P. 1
tugas pak orie

tugas pak orie

|Views: 1,010|Likes:
Published by Eeng Dwi Aringga

More info:

Published by: Eeng Dwi Aringga on Dec 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.1 Dimana motor digunakan
  • 1.2 Bagaimana sebuah motor bekerja
  • 2.1.1 Motor DC sumber daya terpisah/ Separately Excited
  • 2.1.2 Motor DC sumber daya sendiri/ Self Excited: motor shunt
  • 2.1.3 Motor DC daya sendiri: motor seri
  • 2.1.4 Motor DC Kompon/Gabungan
  • 2.2.1 Motor sinkron
  • 2.2.2 Motor induksi
  • 3.1 Efisiensi motor lisrik
  • 3.2.1 Mengapa mengkaji beban motor
  • 3.2.2 Bagaimana mengkaji beban motor
  • 3.2.3 Pengukuran daya masuk
  • 3.2.4 Contoh
  • 4.1 Mengganti motor standar dengan motor yang energinya efisien
  • 4.2 Menurunkan pembebanan yang kurang (dan menghindari motor yang
  • 4.3 Ukuran motor untuk beban yang bervariasi
  • 4.4 Memperbaiki kualitas daya
  • 4.5 Penggulungan Ulang
  • 4.6 Koreksi faktor daya dengan memasang kapasitor
  • 4.7 Meningkatkan perawatan
  • 4.8.1 Motor dengan beberapa kecepatan
  • 4.8.2 Penggerak kecepatan variable/ Variable Speed Drives (VSDs)
  • 4.8.3 Penggerak arus searah (DC)
  • 4.8.4 Penggerak motor AC dengan gulungan rotor (motor induksi cincin geser)
  • 5. DAFAR PERIKSA OPSI
  • 6. LEMBAR KERJA

Diagram P ± V

A pressure volume diagram (or P-V diagram, or volume-pressure loop)[1]) is used to describe a thermal cycle involving the following two variables:
y y

Volume (on the X axis) Pressure (on the Y axis)

This is in fact enough information to fully describe a simple system from a thermodynamic standpoint. The diagrams are useful when one wants to calculate the work done by the system, the integral of the pressure with respect to volume. One can often quickly calculate this using the PV diagram as it is simply the area enclosed by the cycle. In cardiovascular physiology, the diagram is often applied to the left ventricle, and it can be mapped to specific events of the cardiac cycle. PV loop studies are widely used in basic research and preclinical testing, to characterize the intact heart's performance under various situations (effect of drugs, disease, characterization of mouse strains)

The sequence of events occurring in every heart cycle is as follows. The figure shows a PV loop from a real experiment; letters refer to points.
y

y

y y y y

y y

A is the end-diastolic point; this is the point where contraction begins. Pressure starts to increase, becomes rapidly higher than the atrial pressure, and the mitral valve closes. Since pressure is also lower than the aortic pressure, the aortic valve is closed as well. Segment AB is the contraction phase. Since both the mitral and aortic valves are closed, volume is constant. For this reason, this phase is called isovolumic contraction. At point B, pressure becomes higher than the aortic pressure and the aortic valve opens, initiating ejection. BC is the ejection phase, volume decreases. At the end of this phase, pressure lowers again and falls below aortic pressure. The aortic valve closes. Point C is the end-systolic point. Segment CD is the isovolumic relaxation. During this phase, pressure continues to fall. The mitral valve and aortic valve are both closed again so volume is constant. At point D pressure falls below the atrial pressure and the mitral valve opens, initiating ventricular filling. DA is the diastolic filling period. Blood flows from the left atrium to the left ventricle. Atrial contraction completes ventricular filling.

As it can be seen, the PV loop forms a roughly rectangular shape and each loop is formed in an anti-clockwise direction. Very useful information can be derived by examination and analysis of individual loops or series of loops, for example:
y

the horizontal distance between the top-left corner and the bottom-right corner of each loop is the stroke volume[2]

y

the line joining the top-left corner of several loops is the contractile or inotropic state[3].

See external links for a much more precise representation. Perbedaan Diesel dan Otto Perhitungan secara teori pada siklus ideal akan mencakup 4 proses ialah kompresi, ekspansi, pemanasan, dan pendinginan. Gambar berikut adalah diagram tekananvolume (P-V) siklus ideal motor 4 langkah volume tetap (siklus Otto).

Gambar 4. Diagram P-V pada siklus Otto Langkah 0-1 adalah langkah isap, langkah 1-2 adalah langkah pemampatan, garis 2-3 adalah pembakaran secara cepat yang menghasilkan pemanasan gas pada volume konstan, langkah 3-4 adalah langkah ekspansi gas panas, sedang segmen 4-1 turunnya tekanan secara tiba-tiba karena dibukanya katup buang. Setelah itu gas dibuang pada langkah 1-0. Asumsi yang digunakan pada siklus seperti pada gambar di atas beserta penjelasannya adalah sebagai berikut: 1. Langkah isap (0-1) dan langkah buang (1-0) dianggap sebagai proses tekanan tetap. 2. Langkah pemampatan (1-2) dianggap berlangsung secara adiabatik, karena proses tersebut berlangsung sangat cepat sehingga dianggap tidak ada panas yang sempat keluar sistem.

3. Proses pembakaran (garis 2-3) dianggap sebagai pemasukan (pengisian) kalor pada volume konstan. 4. Langkah kerja (3-4) dianggap juga berlangsung adiabatik. Penjelasan sama dengan nomor 2. 5. Proses penurunan tekanan karena pembukaan katup buang (garis 4-1) dianggap sebagai pengeluaran (pembuangan) kalor pada volume tetap. 6. Fluida kerja dianggap gas ideal sehingga memenuhi hukum-hukum gas ideal. Sesuai hukum 1 termodinamika, kesetaraan panas dan gerak dapat dituliskan sebagai persamaan energi sebagai berikut: Q = ( U + W «««««««..(9) Dengan Q = panas yang keluar atau masuk sistem (joule) U = perubahan energi dalam( (joule) W = kerja yang diberikan sistem (joule). Rancangan motor bakar diinginkan agar mampu mengubah sebanyak-banyaknya energi panas menjadi gerak. Untuk itu diperlukan pengetahuan teori mengenai efisiensi sistem tersebut. Dalam hal ini, efisiensi dari siklus Otto ialah: e = W / Qin«««««««.(10) dengan Qin ialah panas yang dimasukkan ke dalam sistem. Pada siklus di atas ( U = 0, karena pada akhir siklus posisi grafik kembali ke titik semula (atau keadaan fluida pada akhir siklus sama seperti pada awal siklus), sehingga W = Qin ± Qout ««««««..(11) dengan Qout ialah panas yang dikeluarkan dari sistem. Dengan demikian, efisiensi siklus akan sebesar

Persamaan penambahan panas pada volume konstan pada siklus di atas ialah:

2. Dari persamaan di atas terlihat bahwa efisiensi siklus ideal Otto akan sebanding dengan perbandingan kompresi dan tidak tergantung pada besarnya pemasukan dan pengeluaran panas. Siklus otto dan diesel 1. sehingga Dengan demikian maka Sehingga efisiensi siklus pada persamaan (a) akan menjadi Dalam hal in r = V 1/V2 adalah perbandingan kompresi motor.V2.siklus otto . 3.Qin = M cv (T3 ± T2) Sedang pengeluaran panas pada volume tetap ialah Qout = M cv (T4 ± T1) Dengan cv ialah panas spesifik udara pada volume tetap. sehingga dan Sedangkan dari grafik terlihat bahwa V1 = V4 dan V3 =.) Sehingga efisiensi siklus ialah Proses 1-2 dan 3-4 adalah adiabatik. dan 4 pada persamaan di atas adalah sesuai dengan titik-titik pada grafik dalam gambar 4 di atas. (Notasi 1.

tetepi hanya busi pemanas saja. 2.dan yang terakhir gas tersebut di buang keluar seiring pisto n akan naik kembali k TMA. Mobil dan sepeda motor berbahan bakar bensin (Petrol Fuel) adalah contoh penerapan dari sebuah siklus Otto.Pada siklus diatas di jelaskan langkah pertama yaitu langkah kompresi. siklus diesel Siklus diesel sebenarnya prosesnya hamper mirip dengan mesin otto Cuma yang membedakan pada diesel tidak ada busi.-Siklus otto Siklus Otto adalah siklus thermodinamika yang paling banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Secara thermodinamika. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat diagram tekanan (p) vs temperatur (V) berikut: .kemudian hasil dari pembaka ran tersebut menghasilkan tenaga atau gaya yang di gunakan untuk menendang piston turun ke TMB.setelah kompresi langkah kedua ialah memasukan bahan bakar selanjutnya langkah ketiga proses pembakaran yang di picu oleh spark plug/busi.dan pada mesin diesel umumnya menganut komresi yang jauh lebih tinggi dari mesin otto. siklus ini memiliki 4 buah proses thermodinamika yang terdiri dari 2 buah proses isokhorik (volume tetap) dan 2 buah proses adiabatis (kalor tetap).

Kerja Siklus 5. Kelvin) V = Volume gas (m^3) r = Rasio kompresi (V1 ± V2) Cv = Panas jenis gas pada volume tetap ( kj/kg K) k = Rasio panas jenis gas (Cp/Cv) f = Rasio bahan bakar / udara Q = Nilai panas bahan bakar (kj/kg) W = Kerja (Joule) n = Putaran mesin per detik (rps) i = Index pengali.5 untuk 4 tak z = Jumlah silinder P = Daya ( Watt ) .Siklus diesel 2 tak Motor diesel dikategorikan dalam motor bakar torak dan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Proses Ekspansi / Langkah Kerja 4. i=1 untuk 2 tak dan i=0. dan dalam satu silinder dapat terdiri dari satu atau dua torak. Proses Kompresi Adiabatis 2. Tekanan Efektif Rata-rata (Mean Effective Pressure) 6.Proses yang terjadi adalah : 1-2 : Kompresi adiabatis 2-3 : Pembakaran isokhorik 3-4 : Ekspansi / langkah kerja adiabatis 4-1 : Langkah buang isokhorik Beberapa rumus yang digunakan untuk menganalisa sebuah siklus Otto adalah sebagai berikut : 1. sehingga torak dapat bergerak bolak -balik . Pada motor diesel ruang bakarnya bisa terdiri dari satu atau lebih tergantung pada tujuan perancangan. energi kimiawi tersebut diperoleh dari proses pembakaran antara bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar. Penggunaan motor diesel bertujuan untuk mendapatkan tenaga mekanik dari energi panas yang ditimbulkan oleh energi kimiawi bahan bakar. Daya Indikasi Motor Dimana parameter ± parameternya adalah : p = Tekanan gas (Kg/m^3) T = Temperatur gas (K. Proses Pembakaran Isokhorik 3. Tekanan gas hasil pembakaran akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak.

3. baik itu motor bensin maupun motor disel. Istilah motor 4 tack dan motor 2 tack adalah istilah dalam bahasa Belanda. . yaitu motor diesel yang menggunakan sistim airless injection (solid injection) yang dianalisa dengan siklus dual dan motor diesel yang menggunakan sistim air injection yang dianalisa dengan siklus diesel sedangkan motor bensin dianalisa dengan siklus otto. Karena prinsip penyalaan bahan bakarnya akibat tekanan maka motor diesel juga disebut compression ignition engine sedangkan motor bensin disebut spark ignition engine. Motor 4 tak adalah motor yang tiap satu kali proses kerjanya memerlukan 4 kali gerakan piston (seker : Belanda. poros engkol : Indonesia).com/category/i-p-t-e-k/motor-pembakaran-dalam/. sedangkan dalam bahasa Indonesia disebut motor 4 langkah dan motor 2 langkah. perhatikan ternyata ada 60. sedangkan pada motor diesel pembakaran terjadi karena kenaikan temperatur campuran udara dan bahan bakar hingga mencapai temperatur nyala akibat kompresi torak. motor diesel dibedakan menjadi dua. misalnya : http://baiuanggara. Proses kerja motor 4 tak dan 2 tak telah banyak sekali dibahas pada situs-situs diinternet. dan kedua jenis motor tersebut ada yang menggunakan proses kerja 4 tak atau atau menggunakan proses kerja 2 tak. cari dengan Google search engine ketikan : ³proses kerja motor pembakaran dalam´. dalam bahasa Inggris disebut four stroke engine dan two stroke engine. Motor 2 tak adalah motor yang tiap satu kali proses kerjanya memerlukan 2 gerakan piston dari TMA ke TMB dan dari TMB ke TMA atau satu kali putaran crank shaft. coba buka salah satu situs. pada motor bensin pembakaran bahan bakar terjadi karena adanya loncatan api listrik yang ditimbulkan oleh dua elektroda busi. Berdasarkan cara menganalisa sistim kerjanya.wordpress. sebagai prime mover (pengerak utama) digunakan internal combustion engine (motor pembakaran dalam). tapi secara umum lebih populer motor 4 tak dan 2 tak. Diagram P-V siklus diesel dua langkah Perbedaan antara motor diesel dan motor bensin yang nyata adalah terletak pada proses pembakaran bahan bakar. torak : Indonesia) dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah) dan dari TMB ke TMA atau dua kali putaran crank shaft (kruk as : Belanda. Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol.(reciprocating). Perbedaan langkah ICE 2tak dan 4tak Didalam dunia otomotif.000 lebih posting yang membahas tentang judul tersebut. Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diub ah menjadi gerak bolakbalik torak pada langkah kompresi.

Kontrusinya rumit. Bahan bakarnya hemat. Dengan pertimbangan konstruksi yang sederhana. 2. maka isu penghematan bahan bakar bersama-sama dengan polusi udara mulai mengemuka. Gas bekasnya lebih bersih (emisinya rendah). Bahan bakarnya boros. Menginjak tahun 2000 dimana cadangan bahan bakar dunia mulai menunjukkan lampu kuning karena demand yang meningkat sedangkan supplai bahan bakar dunia tidak bisa ditingkatkan. sehingga harganya mahal dan perawatannya sulit. 3. hal itu tidak terlalu memberatkan. Konstruksinya sederhana. Selanjutnya dengan melihat karakteristik motor 2 tak yang boros bahan bakar dan tingkat polusinya yang tinggi. sehinga untuk kedua motor ini apabila kapasitas silindernya sama (misalnya sama-sama 100 cc) maka pada putaran kerja yang sama secara teoritis konsumsi bahan bakar motor 2 tak dua kali lebih boros dibandingkan dengan motor 4 tak. maka motor 2 tak banyak diaplikasikan untuk kendaraan roda dua. sedangkan pada motor 2 tak. Gas bekasnya kotor (emisinya tinggi). karena dulu populasi sepeda motor belum terlalu banyak dan juga isu tentang polusi udara belum mendapatkan perhatian secara serius maka pada periode dibawah tahun 1990 popularitas sepeda motor dengan pengerak motor 2 tak cukup tenar di Indonesia. Masalah bahan bakar yang boros. sehingga harganya murah dan perawatannya mudah. Karakteristik motor 4 tak : 1. Memang kita tahu bahwa ada kelemahan yang sangat sensitif sekali terhadap isu yang sudah mengglobal yaitu hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. 3. lalu dimana peran para ilmuwan? Tidakkah bisa dicarikan solusinya? Perbedaan mendasar antara motor 4 tak dengan motor 2 tak : 1. satu kali proses kerja memerlukan 2 kali putaran crank shaft. maka pelan -pelan sepeda motor dengan dengan penggerak motor 2 tak mulai ditingg alkan. Karakteristik motor 2 tak : 1.silahkan pelajari dan silahkan juga kalau mau membuka situs-situs yang lainnya supaya lebih memahami. dengan kapasitas mesin untuk sepeda motor pada umumnya relatif kecil. Tapi apakah memang kita harus meningalkan motor 2 tak dengan menguburkannya dalam kenangan begitu saja? Bukankah bagaimanapun juga motor 2 tak mempunyai kelebihan konstruksinya yang sederhana sehinga biaya produksi murah yang pada akhirnya harga jual juga rendah. satu kali proses kerja hanya memerlukan 1 kali putaran crank shaft. karena adanya klep. Akan tetapi sebetulnya pada waktu mendesain sebuah sepeda motor maka yang . Begitu juga dengan polusi gas bekasnya. 2. Pada motor 4 tak.

semuanya terjadi diatas piston. maka apabila digunakan motor 4 tak tenaga sebesar itu dapat dihasilkan oleh motor dengan kapasitas silinder 100 cc pada putaran kerja 6. semua proses kerja seperti pengisian. Pada motor 4 tak. 3. Pada motor 4 tak. cylinder liner dan crank shaft yang memerlukan pelumasan. Oleh karena itu pelumasan dilakukan dengan cara mencampurkan minyak pelumas/oli pada bahan bakar yang dihisap oleh mesin sehingga sebagian dari minyak pelumas/oli akan menempel pada piston. maka apabila digunakan motor 2 tak seharusnya cukup dengan kapasitas silinder 50 cc pada putaran kerja 6. yaitu perpindahan campuran udara dengan bahan bakar dari ruangan dibawah piston kedalam cylinder diatas piston. Sistim pelumasan ini secara umum dikenal masyarakat dengan istilah ³menggunakan oli samping´. kompresi. Pada motor 2 tak.diperhitungkan adalah tenaga yang diperlukan. Bagaimanapun juga efektifitas sistim pelumasan menggunakan oli samping tidak bisa mengungguli proses pelumasan dari karter mesin. sehingga efisiensi motor 2 tak lebih rendah dari motor 4 tak. cylinder liner dan crank shaft tidak bisa dilumas oleh minyak pelumas/oli yang ada didalam karter. proses kerjanya melibatkan ruangan diatas dan dibawah piston. terjadi didalam proses pembuangan. Artinya apabila direncanakan sebuah sepeda motor dengan kemampuan membawa beban katakan 150 kg didesain agar mampu melaju dengan kecepatan 100 km/jam. Uraian seperti tersebut pada butir 2 dan 3 itulah yang menjawab pertanyaan seperti pada butir 1. overlaping antara proses pembuangan dan pemasukan hanya terjadi beberapa saat yaitu pada fase akhir pembuangan dan awal pemasukan.000 rpm! 2. seluruh proses pembilasan. Pada motor 2 tak. Dengan demikian kemungkinan adanya campuran udara dengan bahan bakar yang langsung terbuang keluar dari cylinder pada waktu overlaping pada motor 2 tak jauh lebih besar dibandingkan dengan motor 4 tak. baru kemudian ditranfer kebagian atas piston selama lubang bilas terbuka. proses pengisan terjadi dengan dihisapnya campuran udara dan bahan bakar kedalam ruangan dibawah piston dahulu. cylinder liner dan crank shaft dapat berlangsung dengan efektif sekali. usaha dan pembuangan. yaitu apabila tenaga yang dibutuhkan sama dan pada putaran kerja yang sama bukankah seharusnya kapasitas motor 2 tak adalah setengah dari kapasitas motor 4 tak? .000 rpm. sehingga bagian bawah piston bebas berhubungan dengan karter yang berisi minyak pelumas/oli akibatnya proses pelumasan pada piston. Dengan demikian piston. seandainya tenaga yang diperlukan untuk itu adalah 8 TK. sedangkan sebagian dari minyak pelumas/oli akan masuk kedalam silinder dan ikut dalam proses pembakaran sehingga mengakibatkan meningkatnya emisi gas buang dari motor 2 tak ini. sehingga ruangan dibawah piston harus merupakan ruang tertutup yang tidak boleh berhubungan dengan karter yang berisi minyak pelumas/oli. Hal ini juga memberikan kontribusi kenapa motor 2 tak boros pemakaian bahan bakarnya.

Pada motor disel. amat sangat memungkinkan sekali! Pada motor jenis disel. bahwa proses kerja motor 2 tak melibatkan ruangan diatas dan dibawah piston. cylinder liner dan cank shaft dapat berlangsung dengan sempurna dan tidak perlu lagi menggunakan oli samping. yaitu proses pembilasan (udara dengan bahan bakar) yang terjadi pada waktu proses pembuangan sedang berlangsung. sudah ada yang menggunakan sistim 2 tak dengan inovasi sistim pembuangan menggunakan exhoust valve dan sistim ³Super charge´ dengan blower untuk pembilasannya sehinga bagian bawah piston dapat langsung berhubungan dengan karter sehinga pelumasan pada piston. sehingga tidak mungkin ada bahan bakar yang hilang selama proses pembilasan dan pembuangan berlansung. Tapi sepeda motor tersebut menggunakan motor 4 tak karena sejak tahun 2000 motor 2 tak mulai ditinggalkan. masuk kedalam exhoust manifold. Dengan sistim pembilasan ³Super charge´ menggunakan blower/fan pada maka bagian bawah piston dapat dibebaskan dari fungsi pembilasan sehingga bagian bawah piston dapat berhubungan dengan karter yang besisi minyak pelumas/oli agar supaya pelumasan pada piston. menggantikan sistim karburator. bahkan sesudah proses pembuangan selesai. bahan bakar diinjeksikan pada akhir langkah kompresi. sehinga pelumasan pada piston cylinder liner dan cank shaft tidak optimal. Penambahan komponen mesin berupa blower/fan untuk untuk pembilasan pada motor . Kembali pada uraian butir 2. apakah memungkinkan melakukan inovasi untuk itu? Dan saya berani menjawab. Kembali pada uraian/kendala butir 3. Dengan meggunakan sistim fuel injection maka pada proses pembilasan hanya ada udara murni saja karena bahan bakar baru diinjeksikan kedalam silinder sesudah proses pembilasan selesai. cylinder liner dan crank sahft dapat berlangsung dengan sempurna. sehingga kebutuhan materialnya lebih sedikit dan biaya produksi lebih murah yang pada akhirnya harga jual bisa ditekan. Aliran udara bilas dari blower masuk melalui intake port pada bagian bawah cylinder kemudian naik keatas dan keluar melalui exhoust valve pada cylinder head (over head valve). Pertanyaannya adalah. desain dan kostruksi dari motor 2 tak relatif tidak ada inovasi yang signifikan. bahwa motor 2 tak dengan menggunakan karburator mengalami kehilangan bahan bakar pada waktu overlaping. bahkan pada tahun 2005 mulai ada sepeda motor yang menggunakan sistim fuel injection.Dari pertama kali diciptakan sampai sat ini. tidak ada kehilangan bahan bakar pada pada sistim pembilasan karena pembilasan hanya udara murni dan gas bekas saja. sehingga pertanyaan butir 1 dapat direalisir. Padahal apabila ini bisa direlisir maka ukuran dari motor dapat diperkecil. Sejak tahun 2000 sistim ³Fuel injection´ (sistim injeksi bahan bakar) sudah mulai populer dipakai pada motor bensin. apalagi kalau dikaitkan dengan usaha untuk mengeliminir kelemahan pada motor 2 tak seperti pada uraian butir 2 dan 3.

sudah lama ada sepeda motor yang menggunakan fan cooling atau air injection sistem kedalam exhaoust manifold untuk menurunkan emisi gas buang.2 tak tidak terlalu sulit dan mahal. W = Kerja per siklus di Joules P = Power dalam Watts pmep = berarti tekanan efektif Pa Vd = perpindahan volume dalam m3 . mungkin dianggap sebagai tekanan rata-rata lebih dari satu siklus dalam ruang pembakaran mesin. sehingga secara teknologi sudah dikuasai. Jadi kira-kira tambahan komponen seperti itulah yang diperlkan untuk inovasi sistim pembilasan. tidak ada yang baru. maka kita dapat kembali menggunakan motor 2 tak namun dengan kateristik baru yaitu tidak boros bahan bakar. Secara partial semua teknologi yang saya kemukakan tersebut sudah pernah diaplikasikan oleh produsen sepeda motor. Jadi apakah sekarang ini memang sudah waktunya kita ucapkan sayonara pada motor 2 tak? Padahal dengan inovasi kita masih bisa mempertahankannya! BMEP (Brake Mean Effective Pressure) Tekanan efektif rata-rata adalah jumlah yang terkait dengan pengoperasian mesin pembakaran internal dan merupakan ukuran berharga kapasitas mesin untuk melakukan kerja yang independen dari mesin perpindahan [1]. Dengan dua inovasi tersebut yaitu penggunan Fuel injection dan Super charge. biaya produksi murah dan harga jual dapat ditekan. kapasitas silinder motor 2 tak baru ini kira-kira hanya setengah dari motor 4 tak. Keuntungan lainnya adalah untuk tenaga dan putaran kerja yang sama. Ketika mengutip ditunjukkan berarti sebagai tekanan efektif atau imep (didefinisikan di bawah). Membiarkan. desain dan konstruksi sederhana sehingga hemat material. tingkat emisi gas buangnya rendah dan konstruksi tet ap sederhana.

dan n_c adalah jumlah putaran per siklus. Karena torsi T terkait dengan kecepatan sudut (yang baru N 2 ) dan kekuasaan yang dihasilkan oleh P = TN2 Maka persamaan untuk MEP dalam hal torsi menjadi. Brake Mean Effective Tekanan atau bmep adalah. jumlah siklus per detik hanya rasio mereka. Kita dapat menulis Menurut definisi: W = pmep * Vd Sehingga. yaitu: volume tekanan integral dalam kerja per siklus persamaan. Jika N adalah jumlah putaran per detik. Berarti tekanan efektif juga berguna untuk perhitungan desain awal. Perhatikan bahwa kecepatan telah menurun dari persamaan dan satu-satunya variabel torsi dan perpindahan volume. Kadang-kadang istilah fmep (gesekan berarti tekanan .meskipun kedua tentu terkait . seperti biasa. penting untuk diingat bahwa tekanan yang efektif berarti tidak mencerminkan tekanan-tekanan aktual di dalam ruang pembakaran individu .nc = jumlah putaran / siklus (untuk mesin 4-stroke nc = 2) N = jumlah putaran per detik T = Torque di Nm Daya yang dihasilkan oleh mesin adalah sama dengan kerja yang dilakukan per siklus operasi kali jumlah siklus operasi per detik. Karena jangkauan maksimum tekanan rem berarti efektif untuk desain mesin yang baik sudah terbentuk dengan baik. dihitung dari torsi diukur dynamometer. yaitu diberi torsi. Namun. kita dapat menggunakan nilai MEP standar untuk memperkirakan perpindahan mesin yang dibutuhkan. sekarang kita memiliki perpindahan mesin ukuran independen torsi kapasitas menghasilkan desain mesin (torsi tertentu macam).dan berfungsi hanya sebagai pengukur kinerja nyaman. Ditunjukkan berarti tekanan atau imep efektif dihitung dengan menggunakan kekuasaan yang ditunjukkan. Hal ini berguna untuk membandingkan perpindahan mesin yang berbeda.

efektif) digunakan sebagai indikator tekanan efektif rata-rata kehilangan gesekan (atau gesekan torsi) dan hanya perbedaan antara imep dan bmep.002 m ) = 10. jumlah siklus per detik hanya rasio mereka. nilai-nilai bmep biasanya 10 hingga 15% lebih rendah. Jika N adalah jumlah putaran per detik.5 bar (~ 125-150 lb/in2).05 bar). Pada rated kekuasaan. Ketika mengutip ditunjukkan berarti sebagai tekanan efektif atau imep (didefinisikan di bawah). ‡ Dua-stroke sebanding mesin diesel memiliki nilai-nilai. Sebagai contoh. ‡ Tentu disedot empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 7-9 bar rentang (100130 lb/in2). ‡ otomotif turbocharged empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 14-18 bar jangkauan. Jika mesin yang sama menghasilkan 76 kW pada 5400 rpm (90 Hz).42 bar. Nilai-Nilai BMEP ‡ Tentu saja percikan-penyalaan disedot mesin: nilai maksimum dalam kisaran 8. Membiarkan. W = Kerja per siklus di Joules P = Power dalam Watts pmep = berarti tekanan efektif Pa Vd = perpindahan volume dalam m3 nc = jumlah putaran / siklus (untuk mesin 4-stroke nc = 2) N = jumlah putaran per detik T = Torque di Nm Daya yang dihasilkan oleh mesin adalah sama dengan kerja yang dilakukan per siklus operasi kali jumlah siklus operasi per detik. yang BMEP lebih rendah pada kekuatan penuh. ‡ turbocharged percikan pengapian mesin otomotif: bmep maksimum dalam 12. pada kecepatan mesin di mana torsi maksimum diperoleh.5-17 bar kisaran (180-250 lb/in2).510. empat-stroke memproduksi motor 160 N ‡ m dari 2 liter perpindahan akan memiliki bmep dari (4 ) (160 N ‡ m) / (0. Seperti mesin piston selalu memiliki torsi maksimum pada kecepatan rotasi yang lebih rendah daripada output maksimum. mungkin dianggap sebagai tekanan rata-rata lebih dari satu siklus dalam ruang pembakaran mesin. dengan torsi 134 N ‡ m dan bmep adalah 8. tapi sangat besar kecepatan rendah seperti mesin diesel Wartsila-Sulzer RTA96-bmep C dapat memiliki hingga 19 bar. . dan n_c adalah jumlah putaran per siklus. BMEP (Brake Mean Effective Pressure) Tekanan efektif rata-rata adalah jumlah yang terkait dengan pengoperasian mesin pembakaran internal dan merupakan ukuran berharga kapasitas mesin untuk melakukan kerja yang independen dari mesin perpindahan [1].

nilai-nilai bmep biasanya 10 hingga 15% lebih rendah. kita dapat menggunakan nilai MEP standar untuk memperkirakan perpindahan mesin yang dibutuhkan. Perhatikan bahwa kecepatan telah menurun dari persamaan dan satu-satunya variabel torsi dan perpindahan volume.5 bar (~ 125-150 lb/in2). Ditunjukkan berarti tekanan atau imep efektif dihitung d engan menggunakan kekuasaan yang ditunjukkan. seperti biasa. Namun. Pada rated kekuasaan. Brake Mean Effective Tekanan atau bmep adalah. Karena torsi T terkait dengan kecepatan sudut (yang baru N 2 ) dan kekuasaan yang dihasilkan oleh P = TN2 Maka persamaan untuk MEP dalam hal torsi menjadi. sekarang kita memiliki perpindahan mesin ukuran independen torsi kapasitas menghasilkan desain mesin (torsi tertentu macam).510. Karena jangkauan maksimum tekanan rem berarti efektif untuk desain mesin yang baik sudah terbentuk dengan b aik. Berarti tekanan efektif juga berguna untuk perhitungan desain awal. yaitu: volume tekanan integral dalam kerja per siklus persamaan.5-17 . penting untuk diingat bahwa tekanan yang efektif berarti tidak mencerminkan tekanan-tekanan aktual di dalam ruang pembakaran individu . pada kecepatan mesin di mana torsi maksimum diperoleh.dan berfungsi hanya sebagai pengukur kinerja nyaman. Hal ini berguna untuk membandingkan perpindahan mesin yang berbeda. ‡ turbocharged percikan pengapian mesin otomotif: bmep maksimum dalam 12.Kita dapat menulis Menurut definisi: W = pmep * Vd Sehingga. Nilai-Nilai BMEP ‡ Tentu saja percikan-penyalaan disedot mesin: nilai maksimum dalam kisaran 8. yaitu diberi torsi. dihitung dari torsi diukur dynamometer.meskipun kedua tentu terkait . Kadang-kadang istilah fmep (gesekan berarti tekanan efektif) digunakan sebagai indikator tekanan efektif rata-rata kehilangan gesekan (atau gesekan torsi) dan hanya perbedaan antara imep dan bmep.

bar kisaran (180-250 lb/in2). ‡ Tentu disedot empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 7-9 bar rentang (100130 lb/in2). yang BMEP lebih rendah pada kekuatan penuh. ‡ Dua-stroke sebanding mesin diesel memiliki nilai-nilai. tapi sangat besar kecepatan rendah seperti mesin diesel Wartsila-Sulzer RTA96-bmep C dapat memiliki hingga 19 bar. empat-stroke memproduksi motor 160 N ‡ m dari 2 liter perpindahan akan memiliki bmep dari (4 ) (160 N ‡ m) / (0. Jika mesin yang sama menghasilkan 76 kW pada 5400 rpm (90 Hz).002 m ) = 10. diesel The test engine can be connected to the brake unit quickly and easily.42 bar. Seperti mesin piston selalu memiliki torsi maksimum pada kecepatan rotasi yang lebih rendah daripada output maksimum. The CT 400 load mechanism essentially consists of an adjustable air-cooled eddy current brake. dengan torsi 134 N ‡ m dan bmep adalah 8. Engine test bed CT 400 Gas / Diesel Engine Test Bed and Brake The CT 400 equipment series offers a wide range of experiments on industrial engines with a power output of up to 75 kW. The complete test stand is made up of the CT 400 brake unit and a test engine. ‡ otomotif turbocharged empat-tak mesin diesel: bmep maksimum dalam 14-18 bar jangkauan. gas 4 cylinder in-line engine. Sebagai contoh. The engines can be investigated in two modes: .05 bar). A choice of two water-cooled engines is available: y y 4 cylinder in-line engine.

Torque control: Manual adjustment of braking torque.Exhaust gas analysis with CT 159. An indicating system with PC data acquisition for the pressure curves in the engines and an exhaust gas analysis unit are available as accessories. while the engine torque is increased.17) . amount of heat in exhaust gas losses. Speed control: A controller keeps the speed constant. Electronic indication (CT 400.the following can also be studied: y y y y y p-V diagram p-t diagram Pressure curve over gas cycle Determination of indicated power Determination of mechanical efficiency .09) with appropriate set of sensors for engine (CT 400.16 /. heat losses due to radiation and convection o Representation in Sankey diagram Comparison of diesel and gas engines In conjunction with other accessories . effective usable power.02. This allows different load points to be approached and measurements are carried out depending on the load. The characteristic curve for the brake is changed. Learning content/Exercises: y y y y y y Familiarization with a 4-cylinder gas engine Familiarization with a 4-cylinder diesel engine Characteristic curves depending on speed: o Plotting of torque and power curves o Specific fuel consumption o Volumetric efficiency o Excess air factor Characteristic curves depending on power output: o Specific fuel consumption o Volumetric efficiency o Excess air factor Creation of heat balances at full load: o Determination of imparted energy. amount of heat in cooler. different full load points are approached and measurements are carried out depending on the speed.

MUSIC cylinder head design layout The prototype 4-cylinder engine Engine on the test bed .

Motor listrik kadangkala disebut . In order to achieve this in an acceptable time frame it was decided to use rapid prototyping.1 Dimana motor digunakan Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. menggerakan kompresor.0l unit. PENDAHULUAN Bagian ini menggambarkan ciri-ciri utama motor listrik. This head was probably the most complex they had ever attempted and had many unavoidable regions where the metal condition was marginal due to either thin sections or sudden changes in section.Prototype cylinder head design and manufacture The production of the prototype 4-cylinder engine posed numerous design and manufacturing issues. Key to the project was that the new cylinder head must be capable of being used on an existing production cylinder block. The inclusion of numerous bosses through the water jacket to allow pr essure and temperature sensors to be included meant that the cooling jacket was compromised around the chamber. Thus there would be a likelihood that elevated temperatures might be sustained that could have an impact on the structural integrity of the aluminium. memutar impeller pompa. dll. A final requirement was for the provision of significant amounts of instrumentation as well. the transfer port plus the spark plug and injector locations could all be removable for revised designs. This resulted in a highly complex design that had to be translated into a casting. An area of concern to the design team was that of the combustion chamber. Motor listrik 1. Energi mekanik ini digunakan untuk. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer. To mitigate this issue it was decided that the combustion chamber would be sleeved with stainless steel to provide thermal protection to the parent metal. Nonetheless. fan angin) dan di industri. This work was undertaken by Castings Technology International who first had to create the core models from. In order to make the 4-cylinder as versatile as possible it was also necessary to make sure that the key design features of the helix that generates the air motion. bor listrik. misalnya. they successfully executed the project and produced three castings. 1. This meant the design team at Powertrain Technologies Ltd had to work around existing fixed features such as the head bolts and the coolant and oil transfer passages. mengangkat bahan. fan atau blower. in this case a Ford 2. which the rapid prototypes were manufactured.

Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India. maka kedua sisi loop. dalam bab 2 dijelaskan untuk masing-masing motor . Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. 1. dan pompa displacement konstan. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).³kuda kerja´ nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri. yaitu pada sudut kanan medan magnet. 2004): Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi.2 Bagaimana sebuah motor bekerja Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama (Gambar 1): Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop. penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. Dalam memahami sebuah motor. rotary kilns. Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan. akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan. Komponen motor listrik bervariasi untuk berbagai jenis motor.

dan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini : . Gambar 3 memperlihatkan motor listrik yang paling umum. 2005) JENIS MOTOR LISTRIK Bagian ini menjelaskan tentang dua jenis utama motor listrik: DC dan motor. dan mekanisme operasi.directindustry.com/find/electricmotor.Gambar 1. konstruksi. Prinsip Dasar dari Kerja Motor Listrik (Nave.html. Motor tersebut dikategorikan berdasarkan pasokan input. Dafar parabpemasok motor listrik tersedia di www.

maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. dengan dua standar global yakni IEC dan NEMA. Dinamo yang berbentuk silinder. Bila arus masuk menuju dinamo. mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan. menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional. Motor listrik yang umum digunakan di dunia Industri adalah motor listrik asinkron. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Motor asinkron IEC berbasis metrik (milimeter). Gambar 3 memperlihatkan sebuah motor DC yang memiliki tiga komponen utama:1 Kutub medan. sebagaimana namanya. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.Motor DC Motor arus searah. . Motor listrik dapat ditemukan pada peralatan rumah tangga seperti kipas angin. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. sedangkan motor listrik NEMA berbasis imperial (inch). dalam aplikasi ada satuan daya dalam horsepower (hp) maupun kiloWatt (kW). Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. Dinamo. pompa air dan penyedot debu. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Alat yang berfungsi sebaliknya. mesin cuci.

sebab tagihan listrik yang semakin tinggi setiap tahunnya. sebuah konsorsium di Eropa yang didirikan oleh pabrik-pabrik elektrik motor yang ternama. pembagian kelas ini menjadi EFF1. yang dalam jangka panjang memboroskan keuangan pemakai. tarik-menarik. 1. sebagai standar di EU. maka pemakaian motor listrik EFF1 sudah waktunya menjadi keharusan. Ada banyak pabrik elektrik motor. Perubahan ini dilakukan dengan merubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnit. Bagian ini menggambarkan ciri-ciri utama motor listrik. fan atau blower. sehingga lebih mencemari lingkungan.Motor listrik IEC dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan efisiensi yang dimilikinya. sehingga menaikkan daya saing produk. paling sedikit memboroskan tenaga. Prinsip kerja motor listrik Pada motor listrik tenaga listrik dirubah menjadi tenaga mekanik. ini adalah sebuah standar yang mengatur rotating equipment bertenaga listrik. sedangkan EFF3 sudah tidak boleh dipergunakan dalam l ingkungan EU. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar. karena banyak daya diboroskan dalam pemakaian beban listrik. apalagi dengan kenaikan tarif listrik setiap tahun. memutar impeller pompa. dll. Sebagai contoh. sebab memboroskan bahan bakar di pembangkit listrik dan secara otomatis akan menimbulkan buangan karbon yang terbanyak. EFF1 adalah motor listrik yang paling efisien. dan magnet yang lain pada suatu kedudukan yang tetap. . Banyak produsen elektrik motor yang tidak mengikuti standar IEC dan EU supaya produknya menjadi murah dan lebih banyak terjual. Standar IEC yang berlaku adalah IEC 34-1. menggerakan kompresor.1 Dimana motor digunakan Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. mengangkat bahan. dalam sebuah industri rata-rata konsumsi listrik untuk motor listrik adalah sekitar 65-70% dari total biaya listrik. Energi mekanik ini digunakan untuk. dengan tujuan untuk menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi pencem aran karbon secara global. Sebagaimana kita ketahui bahwa : kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan kutub-kutub tidak senama. jadi memakai elektrik motor yang efisien akan mengurangi biaya overhead produksi. misalnya. EFF2 dan EFF3. banyak negara berkembang manjdi pasar untuk produk ini. tetapi hanya sebagian saja yang benar-benar mengikuti arahan IEC 34-1 dan juga mengikuti arahan level efisiensi dari EU. Lembaga yang mengatur dan menjamin level efisiensi ini adalah CEMEP.

Motor listrik kadangkala disebut ³kuda kerja´ nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri. konstruksi. bor listrik.html.2 Bagaimana sebuah motor bekerja Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama (Gambar 1): Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop. Motor tersebut dikategorikan berdasarkan pasokan input. Beban mengacu kepada keluaran tenaga putar/ torque sesuai dengan kecepatan yang diperlukan. dan pompa displacement konstan. JENIS MOTOR LISTRIK Bagian ini menjelaskan tentang dua jenis utama motor listrik: DC dan motor. Dalam memahami sebuah motor.directindustry. fan angin) dan di industri. Contoh untuk beban dengan daya konstan adalah peralatan-peralatan mesin. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan. rotary kilns. Klasifikasi Jenis Utama Motor Listrik 2. dan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini.Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer. akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan. Beban dengan variabel torque adalah beban dengan torque yang bervariasi dengan kecepatan operasi. yaitu pada sudut kanan medan magnet. Beban umumnya dapat dikategorikan kedalam tiga kelompok (BEE India. 2004): Beban torque konstan adalah beban dimana permintaan keluaran energinya bervariasi dengan kecepatan operasinya namun torque nya tidak bervariasi. Gambar 2. Dafar para pemasok motor listrik tersedia di www. maka kedua sisi loop. Contoh beban dengan torque konstan adalah conveyors. Gambar 3 memperlihatkan motor listrik yang paling umum. dalam bab 2 dijelaskan untuk masing-masing motor. Contoh beban dengan variabel torque adalah pompa sentrifugal dan fan (torque bervariasi sebagai kwadrat kecepatan).1 Motor DC Motor arus searah. dan mekanisme operasi. penting untuk mengerti apa yang dimaksud dengan beban motor. 1. menggunakan arus langsung yang tidak . Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan. 2. sebagaimana namanya. Komponen motor listrik bervariasi untuk berbagai jenis motor.com/find/electricmotor. Beban dengan energi konstan adalah beban dengan permintaan torque yang berubah dan berbanding terbalik dengan kecepatan.

Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Dinamo yang berbentuk silinder. arusnya berbalik untuk merubah kutub-kutub utara dan selatan dinamo. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Gambar 3 memperlihatkan sebuah motor DC yang memiliki tiga komponen utama:1 Kutub medan. Motor Listrik Motor Arus Bolakbalik (AC) Motor Arus Searah (DC) Sinkron Induksi Satu Fase Tiga Fase Self Excited Separately Excited Seri Campuran Shunt Keuntungan utama motor DC adalah sebagai pengendali kecepatan. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. Dinamo. dihubungkan ke as penggerak untuk menggerakan beban. Kegunaannya adalah untuk membalikan arah arus listrik dalam dinamo. 2005. Untuk kasus motor DC yang kecil. Commutator juga membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber daya. Commutator. Bila arus masuk menuju dinamo. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. yang tidak . sampai kutub utara dan selatan magnet berganti lokasi. Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC. 1 Diambil dari Komponen Motor Listrik dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi India.langsung/direct-unidirectional. Jika hal ini terjadi. dinamo berputar dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub.

T. Oleh karena itu total arus dalam jalur merupakan penjumlahan arus medan dan arus dinamo.1. Motor DC tersedia dalam banyak ukuran. Motor DC juga relatif mahal dibanding motor AC. 1997): .E. motor tersebut dibatasi hanya untuk penggunaan di area yang bersih dan tidak berbahaya sebab resiko percikan api pada sikatnya. namun penggunaannya pada umumnya dibatasi untuk beberapa penggunaan berkecepatan rendah.1. penggunaan daya rendah hingga sedang seperti peralatan mesin dan rolling mills. Sebuah motor DC (Direct Industry. Motor ini dapat dikendalikan dengan mengatur: Tegangan dinamo ± meningkatkan tegangan dinamo akan meningkatkan kecepatan Arus medan ± menurunkan arus medan akan meningkatkan kecepatan. Hubungan antara kecepatan..org ©UNEP 5 Berikut tentang kecepatan motor shunt (E.mempengaruhi kualitas pasokan daya. gulungan medan (medan shunt) disambungkan secara paralel dengan gulungan dinamo (A) seperti diperlihatkan dalam gambar 4. 2005) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.1 Motor DC sumber daya terpisah/ Separately Excited Jika arus medan dipasok dari sumber terpisah maka disebut motor DC sumber daya terpisah/ separately excited. Gambar 3.energyefficiencyasia. 2. flux medan dan tegangan dinamo ditunjukkan dalam persamaan berikut: Gaya elektromagnetik: E = K N Torque: T = K Ia Dimana: E =gaya elektromagnetik yang dikembangkan pada terminal dinamo (volt) = flux medan yang berbanding lurus dengan arus medan N = kecepatan dalam RPM (putaran per menit) T = torque electromagnetik Ia = arus dinamo K = konstanta persamaan 2. Juga.2 Motor DC sumber daya sendiri/ Self Excited: motor shunt Pada motor shunt. sebab sering terjadi masalah dengan perubahan arah arus listrik mekanis pada ukuran yang lebih besar.

seperti derek dan alat pengangkat hoist (lihat Gambar 5). 1999) Gambar 5: Karakteristik Motor Seri DC (Rodwell International Corporation. motor AC dapat dilengkapi dengan penggerak frekwensi variabel untuk meningkatkan kendali kecepatan sekaligus menurunkan .3 Motor DC daya sendiri: motor seri Dalam motor seri. Oleh karena itu. motor kompon memiliki torque penyalaan awal yang bagus dan kecepatan yang stabil.Kecepatan pada prakteknya konstan tidak tergantung pada beban (hingga torque tertentu setelah kecepatannya berkurang. 2. Berikut tentang kecepatan motor seri (Rodwell International Corporation. Photonics Ltd.4 Motor DC Kompon/Gabungan Motor Kompon DC merupakan gabungan motor seri dan shunt. Stator merupakan komponen listrik statis. 1999) 2. 1997. makin tinggi pula torque penyalaan awal yang dapat ditangani oleh motor ini.1. Untuk mengatasi kerugian ini. Sehingga. seperti peralatan mesin. penggabungan 40-50% menjadikan motor ini cocok untuk alat pengangkat hoist dan derek. Motor listrik memiliki dua buah bagian dasar listrik: "stator" dan "rotor" seperti ditunjukkan daalam Gambar 7. Rotor merupakan komponen listrik berputar untuk memutar as motor.M. arus medan sama dengan arus dinamo. Motor-motor seri cocok untuk penggunaan yang memerlukan torque penyalaan awal yang tinggi. 2.1. Keuntungan utama motor DC terhadap motor AC adalah bahwa kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan.2 Motor AC Motor arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. 2002): Kecepatan dibatasi pada 5000 RPM Harus dihindarkan menjalankan motor seri tanpa ada beban sebab motor akan mempercepat tanpa terkendali. Pada motor kompon. 2005). lihat Gambar 4) dan oleh karena itu cocok untuk penggunaan komersial dengan beban awal yang rendah. Makin tinggi persentase penggabungan (yakni persentase gulungan medan yang dihubungkan secara seri). gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara seri dengan gulungan dinamo (A) seperti ditunjukkan dalam gambar 5. Kecepatan dapat dikendalikan dengan cara memasang tahanan dalam susunan seri dengan dinamo (kecepatan berkurang) atau dengan memasang tahanan pada arus medan (kecepatan bertambah). gulungan medan (medan shunt) dihubungkan secara paralel dan seri dengan gulungan dinamo (A) seperti yang ditunjukkan dalam gambar 6. sedangkan motor kompon yang standar (12%) tidak cocok (myElectrical. L. Gambar 4: Karakteristik Motor DC Shunt (Rodwell International Corporation. Contoh.

murah dan mudah didapat. perubahan frekwensi dan generator motor.2 Motor induksi Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Motor induksi merupakan motor yang paling populer di industri karena kehandalannya dan lebih mudah perawatannya. yang dipaksa untuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan dengan medan magnet lainnya. sehingga sering digunakan pada sistim yang menggunakan banyak listrik. bekerja pada kecepatan tetap pada sistim frekwensi tertentu. Tiga fase digulungi kawat pada bagian . Dibuat melingkar sebanyak kutub stator. dan oleh karena itu motor sinkron cocok untuk penggunaan awal dengan beban rendah. Motor sinkron mampu untuk memperbaiki faktor daya sistim.dayanya.Rotor kandang tupai terdiri dari batang penghantar tebal yang dilekatkan dalam petak-petak slots paralel. seperti kompresor udara.1 Motor sinkron Motor sinkron adalah motor AC. 1999) Komponen utama motor sinkron adalah (Gambar 7):2 Rotor. . Motor ini berputar pada kecepatan sinkron.2. Hal ini memungkinkan sebab medan magnit rotor tidak lagi terinduksi. Motor induksi AC cukup murah (harganya setengah atau kurang dari harga sebuah motor DC) dan juga memberikan rasio daya terhadap berat yang cukup tinggi (sekitar dua kali motor DC). Gambar 6: Karakteristik Motor Kompon DC (Rodwell International Corporation. dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC. Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding dengan frekwensi yang dipasok. 2003): Ns = 120 f / P Dimana: f = frekwensi dari pasokan frekwensi P= jumlah kutub 2. lapisan ganda dan terdistribusi. 2.2.3 a. Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan perputaran medan magnet. Stator. Motor induksi menggunakan dua jenis rotor: . Motor ini memerlukan arus searah (DC) untuk pembangkitan daya dan memiliki torque awal yang rendah. Rotor memiliki magnet permanen atau arus DC-excited. Batang-batang tersebut diberi hubungan pendek pada kedua ujungnya dengan alat cincin hubungan pendek. yang diberikan oleh persamaan berikut (Parekh.Lingkaran rotor yang memiliki gulungan tiga fase. Komponen Motor induksi memiliki dua komponen listrik uta ma (Gambar 8):4 Rotor. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana.

dan penyalaan sendiri. Sejauh ini motor ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam peralatan rumah tangga. Klasifikasi motor induksi Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama (Parekh. jaringan listrik . Motor tersebut memiliki kemampuan daya yang tinggi. pompa. d. Stator. kompresor. belt conveyor. dan motor tersebut dinamakan ³motor cincin geser/ slip ring motor´. 2005. Diperkirakan bahwa sekitar 70% motor di industri menggunakan jenis ini. Kecepatan motor induksi Motor induksi bekerja sebagai berikut. Medan magnet ini bergerak dengan kecepatan sinkron disekitar rotor. 2003): Motor induksi satu fase. Gambar 7. Gulungan ini dilingkarkan untuk sejumlah kutub yang tertentu. memiliki sebuah rotor kandang tupai. Motor ini hanya memiliki satu gulunga n stator. Tersedia dalam ukuran 1/3 hingga ratusan Hp. sebagai contoh. Listrik dipasok ke stator yang akan menghasilkan medan magnet. yang berusaha untuk melawan medan magnet stator. dan untuk penggunaan hingga 3 sampai 4 Hp. Terjadinya perbedaan antara dua kecepatan tersebut disebabkan adanya ³slip/geseran´ yang meningkat dengan meningkatnya beban. 2005. dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. Gulungan diberi spasi geometri sebesar 120 derajat c. yang menyebabkan rotor berputar. Slip hanya terjadi pada motor induksi. Stator dibuat dari sejumlah stampings dengan slots untuk membawa gulungan tiga fase. 2003): % Slip = Ns ± Nb x 100 . Persamaan berikut dapat digunakan untuk menghitung persentase slip/geseran (Parekh. Motor Sinkron dalamnya dan ujung yang lainnya dihubungkan ke cincin kecil yang dipasang pada batang as dengan sikat yang menempel padanya. dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun 90% memiliki rotor kandang tupai).2 Diambil dari Komponen Motor Listrik dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi India. Untuk menghindari slip dapat dipasang sebuah cincin Gambar 8. Arus rotor menghasilkan medan magnet kedua. Walaupun begitu. Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh pasokan tiga fase yang seimbang. beroperasi dengan pasokan daya satu fase. Motor induksi tiga fase. mesin cuci dan pengering pakaian. 3 Untuk informasi lebih rinci pada induksi motor direkomendasikan untuk membaca Dasar-dasar Motor Induksi oleh Parekh (2003) 4 Diambil dari Komponen Motor Listrik dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi India. didalam prakteknya motor tidak pernah bekerja pada kecepatan sinkron namun pada ³kecepatan dasar´ yang lebih rendah. seperti fan angin. dan grinder. Motor Induksi (Automated Buildings) geser/ slip ring.

5 3. Mencapai 80% kecepatan penuh. Gambar 9. kecepatan dan torque Gambar 9 menunjukan grafik torque-kecepatan motor induksi AC tiga fase dengan arus yang sudah ditetapkan. Pada proses ini. PENGKAJIAN MOTOR LISTRIK Bagian ini menjelaskan tentang bagaimana mengkaji kinerja motor listrik.1 Efisiensi motor lisrik Motor mengubah energi listrik menjadi energi mekanik untuk melayani beban tertentu. kehilangan energi ditunjukkan dalam Gambar 11.´ Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi adalah: Usia. Hubungan antara beban.org ©UNEP 10 3. efisiensi motor meningkat dengan laju kapasitasnya. Grafik Torque-Kecepatan Motor Induksi AC 3-Fase (Parekh. Kapastas. 2004) Jenis kehilangan Persentase kehilangan total (100%) Kehilangan tetap atau kehilangan inti 25 Kehilangan variabel: kehilangan stator I2R 34 Kehilangan variabel: kehilangan rotor I2R 21 Kehilangan gesekan & penggulungan ulang 15 Kehilangan beban yang menyimpang 5 Efisiensi motor dapat didefinisikan sebagai ³perbandingan keluaran daya motor yang dirgunakan terhadap keluaran daya totalnya. Pada kecepatan penuh. atau kecepatan sinkron. 2003) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Motor baru lebih efisien. torque berada pada tingkat tertinggi (³pull-out torque´) dan arus mulai turun. Jenis Kehilangan pada Motor Induksi (BEE India.energyefficiencyasia. Kehilangan dapat bervariasi dari kurang lebih dua persen hingga 20 persen. Sebagaimana pada hampir kebanyakan peralatan. Bila motor (Parekh.Ns Dimana: Ns = kecepatan sinkron dalam RPM Nb = kecepatan dasar dalam RPM e. arus torque dan stator turun ke nol. Tabel 1. Efisiensi motor ditentukan oleh kehilangan dasar yang dapat dikurangi hanya oleh perubahan pada rancangan motor dan kondisi operasi. . 2003): Mulai menyala ternyata terdapat arus nyala awal yang tinggi dan torque yang rendah (³pull-up torque´). Tabel 1 memperlihatkan jenis kehilangan untuk motor induksi.

Efisiensi motor yang tinggi dan faktor daya yang mendekati 1 sangat diinginkan untuk operasi yang efisien dan untuk menjaga biaya rendah untuk seluruh pabrik. seperti yang dijelaskan dibawah Terdapat hubungan yang jelas antara efisiensi motor dan beban.org ©UNEP 11 Penggulungan ulang motor dapat mengakibatkan penurunan efisiensi Beban. 1800 dan 3600 rpm Motor yang berukuran antara 10 hingga 300 HP Dua jenis motor: motor anti menetes terbuka/ open drip-proof (ODP) dan motor yang didinginkan oleh fan dan tertutup total/ enclosed fan-cooled motor (TEFC) Tingkat beban 25%. Jika tidak memungkikan untuk memutuskan sambungan motor dari beban. Motor yang didinginkan oleh fan dan tertutup total (TEFC) lebih efisien daripada motor screen protected drip-proof (SPDP) Gambar 10 . Nilai efisiensi disediakan untuk: Motor dengan efisiesi standar 900. perkiraan nilai efisiensi didapat dari tabel khusus untuk nilai efisiesi motor. 75% dan 100%. Hasil dari uji tersebut kemudian dibandingkan dengan grafik kinerja standar yang diberikan oleh pembuatnya. jika beban turun dibawah 50% efisiensi turun dengan cepat seperti ditunjukkan pada Gambar 11. Efisiensi Motor Beban Sebagian (sebagai fungsi dari % efisiensi beban penuh) (US DOE) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik . Pabrik motor membuat rancangan motor untuk beroperasi pada beban 50-100% dan akan paling efisien pada beban 75%. Untuk alasan ini maka dalam mengkaji kinerja motor akan bermanfaat bila menentukan beban dan efisiensinya.gov/industry/bestpractices/pdfs/10097517. Motor dengan kecepatan yang lebih tinggi biasanya lebih efisien. Kehilangan M otor (US D OE) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.eere. Namun demikian.energy. Untuk mengukur efisiensi motor.Kecepatan. 50%. merupakan persyaratan bagi fihak pembuat untuk menuliskan efisiensi beban penuh pada pelat label motor. Lembar fakta dari US DOE (www1. motor kandang tupai biasanya lebih efisien daripada motor cincingeser Suhu. kadang-kadang tidak mungkin untuk mengetahui efisiensi tersebut sebab pelat label motor kadangkala sudah hilang atau sudah dicat.pdf) memberikan tabel dengan nilai efisiensi motor untuk motor standar yang dapat digunakan jika pabrik pembuatnya tidak menyediakan data ini. Tetapi. tidak hanya untuk motor. Mengoperasikan motor dibawah laju beban 50% memiliki dampak pada faktor dayanya. Gambar 11.energyefficiencyasia. Pada hampir kebanyakan negara. Jenis. 1200. Sebagai contoh. bila motor beroperasi untuk waktu yang cukup lama. maka motor harus dilepaskan sambungannya dari beban dan dibiarkan untuk melalui serangkaian uji.

Beban ditentukan dengan membandingkan slip yang terukur bila motor beroperasi dengan slip untuk motor dengan beban penuh. dan metode analisis. 3. Juga direkomendasikan untuk menggunakan metode ini bila persen pembebanan kurang dari 50% Metode Slip. 3. Terdapat tiga metode untuk menentukan beban motor bagi motor yang beroperasi secara individu: Pengukuran daya masuk. survei terhadap motor dapat dilakukan untuk menentukan beban. yang juga memberi indikasi kinerja motor. Beban ditentukan dengan membandingkan amper terukur (diukur dengan alat analisis daya) dengan laju amper. Pengukurann jalur arus.7457 Dimana.Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Hal ini diterangkan dalam bagian berikut.2 Bagaimana mengkaji beban motor Persamaan berikut digunakan untuk menentukan beban: Beban = Pi x HP x 0. faktor daya dan efisinsi motor bertambah sampai nilai optimumnya pada sekitar beban penuh.2. Ketelitian metode ini terbatas . Hasilnya digunakan untuk mengidentifikasi motor yang terlalu kecil. Metode ini menghitung beban sebagai perbandingan antara daya masuk (diukur dengan alat analisis daya) dan nilai daya pada pembebanan 100%. = Efisiensi operasi motor dalam % HP = Nameplate untuk Hp Beban = Daya yang keluar sebagai % laju daya Pi = Daya tiga fase dalam kW Survei beban motor dilakukan untuk mengukur beban operasi berbagai motor di seluruh pabrik.2 Beban motor 3. metode perangkat lunak.2.org ©UNEP 12 Lembar fakta juga menjelaskan tiga kategori metode yang lebih canggih untuk mengkaji efisiensi motor: peralatan khusus. US DOE merekomendasikan untuk melakukan survei beban motor yang beroperasi lebih dari 1000 jam per tahun.energyefficiencyasia. Dengan kata lain. (mengakibatkan motor terbakar) atau terlalu besar (mengakibatkan ketidak efisiensian). Dengan meningkatnya beban.1 Mengapa mengkaji beban motor Karena sulit untuk mengkaji efisiensi motor pada kondisi operasi yang normal. beban motor dapat diukur sebagai indikator efisiensi motor. Metode ini digunakan bila faktor daya tidak dketahui dan hanya nilai amper yang tersedia.

org ©UNEP 13 3. Ksrena pengukuran daya masuk merupakan metode yang paling umum digunakan. Pi = Daya tiga fase dalam kW V = RMS (akar kwadrat rata-rata) tegangan.3 Pengukuran daya masuk Beban diukur dalam tiga tahap. arus dan faktor daya untuk menghitung daya yang masuk.2. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.7457 Dimana.energyefficiencyasia. nilai tengah 3 fase PF = Faktor daya dalam desimal Alat analisis daya dapat mengukur nilai daya secara langsung. Tahap 2. nilai tengah garis ke garis 3 fase I = RMS arus. Menentukan daya masuk dengan menggunakan persamaan berikut: 1000 Pi = V x I x PF x 3 Dimana. maka hanya metode ini yang dijelaskan untuk motor tiga fase. Pr = Daya masuk pada beban penuh dalam kW HP = Nilai Hp pada nameplate r = Efisiensi pada beban penuh (nilai pada nameplate atau dari tabel efisiensi motor) x 100% P Beban Pi r = Dimana. Industri yang tidak memiliki alat analisis daya dapat menggunakan multi-meters atau tong-testers untuk mengukur tegangan. Tahap 1.namun dapat dilakukan dengan hanya penggunaan tachometer (tidak diperlukan alat analisis daya). Menentukan nilai daya dengan mengambil nilai pelat nama/ nameplate atau dengan menggunakan persamaan sebagai berikut: r r P hp x = 0. Beban = Daya keluar yang dinyatakan dalam % nilai daya Pi = Daya tiga fase terukur dalam kW .

dengan ijin dari Biro Efisiensi Energi.6 4.70 kW % Pembebanan = [21. kawat yang lebih tebal rotor yang lebih tipis.org ©UNEP 14 4.88)] x 100 = 42. India Gambar12. inti yang lebih panjang (untuk meningkatkan bahan aktif).70 /(45/0.732 x 418 x 37 x 0.energyefficiencyasia.1 Mengganti motor standar dengan motor yang energinya efisi en Motor yang berefisiensi tinggi dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi energi dibanding dengan motor standar. dll. batang baja pada rotor sebagai pengganti alumunium. Jawab: Daya Masuk = (1. Sebagai hasil dari modifikasi untuk meningkatkan kinerja. Perbaikan desain difokuskan pada penurunan kehilangan mendasar dari motor termasuk penggunaan baja silikon dengan tingkat kehilangan yang rendah. Biaya yang lebih tinggi seringkali akan terbayar kembali dengan cepat melalui penurunan bia ya operasi.2.44 % Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.4 Contoh Pertanyaan: Pengamatan terhadap pengukuran daya berikut dilakukan untuk motor induksi tiga fase 45 kW dengan efisiensi beban penuh 88%. Perbandingan antara motor yang berefisiensi tinggi dengan motor standar . V = 418 Volt I = 37 Amp PF = 0. PELUANG EFISIENSI ENERGI Bagian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja motor listrik.Pr = Daya masuk pada beban penuh dalam kW 3. oleh karena itu direkomedasikan untuk 6 Bagian 4 diambil (dengan mengedit)dari Energy Efficiency in Electrical Utilities. Motor dengan energi yang efisien mencakup kisaran kecepatan dan beban penuh yang luas. 2004. Akan tetapi untuk penggantian motor yang ada yang belum habis masa pakainya dengan motor yang efisien energinya.81 Hitung beban. tidak selalu layak secara finansial. biaya untuk motor yang energinya efisien lebih besar daripada biaya untuk motor standar.81)/1000 = 21. Efisiensinya 3% hingga 7% lebih tinggi dibanding dengan motor standar sebagaimana ditunjukkan dalam Gambar 12. Tabel 2 menggambarkan peluang perbaikan yang sering digunakan pada perancangan motor yang efisien energinya. bearing yang lebih bagus dan fan yang lebih kecil. terutama pada penggunaan baru atau pada penggantian motor yang masa pakainya sudah habis.

dengan demikian merendahkan tahanan konduktor (R) dan kehilangan yang diakibatkan oleh aliran arus (I) 4 Gesekan & Pegulungan Menggunakan rancangan fan dengan kehilangan yang rendah menurunkan kehilangan yang diakibatkan oleh pergerakan udara 5. Kehilangan beban yang menyimpang Menggunakan rancangan yang sudah dioptimalkan dan prosedur pengendalian kualitas yang ketat akan meminimalkan kehilangan beban yang menyimpang. 4. Hal ini akan menurunkan tahanan (R) dari penggulungan dan mengurangi kehilangan karena aliran arus (I). pengguna sangat jarang membutuhkan kapasitas penuh ini. Beban yang kurang mungkin merupakan penyebab yang paling umum ketidakefisiensian dengan alasan-alasan: Pembuat peralatan cenderung menggunakan faktor keamanan yang besar bila memilih motor.org ©UNEP 15 mengganti dengan motor yang efisien energinya hanya jika motor-motor tersebut sudah rusak. Area Perbaikan Efisiensi yang digunakan pada Motor yang Efisien Energinya (BEE India. Tabel 2. pembuat peralatan mesin memberikan nilai motor untuk kapasitas alat dengan beban penuh. Sebagai contoh.2 Menurunkan pembebanan yang kurang (dan menghindari motor yang ukurannya berlebih/ terlalu besar) Sebagaimana dijelaskan dalam bab 3.energyefficiencyasia. . 2. Dalam prakteknya. Besi Digunakan gauge yang lebih tipis sebab kehilangan inti baja yang lebih rendah menurunkan kehilangan arus eddy. 2004) Area Kehilangan Energi Peningkatan Efisiensi 1. 3 Rotor I2R Penggunaan batang konduktor rotor yang lebih besar meningkatkan potongan lintang. Peralatan kadangkala digunakan dibawah kemampuan yang semestinya. Inti lebih panjang yang dirancang menggunakan baja akan mengurangi kehilangan karena masa jenis flux operasi yang lebih rendah. beban yang kurang akan meningkatkan kehilangan motor dan menurunkan efisiensi motor dan faktor daya.(Biro Standar Indian) Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Stator I2R Menggunakan lebih banyak tembaga dan konduktor yang lebih besar meningkatkan luas lintang penggulungan stator.

Namun hal ini membuat motor lebih mahal padahal . Motor yang besar memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada motor yang lebih kecil. pengukuran yang murah dan efektif dapat dioperasikan dalam mode bintang. Contoh. Dipilih motor yang besar untuk penggunaan yang memerlukan torque penyalaan awal yang tinggi akan tetapi lebih baik bila digunakan motor yang lebih kecil yang dirancang dengan torque tinggi. motor dalam mode bintang memiliki efisiensi dan faktor daya yang lebih tinggi bila beroperasi pada beban penuh daripada beroperasi pada beban sebagian dalam mode delta. namun karakteristik kinerjanya sebagai fungsi beban tidak berubah. Perubahan dari operasi standar delta ke operasi bintang meliputi penyusunan kembali pemasangan kawat masukan daya tiga fase pada kotak terminal.3 Ukuran motor untuk beban yang bervariasi Motor industri seringkali beroperasi pada kondisi beban yang bervariasi karena permintaan proses. perubahan ke mode bintang harus dihindarkan jika motor disambungkan ke fasilitas produksi dengan keluaran yang berhubungan dengan kecepatan motor (karena kecepatan motor berkurang pada mode bintang). Jadi. Bagaimanapun. Motor diturunkan ukuran listriknya dengan operasi mode bintang. maka efisiensi dapat meningkat. bahkan jika tegangan masuk rendah dalam keadaan tidak normal. jika motor yang lebih kecil merupakan motor yang efisien energinya sedangkan motor yang ada tidak. Untuk penggunaan untuk kebutuhan torque awal yang tinggi dan torque yang berjalan rendah. Disamping itu. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. tersedia starter Delta-Bintang yang dapat membantu mengatasi torque awal yang tinggi. Dengan kata lain tidak ada aturan yang ketat yang memerintahkan pemilihan motor dan potensi penghematan perlu dievaluasi dengan dasar kasus per kasus.energyefficiencyasia. Mengoperasikan dalam mode bintang akan menurunkan tegangan dengan faktor µ¥3¶. Oleh karena itu. Ukuran motor harus dipilih berdasarkan pada evaluasi beban dengan hati-hati. Dipilih motor yang besar agar mampu mencapai keluaran pada tingkat yang dikehendaki. Praktek yang umum dilakukan dalam situasi seperti ini adalah memilih motor berdasarkan beban antisipasi tertinggi. operasi motor pada mode bintang memungkinkan hanya untuk penggunaan dimana permintaan torque ke kecepatannya lebih rendah pada beban yang berkurang. juga penting untuk mempertimbangkan potensi pencapaian efisiensi.org ©UNEP 16 Untuk motor yang beroperasi konstan pada beban dibawah 40% dari nilai kapasitasnya. Namun bila mengganti motor yang ukurannya berlebih dengan motor yang lebih kecil.sehingga mengakibatkan hampir selamanya operasi dilakukan dibawah nilai beban. 4. penggantian motor yang beroperasi pada kapasitas 60 ± 70% atau lebih tinggi biasanya tidak direkomendasikan.

motor hanya akan beroperasi pada kapasitas penuh untuk jangka waktu yang pendek. karena motor memang dirancang dengan faktor layanan (biasanya 15% diatas nilai beban) untuk menjamin bahwa motor yang bekerja diatas nilai beban sekali-sekali tidak akan menyebabkan kerusakan yang berarti.org ©UNEP 17 4. Contoh dari pengaruh ketidakseimbangan tegangan pada kinerja motor ditunjukkan dalam Tabel 7. Hal ini memungkinkan. dan dipisahkan oleh sudut 120°. Beberapa faktor dapat . Ketidakseimbangan tegangan bahkan dapat lebih merugikan terhadap kinerja motor dan terjadi apabila tegangan tiga fase dari motor tiga fase tidak sama.energyefficiencyasia. contoh pada lokasi yang tinggi. metode pengendalian kecepatan dapat diterapkan sebagai tambahan terhadap ukuran motor yang tepat (lihat bagian 4. Beban berlebih yang sering dan/atau dalam jangka waktu yang lama Terbatasnya kemampuan motor dalam mendinginkan. dan beresiko motor bekerja pada beban rendah. Keseimbangan fase harus 1% untuk menghindarkan penurunan daya motor dan gagalnya garansi pabrik pembuatnya. Kriteria dalam memilih motor adalah bahwa kenaikan suhu rata-rata diatas siklus operasi aktual harus tidak lebih besar dari kenaikan suhu pada operasi beban penuh yang berkesinambungan (100%). Resiko terbesar adalah pemanasan berlebih pada motor. atau tingginya beban awal. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Hal ini biasanya disebabkan oleh perbedaan pasokan tegangan untuk setiap fase pada tiga fase. Tabel 6 menampilkan pengaruh umum dari variasi tegangan dan frekuensi pada kinerja motor. Hal ini berarti bahwa nilai motor yang dipilih sedikit lebih rendah daripada beban antisipasi tertinggi dan sekali-kali terjadi beban berlebih untuk jangka waktu yang pendek. simetris. Pemanasan berlebih dapat terjadi dengan: Perubahan beban yang ekstrim.8). yang ditentukan oleh tegangan dan frekuensi aktual dibandingkan dengan nilai dasar. Fluktuasi dalam tegangan dan frekuensi yang lebih besar daripada nilai yang diterima memiliki dampak yang merugikan pada kinerja motor.4 Memperbaiki kualitas daya Kinerja motor dipengaruhi oleh kualitas daya yang masuk. Tegangan masing-masing fase pada sistim tiga fase besarannya harus sama. yang berpengaruh merugikan pada umur motor dan efisiensi dan meningkatkan biaya operasi. Jika beban bervariasi terhadap waktu. Alternatfnya adalah memilih motor berdasarkan kurva lama waktu pembebanan untuk penggunaan khusus. dalam lingkungan yang panas atau jika motor tertutupi atau kotor. Dapat juga diakibatkan dari penggunaan kabel dengan ukuran yang berbeda pada sistim distribusinya. seperti seringnya jalan/berhenti.

akan mengurangi kehilangan stator sehingga akan meningkatkan efisiensi. Tabel 7. efisiensi bahkan dapat ditingkatkan dengan cara mengubah desain pegulungan. direkomendasikan untuk menjaga desain motor orisinil selama pegulungan ulang.mempengaruhi kesetimbangan tegangan: beban fase tunggal pada setiap satu fase. jika dilakukan dengan benar.energyefficiencyasia. Walau begitu. ukuran slot yang diperbolehkan. sehingga meningkatkan kehilangan arus eddy. bila panas diterapkan pada pita gulungan lama maka pengisolasi diantara laminasinya dapat rusak. kinerja pengisolasi. Jumlah motor yang sudah digulung ulang di beberapa industri lebih dari 50% dari jumlah total motor.0 Kenaikan suhu (oC) 0 30 40 * Persen ketidakseimbangan tegangan = (penyimpangan maksimum dari tegangan tengah/ tegangan tengah) x 100 Ketidakseimbangan tegangan dapat diminimalisir dengan: Menyeimbangkan setiap beban fase tunggal diantara seluruh tiga fase Memisahkan setiap beban fase tunggal yang mengganggu keseimbangan beban dn umpankan dari jalur/trafo terpisah 4. Pegulungan ulang dapat mempengaruhi sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap memburuknya efisiensi motor: desain slot dan gulungan.30 2. atau kegagalan pada sirkuit. Dampak dari pegulungan ulang pada efisiensi motor dan faktor daya dapat dikaji dengan . Walau demikian. 2004) Contoh 1 Contoh 2 Contoh 3 Persentase ketidakseimbangan dalam tegangan* 0.5 Penggulungan Ulang Penggulungan ulang untuk motor yang terbakar sudah umum dilakukan oleh industri. Pegulungan ulang motor yang dilakukan dengan hati-hati kadangkala dapat menghasilkan motor dengan efisiensi yang sama dengan sebelumnya. Dengan menggunakan kawat yang memiliki penampang Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.30 5. ukuran kabel yang berbeda. dan suhu oper asi. Sebagai contoh. Perubahan dalam celah udara dapat mempengaruhi faktor daya dan keluaran torque. dan dalam beberapa kasus. Ketidakseimbangan sistim meningkatkan kehilangan pada sistim distribusi dan menurunkan efisiensi motor.org ©UNEP 18 lintang yang lebih besar.7 40.40 Ketidakseimbangan arus (%) 0. kecuali jika ada alasan yang berhubungan dengan beban spesifik untuk mendesain ulang. Pengaruh Ketidakseimbangan Tegangan dalam Motor Induksi (BEE India. bahan gulungan.4 17. efisiensi motor dapat terjaga setelah dilakukan pegulungan ulang.

kVAR motor hanya dapat ditentukan oleh pengujian motor tanpa beban. karakteristik motor induksi adalah faktor dayanya yang kurang dari satu. berkurangnya penurunan tegangan pada kabel (mengakibatkan pengaturan tegangan meningkat). Indikator keberhasilan pegulungan ulang adalah perbandingan arus dan tahanan stator tanpa beban per fase motor yang digulung ulang dengan arus dan tahanan stator orisinil tanpa beban pada tegangan yang sama. Biasanya yang terbaik adalah menggantinya. Ukuran motor kurang dari 40 HP dan usianya lebih dari 15 tahun (terutama motor yang sebelumnya sudah digulung ulang) sering memiliki efisiensi yang le bih rendah daripada model yang tersedia saat ini yang efisien energinya.6 Koreksi faktor daya dengan memasang kapasitor Sebagaimana sudah dikenal sebelumnya. Hampir selalu terbaik mengganti motor biasa dengan beban dibawah 15 HP. lebih baik membeli motor yang baru. Kapasitor tidak akan memperbaiki faktor daya motor itu sendiri akan tetapi terminal starternya dimana tenaga dibangkitkan atau didistribusikan. Ukuran ini tidak boleh melebihi 90% dari kVAR motor tanpa beban.mudah jika kehilangan motor tanpa beban diketahui pada sebelum dan sesudah pegulungan ulang. Kapasitor yang disambung secara paralel (shunt) dengan motor kadangkala digunakan untuk memperbaiki faktor daya. sebab kapasitor yang lebih tinggi dapat mengakibatkan terlalu tingginya tegangan dan motor akan terbakar. Ukuran kapasitor tergantung pada kVA reaktif tanpa beban (kVAR) yang ditarik oleh motor. Paad saat menggulung ulang motor perlu mempertimbangkan hal -hal berikut: Gunakan perusahaan yang bersertifikasi ISO 9000 atau anggota dari Assosasi Layanan Peralatan Listrik. Informasi kehilangan tanpa beban dan kecepatan tanpa beban dapat ditemukan pada dokumentasi motor yang diperoleh pada saat pembelian. Informasi lebih jauh mengenai faktor daya dan kapasitor diberikan dalam bab Listrik. dan kenaikan dalam efisiesi keseluruhan sistim listrik pabrik.org ©UNEP 19 4. penurunan kehilangan I2R pada kabel di bagian hulu kapasitor (jadi mengurangi biaya energi). 4. karena meningkatnya kehandalan dan efisiensi akan dengan cepat menutupi pembayaran harga motor.energyefficiencyasia. Manfaat dari koreksi faktor daya meliputi penurunan kebutuhan kVA (jadi mengurangi biaya kebutuhan utilitas). Alternatifnya adalah menggunakan faktor daya motor standar untuk menentukan ukuran kapasitor. Jika biaya pegulungan ulang melebihi 50% hingga 65% dari harga mo tor baru yang efisien energinya. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.7 Meningkatkan perawatan . menyebabkan efisiensi keseluruhan yang lebih rendah (dan biaya operasi keseluruhan yang lebih tinggi) untuk seluruh sistim listrik pabrik.

kadar debu yang tinggi. Sebagai contoh. Sambungan-sambungan pada motor dan starter harus diperiksa untuk meyakinkan kebersihan dan kekencangnya. Pelumasan yang tidak cukup dapat menimbulkan masalah. Sebuah daftar periksa praktek perawatan yang baik akan meliputi: Pemeriksaan motor secara teratur untuk pemakaian bearings dan rumahnya (untuk mengurangi kehilangan karena gesekan) dan untuk kotoran/debu pada saluran ventilasi motor (untuk menjamin pendinginan motor) Pemeriksaan kondisi beban untuk meyakinkan bahwa motor tidak kelebihan atau kekurangan beban. Perawatan yang tepat diperlukan untuk menjaga kinerja motor. dan kelembaban dapat merusak sifat-sifat bahan isolasi. Dipastikan bahwa kawat pemasok dan ukuran kotak terminal dan pemasangannya benar. diperkirakan separuhnya. Penyediaan ventilasi yang cukup dan menjaga agar saluran pendingin motor bersih untuk membantu penghilangan panas untuk mengurangi kehilangan yang berlebihan.8 Pengendalian kecepatan motor induksi Secara tradisional. yang meningkat dengan kenaikan suhu.Hampir semua inti motor dibuat dari baja silikon atau baja gulung dingin yang dihilangkan karbonnya. Walau begitu. atmosfir yang korosif. Pemberian pelumas secara teratur. Kehilangan resistansi pada motor. 4. . seperti yang telah diterangkan diatas. perawatan yang buruk dapat memperburuk efisiensi motor karena umur motor dan operasi yang tidak handal. Perubahan pada beban motor dari pengujian terakhir mengindikasikan suatu perubahan pada beban yang digerakkan. waktu pegulungan ulang akan lebih cepat. Sambungan yang tidak benar dapat mengakibatkan sumbu as dan bearings lebih cepat aus. Pelumasan yang berlebihan dapat juga menimbulkan masalah. suhu ekstrim. Umur isolasi pada motor akan lebih lama: untuk setiap kenaikan suhu operasi motor 10oC diatas suhu puncak yang direkomendasikan. motor DC digunakan bila kemampuan dikehendaki variasi kecepatan. mengakibatkan kerusakan terhadap motor dan peralatan yang digerakkan. sifat-sifat listriknya tidak berubah dengan usia. pelumasan yang tidak benar dapat menyebabkan meningkatnya gesekan pada motor dan penggerak transmisi peralatan. misalnya minyak atau gemuk yang berlebihan dari bearing motor dapat masuk ke motor dan menjenuhkan bahan isolasi motor. Kondisi ambien dapat juga memiliki pengaruh yang merusak pada kinerja motor. tekanan mekanis karena siklus pembebanan dapat mengakibatkan kesalahan penggabungan. Pemeriksaan secara berkala untuk sambungan motor yang benar dan peralatan yang digerakkan. penyebabnya yang harus diketahui. Fihak pembuat biasanya memberi rekomendasi untuk cara dan waktu pelumasan motor. menyebabkan kegagalan dini atau mengakibatkan resiko kebakaran. Sebagai contoh.

8. Karakteristik beban (dijelaskan di bagian 1) terutama penting dalam memutuskan apakah pengendalian kecepatan merupakan suatu opsi. Motor juga dapat digulung dengan dua gulungan terpisah. 4.energyefficiencyasia. 4. dan perbandingan 2:1. Baik motor AC sinkron dan induksi keduanya cocok untuk penggunaan control variasi kecepatan. Motor-motor tersebut cenderung sangat ekonomis dan efisiensinya lebih rendah dibanding dengan motor yang berkecepatan tunggal.8. VSD dirancang untuk mengoperasikan motor induksi standar dan oleh karena itu dapat dengan mudah dipasang pada sistim yang ada. bukan kecepatan yang terus menerus bervariasi). Karena motor induksi adalah motor yang tidak sinkron. Potensi terbesar untuk penghematan listrik dengan penggerak variabel kecepatan (variable speed drive) pada umumnya ada pada penggunaan variasi torque. ketahanan beban dan beberapa persyaratan Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. VSD atau motor dengan dua kecepatan kadangkala dapat menurunkan pemakaian energi listrik pada pompa sentrifugal dan fan sebesar 50% atau lebih. masing-masing memberi dua kecepatan operasi dan dengan begitu totalnya menjadi empat kecepatan. perubahan pasokan frekuensi dapat memvariasikan kecepatan.1 Motor dengan beberapa kecepatan Motor dapat digulung menjadi dua kecepatan. motor AC terus menjadi fokus bagi penggunaan variasi kecepatan. atau untuk keluaran daya yang konstan. data historis pada aliran proses. dimana kebutuhan dayanya berubah sebesar kubik kecepatan.2 Penggerak kecepatan variable/ Variable Speed Drives (VSDs) Penggerak kecepatan variable (VSDs) juga dikenal dengan inverters dan dapat mengubah kecepatan motor. tetapi dapat juga dibeli bersamaan dengan motornya. ciri-ciri sistim pengendalian kecepatan yang diperlukan. Motor dengan beberapa kecepatan dapat dirancang untuk penggunaan yang melibatkan torque konstan. contohnya adalah pompa sentrifugal dan fan. biaya listrik dan biaya investasi. . Inverter kadang dijual secara terpisah sebab motor sudah beroperasi ditempat. Strategi pengendalian untuk motor khusus akan tergantung pada sejumlah faktor termasuk biaya investasi. yang tersedia dalam dari mulai beberapa kW hingga 750 kW.Namun karena keterbatasan motor DC (sebagaimana dijelaskan dalam bagian 2). Motor dengan beberapa kecepatan cocok untuk penggunaan yang memerlukan pengendalian kecepatan yang terbatas (dua atau empat kecepatan. torque bervariasi. Beban torque yang konstan juga cocok untuk penggunaan VSD. Bila beban bervariasi.org ©UNEP 20 pengendalian khusus. Hal ini memerlukan suatu tinjauan rinci mengenai karakteristik beban. dapat dicapai.

Frekuensi yang bervariasi akan mengendalikan kecepatan motor. Rotor motor dibuat dengan penggulungan yang diangkat keluar motor melalui cincin geser pada sumbu motor. Terdapat tiga jenis utama desain inverter yan tersedia saat ini.8. yang menempatkan resistor variabel secara seri dengan gulungan. Mempertahankan tingkat pasokan tegangan dengan penyimpangan maksimum 5% dari nilai yang tertera dalam pelat nama/ nameplate. Kadangkala sebuah tacho-generator dilibatkan untuk mencapai pengaturan kecepatan yang baik. Meminimalkan ketidakseimbangan pada 1% untuk menghindari penurunan kekuatan motor. Inverter Tegangan Bervariasi (VVI). Kecepatan motor berbanding lurus dengan tegangan yang dipergunakan.Penggerak dasarnya terdiri dari inverter itu sendiri yang merubah daya masuk 50 Hz menjadi frekuensi dan tegangan yang bervariasi. Mempertahankan faktor daya tinggi dengan memasang kapasitor sedekat mungkin ke motor Memilih ukuran motor yang benar untuk menghindari ketidakefisienan faktor daya yang buruk Menjamin bahwa motor dibebani lebih dari 60% . dan Inverter dengan Pengatur Lebar Pulsa/ Pulse Width Modulated (PWM). Sambungan dinamo dibuat melalui per akitan sikat dan commutator. Peralatan Energi Listrik: Motor Listrik 5. Ketiganya dikenal dengan Inverter Sumber Arus (CSI).4 Penggerak motor AC dengan gulungan rotor (motor induksi cincin geser) Penggerak motor dengan rotor penggulung menggunakan motor yang berkonstruksi khusus untuk menyempurnakan pengendalian kecepatan. Motor dengan gulungan rotor sangat umum digunakan untuk motor 300 HP atau lebih.3 Penggerak arus searah (DC) Teknologi penggerak DC merupakan bentuk tertua pengendali kecepatan listrik.8. Pengendalian kecepatan dicapai dengan mengatur tegangan ke motor. Gulungan tersebut disambungkan ke pengendali. Sistim penggerak terdiri dari sebuah motor DC dan sebuah pengendali. Penggulungan medan memerlukan pembanmgkitan daya DC untuk operasi motor. Kinerja torque motor dapat dikendalikan dengan menggunakan resistor variabel tersebut. Pengendali merupakan penyambungan rektifikasi fase control dengan sirkuit logic untuk mengendalikan tegangan DC yang dikirim ke dinamo motor. biasanya dengan tegangan yang tetap dari pengendali. Motor terdiri dari dinamo dan gulungan medan. DAFAR PERIKSA OPSI Bagian ini memberikan daftar dari opsi-opsi efisiensi energi yang sangat penting untuk motor listrik. 4. 4. Tacho-generator dapat digantungkan pada motor untuk menghasilkan sinyal umpan balik kecepatan yang digunakan dibagian dalam pengendali.

belt. dan menjaganya tetap bersih. misalnya dengan menghindarkan kontak langsung dengan sinar matahari. ANALISIS BEBAN MOTOR Nilai Pengukuran yang aktual No.org ©UNEP 23 6.org ©UNEP 24 Lembar Kerja 2. Mengptimalkan efisensi transmisi dengan pemasangan dan perawatan poros. rantai.Melakukan strategi perawatan yang benar untuk motor Menggunakan penggerak variabel kecepatan (VSD) atau sistim dua kecepatan Mengganti motor yang ukurannya berlebih.energyefficiencyasia. menempatkan pada area yang berventilasi baik. Referensi Motor No. Penggulungan ulang motor yang terbakar oleh akhlinya. Memberi pelumas pada motor sesuai dengan spesifikasi pabrik pembuatnya dan menggunakan gemuk atau minyak berkualitas tinggi untuk mencegah pencemaran oleh kotoran atau air. LEMBAR KERJA Bagian ini meliputi lembar kerja berikut: Pengumpulan Data Motor Analisis Beban Motor Lembar Kerja 1. dan gir yang benar. PENGUMPULAN DATA MOTOR No.energyefficiencyasia. Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. ukurannya kurang dan yang gagal dengan motor yang efisien energinya. Referensi Motor Tanda Pengenal Motor Daya (KW) Efisiensi Tegangan (KV) Arus (Amp) Faktor daya Daya Masuk . Tanda Pengenal Motor HT/LT kW Tegangan FLA (Amp) Faktor Daya Kecepatan (RPM) Golongan Isolasi Faktor Layanan Ukuran Rangka Pabrik Pembuat Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. Mengendalikan suhu ambien untuk memaksimalkan umur isolasi dan kehandalan motor.

Book 3. ww1. Electricity and Magnetism. DC Machine Construction.automatedbuildings. www. Energy. com/motorchar. 2005.aspx?%09%09%09ID=P040507102940 Parekh.phy-astr. Energy Efficiency in Electrical Utilities. 2005 http://hyperphysics. 2002.h tm Bureau of Energy Efficiency.htm myElectrical. DC Motor Control.energymanagertraining.gsu. Indian Standard Code for Motors ± IS1231. www.htm Integrated Publishing. Synchronised Motors. 1997. Ministry of Power.com/downloads/en/AppNotes/00887a.com/equipment_all/electric_motors/eqp_comp_motors.html DirectIndustry. 2005. www.gif Bureau of Energy Efficiency (BEE).com. www.lmphotonics. Chapter 4. In: Neets. Motor Characteristics. www.org ©UNEP 25 REFERENSI Automated Buildings.).electoolbox.M. Microchip Technology Inc. AN887. R.E.htm L.myelectrical. How does an electric motor work? In: Hyperphysics.R.(KW) % Beban Motor Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www.com/vsd/vsd_02. 2004 Bureau of Indian Standards.edu/hbase/hframe. Introduction to Matter. Alternating Current Motors. 2005.com Electricians Toolbox Etc (E. 2003. Virtual Industry Exhibition.energyefficiencyasia.com/book/Machines/DC%20Machine%20Construction%20(Field %20Win ding). India. Nave. Components of an Electric Motor.microchip. 2003 www.directindustry. Georgia State University. Photonics Ltd.com/news/jul01/art/abbd/abbf2.microchip. AC Induction Motors Fundamentals. Ministry of Power. C..com/content/neets/14177/css/14177_92. www. Department of Physics and Astronomy. Basic Motor Theory. www. Module 01.tpub. and Direct Current. India.T. On: Reliance Electric Motor .pdf Rodwell International Corporation.

gov/industry/bestpractices/pdfs/10097517.energy. including the translation . UNEP would appreciate receiving a copy of any publication that uses this publication as a source.eere.reliance. www. harus mencantumkan sumber yang membuat. or reliance on.Technical Reference home page. Tidak diijinkan untuk menggunakan publikasi ini untuk dijual belikan atau untuk keperluan komersial lainnya tanpa ijin khusus dari United Nations Environment Programme. and shall not be liable for any loss or damage that may be occasioned directly or indirectly through the use of.pdf Copyright: Copyright © United Nations Environment Programme (year 2006) This publication may be reproduced in whole or in part and in any form for educational or non-profit purposes without special permission from the copyright holder. UNEP akan menghargai pengiriman salinan dari setiap publikasi yang menggunaan publikasi ini sebagai sumber. Fact Sheet:Determining Motor Load and Efficiency. Hak Cipta: Hak cipta © United Nations Environment Programme (year 2006) Publikasi ini boleh digandakan secara keseluruhan atau sebagian dalam segala bentuk untuk pendidikan atau keperluan non-profit tanpa ijin khusus dari pemegang hak cipta. 1999. No use of this publication may be made for resale or any other commercial purpose whatsoever without prior permission from the United Nations Environment Programme.htm US Department of Energy (US DOE). the contents of this publication. Developed as part of: Motor Challenge. UNEP does not accept responsibility for the accuracy or completeness of the contents.org ©UNEP 26 ensure that the contents of this publication are factually correct and properly referenced. a program of US DOE www1. While reasonable efforts have been made to Electrical Energy Equipment: Electric Motors Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia ± www. India. Disclaimer: This energy equipment module was prepared as part of the project ³Greenhouse Gas Emission Reduction from Industry in Asia and the Pacific´ (GERIAP) by the National Productivity Council. provided acknowledgement of the source is made.energyefficiencyasia.com/mtr/mtrthr.

Disclaimer: Modul peralatan energi ini dibuat sebagai bagian dari proyek ³Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dari Industri di Asia dan Pasifik/ Greenhouse Gas Emission Reduction from Industry in Asia and the Pacific´ (GERIAP) oleh Badan Produktivitas Nasional.into other languages from English. dan tidak dapat dikenakan sangsi terhadap setiap kehilangan atau kerusakan baik langsung maupun tidak langsung terhadap penggunaan atau kepercayaan pada isi publikasi ini. This document is a translation of the chapter in English and does not constitute an official United Nations publication. UNEP tidak bertanggung-jawab terhadap ketepatan atau kelengkapan dari materi. Sementara upaya -upaya masih dilakukan untuk menjamin bahwa isi dari publikasi ini didasarkan fakta-fakta yang benar. . India.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->