cable ini. seperti tabel di bawah ini : Pin 1 wire color: Pin 2 wire color: Pin 3 wire color: Pin 6 wire color: Pin 4 wire color: Pin 5 wire color: Pin 7 wire color: Pin 8 wire color: White/orange Orange White/green Blue White/blue Green White/brown Brown RJ-45 A RJ-45 B Fungsi kabel straight adalah untuk menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda seperti menghubungkan Komputer ke HUB. . Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah.Straight Cable Menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna. 4. Konfigurasi dan Pengujian LAN Sebelum mengkonfigurasi LAN terlebih dahulu memastikan bahwa driver NIC sudah terinstall pada komputer dengan memeriksa pada device manager. Crossover Cable Urutan warna kabel crossover pada masing ujung RJ-45 adalah : Ujung RJ-45 A White orange Orange White green Blue White Blue Green White brown Brown Ujung RJ-45 B White green Green White orange Blue White blue Orange White brown Brown Fungsi crossover cable adalah untuk menghubungkan perangkat jaringan yang sama seperti komputer ke komputer dan Hub ke Hub.

Double klik Network Connections 3. Pilih dan Klik Properties 3. Klik kanan icon My Computer pada Desktop atau Windows Explore 2. Klik perintah Change. Mengidentifikasi komputer di dalam jaringan Dalam jaringan komputer harus menggunakan nama komputer yang unik untuk menghindari terjadinya kesamaan nama dengan komputer lain dan menggunakan nama workgroup yang sama. akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah ini: 5. Untuk memberi nama komputer dan workgroup dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut : 1. Klik Tab Menu Computer Name 4. Klik OK b. Klik kanan Local Area Connection (pastikan status Local Area Connection adalah connected kalau masih Network Cable Unpluged periksa kembali koneksi pada kabel) 4. Mengkonfigurasi LAN Local Area Network (LAN) dapat dikonfigurasi dengan mengisikan IP Address pada protocol TCP/IP dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Pilih Star. 6. Setting dan Control Panel 2. Pilih dan Klik Properties. Masukan nama komputer dan workgroup untuk komputer yang digunakan.a. akan muncul kotak dialog di bawah ini .

7. 8. maka perlu dilakukan test/uji.0. jika kita melihat ada keluar pesan Replay form No IP ( 127.1 ) besarnya berapa bites dan waktunya berapa detik itu menandakan bahwa perintah untuk menghubungkan ke LocalHost dapat berjalan dan diterima dengan baik. Untuk setting IP Address secara manual pilih Use the following IP address kemudian isikan IP address dan Subnet mask misal IP adrress 192. misalkan pada gambar diatas terlihat perintah ping LocalHost. Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah instalasi (mulai dari memasang kabel sampai dengan konfigurasi sistem secara software) telah dilakukan dengan benar. Harus diingat bahwa perintah ini dapat dijalankan dengan baik apabila telah terpasang Network Card di komputer anda. Klik OK/ Close c. Default gateway dan DNS pada LAN dikosongkan 9. Klik OK 10. physical Address dan sebagainya.1. utilitas ping dapat digunakan. Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik. Untuk setting IP Address secara otomatis pilih Obtain IP address automatically. salah satu caranya dapat dilakukan dengan instruksi ipconfig yang dijalankan MS DOS. Perintah IPConfig digunakan untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada Komputer kita. Pengujian LAN Setelah proses instalasi dan konfigurasi sistem jaringan (baik hardware maupun software) selesai.1 dan Subnet mask 255.255.0 (untuk pengisian IP Address pastikan satu Network dengan computer yang lain). dari gambar diatas kita dapat melihat beberapa informasi penting setelah kita menjalankan perintah IPConfig pada jendela command prompt di komputer kita. Ipconfig menampilkan informasi berdasarkan Network Card yang terpasang.0.168. Untuk memunculkan local area connection pada taskbar centang Show icon in notification area when connection 11.255.5. Pada menu Tab General pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian klik Properties sehingga muncul kotak dialog di bawah ini: 6. namun seandainya jika kita melakukan ping untuk nomor IP yang tidak dikenal seperti gambar 20 diatas maka akan dikeluarkan pesan Request Time Out yang berarti nomor . primary DNS jaringan. misalnya adalah kita bisa melihat Host Name. Utilitas ping digunakan untuk mengecek apakah jaringan kita sudah bisa berfungsi dan terhubung dengan baik. Untuk mengetest TCP/IP.

1 dan 202.0.159.1 dan anda akan mendapatkan respon seperti : Pinging 202.0.0.2: bytes=32 time<10ms TTL=32 Reply from 202. Kesalahan dapat saja terjadi di sistem pengkabelan.168.159.0.0. maka koneksi jaringan sudah benar.2: bytes=32 time<10ms TTL=32 Jika anda mendapatkan respon seperti diatas. Catatan : TTL adalah Time To Live.159.159.159.0.0.2: bytes=32 time<10ms TTL=32 Reply from 202. anda dapat melakukan test ping di mode dos dengan mengetik "PING 202.0.159.90 ).2 with 32 bytes of data: Reply from 202. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut : Misalkan anda telah men-setup 2 buah terminal dengan alamat IP 202.159.2: bytes=32 time<10ms TTL=32 Reply from 202.2.0.IP tidak dikenal dalam jaringan tersebut ( ping 192.159. atau setup network.0.2" dari terminal dengan IP address 202.159. yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang dijaringan . Respon lain selain contoh diatas diartikan bahwa jaringan anda belum bekerja dengan benar. kartu jaringan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful