MAKALAH IDENTITAS PERJUANGAN MUHAMMADIYAH

NAMA : TIYA R. ARIYANI NIM : 2010.1317

STIKES MUHAMMADIYAH SURAKARTA

dan mendobrak praktik dan pemikiran Islam yang jumud (statis. oleh karena itu identitas perjuangan Muhammadiyah disebut sebagai gerakan Islam. dilihat dari pemikiran dan pengamalan keagamaan. Kyai Haji Ahmad Dahlan sang mujaddid. Gerakan Muhammadiyah bahkan memiliki karakter sebagai tajdid sebagaimana dipelopori pendirinya.LATAR BELAKANG Identitas persyarikatan Muhammadiyah. Dakwah dan Tajdid. sebagaimana tersurat dalam Al-Quran Surat Ali Imran 104. sebagaimana yang tercantum dalam anggaran dasar Muhammadiyah pasal 1 ayat 1 dinyatakan sebagai gerakan Islam dan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Berakidah Islam dan bersumber pada al-Qur’an dan Sunnah. Dakwah dilakukan untuk menyuruh pada yang ma’ruf (al-amr bi al-ma’ruf) dan mencegah dari yang munkar (al-nahyu ‘an al-munkar). Namun demikian. Lngkah-langkah dakwah dan tajdid Muhammadiyah tersebut tercermin dalam kepeloporan mendirikan sekolah Islam modern. Muhammadiyah sejak berdiri tahun 1912 telah menentukan jatidiriya sebagai gerakan Islam yang melaksanakan dakwah dan tajdid. penyantunan anak-anak yatim dan miskin melalui gerakan Al-Ma’un. pelayanan kesehatan dan kesejahteraan dengan mendirikan PKU (Penolong Kesengsaraan Oemoem. Muhammadiyah tidak hanya dikenal sebagai gerakan Islam dan dakwah. tetapi juga sebagai gerakan Tajdid. Ketiga identitas tersebut akan dibahas dalam paparan berikut: PEMBAHASAN 1. Gerakan Muhammadiyah yang berkarakter dakwah dan tajid tersebut dilakukan melalui sistem organisasi (jami’yyah) dan bersifat ekspansi . kini Pembina Kesejahteraan Umat). beku) dengan ijtihad. Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam.

Di situlah watak dinamis sekaligus karakter Muhammadiyah sebagai sebuah gerakan (harakat al-Islamiyyah).(penyebaran. gerakan Muhammadiyah dalam perkembangan sejarahnya tetap konsisten sebagai gerakan tajdid yang sering pula disebut gerakan modernisme Islam. Muhammadiyah melakukan gerakan ”ruju ila al-Quran wa al-Sunnah” (Kembali pada Al-Quran dan Al-Sunnah). yang melahirkan berbagai keberhasilan dalam memperbarui kehidupan umat dan bangsa. yaitu (1) Membersihkan Islam di Indonesia dari pengaruh dan kebiasaan yang bukan Islam. . Dengan empat hal tersebu Muhammadiyah kemudian bergerak secara dinamik sebagai gerakan tajdid. dan sejak 1914 bahkan untuk seluruh Indonesia. (2) Reformulasi doktrin Islam dengan pandangan alam pikiran modern. (3) Reformulasi ajaran dan pendidikan Islam. perluasan). bukan semata-mta untuk pemurnian belaka. Dari perjalanan awal Muhammadiyah tersebut maka jelas sekali karakter yang kuat dari Persyarikatan. ”menyebarluaskan ajaran Kanjeng Nabi Muhammad ke seluruh wilayah karesidenan Yogyakarta”. tetapi sekaligus pembaruan dalam menjawab dan memandu kehidupan di tengah perkembangan zaman. Dalam kaitan inilah maka jika disimpulkan terdapat empat hal pokok yang menjadi ciri kelahiran dan kehadiran Muhammadiyah. Sedangkan dimensi perluasan tersurat sebagaimana tujuan awal Muhammadiyah. Kata-kata ”waltakum minkum ummatun” dalam Ali Imran 104 yang sering disebut sebagai ”ayat Muhammadiyah”. dan (4) Mempertahankan Islam dari pengaruh dan serangan luar. Kendati tidak selalu kontroversial. merupakan pemaknaan baru mengenai kepentingan menggerakkan Islam melalui oranisasi atau persyarikatan. yaitu sebagai Gerakan Islam yang menjalankan dakwah dan tajdid melalui sistem organisasi yang selalu dinamis dan berkemajuan. Muhammadiyah telah hadir sebagai gerakan yang menyebarluaskan Islam yang berkemajuan dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip Islam yang kokoh berdasarkan Al-Quran dan Sunnah shahihah (maqbulah).

ideologi/identitas.w.Dengan gerak dawah dan tajdid yang dirintisnya. Dirasakan di tubuh Muhammadiyah masih terdapat kekurangan yang memerlukan penguatan kembali. dan visi gerakan. suatu gerakan pembaruan yang memajukan bangsa dengan prinsip-prinsip keIslaman yang tetap kokoh. (5) Melemahnya kekuatan Ranting sebagai basis gerakan. selain berkiprah dalam setiap babakan sejarah perjuangan. Karena itu diperlukan peneguhan kembali dan perluasan gerakan Muhammadiyah. dengan memberantas keterbelakangan dan membawa pada kemajuan. memperdalam dan memperluas paham agama sesuai dengan manhaj tarjih dan prinsip-prinsip keyakinan Muhammadiyah. Kini dalam usianya jelang satu abad. Muhammadiyah perlu melakukan muhasabah agar mampu meneguhkan kembali sekaligus memperluas gerakannya di tengah perkembangan kontemporer. (2) Penurunan kualitas Amal Usaha dan komitmennya pada misi Persyarikatan. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan Al- . Islam merupakan hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul sejak Adam alaihissalam hingga Rasul akhir zaman Muhammad s. Karena itu tidak berlebihan jika Muhammadiyah kemudian diberi predikat sebagai gerakan reformis atau modernis. Muhammadiyah telah mempengaruhi dinamika dan kemajuan umat serta bangsa. Muhammadiyah telah memelopori kebangunan kembali Islam di Indonesia. menjamin kesejahteraan/keselamatan hidup maeriil dan spirituil. Beberapa langkah atau upaya peneguhan dan penyebarluasan kembali gerakan Muhammadiyah dapat dilakukan: 1) Pertama. duniawi dan ukhrawi. di antara masalah yang kini dialami antara lain: (1) Melemahnya spirit. selain memberi sumbangsih nyata dalam amal-amal kebajikan. Dalam kehidupan bangsa. (3) Kurang responsif terhadap masalah dan keadaan di sekitar (problem sosial dan kebangsaan).a. (4) Tarik-menarik paham pemikiran dan sikap keagamaan. Dalam kehidupan umat Islam.

Pemikiran-pemikiran formal dalam Muhammadiyah tersebut sebenarnya sangat kaya dan luas dimensinya. dan mu’amalat-dunyawiyah. Khittah. meneguhkan kembali ideologi gerakan. ibadah. antara lain Muqaddimah Anggaran Dasar..a. dan lainlain. Dalam suasaan peluruhan ideologis semacam itulah maka muncul gejala ”menduakan” atau ”mentigakan” Muhammadiyah.w. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. (2)Hidup manusia bermasyarakat. dengan menggunakan akal pikiran yang sesuai dengan jiwa ajaran Islam. (4) Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam dalam masyarakat adalah kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ihsan kpd kemanusiaan. akhlak. (6) Melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi. Sebagai contoh bagaimana memahamkan kembali Muqaddimah AD Muhammadiyah sebagai kerangka pemikiran ideologi Muhammadiyah. (5) ‘Ittiba kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad s. 2) Kedua. yang substansinya terdiri atas enam hal fundamental yaitu (1) Hidup manusia harus berdasar tauhid. dan taat kepada Allah. sehingga terjadi pelonggaran atau peluruhan ideologis. Kepribadian. Langkah ini menyangkut usaha menanamkan kembali pemahaman dan pemnghayatan atas nilainilai formal gerakan yang menjadi basis ideologis. Matan keyakinan dan Cita-cita Hidup. Demikian pula tentang Matan Keyakinan. Pemikiran-pemikiran ideologis dan strategis tersebut seperti kurang dipahami oleh sebagian kalangan dalam Persyarikatan. Ada sementara orang . namun belakangan kurang digali dan dipahami oleh warga Persyarikatan.Quran dan Sunnah Rasul. (3) Mematuhi ajaran-ajaran agama Islam dengan keyakinan bahwa ajaran Islam itu satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia akhirat. Pemikiran-pemikiran ideologis Muhammadiyah tersebut kini perlu ditanamkan kembali agar menjadi alam pikiran sekaligus pola orientasi gerakan yang kokoh. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang komprehensif meliputi aqidah. ibadah.

Muhammadiyah tidak boleh manjadi sasaran empuk mobilisasi dan politisasi pihak luar. 3) Ketiga.Muhammadiyah lebih tertarik dengan gerakan lain tetapi tetap ”berumah” dalam Muhammadiyah. tidak berpolitik praktis. strategi. Pemahaman wawasan dakwah dan tajdid akan mempengaruhi orientasi dan model akasi gerakan di berbagai tingkatan. Gerakan Muhammadiyah harus dipelihara. 4) Keempat. dan bernegara. Dengan tidak terlibat dalam politik praktis (real politics. apalagi yang merugikan perjuangan Persyarikatan serta kemaslahatan umat dan bangsa. bukan berarti apatis terhadap keadaan. Namun. Muhammadiyah bahkan harus memainkan peran-peran moralnya dalam kehidupan bermasyarakat. Muhammadiyah juga dapat terhindar dari konflik yang daapt merusak sendi-sendi gerakannya. dan mengembangkan kehidupan. memperbarui. dan aplikasi dakwah serta tajdid di tengah dinamika kehidupan umat. serta tidak terlibat dalam politik praktis. bangsa. dan dihidupkan oleh mereka yang memahami Muhammadiyah luar-dalam agar tidak salah arah. low politics. peta. termasuk amal usaha. lebih-lebih pimpinan Muhammadiyah memahami kembali prinsip. dan dunia global yang penuh tantangan. meneguhkan garis perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang bergerak di bidang dakwah dan tajdid. dirasakan langsung masyarakat. visi. Muhammadiyah sungguh memerlukan visi dakwah dan tajdid yang lebih menyeluruh agar tidak tertinggal dari pihak lain dan bahkan dapat menjadi kekuatan paling depan dalam memperbaiki. dikembangkan. berbangsa. memperdalam dan memperluas wawasan dakwah dan tajdid. politik kekuasaan) maka Muhammadiyah dapat bergerak leluasa ke segala penjuru dan golongan masyarakat untuk mengemban misi dakwah dan tajdid. mengembangkan model-model kegiatan/aksi. dan . Bagaimana segenap warga. yang semakin berkualitas. 5) Kelima. Karenanya sungguh diperlukan meneguhkan kembali ideologi gerakan secara kuat dan cerdas.

Muhammadiyah juga dapat didinamisasi sebagai sebuah gerakan. amal usaha haruslah berada dalam sistem gerakan Muhammadiyah. bahkan Muhammadiyah dapat berkiprah lebih optimal di tengah denyut kehidupan umat. Dengan etos jihad dan amal dalam makna dan cakupan yang luas. Gerakan aksi ini harus menyebarluas hingga ke akar rumput agar umat kita selain terjaga akidahnya juga dapat digerakkan ke arah kemajuan. sehingga kehadiran Muhammadiyah dapat dinikmati langsung oleh umat dan masyarakat luas. Dengan menggerakkan jihad dan amal maka seluruh potensi Muhammadiyah dapat dibangkitkan. Amal usaha itu milik Muhammadiyah. sedangkan Muhammadiyah merupakan gerakan Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. bangsa. dan dunia sesuai dengan misi dakwah dan tajdid yang diembannya. Jihad dan amal tidak statis. Jangan biarkan amal usaha itu lepas dari komitmen dan kewajiban mengemban misi Persyarikatan. Siapapun yang diberi amanat memimpin amal usaha Muhammadiyah. serta membawa Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin.menyangkut denyut nadi umat serta masyarakat luas sebagaimana selama ini menjadi ciri khas Muhammadiyah. . meningkatkan kualitas sekaligus menjadikan amal usaha Muhammadiyah sebagai pelaksana misi dakwah serta tajdid Muhammadiyah di tingkat aksi nyata. menggerakkan/membangkitkan kembali etos jihad dan amal fisabilillah untuk tegaknya kehidupan ”baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”. karena watak jihad dan amal memang bersifat dinamis. 7) Ketujuh. Jangan biarkan pula amal usaha itu hanya sekadar jadi lading bagi pencari nafkah dan mobilitas diri tanpa kaitan dengan komitmen perjuangan menjalankan misi dan kepentingan Muhammadiyah. 6) Keenam. Karena itu. Muhammadiyah senantiasa beramal kebajikan dalam berbagai langkah sebagai wujud dari ikhtiar mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Kembangkan seluruh program dan kegiatan ke dunia nyata.

Organisasi Otonom juga dituntut untuk semakin terfokus pada gerakannya sehingga dapat menjadi pilar gerakan Muhammadiyah. IMM. kaderisasi. Organisasi Otonom Muhammadiyah yaitu Aisyiyah. Jangan jadikan amal usaha terasing dari Persyarikatan. . Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Kini gerakan Aisyiyah bahkan sangat energik di tingkat bawah. mendinamisasi gerakan Organisasi Otonom Muhammadiyah sebagai pelopor. Karena itu diperlukan sinergi dan kerjasama secara terintegrasi. pelangsung. IRM. Pemuda Muhammadiyah. Nasyiatul Aisyiyah. Aisyiyah termasuk pelopor kebangkitan kaum perempuan muslimah di negeri ini. penyempurna gerakan. Di sinilah seluruh pimpinan Persyarikatan. termasuk terasing dari kader Muhammadiyah. keberadaan dan peranannya sangatlah penting. termasuk pimpinan amal usaha. dan kepentingan Persyarikatan. sebagaimana hal serupa diperlukan oleh Muhammadiyah sebagai gerakan induknya. dituntut untuk memberi ruang sekaligus mengakomodasi kader dan kepentingan program organisasi otonom Muhammadiyah. Ciri dari ketajdidan Muhammadiyah antara lain karena melahirkan gerakan Islam perempuan yang bernama Aisyiyah. Tidak kalah pentingny Organisasi Otonom Muhammadiyah harus menjadi kekuatan penyangga dan pewaris misi dan ideologi gerakan secara kuat dan militan.haruslah mengembangkannya sesuai dengan ruh. Dalam hal ini sebagai prioritas. dinamisasi. 8) Kedelapan. Aisyiyah juga memerlukan orientasi dan aksi gerakan yang semakin terfokus. Aisyiyah memerlukan pengembangan atau penguatan aspek visi atau wawasan. dan pengembangan gerakan Muhammadiyah sesuai dengan fokus gerakannya. Karena itu diperlukan revitalisasi gerakan Aisyiyah. Khusus Aisyiyah sebagai organisasi otonom khusus. misi. efisiensi. dan Hizbul Wathan Muhammadiyah berfungsi sebagai kekuatan dan faktor efektivitas. Amal usaha Muhammadiyah bukan ladang pencarian nafkah dan mobilisasi individual orang perorang yang tidak ada kepentingannya dengan misi Persyarikatan.

Maksud gerakanya ialah Dakwah Islam dan Amar Ma'ruf nahi Munkar yang ditujukan kepada dua bidang: perseorangan dan masyarakat . dan yang kedua kepada yang belum Islam. orientasi terfokus. bersifat seruan dan ajakan untuk memeluk agama Islam. Tapak Suci. dan militansi yang semakin kuat agar menjadi penggerak di bidangnya masing-masing secara saling sinergi dan terpadu dalam rumah besar gerakan Muhammadiyah. 2. Muhammadiyah adalah persyarikatan yang merupakan Gerakan Islam. Nasrun min Allah wa fathun qarib. M. Dengan melaksanakan dakwah Islam dan amar ma'ruf nahi munkar dengan caranya masing-masing yang sesuai. IMM. IRM. Gerakan Amal Ma’ruf Nahi Munkar. yaitu mengembalikan kepada ajaran Islam yang asli dan murni. Tafsir Perubahan Sosial". ialah kepada masyarakat. Dakwah dan Amar Ma'ruf nahi Munkar pada bidang pertama terbagi kepada dua golongan: Kepada yang telah Islam bersifat pembaharuan (tajdid). Muhammadiyah menggerakkan masyarakat menuju tujuannya. Adapun da'wah Islam dan Amar Ma'ruf nahi Munkar bidang kedua. bersifat kebaikan dan bimbingan serta peringatan. dan Hizbul Wathan memerlukan revitalisasi. Djandra menyebutkan. ialah "Terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya" 3. Nasyiatul Aisyiyah. Gerakan Tajdid Muhammadiyah. Kesemuanya itu dilaksanakan dengan dasar taqwa dan mengharap keridlaan Allah semata-mata. Demikian pula bagi organisasi otonom Muhammadiyah lainnya yaitu Pemuda Muhammadiyah. Prof. H. Dr. Kehidupan . Pada acara bertemakan "Epistemologi Gerakan Tajdid Muhammadiyah.sehingga menjadi pilar penting bagi Muhammadiyah.

dan sosial politik. Pencerahan artinya: penjelasan ulang dalam bentuk kemasan yang lebih baik dan sesuai dg ajaran2 agama yg pernah diungkap oleh para pendahulu. Dan perubahan itu ada yang bersifat progressif revolusioner. Tajdid pada intinya adalah menemukan kembali substansi agama untuk diberi pemaknaan baru dalam pengungkapannya dalam suatu konteks baru yang berubah. Lebihlebih lagi pada wilayah paham keagamaan dan kemasyarakatan seperti pendidikan. Ada kesinambungan antara masa lampau. Hal ini membuktikan bahwa dalam diri manusia tidak berada dalam ruang yang kosong dan statis.Perubahan sesuatu yang alami dan dikehendaki manusia maupun tidak. Berdasarkan hal itulah Muhammadiyah sebagai gerakan Islam AMNM memposisikan dirinya sebagai gerakan tajdid dituntut untuk melakukan refleksi diri serta memperbaharui tekad orientasi dan gerakan di masa mendatang. . masa kini. Pembaharuan maksudnya. dan masa yang akan datang. Karena itu dalam pergumulan eksistensi umat Islam sebagai khalifah fil ardh umat Islam senantiasa berhadapan dengan perubahan internaleksternal sehingga mustahil untuk menutup diri dan pura-pura tidak tahu akan adanya perubahan yang terjdi. Tajdid artinya Pencerahan dan pembaharuan yang mencakup aspek yang sangatluas. mempersembahkan sesuatu yang benar-benr baru yang belum pernah diungkap sebelumnya. Apa yang diungkap pada masa dahulu boleh jadi ditolak karena kurang lengkapnya argumentasi atau belum siapnya masyarakat ketika itu menerimanya.adalah perubahan.Untuk dapat melakukan peran tersebut Muhammadiyah harus melakukan Tajdid.ekonomi. kebudayaan.

Prof. 2010. Dr. . aqidah. Muhammadiyah Studies. akhlak. 2009. dan kebodohan pada masyarakat bawah melalui berbagai program yang dikembangkan Muhammadiyah. Djandra. Muhammadiyah membentuk suatu majelis yang khusus mengurusi bidang perekonomian. 2006. Meneguhkan Dan Menyebarluaskan Kembali Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam. Universitas Ahmad Dahlan. Google. M. keterbelakangan. H. Epistemologi Gerakan Tajdid Muhammadiyah.KESIMPULAN Muhammadiyah dalam memahami ajaran Islam membaginya kepada empat. Edy Supriatna Sjafei. Muhammadiyah dan Gerakan Amar Ma`ruf Nahi Munkar. Antara News. Dalam hal Muamalah yang menjadi pokok perhatian di antaranya adalah mengenai bisnis. ibadah dan muamalah duniawiyat. Menurut paham Muhammadiyah bahwa masalah bisnis mesti diperhatikan umat Islam. Tafsir Perubahan Sosial. Oleh sebab itu. Gogle. Muhammadiyah juga merumuskan tujuan ekonomi adalah terciptanya kehidupan sosial ekonomi umat yang berkualitas sebagai benteng atas problem kemiskinan. DAFTAR PUSTAKA Haedar Nashir. Google.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful