KANTOR PERWAKILAN DIY - JATENG

Jl Perahu No 4 Kotabaru Yogyakarta Telepon Redaksi : (0274) 566028 Telepon Sirkulasi : (0274) 541582 Telepon Iklannnnn : (0274) 544972 Layanan Pelanggan : (0274) 3050444

REPUBLIKA

Jawa Tengah & DIY
SENIN, 29 NOVEMBER 2010 22 DZULHIJJAH 1431 H

Halaman >>

21

Kredit Macet di Bantul Rp 57 Miliar
Yulianingsih ada penyelesaian.

>> sisi lain <<

Seniman Nonsenirupa Pameran Lukisan

S

Setelah payung hukum berakhir, kredit korban gempa tanggung jawab siapa.
YOGYAKARTA — Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 8 Tahun 2006 tentang kebijakan keringanan kredit bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY pasca bencana gempa bumi 27 Mei 2006 akan berakhir Desember 2010 ini. PBI sempat diperpanjang selama satu tahun karena masa habisnya sebenarnya tahun 2009 lalu. Meski sudah diperpanjang namun hingga 25 November 2010 lalu, jumlah kredit macet UMKM di DIY akibat bencana gempa empat tahun lalu itu masih Rp 57 Miliar. Sebagian besar kredit tersebut ada di Kabupaten Bantul. “Itu yang masih bermasalah hingga saat ini, bener-bener sulit ditagih. Padahal batas payung kita berakhir Desember 2010 ini. Lalu akan menjadi tanggungan siapa nanti,” papar Kepala Kantor BI Yogyakarta Dewi Setyowati, Ahad (28/11). Kredit macet UMKM di Bantul tersebut menurutnya, sebagian besar ada di Bank Umum yaitu sebanyak Rp 51,2 M dari 1.416 rekening nasabah dan Rp 5,7 M dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk 319 rekening. Menurutnya, BI sendiri belum tau bagaimana nasib kredit macet ini setelah PBI tersebut berakhir. “Siapa yang akan menanggung ini, nanti akan kita bahas bersama,” tambahnya. Tindaklanjut dari PBI tersebut Kementrian Keuangan juga sudah menerbitkan aturan nomor 64/ PMK-06/2010 tentang penyelesaian piutang bermasalah pada Bank Umum Milik Negara tertanggal 18 Maret 2010. Jadi kredit macet akibat bencana bisa dihapustagihkan tetapi hanya kredit yang berasal dari bank umum milik negara tersebut. Namun untuk kredit macet dari bank lainnya hingga saat ini belum

Recovery
Sementara Bank Indonesia dalam waktu dekat kata dia, juga akan mengeluarkan PBI untuk kredit bagi UMKM di Kabupaten Sleman yang terkena bencana letusan Merapi tahun 2010. Namun menunggu PBI tersebut keluar, Gubernur BI, kata Dewi, sudah mengintruksikan seluruh kegiatan meeting maupun conference yang dilakukan BI di seluruh Indonesia harus digelar di Yogyakarta. “Ini sebagai upaya kita untuk ikut recovery terhadap kondisi ekonomi di Yogyakarta pasca letusan Merapi. Jika kondisi ekonomi pulih maka kredit juga akan kembali lancar,” terangnya. BI kata dia, juga akan mengimbau seluruh kalangan perbankan di Indonesia untuk menggelar berbagai kegiatannya di Yogyakarta. “Yogyakarta sudah aman, sudah layak di kunjungi,” tambah Dewi. Dengan langkah semacam itu diharapkan recovery ekonomi di Yogyakarta cepat pulih karena kota ini merupakan tujuan wisata kedua di Indonesia yang sebagian besar UM KM bergerak di industri pariwisata. Terkait hal tersebut, tanggal 9 Desember 2010, BI Yogyakarta bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) akan menggelar pertemuan ahli ekonomi syariah se-Indonesia di kampus UMY. Setidaknya akan hadir 200 ahli ekonomi syariah di ajang tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu forum-forum lain untuk menggelar kegiatannya di Yogyakarta. Sementara Peneliti BI Yogyakarta, Dwi Suslamanto mengatakan, meski terjadi bencana Merapi tetapi penyaluran kredit di DIY tahun 2010 ini hingga Desember diperkirakan terus meningkat hingga 18 persen. “Kita optimis tetap meningkat,” tegasnya. Sebagian besar kucuran kredit di DIY masih didominasi untuk kredit konsumsi. Tahun 2009 lalu hingga Desember jumlah kredit yang dikucurkan kalangan perbankan di DIY mencapai Rp 11,7 Triliun. ■ ed: heri purwata

ANTARA/ WAHYU PUTRO A

LUKIS KAOS
Anak korban erupsi Merapi menyelesaikan lukisan dengan media kaos di Posko Pengungsian Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Ahad (28/11). Kegiatan melukis pada kaos dengan tema I Love Merapi tersebut untuk mengembangkan bakat dan kreativitas melukis pada anak serta mengajak anak-anak untuk lebih mencintai Merapi.

Wayang Kulit untuk Sosialisasikan Pilar Bangsa
YOGYAKARTA — Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) mementaskan kesenian wayang kulit di halaman Gedung DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (27/11) malam hingga Ahad (28/11) pagi. Pementasan ini digunakan untuk mensosialisasikan empat pilar bangsa. “Pementasan wayang kulit dengan lakon Sumilaking Pedhut Mandura yang dimainkan dalang Ki Seno Nugroho ini, merupakan program sosialisasi empat pilar bangsa yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika,” kata Kepala Biro Sekretariat MPR RI, Aip Suherman di Yogyakarta. Ia mengatakan melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami serta mengerti tentang empat pilar bangsa tersebut. Sehingga dapat mempersatukan seluruh elemen masyarakat dari Sabang sampai Merauke. “Dengan memahami dan mengerti empat pilar bangsa itu, diharapkan tidak terjadi disintegrasi bangsa,” katanya. Menurut Aip, kesenian daerah termasuk wayang kulit, sangat dekat dengan masyarakat. “Mereka yang datang untuk menyaksikan pertunjukan kesenian ini, tentunya dengan senang hati, dan kemauan diri sendiri, tanpa paksaan dari siapa pun,” katanya seperti dikutip Antara. Karena itu, kata dia, diharapkan begitu pula masyarakat dalam mengerti dan memahami empat pilar bangsa dengan kesadaran sendiri, kemauan sendiri, dan dengan senang hati, tanpa ada paksaan. Dengan sosialisasi empat pilar bangsa tersebut, diharapkan tidak akan ada disintegrasi bangsa di negeri ini. “Semua daerah memiliki rasa cinta terhadap tanah air, serta memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya. Menurut Aip, sosialisasi empat pilar bangsa ini merupakan salah satu program kerja MPR RI yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan di antaranya seminar, forum diskusi, serta pergelaran seni budaya. Ia mengatakan dalam melaksanakan program sosialisasi empat pilar bangsa melalui pertunjukan wayang kulit ini, MPR bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). MPR mensosialisasikan empat pilar bangsa di empat provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, dan Jawa Tengah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tercipta persatuan dan kesatuan bangsa. Sosialisasi empat pilar bangsa melibatkan masyarakat mulai dari masyarakat umum maupun pelajar. ■ ed: heri purwata

ebanyak 25 seniman nonseni rupa Indonesia menunjukkan eksistensi ‘sisi lain’ mereka sebagai aktor, musisi, koreografer, komposer, sastrawan, dalang, dan supranaturalis melalui lukisan. Lebih dari 50 karya lukisan dengan tema ‘sisi lain’ karya dari 25 seniman Indonesia nonseni rupa dipamerkan di Galeri Seni Institut Seni Indonesia Solo. Koordinator Acara Pameran Seni Rupa, Instalasi Art, dan Performance Art, I Gusti Nengah Nurata, di Solo, Sabtu (27/11), mengatakan Indonesia kaya akan seniman multitalenta. Namun, dia mengatakan, seniman di Indonesia terjebak oleh keilmuan seni Barat di mana seni diawali melalui pendidikan formal dan terspesialisasi. “Sehingga seniman multitalenta diketahui eksistensinya hanya dengan satu jenis seni,” kata I Gusti Negah Nurata. Seniman yang memamerkan lukisan tersebut, di antaranya Sam Bimbo, Mudji Sutrisno, Sujiwo Tejo, Butet Kertarajasa, Putu Wijaya, Suprapto Suryodarmo, Ki Gede Solo, Leo Kristi, Gatot Prakosa, serta musisi lainnya. “Semua seniman tersebut menunjukkan karya lukisan ‘sisi lain’ mereka sebagai seniman nonseni rupa,” katanya seperti dilansir Antara. Dia menambahkan, ‘sisi lain’ dari tema pameran tersebut dimaksudkan sebagai kemampuan kekaryaan kesenirupaan para peserta pameran sebagai bagian dari kehidupan mereka yang juga melukis serta merupakan bagian dari kearifan lokal. “Pameran ini digelar pada 27 November 2010 hingga 11 Desember 2010,” katanya. Mudji Sutrisno, seniman yang dikenal sebagai budayawan dan rohaniawan yang menjadi peserta pameran lukisan ‘sisi lain’ memamerkan karya lukisannya dengan konsep garis sketsa. Dia mengatakan, pada garis dan titik ada pokok utama dalam melukis dan tidak menjadi pola awal menggoreskan tinta. Namun, kata dia, perkembangan teknologi

Bersambung ke hlm 22 kolom 6-7

Pemkot Solo Optimis Satukan Keluarga Keraton
Nuraini SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo optimis dapat menyatukan keluarga Keraton Kasunanan yang mengalami konflik internal. Pemkot akan menjadi mediator dua kubu yang berseteru yakni Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi dan PB XIII Tedjowulan. “Kita sedang rembug pelan-pelan untuk menyelesaikan masalah di keraton. Saya yakin bisa bersatu kembali,” ujar Wali Kota Solo, Joko Widodo (Jokowi) ditemui di Taman Satwa Taru Jurug (TS TJ), akhir pekan lalu. Menurut Jokowi, pihaknya telah bertemu dengan masing-masing pihak. Namun, Pemkot Solo belum mempertemukan keduanya untuk membicarakan solusi terbaik demi kepentingan keraton. “Kami sudah ketemu dua-duanya tapi memang belum dipertemukan. Tapi sampai saat ini, kami masih terus mengupayakan pendekatan,” ujarnya. Dalam menyelesaikan konflik tersebut, Jokowi mengaku tidak mendapat kesulitan berarti dan justru mendapat respon baik. Meskipun diakuinya, ada sejumlah pihak yang tidak mengakomodasi niat Pemkot untuk merukunkan kembali kedua belah pihak. “Ada yang bisa mengakomodasi dan ada pula yang tidak mau. Tapi perbedaan ini hal wajar dan biasa dan kita sikapi dengan positif saja sambil terus melakukan pendekatan,” ungkap Jokowi. Jokowi mengatakan penyelesaikan konflik internal keraton tersebut akan berdampak positif baik bagi keluarga keraton maupun masyarakat Kota Solo. Hal ini lantaran Keraton Solo dilihat sebagai simbol kebudayaan yang harus dilestarikan. “Nanti kalau sudah rukun, kita akan deklarasikan sebagai keluarga keraton. Kami sudah siapkan strategi untuk mengatasi persoalan internal itu,” ujar Jokowi tanpa mau menjelaskan lebih lanjut strategi tersebut. Sementara Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan penyelesaian konflik di keraton juga akan mempermudah penyaluran bantuan baik dari Pemkot maupun pemerintah pusat. Sebelumnya, Pemkot sempat mendapat dua pengajuan proposal bantuan yakni permohonan pertama atas nama Raja Keraton Solo Hadiningrat PB XIII Hangabehi dan permohonan kedua atas nama Sasana Wilapa Keraton Solo Hadiningrat. Pemkot kemudian memberikan dana hibah bantuan APBD kepada Hangabehi dengan pertimbangan otoritas tertinggi di keraton. Menurut Rudy, sapaan wawali, langkah Pemkot menjadi mediator dilandasi kepentingan kelestarian budaya Kota Solo. “Keraton itu kan simbol budaya, tapi konflik di dalamnya selama kepemimpinan wali kota hampir enam tahun ini belum juga dapat diselesaikan. Karena itu, kami harap semua dapat duduk bersama selesaikan masalah,” ujar Rudy, sebelumnya. Rudy mengaku persoalan internal Keraton Kasunanan Solo tidak hanya berdampak ke dalam. Tetapi juga berimbas pada masyarakat di luar. “Kalau tidak segera diselesaikan, masyarakat akan bertanya-tanya terus sebenarnya ada apa kok jadi rebutan kekuasaan,” ungkap Rudy. ■ ed: heri purwata

ANTARA/ANIS EFIZUDIN

DIKUNJUNGI
Dua turis asing berjalan di halaman Candi Borobudur Magelang, Sabtu (27/11). Sejak dibuka sepekan lalu pasca erupsi Gunung Merapi wisatawan mulai berdatangan ke candi terbesar di dunia itu meski belum diperbolehkan menaiki candi.

M E TA M OR F O S A
Motivator & Inspirator Religiospiritual, Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta

HD Iriyanto

Akrabi Kembali Pikiran Anda

A

danya dua jenis pikiran manusia, yakni pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, telah sangat dipahami banyak orang. Pikiran sadar (concious mind) adalah pikiran yang kita gunakan manakala kita sedang

berada dalam kondisi sadar. Sehingga di saat kita tidur, pingsan, matisuri, atau (mungkin) terhipnotis, pikiran sadar kita tidak beroperasi secara aktif. Tidak demikian halnya dengan pikiran bawah sadar (unconcious

mind). Meskipun kita mengalami hal-hal tadi, pikiran bawah sadar kita tetap beroperasi secara aktif. Bukti yang paling mudah untuk menjelaskan tetap aktifnya pikiran bawah sadar adalah fenomena mimpi maupun halusinasi. Atau pun kisah yang sangat menakjubkan yang diceritakan oleh orang yang pernah mengalami matisuri. Namun kali ini, saya ingin mengajak Anda untuk mengakrabi kembali pikiran Anda yang sangat luar biasa itu. Karena dengan mengenal baik pikiran kita berikut cara kerjanya, kita memiliki kesempatan yang sangat luas untuk memanfaatkan pikiran tersebut bagi per ubahan yang lebih baik. Mari kita bahas dua hal mendasar berikut ini. Pertama, pikiran kita ternyata tidak didesain untuk sungguh-sungguh membedakan antara yang

nyata dan yang imajinatif. Sehingga respon yang ditimbulkannya akan sama terhadap dua jenis stimulus tadi. Untuk membuktikannya, Anda bisa melakukan latihan berikut ini. Tanyakan siapa di antara rekan kerja Anda, atau anggota keluarga Anda yang ngeri/geli terhadap ulat. Mintalah orang itu untuk membayangkan bahwa dia sedang memegang sebuah piring yang di atasnya dipenuhi oleh berbagai jenis ulat. Dengan menggunakan sedikit kepiawaian Anda untuk mendramatisir situasi, ceritakan bahwa ulatnya berbulu lebat, berwarna hitam kekuning-kuningan, ukurannya sebesar jari manis, dan bergerak-gerak terus di atas piring. Setelah itu perhatikan seperti apa respon yang diberikan oleh orang yang Anda minta berimajinasi tersebut. Hampir bisa dipastikan bahwa

orang itu akan memperlihatkan respon ngeri atau geli. Jika cara kerja pikiran kita seperti ini, alangkah cantiknya jika yang sering kita bayangkan adalah halhal yang positif. Andai Anda adalah seorang penjual, bayangkanlah bahwa barang dagangan Anda laku keras. Demikian pula jika Anda adalah seorang presenter, bayangkanlah betapa antusiasnya audien Anda menerima pesanpesan motivasi yang Anda berikan. Yang kedua, pikiran kita ternyata juga memiliki cara kerja yang sangat spesifik. Yakni ia hanya bisa menerima dan mencerna satu informasi pada satu waktu. Sehingga pikiran kita tidak bisa bercabang, alias tidak bisa simultan dalam menerima berbagai informasi. Dengan cara kerja seperti ini, sesungguhnya pikiran kita bisa saja

kita penuhi dengan berbagai informasi yang positif, sehingga tidak ada lagi ruang bagi hadirnya informasi negatif. Kalau sudah bisa seperti ini, pikiran kita tak ubahnya seperti benteng pertahanan yang sangat kokoh terhadap serbuan-serbuan informasi negatif. Oleh sebab itu, betapa mulianya pesan agama yang diberikan kepada kita agar kita membiasakan berbaik sangka (khusnudzan) kepada siapa pun. Apakah kepada Tuhan, kepada diri sendiri, maupun kepada orang lain. Dan hebatnya, jika dua hal tadi bisa kita latihkan terus menerus, maka lambat laun pikiran bawah sadar kita akan menyimpannya dengan baik, lalu memformulasikannya kembali menjadi kebiasaan berprasangka baik. Percayalah!

kabar diy
Festival Kelinci di UGM
YOGYAKARTA — Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Hewan Kesayangan (UKM-KSHK) menggelar Jogja Rabbit Festival di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahad (28/11). Festival ini juga diisi dengan seminar, kontes kelinci, lomba balap hamster dan kura-kura serta lomba menggambar dan mewarnai untuk Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. Dijelaskan Andyta Septi Kusumawardani, Ketua Panitia Jogja Rabbit Festival, dimaksudkan untuk memberi informasi kepada masyarakat dalam mengenal kelinci sebagai binatang kesayangan. Selama

REPUBLIKA

Halaman >> Senin > 29 November 2010

22

>> kilas <<
ini, binatang kesayangan terstigma hanya pada kucing atau anjing. Rangkaian acara berupa seminar tentang pakan dan nutrisi serta penyakit gangguan pencernaan kulit pada kelinci. “Seminar ini sekaligus untuk mengetahui lebih rinci sifat-sifat kelinci. Banyak yang punya kelinci namun belum tahu sifatnya, misalkan kondisi saat sakit dan sebagainya,” kata Dyta, Ahad (28/11). Kontes kelinci, kata Andyta, dibedakan atas beberapa kriteria yaitu Dutch, Rex, Loop dan Flamis Giant. Kriteria Dutch adalah kelinci dengan pola dua warna. Rex, kelinci dengan bulu karpet. Loop, kelinci dengan telinga turun ke bawah dan flemis giant, kriteria kelinci dengan ukuran besar. ■ my2 ed: heri purwata

Konser Nasyid Peduli Merapi
YOGYAKARTA — Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) Yogyakarta menggelar Charity Nasyid Concert for Merapi dengan tema “Dari Nasyid Untuk Kemanusiaan”. Acara yang berlangsung di Auditorium Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahad (28/11), dilatarbelakangi kepedulian terhadap korban bencana Gunung Merapi. Ceriani, Ketua Asosiasi Nasyid Nusantara Yogyakarta, mengungkapkan setelah erupsi Merapi, penanganan bencana selanjutnya terfokus pada rehabilitasi. “Karenanya kami tergerak membantu saudarasaudara korban bencana untuk menggalang dana

lewat konser nasyid ini,” kata Ceriani, Ahad (28/11). Dijelaskan Ceriani, konser ini digelar ANN Yogyakarta bekerjasama dengan Keluarga Muslim Ilmu Budaya (KMIB) UGM, Sahabat Komputer dan Lembaga Kemanusiaan Nasioanal PKPU Yogyakarta. Sedangkan dana bantuan yang terkumpul akan disalurkan lewat PKPU DIY kepada korban bencana Merapi. Sebanyak 15 tim nasyid menghibur penonton yang datang, antara lain, Fatih, Suara Syuhada, Sapu Jagad, Riham, Sintesa dan Awallun. Charity Nasyid Concert for Merapi ini, tambah Ceriani menjadi semacam test case, karena rencananya Februari tahun depan, ANN Yogyakarta menggelar acara 101 Muslim Bernyanyi. ■ my2 ed: heri purwata

Kirim Uang Secepat SMS
Yulianingsih

SENIMAN ............ dari hlm 21
yang semakin canggih membuat para seniman bergantung pada kepintaran alat tersebut. Akibatnya, dia melanjutkan, esensi dari makna garis yang tertoreh di tiap lukisan mulai hilang. Sebanyak 12 lukisan yang menggambarkan keagungan arsitektur dan alam mereka pamerkan untuk memeriahkan pameran yang baru pertama kali diadakan dengan menggabungkan beberapa seniman nonseni rupa Indonesia. Sujiwo Tejo, seniman yang biasa dikenal sebagai dalang kontemporer dan menjadi peserta pameran ‘sisi lain’ mengatakan ada hal yang hanya bisa dia sampaikan hanya melalui lukisan. Dia mengatakan, tidak ada pesan yang disampaikan melalui lukisannya.”Saya membebaskan penonton menafsirkan lukisan saya,” kata Sujiwo Tejo. Dia menambahkan, tiap lukisan yang ia lukis merupakan gambaran budaya kearifan lokal Indonesia yaitu wayang. “Wayang adalah dasar pemikiran dari apa yang saya lukis,” katanya. Sam Bimbo, seniman yang dikenal sebagai musisi juga turut berpartisipasi menjadi peserta dan sebagian lukisannya merupakan lukisan kaligrafi. “Saya senang dengan kaligrafi karena keelokkan bentuk hurufnya yang tidak mudah dilukis namun memiliki makna religi yang dalam,” katanya. Dia berharap, pameran seni rupa, instalasi art, dan perfor mance art ‘sisi lain’ ini yang merupakan kali pertama diadakan di Solo juga dijadikan acara rutin dan berpindah tempat. “Hal tersebut sebagai ajang pertunjukkan kepada masyarakat bahwa Indonesia kaya akan seniman multitalenta,” katanya.
■ ed: heri purwata

Transfer uang ini menguntungkan bagi orang yang tidak memiliki rekening bank.
YOGYAKARTA — Telkomsel kembali memperkenalkan inovasi baru pada layanan mereka yaitu pengiriman uang secepat mengirimkan short message service (SMS). Inovasi baru tersebut bernama layanan Telkomsel Cash atau T-Cash Kirim Uang. Inovasi layanan ini baru dikenalkan di Solo Jawa Tengah akhir bulan ini. Menurut Corporate Communications Telkomsel Regional Jateng dan DIY, Anindito R Giyardani, melalui layanan T-Cash Kirim Uang, pelanggan Telkomsel kini bisa melakukan pengiriman uang langsung dari ponsel secepat mengirim SMS. “Selain itu pelanggan juga bisa langsung dapat melakukan penarikan tunai di seluruh outlet toko jejaring di seluruh Indonesia begitu pula dengan daerah Solo, Yogya dan sekitarnya,” terangnya di Yogyakarta, Ahad (28/11). Diakuinya, kehadiran layanan T-Cash Kirim Uang menjadikan Telkomsel sebagai satu-satunya operator selular yang menyediakan layanan transfer e-money antar ponsel bagi seluruh masyarakat Indonesia. Manager Mobile Commerce Marketing and Pro-

motion, Lolyta Sihite, mengatakan wilayah geografis Indonesia yang sangat luas menjadikan pertimbangan tersendiri bagi pihaknya untuk mengeluarkan layanan baru tersebut. “T-Cash Kirim Uang merupakan solusi yang sangat tepat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan transfer uang dengan cara yang mudah, sekalipun tidak memiliki rekening di bank,” terangnya. Dengan menggunakan layanan T-Cash di ponselnya kata dia, pelanggan bisa mengirim uang secara cepat, aman, dan murah, kapan saja dan di mana saja. “Inilah salah satu wujud komitmen kami dalam menyediakan solusi layanan mobile lifestyle terbaik dan terdepan,” tambahnya. Menurutnya, pelanggan Telkomsel dapat mencoba layanan T-Cash Kirim Uang cukup dengan tiga langkah mudah. “Pengiriman uang dikenakan biaya Rp 1.000/ sekali kirim, dan penerima akan mendapatkan notifikasi kiriman uang yang dapat ditarik tunai di cabang-cabang toko jejaring terdekat hanya dengan menunjukan notifikasi tersebut,” lanjutnya. Melalui layanan ini kata dia, pelanggan bisa mengirimkan uang berkali-kali dalam satu hari dengan nominal pengiriman Rp 1.000 hingga Rp 1 juta untuk sekali pengiriman. Jumlah nominal uang yang dikirimkan melalui layanan T-Cash Kirim Uang maksimal Rp 1 juta setiap harinya dan Rp 20 juta setiap bulannya. Pengiriman uang, kata dia,

hanya dapat dilakukan pelanggan yang sudah mengaktifkan layanan T-Cash Full Service, yang secara otomatis sudah langsung bisa dinikmati pelanggan kartuHALO. Pelanggan simPATI dan Kartu As harus terlebih dahulu mengaktifkan layanan Full Service dengan melakukan registrasi di GraPARI atau GeraiHALO.

Event T-Cash Day
Untuk mensosialisasikan layanan T-Cash secara umum beserta fitur-fiturnya dan juga khususnya fitur Kirim Uang, Telkomsel mengadakan event T-Cash Day. Di mana pelanggan akan diajak untuk secara aktif melakukan transaksi dengan akun T-Cash yang telah dimilikinya sekaligus mendapatkan potongan harga khusus di merchant-merchant tertentu di food court Solo Grand Mall sebesar Rp 10.000 per transaksi dengan menggunkan T Cash. Manager Branch Telkomsel Yogyakarta, Iqbal Ardiansyah mengatakan, T-Cash adalah sebuah terobosan baru dalam cara bertransaksi bagi pelanggan Telkomsel. “Kami sepenuhnya memahami kebutuhan pelanggan akan kecepatan dan efisiensi waktu yang mereka miliki. Kami berharap melalui event T-Cash Day ini masyarakat khususnya pelanggan Telkomsel di Solo lebih mengenal lagi layanan ini untuk kemudahan pembayaran baik secara langsung di merchant yang sudah berkerjasama dengan Telkomsel,” terangnya.
■ ed: heri purwata

MATERIAL MERAPI

IMAM BUDI UTOMO/REPUBLIKA

Sejumlah warga penghuni pinggiran Kali Code bersama relawan mahasiswa membersihkan Kali Code dari material lahar dingin Gunung Merapi Ahad (28/11). Pembersihan pasir ini dimaksudkan untuk mencegah banjir saat hujan.

Inna Garuda Hotel Jl. Malioboro 60 Yogyakarta (Depan Tiket Counter Garuda Indonesia) Senin - Jumat : 07.00 - 19.00, Sabtu - Minggu : 08.00 - 15.00 WIB Telp. 0274-563314 (Hunting), 566353 Ext. 8901 Fax.(0274) 549777

Mulia

”MULIA”

AUTHORIZED MONEY CHANGER

B U M I A RTA

Penghargaan Penataan Ruang Terbaik
YOGYAKARTA — Kota Yogyakarta dinobatkan sebagai kota dengan penataan ruang terbaik dan memperoleh penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum di bidang Penyelenggaraan Penataan Ruang Yang Berkelanjutan. Penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut merupakan penghargaan keempat yang diterima Kota Yogyakarta setelah meraih penghargaan yang sama pada 2005, 2007 dan 2008. “Penghargaan dari kementerian ini pada dasarnya diberikan berdasarkan penilaian dari berbagai kriteria pada penilaian kinerja pemerintah daerah bidang PU,” kata Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta Eko Suryo Maharsono di Yogyakarta, Sabtu (27/11). Ia mengatakan ada sejumlah kriteria dalam penilaian kinerja pemerintah daerah bidang PU tersebut. Di antaranya adalah penataan bangunan gedung maupun bangunan yang mempunyai nilai kesejarahan, dan kriteria kedua adalah penanganan permukiman kumuh dengan konsep rusunawa. “Penyediaan fasilitas MCK (mandi cuci kakus) yang berkeramik, perbaikan jalan setapak, penyediaan alat pembersih air (water purifier) pada sumur penduduk dan penyediaan ruang terbuka di tempat padat permukiman sebagai sarana sosialisasi juga menjadi penilaian tersendiri,” katanya seperti dikutip Antara. Selain itu, penilaian juga didasarkan pada fasilitas sanitasi kota yang meliputi drainase, penanganan limbah, pemilahan sampah dan penyediaan air bersih. Ia menambahkan, program pengaspalan jalan, penerangan jalan umum dan peraturan dari pemerintah daerah tentang pekerjaan umum pun menjadi penilaian tambahan. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto kepada Wali Kota Yogyakarta, Herry Zudianto di Jakarta, Jumat (26/11) malam. Djoko mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang berhasil menata wilayahnya dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Menteri juga berharap pemerintah pusat dan provinsi maupun kabupaten/kota harus bisa bersinergi dalam pembangunan infrastruktur di masa mendatang sehingga menghasilkan kemajuan yang signifikan. Setelah Kota Yogyakarta, terdapat dua kota lain di Indonesia yang ditetapkan pada peringkat kedua dan ketiga untuk penghargaan tersebut yaitu Kota Ambon dan Kota Banda Aceh.
■ ed: heri purwata

Tanggal : 25 November 2010 CURRENCY
USD EURO AUD CAD GBP CHF SGD HKD JPY RM KWD WON NT BND NZD PHP THB YUAN SAR

BELI BN
8,875 12,050 8,750 8,750 14,200 9,025 6,825 1,135 107.50 2,825 30,000 7.25/7.75 273/283 6,800 6,800 190 290 1,320 2,300

TC
8,725 11,850 8,650 8,200 14,000 8,775 101.50

JUAL
8,975 12,175 8,900 8,900 14,500 9,175 6,950 1,210 110.00 2,925 31,500 8.75 313 6,950 6,950 230 315 1,395 2,425

Catatan : kurs sewaktu-waktu dapat berubah

KLINIK KESEHATAN

Telepon Hotel DIY-Jateng
Inna Garuda Saphir Wisma LPP Sahid Jaya Cakra Kusuma Grand Palace Sriwedari Riyadi Palace Kusuma Sahid Prince Gracia Dynasty (0274) 566353 (0274) 566222 (0274) 588380 (0274) 488888 (0274) 588066 (0274) 372388 (0274) 488288 (0271) 7171811 (0271) 646356 (024) 8444777 (0281) 634321

Diasuh oleh Tim Dokter RS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Jl Raya Kaligawe KM 4 Semarang Telp 024-6580019

Akupunktur Atasi Ngompol
Assalamualaikum Saya mau bertanya tentang terapi akupunktur di klinik komplementer dan alternatif RSI Sultan Agung. Per tama, apakah akupunktur bisa untuk menyembuhkan ngompol karena anak saya yang berumur 9 tahun masih
ngompol. Kedua, apakah akupunktur juga bisa untuk melangsingkan badan? Saya tunggu balasannya. Terima kasih Bapak/Ibu Dokter. Wassalamu’alaikum Wr Wb Rudi Semarang

Jawab : Assalamu’alaikum Wr Wb Bapak Rudi, terimakasih atas pertanyaan yang anda sampaikan. Akan coba saya jawab beberapa pertanyaan Anda. Pertama tentang ngompol. Ngompol dalam istilah kedokteran disebut enuresis. Ada dua jenis enuresis, yaitu enuresis primer dan enuresis sekunder. Enuresis primer adalah kejadian di mana anak yang sejak dari lahir sampai usia 5 – 6 tahun masih mengompol. Enuresis sekunder adalah suatu kejadian di mana sang anak tidak pernah ngompol sedikitnya enam bulan, namun mendadak ngompol lagi. Penyebab ngompol ada beberapa faktor. Pertama adalah faktor genetik (keturunan), keterlambatan matangnya fungsi susunan saraf

pusat, gangguan tidur, produksi Anti Diuretic Hormone (ADH) kurang, kelainan anatomi (kadung kemih kecil), stres kejiwaan dan kondisi fisik yang terganggu (infeksi saluran kemih, kencing manis, dan lain-lain). Beberapa terapi untuk mengatasi ngompol, salah satunya dengan akupunktur, beberapa penelitian menyebutkan terapi akupunktur angka keberhasilannya 70-75 persen. Sedangkan pertanyaan Anda yang kedua, terapi akupunktur bisa untuk menurunkan berat badan akan tetapi harus dilakukan beberapa kali. Penurunan berat badan akan lebih efektif jika terapi akupunktur disertai dengan pengaturan pola makan, dan olah raga. Wassalamu’alaikum Wr Wb. ■ (dr Hadi Sarosa, MKes)

inspirasi
Lukman Kudonarpodo:
orang yang punya ketrampilan di bidang kelapa sawit. Ia harus tahu bagaimana teknik menanam sawit, pemeliharaannya, panen, mengolahnya. Padahal di universitas, fakultas pertanian tidak diajarkan sedetail itu. Apa yang diajarkan di universitas? Yang diajarkan di universitas adalah komoditas perkebunan termasuk sawit, tetapi tidak sampai detail bagaimana merawatnya, mempupuknya, memanen sampai mengolahnya. Bagaimana jika lulusan universitas yang diterima tanpa dibekali retooling? Di lapangan saya dapat laporan, orangorang baru direkrut dan diberi tugas tanggung jawab menyortir buah sawit. Ketika kuliah memang mereka diberi pengetahuan tentang sawit. Tetapi tidak tahu wujud sawit yang mateng itu bagaimana, yang diterima untuk diolah yang bagaimana, mereka tidak mengerti. Nah dengan retooling, sarjana ini diterjunkan di lapangan dan diberi tambahan konsep. Setelah terjun di lapangan, ia tahu tetang kelapa sawit yang mateng, baik untuk diolah dan sebagainya. Artinya perusahaan akan diuntungkan dengan program retooling?

REPUBLIKA

Halaman >> Senin > 29 November 2010

23

Retooling Percepat Penyerapan Tenaga Terdidik
dan pabrik, sikap mentalnya berbeda dengan mereka yang bekerja di kota dan sektor lain. Karena mereka bekerja di daerah remote atau terpencil. Mengapa menekankan sikap mental? Ini sangat penting. Misalnya, seseorang ditempatkan perekebunan kelapa sawit di Sumatera Utara (Sumut). Karena merupakan daerah terpencil, jangan dikira perkebunan ini di dekat kota Medan. Daerah ini mungkin ada yang masih 12 jam perjalanan dari kota Medan. Bahkan untuk sampai di kebun masih harus naik ojek dengan jalan yang belum baik. Orang yang tidak pernah praktek di lapangan melihat kondisi seperti ini sangat kaget. O, ternyata berat. Dengan kondisi seperti ini, orang yang belum terlatih tidak akan tahan mental. Istilahnya orang yang terlanjur manja, mungkin tidak akan kerasan di sana. Apa ada kasus lain? Ada. Mereka sudah diterima di perkebunan. Baru beberapa hari di perkebunan mereka lari. Dia pergi tidak pamit. Biasanya, mereka yang diterima harus menandatangani kontrak kerja, misalnya satu tahun. Kalau mereka belum satu tahun sudah lari, maka dia akan didenda. Namun karena betul-betul tidak tahan, dia memilih lari. Di sinilah peran retooling, khususnya untuk mempersiapkan sikap mental yang positif bagi tenaga kerja agar bisa kerasan di perkebunan. Sejak kapan LPP melaksanakan pendidikan retooling? Tahun 2004. Namun jumlah yang dihasilkan masih relatif sedikit karena keterbatasan keuangan pemerintah. Sebab ini merupakan program pemerintah. Karena itu, sudah saatnya dipikirkan untuk retooling swadana. Program ini memang belum banyak dipahami para lulusan sarjana. Ketika sosialisasi ada yang masih ragu. Jadi perlu disosialisasikan lebih luas lagi kepada masyarakat. Program retooling bisa dikatakan program terobosan, pilot project. Tadinya kita juga ragu, apakah bisa memberikan terobosan supaya orang-orang yang sulit cari kerja itu bisa langsung kerja. Namun kenyataannya bisa. Beberapa angkatan hampir 100 persen terserap semua. Jadi retooling ini perlu digalakan lagi agar menjadi program nasional. Sebetulnya tugas LPP sendiri apa? Tugas utama LPP adalah memberikan pelatihan terhadap karyawan dan manajer perusahaan. Jadi kita mendidik, memberikan konsultasi kepada karyawan dan manajer perusahaan negara. Tetapi karena pengalaman LPP, juga diserahi tugas untuk mengembangkan para karyawan, manajer bahkan petani di luar perusahaan negara, di antaranya retooling. Saat ini LPP juga mempunyai sekolah tinggi, di Yogyakarta punya Politeknik D4 dan di Medan dengan nama Sekolah Tinggi Agrobisnis Perkebunan. Program ini dimaksudkan lebih menjurus kepada pendidikan lapangan, lebih dari retooling.
■ ed: indra wisnu

J

umlah tenaga terdidik yang belum mendapatkan pekerjaan saat ini terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2010, angka pengangguran terbuka mencapai 8,59 juta orang. Sebanyak 1,22 juta orang atau 14,24 persen di antaranya berpendidikan sarjana. Kondisi ini tentunya harus segera mendapatkan pemecahan. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan retooling (pendidikan dan pelatihan). Para sarjana dibekali dengan keterampilan sehingga bisa memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) telah melakukan retooling sejak tahun 2004 dan hasilnya hampir 100 persen, peserta retooling terserap di lapangan kerja. Berikut wawancara wartawan Republika Heri Purwata dengan Direktur LPP, Lukman Kudonarpodo, SH, MIR.

perusahaan. Inilah jawabanya sekarang ini dengan retooling. Justru melalui retooling ini bisa menjawab link and match. Jadi lulusan perguruan tinggi diberikan tambahan pendidikan khusus retooling sehingga dia siap pakai. Bagaimana pendidikan di Perguruan Tinggi (PT)? Sebetulnya, pendidikan di PT hanya menekankan sebagian besar pengetahuannya pada konsep. Apa yang dibutuhkan perusahaan? Di tempat usaha atau perusahaan tidak hanya pengetahuan dalam konsep. Tetapi ketrampilan, sikap mental yang positif. Sikap mental positif adalah yang cocok dengan kebutuhan perusahaan. Saya contohkan. Kalau perusahaan perkebunan khususnya kelapa sawit merekrut orang, selalu menginginkan

Ya. Sebab setelah mendapat pendidikan retooling perusahaan tidak repot-repot lagi memberi pendidikan tambahan dan lebih siap pakai dibanding dengan yang tidak mengikuti retooling. Selain itu, cost yang dikeluarkan perusahaan jauh lebih ringan. Apa sasaran retooling? Menurut saya program retooling itu sasarannya ada tiga. Pertama, refresh pengetahuan. Khususnya, penyegaran kembali pengetahuan yang berkaitan dengan subsektor yang dibutuhkan perkebunan kelapa sawit. Kedua, ketrampilan. Kalau di lapangan itu seperti apa? Pabrik seperti apa? Di Fakultas masalah ini tidak diajarkan dan tidak diberi kesempatan untuk praktek. Paling-paling hanya meninjau kebun dan pabrik. Kalau retooling banyak prakteknya. Ketiga, mempersiapkan sikap mental positif. Seseorang yang bekerja di kebun

Bisa dijelaskan tentang retooling yang sudah dilakukan LPP, selama ini? Retooling sebetulnya program strategik. Program pemerintah yang dipercayakan kepada LPP. Apa retooling itu? Intinya begini. Bahwa pendidikan di universitas sampai saat ini tidak mendidik orang yang siap pakai di sektor-sektor tertentu. Tetapi lebih banyak menciptakan generalis. Contoh saja, sarjana pertanian. Tidak ada sarjana pertanian yang khusus perkebunan, lebih khusus lagi perkebunan kelapa sawit. Tidak ada. Padahal kebutuhan yang ada di perusahaan, selalu menginginkan bisa mendapatkan tenaga siap pakai. Bukan generalis yang siap dikembangkan. Apa perusahaan tidak bisa menerima lulusan universitas? Sebetulnya perusahaan bisa menerima lulusan yang baru memiliki pengetahuan umum. Kemudian dididik perusahaan supaya dia bisa menjadi orang terampil di sektor tertentu. Tetapi perusahaan malas. Mereka tidak mau mengeluarkan beaya tinggi dan waktu yang banyak hanya untuk mendapatkan orang yang diinginkan. Apakah hal ini yang melatarbelakangi dilakukan retooling? Ya. Adanya permasalahan ini, inisiatif pemerintah supaya yang mendidik sarjana menjadi terampil bukan perusahaan, tetapi LPP. Sehingga perusahaan sudah menerima orang yang siap pakai. Kalau jamannya pak Wardiman Djojonegoro (Menteri Pendidikan,red) dikatakan salah satu kendala pendidikan adalah tidak adanya link and match antara perguruan tinggi dan kebutuhan

BIODATA
Nama : Lukman Kudonarpodo, SH, MIR Lahir : Yogyakarta, 12 Agustus 1954 Jabatan : Direktur Lembaga Pendidikan Perkebunan Alamat : Komplek Perumahan LPP Yogyakarta Jalan Urip Sumohardjo Agama : Islam Pendidikan: ● University of the Philippines, Master of Industrial Relations, Major in Labor Management Relations, 1982. ● University of the Philippines, Diploma in Industrial Relations, 1981 ● Universitas Gadjah Mada, Sardjana Hukum, Jurusan Perdata Dagang (Hukum Bisnis) 1979 ● Universitas Gadjah Mada, Sarjana Muda Hukum (SmHk) 1976 Pelatihan: 1. Industrial Relation & Human Resource Development, SGV Manila, 1982 2. Manpower Development, INSEAD, France, 1983 3. Lokakarya Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Perkebunan, Yogyakarta, 1990 4. Kursus Manajemen Perkebunan, Yogyakarta, 1991 5. Kursus Manajemen Perkebunan Lanjutan, Yogyakarta, 1992 6. Workshop Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit, Jakarta 1992 7. Workshop Hubungan Industrial pada Perusahaan Perkebunan, Jakarta, 1992 8. Workshop on Estate Crop Comoditites, Malaysia, 1993 9. Estate Crop Commodities Training Programme, Bangkok, 1993 10. Personnel Management & Industrial Relation, University Of Pittsburg, USA, 1998 11. Workshop Harrison Inner Vier Accreditation in Implate Building, USA, 2000 12. Workshop In Recognition of Active Participation and The Continous Persuit of Personal Excelent, Yogyakarta 2003 13. International Labour Converence,

FOTO-FOTO: HERI PURWATA/REPUBLIKA

Geneva, Swiss, 2007 14. Program ALEC di UP Diliman, Quezon City, Philippines, 2009 AKTIVITAS MENGAJAR 1 Mengajar Hubungan Industrial 2. Mengajar Hukum Ketenagakerjaan 3. Mengajar Manajemen SDM 4. Mengajar Hukum Bisnis 5. Mengajar Manajemen Strategik.

kabar jateng
Kembangkan Kawasan Minapolitan
CILACAP — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Cilacap, terus mengembangkan kawasan minapolitan baik perikanan tangkap maupun perikanan budi daya di sejumlah kawasan. “Cilacap sebenarnya tidak hanya sekadar minapolitan laut (perikanan tangkap) tetapi juga minapolitan darat (perikanan budi daya),” kata Kepala DKP Kabupaten Cilacap, Mochammad Harnanto, di Cilacap, Ahad (28/11). Menurut dia, minapolitan laut dikembangkan di sekitar Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PP

REPUBLIKA

Halaman >> Senin > 29 November 2010

24

>> kilas <<
Infrastruktur Daerah Terpencil Memprihatinkan
SEMARANG — Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih mengatakan, kondisi sejumlah infrastruktur penghubung di kawasan terpencil wilayah ini masih sangat memprihatinkan. Fikri mengatakan, hal tersebut didasarkan atas hasil penyerapan aspirasi yang dilakukan di kawasan utara Jawa Tengah bagian barat dalam sepekan terakhir. “Masih terdapat jembatan terbuat dari bambu yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Tegal dan Brebes,” katanya seperti dikutip Antara, di Semarang, Sabtu (27/11). Ia menuturkan, keberadaan jembatan penghubung antar wilayah ini cukup vital bagi masyarakat di kawasan terpencil. Ia mengungkapkan, dalam sehari jumlah pengguna jalan yang melintasi jembatan bambu di atas Sungai Kalipedes ini mencapai 300 orang. “Banyak yang memanfaatkan jembatan itu, seperti pelajar, petani pedagang, dan sebagainya. Bahkan, pada hari-hari tertentu jumlahnya bisa lebih banyak,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera ini. Sementara anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Tengah, Joko Haryanto mengatakan, banyak masukan dari hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang tidak ditindaklanjuti pemerintah. Padahal pemerintah sebagai eksekutornya. ■ ed: heri purwata

SC) di Kecamatan Cilacap Selatan, sedangkan minapolitan darat di Kecamatan Sampang, Maos, Dayeuhluhur, Majenang, dan Wanareja. Ia mengatakan, program-program pengembangan kawasan minapolitan itu mendapat dukungan dari berbagai sektor. Menurut dia, Kementerian Pekerjaan Umum saat ini telah proaktif mendukung program pengembangan kawasan minapolitan di Cilacap. “Pertengahan November lalu, Kementerian PU telah mengundang kami untuk membahas kebutuhan kami (dalam pengembangan minapolitan) sesuai tugas pokok dan fungsi kementerian tersebut,” katanya seperti dikutip Antara. Dia mengatakan, DKP Kabupaten Cilacap 2011 mendapat anggaran dari Kementerian PU untuk pengerukan Kali Yasa. ■ ed: heri purwata

Nuraini

Evaluasi Kebersihan Fasilitas Umum
sih belum tertangani di antaranya pemenuhan target persentase Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan penanganan sampah. Saat ini, RTH di Kota Solo baru mencapai 18,24 persen dari target 30 persen. “Untuk mencapai target itu tentu harus banyak menanam pohon. Kita menarget dapat menambah RTH 2 persen setiap tahun,” ujarnya. Sementara untuk sampah, Adhyaksa mengaku penanganannya merupakan masalah yang paling berat. Satu-satunya TPA di Kota Solo, Putri Cempo, telah overload. Rencana pengelolaan Putri Cempo yang akan diserahkan ke pihak ketiga pun hingga sekarang belum terlaksana. Salah satu kendala dalam penyelesaian masalah lingkungan tersebut, diakuinya terkait dengan anggaran. “Untuk anggaran, masalah lingkungan ini belum mendapat prioritas,” akunya. Sedikitnya dibutuhkan anggaran senilai Rp 11,5 miliar untuk menangani persoalan lingkungan tersebut. Untuk menangani persoalan lingkungan, sejumlah usaha telah dilakukan BLH. Salah satunya membuat saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. “Kita akan mengembangkan IPAL komunal untuk mengolah limbah cair dari pabrik pabrik batik di Kota Solo,” terangnya. Sementara Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo mengakui kebersihan pasar perlu ditingkatkan. Menurutnya, dari sembilan pasar yang dijadikan sampel penilaian Adipura memang belum tersentuh penataan. “Kita memiliki 42 pasar, dan 9 yang dinilai belum masuk penataan karena itu akan menjadi

Tempat-tempat yang dijadikan sampel penilaian memang belum tersentuh penataan.
SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengevaluasi tingkat kebersihan di sejumlah fasilitas umum menyusul gagalnya Kota Solo meraih penghargaan Adipura 2010. Untuk melaksanakan tugas tersebut telah dibentuk kelompok kerja (Pokja) di masingmasing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Kita akan menekankan evaluasi di sejumlah titik pantau seperti perumahan, pasar, terminal, stasiun, dan rumah sakit. Masingmasing SKPD sudah membentuk Pokja untuk memantau kebersihan sekaligus penghijauan di setiap wilayah kerja,” terang Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Solo, Sri Adhyaksa, Sabtu (27/11). Dalam penilaian Adipura 2010 sebelumnya, Kota Solo berada di peringkat terendah di antara 12 kota besar di Indonesia. Sejumlah area seperti pasar, tempat pendidikan, stasiun dan terminal, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta perumahan mendapat penilaian buruk dalam pengelolaan sampah. Penghijauan di tempat tersebut juga dinilai masih kurang sehingga Kota Solo gagal dalam mendapatkan penghargaan di bidang lingkungan tersebut. Menurut Adhyaksa, masalah lingkungan di Kota Solo yang ma-

EKONOMI KEMBALI BERDENYUT

ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY

Sejumlah pedagang menjajakan dagangannya di Pasar Butuh yang hanya berjarak sekitar 10 km dari puncak Merapi di Klaten, Sabtu (27/11). Pasar Butuh yang merupakan pusat perekonomian di wilayah tersebut sempat tutup selama satu bulan lebih. Sekarang mulai kembali dibuka meskipun akibat aktivitas Merapi yang masih tergolong tinggi, pasar tersebut hanya diperbolehkan buka hingga pukul 11.00.

Banyak Makanan tak Penuhi Syarat Bakteriologi
M As’adi WONOSOBO — Kabupaten Wonosobo dikenal memiliki banyak ragam produk makanan rumah tangga. Pihak Dinas Kesehatan setempat berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan, sehingga dari sisi kesehatan makanan produk daerah pegunungan ini benar-benar terjamin. Di antaranya, melalui operasi produk olahan industri rumah tangga. “Razia yang kami lakukan terhadap produk olahan rumah tangga itu, dalam rangka peningkatan pengawasan keamanan, mutu dan gizi pangan,” jelas Pelaksana harian Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Drs Suwondo Hartoko, Sabtu (27/11). Pada operasi makanan olahan industri rumah tangga di daerahnya, kata Suwondo, pihaknya menemukan sekitar sebelas jenis makanan yang tidak memenuhi syarat bakteriologis dan kimia. Sampel-sampel produk olahan itu diambil saat razia di pasar, kemudian dilakukan uji laboratorium. “Dari hasil uji laboratorium itu, kami dapati sejumlah makanan tidak memenuhi syarat bakteriologis dan kimia, selanjutkan akan kami beri pembinaan.” Menyingung soal uji laboratorium, Suwondo mengatakan, sampel yang diuji terdiri dari bakteriologis 18 sampel, kimia 17 sampel, kimia pemanis 22 sampel, kimia pengawet empat sampel. Bahkan, ditemukan makanan yang masih menggunakan bahan berbahaya, diantaranya Rhodamin B. Produk-produk yang diujilaborat, didapati dua jenis makanan menggunakan Rhodamin B, menggunakan pengawet yang dilarang dan dinyatakan sebagai bahan berbahaya yaitu formalin, sebanyak dua produk, menggunakan pemanis buatan yaitu Sa ka rin dan Siklamat, tanpa mencantumkan kadar dan ke gunaannya sebanyak tujuh produk, serta tidak memenuhi syarat bakteriologis sebanyak dua produk. Sampel-sampel makanan tersebut, kata Suwondo, sebagian besar diambil dari Pasar Induk Wonosobo dan Pasar Sapuran. “Selain di kedua tempat itu, sampel yang diuji juga kita ambil dari pusat-pusat jajan di kota ini,” katanya menambahkan. Dalam peningkatan dan pengawasan keamanan, mutu serta gizi pangan, termasuk jajanan produk-produk rumah tangga di Wonosobo, Dinas Kesehatan terus melakukan pembinaan dengan cara persuasif. Jika didapati produk makanan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan, produsen diminta tidak memproduksi lagi, atau menjual produk makanan yang terindikasi mengandung bahan-bahan berbahaya. “Mereka kita minta membuat surat pernyataan. Sedangkan sisa barang yang dinilai mengandung bahan-bahan itu, kita minta mereka menyerahkan kepada petugas dengan sukarela untuk dimusnahkan,” katanya. Sebagai imbal baliknya, untuk menekan maraknya peredaran produk pangan yang yang tidak sesuai dengan ketentuan, Dinas Kesehatan setempat melakukan pembinaan kepada industri rumah tangga, tentang cara produksi pangan yang baik. Di Kabupaten Wonosobo, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata, produk makanan kecil serta makanan khas, bagai jamur di musim hujan. Sehingga Pemkab, melalui dinas terkait memandang perlu adanya kontrol makanan yang ketat.
■ ed: heri purwata

pekerjaan rumah kami selanjutnya,” ujarnya. Subagiyo mengatakan DPP telah membentuk tim Adipura yang diterjunkan ke setiap pasar. Tim tersebut bertugas untuk memantau kebersihan pasar. “Mereka bekerjasama dengan setiap lurah pasar untuk memantau kebersihan sekaligus memotivasi pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan,” terangnya. Sebelumnya, Kota Solo dinyatakan gagal meraih penghargaan Adipura pada tahun 2010. Bahkan peringkat Kota Bengawan berada di urutan terbawah, yakni peringkat 12 dari 12 kota yang masuk dalam kategori kota besar yang dinilai dalam penghargaan tersebut. Informasi tersebut diperoleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dari Kementerian Lingkungan Hidup setelah dilakukan penilaian dalam penghargaan Adipura. Menurut Wakil Walikota (Wawali) Solo FX Hadi Rudyatmo, terkait kegagalan tersebut, perlu ada pembenahan dalam berbagai bidang. “Keberhasilan meraih penghargaan Adipura memang tidak menjadi ambisi kami, dan bukan tujuan utama Pemkot dalam melaksanakan pembangunan kota. Namun memang perlu ada berbagai hal yang harus mulai dibenahi, terlebih karena saat ini peringkat Kota Solo berada di paling bawah di antara kota-kota besar lainnya yang dinilai dalam penghargaan tersebut,” ungkap Rudy, sapaan akrab Wawali, ketika ditemui wartawan di Bale Tawangarum Kompleks Balaikota Solo, beberapa waktu lalu. Rudy mencatat beberapa persoalan antara lain tempat pembuangan sampah (TPS). ■ ed: heri purwata

Konsorsium Bank Danai Renovasi Pasar
Nuraini SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menggagas pembentukan konsorsium bank untuk membiayai renovasi Pasar Klewer Solo. Langkah itu akan diambil menyusul adanya penolakan sejumlah pedagang jika renovasi Pasar Klewer diserahkan ke investor. “Kalau tidak mau investor, kita akan carikan sumber dana lain. Pemkot bisa buatkan konsorsium bank yang terdiri tiga sampai lima bank. Nantinya mereka menyediakan pinjaman yang bisa diangsur pedagang,” ujar Wali Kota Solo, Joko Widodo (Jokowi), di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), akhir pekan lalu. Jokowi yakin sumber dana tersebut tidak akan memberatkan para pedagang. Pemkot akan mengupayakan agar pedagang dapat mengangsur dalam jangka waktu yang relatif lama. “Langkah Pemkot itu agar beban pedagang tidak terlalu berat. Tapi kita tetap melihat maunya pedagang seperti apa,” ujarnya. Diakuinya, rencana renovasi Pasar Klewer mendapat respon beragam dari para pedagang. Untuk itu, pihaknya masih menunggu kesepakatan di antara pedagang terkait renovasi tersebut. “Ada pedagang yang setuju dan ada yang tidak. Kita akan ajak bicara kedua belah pihak, agar ditemukan solusi terbaik, “ ujarnya. Terkait renovasi tersebut, Pemkot berencana menambah dua lantai di Pasar Klewer. Gedung Pasar Klewer akan ditambah lantai basement dan satu lantai di bagian atas. “Gambarannya seperti itu. Kita akan menata semua yang ada di Pasar Klewer, baik pedagangnya juga fasilitasnya, “ ungkap Jokowi. Sementara Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyatakan kesanggupannya untuk mencari sumber dana bantuan dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, sumber dana tersebut bisa diusahakan setelah pedagang menyetujui renovasi tersebut. “Sumber dana renovasi Pasar Klewer bisa lebih dari satu. Selain pinjaman dari bank, kita akan cari dari bantuan dari Pemerintah Pusat. Yang penting pedagang setuju dulu, nanti soal dana, Pemkot yang akan mencari solusi,” katanya. Rudy menambahkan Pemkot juga berencana menambah jumlah kios di dalam Pasar Klewer. Dengan luas sekitar 1,4 hektare, pedagang yang menempati lebih dari 2.000 orang. “Kita akan tambah kios untuk pedagang yang berada di pelataran pasar,” ungkapnya.
■ ed: heri purwata

REPUBLIK
RENTAL MOBIL
MJ Rent Avanza APV Kjang Inova Travelo ELF Mobil Manten Xenia Bus 7876569, 6656331, 632609, 08157994844 Stir Mobil Murah: Membantu Perpnj STNK, H:ULTRA 625420,Jl.Monjali87 487705 Nanggulan Maguwoharjo Sleman

AHLI SUMUR

ris Ba
KONVEKSI HANDPHONE

■ Terjangkau Harganya ■ Luas Peredarannya ■ Cepat Lakunya

Pemasangan Iklan Hubungi Bagian Iklan Telp. (0274) 541 582 dan (0274) 3050444.

INFORMASI
d’Orange Java Souvenir.Sedia Grosir Batik, Fashion, Asesoris. Jl Parangtritis no.108 Yogya Telp 8363907, 7476562

PELUANG USAHA
Peluang Agen Umroh-Haji DP 2,6 Jt Ajak 2 Jamaah Rp.2,750 Jt,Bns Umroh H.Ust.Ihsan 02718012396 087836629444

P.ISMAIL dari Blawong.Telp. 7806713/ 7885656.Ahli Sumur Bor,Sedot WC, Sal Buntu,Psg/Servis Pmp Air

AHLI POMPA AIR
Specialis Pompa air,Servis,Gali,Suntik Bor dalam 20-200m.Psg anti petir. Garansi.Telp.02748397624/0819037 52240

Pusat Produksi Kaos Trmurah Psn Skrg Bsk Jd,Kaos Bola-Volly-TrainingTo p i - B a j u - J a k e t - R o m p i SeragamSekolah-Batik-Bj Srgm Pramk &Prlngkpnnya-Sablon Pyung-GlasPiring-Mug-Bordir Komp-Slndang-Tas Skolah-TasKntr Dll,Cristal Jl Kauman 23 T:385852

BerlanggananK A REPUBLI
Hubungi (0274) 541582

LOWONGAN
BMT Bth staff Marketing. Berpengalaman, Lamaran Lengkap dikirim ke KJKS ASABA Jl.Bumirejo 27C Pdk payung Semarang 50265

KOMPUTER
Dicari hdp/mati LAPTOP, cpu, lcd proyektor, tv, mb, pro,print, spk, borongan/ satuan. Djmpt.T. 6948292, 0819846408

SKRIPSI
Siap Bantu Skripsi,Tesis&Desertasi semua jur.Era Jl.Janti Gedongkuning Blk STTL T.551461/0818277603

Service HP, Repair-Unlock,GSMCDMA-HP Cina,Segala Kerusakan.Al Hidayah Phone Ser vice Gamping 9591414

ARSITEK
CV.Art Chietra Arsitektural Desain, Bangun/Renovasi (Exterior/Interior) Ditangan Arsitek (0274-49618494)

Materi iklan dapat dikirim dalam bentuk CD atau E-mail: republikbaris@gmail.com, sebelum pukul 15.00 WIB

Informasikan Kegiatan Anda
(0274) 566028, 541582 (faks) yogyarepublika @gmail.com

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful