1.

Jelaskan pengertian kultur invitro Kultur In Vitro memiliki arti pembudidayaan suatu tanaman didalam wadah wadah gelas (botol) yang mengandung nutrein yang mencukupi. Teknik ini memiliki arti yang lebih luas dan umum dibandingkan teknik kultur jaringan sebab teknik kultur in vitro tidak hanya melibatkan jaringan tetapi juga sel atau organ tanaman yang di tumbuhkan dalam lingkungan yang aseptik, bebas mikroorganisme dan terkendali (pH, temperatur, pencahayaan dan nutrein). 1. Tanaman - tanaman yang sulit mengalamiregenerasi, 2. Tanaman - tamanan yang memiliki nilai ekonom yang tinggi, dan 3. Mendapatkan bibit tanaman yang bersifat seragam secara banyak dan cepat Secara sederhana, bagian - bagian tanaman yang ingin dibudidayakan harus di cuci bersih dan disucihamakan. Secara aseptik, bagian dari tanaman tersebut di pindahkan ke dalam suatu wadah (gelas) berisi agar bernutrisi dengan kondisi lingkungan yang terjaga. Nutrisi didalam media mencakup gula, garam - garam mineral, vitamin dan asam amino. Bila kondisi sesuai maka dari bagian tanaman tersebut akan muncul tunas - tunas bru yang kelak dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang utu

.

dan lain-lain). Bentuk. Tapi semuanya rapat satu sama lain. Menurut Bagod Sudjadi dan Siti Laila (30 : 2005). dan turunanya membelah lagi sehingga terjadi epidermis berlapis banyak (misalnya: velamen pada akar anggrek). buah. ukuran susunan sel epidermis berbeda-beda pada berbagai jenis tumbuhan. Fungsi jaringan epidermis adalah sebagai pelindung jaringan di dalamnya serta sebagai tempat pertukaran zat. Jaringan epidermis daun tidak mempunyai kloroplas kecuali pada bagian sel penutup stomata. dan batang JARINGAN MERISTEM .4. akar. Epidermis berfungsi sebagai pelindung terhadap hilangnya air karena penguapan (membatasi transpirasi). Jaringan epidermis menutupi seluruh tubuh tumbuhan mulai dari akar. batang. jaringan epidermis merupakan lapisan sel yang paling luar pada daun. Jaringan epidermis daun terdapat di permukaan atas dan permukaan bawah daun. hingga daun. tapi pada beberapa tumbuhan sel protoderm pada daun membelah dengan bidang pembelahan sejajar dengan permukaan (periklinal). hujan. perubahan temperature dan hilangnya zat-zat makanan (angin. Biasanya epidermis hanya terdiri dari selapis sel yang berbentuk pipih dan rapat. kerusakan mekanik (misal: diinjak-injak). gambar dan jelaskan bagian-bagian jaringan pada tanaman JARINGAN EPIDERMIS Jaringan epidermis merupakan jaringan tubuh tumbuhan yang terletak paling luar. Epidermis biasanya terdiri dari satu lapisan sel. Sebagian besar terdiri dari sesl-sel yang tak terspesialisasi. biji.

Meristem apikal selalu menghasilkan sel-sel untuk tumbuh memanjang. Contoh jaringan meristem skunder yaitu kambium. Kegiatan jaringan meristem primer menimbulkan batang dan akar bertambang panjang. Meristem interkalar atau meristem antara adalah meristem yang terletak diantara jaringan meristem primer dan jaringan dewasa. sehingga batang tumbuhan menjadi besar . Ini terjadi pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae(tumbuhan berbiji terbuka ). Pertumbuhan skunder adalah proses pertumbuhan yang . Jaringan yang terbentuk dari meristem apikal disebut jaringan primer. sedangkan kearah dalam akan membentuk kayu. Aktivitas kambium menyebabkan pertumbuhan skunder. 2. sebelum tumbuhnya bunga. Meristem yang terdapat di ujung batang dan ujung akar disebut meristem apikal.Pertumbuhan memanjang akibat aktivitas meristem apikal disebut pertumbuhan primer. sehingga menyebabkan kulit batang lebih tipis dibandingkan kayu. ujung akar. meristem interkalar dan meristem lateral. Berdasarkan letaknya jaringan meristem dibedakan menjadi tiga yaitu meristem apikal.Pada masa pertumbuhan. Pertumbuhan jaringan meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder. Meristem apikal adalah meristem yang terdapat pada ujung akar dan pada ujung batang. Pertumbuhan kambium kearah luar akan membentuk kulit batang. Pertumbuhan jaringan meristem primer disebut pertumbuhan primer.jaringan-meristem Jaringan meristem adalah jaringan yang terus menerus membelah. Jaringan Meristem Sekunder Jaringan meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan dewasa yaitu kambium dan kambium gabus. Meristem lateral atau meristem samping adalah meristem yang menyebabkan pertumbuhan skunder. Jaringan meristem dapat dibagi 2 macam 1. pertumbuhan kambium kearah dalam lebih aktif dibandingkan pertumbuhan kambium kearah luar. Contoh tumbuhan yang memiliki meristem interkalar adalah batang rumput-rumputan (Graminae). Jaringan Meristem Primer Jaringan meristem yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari pertumbuhan embrio. Kegiatan jaringan meristem menimbulkan pertambahan besar tubuh tumbuhan. Contoh: ujung batang. Kambium adalah lapisan sel-sel tumbuhan yang aktif membelah dan terdapat diantara xilem dan floem. Pertumbuhan sel meristem interkalar menyebabkan pemanjangan batang lebih cepat.

Jaringan Parenkim jaringan-perenkim Nama lainnya adalah jaringan dasar. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit). daging. Penyimpanan cadangan makanan dan air oleh tubuh tumbuhan dilakukan oleh jaringan parenkim. 2. Pada tumbuhan yang sudah mengalami pertumbuhan sekunder. akar dan batangnya sudah tidak lagi memiliki jaringan epidermis. daun. daging buah dan endosperm. menutupi permukaan tubuh tumbuhan. tumbuhan epifit. JARINGAN DEWASA Jaringan dewasa adalah jaringan yang sudah berhenti membelah. Parenkim asimilasi (klorenkim). 4. Parenkim penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola. Bentuk jaringan epidermis bermacam-macam. Sel parenkim yang mengandung klorofil disebut klorenkim. Parenkim penimbun. Parenkim air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Kambium terbentuk dari dalam jaringan meristem yang telah ada pada akar dan batang dan membentuk jaringan skunder pada bidang yang sejajar dengan akar dan batang. dan tumbuhan sukulen. Jaringan parenkim dijumpai pada kulit batang. 2. Parenkim asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis. 3. Bentuk sel parenkim bermacam-macam. Meristem lateral disebut juga sebagai kambium. yang mengandung rongga-rongga udara disebut aerenkim. Jaringan dewasa dapat dibagi menjadi beberapa macam : 1 Jaringan Epidermis jaringan-epidermis Jaringan yang letaknya paling luar. 3. Parenkim udara (aerenkim) adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara . 2. Parenkim air 4. kulit akar. atau cairan di dalam sitoplasma. bentuk partikel padat. Fungsi jaringan epidermis untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya.menyebabkan bertambah besarnya akar dan batang tumbuhan. 1. Parenkim penyimpan udara (aerenkim). Berdasarkan fungsinya jaringan parenkim dibedakan menjadi beberapa macam antara lain: 1.

Sklerenkim terdiri dari dua macam yaitu serabut/serat dan sklereid atau sel batu. parenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Xilem bertugas mengangkut air dan garam-garam mineral terlarut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Kolenkim Sebagian besar dinding sel jaringan kolenkim terdiri dari senyawa selulosa merupakan jaringan penguat pada organ tubuh muda atau bagian tubuh tumbuhan yang lunak. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut bertugas mengangkut zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. b. 3. Jaringan Gabus jaringan-gabus Fungsi jaringan gabus adalah untuk melindungi jaringan lain agar tidak kehilangan banyak air. 4. 5. Fungsinya untuk menguatkan bagian tubuh tumbuhan. Jaringan Penguat/Penyokong Nama lainnya stereon. Sklerenkim Selain mengandung selulosa dinding sel. sehingga sel-selnya menjadi kuat dan keras. Terdiri dari kolenkim dan sklerenkim. yakni xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh lapis/pembuluh kulit kayu. jaringan gabus dibentuk . Floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. mengingat sel-sel gabus yang bersifat kedap air. jaringan sklerenkim mengandung senyawa lignin. Batok kelapa adalah contoh yang baik dari bagian tubuh tumbuhan yang mengandung serabut dan sklereid. a. Ada 2 macam jaringan. Xilem ada 2 macam: trakea dan trakeid. Pada Dikotil.

oleh kambium gabus atau felogen. pembentukan jaringan gabus ke arah dalam berupa sel-sel hidup yang disebut feloderm. 3. Walaupun sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup. ke arah luar berupa sel-sel mati yang disebut felem. Bagian sel tersebut dinamakan organela. Anda sudah mendapatkan sedikit gambaran yang jelas tentang sel. . gambar dan jelaskan bagian bagian sel tanaman Sel tumbuhan Sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan. tetapi sel masih memiliki bagian-bagian lebih kecil lagi yang menyusunnya.Di sini kita akan mempelajari bagaimana struktur sel itu? dan apa saja bagian-bagian sel? dan apa peranan sel itu? STRUKTUR DAN PERANAN BAGIAN –BAGIAN SEL Dari pengertian tentang sel. Sel tumbuhan adalah penggerak dari suatu tumbuhan itu sendiri. Fitur-fitur berbeda tersebut meliputi: STRUKTUR DAN PERANAN BAGIAN –BAGIAN SEL. Jenis organela-organela tersebut bermacam-macam dan masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda. Sel tumbuhan cukup berbeda dengan sel organisme eukariotik lainnya. Di situlah terjadinya segala aktivitas di dalam sel.

Membran sel mengandung kira-kira 50% lipid dan 50% protein. Fosfolipid memiliki bentuk tidak simetris dan berukuran panjang. tempat terjadinya reaksi kimia. Pada . sebagai pelindung sel. membran sel memiliki kemampuan untuk mengenali zat. yang menjelaskan bahwa membran sel terdiri atas protein yang tersusun seperti mozaik (tersebar) dan masing-masing tersisip di antara dua lapis fosfolipid. Hampir semua sel memiliki nukleus. Apabila diamati dengan mikroskop cahaya tidak terlihat jelas.1. Salah satu ujung fosfolipid bersifat mudah larut dalam air (hidrofilik). Membran sel memiliki fungsi antara lain: a. Penyusun membran sel yang berupa karbohidrat berikatan dengan molekul protein yang bersifat hidrofilik sehingga disebut dengan glikoprotein. Protein Intrinsik (Integral) Protein ini letaknya tenggelam di antara dua lapis fosfolipid. Masuknya zat dari luar melalui membran sel yaitu melalui peristiwa transpor pasif dan transpor aktif. Untuk menunjang fungsinya ini. dengan ukuran diameter antara 10-20 nm. terutama dalam melakukan sintesis protein. mengendalikan pertukaran zat. b. Ada juga zat tertentu yang dikeluarkan untuk diekspor ke sel lain. Bahan penyusun membran sel yaitu lipoprotein yang merupakan gabungan antara lemak dan protein. a. Protein intrinsik bergabung dengan membran dalam dan bersifat hidrofobik yaitu tidak mudah larut dalam air. Tebal membran antara 5-10 nm. Dalam hal ini protein dibedakan menjadi 2 sebagai berikut. Zat yang dibutuhkan akan diizinkan masuk. b. Inti Sel (Nukleus) Nukleus merupakan organ terbesar sel. dan c. tetapi keberadaannya dapat dibuktikan pada waktu sel mengalami plasmolisis S. yang disebut dengan ujung polar. Adapun karbohidrat yang berikatan dengan lipid yang bersifat hirofilik disebut dengan glikopolid. Fosfolipid tersusun atas dua lapis. Sifat dari membran sel ini adalah selektif permiabel artinya adalah dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut di dalamnya. Lipid yang menyusun membran sel terdiri atas fosfolipid dan sterol. disebut juga plasmalema. karena nukleus ini berperan penting dalam aktivitas sel. 2. Membran Sel Membran sel berupa selaput tipis. Membran sel merupakan bagian terluar sel dan tersusun secara berlapislapis. Singer dan E. Bagian sterol bersifat tidak larut dalam air (hidrofobik) yang disebut dengan ujung nonpolar.Nicolson (1972) menyampaikan teori tentang membran sel. Protein ekstrinsik bergabung dengan permukaan luar membran dan bersifat hidrofilik yaitu mudah larut dalam air. Teori ini disebut teori membran mozaik cair. Protein Ekstrinsik (Perifer) Protein ini letaknya tersembul di antara dua lapis fosfolipid. Namun ada beberapa sel yang tidak memiliki nukleus antara lain sel eritrosit dan sel trombosit. Nukleus memiliki bentuk bulat atau lonjong. sedangkan zat yang sudah tidak digunakan berupa sampah akan dibuang.

Tiap-tiap organela mempunyai struktur dan fungsi khusus. yaitu berupa lipoprotein. matriks. Sitoplasma Sitoplasma merupakan suatu cairan sel dan segala sesuatu yang larut di dalamnya. c. Kromosom tersebut berfungsi untuk: 1) menentukan ciri-ciri yang dimiliki sel. sedangkan tempat sintesis RNA terjadi pada nukleolus. 2) mengatur bentuk sel. yaitu tidak padat dan tidak cair. dan anak inti. Komposisi nukleus terdiri atas membran nukleus. Bagian yang merupakan lingkungan dalam sel adalah matrik sitoplasma. Membran inti terdiri atas dua selaput yaitu selaput luar dan selaput dalam. Sitoplasma yang berada di dalam inti sel disebut nukleoplasma. yaitu benang-benang halus DNA. Membran inti juga dilengkapi dengan poripori yang dapat memungkinkan hubungan antara nukleoplasma dan sitoplasma. 3) menentukan generasi selanjutnya. Organela yang menyusun sitoplasma adalah sebagai berikut. Membran Nukleus (Karioteka) Susunan molekul membran ini sama dengan susunan molekul membran sel. dan bersifat transparan. b. ion-ion dan bahan hidup (organela) ukuran partikel terlarut yaitu 0. Namun ada sel-sel yang memiliki inti lebih dari satu yaitu pada sel parenkim hati dan sel otot jantung. Sifat koloid sitoplasma ini dapat berubahubah tergantung kandungan air. yang terletak di tengah. . Biasanya sebuah sel hanya memiliki satu nukleus saja. Membran inti hanya bisa dilihat dengan jelas dengan menggunakan mikroskop elektron. Adapun pada sel otot rangka terdapat banyak nukleus. Jika konsentrasi air tinggi maka koloid akan bersifat encer yang disebut dengan sol. Pori-pori ini berperan dalam memindahkan materi antara inti sel dan sitoplasmanya. DNA tersusun dalam kromosom yang terdapat pada nukleoplasma. Sitoplasma tersusun atas air yang di dalamnya terlarut molekul-molekul kecil (mikromolekul) dan molekulmolekul besar (makromolekul). Selaput luar mengandung ribosom pada sisi yang menghadap sitoplasma dan sering kali berhubungan dengan membran retikulum endoplasma. Sitoplasma bersifat koloid kompleks. kecuali nukleus (inti sel) dan organela. a. Untuk lebih memahami tentang struktur nukleus dapat Anda lihat 3.001 – 1 mikron.kedua sl ini aktivitas metabolisme terbatas dan tidak dapat melakukan pembelahan. sedangkan jika konsentrasi air rendah maka koloid bersifat padat lembek yang disebut dengan gel. Anak Inti (Nukleolus) Di dalam nukleolus banyak terkandung kromosom. yang memiliki dua buah nukleus. Matriks (Nukleoplasma) Nukleoplasma terdiri atas cairan inti yang tersusun dari zat protein inti yang disebut dengan nukleoprotein.

Retikulum endoplasma ada dua macam.a. 2) transpor protein yang disintesis dalam ribosom. Membran ini lebih tipis dari membran plasma. Jadi. Protein yang sudah terbentuk kemudian akan diangkut ke bagian dalam retikulum endoplasma. dan steroid. yaitu retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. glikolipid. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. c.5 mikrometer. 2) Retikulum Endoplasma Halus (REH) Retikulum endoplasma halus tidak ditempeli oleh ribosom. Krista berperan dalam penyerapan oksigen untuk. b. membran di dalam sel berupa saluran-saluran dan tabung pipih. Permukaan REH ini menghasilkan enzim yang dapat mensintesis fosfolipid. dan sterol. Retikulum Endoplasma Retikulum endoplasma merupakan sistem yang sangat luas. yaitu membran luar dan membran dalam.2-5 mikrometer dengan diameter 0. Adanya lekukan-lekukan ini akan dapat memperluas bidang permukaannya. Mitokondria disusun oleh bahan-bahan antara lain fosfolipid dan protein. Komposisi kimia tersusun atas lipoprotein. Mitokondria Mitokondria merupakan organela penghasil energi dalam suatu sel. Dengan bantuan mikroskop cahaya. glikolipid. keberadaan mitokondria dapat terlihat. sehingga menjadi penghubung materi genetik antara inti sel dengan sitoplasma. Mitokondria mempunyai dua lapisan membran. secara umum fungsi retikulum endoplasma antara lain: 1) penghubung selaput luar inti dengan sitoplasma. Permukaan pada membran luar halus. tetapi untuk dapat melihat struktur dasarnya harus menggunakan mikroskop elektron. 1) Retikulum Endoplasma Kasar (REK) Retikulum endoplasma kasar ditempeli dengan ribosom yang tersebar merata pada permukaannya. dan kemudian disimpan di dalam membran yang berkantong yang disebut vesikula. dan 3) biosintesis fosfolipid. sedangkan pada membran dalam banyak terdapat lekukan-lekukan ke dalam yang disebut krista. Mitokondria memiliki bentuk bulat tongkat dan berukuran panjang antara 0. Ribosom .

Di dekat saccula terdapat vesikel sekretori yang berupa gelembung bulat. Contohnya lisosom banyak terdapat pada sel-sel ekor kecebong. VakuolaVakuola ialah organela sitoplasmik yang berisi cairan dan dibatasi selaput tipis yang disebut tonoplas. Pada sel-sel yang aktif dalam sintesis protein. Badan golgi terdiri atas sekelompok kantong pipih yang dibatasi membran yang dinamakan saccula. ribosom dapat berjumlah 25% dari bobot kering sel. Lain halnya dengan tumbuhan yang memiliki ratusan badan golgi pada setiap sel. letaknya di dalam sitoplasma sehingga hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop elektron. Semua sel hidup memiliki ribosom. limfosit. Coba sebutkan pada bagian organ mana saja pada tubuh manusia yang paling banyak terdapat ribosom? Keberadaan ribosom secara acak tersebar di dalam sitoplasma. Sel hati merupakan sel yang banyak mengandung ribosom. berperan dalam proses pembelahan sel. Agar dapat memahami struktur lisosom. Secara umum fungsi dari badan golgi antara lain: 1) secara aktif terlibat dalam proses sekresi. Lisosom banyak terdapat pada sel-sel darah terutama leukosit. Lisosom berperan aktif melakukan fungsi imunitas. terutama pada sel-sel kelenjar. tetapi ada beberapa yang terikat pada membran retikulum endoplasma kasar (REK). Sentrosom menyerupai bolabola duri karena adanya serat-serat radial. Ribosom berfungsi untuk sintesis protein. e. Lisosom berisi enzim-enzim hidrolitik untuk memecah polisakarida. misalnya pada protozoa atau sel darah putih. dan monosit. g. karena sel hati terlibat aktif dalam melakukan sintesis protein. Badan golgi biasa dijumpai pada sel tumbuhan maupun hewan. Lisosom membantu menghancurkan sel yang luka atau mati dan menggantikan dengan yang baru yang disebut dengan autofagus. fosfolipid. Lisosom merupakan struktur agak bulat yang dibatasi membran tunggal. Di dalam sel-sel tersebut lisosom berperan mensintesis enzim-enzim hidrolitik untuk mencernakan bakteri-bakteri patogen yang menyerang tubuh. f. 4) membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur. yang selanjutnya digunakan untuk pertumbuhan. Organela ini terdapat di dekat inti. Sentrosom Sentrosom hanya dijumpai pada sel hewan. Pada diktiosom terjadi pembuatan polisakarida dalam bentuk selulosa yang digunakan sebagai bahan penyusun dinding sel. Ekor kecebong secara bertahap akan diserap dan mati. Lisosom Lisosom hanya ditemukan pada sel hewan saja. Badan golgi pada tumbuhan disebut dengan diktiosom. 2) membentuk dinding sel pada tumbuhan. memiliki ukuran diameter 1. Begitu pula selaput antara jari-jari tangan dan kaki manusia ketika berujud embrio akan hilang setelah embrio tersebut lahir. lipid. perkembangbiakan atau perbaikan sel yang rusak.5 mikron. Bentuk sentrosom bulat kecil. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel. Pada sel hewan terdapat 10-20 badan golgi. 3) menghasilkan lisosom. Hasil penghancurannya digunakan untuk pertumbuhan sel-sel baru bagi katak yang sedang dalam masa pertumbuhan.Ribosom merupakan struktur terkecil yang bergaris tengah 17-20 mikron. d. seorang ilmuwan dari Italia. Vakuola berbentuk cairan yang di dalamnya terlarut berbagai zat . Badan Golgi Organela ini ditemukan pertama kali oleh Camilio Golgi. Lisosom juga berperan penting dalam matinya sel-sel. dan protein.

Vakuola kontraktil memiliki fungsi sebagai osmoregulator yaitu mengatur nilai osmotik dalam sel. yang berfungsi untuk mencerna makanan dan mengedarkan hasil pencernaan makanan ke seluruh tubuh.11! Vakuola juga terdapat pada protozoa. asam.seperti enzim. Semakin tua suatu tumbuhan. dan kuning kemerah-merahan (xantofil). 1)Vakuola kontraktil Vakuola kontraktil disebut juga vakuola berdenyut. maka plastida menghasilkan pigmen warna yang disebut kloroplas. Di dalam plastida terdapat zat pigmen. seperti getah pada batang tumbuhan karet. Vakuola berperan untuk menyimpan zat makanan berupa sukrosa dan garam mineral. i. Plastida Plastida juga merupakan organela spesifik yang terdapat pada sel tumbuhan. Plastida yang tidak terkena cahaya matahari tidak akan menghasilkan pigmen warna yang disebut leukoplas atau amiloplas yaitu untuk tempat amilum. maka vakuola yang terbentuk semakin besar. h. 2) Vakuola nonkontraktil Vakuola nonkontraktil disebut juga vakuola makanan. kuning (xantin). lipid. Pada gambar tersebut terlihat bahwa kloroplas . Untuk memahami struktur vakuola pada tumbuhan Anda dapat melihat Gambar 1. garam mineral. vakuola selalu ada. Pada lingkungan yang banyak terdapat penyinaran matahari. selain juga berfungsi sebagai tempat penimbunan sisa metabolisme. Kloroplas Pada sel tumbuhan ada bagian paling spesifik yang tidak terdapat pada sel hewan. Pada sel tumbuhan. Klorofil dihasilkan oleh suatu struktur yang disebut kloroplas. alkaloid. Vakuola protozoa berupa vakuola kontraktil dan vakuola nonkontraktil. kloroplas berbentuk cakram dengan diameter 5-8 um dengan tebal 2-4 um. Coba perhatikan tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan Anda! Bagaimanakah warna daun-daun tumbuhan tersebut? Kloroplas hanya terdapat dalam sel tumbuhan dan ganggang tertentu. dan basa. antara lain pigmen hijau (klorofil). Mekanisme kerja plastida sangat dipengaruhi oleh rangsang cahaya. Pada sel-sel tumbuhan. yaitu bagian yang berperan dalam proses fotosintesis. Bagian manakah itu? Tentu Anda sudah mengetahui bahwa bagian yang dimaksud adalah klorofil.

yaitu membran internal (dalam) dan membran eksternal (luar). Thilakoid yang memanjang menghubungkan granum satu dengan lainnya disebut stroma. Pigmen fotosintesis tersebut antara lain klorofil dan karotenoid. . Sel hidup masih selalu melakukan aktivitas tumbuh dan berkembang. biru. a) Klorofil Klorofil meliputi klorofil a dan b. 2 mata. Tumpukan dari beberapa thilakoid akan membentuk granum. sehingga hanya ada 2 kaki. melalui proses fotosintesis. Aktivitas ini dilakukan oleh bagian-bagian pokok sel tersebut. melainkan mengandung pigmen xanthofil yang disebut violaxanthin. b) Karotenoid Karotenoid merupakan pigmen kuning sampai jingga.dibungkus oleh membran ganda. ia tahu persis kapan harus membelah dan kapan harus berhenti. Klorofil merupakan pigmen hijau untuk menangkap energi cahaya matahari. 1) Membran Internal (Dalam) Pada membran ini tidak terdapat lipatan (halus). ungu. Karotenoid menyerap sinar gelombang antara hijau-biru. dan terdapat banyak pigmen fotosintesis yang terletak pada thilakoid. 2 tangan. Dari uraian di atas dapat kita ketahui bahwa di dalam sel yang masih hidup selalu terdapat unsur-unsur pokok seperti disebutkan di atas. Contoh tersebut menggambarkan pembelahan sel yang terarah dan terkendali. 2 ginjal. Pigmen ini akan menangkap cahaya matahari dan mengubah energi cahaya ini menjadi energi kimia dalam bentuk ATP (Adenosin Trifosfat). 2) Membran Eksternal (Luar) Pada membran ekternal ini tidak mengandung klorofil maupun karotenoid. dan memantulkan sinar hijau. bahkan jika kita perhatikan jari kelingking tidak lebih panjang dari jari manis dan sebagainya. apakah yang akan terjadi? Tentunya kita tidak dapat tumbuh dan berkembang. tetapi perlu Anda ketahui bahwa pertumbuhan sel ini bersifat terarah dan terkendali. Coba Anda bayangkan jika sel tidak memiliki organela-organela seperti di atas. Contohnya sel-sel janin. misalnya sinar merah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful